Selasa, 5 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3353

10 Anggota Keluarga Haniyeh Dibom Israel

0
Tentara Israel terlihat dekat perbatasan Jalur Gaza di Israel selatan pada 6 Januari 2024. (Xinhua/JINI/Ilan Assayag)

batampos – Pendanaan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) terus menipis. Kepala UNRWA Philippe Lazzarini menyebutkan, kas untuk bantuan kepada pengungsi Palestina hanya cukup hingga dua bulan mendatang. Kami memiliki uang tunai hingga akhir Agustus, ujarnya sebagaimana dilansir AFP.

UNRWA yang mengoordinasikan hampir semua bantuan ke Gaza telah menghadapi krisis dana sejak Januari. Hal itu terjadi karena banyak negara menghentikan bantuan. Penyebabnya adalah manuver Israel menuduh belasan kru UNRWA yang merupakan warga Gaza terlibat dalam kelompok Hamas. Hasil penyelidikan lembaga independen telah membantah klaim sepihak Zionis tersebut.

Lazzarini menyatakan, Israel berupaya mengakhiri operasi badan kemanusiaan di Gaza. Tak hanya kepada UNRWA, Israel juga menarget badan-badan PBB lainnya. Lembaga-lembaga kemanusiaan di Gaza telah menanggung akibat yang sangat besar. Ia mencontohkan, 180 pekerja UNRWA gugur dan 120 fasilitas milik badan PBB tersebut menjadi sasaran kekejaman Israel sejak 7 Oktober 2023. ”Kami menjadi sasaran karena melindungi hak-hak pengungsi,” ucapnya.

Lazzarini menambahkan, persoalan keuangan tentu akan menjadi hambatan besar untuk membantu warga Gaza, Palestina. Sebelum serangan Israel, UNRWA menyediakan lebih dari 72 persen layanan kesehatan di 12 fasilitas kesehatan. Namun, setengahnya kini berhenti beroperasi.

Lazzarini memperingatkan bahwa tingkat kelaparan di seluruh Jalur Gaza adalah bencana besar yang disebabkan ulah manusia. ”Lebih dari 600.000 anak di Gaza menderita trauma dan kehilangan akses pendidikan. Tanpa intervensi melanjutkan proses pendidikan di Gaza, kita akan membuat seluruh generasi berada dalam kemiskinan,” jelasnya.

Sementara itu, Selasa (25/6) dini hari bom militer Zionis menarget rumah keluarga Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, yakni di kamp pengungsi Al Shati. Akibat kebrutalan tersebut, sepuluh anggota keluarga Haniyeh terbunuh, termasuk saudara perempuan Ismail.
Mahmud Basal, juru bicara badan pertahanan sipil, me-ngonfirmasi kabar duka itu.

”Ada sepuluh orang yang mati syahid akibat serangan itu, termasuk Zahr Haniyeh, saudara perempuan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh,” katanya seraya menambahkan bahwa sejumlah jenazah mungkin masih berada di bawah reruntuhan.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengutuk serangan tersebut. Mereka menyerukan kepada komunitas internasional dan PBB untuk mengambil tindakan segera untuk melindungi warga sipil yang tidak bersalah. Hamas juga menuntut pertanggungjawaban para pemimpin teroris penjajah atas kejahatan mereka.

Militer Israel mengatakan, dua bangunan menjadi sasaran di Shati dan Daraj Tuffah. IDF mengklaim bahwa anggota Hamas bersembunyi di dalamnya. Pernyataan yang diunggah di media sosial itu tidak menyebutkan penyerangan terhadap rumah keluarga Haniyeh. (*)

850-900 Ton Sampah per Hari, Didominasi Sampah Rumah Tangga

0

batampos – Ratusan ton sampah di Kota Batam diangkut ke Tempat Pembungan Akhir (TPA) sampah Punggur setiap hari. Sampah ini masih didominasi sampah rumah tangga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Herman Rozi melalui Kabid Penge-lolaan Persampahan DLH Kota Batam Eka Suryanto mengatakan, rata-rata setiap hari 850 hingga 900 ton sampah diangkut menuju TPA Punggur dari sembilan kecamatan.

Proses penga-ngkutannya dilakukan setiap pagi, dari perumahan-perumahan, pasar dan tempat umum lainnya khususnya dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang disediakan DLH.DLH Kota Batam saat ini punya 140 truk sampah. 137 armada untuk pelayanan dan pengangkutan sampah, semantara tiga truk disiapkan di TPA Punggur.

Namun, kata Eka, sebanyak 52 unit truk sudah berusia di atas 10 tahun. Lima unit truk rusak parah dan tidak layak jalan. Ada juga armada yang masuk masa pemeliharaan atau service rutin bulanan.

”Di tahun 2025 kita sudah usulkan untuk peremajaan dan penambahan armada truk baru. Untuk anggarannya belum kita ajukan ke DPRD Batam,” katanya.

Ia menilai peremajaan dan penambahan armada baru sangat diperlukan untuk mengganti truk yang telah berumur maupun yang tidak layak jalan. ”Tahun 2025, kami usulkan 25 unit. Mudah-mudahan diakomodir,” harap Eka.

Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan menjadi kendala. Sehingga di pinggir jalan permukiman, terutama di dekat rumah liar muncul ”TPS-TPS” liar. Seperti yang terlihat di Jalan Pemuda dekat SMKN 2 Batam atau Kampung Air, Batam Kota.

Selain membuat lingkungan jorok, baunya juga cukp mengganggu siapa saja yang lewat.
Padahal, DLH sudah memasang imbauan ”Dilarang buang sampah di sini”. Namun tetap saja kelakuan warga yang bebal membuang sampahnya di tempat yang dilarang terebut. Data dari DLH Batam, mereka sudah memasang spanduk di 60 titik sampah liar di Batam.

”Kami angkut, nanti kami bersihkan dibuang lagi di sana begitu terus. Kami pasang spanduk bahkan kami juga sudah melakukan razia bagi yang buang sampah sembarangan,” tutur Eka.
Eka menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui DLH Kota Batam juga telah melaksanakan pe-ngangkutan sampah malam hari guna memaksimalkan pelayanan normal di siang hari. Pengangkutan sampah di malam hari ini lebih diprioritaskan kepada sampah-sampah liar dan beberapa lokasi yang memungkinkan untuk pengangkutan malam hari.

”Jadi selain di siang, pada malam hari petugas juga melakukan pengangkutan sampah,” tambahnya.

Pada malam hari, pihaknya menurunkan 14 armada, terdiri dari 8 unit amrol, 6 dump truk dan 18 orang ABK. Pengangkutan dimulai dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB.

”Kami adakan malam agar zero complaint, termasuk mem-backup pelayanan normal yang belum tuntas dan menata Batam bebas sampah,” ujarnya.

Selain itu, saat ini DLH telah melakukan patroli sampah minimal satu kali sehari guna menyisir jalan-jalan protokol dan sampah liar di seluruh Kota Batam. Seperti sampah yang terjatuh dari kendaraan di jalan protokol akan dibersihkan petugas patroli sehingga tak ada lagi sampah berserakan di jalan.

”Untuk saat ini ada 5 unit pikap yang kami siapkan di seluruh Kota Batam guna membersihkan sampah di jalan-jalan protokol atapun sampah liar lainnya,” ungkap Eka.
Eka menyebutkan TPA Punggur memiliki 2 zona pembuangan sampah yakni zona lama yang berkapasitas 10 hektare dan zona baru yang dibangun Kementerian PUPR seluas 1 hektare.
Pada zona lama, kata Eka, sudah hampir penuh dengan ketinggian sampah mencapai puluhan meter. Setiap hari, sekitar 300-an lori sampah masuk ke TPA dengan tonasi rata-rata mencapai 850-900 ton.

”Makanya dibagi dua zona. Hanya saja zona baru dari KLHK ini belum maksimal karena hanya sekitar 1 hektare,” katanya.

sampah
Truk pengangkut sampah menurunkan muatan yang berasal dari sampah rumah tangga dan lainnya, di TPA Punggur, belum lama ini.. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

Ratusan ton sampah yang masuk ke TPA Punggur tentu saja akan memperpendek usia TPA. Diprediksi 6 tahun ke depan, TPA tidak akan mampu lagi menampung sampah. Untuk itu, Pemko Batam terus menggaungkan pemilahan sampah rumah tangga. Pemilahan sampah menjadi salah satu fokus utama DLH Batam untuk mengurangi sampah yang diangkut ke TPA Punggur.

”Pengelolaan sampah dari sumbernya, ini solusi kami. Sebab, untuk TPA belum ada rencana penambahan dan malahan sekarang informasinya 2030 nanti tak ada lagi pembangunan TPA. Jadi kami dituntut di 2025 melakukan pemilahan sampah sampai 30 persen dan penanganan 70 persen,” tuturnya.

Sampah yang dipilah adalah sampah anorganik semisal limbah botol plastik, kardus, plastik pembungkus makanan, dan sebagainya. Pemilahan sampah penting dilakukan agar dapat meningkatkan jumlah sampah yang didaur ulang. Sehingga, mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA Punggur dan sekaligus memperpanjang usia TPA tersebut.

”Jadi tidak mesti harus ada bank sampah dulu. Yang penting masyarakat mau memilah sampah dari rumah dan kami sudah siapkan call center. Masyarakat bisa menghubungi ke nomor ini dan kami akan jemput ke rumah-rumah,” katanya.

Solusi pemilahan bank sampah, akunya, sudah berjalan dengan baik. Pihaknya juga rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan bahkan respons dari masyarakat sangat baik. Menurutnya, banyak masyarakat yang ingin membentuk bank sampah.

”Kami ada sosialisasi dengan masyarakat, artinya sosialisasi pemilahan sampah ini akan kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Batam agar sampah anorganik ini dipilah dan tak masuk TPA,” tuturnya.

Disinggung rencana incenerator yang digadang akan menjadi solusi permasalahan sampah, Eka menjawab, selain biaya yang besar, incenerator sudah tak dianjurkan lagi. Sebab, membakar sampah akan memperburuk kualitas udara.

