batampos – Ormas keagamaan terbesar kedua di Indonesia, Muhammadiyah, menyayangkan pemerintah yang tak dapat mengatasi serangan siber terhadap Pusat Data Nasional (PDN). Pasalnya, serangan siber itu juga telah berdampak pada Muhammadiyah.
Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ismail Fahmi mengatakan, serangan terhadap PDN telah melumpuhkan sistem digital yang dikelola Muhammadiyah.
“Serangan yang terjadi di Pusat Data Nasional ini bukan hanya sekadar insiden biasa, tetapi sudah mengakibatkan jatuhnya sistem digital atau sistem siber Indonesia,” ujar Ismail dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Minggu (30/6).
Muhammadiyah sebagai organisasi besar, menurutnya turut menjadi korban atas permasalahan tersebut.
Pasalnya, Muhammadiyah memiliki ribuan lembaga pendidikan, mulai tingkat dasar hingga Perguruan Tinggi, dan juga memiliki ribuan dosen dan guru besar yang datanya berada di PDN.
Ditambah lagi, Pemerintah sejauh ini belum memiliki back up data dari beberapa Kementerian/Lembaga yang tersandera, dan masih berupaya untuk melakukan recovery.
Sebelumnya, layanan keimigrasian di bandara dan pelabuhan mengalami kendala karena sistem Pusat Data Nasional (PDN) Kemenkominfo mengalami gangguan. Akibatnya, layanan autogate tidak bisa digunakan, dan layanan paspor dan ijin tinggal di seluruh kantor Imigrasi terhenti.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, mengumumkan bahwa saat ini masih dilakukan pemulihan layanan publik secara bertahap menyusul gangguan yang terjadi pada Pusat Data Nasional atau PDN. Gangguan ini berdampak pada beberapa layanan publik, termasuk layanan keimigrasian di bandar udara.
“Saat ini kami sedang melakukan pemulihan layanan secara bertahap,” kata Menkominfo Budi melalui keterangannya. (*)
batampos – Sejumlah pengusaha rental mobil di Batam mengaku kehilangan mobil milik mereka. Mobil jenis Toyota Raize tersebut digelapkan keluar Batam melalui Pelabuhan Roro Telaga Punggur, Nongsa.
Joni, salah seorang pemilik mobil mengatakan mobilnya hilang ketika dipinjam seorang pria bernama Edo, 24 pada Januari lalu. Saat itu, pelaku mengaku butuh mobil untuk membawa keluarganya jalan-jalan di Batam.
“Pelaku ini kenal dekat dengan saya. Dan dulu itu kita sama-sama rental mobil. Jadi dia banyak juga kenal dengan pengusaha rental,” ujarnya saat ditemui di kawasan Nagoya, Kamis (27/6) malam.
Joni menjelaskan awalnya tak ada kecurigaan terhadap Edo. Namun, selama sebulan dipinjam, mobil tersebut tak kunjung dikembalikan dengan berbagai alasan.
“Saya kenal dengan keluarganya (pelaku) juga. Pamannya ini yang menanyakan mobil saya ke dia, dan dari situ tau mobil saya sudah tidak di Batam,” katanya.
Joni menjelaskan keluarnya mobil miliknya dari Batam diperkuat dengan bukti foto tiket dan boarding pass mobil di pelabuhan. Kepada pamannya, pelaku mengaku mobil tersebut sudah digelapkan ke Jakarta.
“Edo ini yang meminjam, kemudian ada jokinya lagi untuk bawa keluar (Batam). Ini sudah komplotan,” ungkapnya.
Menurut Joni, saat ini mobil rental yang digelapkan pelaku mencapai puluhan unit. Targetnya, pelaku mengincar mobil kredit yang mengalami tunggakan.
“Nah kenapa (korban) banyak yang tak mau melapor, karena untuk membuat laporan polisi itu harus minta surat ke leasing, dilunasi dulu,” katanya.
