Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3331

Belum Ada Arahan Gubernur, Calon Siswa yang Tereliminasi Terus Mendatangi di Sekolah

0
IMG 20240613 WA0001
Orangtua dan calon peserta didik saat mendaftar di hari terakhir pelaksanaan PPDB SMK di SMKN 1 Batam, Kamis (13/6). Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikannya Provinsi Kepri masih merampungkan tahapan proses penerima peserta didik baru tingkat SMA dan SMK Negeri. Tahapan terakhir adalah pendaftaran ulang untuk jalur zonasi SMA hingga tanggal 4 Juli besok.

Dinas belum memutuskan permintaan orangtua yang anaknya tidak lolos PPDB untuk diakomodir kembali melalui kuota tambahan.

“Tanggal 4 selesai daftar ulang zonasi SMA. Setelah itu baru diputuskan. Itu tergantung dari kebijakan pak Kadis sesuai arahan pak Gubernur,” ujar kepala kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri cabang Batam Kasdianto.

Untuk orangtua yang hingga saat ini masih mendatangi sekolah demi mendapatkan informasi kuota tambahan, Kasdianto berharap agar menahan diri dulu. Sebab belum ada keputusan terkait kuota tambahan tersebut.

Baca Juga: Tarif Listrik Batam Naik hingga 9 Persen, Pengusaha Minta PLN Tingkatkan Layanan

“Sabar aja dulu. Tunggu keputusan dari Dinas setelah tahapan pendaftaran ulang selesai. Percuma datang ke sekolah karena kebijakan kuota tambahan ini tetap harus dari Dinas,” imbau Kasdianto.

Seperti diketahui, SMA dan SMK Negeri di Batuaji dan Sagulung ramai didatangi orangtua dan calon siswa yang tidak lolos dalam seleksi PPDB. Mereka minta pihak sekolah untuk kembali mengakomodir anak mereka.

Setiap hari mereka ngetem di sekolah meskipun belum ada keputusan pasti terkait kuota tambahan ini. Mereka tak putus asa sebab sekolah negeri harapan satu-satu untuk kelanjutan pendidikan anak-anak mereka.

“Tak sanggup ke swasta pak. Kurang mampu kami. Anak tiga orang semuanya lagi sekolah semua. Ke (sekolah) negeri biar agak hemat biaya pendidikan pendidikan,” kata Nurhayati, orangtua calon siswa Batuaji yang datang ke SMKN 1 Batam.

Baca Juga: Pajak Reklame Batam Capai Rp 8 Miliar di Semester Pertama 2024

Pantauan dan penelusuran di lapangan, hampir semua calon peserta didik yang tereliminasi dalam PPDB sebelumnya memilih bertahan di sekolah negeri yang mereka daftar sebelumnya. Mereka enggan mendaftar ke sekolah swasta dengan alasan biaya pendidikan yang lebih mahal.

Kebijakan menggratiskan SPP dari Pemprov Kepri juga menguatkan orangtua untuk tetap mengupayakan anaknya masuk sekolah negeri.

“Tak apa-apa beli kursi sendiri asalkan anak saya masuk sekolah negeri,” kata Ismail, warga lainnya.

Sejumlah sekolah swasta yang ditelusuri Batam Pos mengakui hingga saat ini masih kekurangan siswa. Peminat untuk sekolah swasta sangat rendah tiap tahunnya. Jika terpenuhi, kuota PPDB sekolah swasta baru bisa terisi setelah semua tahapan PPDB sekolah negeri ditutup.

Baca Juga: DPRD Batam Kritik Sistem Zonasi PPDB SMA: Pendaftar Overload, Daya Tampung Tak Seimbang

“Masih belum. Mungkin sebagian masih berharap ada kuota tambahan di sekolah negeri jadi banyak yang tidak lolos (PPDB sekolah negeri) tetap bertahan di sekolah negeri. Yang sudah daftar ke sekolah kami ini memang yang dari awal memutuskan masuk sekolah kami. Yang eliminasi dari sekolah negeri belum ada lagi,” kata Kepala Sekolah Yos Sudarso III Batam di Batuaji Marianus Sihotang. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

BP Batam Beri Kesempatan Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City Pilih Lokasi Hunian Baru Sesuai Site Plan

0

banonbatampos –  BP Batam memberikan kesempatan kepada warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City untuk memilih lokasi hunian atau rumah baru sesuai site plan.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen BP Batam dalam rangka pemenuhan hak-hak warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang yang telah bergeser sejak bulan September 2023 lalu.

“Warga yang sejak awal bersedia untuk bergeser kami berikan kesempatan di awal untuk memilih rumah dan blok yang mereka inginkan sesuai dengan site plan. Harapannya, warga tersebut dapat menempati rumah baru yang saat ini dalam tahap pengerjaan,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Selasa (2/7/2024).