Begitu juga dengan solusi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) yang sebelumnya digaungkan menjadi solusi permasalahan sampah di Batam saat ini masih terkendala dari investor. Sebab dari pemerintah daerah sendiri mengarahkan pengelolaan tanpa tipping fee, yakni bea gerbang yang dikeluarkan pemerintah ke pihak pengolah sampah. Nilainya dihitung berdasarkan tonase sampah yang akan diolah.

”Ya kalau ada investor yang bisa mengelola TPA tanpa tipping fee kenapa tidak, ini tentu bisa menjadi solusi jangka panjang,” ujarnya.

Untuk retribusi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menargetkan Pendapatan Asli

Daerah (PAD) dari retribusi sampah di 2024 ini sebesar Rp45 miliar. Target ini lebih tinggi bila dibandingkan dengan capaian pendapatan retribusi sampah di 2023 yang sebesar Rp37,5 miliar.

”Naik sekitar Rp7,5 miliar dibandingkan pendapatan tahun lalu,” katanya.

Eka menyebutkan, target dan pendapatan retribusi sampah selalu naik setiap tahun. Tahun 2022 lalu, pendapatan dari retribusi sampah di Kota Batam sebesar Rp35,9 miliar. Naik menjadi Rp37,4 miliar di tahun 2023.

”Untuk target Rp45 miliar tahun ini masih optimis tercapai. Sebab kami sudah mendata objek retribusi baru,” tambah Eka.

Penarikan retribusi sampah berbeda dengan pendapatan lain seperti Pajak Bumi Bangunan (PBB). Retribusi baru bisa dilakukan setelah ada pelayanan. Ia mengakui, banyak perumahan baru dan kawasan pertokoan yang didata DLH kota Batam belum berpenghuni atau dihuni pemiliknya.

”Perumahan bertambah pendapatan juga bertambah belum bisa menjadi tolok ukur kami. Karena banyak juga kasawan baru ini belum berpenghuni yang belum menghasilkan sampah. Jadi kami gak bisa menyamakan dengan objek PBB, dimana selagi ada pemiliknya walau gak dihuni tetap ditagih,” jelasnya.

Pembayaran retribusi saat ini dilakukan secara nontunai dan semi nontunai. Beberapa perumahan besar, kawasan pertokoan sudah memakai nontunai. Bahkan wilayah Batam Kota sudah menggunakan pembayaran Qris untuk pembayaran retribusi sampah.

Sementara itu, di permukiman warga sendiri saat ini masih banyak ditemukan tumpukan sampah. Pun di pinggir jalan. Misalnya di wilayah Kecamatan Sagulung dan Batuaji. Tumpukan sampah rumah tangga ini terus bertambah dari waktu ke waktu dan menebarkan ancaman penyakit bagi masya-rakat yang berdiam di sekitarnya.

Hampir semua pinggir jalan, terutama jalan protokol dan jalan lingkungan ”dihiasi” tumpukan sampah rumah tangga yang sudah dalam kondisi membusuk. Seperti yang tampak di Kaveling Baru Sagulung.

Petugas pengangkut sampah kecamatan mengaku kewalahan membersihkan sampah di lokasi TPS liar tersebut. Sebab tiap hari warga membuang sampah ke lokasi tersebut dalam jumlah banyak. ”Bukannya tak diangkut. Selalu kami angkut tapi karena yang buang ke sini tak henti-henti, sampah akhirnya terus menumpuk dan bertambah banyak. Kami petugas ini bukan fokus satu tempat saja mengangkut sampah. Kami harus rutin keliling dalam pemukiman jadi memang agak kewalahan membereskan yang di luar TPS ini,” kata Agus, petugas kebersihan di Kecamatan Sagulung.

Arham, warga Perumahan Graha Nusa Batam yang dekat dengan TPS liar tersebut mengakui bahwa masih banyak warga yang membuang sampah ke pinggir jalan tersebut. ”Dari mana-mana itu orang yang buang sampah. Lewat pakai sepeda motor tinggal lempar. Bahkan ada yang juga datang bawa pikap untuk buang sampah ke sini. Beberapa kali kami pergoki tapi kabur mereka,” ujar Arham.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Batam, Muhammad Fadli, menyoroti pengelolaan sampah di Batam yang masih jauh dari harapan masyarakat. Menurutnya, pelayanan sampah di Kota Batam masih jauh dari yang diharapkan, meskipun anggaran pengelolaan sampah telah dianggarkan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam dan di setiap kecamatan.

”Seharusnya pelayanan sampah ini lebih dioptimalkan oleh pemerintah, baik dengan sarana dan prasarana yang memadai, seperti alat angkut,” kata Fadli kepada Batam Pos, Selasa (25/6).

Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah tempat pembuangan sementara (TPS). Fadli mendorong agar Pemko Batam dapat mengoptimalkan pengelolaan TPS tersebut. ”Kami di DPRD selalu mene-kankan permasalahan persampahan ini dalam setiap rapat. Kami harap anggaran untuk persampahan ini terus dioptimalkan untuk meningkatkan pelayanan. Seluruh OPD terkait harus memaksimalkan pelayanannya,” tegas Fadli.

Menurutnya, Kota Batam harus berbenah dari sisi penge-lolaan sampah, mengingat banyaknya wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung dan dapat melihat sisi buruk Kota Batam. ”Di balik pembangunan yang gencar, pengelolaan sampah masih jauh dari harapan,” ujarnya.