Atas kejadian ini, kata Joni, pihaknya melaporkan Edo ke Polda Kepri hingga kasusnya dilimpahkan ke Satreskrim Polresta Barelang pada pertengahan Juni kemarin.
“Yang jadi pertanyaan sama saya, ini mobil FTZ kenapa bisa pelaku membawa keluar dari Batam, ” tutupnya. (*)
Deretan bus pengantar jamaah haji Indonesia bergerak dari tenda pemondokan Mina menuju hotel tempat menginap di Makkah, Selasa (18/6). (Aris Imam/Jawa Pos)
batampos – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi membuka peluang dilakukannya kontrak jangka panjang tiga tahun untuk penyediaan layanan dalam penyelenggaraan ibadah haji bagi jamaah Indonesia.
“Salah satu yang muncul dalam surat yang disampaikan kepada Menteri Agama Republik Indonesia dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi adalah mengenai kontrak tiga tahun, khususnya di Masya’ir,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/6).
Pernyataan tersebut disampaikan Hilman saat pertemuan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Abdul Fattah Masyath di kantor Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Makkah.
Hilman melihat Kerajaan Saudi mendorong agar semua misi haji, termasuk Indonesia, bisa mempersiapkan lebih dini penyelenggaraan ibadah haji tahun depan.
Selain itu, proses kontrak layanannya juga dilakukan dalam jangka panjang. Sehingga, persiapan-persiapan fasilitas bisa dilakukan dalam kontrak tiga tahun. Sebelumnya, kontrak dilakukan hanya dalam satu musim haji saja.
Menurutnya, dengan kontrak jangka panjang, maka waktunya menjadi lebih cukup untuk mempersiapkan layanan secara lebih baik, ada kepastian penggunaan dan kepastian kerja sama.
“Kita diskusikan juga mengenai tempat, terkait kesediaan dan kepastian tempat pada saat Armuzna (Arafah-Muzdalifah-Mina), serta skenario-skenario baru yang bisa dijalankan, dikembangkan, dan diperkuat oleh misi haji, termasuk Indonesia,” kata dia.
Selain soal kontrak jangka panjang, kedua pihak mendiskusikan beberapa regulasi yang telah dijalankan serta perubahan regulasi tentang haji.
“Dari hasil diskusi, nampaknya akan ada beberapa perkembangan yang saat ini mereka masih rumuskan untuk penyelenggaraan haji yang akan datang, baik reguler maupun haji khusus. Ini akan terus kita update ke depan,” kata dia.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, kata Hilman, menyampaikan apresiasi kepada misi haji Indonesia atas suksesnya pelaksanaan murur saat puncak haji di Armuzna.
Ke depan, PPIH akan merumuskan skenario-skenario baru untuk memberikan kemudahan dan kenyamaan bagi jamaah dalam menjalani ibadah. Misalnya, tanazul yang terorganisir dengan baik dan lebih siap
“Mudah-mudahan apa yang disampaikan Wamenhaj tentang kesiapan tempat selama di Arafah dan Mina bisa menjadi landasan bagi kita untuk menetapkan kemungkinan pemetaan kuota bagi jamaah haji Indonesia di masa mendatang,” kata dia. (*)
Ilustrasi. PPDB tahun ini sekolah di hinterland kekurangan calon siswa: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri yang ada di Kota Batam umumnya kebanjiran calon peserta didik yang mendaftar. Pada PPDB yang baru saja lewat, belasan ribu tamatan SMP umumnya mendaftar ke SMA Negeri yang ada di mainland Kota Batam.
Berbanding terbalik dengan keadaan SMA Negeri di pulau-pulau terdekat di sekitar Batam ini, PPDB yang baru saja dilewati masih belum memenuhi kuota daya tampung yang ditetapkan. Padahal kuota daya tampung yang tertera dari petunjuk teknis (Juknis) PPDB Disdik Kepri, jumlah kuota tidak sampai 100 siswa.
