Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 3258

Banggar DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Dasar Makro APBN 2025 Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Rinciannya

0
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah.

batampos – Badan Anggaran (Banggar) DPR dan pemerintah menyetujui asumsi makro untuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2025, masa pemerintahan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengatakan, asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan tahun 2025 yang disepakati dalam pembicaraan pendahuluan ini akan menjadi kerangka kerja bagi pemerintah untuk menjalankan proses pembangunan. Adapun sebelumnya, asumsi makro ini telah dibahas dan disepakati dalam berbagai panja.

“Dalam rapat panja tersebut, kami menyepakati setiap sasaran, sasaran, dan kebijakan pembangunan serta catatan panja agar memberikan ruang yang luas bagi pemerintahan baru nantinya untuk menjalankan setiap program unggulan sebagaimana yang terdapat dalam visi misi presiden terpilih,” kata Said dalam Rapat Banggar DPR RI, Kamis (4/7).

Rapat kerja tersebut menyepakati hasil Panja Asumsi Dasar, Kebijakan Fiskal, Pendapatan, Defisit, dan Pembiayaan RAPBN TA 2025 bahwa kisaran angka asumsi dasar ekonomi makro pada RAPBN 2025 antara lain pertumbuhan ekonomi 5,1-5,5 persen dan laju inflasi 1,5-3,5 persen.

Berikutnya, nilai tukar rupiah 15.300-15.900 per USD dan tingkat suku bunga SBN 10 tahun 6,9-7,2 persen. Selain itu, disepakati harga minyak mentah Indonesia USD 75-85 per barel, lifting minyak bumi 580-605 ribu barel per hari, dan lifting gas bumi 1.003-1.047 ribu barel setara minyak per hari.

Sementara itu, sasaran dan indikator pembangunan pada tahun 2025 yang diusulkan Pemerintah dan kemudian disepakati adalah tingkat kemiskinan 7-8 persen, tingkat kemiskinan ekstrem 0 persen, rasio gini 0,379-0,382, dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,5-5 persen. Selanjutnya, indeks modal manusia 0,56, nilai tukar petani 115-120, dan nilai tukar nelayan 105-108.

Dalam kesempatan tersebut, Menkeu mengatakan penjelasan dan catatan dari rapat kerja akan sangat berguna bagi pemerintah untuk menyusun RAPBN 2025 dengan mengoptimalkan seluruh laporan Panja agar tetap harmonis dan konsisten. “Kami akan bekerja keras dan terus berkomunikasi agar RAPBN 2025 tetap bisa menjawab tantangan pembangunan sembari menjaga kesehatan dan sustainabilitasnya. Terima kasih, Pimpinan Banggar,” ujar Menkeu.

Berikut Rincian Asumsi Makro 2025
– Pertumbuhan ekonomi: 5,1 – 5,5 persen
– Laju inflasi: 1,5 – 3,5 persen
– Nilai tukar rupiah: Rp 15.300 – Rp 15.900
– Tingkat Suku Bunga SBN 10 tahun: 6,9 – 7,2 persen
– Harga Minyak Mentah Indonesia: USD75 – USD85 per barel
– Lifting minyak bumi: 580 – 605 ribu barel per hari
– Lifting gas bumi: 1.003 ribu – 1.047 ribu barel setara minyak per hari.

Postur makro fiskal 2025
– Pendapatan negara: 12,3 persen hingga 12,36 persen dari PDB
– Belanja negara: 14,59 persen hingga 15,18 persen dari PDB
– Belanja pemerintah pusat: 10,92 persen hingga 11,17 persen dari PDB
– Transfer ke daerah: 3,67 persen hingga 4,01 persen dari PDB
– Keseimbangan primer 0,14 persen hingga 0,61 persen dari PDB
– Defisit: 2,29 persen hingga 2,82 persen dari PDB
– Pembiayaan investasi: 0,3 persen hingga 0,5 persen dari PDB
– Rasio utang: 37,82 persen hingga 38,71 persen dari PDB

