
batampos – Kabupaten Kepulauan Anambas tidak hanya dikenal dengan panorama lautnya yang indah, tetapi juga memiliki beragam kuliner khas yang menggugah selera.
Salah satu camilan tradisional yang cukup populer di kalangan masyarakat adalah kernas, olahan ikan laut yang bentuknya sekilas menyerupai nugget.
Kernas menjadi salah satu makanan khas yang mudah ditemukan di berbagai sudut Anambas. Camilan ini biasanya dijual di warung makan, restoran lokal hingga pedagang keliling yang menawarkan aneka jajanan khas daerah.
Sekilas, tampilan kernas memang mirip dengan nugget. Namun perbedaannya terletak pada bahan dasar yang digunakan. Jika nugget umumnya dibuat dari daging ayam, kernas justru menggunakan ikan laut segar sebagai bahan utama.
Jenis ikan yang paling sering digunakan untuk membuat kernas adalah ikan tuna atau ikan tongkol. Kedua jenis ikan ini dipilih karena memiliki tekstur daging yang padat serta cita rasa gurih yang kuat.
Selain ikan, bahan penting lainnya dalam pembuatan kernas adalah sagu butir atau yang dikenal juga dengan sebutan sagu lemak. Bahan ini menjadi ciri khas yang membedakan kernas dari camilan berbahan ikan lainnya.
Sagu butir memiliki bentuk bulat kecil dengan diameter sekitar satu milimeter atau sedikit lebih besar. Teksturnya tidak padat karena memiliki rongga kecil di bagian dalam.
Bahan ini berasal dari tepung sagu yang diolah dari pohon sagu atau pohon rumbia yang banyak tumbuh di wilayah pesisir dengan lahan gambut maupun rawa.
Campuran ikan dan sagu butir inilah yang membuat kernas memiliki tekstur unik saat dimakan. Saat digigit, akan terasa sensasi kriuk dari butiran sagu yang berpadu dengan lembutnya daging ikan.
Salah seorang warga Anambas, Yolana Septia Monisa, mengatakan kernas sudah lama dikenal sebagai camilan khas yang sering disajikan dalam berbagai kesempatan.
“Kalau di Anambas, kernas itu sudah seperti makanan sehari-hari. Biasanya dimakan saat santai atau jadi camilan keluarga,” kata Yolana, Minggu (8/3).
Menurutnya, rasa gurih dan tekstur renyah membuat kernas digemari banyak orang, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.
“Rasanya beda dengan makanan lain karena ada sagu butirnya. Jadi waktu digigit itu terasa kriuk-kriuk, apalagi kalau dimakan selagi panas,” ujarnya.
Resep dan Cara Membuat Kernas
Untuk membuat kernas, bahan yang diperlukan antara lain:
- 250 gram ikan tongkol yang sudah dihaluskan
- 3 sendok makan tepung sagu butir halus
- 4 sendok makan tepung terigu
- 2 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 butir telur
- 1 sendok teh merica
- 2 sendok makan santan
- Garam dan air secukupnya
Cara membuatnya cukup sederhana. Pertama, haluskan bawang merah, bawang putih dan merica, lalu campurkan dengan ikan tongkol yang sudah dihaluskan.
Setelah itu tambahkan telur, garam, dan tepung terigu ke dalam adonan lalu aduk hingga tercampur rata. Selanjutnya masukkan sagu butir halus dan aduk kembali hingga merata, lalu lakukan tes rasa.
Adonan kemudian dibentuk menjadi bulatan kecil lalu dipipihkan. Setelah itu kernas siap digoreng hingga matang.
Jika belum ingin digoreng, adonan kernas juga bisa disimpan di dalam kulkas hingga tiga hari.
Kernas yang sudah matang paling nikmat disantap saat masih hangat. Camilan ini bisa dinikmati bersama nasi hangat atau dicocol dengan saus pedas agar rasanya semakin lezat. (*)
Artikel Kernas Khas Anambas, Camilan Ikan Laut Mirip Nugget dengan Sensasi Kriuk Sagu pertama kali tampil pada Kepri.