Sekolah-sekolah tersebut diantaranya; SMAN 6 Batam di Pulau Air Raja, Kelurahan Sijantung, Galang yang kuotanya hanya 36 orang untuk satu rombel, SMAN 7 Batam yang kuotanya hanya 72 siswa untuk dua rombel, SMAN 9 Batam di Sembulang yang hanya dua rombel untuk 72 siswa, SMAN 13 Pulau Terong, Belakang Padang yang hanya 72 siswa untuk dua rombel, SMAN 11 Batam di Pulau Bulan ada 72 siswa untuk dua rombel dan SMAN 22 Pulau Pocong, Belakang padang satu rombel untuk 36 siswa.
Kekurangan siswa di sekolah hinterland ini sepertinya bisa jadi solusi pemerataan siswa yang membludak di Batam, sebab sistem PPDB di sekolah-sekolah hinterland ini diatur dengan sistem kombinasi. Dalam arti sistem zonasi tidak mengikat dan siswa dari Batam yang berdekatan dengan sekolah-sekolah tersebut bisa ke sana asalkan ada transportasi yang disediakan.
Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam Kasdianto belum berkomentar banyak terkait ini karena masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan juga Gubernur Kepri.
“Untuk saat ini masih seperti yang tertera dalam juknis yang ada. Belum ada petunjuk lanjutan lagi,” kata Kasdianto.
Begitu juga terkait kuota tambahan seperti yang diharapkan para orangtua yang terus mendatangi sejumlah SMK dan SMA Negeri di Batam dalam sepekan terakhir ini juga belum ada petunjuk lebih lanjut. Artinya sekolah masih tetap sesuai dengan kuota yang tertera dalam juknis sebelumnya.
“Masih fokus untuk semua tahapan proses yang berjalan. Mungkin nanti kalau sudah selesai dengan tahapan PPDB terjadwal ini baru Dinas pertimbangkan permintaan para orang itu,” ujar Kepala SMKN 1 Batam Deden Suryana.
Kekurangan siswa baru juga masih terjadi di sekolah swasta di Kota Batam. Seperti pekan sebelumnya, sekolah swasta di Batuaji dan Sagulung masih kekurangan siswa baru hingga saat ini. Kuota yang terisi baru diangka 70 hingga 80 persen.
“Yang terisi ini ya memang mereka yang dari awal mau ke sekolah swasta. Yang tidak lolos PPDB Negeri ini belum nampak lagi yang mendaftar ke kita,” ujar Kepala Sekolah Yos Sudarso III Batuaji Marianus Sihotang. (*)
batampos – Salah satu penyakit masyarakat yang akhir-akhir ini mendapat perhatian serius adalah judi online. Karenanya, semua pihak diajak membantu menyuarakan serta mensosialisasikan tentang bahaya judi online kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat menyadari dan mencegah bahaya dari penyakit masyarakat judi online.
Ajakan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain.
Menurutnya, pasca keluarnya Surat Edaran dari Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI) tentang Pencegahan Perjudian Daring di lingkungan Kementerian Agama, Kemenag Kota Batam langsung menyampaikan ke jajarannya maupun kalangan masyarakat Kota Batam.
“Sebagaimana diketahui, judi online sudah semakin merajalela. Semua kalangan sudah dirasukinya. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga kalangan tua pun kena juga,” ujarnya.
Zulkarnain menyampaikan bahwa yang bermain judi online berasal dari lintas profesi. Mulai dari pelajar, karyawan swasta, mahasiswa, ASN, Polri dan TNI, dan lain sebagainya.
Menurut Kakanwil, ada tujuh bahaya judi online yang harus dicegah dan diberantas antara lain kecanduan, memperburuk kondisi keuangan, memicu tindakan kriminal seperti mencuri, pelanggaran privasi, rusaknya hubungan baik dengan keluarga dan pihak lain, merusak masa depan dan risiko pidana.