Sasaran dan indikator pembangunan 2025
– Tingkat kemiskinan: 7 persen hingga 8 persen
– Tingkat kemiskinan ekstrem: 0 persen
– Rasio gini: 0,379-0,382
– Tingkat pengangguran terbuka: 4,5 persen hingga 5 persen
– Indeks modal manusia: 0,56
– Nilai tukar petani: 115 hingga 120
– Nilai tukar nelayan: 105 hingga 108

Pipa Bocor di Nagoya, 1.300 Pelanggan Terdampak Mati Air

0
keran air terganggu 1
Ilustrasi.

batampos – Kebocoran pipa air yang terjadi sejak dua hari lalu, di depan Perumahan Happy Garden, Nagoya, Batam, tak kunjung selesai diperbaiki. Petugas masih dalam upaya menyelesaikan pekerjaan.

Pada Selasa (2/7) kemarin, suplai air di kawasan Nagoya terhenti. Itu dikarenakan faktor pipa air yang bocor. Masyarakat dan pemilik usaha di sekitaran sana pun mengeluh lantaran kebutuhan air tak terpenuhi.

“Udah dua hari, kita nyuci pun terpaksa beli galon. Kalau mandi saya ke rumah saudara di Bengkong,” kata Juan, salah seorang warga setempat saat ditemui, Kamis (4/7).

Humas PT Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, menginformasikan bahwa sampai saat ini petugas masih berjibaku mencari pangkal pipa yang mengalami kebocoran itu. Kemungkinan kebocoran berada di bawah badan jalan.

Baca Juga: Aliran Air di Nagoya Terhenti 4 Hari, Usaha Warga Terganggu

Ia mengamini jika kali ini petugas kesulitan memperbaiki pipa lantaran kendala masalah titik kebocoran. Petugas harus terlebih dulu mencari hulu sumber air, dan memutus aliran untuk sementara. Lalu baru bisa dilakukan pekerjaan.

“Pipa yang bocor itu kemungkinan di bawah jalan. Kita tidak mungkin langsung melakukan pekerjaan, arus lalu lintas di sana cukup padat, takutnya nanti mengganggu. Makanya kita fokus bekerja pada tengah malam,” kata Ginda.

Kemungkinan, jika tidak ada halangan, perbikan akan rampung pada hari ini. Lalu, imbas dari kebocoran pipa tersebut, setidaknya ada sekitar 1.300 pelanggan yang terdampak mati air.

Baca Juga: Status Lahan Masih BP Batam, Pemko Belum Bisa Kembangkan Terminal Mukakuning

“Kami minta masyarakat tetap bersabar. Kami sedang melakukan upaya maksimal dan mengusahakan agar perbaikan selesai hari ini,” ujar dia.

Kebocoran pipa di depan Perumahan Happy Garden berdampak pada sejumlah area, diantaranya kawasan Dian Center, Newton, Hotel Utama, Pert Square 91, Pasar Angkasa, Pert Polaris, dan sekitarnya. (*)

 

Reporter: Arjuna

Anggota BPK dan DPR Diduga Terlibat, KPK Selidiki Kasus Dugaan Korupsi

0
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur. F.Antara

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). KPK belum bisa menjelaskan secara rinci terkait kasus dugaan yang tengah dalam penyelidikan itu.

“Untuk perkara AS (Anggota BPK) dan HG (Anggota DPR) masih dalam proses lidik,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/7).

Asep masih enggan menyampaikan informasi kasus itu secara lengkap. Sebab tahap penyelidikan merupakan proses yang rahasia.

“AS kemudian pak HG ini masih dalam proses lidik. Jadi, pak AS dan pak HG di Komisi XI masih dalam penyelidikan. Nanti kita kabari,” ucap Asep.

KPK diketahui telah memproses kasus dugaan suap pengondisian temuan pemeriksaan BPK di Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Namun, Asep memastikan perkara yang tengah diselidiki KPK itu berbeda.

“Untuk lidik ada perkara sendiri bukan pengembangan dari perkara Sorong,” ujar Asep.