DPRD Batam terus berkomunikasi dengan DLH Batam dan mendorong OPD terkait untuk menganggarkan secara maksimal langkah-langkah tepat dalam penge-lolaan sampah. ”Tentu ini kembali ke pemerintah, yak-ni wali kota. Apakah berani menganggarkan pelayanan persampahan ini menjadi salah satu langkah atau terobosan untuk mengarahkan Kota Batam menjadi kota baru,” pungkasnya. (*)

Hasil Pertandingan dan Klasemen Akhir Grup D: Austria Telikung Prancis dan Belanda

0
Austria di bawah asuhan Ralf Rangnick berhasil pecundangi Belanda dan Telikung Perancis puncaki Grup D. (oefb_1904) (rizkyrautra)

batampos – Euro 2024 telah mencapai tahap yang semakin mendebarkan dengan berakhirnya fase grup. Salah satu sorotan utama datang dari Grup C dan D, di mana sejumlah pertandingan krusial telah menentukan nasib tim-tim besar seperti Inggris, Prancis, Austria, dan Belanda. Mari kita rekap hasil pertandingan dan klasemen akhir dari grup-grup ini.

Pada matchday terakhir babak penyisihan Grup D, Prancis menghadapi Polandia dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion BVB pada Selasa (25/6). Pertandingan ini berakhir imbang 1-1, dengan Prancis unggul terlebih dahulu melalui gol Kylian Mbappe pada menit ke-56.

Namun, Polandia berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Robert Lewandowski pada menit ke-79. Hasil ini membuat Perancis harus puas berbagi poin dengan Polandia.

Di pertandingan lainnya, Belanda harus menelan kekalahan pahit 2-3 dari Austria. Trigol Austria datang dari gol bunuh diri Donyell Malen pada menit ke-6, serta gol-gol Romano Schmid pada menit ke-59 dan Marcel Sabitzer pada menit ke-80.

Sementara itu, Belanda berhasil membalas melalui Cody Gakpo pada menit ke-47 dan Memphis Depay pada menit ke-75. Kekalahan ini memastikan Austria lolos ke 16 besar Euro 2024 dengan status juara Grup D setelah mengumpulkan enam poin.

Prancis, meski hanya meraih hasil imbang, tetap berhasil mendampingi Austria ke 16 besar dengan menempati peringkat kedua grup dengan lima poin. Di sisi lain, Belanda masih memiliki peluang besar untuk lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik Euro 2024, meskipun mereka harus menunggu hasil dari grup lainnya.

Berikut adalah rekap hasil pertandingan pada matchday terakhir dan klasemen akhir Grup D Euro 2024:

Hasil Euro 2024:

Prancis 1-1 Polandia

Belanda 2-3 Austria

Klasemen Akhir Grup D:

Austria – 6 poin

Prancis – 5 poin

Belanda – 4 poin

Polandia – 1 poin

Prancis dan Austria menunjukkan performa impresif di Grup D, namun hasil imbang melawan Polandia membuat Perancis harus puas dengan posisi kedua. Di sisi lain, kemenangan Austria atas Belanda menjadi sorotan utama karena berhasil menelikung posisi Perancis dan Belanda untuk menjadi juara grup. Austria tampil solid dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada untuk mengamankan kemenangan penting.

Dengan berakhirnya fase grup, kini perhatian beralih ke babak 16 besar di mana tim-tim terbaik dari setiap grup akan saling berhadapan. Kompetisi akan semakin ketat dan setiap pertandingan akan menjadi penentuan hidup-mati bagi tim yang ingin melangkah lebih jauh di Euro 2024.

Para penggemar sepak bola di seluruh dunia pasti sudah tidak sabar untuk menyaksikan aksi-aksi menarik dari para pemain terbaik Eropa. (*)

HUAWEI MatePad 11.5 S Resmi Rilis di Indonesia

0

batampos – Huawei Device Indonesia resmi meluncurkan HUAWEI MatePad 11.5 S ke pasar tablet Tanah Air. Tablet ini menawarkan pengalaman yang ditingkatkan dalam berkreasi di layar tablet bertekstur layaknya kertas berkat dukungan teknologi PaperMatte Displays 2.0 terbaru. Teknologi tersebut, bersama dengan fitur anti-reflection, mampu mengeliminasi interferensi cahaya hingga 99% dan mengurangi pantulan cahaya berbayang di layar, sehingga saat ditempatkan di lokasi yang memiliki banyak pencahayaan atau pada area outdoor, konten pada layar masih terlihat jelas, berbeda dengan layar glossy yang banyak pantulan. Ditambah dengan dukungan fitur True-to-Life Colours, menjadikan warna konten yang tersaji di layar tampak lebih menonjol dan lebih hidup. Selain itu, tablet ini juga dilengkapi oleh Eye Protection Certifications yang membuat mata tetap nyaman dan tidak mudah lelah saat menatap layar tablet.