“Kecanduan, ini akan berdampak sampai bunuh diri, terpuruknya kondisi keuangan diri dan keluarga, kehilangan masa depan bagi yang sudah bekerja dan akan putus sekolah bagi yang berstatus pelajar, dan juga akan terjebak lingkungan setan dengan pinjaman online ilegal,” tegas Zulkarnain.
Disebutkan juga kasus perjudian online masuk ke ranah pidana, pelakunya dapat dikenakan hukuman dan juga denda.
Zulkarnain berharap masyarakat dan termasuk tokoh agama yang berpengaruh di lingkungannya terus menyerukan kepada masyarakat dan jemaah tentang dampak dari judi online.
“Mari bersama-sama kita sosialisasi tentang bahaya judi online ini,” pungkasnya.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengimbau kepadapara Aparat Sipil Negara (ASN) di Kepri di wilayahnya agar tidak terlibat dalam aktifitas judi online. Ansar mengatakan, bakal ada sanki tegas jika ada aparatur Sipil yang ketahuan bermain judi online sesuai aturan Kemendagri.
“Nanti kami komunikasikan dengan kemendagri soal aturan-aturan itu, kalau bisa jangan sampai ada yang begitu. Sebaiknya jangan,” kata Ansar di Batam, Jumat, 28 Juni 2024.
Ia menegaskan bahwa judi online merupakan kegiatan ilegal yang tidak hanya merusak moral dan ekonomi individu, tetapi juga mencoreng citra ASN sebagai abdi negara.
Ansar berharap, dengan adanya imbauan dan ancaman sanksi ini, para ASN di Kepri akan lebih berhati-hati dan menjauhi segala bentuk aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri dan institusi. “Tidak usah lagi yang begitu, jangan,” kata dia. (*)
Turis asal Singapura saat memasuki pelabuhan Intenasional Batamcenter usai berlibur di Batam beberapa waktu lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, optimistis kunjungan wisman tahun 2024 mencapai 2 juta orang. Hal itu diyakini, setelah melihat banyaknya event nasional hingga internasional yang dapat menarik wisman ke Kepri, khususnya Batam.
Kadis pariwisata Kota Batam, Ardi Winata mengatakan pada bulan Juni kunjungan wisman dipastikan meningkat. Selain karena masa libur sekolah, serta lebaran Idul Adha, di Batam juga banyak event-event olahraga dan lainnya.
“Untuk bulan Juni ini, saya yakin kunjungan wisman meningkat drastis. Banyak event dan bertepatan dengan libur, ” sebut Ardi.
Namun Ardi belum bisa menyebut berapa total kunjungan wisman pada bulan Juni. Karena rilis kunjungan baru keluar satu bulan setelah bulan berjalan.
“Untuk angka kunjungan Juni, baru keluar pada bulan berikutnya, ” ujar Ardi.
Meski begitu, Ardi sangat yakin, kunjungan wisman di Batam melebihi target dari RPJMD tahun 2024. Dimana dalam RPJMD target wisman hanya 1,8 juta jiwa.
“Tapi saya yakin, kunjungan tahun ini lebih dari 2 juta. Harus optimis, ” ungkap Ardi.
Masih kata Ardi, untuk tingkat hunian hotel di bulan Juni, dilaporkan banyak yang penuh. Hal itu dikarenakan banyaknya event dan juga bersamaan dengan libur.
“Untuk tingkat hunian hotel, informasi ke saya hotel-hotel penuh. Namun untuk data nanti ya, ” tegas Ardi.
Ketua PHRI Kota Batam, Jimmy Ho belum bisa dikonfirmasi terkait tingkat hunian hotel di Kota Batam pada bulan Juni ini.
Sementara, Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang, membenarkan pada bulan Juni arus penumpang cukup padat. Apalagi saat lebaran Idul Adha, dimana dalam beberapa ada puluhan penambahan kapal.
