Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3350

Kemenkes Beberkan Hasil Pemeriksaannya Terkait Bayi di Sukabumi Meninggal Usai Imunisasi Ganda

0
Ilustrasi imunisasi.

batampos – Kementerian Kesehatan RI buka suara terkait kematian bayi dua bulan berinisial KMA di Sukabumi, Jawa Barat, pada Selasa (11/6) lalu. Korban meninggal usai mendapatkan imunisasi ganda di puskesmas terdekat.

Ketua Komite Daerah (Komda) KIPI Jawa Barat Prof. Dr. Kusnandi Rusmil, dr, SpAK, MM, menjelaskan, bayi laki-laki berinisial MKA meninggal beberapa jam setelah mendapatkan imunisasi dengan empat jenis vaksin, yaitu vaksin Bacille Calmette-Guerin (BCG) untuk penyakit tuberkulosis (TB), Difteri-Pertusis-Tetanus-Hepatitis B-Haemophilus Influenzae Type B (DPT-HB-Hib), Polio tetes dan Rotavirus untuk pencegahan diare.

Ia menerangkan, bayi tersebut lahir dengan bantuan bidan dan sudah mendapatkan vitamin K juga vaksin hepatitis B. Namun, setelah lahir, bayi yang berusia hampir 3 bulan ini tidak pernah dibawa ke Puskesmas. Ia baru kembali dibawa oleh orangtuanya saat berusia 2 bulan 28 hari ke Posyandu untuk mendapatkan imunisasi.

Sehingga, pemberian imunisasi dengan 4 jenis vaksin (BCG, DPT-HB-Hib, Polio, Rotavirus) dilakukan untuk melengkapi status imunisasinya dan mengejar imunisasi yang belum didapatkan.

Pada saat di Posyandu, terdapat 18 anak yang mendapatkan imunisasi pada hari tersebut dan ada 3 anak yang mendapatkan 4 jenis vaksin sama seperti almarhum bayi MKA, dan kondisinya saat ini sehat.

Setelah menerima imunisasi, bayi MKA pulang ke rumah. Pada waktu itu, kondisi bayi normal lalu tak berapa lama menunjukkan gejala tubuh yang melemah. Melihat kondisi sang anak tidak normal, orangtua bayi pun langsung menghubungi Puskesmas.

Petugas kesehatan langsung datang ke rumah Bayi MKA, dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lanjutan.

“Pertolongan pertama diberikan karena petugas imunisasi langsung datang ke rumah almarhum dan membawa ke rumah sakit untuk memberikan pertolongan lanjutan,” ujar Prof Kusnandi kepada wartawan, Minggu (30/6).

Namun, sesampainya di rumah sakit, nyawa bayi MKA tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Keluarga almarhum kemudian menginginkan kasus kematian bayi tersebut diselidiki lebih lanjut.

Menyikapi laporan dugaan kematian Bayi MKA yang dikaitkan dengan imunisasi ganda, audit kausalitas telah dilakukan oleh Komda KIPI Jawa Barat dan Komisi Nasional (Komnas) KIPI.

“Hasil audit berdasarkan informasi yang ada adalah belum dapat dinyatakan penyebab kematian, apakah ada hubungan dengan imunisasi, rekomendasinya adalah dilakukan autopsi,” ujar Ketua Komnas KIPI Prof Hindra Satari.

Baca Juga: Jakarta Fair Umumkan Line Up Konser Tambahan di PRJ Bulan Juli, Ada The Adams dan Efek Rumah Kaca

“Ketua Komda dan Ketua Komnas KIPI sudah menjelaskan secara langsung kepada keluarga almarhum.” ujar Prof. Kusnandi Rusmil.

Terkait rencana autopsi, pihak keluarga almarhum Bayi MKA tidak berkenan untuk dilakukan. Hal ini menyusul pihak keluarga yang juga mencabut tuntutan polisi dan kuasa hukum.

“Keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi dan mencabut tuntutan polisi dan kuasa hukum. Pihak keluarga menyatakan menerima kematian almarhum Bayi MKA,” terang Prof Hindra.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI pun sudah mengambil sampel vaksin yang disuntikkan kepada almarhum Bayi MKA. Pengambilan sampel vaksin dilakukan untuk menilai kualitas vaksin.