Ariastuty menjelaskan, BP Batam saat ini sedang menggesa pengerjaan 96 rumah baru yang berlokasi di Tanjung Banon.

Dimana, keseluruhan rumah tersebut akan berdiri di atas kaveling seluas 500 meter persegi dan memiliki tipe 45.

“Sesuai hasil rapat bersama Kementerian Investasi, target pengerjaan rumah ini bisa selesai pada bulan September nanti. Mohon doanya agar tidak ada kendala selama proses berlangsung,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan tahap pertama Rempang Eco-City akan memakai lahan seluas 2.370 hektare.

Di lahan tersebut, terdapat 961 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan proyek.

Untuk warga terdampak, BP Batam pun memberikan santunan berupa uang sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta per KK sebelum hunian baru selesai.

Tidak hanya itu, BP Batam juga memberikan biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa dan memfasilitasi pengangkutan orang dan barang-barang dari rumah asal ke hunian sementara.

“Sejauh ini kami optimis pengerjaan rumah baru untuk masyarakat dapat terselesaikan sesuai target. Kami pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung agar proyek strategis nasional ini bisa berjalan lancer dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah,” tutup Tuty. (*)

BP Batam Beri Kesempatan Warga Terdampak Pembangunan Rempang Eco-City Pilih Lokasi Hunian Baru Sesuai Site Plan

0

banonbatampos –  BP Batam memberikan kesempatan kepada warga terdampak pembangunan Rempang Eco-City untuk memilih lokasi hunian atau rumah baru sesuai site plan.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen BP Batam dalam rangka pemenuhan hak-hak warga terdampak pengembangan Kawasan Rempang yang telah bergeser sejak bulan September 2023 lalu.

“Warga yang sejak awal bersedia untuk bergeser kami berikan kesempatan di awal untuk memilih rumah dan blok yang mereka inginkan sesuai dengan site plan. Harapannya, warga tersebut dapat menempati rumah baru yang saat ini dalam tahap pengerjaan,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Selasa (2/7/2024).

Ariastuty menjelaskan, BP Batam saat ini sedang menggesa pengerjaan 96 rumah baru yang berlokasi di Tanjung Banon.

Dimana, keseluruhan rumah tersebut akan berdiri di atas kaveling seluas 500 meter persegi dan memiliki tipe 45.

“Sesuai hasil rapat bersama Kementerian Investasi, target pengerjaan rumah ini bisa selesai pada bulan September nanti. Mohon doanya agar tidak ada kendala selama proses berlangsung,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Sebagaimana diketahui, pembangunan tahap pertama Rempang Eco-City akan memakai lahan seluas 2.370 hektare.

Di lahan tersebut, terdapat 961 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pembangunan proyek.

Untuk warga terdampak, BP Batam pun memberikan santunan berupa uang sewa rumah sebesar Rp 1,2 juta per KK sebelum hunian baru selesai.

Tidak hanya itu, BP Batam juga memberikan biaya hidup sebesar Rp 1,2 juta per jiwa dan memfasilitasi pengangkutan orang dan barang-barang dari rumah asal ke hunian sementara.

“Sejauh ini kami optimis pengerjaan rumah baru untuk masyarakat dapat terselesaikan sesuai target. Kami pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung agar proyek strategis nasional ini bisa berjalan lancer dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi daerah,” tutup Tuty. (*)

PN Batam Tidak Keluarkan Perinah Eksekusi Terdakwa,Sekarang Jaksa masih Mencari Mahmoud Abdelazis Mohammed

0
c64eceaf c115 479e ab27 3924ab03658b
Kapten Kapal MT Arman 114 Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Batam. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos.

batampos– Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam telah menetapkan penundaan sidang putusan perkara lingkungan hidup yang menjerat Mahmoud Abdelazis Mohammed, Kapal MT Arman 114, Kamis (4/7). Namun hingga Selasa (2/7) jaksa belum mengetahui keberadaan atau posisi Mahmoud, yang sempat mangkir dalam sidang putusan minggu lalu.

Kasi Intel Kejari Batam, Tiyan Andesta mengakui pihaknya masih belum tahu keberadaan warna negara Mesir itu.

“Masih sedang kami cari,” ujar Tiyan, Selasa (2/7).

Menurut dia, pihaknya masih berusaha mencari keberadaan terdakwa di tempat-tempat yang pernah ditinggali terdakwa. Namun hasilnya masih nihil, belum ada informasi pasti.

“Kami sudah berkoodinasi dengan pihak-pihak terkait, mempertanyakan keberadaan terdakwa, untuk bisa hadir dalam sidang putusan Kamis depan,” sebut Tiyan.