“Lebaran Haji kemarin, arus penumpang peak season, banyak extra trip baik di kedatangan, ” ujarnya.
Disinggung arus penumpang hari ini, Minggu (30/6), menurut Erik sudah mulai normal. Namun dibanding hari biasa, arus penumpang lebih padat.
“Untuk arus penumpang akhir pekan bisa dikatakan normal. Tapi dibandingkan hari biasa, cukup meningkat, ” pungkas Erik. (*)
batampos – PT PGN Tbk (“PGN”), Subholding Gas Pertamina memperoleh tambahan pasokan gas baru berbentuk LNG dari domestik. Adapun penandatanganan yang dilakukan telah menyepakati kontrak payung pembelian LNG melalui Master Ex-Ship LNG Sale and Purchase Agreement (“MSA”). Komitmen tersebut juga telah ditindaklanjuti dengan penandatanganan Confirmation Notice (“CN”) untuk pembelian LNG pada bulan Juni 2024 sebesar 1 kargo atau setara 2,6 juta MMBTU.
Kontrak MSA ini merupakan wujud nyata upaya seluruh stakeholder untuk menyediakan gas bumi yang berkelanjutan bagi para penggunanya di Indonesia. Jangka waktu perjanjian sepanjang 5 tahun diharapkan akan menambah keyakinan bagi para peminat dan pengguna gas bumi terutama bagi para pelaku sektor industri dan komersial yang memerlukan keberlanjutan dalam berbisnis dan berinvestasi.
“Ini adalah milestone penting bagi kami. LNG merupakan salah satu upaya terbaik yang kami berikan bersama pemerintah serta pemasok untuk menjawab tantangan kebutuhan gas bumi domestik,” ujar Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini. Penyerapan LNG di wilayah Jawa Barat memiliki respon positif dari pelanggan. Hal ini terbukti dari volume terserap mencapai 45 BBTUD di bulan Mei. Angka ini lebih tinggi dari perkiraan awal kami, tambah Ratih.
Sampai dengan Triwulan 1- 2024 volume niaga gas bumi telah mencapai 858 BBTUD. Upaya meningkatkan volume penjualan diberbagai wilayah terus dilakukan, baik di wilayah yang tersedia jaringan maupun penetrasi infrastruktur wilayah baru. Sejauh ini PGN masih menjaga target volume niaga tahun 2024 sebesar 954 BBTUD.
PGN akan selalu mendukung pengembangan pasar gas bumi nasional melalui pembangunan infrastruktur yang aman, handal dan berkelanjutan untuk mendukung program Pemerintah dalam transisi energi nasional dan mewujudkan Net Zero Emission. (*)
SKK Migas melanjutkan rangkaian IOG SCM dan NCB Summit 2024 dengan menggelar Pre IOG SCM & NCB Summit di Batam pada 3 dan 4 Juli 2024. Foto. SKK Migas untuk Batam Pos
batampos – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) melanjutkan rangkaian Indonesia Upstream Oil dan Gas Supply Chain Management and National Capacity Building Summit 2024 (IOG SCM dan NCB Summit 2024) dengan menggelar Pre IOG SCM & NCB Summit di Batam pada 3 dan 4 Juli 2024.
Acara ini fokus pada pembahasan solusi atas berbagai tantangan dalam mencapai target produksi migas nasional.
Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Rudi Satwiko, menuturkan bahwa salah satu fokus utama adalah peningkatan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).
SKK Migas terus memantau kegiatan pemboran dan memastikan kelancaran program kerja dengan memperhatikan faktor-faktor pendukung seperti ketersediaan komoditas pipa OCTG.
“Kami bersama para pemangku kepentingan industri hulu migas akan bekerja sama merumuskan langkah strategis dan terobosan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan kompleks dalam aktivitas dan operasional hulu migas,” ujar Rudi, Minggu (30/6).