“BPOM juga mengambil sampel vaksin-vaksin yang diberikan kepada almarhum Bayi MKA. Sampel ini untuk dilakukan uji kualitas. Jadi, sedang dilakukan uji kualitas,” Prof Hindra menambahkan. (*)

Sumber: JP Group

8.463 Lowongan Kerja, Apindo Sebut Tak Bisa Lagi Mengandalkan Ijazah Harus Disertai Sertifikat Keahlian

0
Kepala Disnaker Rudi Sakyakirti
Kepala Disnaker Batam Rudi Sakyakirti.

batampos – Dinas Tenaga Kerja Kota Batam menyebutkan, sepanjang tahun 2024 terdapat 8.463 lowongan kerja formal dan informal di Kota Batam. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyebutkan, welder, manufaktur serta perusahaan perusahan oil and gas masih menjadi perusahaan paling banyak membuka peluang kerja di sepanjang tahun 2024 ini.

“Ini data yang masuk ke kita sampai dengan Mei 2024 ini,” kata Rudi, Minggu (30/6).

Diakuinya, banyak dari perusahaan tersebut yang meminta spesifikasi khusus seperti pengalaman kerja dan sebagainya. Namun ada juga yang tidak membutuhkan spesifikasi khusus terutama bagi mereka yang ditempatkan di bagian operator.

“Untuk lowongan di Batam saat ini cukup banyak. Baik yang bergerak di bidang formal ataupun informal, seperti penjaga toko dan sebagainya. Kita juga mewajibkan setiap perusahaan melaporkan lowongan kerja ke Disnaker Batam,” katanya.

Ia memprediksikan jumlah pencari kerja yang ber-KTP Batam ini akan terus bertambah, seiring kelulusan sekolah tahun ini. Selain itu angka ini bertambah dikarenakan banyaknya pekerja yang habis kontrak dan mengurus kartu kerja yang baru.

“Karena sudah lulus sekolah, kemungkinan naik,” ucap Rudi.

Ketua Apindo Kota Batam, Rafki Rasyid mengungkapkan, data lowongan kerja Apindo dengan Disnaker Batam hampir sama yakni di angka 8 ribuan di tahun ini. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Batam yang telah berhasil tumbuh di atas 7 persen telah membuka banyak kesempatan kerja. Khususnya di bidang manufaktur, galangan kapal, oil and gas, juga di bidang jasa, perdagangan serta lain sebagainya.

“Bidang bidang usaha lainnya juga relatif banyak membuka lowongan pekerjaan,” ujar Rafki.

Disinggung menegakkan spesifikasi khusus yang dicari perusahaan, ia menjawab hal ini karena tuntutan perubahan. Perusahaan manufaktur saat ini mulai beralih ke teknologi produksi yang lebih tinggi. Akibatnya mereka mulai mengurangi permintaan terhadap tenaga kerja yang belum terampil. Serta mereka lebih banyak membutuhkan tenaga kerja yang memiliki keahlian atau skill di bidang tertentu.

“Untuk itu, pencari kerja harus secepatnya menyesuaikan diri dengan mengikuti berbagai pelatihan kerja yang ada,” tuturnya.

Jika mau yang gratis, mereka bisa mengikuti pelatihan yang disediakan Disnaker Batam di tiap tahun. Namun jika ingin cepat bisa juga dengan membayar pelatihan secara mandiri.

“Intinya pencari kerja zaman sekarang, tidak bisa lagi hanya mengandalkan ijazah sekolah semata. Harus dilengkapi dengan sertifikat keahlian tertentu supaya cepat mendapatkan pekerjaan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Kamar Hunian WBP Lapas Kembali Digeledah

0
IMG 20240628 WA0055
Pegawai Lapas Batam melakukan penggeledahan di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas II A Batam.

batampos – Pegawai Lapas Batam lakukan penyisiran seluruh kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas kelas II A Batam, akhir pekan kemarin. Penyisiran ini untuk tetap menjamin keamanan dan kenyamanan warga binaan yang ada di dalamnya.

Penyisiran yang berjalan sekitar dua jam ini, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang dapat melukai orang lain. Barang benda tajam seperti sendok, garpu dan gagang sikat gigi ini disita kemudian dimusnahkan agar tidak boleh ada lagi di dalam blok hunian.

“Ini razia rutin dan barang-barang yang bisa dijadikan benda tajam memang tak boleh berada dalam blok hunian. Ini bisa jadi senjata (tajam) jadi kita ambil dan bakar,” ujar
Kepala Satuan Pengamanan Lapas Batam Andre Silalahi.

Selain benda tajam, razia rutin ini juga menyasar narkoba dan benda-benda yang dilarang lain nya, namun sejauh ini belum ada narkoba yang ditemukan ada di dalam lingkungan Lapas.