KPK telah memproses hukum terhadap enam orang, mereka di antaranya Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso; Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sorong Efer Sigidifat; Staf BPKAD Kabupaten Sorong Maniel Syatfle; Kepala Perwakilan BPK Provinsi Papua Barat Daya Patrice Lumumba Sihombing; Kasubaud BPK Provinsi Papua Barat Daya Abu Hanifa; dan Ketua Tim Pemeriksa David Patasaung.

Dalam kasus itu, diduga ada keterlibatan Anggota VI BPK Pius Lustrilanang. Ia telah diperiksa di proses penyidikan maupun persidangan di Pengadilan Tipikor Manokwari.

“Untuk saudara PS (Pius Lustrilanang) sudah bersaksi di persidangan perkara OTT Sorong secara daring,” pungkas Asep. (*)

Kunjungan Wisman ke Batam Naik 26,4 Persen, Ini 5 Negara Penyumbang Turis Terbanyak

0
wisman pelabuhan batam center
Ilustrasi. Wisman asal Singapura memadati area kedatangan di Pelabuhan Internasional Batam Center. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kota Batam sebanyak 100.112 kunjungan selama Mei 2024. Tingkat kunjungan wisman tersebut meningkat hingga 26,4 persen dibandingkan April 2024, yakni sebanyak 79.179 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Eko Aprianto mengatakan, jika dibandingkan Mei 2023, jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam naik sebesar 29,43 persen. Peningkatan jumlah kunjungan wisman selama Mei 2024 ini terjadi di seluruh pintu masuk yang ada di Kota Batam yaitu diantaranya Pelabuhan Ferry Batamcenter, Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.

“Ya, dibanding dengan periode yang sama tahun sebelumnya angkanya naik signifikan,” ujar Eko, Kamis (4/7).

Baca Juga: Singapura Masih Dominasi Realisasi PMA 2024 di Batam

Menurutnya, warga negara asing (WNA) asal Singapura masih mendominasi tingkat kunjungan wisman ke Batam pada Mei 2024 ini yakni dengan jumlah mencapai 51.806 kunjungan atau 51,75 persen dari total wisman keseluruhan. WNA yang banyak mengunjungi Batam berikutnya adalah dari Malaysia dengan 21.263 kunjungan, India 3.163 kunjungan, China 3.967 kunjungan dan Philipina dengan 1.757 kunjungan. Disusul wisman Inggris 818 kunjungan dan Australia 659 kunjungan.

“Wisman berkebangsaan Singapura mendominasi yakni mencapai 51,75 persen dari total wisman keseluruhan. Diikuti wisman berkebangsaan Malaysia yakni sebanyak 21,24 persen dan wisman berkebangsaan China 3,96 persen, ” terang Eko.

Adapun pintu masuk wisman ke Kota Batam pada Januari 2024 ini melalui Pelabuhan Ferry Batam Center, Nongsa Pura Nongsa, Ferry Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim .

Sementara itu untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan Mei 2024 mencapai rata-rata 56,21 persen atau naik 4,58 poin dibanding dengan TPK April 2024 sebesar 51,63 persen. Jika dibandingkan dengan bulan Mei tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau naik sebesar 14,34 poin dimana TPK bulan Mei 2023 yaitu sebesar 41,87 persen.

Pada Mei 2024, TPK hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau lebih tinggi 2,18 poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional. Dimana rata-rata TPK Nasional sebesar 54,03 persen. “Selanjutnya bila dilihat menurut klasifikasinya, TPK hotel berbintang 1 sebesar 61,39 persen dan merupakan TPK tertinggi pada Mei 2024. TPK terendah adalah TPK hotel bintang 2 sebesar 39,2 persen,” jelas Eko.

Baca Juga: Libur Sekolah Singapura Dorong Kenaikan Kunjungan Wisman ke Kepri

Selanjutnya, rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau selama bulan Mei 2024 adalah 1,92 hari, atau turun 0,25 poin dibanding rata-rata lama menginap tamu pada April 2024. Pada bulan Mei 2024, rata rata lama menginap tamu Indonesia mencapai 1,81 hari atau lebih rendah 0,86 poin dibanding rata-rata lama menginap tamu Asing yang mencapai 2,67 hari.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Guntur Sakti mengatakan event pariwisata masih jadi andalan dinas pariwisata Provinsi Kepri dalam mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara. Menurutnya, event pariwisata jadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budaya yang dimiliki Kepulauan Riau.