BACA JUGA: Kapten Kapal MT Arman 114 Menghilang, Imigrasi Batam Sebut Tak Ada Tanda Keluar Negeri

Ditegaskan Tiyan, hal yang memberatkan dalam perkara ini, karena majelis hakim PN Batam tidak mengeluarkan perintah untuk mengesekusi terdakwa. Padahal sudah jelas, terdakwa yang tidak ditahan tak memiliki itikad baik, dengan mangkir ke dipersidangan.

“Kami sudah meminta untuk mengesekusi terdakwa, namun ditolak hakim dengan pertimbangan pasal 154 ayat 2. Yakni hanya kembali memanggil terdakwa tanpa ditahan,” jelas Tiyan.

Meski begitu, pihaknya masih berharap terdakwa bisa hadir ke persidangan pada Kamis depan. Sehingga semua prosea hukum dapar berjalan dengan baik.

“Harapannya terdakwa dapat hadir di persidangan nanti. Jadi tidak mangkir lagi,” tegas Tiyan.

Sementara, penasehat hukum terdakwa Daniel Samosir, tak merespon konfirmasi terkait keberadaa terdakwa Mahmoud.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri Batam gagal memutus perkara limbah atau lingkungan hidup dengan terdakwa Mahmoud Abdelazis Mohamed, Kamis (27/6). Alasannya, karena Kapten Kapal MT Arman 114 itu “menghilang” dan tidak diketahui keberadaanya oleh siapapun.

Bisik-bisik soal Mahmoud menghilang sudah mulai terdengar sejak Kamis pagi. Keberadaan Kapten Kapal itu sudah tak diketahui sejak 5 hari sebelumnya. Bahkan ada yang menduga, Mahmoud sudah meninggalkan Batam. Selama proses persidangan, Mahmoud memang tidak ditahan oleh majelis hakim PN Batam.

Banyak pihak yang ingin menyaksikan sidang putusan pidana MT Arman tersebut. Mulai dari pelaut , kelompok nelayan, kedutaan Iran ,pengusaha hingga puluhan media. Bahkan ada yang meduga, gelaran sidang itu akan batal digelar.

Namun sekitar pukul 16.56, majelis hakim yang diketuai Sapri Tarigan didampingi hakim Setyaningsih dan Douglas RP Napitupulu membuka sidang. Ruangan sidang pun seketika penuh oleh pengunjung. Di ruang sidang juga hadir dua JPU dan satu kuasa hukum terdakwa.

Usai sidang, penasehat hukum terdakwa, Daniel mengatakan terakhir kali bertemu kliennya saat sidang pembelaan. Ia pun tak tahu keberadaan terdakwa karena selama ini di Jakarta.

“Terakhir ketemu di PN Batam. Selama ini tak tahu juga alamat terdakwa, karena kami hanya bertemu dari kafe ke kafe. Tapi setahu saya dia tinggal di kawasan Harboubay,” dalih kuasa hukum Mahmoud.

Pada sidang sebelumnya, Mahmoud dituntut oleh jaksa dengan 7 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar, yang apabila tak dibayar maka diganti pidana 6 bulan. (*)

Reporter: Yashinta

TNI Minta Bukti Oknumnya Terlibat Judi dan Sebabkan Meninggalnya Rico

0
Foto Rico Sempurna Pasaribu yang diunggah akun Instagram @merindink yang dikutip ANTARA, Selasa (2/7/2024). ANTARA/HO-Tangkapan layar akun Instagram @merindink

batampos –  Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Kristomei Sianturi memberi kesempatan masyarakat untuk melaporkan atau memberikan bukti terkait adanya keterlibatan anggota TNI AD dalam kasus perjudian yang ditengarai menjadi penyebab tewasnya seorang wartawan bernama Rico Sempurna Pasaribu dan keluarganya dalam peristiwa kebakaran.

“Justru itu membantu tugas kami dalam penyelidikan masalah tersebut nantinya. Jika benar terbukti, pasti akan kita proses hukum sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku,” kata Kristomei saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Menurut Kristomei, isu perjudian yang dilakukan anak buahnya itu perlu dibuktikan agar informasi tersebut tidak menjadi rumor belaka. Informasi tersebut harus diluruskan akan tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Jika ada beberapa pihak yang memberikan bukti kuat bahwa anggotanya terlibat perjudian serta menjadi dalang dari terbunuhnya Rico dan satu keluarga, maka pihak TNI AD siap untuk mengusut dan menindak tegas oknum tersebut.

“TNI AD selalu merespons indikasi indikasi yang dilaporkan dan mengecek kebenaran setiap informasi yang diberikan,” ujar Kristomei.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang beredar di media massa, Rico merupakan seorang wartawan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang tewas mengenaskan setelah rumahnya yang berlokasi di Jalan Nabung Surbakti Ujung terbakar pada Kamis (27/6).

Tidak hanya Rico yang tewas, istri, anak hingga cucunya juga meninggal di dalam rumah yang terbakar tersebut.