Rudi menjelaskan inovasi yang diperkenalkan SKK Migas adalah Sistem Pemetaan Kolaboratif Tata Ruang Hulu Migas (SPEKTRUM).
“Sistem ini memungkinkan sinkronisasi dan harmonisasi peta dari berbagai bidang kerja, terintegrasi dengan peta OneMap ESDM dan kebijakan satu peta nasional,” terangnya.
Pre IOG SCM & NCB Summit Batam 2024 juga dihadiri sejumlah kepala pemerintahan provinsi dan kepala daerah di wilayah kerja SKK Migas di Sumatera bagian utara (Sumbagut).
“Dukungan pemerintah daerah dan pengembangan infrastruktur di Batam menjadikan wilayah ini strategis untuk pengembangan industri hulu migas nasional,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh pabrikan, penyedia barang dan jasa penunjang hulu migas, serta kelompok usaha kecil dan menengah binaan SKK Migas dan KKKS.
Pre IOG SCM & NCB Summit Surabaya dan Batam merupakan rangkaian kegiatan menuju puncak acara IOG SCM & NCB Summit 2024 yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 14 sampai 16 Agustus 2024. (*)
Dapot, pria ini loncat dari Jembatan I berhasil diselamatkan nelayan setempat.
batampos – Lagi, aksi loncat untuk mengakhiri hidup dari Jembatan I Barelang kembali terjadi Minggu (30/6) sore. Ini aksi bunuh diri kedua dalam satu hari. Dini hari sekitar pukul 02.30 WIB sebelumnya, seorang pria juga terjun dari lokasi jembatan yang sama yakni Jembatan I Barelang.
Pria yang belakangan diketahui bernama Yefta ini sempat hilang beberapa jam sebelumnya akhirnya ditemukan meninggal oleh Tim SAR gabungan sekitar pukul 17.00 WIB.
Sejam setelah penemuan jasad Yefta, di lokasi yang sama terjadi aksi bunuh diri serupa. Adalah Dapot, pemuda 24 tahun yang loncat dari atas Jembatan I. Namun beruntung saat meloncat dia kembali muncul ke permukaan dan diselamatkan nelayan yang kebetulan masih berada dibawa jembatan usai mengevakuasi jenazah Yefta.
“Waduh pusing kami ini, baru saja temukan jenazah yang satu, ada lagi yang loncat. Ini masih di TKP kami, ” ujar Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan.
Dapat yang masih bisa bangun dan jalan akhirnya dibawa ke Polsek Sagulung untuk diminta keterangan dan dijemput keluarga.
“Itulah kayaknya masalah asmara. Ini yang sering kami sampaikan bahwa apapun masalahnya janganlah main bunuh diri. Semua masalah ada solusinya kalau mau tegar menyelesaikannya,” ujar Donald.
Kepada polisi yang periksa, Dapot mengaku kalau cintanya bertepuk sebelah tangan. Gadis yang ditaksirnya tidak merespon cintanya. Dia putus asa dan berniat mengakhiri hidupnya.
“Stres aku dibuatnya,” ujar pekerja galangan kapal di Tanjung uncang ini.
Berbeda dengan Yefta, yang loncat dan sempat menghilang. Dia tidak selamat dan ditemukan Tim SAR gabungan di perairan sekitar lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya kini di RS Bhayangkara Polda Kepri untuk diperiksa secara medis.
“Iya yang sebelumnya juga udah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Donald. (*)
Jasad Yefta, pria yang lompat dari Jembatan Barelang akhirnya ditremukan Tim SAR tidak jauh dari lokasi ia pertama kali meloncat, Minggu (30/6).
batampos – jasad Yefta Handrido Subekti, 23, pria yang melompat dari Jembatan I Barelang, Kota Batam akhirnya ditemukan, Minggu (30/6). Warga Kampung Melayu Komplek Bukit Jodoh, Sungai Panas, Batam itu ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, tidak jauh dari lokasi ia pertama kali meloncat.