“Event-event ini yang akan didedikasikan untuk pencapaian target kunjungan wisman,” ujar Guntur.

Ia menjelaskan, kunjungan wisman di Kepri kini mengalami penurunan target mencapai 40 persen, sesuai dengan arahan menteri Pariwisata Sandiaga Uno. Hal ini seiring dengan belum ditetapkannya perjalanan singkat bagi wisman atau VoA 10 persen.

“Tetapi angka pastinya belum ada. Kami harap regulasi visa on arrival dengan skema yang mudah dan murah bisa segera kita terapkan,” ujar Guntur.

Baca Juga: Menanti Persetujuan Presiden Soal Penurunan Tarif VoA di Kepri

Data dia, jumlah kunjungan wisman ke Kepri baru mencapai 480 ribu. Angka ini masih jauh dari target meski kunjungan wisman sudah ditekan. Guntur mengungkapkan, pihaknya akan mendorong digelarnya event-event pariwisata di Kepri, baik oleh pemerintah daerah, hingga swasta dan komunitas.

Event-event baik yang berskala nasional maupun internasional pun saat ini tengah dirancang. “Tentu Event-event ini yang menjadi andalan,” kata dia. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Dapat Penyertaan Modal Rp 1,5 Triliun, PT Pelni Bakal Ganti 3 Kapal Tua

0
Kapal pelni

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari Cadangan Investasi Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 1,5 triliun. Dana tersebut nantinya akan dipakai untuk mengganti 3 kapal tua.

Dalam putusan yang dibacakan oleh Pimpinan Sidang, Kahar Muzakar dan disaksikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati beserta jajaran Kementerian Keuangan RI dan pimpinan BUMN disebutkan bahwa PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) sebesar Rp 1,5 triliun untuk pengadaan tiga unit kapal baru penumpang PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) yang telah melewati batas usia operasi dengan memperhatikan kapasitas dan tata kelola perusahaan.

Direktur Utama PT Pelni (Persero) Tri Andayani, menjelaskan bahwa tiga unit kapal baru penumpang tersebut untuk menggantikan kapal-kapal penumpang Pelni yang usianya sudah melebihi usia teknisnya, yaitu 30 tahun. “Adapun kapal-kapal yang akan diganti sesuai urutan umur tertua kapal yang dimiliki oleh Pelni, yaitu Kapal Umsini dan Kapal Kelimutu yang telah berusia 39 tahun serta Kapal Lawit yang telah berusia 38 tahun pada tahun 2024 ini,” kata Anda dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (4/7).

Anda sendiri menegaskan bahwa upaya perusahaan untuk mengganti seluruh kapal-kapal Pelni yang telah melebihi usia teknisnya akan dilakukan secara bertahap selama beberapa tahun ke depan dengan mengusulkan skema PMN kepada pemerintah. “Keterlibatan pemerintah dalam hal ini merupakan bentuk kepedulian negara dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan memberikan keadilan bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan layanan moda transportasi yang layak, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anda mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan oleh pemerintah kepada Pelni sebagai Perusahaan Pelayaran BUMN yang menjalankan penugasan dari pemerintah RI melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk melayani kebutuhan masyarakat akan moda transportasi laut.

“Keputusan yang dibacakan oleh pimpinan rapat tadi menunjukkan perhatian dan komitmen yang serius dari pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat akan moda transportasi laut yang aman dan nyaman,” katanya.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami, dan kami akan memastikan pemanfaatannya akan dilaksanakan dengan tata kelola yang baik dan sesuai aturan,” pungkasnya. (*)

Banyak Lubang di Jalan Coastal Area, Jadi Ancaman Bagi Pengendara

0
Jalan coastal area berlubang f,TRI_2

batampos– Bagi pengendara motor wajib berhati-hati saat melintasi jalan Coastal Area Tanjungbalai Karimun. Pasalnya, jalan di kawasan ikonik wisata kuliner Bumi Berazam ini, terdapat lubang-lubang kecil yang sangat membahayakan bagi pengendara.