“Untuk narkoba nihil karena memang di sini dilakukan pemeriksaan ketat setiap barang yang masuk untuk warga binaan. Makanan ataupun lainnya kita periksa berulang kali agar jangan sampai ada narkoba atau barang terlarang lainnya masuk ke dalam Lapas,” ujar Andre.

Begitu juga dengan obat-obatan medis warga binaan, Lapas Batam memiliki klinik tersendiri yang dilengkapi dengan perlengkapan obat-obatan sehingga tidak diperkenankan bawa atau diantar dari luar.

Kalapas Batam Heri Kusrita menuturkan, razia dan geledah kamar hunian warga binaan seperti ini sudah menjadi agenda rutin petugas di Lapas Batam. Pemeriksaan sebenarnya dilakukan setiap hari oleh masing-masing petugas yang berjaga di blok hunian. Namun untuk lebih maksimal lagi pemeriksaan ini juga diadakan razia atau geledah secara menyeluruh seperti yang dilakukan di akhir pekan kemarin itu.

“Ada razia rutin, razia insidentil (tanggapan atas kecurigaan atau aduan). Pemeriksaan seperti ini sudah jadi rutinitas kami dengan berbagai sasaran,” kata Heri.

Razia ini tidak lain untuk keamanan dan kenyamanan warga binaan sendiri. Petugas Lapas harus rutin melakukan pemeriksaan untuk meminimalisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di dalamnya, seperti saling melukai sesama mereka.

“Begitu juga untuk kesehatan mereka, setiap pekan kita lakukan gotong royong bersihkan lamar hunian masing-masing. Mulai dari dalam blok hunian hingga genangan air semuanya dibersihkan. Ini untuk kenyamanan mereka juga, ” kata Heri.

Untuk diketahui warga Binaan Lapas Batam saat ini mendekati 1.000 orang dan didominasi mereka yang tersandung kasus narkoba. Lapas Batam komitmen bahwa narkoba harus bersih dari dalam lingkungan Lapas. Mereka yang tersandung kasus narkoba dibina dan diarahkan untuk menjauhi dan melupakan narkoba selamanya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

31 Pati Polri Resmi Naik Pangkat Jelang Hari Bhayangkara

0
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat upacara kenaikan pangkat 31 Pati Polri. (Mabes Polri)

batampos – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat perwira tinggi (pati) Polri di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (29/6/2024). Upacara ini dihadiri oleh 31 pati Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat.

Berdasarkan surat telegram nomor STR/1768/VI/KEP/2024, ada 26 pati Polri yang pangkatnya naik, sementara berdasarkan surat telegram nomor STR/1686/VI/KEP/2024, ada 5 pati Polri yang naik pangkat.

“Kapolri memimpin upacara pelaksanaan kenaikan pangkat ke dan dalam Pati Polri dan PNS Polri pada hari ini di Rupatama Mabes Polri,” kata Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/6).

Di antara mereka adalah Komjen Agung Setya Imam Effendi yang kini menempati jabatan pati Bareskrim Polri untuk penugasan pada BIN. Komjen Pol Syahardiantono sekarang menjabat sebagai Kabaintelkam. Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengisi jabatan Kapolda Sumatera Utara, dan Irjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolda Banten.