“Benar, kita temukan sekitar pukul 16.20 WIB dengan kondisi sudah meninggal dunia, ” Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang Fazzli melalui Komandan Basarnas Batam Dedius, kemarin.
Dikatakan Dedius, korban ditemukan 1,6 NM dari jembatan 1 Barelang. Kondisinya masih lengkap dengan pakaian yang ia pakai pada saat melompat. Selanjutnya jenazah korban Yefta dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut
“Karena sudah ditemukan maka pencarian korban kita hentikan,” tambah Dedius.
Sebelumnya, identitas korban loncat dari Jembatan 1 Barelang, Minggu (30/6) dini hari pukul 02.00 WIB, akhirnya diketahui. Korban bernama Yefta Handrido Subekti, 23 warga Kampung Melayu Komplek Bukit Jodoh, Sungai Panas, Batam.
Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang Fazzli melalui Komandan Basarnas Batam Dedius mengatakan, identitas korban ini diketahui dari keterangan saksi, Natan yang tidak lain teman satu kos korban. Dari keterangan Natan, komunikasi terakhir terjadi Rabu (26/6) lalu, pada saat mereka akan pindah kos.
“Pengakuan Natan itu terakhir komunikasi. Saat itu korban tak punya motor lagi karena ditarik leasing,” ujarnya.
Sementara itu keterangan teman korban lainnya David mengaku, ia bertemu korban pada Jumat (27/6) malam. Dari chat whatsapp terakhir pukul 18.51, korban menitip salam buat semuanya. Korban diketahui sudah enam bulan tidak bekerja di Batam dan bahkan untuk biaya makan, bayar kos terkadang ia dibantu oleh David.
“Kepada David, korban juga pernah bercerita jika kondisi orang tua lagi susah di kampung, ” tuturnya.
Diketahui, Personel gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi dugaan terjunnya seorang pria di Jembatan 1 Barelang kota Batam, Minggu (30/6) dini hari pukul 02.00 WIB.
“Sampai saat ini tim masih melakukan penyisiran dibantu pada potensi SARS di lapangan, mohon doanya,” ujar Kepala Kantor Sar Tanjung Pinang Fazzli melalui Komandan Basarnas Batam Dedius kepada Batam Pos, Minggu (30/6).
Ia menyebutkan, terkait adanya informasi pria loncat dari Jembatan Barelang ini, baru sekitar pukul 07.00 WIB tadi Sars Batam memberangkatkan satu tim pencarian berjumlah lima orang. Untuk indentitas korban juga belum diketahui lantaran belum ada laporan yang diberikan ke Mapolsek Sagulung.
“Untuk pencarian hari pertama, kita fokuskan 5-10 mil dari lokasi jatuhnya korban, ” tambah Dedius.
Untuk kendala pencarian di hari pertama pencarian ini kata Dedius cuaca yang berubah-ubah ditambah lagi dengan arus yang cukup kencang, sehingga menyulitkan pencarian kkorba
Sebelumnya, seorang pria berpakaian jaket hitam nekat melompat dari jembatan I Barelang, Minggu (30/6) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum melakukan aksinya tersebut, pria yang diperkirakan berumur 40 an tahun itu terlihat galau dan sempat memegang kepala selama beberapa menit berlangsung.
Disana pun, laki-laki tersebut selalu memegang ponselnya dan menaruh tangannya diatas kepalanya. Setelah itu, pria itu langsung melewati pagar besi serta menepi ke pinggir jembatan.
Aksinya sempat disaksikan oleh dua orang pengunjung yang berada di sekitar lokasi kejadian hingga sempat melihat korban melompat dari jembatan Barelang. Seketika itu, kedua saksi tersebut langsung melaporkan ke pos Ditpam BP Batam.
Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Iya benar adanya peristiwa tersebut, saat ini tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan sedang melakukan pencarian terhadap korban yang lompat dari Jembatan 1,” ujar Donald Tambunan. (*)