Jalan berlubang terlihat hampir di sepanjang jalan dari rumah burung hingga Tugu MTQ. Jika tidak berhati-hati, jalan berlubang bisa membahayakan pengendara.

BACA JUGA: Lubang di Jalan DI Panjaitan Batu 7 Tanjungpinang Membahayakan Pengendara

“Bahaya, kalau lubang-lubang Jalan Coastal tak segera diperbaiki. Bisa-bisa, jadi sumber kecelakaan, khususnya bagi pengendara motor,” keluh warga Karimun, Fitra, Kamis (4/7).

Warga Tebing ini mengaku, motornya pernah nyaris terjungkal karena melanggar lubang dengan diameter cukup lebar. Parahnya lagi, jalan Coastal Area juga tidak mulus.

“Kalau tidak hati-hati, kita bisa jatuh dari motor. Sebelum ada korban, lebih baik pemerintah segera memperbaikinya,” pinta Fitra.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Hermawan ketika dikonfirmasi mengaku, jalan Coastal Area merupakan wewenang PUPR Provinsi.

Namun begitu, Hermawan mengaku sudah mengusulkan perbaikan terhapat kerusakan jalan yang rusak tersebut.

“Bukan wewenang kami (PUPR Karimun, red), tapi provinsi. Tapi kami boleh usulkan karena ada keluhan masyarakat, hanya sampai sekarang belum ada tanggapan,” papar Hermawan. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Merusak Jalan, Warga Seibeduk Keluhkan Truk Pengangkut Tanah

0
Jalan Seibeduk Rusak Parah Dalil Harahap88 e1677758439710
Jalan S Parman, Seibeduk rusak parah, Kamis (3/2). F Dalil Harahap/batam Pos

batampos – Warga Seibeduk dan pengguna jalan semakin tak nyaman dengan maraknya truk proyek truk pengangkut material tanah di sepanjang Jalan S Parman dan Kampung Bagan, Seibeduk. Sebab, hilir mudik truk ini mengganggu kenyamanan pengendara. Selain ugal-ugalan yang bisa mencelakai pengendara lain, truk tanah ini juga menjadi penyebab kerusakan jalan di sana.

Masyarakat berharap ini ditindaklanjuti oleh pihak terkait demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“Sering terjadi kecelakaan. Jalan rusak pun semakin bertambah banyak. Ini karena truk tanah itu. Sepanjang waktu mereka mondar mandir dengan muatan berat. Hancur jalan jadinya,” kata Sunarko, warga kampung Bagan, Seibeduk, Kamis (4/7).

Baca Juga: Jual Siswa SMP ke Pria Hidung Belang di Kampung Aceh, Janda 19 Tahun Dibekuk Polisi

Pantauan Batam Pos di lapangan, akibat hilir mudik kendaraan proyek ini banyak jalan di sana yang rusak parah. Selain bergelombang, lubang juga sangat banyak terlihat di sepanjang tersebut.

“Sangat tidak nyaman. Malam hari paling berbahaya karena tidak nampak itu gelombang jalan. Kalau laju, bisa melayang layang kendaraan kalau lewat jalan bergelombang ini. Ini yang sering terjadinya kecelakaan. Setiap hari selalu ada saja pemotor yang jatuh,” ujar Riko, warga yang berjualan di simpang Kampung Bagan.

Disebutkan masyarakat di sana, penyebab utama kerusakan akses jalan S Parman ini adalah kendaraan proyek. Truk yang mengangkut material tanah dengan tonase muatan yang berat memperburuk keadaan jalan.

Truk-truk bermuatan berat ini mengangkut material tanah dari lokasi pemotongan bukit dari perbukitan jalan menuju Tanjungpiayu Laut ke arah Kampung Bagan. Sepanjang ruas jalan yang dilalui jalan rusak parah.