Berikut 31 daftar pati Polri yang mengikuti upacara kenaikan pangkat:
1. Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Jabatan Pati Bareskrim Polri (Penugasan pada BIN)
2. Komjen Pol Syahardiantono, Jabatan Kabaintelkam Polri
3. Irjen Pol Atang Heradi, Jabatan Widyaiswara Utama Kepolisian Tk. I Sespim Lemdiklat Polri
4. Irjen Pol Chuzani Patoppoi, Jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama Kepolisian Utama Tk.I Sespim Lemdiklat Polri
5. Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Jabatan Kapolda Sumut
6. Irjen Pol Suyudi Ario Seto, Jabatan Kapolda Banten
7. Brigjen Pol Marwan Syukur, Jabatan Perancang Peraturan Kepolisian Utama Tk.II Divkum Polri
8. Brigjen Pol Heny Sulistiya Arianta, Jabatan Pati Lemdiklat Polri (Penugasan pada Wantannas)
9. Brigjen Pol Bambang Sentot Widodo, Jabatan Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri
10. Brigjen Pol Supriyadi, Jabatan Kasespimti Sespim Lemdiklat Polri
11. Brigjen Pol Anthony Agustinus Koylal, Jabatan Widyaiswara Kepolisian Utama Tk.II Sespim Lemdiklat Polri
12. Brigjen Pol dr. Yusuf Mawadi, Jabatan Sespusdokkes Polri
13. Brigjen Pol Imam Thobroni, Jabatan Widyaswara Utama Kepolisian Utama Tk. II Sespim Lemdiklat Polri
14. Brigjen Pol Agus Prianto, Jabatan Analis Intelijen Kepolisian Utama Tk. II Baintelkam Polri
15. Brigjen Pol Onny Trimurti Nugroho, Jabatan Analis dan Advokasi Hukum Kepolisian Utama Tk. II Divkum Polri
16. Brigjen Pol Ricky Naldo Chairul, Jabatan Waketbinminwa STIK Lemdiklat Polri
17. Brigjen Pol Budi Hermawan, Jabatan Widyaswara Utama Kepolisian Tk. II Sespim Lemdiklat Polri
18. Brigjen Pol Totok Suharyanto, Jabatan Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri
19. Brigjen Pol dr. I Gusti Gede Maha Andika Jaya, Jabatan Karokespol Pusdokkes Polri
20. Brigjen Pol Harry Kurniawan, Jabatan Auditor Sispamobvitnas Utama Tk. II Baharkam Polri
21. Brigjen Pol Hengki, Jabatan Wakapolda Banten
22. Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Jabatan Widyaswara Utama Kepolisian Tk. II Sespim Lemdiklat Polri
23. Brigjen Pol Daddy Hartadi, Jabatan Agen Intelijen Kepolisian Utama Tk. II Baintelkam Polri
24. Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Jabatan Tenaga Dokkes Investigasi Kepolisian Utama Tk. II Pusdokkes Polri
25. Brigjen Pol Arief Prapto Santoso, Jabatan Widyaswara Utama Kepolisian Tk. II Sespim Lemdiklat Polri
26. Brigjen Pol Yusran Cahyo, Jabatan Karojianbang Lemdiklat Polri
27. Irjen Pol Winston Tommy Watuliu, Jabatan Pati Baintelkam Polri (Penugasan Pada BIN)
28. Irjen Pol H. Nazirwan Adji Wibowo, Jabatan Pati Sahli Polri (Penugasan Pada Wantannas)
29. Irjen Pol Rizal Iriawan, Jabatan Pati Baintelkam Polri (Penugasan Pada BIN)
30. Brigjen Pol Fransiscus Barung Mangera, Jabatan Pati Lemdiklat Polri (Penugasan Pada Otorita Ibu Kota Nusantara)
31. Brigjen Pol Amazona Pelamonia, Jabatan Pati Baintelkam Polri (Penugasan Pada BIN). (*)

Sumber: JP Group

Menkominfo Budi Arie Setiadi Terus Didesak Mundur

0
Ilustrasi hacker. (IT Weapons)

batampos – Desakan agar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi mundur dari jabatannya terus menguat. Petisi datang dari berbagai kalangan.

Ketua Cyberity Arif Kurniawan mengatakan, desakan itu sangat logis seiring menguatnya indikasi kelalaian pemerintah dalam melindungi data warga negara. ”Menkominfo juga harus meminta maaf atas terjadinya krisis keamanan data ini,” tegasnya kepada Jawa Pos kemarin (29/6).

Arif menjelaskan, pihaknya juga melihat adanya indikasi tumpang-tindih kewenangan dalam penyelenggaraan Pusat Data Nasional (PDN). Hal itu sangat tampak ketika pihak-pihak terkait justru saling melempar tanggung jawab ketika ditanya mengenai hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan PDN. ”Ada indikasi birokrasi yang berantakan dalam pembangunan PDN,” ujarnya.

Veneer adalah cara termudah untuk mendapatkan senyum yang indah tanpa bayar mahal
Cyberity juga menyoroti nihilnya petunjuk teknis bagi pengguna layanan PDN yang kena dampak dari serangan ransomware LockBit. Bahkan, penyelenggara PDN belum sepenuhnya menyiapkan skenario back-up data.

”Yang terjadi sebaliknya, Menkominfo justru menyebut keamanan data tanggung jawab bersama antara penyelenggara dan pengguna layanan,” ucapnya.

Komunitas Cyberity telah mengecek beberapa hal terkait serangan ransomware LockBit dan pembangunan PDN. Ada beberapa temuan terkait hal tersebut. Mengenai PDN, Arif mengungkapkan, pembangunan infrastruktur digital itu melibatkan pinjaman asing. ”Dan ada upaya untuk mengutamakan vendor negara pendana,” kata Arif.

Cyberity juga melakukan pengecekan terkait indikasi kebocoran data PDN di sejumlah forum kebocoran data. Hasilnya, ada beberapa data yang pelan-pelan mulai bocor. Mulai data sensitif pertahanan dan keamanan, biometri warga, data personel tentara aktif maupun tidak yang tergabung dalam Badan Intelijen Strategis (Bais), hingga data BPJS.