Berdasarkan akun Instagram @merindink yang mengunggah informasi tersebut, dikatakan bahwa kebakaran tersebut berkaitan dengan kasus perjudian dan peredaran narkoba yang sedang diliputi Rico beberapa hari terakhir.

Aktivitas narkoba dan perjudian yang berlokasi di Jalan Bom Ginting, Lau Cimba, Kaban Jahe, Karo, Sumatera Utara diduga melibatkan oknum TNI AD. (*)

Sumber: Antara

Berangkat dari Jemaja Menuju Karimun, KM Bintang Jaya 9 Dikabarkan Hilang di Perairan Anambas

0
Ilustrasi gelombang menghantam haluan depan kapal. Foto : Screen Shoot video ABK MV Ocean Dragon 5

batampos – Satu unit kapal kargo dengan nama KM Bintang Jaya 9 yang berlayar dari Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas menuju Tanjung Balai Karimun yang seharusnya tiba di daerah tujuan pada Sabtu, (29/6) pukul 17.00 WIB, hingga kini belum tiba.

Kantor Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Natuna menerima informasi tersebut dari istri salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Bintang Jaya 9, Senin, (1/7) kemarin.

Kepala Basarnas Natuna, Abdurrahman melalui Kasub Seksi Operasi SAR, Budiman saat dikonfirmasi mengatakan setelah mendapatkan informasi dari keluarga korban, pihaknya langsung menelusuri.

“Setelah ditelusuri benar kapal tidak diketahui kabarnya, bahkan posisi terakhir belum diketahui,” ujar Budiman kepada batampos, Selasa, (2/7).

BACA JUGA: BMKG Ingatkan Warga Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Basarnas Natuna juga berkordinasi dengan Basarnas Tanjungpinang untuk upaya pencarian bersama. Mengingat, lokasi kejadian sangat jauh dari kantor Basarnas Natuna.

Selain itu, Basarnas Natuna juga berkordinasi dengan Pos TNI AL Jemaja, VTS Batam, KSOP Tanjungpinang dan Anambas serta BPBD Kepulauan Anambas.

“Korban ada 3 yaitu Syahbuddin sebagai Nakhoda, Firdaus sebagai Kepala Kamar Mesin dan Rino sebagai Kelasi,” terang Budiman.

Perlu diketahui, saat ini cuaca di Kepulauan Anambas sedang ekstrem. Kecepatan angin memcapai 2 hingga 15 knots dengan arah angin tenggara barat baya.

Kemudian, untuk gelombang dengan ketinggian 0,5 meter hingga 2,5 meter. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

1.204 Calon Siswa SMP Tidak Diterima Sekolah Negeri

0
PPDB SMP F Cecep Mulyana
Panitia PPDB SMPN 42 Batam membantu orangtua calon siswa yang terkendala pendaftaran PPDB secara online, Senin (24/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pengumuman hasil seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) Batam 2024 jenjang SMP sudah keluar. Hasilnya, ada 13.999 calon siswa yang mendaftar. Sebanyak 13.753 calon siswa lulus verifikasi dan hanya 12.206 siswa yang diterima. Sementara itu 1.204 calon siswa SMP di Kota Batam harus menelan kekecewaan setelah gagal diterima di sekolah negeri.