Baca Juga: Dishub Batam Gencar Razia Juru Parkir Liar, Minta Masyarakat Tidak Bayar Jukir Tanpa Atribut

“Sudah lama itu proyek cut and fill itu. Truk tanah hilir mudik untuk bawa tanah dari Piayu Laut ke Bagan sana. Aspal jalan semua pada kopek. Jalan jadi berlubang dan bergelombang. Sudah hancur Jalan S Parman ini sejak proyek itu berjalan. Tolonglah ini diperhatikan,” harap Jesika, warga pengguna jalan lain.

Kerusakan jalan paling parah di wilayah Seibeduk ini adalah jalan menuju Kampung Bagan atau arah kantor kecamatan Seibeduk.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Salim saat dikonfirmasi mengaku sudah melakukan himbauan dan peringatan kepada pihak proyek atas keluhan masyarakat tersebut. Aktifitas kendaraan proyek boleh berjalan asalkan memperhatikan keamanan dan kenyamanan penggunaan jalan lain. Jika ada kerusakan jalan harus diperbaiki.

“Itu sudah kita sampaikan ke pool dari kendaraan proyek itu atau pihak proyek nya. Kita akan awasi ini,” ujar Salim. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Aset Pemkab di Desa Pengujan, Bintan Digunakan Pengusaha untuk Budidaya Ikan, Dishub Bakal Ajukan Pemutihan ke BKAD

0
Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo saat melakukan sidak ke lokasi bangunan aset Pemkab Bintan berupa ruang tunggu penyeberangan pokcai di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan, belum lama ini. F.Kiriman Agus Wibowo untuk Batam Pos.

batampos– Aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan berupa ruang tunggu penyeberangan transportasi laut (pokcai) di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan telah digunakan pengusaha untuk bangunan budidaya ikan.

Kabid Prasarana di Dishub Kabupaten Bintan, Yefrizon mengatakan, pihaknya telah turun ke lokasi.

“Memang bangunan ruang tunggu sudah ditembok, di dalammya sudah ada kolam-kolam ikan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bangunan ruang tunggu tersebut memang aset milik Pemkab Bintan namun lahahnya milik warga bernama Yusuf.

Ruang tunggu tersebut dibangun sekitar tahun 2005 dengan anggaran Pemkab Bintan namun sistem pinjam pakai lahan milik warga.

Beberapa tahun belakangan, aset ruang tunggu tersebut tidak lagi digunakan, karena warga tak lagi menggunakan tansportasi laut untuk penyeberangan karena sudah ada jembatan yang menghubungkan Selat Bintan 1 dan 2.

Belakangan, lahan tersebut telah dijual ke pengusaha budidaya ikan dan aset berupa bangunan dijadikan tempat budidaya ikan.

“Setahu saya yang punya budidaya ikan itu pak Ahok,” ujarnya.

Dia mengakui dilema karena seharusnya lahan yang dibangun dari anggaran pemerintah harus hibah, bukan pinjam pakai seperti ini.

Terkait hal ini, dia mengaku  telah berkonsultasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bintan.

BACA JUGA: Bapenda Kepri Tegaskan Informasi Ada Program Pemutihan Pajak Mei 2024  Tidak Benar

“Karena asetnya tidak berfungsi lagi, jadi kita diminta mengajukan pemutihan ke BKAD,” katanya.

Menurutnya, BKAD Bintan akan melakukan penafsiran harga atas aset tersebut.

“Kalau ada nilainya nanti akan dilelang untuk dilakukan pemutihan atau penghapusan aset, kalau dilelang, mau tidak mau pak Ahok yang membeli karena dia sudah membeli lahannya,” katanya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo melakukan sidak ke lokasi atas laporan warga karena ada dugaan aset milik Pemkab Bintan dijualbelikan.

Saat itu, pria yang akrab disapa AW menanyakan surat penyerahan aset, namun saat itu pemilik usaha tidak bisa menunjukkan surat.