Selain meminta Menkominfo mundur, Arif mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat pemulihan. Cyberity juga mendesak adanya pengusutan skandal perusahaan LockBit dan dugaan keterlibatan afiliasinya di Indonesia. ”Pemerintah juga harus melakukan antisipasi dan mitigasi bencana kebocoran data sesuai undang-undang,” imbuh Arif.

Desakan agar Budi Arie mundur dari kursi pimpinan Kemenkominfo juga disampaikan Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet). SAFEnet bahkan telah membuat petisi khusus terkait desakan tersebut. Hingga pukul 20.00 WIB tadi malam, terpantau 13.317 orang sudah menandatangani petisi yang dibuat sejak 26 Juni 2024 itu.

Direktur Eksekutif SAFEnet Nenden Sekar Arum menegaskan, petisi tersebut murni berdasar persoalan kinerja. Khususnya dalam menangani sistem data nasional. Tak ada sangkut paut dengan politik. ”Ini murni ya, kita tahu semuanya karena memang kinerja yang berdampak langsung ke publik. Politik-politik nomor sekian. Karena kembali lagi ini untuk kepentingan publik,” jelasnya dalam diskusi daring kemarin.

Selain itu, kata Nenden, petisi tersebut juga merupakan langkah simbolis yang ditempuh masyarakat sipil untuk menuntut tanggung jawab negara. Sebab, sejak 20 Juni 2024, tidak ada permintaan maaf dari pemerintah kepada publik soal kelalaian mereka. Permohonan maaf hanya soal layanan publik tidak jalan. Bukan atas kelalaian mereka. (*)

Sumber: JP Group

 

Ini Identitas Pria yang Loncat dari Jembatan Barelang

0
IMG 20240630 WA0032
Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap pria yang loncat dari Jembatan Barelang.

batampos – Identitas korban loncat dari Jembatan 1 Barelang, Minggu (30/6) dini hari pukul 02.00 WIB, akhirnya diketahui. Korban bernama Yefta Handrido Subekti, 23 warga Kampung Melayu Komplek Bukit Jodoh, Sungai Panas, Batam.

Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang Fazzli melalui Komandan Basarnas Batam Dedius mengatakan, identitas korban ini diketahui dari keterangan saksi, Natan yang tidak lain teman satu kos korban. Dari keterangan Natan, komunikasi terakhir terjadi Rabu (26/6) lalu, pada saat mereka akan pindah kos.

“Pengakuan Natan itu terakhir komunikasi. Saat itu korban tak punya motor lagi karena ditarik leasing,” ujarnya.

Sementara itu keterangan teman korban lainnya David mengaku, ia bertemu korban pada Jumat (27/6) malam. Dari chat whatsapp terakhir pukul 18.51, korban menitip salam buat semuanya. Korban diketahui sudah enam bulan tidak bekerja di Batam dan bahkan untuk biaya makan, bayar kos terkadang ia dibantu oleh David.

“Kepada David, korban juga pernah bercerita jika kondisi orang tua lagi susah di kampung,” tuturnya.

Diketahui, Personel gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi dugaan terjunnya seorang pria di Jembatan 1 Barelang kota Batam, Minggu (30/6) dini hari pukul 02.00 WIB.

“Sampai saat ini tim masih melakukan penyisiran dibantu pada potensi SARS di lapangan, mohon doanya,” ujar Kepala Kantor Sar Tanjung Pinang Fazzli melalui Komandan Basarnas Batam Dedius kepada Batam Pos, Minggu (30/6).

Ia menyebutkan, terkait adanya informasi pria loncat dari Jembatan Barelang ini, baru sekitar pukul 07.00 WIB tadi Sar Batam memberangkatkan satu tim pencarian berjumlah lima orang. Untuk indentitas korban juga belum diketahui lantaran belum ada laporan yang diberikan ke Mapolsek Sagulung.

“Untuk pencarian hari pertama, kita fokuskan 5-10 mil dari lokasi jatuhnya korban,” tambah Dedius.

Untuk kendala pencarian di hari pertama pencarian ini kata Dedius cuaca yang berubah-ubah ditambah lagi dengan arus yang cukup kencang, sehingga menyulitkan pencarian korban

“Identitas menyusul, ini baru datang dari pihak rekannya korban,” pungkasnya.

Diketahui, seorang pria berpakaian jaket hitam nekat melompat dari jembatan I Barelang, Minggu (30/6) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum melakukan aksinya tersebut, pria yang diperkirakan berumur 40 an tahun itu terlihat galau dan sempat memegang kepala selama beberapa menit berlangsung.