Sebagaimana diketahui rencana saya tampung SMP negeri di Batam tahun ini yakni 13.040 calon siswa dari 45 SMP negeri.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu mengatakan, jumlah pendaftar yang melebihi kapasitas sekolah menjadi faktor utama banyaknya siswa yang tidak diterima. “Banyak sekolah yang penuh. Jadi ada sekitar 1.204 yang tidak diterima di sekolah negeri jenjang SMP di Batam,” kata Tri, Selasa (2/7).
Berdasarkan data yang disampaikan Tri, jumlah siswa yang paling banyak tidak diterima atau ditolak di SMP negeri ada di Kecamatan batu aji dengan 361 calon siswa, Kecamatan Sekupang 276 calon siswa dan Batam Kota 284 calon siswa.
Selanjutnya, Kecamatan Sagulung ada 153 siswa, Kecamatan Sungai Beduk 120 siswa, kecamatan Nongsa 97 siswa, lalu kecamatan Bengkong 70 siswa dan Lubuk baja 4 orang siswa.
“Ya,  paling banyak itu di Batuaji dan Sekupang,” tuturnya.
Sementara siswa yang diterima berjumlah, 12.206 siswa dengan rincian jalur Afirmasi 1.535 siswa, prestasi 1.610 siswa, perpindahan orang tua 44 siswa dan zonasi 9.017 siswa.
“Sehingga totalnya yang diterima ada 12.206 siswa,” kata dia.
Tri mengungkapkan, bahwa sejak pembukaan PPDB SMP sudah dimulai pada 20 Juni – 1 Juli 2024 sebanyak 13.999 peserta didik telah menyelesaikan berkas dan memilih sekolah melalui jalur afirmasi, perpindahan orang tua, dan zonasi.
Namun yang dinyatakan lengkap dan lulus verifikasi hanya 13.573 peserta didik. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Batam.
“Ada beberapa sekolah yang kuotanya tidak penuh. Jadi kami sarankan wali murid agar mengarahkan anaknya untuk masuk ke sekolah sesuai dengan pilihan kedua atau ke tiga,” kata dia.
Pihaknya berkomitmen untuk menampung peserta didik yang tidak diterima dengan menyesuaikan kuota yang masih tersisa di beberapa kecamatan. “Kita arahkan ke sekolah yang masih tersisa kuota. Untuk penambahan rombel memang kita ngak ada karena guru kita juga terbatas. Pilihan lain kalau tak masuk sekolah negeri ya silahkan cari sekolah swasta,” sambung Tri.
Dinas pendidikan juga membuka pengaduan bagi wali murid yang tidak terima dengan hasil PPDB janjang SMP di Batam. Posko pengaduan lewat akun PPDB yang sudah ada. Selain itu calon peserta didik juga bisa langsung datang ke sekolah.
“Kami buka posko pengaduan di sekolah, tapi belum tentu anaknya diterima di sekolah itu. Kecuali nanti ada yang calon siswa yang mengundurkan diri dan sebagainya” sambung Tri.
Tri mengimbau masyarakat bisa memahami keterbatasan daya tampung sekolah negeri dan menekankan bahwa sekolah swasta memiliki kualitas yang setara dengan sekolah negeri. “Terkait siswa tidak diterima ini kita juga masih menunggu kebijakan dari Wali Kota dan saya yakin kebijakan ini tentu akan berpihak pada masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi satuan Pendidikan di Kota Batam,” pungkasnya.
Sebelumnya, sebanyak 628 calon siswa SD di Batam tidak lolos atau ditolak. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto menyebutkan, usai pengumuman pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) terdapat ratusan calon peserta didik baru yang tidak lolos atau ditolak dan belum mendapatkan sekolah hingga saat ini.
“Totalnya ada 628 siswa yang tersebar di sembilan kecamatan di Kota Batam,” ujarnya, Kamis (20/6).
Tri menjelaskan, jumlah rencana daya tampung (RDT) pada dasarnya mencukupi jumlah pendaftar yang ada. Sehingganya PPDB tingkat SD negeri yang telah selesai digelar tidak terdapat kendala. Namun, dalam perjalanannya proses PPDB tingkat SD tersebut berjalan tidak merata dan menyebabkan beberapa sekolah di Batam mengalami kelebihan pendaftar.
“Perlu diketahui RDT kita di tahun ini sebanyak 12.528 siswa. Sementara yang mendaftar melalui aplikasi ppdbbatam.id itu sebanyak 12.349 siswa dan yang melengkapi berkas pendaftaran itu sebanyak 11.755 orang siswa,” ungkap Tri.
Peserta yang sudah melengkapi persyaratan dalam PPDB itu sudah dinyatakan lulus sebanyak 11.755 siswa. Namun kemudian setelah dilakukan seleksi yang dapat diterima hanya 11.127 siswa dan yang ditolak 628 siswa. “Sehingga kita masih ada sisa RDT Sebanyak 1.041 orang siswa lagi,” terang Tri.
“Orangtua calon peserta didik juga dinilai terlalu memaksakan kehendak agar anak mereka dapat masuk di sekolah tertentu. Padahal dalam aturannya, pelaksanaan PPDB ini akan melihat usia dan zonasi rumah calon siswa ke sekolah,” tuturnya.
Adapun calon peaerta didik yang paling banyak ditolak zonasi ini berada di kecamatan Bengkong sebanyak 181 siswa. Lalu diikuti kecamatan Batam Kota sebanyak 153 orang siswa. “Itu ditolak dalam artian tidak memenuhi persyaratan. Lalu muncul pertanyaan kok masih ada sisa RDT tapi ditolak, tentu karena lokasi sebaran zonasi sekolah berbeda-beda,” terangnya.
Ia mencontohkan, seperti di Batu Ampar hanya ada satu orang siswa yang tidak diterima di salah satu sekolah. Padahal disana masih ada daya tampung sekolah untuk 54 siswa lagi.
Terkait dengan solusi yang akan diambil, Tri meminta masyarakat yang anaknya tidak lolos PPDB di SD Negeri untuk mencari sekolah alternatif. Sebab kuota di sekolah negeri yang terbatas. Sementara jika dilakukan penambahan kuota terkendala di jumlah guru di sekolah negeri yang juga terbatas
“Kedua jika ada kebijakan pak Wali Kota kita akan menempatkan yang bersangkutan di sekolah yang terdekat yang masih cukup menyisakan RDT daya tampung,” ucapnya.
Adapun usia termuda di jalur afirmasi, zonasi dan perpindahan orang tua SD tahun ini adalah 5 tahun 7 bulan 14 hari. Sedangkan siswa usia tertua adalah 10 tahun 6 bulan 26 hari.
Ketua Dewan Pendidikan Kota Batam Sudirman Dianto mengatakan, pendidikan disamping tanggung jawab orang tua dari sisi kenegaraan juga menjadi tanggung jawab pemerintah. Oleh sebab itu ia berharap pemerintah melalui dinas terkait bisa mengakomodir semua aspirasi masyarakat Batam yang menginginkan agar anaknya bisa bersekolah di sekolah negeri.
“Kita berharap apa yang menjadi aspirasi para orang tua ini bisa diakomodir Disdik. Terkait bagaimana nanti penerimaan dan sebagainya itu kan bisa diatur dinas terkait,” ujarnya.
Apakah itu dengan menambah shift belajar bagi siswa SD dan SMP atau sebaganya kata Sudirman, tentu tak menjadi masalah asalkan solusi sementara tersebut dicarikan jalan dan alternatif lainnya seperti penambahan ruang kelas baru (RKB).
“Memang dari sisi kualitas itu tentu mengurangi kualitas (double shift). Namun kan ini solusi sementara sambari dinas membangun RKB di tiap sekolah yang menerapkan double shift ini. Saya pikir hal tersebut sah-sah sah,” ujarnya.
Sudirman juga melihat di Batam sampai saat ini belum ada sekolah yang melaksanakan pembelajaran di sekolah lain atau menumpang di sekolah lain. Selain itu sejauh ini untuk SD dan SMP juga belum ada yang melaksanakan pembelajaran online.
“Artinya masih memungkinkan untuk double shift ini sehingga disisi lain kita bisa mengakomodir keinginan orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah negeri,” tambahnya.
“Yang paling penting itu tidak ada anak Batam yang tidak bersekolah karena tak diterima di sekolah negeri, ” pungkasnya. (*)
Reporter: Rengga Yuliandra

KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Atas Pengembangan Kasus Korupsi LNG Pertamina

0
Juru bicara KPK Tessa Mahardika Sugiarto. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) tahun 2011–2021. Dalam perkara yang merugikan keuangan negara sebesar USD 113.839.186 itu, KPK lebih dulu menjerat mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan.

“Pengembangan penyidikan tersebut merupakan kelanjutan dan bagian yang tak terpisahkan dari penyidikan yang dilakukan terhadap GKK alias KA yang telah divonis bersalah dalam kasus pengadaan LNG tersebut,” kata juru bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/7).

Tessa menjelaskan, KPK menetapkan dua tersangka baru dalam pengembangan kasus ini. Kedua tersangka itu berinisial HK dan YA.

“Bahwa terkait dengan pengembangan tersebut, KPK telah menetapkan dua tersangka penyelenggara negara dengan inisial HK dan YA,” ucap Tessa.

HK merupakan Hari Karyuliarto, mantan Direktur Gas PT Pertamina. Sementara, YA merupakan Yenni Andayani, mantan Direktur Gas dan Energi Baru Terbarukan PT Pertamina.

“Terkait dengan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh para tersangka akan kami umumkan saat penyidikan perkara ini telah dirasakan cukup,” ungkap Tessa.

Dalam pengusutan kasus ini, KPK langsung memanggil sejumlah saksi. Penyidik KPK memeriksa Mochammad Suryadi Mardjoeki, Kadiv Gas dan BBM PT PLN (Persero) 2011–2015 dan Hernadi Buhron, Manajer Senior Pengadaan Gas Bahan Bakar Minyak PT PLN 2011–2012.

“Proses penyidikan saat ini sedang berjalan, di antaranya dengan pemanggilan saksi-saksi dan tindakan-tindakan penyidik lainnya,” ujar Tessa.

Mantan Dirut PT Pertamina Galaila Karen Kardinah alias Karen Agustiawan sebelumnya divonis pidana sembilan tahun penjara dan Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan. Karen Agustiawan terbukti bersalah terkait kasus korupsi Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina tahun 2011-2021.

Karen terbukti merugikan negara sebesar USD 113.839.186.60 alias Rp 1.778.323,27. Tindakan melawan hukum itu dilakukan Karen bersama-sama dengan mantan Senior Vice President (SVP) Gas & Power PT Pertamina, Yenni Andayani dan Direktur Gas PT Pertamina, Hari Karyuliarto.

Karen juga diyakini telah memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yaitu memperkaya diri sebesar Rp 1.091.280.281,81 dan USD 104,016.65. Kemudian memperkaya korporasi CCL LLC seluruhnya sebesar USD 113,839,186.60. Jumlah kerugian negara itu berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait perkara ini.