Bagi para penggiat desain, HUAWEI MatePad 11.5 S kini dilengkapi dengan aplikasi GoPaint yang dirancang eksklusif oleh Huawei. Aplikasi ini memuat serangkaian fitur inovatif yang menjadikan aktivitas menggambar dan melukis digital di layar tablet semakin terasa nyata dan menyenangkan. Baik pengguna profesional maupun amatir dapat dengan mudah mengaplikasikan berbagai kreasi visual dengan dukungan HUAWEI M-Pencil 3rd Gen, yakni stylus pencil yang dilengkapi teknologi NearLink untuk hasilkan goresan yang lebih realistis dan minim latensi.

Huiler Fan, Country Head Huawei Device Indonesia, mengatakan, “Peluncuran HUAWEI MatePad 11.5 S menandakan langkah inovatif Huawei dalam melanjutkan kesuksesan seri tablet sebelumnya yang telah memuat teknologi layar PaperMatte. Tablet baru ini tidak hanya hadir membawa deretan fitur yang menjawab kebutuhan berkarya digital secara on-the-go, tetapi juga menawarkan ketajaman visual yang lebih baik sekaligus nyaman dan aman untuk mata pengguna. Adapun huruf ‘S’ dalam penamaan HUAWEI MatePad 11.5 S melambangkan makna ‘Super and Strong’, yang menyoroti bagaimana tablet ini selangkah lebih maju dalam segi ketangguhan kinerja dan fleksibilitas penggunaannya. Karena itulah, HUAWEI MatePad 11.5 S dapat menjadi solusi tablet serba bisa yang mengoptimalkan produktivitas di lingkungan belajar maupun bekerja, serta meningkatkan kreativitas dengan fitur intuitif, termasuk memanjakan pengguna dengan pengalaman menikmati hiburan tanpa batas.”

Seluruh keunggulan teknologi HUAWEI MatePad 11.5 S berpadu sempurna dengan desain bodinya yang sleek dan ringan, yakni dengan ketebalan hanya 6.35 mm dan berat 515 gram saja. Untuk mempertegas kesan elegan, HUAWEI MatePad 11.5 S tersedia dalam pilihan warna baru yang eksklusif, yakni violet dan space grey. HUAWEI MatePad 11.5 S sudah bisa dipesan melalui sesi pre-order yang berlangsung pada 25 Juni – 12 Juli 2024 yang dibanderol seharga Rp7.999.000. Pelanggan bisa mendapatkan banyak keuntungan untuk setiap pemesanan selama periode pre-order, termasuk bonus senilai Rp3.300.000 berupa HUAWEI MatePad 11.5 S Nearlink Keyboard, HUAWEI M-Pencil 3rd Generation, dan HUAWEI Mouse. Selain itu, pelanggan juga akan mendapatkan Layanan Servis VIP garansi selama 1 tahun, dan Bunga Cicilan 0% selama 12 bulan.

Pelanggan bisa memesan HUAWEI MatePad 11.5 S secara online via Huawei Official Store di sejumlah e-commerce terkemuka, seperti Shopee, Tokopedia, Blibli, dan TikTok Shop. Untuk pembelian online pada e-commerce, pengguna dapat menggunakan early bird voucher senilai Rp 100 ribu untuk setiap pemesanan. Pengguna juga dapat menikmati cicilan 0% melalui Spaylater hingga 6 bulan dan 0% biaya penanganan untuk pembayaran kredit hingga 24 bulan. Selain itu, untuk setiap pembelian di Tokopedia akan bisa mendapatkan 12 bulan GRATIS Gadget Protection, namun ketersediaannya terbatas. Terdapat juga berbagai promo Back to School menarik pada HUAWEI Official Store, di mana terdapat diskon hingga 40%.

Pelanggan juga dapat membeli tablet ini di eraspace.com dan DatascripMall.id. Untuk pembelian secara offline, HUAWEI MatePad 11.5 S tersedia di HUAWEI Authorized Experience Store, Erafone, Urban Republic, BliBli Store dan partner penjualan lainnya.
Tablet Serba Bisa untuk optimalkan ragam aktivitas harian Mulai Dari Produktivitas, Kreativitas, dan Hiburan

Peningkatan pengalaman pengguna pada HUAWEI MatePad 11.5 S fokus terhadap tiga aspek utama. Pertama, aspek membaca berupa kualitas tampilan layar menjadi lebih hidup namun namun tetap lembut berkat teknologi PaperMatte Display 2.0. Lalu, aspek menulis semakin ditingkatkan melalui simulasi nyata seperti di atas kertas lewat teknologi nanoscale yang teramplifikasi lewat dukungan HUAWEI M-Pencil 3rd Gen. Terakhir, aspek sentuhan melalui peningkatan sensitivitas dalam berselancar di web, membaca e-book hingga mengubah inspirasi menjadi karya seni sesungguhnya menggunakan aplikasi HUAWEI Notes maupun GoPaint yang terdepan di kelasnya. HUAWEI MatePad 11.5 S hadir dengan kapasitas baterai sebesar 8800 mAh yang memberikan ketahanan baterai sepanjang hari yang menunjang produktivitas penggunanya.