Disana pun, laki-laki tersebut selalu memegang ponselnya dan menaruh tangannya diatas kepalanya. Setelah itu, pria itu langsung melewati pagar besi serta menepi ke pinggir jembatan.

Aksinya sempat disaksikan oleh dua orang pengunjung yang berada di sekitar lokasi kejadian hingga sempat melihat korban melompat dari jembatan Barelang. Seketika itu, kedua saksi tersebut langsung melaporkan ke pos Ditpam BP Batam.

Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Iya benar adanya peristiwa tersebut, saat ini tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan sedang melakukan pencarian terhadap korban yang lompat dari Jembatan 1,” ujar Donald Tambunan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

11 Kecamatan Menyatakan Dukungan Bupati Karimun sebagai Calon Wagub

0
Bupati Karimun, Aunur Rafiq (peci putih) mendapatkan tambahan dukungan dari Kecamatan Buru untuk menjadi Cawagub Kepri

batampos – Dukungan dari masyarakat di berbagai daerah untuk Bupati Karimun, Aunur Rafiq menjadi calon wakil gubernur (Cawagub) Kepri terus mengalir. Yang terbaru, dari masyarakat Kecamatan Buru pada Jumat (28/6) melakukan deklarasi sebagai bentuk keseriusan mendukung Aunur Rafiq yang sudah berhasil membangun Kabupaten Karimun selama dua periode.

Dukungan deklarasi untuk Aunur Rafiq datang dari masyarakat dua kelurahan dan dua desa yang dilaksanakan di lokasi wisata Pantai Tanjung Ambat, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun. Kegiatan ini dihadiri tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama dan ibu-ibu persatuan wirid se Kecamatan Buru. Termasuk para pengusaha muda yang berasal dari pemuda tempatan Kecamatan Buru.

Efendi, salah seorang tokoh pemuda Kecamatan Buru Efendi mengatakan, mewakili masyarakat dengan ini menyatakan masyarakat Buru bersama dengan tokoh masyarakat siap bekerja dan memenangkan Aunur Rafiq jika nanti sudah ditetapkan sebagai Cawagub Kepri.

”Dukungan dari kami yang merupakan masyarakat Kecamatan Buru untuk Aunur Rafiq karena saat ini beliau (Aunur Rafiq, red) merupakan salah satu putra terbaik dari Karimun. Sehingga, nantinya aspirasi masyarakat Buru dan Kabupaten Karimun umumnya bisa terwakili. Terutama dalam kelanjutan pembangunan,” ujarnya.

Selama kepemimpinan Aunur Rafiq menjadi Bupati Karimun, lanjutnya, pembangunan di Kecamatan Buru telah dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat. Contohnya, sudah banyak jalan aspal. Memang, jumlah masyarakat di Kecamatan Buru tidak begitu banyak dibandingkan kecamatan lain. Hanya 11 ribu orang dan jumlah pemilihnya sebanyak 7 ribu orang.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kecamatan Buru kepada yang akan maju dan mengikuti Pilkada Provinsi Kepri sebagai Cawagub.

”Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan masyarakat Kecamatan Buru kepada saya. Alhamdulillah, dengan adanya dukungan dari masyarakat se Kecamatan Buru, maka saat ini sudah 11 kecamatan yang mendeklarasi dukungan. Dan Insa Allah akan ada beberapa Kecamatan lain yang akan menyusul untuk menyampaikan dan deklarasi dukungan,” ungkapnya.

Dikatakan Rafiq, pendeklarasian dan pernyataan memberikan dukungan dari masyarakat yang ada di 11 kecamatan kepada dirinya tanpa unsur paksaan. Artinya, hal ini murni merupakan keinginan masyarakat agar Kabupaten Karimun memiliki perwakilan di Provinsi Kepri. Dan dapat menjadi perpanjangan tangan masyarakat Karimun dalam menyampaikan aspirasi.

”Dengan terus mengalir dukungan dari masyarakat Karimun kepada saya untuk maju sebagai Cawagub Provinsi Kepri, saya akan terus berbenah diri dan melanjutkan pembangunan yang sudah di gagas oleh pemimpin-pemimpin terdahulu yang pernah memimpin Provinsi Kepri,” paparnya

Sebelum mengakhiri sambutannya Bupati Karimun membuka sesi tanya jawab. Dan termasuk minta masukan dan usulan dari semua masyarakat Kecamatan Buru yang hadir. Aspirasi dan dukungan tersebut akan menjadi catatan tersendiri oleh Bupati Karimun agar dapat diakomodir. Baik saat ini maupun dimasa yang akan datang.