Karen Agustiawan terbukti melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (*)

Sumber: JP Group

Masjid Agung Batam Segera Rampung, Siap Diresmikan Agustus Mendatang

0
IMG 20240702 WA0004
Tampilan Masjid Agung Batam usai revitalisasi. F.Arjuna/Batam Pos
batampos – PT Adhi Karya (Perseo) selaku pengerja proyek revitalisasi Masjid Agung Batam, memastikan jika prosesnya berjalan lancar. Terkini persentase pekerjaan sudah mencapai di atas 90 persen.
Perwakilan PT Adhi Karya di Batam, Andi, mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mengerjakan beberapa hal kecil dari masjid. Diantaranya pemasangan marmer, juga pengecatan.
Untuk sisanya, seperti ornamen, atap dan lain-lain sudah selesai dikerjakan. Target Agustus bakal diresmikan pun kemungkinan tercapai.
“Sudah masuk tahap finishing, pengecatan dan pemasangan marmer. Kalau untuk atap sudah semua, kubah juga sudah tertutup. InsyaAllah, target Agustus dari Pak Wali (Muhammad Rudi) segera tercapai,” ujarnya, Selasa (2/7).
Sebelumnya, Walikota Batam, Muhammad Rudi menyebut proyek revitalisasi Masjid Agung Batam sudah rampung 90 persen. Masjid terbesar di Batam ini rencananya mulai beroperasi Agustus mendatang.
“Awal Agustus akan diresmikan, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan. Untuk landscape akan dibangun tahun depan,” kata Rudi, April lalu.
Rudi optimistis pembangunan masjid tersebut bisa selesai tepat waktu. “Rencana kami akan mengundang penceramah kondang saat peresmian awal Agustus mendatang,” katanya.
Dia menegaskan, bahwa pihaknya ingin semua fasilitas di dalam dan di luar masjid sesuai perencanaan, sehingga jemaah nantinya nyaman saat beribadah di Masjid Agung Batam Centre. Ia ingin masjid tersebut segera difungsikan, mengingat rumah ibadah umat muslim itu menjadi tumpuan masyarakat sekitar.
Jika semua selesai, masjid tersebut akan menjadi tempat yang nyaman serta menjadi destinasi wisata religi di Batam. Untuk itu, dalam proses pemugaran, Rudi ingin semua fasilitas di dalamnya harus memadai.
“Masjid ini melengkapi sejumlah masjid yang sudah ada dan akan kami bangun di Batam. Ada beberapa masjid yang megah kita bangun seperti Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Tanjak. Dan kami juga berencana membangun masjid berbentuk kapal di Nongsa dan masjid di kawasan KEK Kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, GM PT Adhi Karya (Persero), Bagus Prima Anugerah mengatakan, bahwa progres revitalisasi masjid yang mampu menampung 30.000 jemaah tersebut, tidak terdapat permasalahan signifikan. Bahkan, untuk material utama sudah ada dan beberapa material lainnya akan tiba hingga pertengahan Juli.
“Kami siap 100 persen support pekerjaan ini segera selesai agar segera memberikan manfaat bagi masyarakat Batam,” ujarnya. (*)
Reporter: Arjuna

Gagal Eksekusi Penalti di Babak Tambahan Waktu, Cristiano Ronaldo Menangis

0
Cristiano Ronaldo tak kuat menahan rasa bersalahnya hingga menangis dan meminta maaf kepada fans Portugal. (Instagram Timnas Portugal)

batampos – Pada babak 16 besar Euro 2024, pertandingan antara Portugal dan Slovenia berlangsung sengit di Waldstadion, Frankfurt, Selasa (2/7) dini hari WIB. Dalam laga ini, kedua tim tak kunjung mencetak gol hingga waktu normal usai, memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Pertandingan ini diwarnai dengan momen dramatis ketika Portugal mendapatkan penalti menjelang akhir babak pertama tambahan waktu. Cristiano Ronaldo, yang dikenal sebagai salah satu eksekutor penalti terbaik dunia, maju untuk mengambil tendangan tersebut.

Namun, bola yang dia arahkan berhasil ditepis oleh penjaga gawang Slovenia, Jan Oblak. Kegagalan tersebut membuat Ronaldo sangat terpukul hingga menangis saat jeda babak tambahan waktu. Dia bahkan harus ditenangkan oleh rekan-rekannya.

Di babak kedua tambahan waktu, kedua tim masih belum mampu mencetak gol. Akhirnya, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Ketegangan semakin memuncak ketika Ronaldo kembali maju sebagai eksekutor pertama untuk Portugal. Kali ini, dia berhasil menaklukkan Jan Oblak. Namun, alih-alih melakukan selebrasi seperti biasanya, Ronaldo justru memilih untuk meminta maaf kepada para fans yang memenuhi tribune.