Untuk semakin memaksimalkan penggunaan rangkaian aplikasi dan fitur unggul yang ditawarkan oleh HUAWEI MatePad 11.5 S, simak selengkapnya di bawah ini:

1. Canggihnya PaperMatte Display 2.0 bikin aktivitas menulis, memutar video, hingga bermain game jadi lebih lancar dan lebih hidup

Canggih secara fungsional tidak lagi mendominasi pertimbangan banyak orang dalam memilih perangkat bergerak seperti tablet. Kini, faktor teknologi canggih yang berdampak pada peningkatan kenyamanan dan keamanan mata pengguna juga menjadi pertimbangan utama. Menjawab tantangan tersebut, HUAWEI MatePad 11.5 S mengusung teknologi True-to-Life Colours yang tidak hanya menghasilkan warna lebih cerah, tetapi juga memiliki kemampuan mengurangi silau dan paparan sinar UV dari layar tablet yang bantu mengeliminasi interferensi cahaya hingga 99% pada layar. Dengan teknologi ini, pengguna tablet dapat melihat layar dengan sangat jelas dan tanpa gangguan pantulan cahaya walaupun saat digunakan dibawah terik matahari atau paparan cahaya yang terang.

Didukung oleh peningkatan refresh rate hingga 144 Hz dalam balutan layar FullView 2,8K UHD, HUAWEI MatePad 11.5′ ‘S mampu mengakomodasi resolusi sebesar 2800×1840 dan kepadatan 291 PPi menjadikan transisi visual lebih mulus dan responsif sehingga memutar video dan bermain game terasa lebih hidup.

Selain itu, HUAWEI MatePad 11.5 S juga mengantongi serangkaian sertifikasi yang menegaskan kemampuannya dalam meminimalisir mata lelah, yakni terdiri dari TÜV Rheinland Reflection-Free Certification, TÜV Rheinland Low Blue Light (Hardware Solution) Certification, dan TÜV Rheinland Flicker-Free Certification. Ketiga sertifikasi tersebut memastikan pengelolaan pantulan sinar di layar tablet yang lebih teduh serta penyaringan cahaya biru yang lebih efektif. Alhasil, mata pengguna pun akan terasa nyaman dan aman meski menatap layar tablet berjam-jam.

 

2. Leluasa berkreasi visual layaknya di atas kertas lewat aplikasi GoPaint
HUAWEI MatePad 11.5 S menyertakan aplikasi GoPaint yang canggih untuk mendukung semangat paperless tanpa mengurangi kualitas dan sensasi melukis serupa di atas lembaran kertas atau kanvas. Aplikasi ini menyediakan lebih dari 100 kuas digital yang bebas dipilih untuk berbagai skenario, mulai dari mempertajam detail gambar profesional atau sekadar iseng membuat coretan visual yang lebih hidup. Di dalam aplikasi GoPaint, pengguna juga bisa menggunakan fitur-fitur unik yang belum pernah ada sebelumnya, seperti tekstur realistis, koreksi kurva, dan juga willow leaf yang berguna untuk menggambar daun, semak-semak, atau memberikan tekstur pada gambar, sehingga proses pembuatan karya seni menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Untuk produktivitas, HUAWEI MatePad 11.5 S juga menghadirkan Huawei Notes sebagai aplikasi unggulan lainnya. Melalui Huawei Notes, pengguna tidak hanya bisa menulis catatan biasa, namun juga mensinkronisasikan dengan catatan lain yang telah diketik atau tulis tangan di layar HUAWEI MatePad 11.5 S. Sementara untuk pengalaman tablet rasa laptop, HUAWEI MatePad 11.5 S sudah dilengkapi oleh PC-Level WPS Office 2.0 yang memungkinan edit dokumen dan presentasi jadi lebih efisien, termasuk mengganti rumus pivot dengan cepat, membuat daftar isi hingga pembuatan bab.

 

3. Teknologi NearLink pada stylus pencil dan wireless keyboard bikin aktivitas bekerja dan belajar di tablet makin seamless
Mendukung gaya hidup penuh mobilitas, kini Huawei juga menghadirkan teknologi NearLink pada perangkat stylus pencil, keyboard, dan Bluetooth mouse agar interaksi antar perangkat tidak lagi ada hambatan. Sematan chip NearLink pada HUAWEI M-Pencil 3rd Gen membuat tekanan presisi lebih tinggi hingga menjadi responsif saat digunakan. Ini tak hanya membuat pengguna leluasa menikmati pengalaman menulis atau menggambar dengan lebih lancar, tetapi juga lebih responsif terhadap adanya perubahan gaya sekecil apapun oleh gerakan jari berkat tingkat penginderaannya yang meningkat pesat hingga lebih dari 10.000+. Tingkat ini jauh lebih tinggi dari standar industri yang 4 hingga 5 ribuan. Keberadaan teknologi ini juga bisa membuat bekerja terasa lebih sat set dan praktis saat harus menggunakan banyak perangkat terhubung dibandingkan saat memakai Bluetooth. Beberapa manfaat lain dari koneksi NearLink mencakup koneksi WiFi yang lebih stabil, serta hubungan antar perangkat yang lebih seamless, misalnya keyboard HUAWEI MatePad 11.5 S yang dapat digunakan mengetik secara nirkabel meskipun tidak tersambung secara fisik dengan tablet.