Kata Bupati, mari bersama-sama kita doakan semoga apa yang kita hajatkan hari ini akan diijabah oleh Allah SWT. Setelah kegiatan deklarasi tersebut, Bupati Karimun melakukan safari sholat Jumat di Masjid Assabirin Teluk Dalam, Kelurahan Lubuk Puding. Dan menghadiri acara resepsi pernikahan salah seorang warga di sana. (*)

Kemenag Batam Ingatkan Bahaya Judi Online

0
Kepala Kantor Kementerian Agama Batam Zulkarnain Umar f Yulitavia
Kepala Kantor Kementerian Agama Batam, Zulkarnain Umar. (F.YULITAVIA)

batampos – Salah satu penyakit masyarakat yang akhir-akhir ini mendapat perhatian serius adalah judi online. Karenanya, semua pihak diajak membantu menyuarakan serta mensosialisasikan tentang bahaya judi online kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat menyadari dan mencegah bahaya dari penyakit masyarakat judi online.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkarnain.
Menurutnya, pasca keluarnya Surat Edaran dari Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia (Sekjen Kemenag RI)  tentang Pencegahan Perjudian Daring di lingkungan Kementerian Agama, Kemenag Kota Batam langsung menyampaikan ke jajarannya maupun kalangan masyarakat Kota Batam.
“Sebagaimana diketahui, judi online sudah semakin merajalela. Semua kalangan sudah dirasukinya. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga kalangan tua pun kena juga, ” ujarnya.
Zulkarnain menyampaikan bahwa yang bermain judi online berasal dari lintas profesi. Mulai dari pelajar, karyawan swasta, mahasiswa, ASN, Polri dan TNI, dan lain sebagainya.
Menurut Kakanwil, ada tujuh bahaya judi online yang harus dicegah dan diberantas antara lain kecanduan, memperburuk kondisi keuangan, memicu tindakan kriminal seperti mencuri, pelanggaran privasi, rusaknya hubungan baik dengan keluarga dan pihak lain, merusak masa depan dan resiko pidana.
“Kecanduan, ini akan berdampak sampai bunuh diri, terpuruknya kondisi keuangan diri dan keluarga, kehilangan masa depan bagi yang sudah bekerja dan akan putus sekolah bagi yang berstatus pelajar, dan juga akan terjebak lingkungan setan dengan pinjaman online ilegal,” tegas Zulkarnain.
Disebutkan juga  kasus perjudian online masuk ke ranah pidana, pelakunya dapat dikenakan hukuman dan juga denda.
Zulkarnain berharap masyarakat dan termasuk tokoh agama yang berpengaruh di lingkungannya terus menyerukan kepada masyarakat dan jemaah tentang dampak dari judi online.
“Mari bersama-sama kita sosialisasi tentang bahaya judi online ini, ” pungkasnya.
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengimbau kepadapara Aparat Sipil Negara (ASN) di Kepri di wilayahnya agar tidak terlibat dalam aktifitas judi online. Ansar mengatakan, bakal ada sanki tegas jika ada aparatur Sipil yang ketahuan bermain judi online sesuai aturan Kemendagri.
“Nanti kami komunikasikan dengan kemendagri soal aturan-aturan itu, kalau bisa jangan sampai ada yang begitu. Sebaiknya jangan,” kata Ansar di Batam Jumat 28 Juni 2024.
Ia menegaskan bahwa judi online merupakan kegiatan ilegal yang tidak hanya merusak moral dan ekonomi individu, tetapi juga mencoreng citra ASN sebagai abdi negara.
Ansar berharap, dengan adanya imbauan dan ancaman sanksi ini, para ASN di Kepri akan lebih berhati-hati dan menjauhi segala bentuk aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri dan institusi. “Tidak usah lagi yang begitu, jangan, ” kata dia. (*) 
Reporter : Rengga Yuliandra

Numpang Carger Ponsel, Pria Ini Malah Gasak STNK dan Sepeda Motor Temannya

0
Donald Tambunan Kaposlek Sagulung Dalil Harahap11
Kapolsek Sagulung Iptu Donal Tambunan. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Polsek Sagulung bekuk seorang pria yang melakukan pencurian STNK dan sepeda motor temannya sendiri. Pria ini berinisial Ar yang dibekuk saat sedang mengisi BBM dengan motor honda Beat curiannya di SPBU dekat Kepri Mall, Sabtu (29/9) siang.