Eksekusi penalti Ronaldo tersebut seolah menjadi titik balik bagi tim Portugal. Kepercayaan diri mereka kembali dan eksekusi penalti berikutnya berjalan dengan lancar. Portugal akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 3-0 setelah tiga penendang awal Slovenia semuanya gagal karena tendangannya ditepis oleh kiper Portugal, Diogo Costa. Penendang Portugal lainnya, Bruno Fernandes dan Bernardo Silva, juga mampu menjalankan tugas mereka dengan baik, memastikan kemenangan bagi tim Selecao das Quinas.

Pertandingan yang sangat emosional ini bukan hanya tentang drama di lapangan, tetapi juga tentang perjuangan mental dan tekad untuk bangkit dari kegagalan. Ronaldo, yang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, menunjukkan sisi manusiawinya ketika dia gagal mengeksekusi penalti di momen krusial. Tangisannya di lapangan menggambarkan betapa besar tekanan yang dia rasakan, bukan hanya sebagai kapten tim, tetapi juga sebagai simbol harapan bagi jutaan penggemar Portugal.

Permintaan maaf Ronaldo kepada fans juga menunjukkan kedewasaannya sebagai seorang pemain dan pemimpin. Dia menyadari bahwa dalam sepak bola, kesalahan bisa terjadi pada siapa saja, bahkan pada pemain sekaliber dirinya. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana seseorang merespons kegagalan tersebut. Dengan meminta maaf kepada para suporter, Ronaldo tidak hanya menunjukkan rasa tanggung jawabnya, tetapi juga rasa hormatnya terhadap dukungan yang diberikan oleh para penggemar.

Reaksi para suporter Portugal di tribune pun sangat mendukung. Mereka terus memberikan dukungan moril kepada tim, yang pada akhirnya berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan. Ini menunjukkan betapa pentingnya dukungan dari para penggemar, terutama dalam momen-momen kritis seperti ini.

Kemenangan melalui adu penalti ini mengantarkan Portugal ke babak perempat final Euro 2024, mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu tim yang harus diperhitungkan dalam turnamen ini. Meskipun pertandingan tersebut penuh dengan drama dan tekanan, para pemain Portugal menunjukkan karakter dan determinasi yang luar biasa.

Kisah Ronaldo dalam pertandingan ini menjadi bukti bahwa bahkan para legenda pun bisa mengalami kegagalan. Namun, yang membedakan mereka adalah kemampuan untuk bangkit dan terus berjuang demi tim dan para penggemar. Tangis Ronaldo setelah gagal mengeksekusi penalti pertama bukanlah tanda kelemahan, melainkan bukti betapa besar tanggung jawab yang dia rasakan untuk membawa timnya meraih kemenangan.

Kemenangan melalui adu penalti ini juga memberikan pelajaran berharga bagi tim Portugal. Mereka belajar untuk tidak menyerah meskipun berada dalam situasi yang sulit. Keberhasilan mereka dalam pertandingan ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, tekad, dan dukungan dari para penggemar, mereka bisa mengatasi segala rintangan.

Pada akhirnya, momen emosional yang dialami oleh Ronaldo dan tim Portugal ini menjadi salah satu highlight dari Euro 2024. Ini adalah pengingat bahwa sepak bola bukan hanya tentang teknik dan strategi, tetapi juga tentang emosi, mentalitas, dan hubungan antara pemain dan para penggemar. Dalam setiap pertandingan, ada cerita yang lebih dalam dari sekadar hasil akhir, dan pertandingan Portugal vs Slovenia ini adalah salah satu contohnya.

Dengan keberhasilan ini, Portugal melangkah ke babak selanjutnya dengan penuh percaya diri. Para pemain tahu bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan dan meraih kemenangan meskipun dalam situasi yang paling menegangkan. Mereka juga tahu bahwa mereka memiliki dukungan yang tak tergoyahkan dari para penggemar, yang siap berdiri di belakang mereka apapun yang terjadi.

Euro 2024 masih panjang, dan banyak tantangan yang masih harus dihadapi oleh tim Portugal. Namun, dengan semangat dan determinasi yang mereka tunjukkan dalam pertandingan melawan Slovenia, mereka telah membuktikan bahwa mereka adalah salah satu tim yang harus diperhitungkan. Dan bagi Ronaldo, pertandingan ini menjadi salah satu momen penting dalam karirnya, sebuah momen yang menunjukkan bahwa meskipun dia adalah seorang legenda, dia tetap manusia yang bisa merasakan kegagalan, emosi, dan kebahagiaan dalam satu pertandingan.

Kisah tangis Ronaldo dan permintaan maafnya kepada para penggemar menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, ada lebih dari sekadar kemenangan dan kekalahan. Ada cerita tentang perjuangan, kerja keras, dan dukungan yang tak tergoyahkan. Dan itulah yang membuat sepak bola menjadi lebih dari sekadar olahraga, tetapi juga menjadi bagian penting dari kehidupan banyak orang di seluruh dunia. (*)