 

4. Jadikan gaya penampilan semakin berkelas dengan desain bodi dan opsi warna baru yang premium
Cocok untuk jadi teman setia dalam menemani aktivitas harian, bodi HUAWEI MatePad 11.5 S dirancang semakin ramping, kecil, dengan material aluminium yang lebih tahan aus serta minim sidik jari dan noda. Keunggulan tersebut menjadikan tablet terasa lebih nyaman saat dipakai untuk bekerja, belajar, hingga menikmati hiburan. Sementara penempatan layar FullView Display 11,5 inci menghilangkan bingkai plastik pada layar yang mengganggu, sekaligus meningkatkan rasio screen-to-body hingga 87%. Adapun pilihan warna yang hadir meliputi Space Grey untuk pengguna yang senang tampil minimalis namun penuh gaya. Ada pula warna baru Violet, cocok untuk pengguna yang menyukai sentuhan elegan dan misterius. Semua kelebihan desain ini membuat HUAWEI MatePad 11.5 S semakin unggul dari segi estetika maupun fungsionalitas.

Jika kamu saat ini sedang mencari perangkat tablet serba bisa untuk jadi partner andalan menemani berbagai aktivitas sehari-hari, untuk tingkatkan produktivitas, kreativitas, maupun hiburan, HUAWEI MatePad 11.5 S bisa jadi solusi perangkat paling tepat.

(*)

Sistem PPSB SMK Dikeluhkan Orangtua di Bintan, Siswa di Tanjunguban Terlempar ke SMK di Kijang

0
Sejumlah siswa yang lulus seleksi PPDB saat melakukan pengumpulan berkas dan surat keterangan bukti cek fisik diantaranya surat bebas buta warna di SMKN 1 Bintan Utara di Tanjunguban, Senin (24/6/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat sekolah menengah kejuruan (SMK) dikeluhkan sejumlah orangtua (Ortu) calon siswa di Bintan.

Pasalnya, banyak calon siswa yang semula mendaftar di SMKN di Tanjunguban, namun terlempar ke SMKN yang ada di Kijang atau Gunung Kijang.

Seorang warga Tanjunguban, Hendri mengatakan, semula anaknya mendaftar di SMKN 1 Bintan Utara di Tanjunguban namun setelah pengumuman anaknya diterima di SMKN di Kijang.

“Tidak mungkin anak kita di Tanjunguban, pergi sekolahnya di Kijang sana,” katanya.

Akhirnya, dia mengatakan, anaknya mencabut berkas di SMKN 1 Bintan Utara untuk mencari sekolah lainnya yang ada di Tanjunguban.

“Lagi mencoba daftar ke SMA negeri di Tanjunguban,” kata dia.

Seorang warga Lobam, Apit juga mengeluhkan sistem PPDB, karena anaknya yang mendaftar di SMK Negeri di Tanjunguban, malah terlempar jauh ke SMK Negeri di Kijang.

“Tidak mungkin juga saya melepaskan anak dari sini bawa motor sendiri ke Kijang,” katanya.

Selain dirinya, dikatakannya, ada salah seorang pekerja bersih-bersih di kantor desa yang dibuat pusing dengan sistem PPDB.

“Kasihan melihatnya, sudah bolak balik bapak itu ngurus masuk anaknya sekolah,” kata dia.

Dia mengatakan, bapak itu sudah mencabut berkas di SMK untuk mendaftarkan anaknya ke SMA negeri di Tanjunguban.

‘Kemarin, katanya kalau anaknya tidak diterima di negeri, anaknya tidak sekolah dulu karena bapak itu tidak sanggup sekolahkan anaknya di swasta,” katanya.

Ketua PPDB SMKN 1 Bintan Utara, Dian Iskandar mengakui hal ini.

Dia mengatakan, dari 515 orang yang mendaftar, hanya sekitar 445 orang yang dinyatakan lulus berdasarkan sistem PPDB.

“Ada sekitar 70 orang dinyatakan tidak lulus,” katanya.

BACA JUGA: PPDB Hari Pertama di SMPN 11 Bintan, Sejumlah Orangtua Calon Siswa Datangi Sekolah karena Tak Paham PPDB Online

“Kalau SMKN 1 Bintan Utara memiliki daya tampung sekitar 504 orang dengan 14 rombongan belajar (rombel),” tambahnya.

Dia mengakui, sejumlah siswa yang tidak lulus di SMKN 1 Bintan Utara terlempar ke SMK lain.

“Ada yang ke SMK di Kijang, ada yang ke SMK di Gunung Kijang. Ada juga yang daftar ke SMK di Kijang, tapi diterima di SMK di Tanjunguban,” katanya.

Dia mengatakan, sebagian siswa sudah mencabut berkas untuk mendaftar di sekolah lain.

Terkait hal ini, dia sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

“Kita masih menunggu arahan dari dinas,” katanya.

Sementara terkait siswa yang lulus PPDB, dia mengatakan, siswa sudah melakukan daftar ulang ke sekolah yang dimulai tanggal 20, 21 dan 22 Juni 2024.