“Kita tunggu suratnya, karena pelepasan aset harus ada persetujuan dari kepala daerah,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Sebanyak 5.000 KK di Tanjungpinang Terima Bantuan Beras dan Pengembangan Usaha di Gubernur Kepri

0

batampos– Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melakukan Penyerahan Bantuan Kesejahteraan Sosial berupa bahan pokok beras, bantuan pengembangan usaha ekonomi masyarakat dan bantuan perikanan untuk nelayan di Kota Tanjungpinang bertempat di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (02/07).

Total sebanyak 5.000 KK se-Tanjungpinang menerima bantuan sosial dari Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Kepri berupa 10 Kg beras yang tersebar di 4 Kecamatan. Khusus di Kecamatan Tanjungpinang Barat sebanyak 1.026 paket, dengan rincian Kemboja 212 paket; Tanjungpinang Barat 372 paket, Bukit Cermin 231 paket dan Kampung Baru 211 paket.

Sedangkan untuk kecamatan Tanjungpinang Kota sebanyak 687 paket, dengan sebaran sebagai berikut, Penyengat 330 paket, Kampung Bugis 145 paket, Senggarang 147 paket dan Tanjungpinang Kota 65 paket.

Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk pengembangan ekonomi juga diserahkan di Kecamatan Tanjungpinang Barat sebanyak 17 penerima dan Kecamatan Tanjungpinang Kota 6 penerima, yang masing-masing menerima Rp 2,5 juta.

Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri juga secara simbolis diberikan bantuan perikanan berupa Pengadaan Jaring Udang berjumlah 270 pcs untuk 54 orang penerima, dengan anggaran sebesar Rp. 175,5 juta, Pengadaan Sampan Fiber Dayung berjumlah 20 unit untuk 20 orang penerima, dengan anggaran sebesar Rp. 211 juta serta Klaim Santunan untuk BPJS Ketenagakerjaan berjumlah 1.203 orang penerima, dengan anggaran sebesar Rp 242,5 juta.

Gubernur Ansar menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini diberikan kepada mereka yang telah terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kami harapkan bantuan ini dapat menolong masyarakat Tanjungpinang, tetapi masyarakat juga jangan bergantung pada program seperti ini. Masyarakat Kepri harus tetap semangat, optimis, dan berusaha agar ke depannya lebih bisa mandiri,” harapnya.

BACA JUGA: Warga Keluhkan Kenaikan Harga Beras Bulog SPHP

Selanjutnya, kepada masyarakat yang hadir, Gubernur Ansar menjelaskan berbagai program strategis yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau selama 3 tahun lebih menjabat sebagai Kepala daerah diantaranya Pembangunan Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Tanjunguban, program penempatan para ustadz di pulau-pulau terpencil, Pengembangan layanan kesehatan di RSUP RAT, Pembangunan Rumah singgah di Jakarta dan Batam, Pembangunan jalan di Kabupaten/Kota Se-Kepri, rehabilitasi penyengat serta on progress adalah pembnagunan Jembatan Batam Bintan.

“Kita doakan agar akhir tahun, proses lelang jembatan Babin sudah bisa dilaksanakan akhir tahun ini sehingga pembangunannya bisa dimulai dan kita harapkan 2,5 sampai 3 tahun sudah bisa selesai,” ujarnya.

Selain itu dibidang pendidikan berbagai program telah diluncurkan untuk meringankan beban orang tua murid diantaranya pembebasan pembayaran SPP untuk SMA/SMK/SLB yang mulai diberlakukan pada Juli 2024, pemberian seragam sekolah gratis, pemberian bantuan transportasi untuk siswa, Bantuan Beasiswa untuk Mahasiswa untuk jenjang pendidikan D3 dan S1, penambahan ruang kelas baru serta pemberian insentif untuk para guru-guru swasta.

“Semoga dengan berbagai bantuan dan kemudahan ini semakin menambah semangat anak-anak kita untuk belajar dan tidak ada lagi kasus anak-anak kita yang tidak bisa ikut ujian karena belum bayar tunggakan uang SPP,” harapnya.