Saat dibekuk polisi, Ar tak bisa berkutik karena korban sebelumnya telah membuat laporan kehilangan sepeda motor ke Polsek Sagulung.
Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan menjelaskan, aksi pencurian ini terjadi saat pelaku bertandang ke kamar kos-kosan korban di kaveling Saguba Asri, Jumat (28/9). Saat itu pelaku berdalih singgah numpang charger ponselnya di kamar korban. Saat korban lengah keluar mencari makan, pelaku dengan sigap menggasak STNK dan sepeda motor korban yang parkir di depan kos-kosan.
“Korban balik cari makan motor dan STNKnya sudah tak ada. Pelaku sudah kabur bersama sepeda motornya, ” ujar Donald.
Ka rena sudah seharian sepeda motornya tak kunjung dibalikin, korban akhir membuat laporan ke Kapolsek Sagulung.
Saat diperiksa polisi, Ar mengakui perbuatan nya itu. Dia mengaku butuh uang untuk bertahan hidup di Batam, sehingga nekad mencuri sepeda motor temannya itu untuk dijual kembali.
Atas kejadian ini Donald kembali menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat Sagulung pada umumnya agar perhatikan keamanan kendaraan Bermotor saat parkir.
“Kalau keluar dan parkir di tempat umum tolong pasang kunci ganda. Jangan mudah percaya terhadap orang lain meskipun kawan sendiri, ” imbau Donald. (*) 
Reporter : Eusebius Sara 

Lagi Warga Terjun dari Jembatan Barelang, Tim Basarnas Batam Pusatnya Pencarian di Radius 5-10 Mil 

0
1719731043057 1719731021929 IMG 20240630 WA0024
Tim SARS lakukan pencarian di radius 5-10 Mil.

batampos – Personel gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi dugaan terjunnya seorang pria di Jembatan 1 Barelang Batam, Minggu (30/6) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Rubbber boat dan aqua eyes mulai dikerahkan untuk mencari korban.

“Sampai saat ini tim masih melakukan penyisiran dibantu pada potensi SAR di lapangan, mohon doanya,” ujar Kepala Pos Basarnas Batam, Dedius kepada Batam Pos, Minggu (30/6).
Ia menyebutkan, terkait adanya informasi pria loncat dari Jembatan Barelang ini, baru sekitar pukul 07.00 WIB tadi Basarnas Batam memberangkatkan satu tim pencarian berjumlah lima orang. Untuk indentitas korban juga belum diketahui lantaran belum ada laporan yang diberikan kepada Mapolsek Sagulung.
“Untuk pencarian hari pertama, kita fokuskan  5-10 mil dari lokasi jatuhnya korban, ” tambah Dedius.
Untuk kendala pencarian di hari pertama pencarian ini kata Dedius cuaca yang berubah-ubah ditambah lagi dengan arus yang cukup kencang, sehingga menyulitkan pencarian korban.
“Identitas menyusul, ini baru datang dari pihak rekannya korban, ” pungkasnya.
Diketahui, seorang pria berpakaian jaket hitam nekat melompat dari jembatan I Barelang, Minggu (30/6) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum melakukan aksinya tersebut, pria yang diperkirakan berumur 40 an tahun itu terlihat galau dan sempat memegang kepala selama beberapa menit berlangsung.
Disana pun, laki-laki tersebut selalu memegang ponselnya dan menaruh tangannya diatas kepalanya. Setelah itu, pria itu langsung melewati pagar besi serta menepi ke pinggir jembatan.
Aksinya sempat disaksikan oleh dua orang pengunjung yang berada di sekitar lokasi kejadian hingga sempat melihat korban melompat dari jembatan Barelang. Seketika itu, kedua saksi tersebut langsung melaporkan ke pos Ditpam BP Batam.
Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Iya benar adanya peristiwa tersebut, saat ini tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan sedang melakukan pencarian terhadap korban yang lompat dari Jembatan 1,” ujar Donald Tambunan.
Kapolsek Sagulung menyebutkan, dari keterangan saksi mata di lokasi kejadian, sebelum korban melompat dari jembatan, pria itu terlihat galau. Saksi melihat pria yang mengenakan baju dan topi berwarna hitam itu tampak gelisah sambil memegang kepala dan memainkan ponsel genggamnya.
Beberapa saat kemudian, pria tersebut berjalan keluar melewati pagar berduri yang merupakan pembatas jembatan dan seketika itu juga melompat ke bawah.
“Pada saat korban sudah terjun, saksi sempat melihat tubuh korban yang mengapung dan terbawa arus. Sementara kita masih mendalami dan melakukan penyelidikan terkait motif korban melakukan aksi nekat tersebut,” katanya lagi. (*) 
Reporter : Rengga Yuliandra