Program lain berupa, bantuan pembayaran BPJS untuk 32.000 nelayan se-Provinsi Kepri, pelaksanaan Program Kepri terang yang menerangi kurang lebih 11 ribu rumah tangga di pulau-pulau terpencil, program percepatan layanan Telekomunikasi di wilayah 3T, program sertifikasi tanah terutama untuk nelayan yang rumahnya berada diatas perairan, pemberian insentif untuk imam masjid, petugas posyandu, babinkmtibmas, RT/RW, penyuluh agama dan lainnya.

“Berbagai program yang kita laksanakan pada dasarnya kita persembahkan untuk semua warga Kepri dan harus manfaatkan sebaik-baiknya supaya bapak/ibu bisa merasakan bahwa selama ini Pemerintah telah bekerja maksimal untuk mensejahterakan masyarakatnya,” tutupnya.(*)

Ketua BKMT Kepri Ajak Masyarakat Saksikan Pawai Muharam & Tabligh Akbar

0

batampos– Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah yang jatuh pada Ahad (7/7), Pemprov Kepri berkolaborasi dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepri akan menggelar serangkaian kegiatan bertema “Jadikan Momen Tahun Baru Islam Sebagai Spirit Membangun Ukhuwah dan Dakwah Islamiyah”.

Untuk menyukseskan rangkaian kegiatan 1 Muharam ini, Ketua BKMT Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar telah meninjau langsung venue kegiatan di Laman Tuguh Sirih, Tanjungpinang, untuk melihat persiapan rangkaian kegiatan 1 Muharam 1446 H, Kamis, (4/7).

Pawai Muharam ini direncanakan akan diikuti oleh 7.000 peserta yang akan membawa slogan-slogan, bendera, tulisan asmaul husna dan pesan-pesan moral yang mengajak masyarakat Kepri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Rute pawai akan dimulai dari Gedung Gonggong dan berakhir di jalan depan Gedung Daerah, Tanjungpinang.

Selain pawai, acara peringatan 1 Muharam juga akan dimeriahkan dengan Tablig Akbar yang akan digelar di Laman Tuguh Sirih. Tablig Akbar ini akan menghadirkan penceramah terkenal, Ustaz Anugrah Cahyadi atau yang lebih dikenal sebagai Ustaz Ucay Batubara.

Untuk mendukung perekonomian lokal, di pelataran Tuguh Sirih juga akan dibuka stan bazar untuk para pelaku UMKM. Ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mendukung produk-produk lokal sambil menikmati rangkaian acara keagamaan.

Dewi Ansar dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana atas antusiasme dan semangat tinggi dalam mempersiapkan Acara Pawai Akbar dan Tabligh Akbar ini.

BACA JUGA: Dewi Ansar Buka Workshop Kader Posyandu di Kabupaten Bintan

“kami berharap acara ini akan berjalan sesuai dengan rencana dan kepada seluruh panitia untuk bekerja sama agar suksesnya acara ini,” kata Dewi Ansar.

Dewi Ansar juga mengatakan bahwa di Kepri, khususnya Tanjungpinang, setiap memasuki bulan Muharam sudah menjadi tradisi adanya pawai 1 Muharam. Ia berharap momentum tahun baru Islam tahun ini bisa menjadikan Kota Tanjungpinang semakin religius. Selain itu, tercipta masyarakat yang aman dan damai menuju Kota Tanjungpinang yang lebih sejahtera.

“Insya Allah, jika kegiatan dikemas dengan baik, masyarakat akan lebih tertarik mempertahankan tradisi dan budaya yang ada di Kota Tanjungpinang. Saya juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah menjaga kota kita tercinta ini,” harapnya.

Dewi Ansar juga mengundang seluruh masyarakat Tanjungpinang dan Bintan untuk ikut serta dan memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1446 H ini. “Semoga peringatan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah dan semangat dalam berdakwah sesuai dengan tema kegiatan 1 Muharam kali ini,” tutupnya.

Hadir dalam peninjauan ini, Kepala Biro Kesra Kepri Ayyub, Kepala Dinas Penghubung Kepri Junaidi, para perwakilan dari OPD Kepri lainnya dan para pengurus BKMT Kepri.(*)