Kemudian, tanggal 22, 23 dan 24 Juni 2024 siswa mulai melakukan pengumpulan berkas dan bukti cek fisik, diantaranya cek buta warna. (*)

 

Reporter: Slamet 

Warga Batam Hasilkan 850 Ton Sampah Tiap Hari

0
sampah
Petugas kebersihan saat memasang spanduk imbauan agar warga tidak membuang sampah sembarangan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Ratusan ton sampah di Kota Batam diangkut ke Tempat Pembungan Akhir (TPA) sampah Punggur setiap hari. Ratusan ton sampah ini masih didominasi oleh sampah rumah tangga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam Herman Rozi melalui Kabid Pengelolaan Persampahan DLH Kota Batam Eka Suryanto mengatakan, rata-rata tiap harinya 850 ton sampah. “Rata-rata pengangkutan sampah itu sekitar 850 hingga 900 ton sampah setiap hari di sembilan kecamatan ini,” ujar Eka.

Ia menjelaskan, proses pengangkutan sampah dari wilayah ini dilakukan rutin setiap pagi hari. Khususnya di titik-titik Tempat Penampungan Sampah (TPS) yang sudah disediakan oleh DLH. Selain itu petugas kebersihan juga mengangkut sampah ke perumahan-perumahan, pasar dan tempat umum lainnya.

Sementara itu untuk armada pengangkutan sampah, saat ini ada sekitar 140 truk sampah. Dimana 137 armada diantaranya diperuntukkan untuk pelayanan dan pengangkutan sampah dan tiga armada disiapkan tempat pembuangan akhir Punggur.

Baca Juga: Layanan Imigrasi Batam Akhirnya Normal Kembali

Disinggung mengenai kondisi armada sampah tersebut, Eka menyebutkan, sebanyak 52 unit dari 140 unit truk sampah di Batam berusia di atas 10 tahun. Selain itu, ada juga lima unit truk rusak parah dan tidak layak jalan. Sementara itu ada juga armada yang masa pemeliharaan atau service rutin bulanan.

“Ya Insyallah di tahun 2025 nanti kita sudah usulkan untuk peremajaan dan penambahan armada truk baru. Untuk anggarannya belum kita ajukan ke DPRD Batam,” ucap Eka.

Ia menilai peremajaan dan penambahan armada baru ini sudah sangat diperlukan di dalam mengakomodir armada truk yang telah berumur maupun yang tidak layak jalan. Disebunya di tahun 2025 mendatang pihaknya mengusulkan peremajaan dan sekaligus penambahan 25 armada truk amrol sampah.

“Kita usulkan 25 unit. Mudah-mudahan diakomodir,” tuturnya.

Kurangnya kesadaran masyarakat dengan membuang sampah sembarangan masih menjadi kendala sampah menumpuk saat ini. Terlebih lagi dinas terkait sudah memasang sejumlah spanduk di 60 titik sampah liar di Batam. Namun nyatanya, sampah-sampah rumah tangga tersebut masih saja dibuang di lokasi tersebut sehingga menyebabkan sampah menumpuk.

“Kita angkut, nanti kita bersihkan dibuang lagi di sana, begitu terus. Kita pasang spanduk bahkan kita juga sudah melakukan razia bagi yang buang sampah sembarangan,” sesal Eka.

Baca Juga: Geng Motor Bawa Sajam, Pengguna Jalan Dibuat Ketakutan

Eka menambahkan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui DLH Kota Batam juga telah melaksanakan pengangkutan sampah malam hari guna memaksimalkan pelayanan normal di siang hari. Pengangkutan sampah di malam hari ini lebih diprioritaskan kepada sampah-sampah liar dan beberapa lokasi yang memungkinkan untuk pengangkutan malam hari.

“Jadi selain di siang, pada malam hari petugas juga melakukan pengangkutan sampah,” tambahnya.

Pengangkutan sampah di malam ini pihaknya menurunkan 14 armada, terdiri dari 8 unit amrol, 6 dunia truk dan 18 orang ABK. Untuk jam operasional pengakutan malam ini dimulai dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB. “Kita adakan malam agar zero complain, termasuk memback up pelayanan normal yang belum tuntas dan menata Batam bebas sampah,” ujarnya

Selain itu saat ini DLH telah melakukan patroli sampah minimal satu kali sehari guna menyisir jalan-jalan protokol dan sampah liar yang ada di seluruh Kota Batam. Semisalnya sampah yang terjatuh di jalan protokol akan dibersihkan oleh petugas patroli ini sehingga ke depan tak ada lagi sampah berserakan di jalan.

“Untuk saat ini ada lima unit pick up yang kami siapakan di seluruh Kota Batam guna membersihkan sampah di jalan-jalan di jalan protokol atapun sampah liar lainnya,” ungkap Eka.

Baca Juga: Tawaran Joki IMEI Masih Marak di Medsos, Berikan Uang Saku hingga Jalan-Jalan Gratis

Eka menyebutkan TPA Punggur memiliki 2 zona pembuangan sampah yakni zona lama yang berkapasitas 10 hektare dan zona baru yang dibangun Kementrian PUPR seluas 1 hektare.

Pada zona lama ini, kata Eka, sudah hampir penuh dengan ketinggian sampah mencapai puluhan meter. Setiap harinya ada sekitar 300-an lori sampah yang masuk ke TPA dengan tonasi rata-rata mencapai 850 hingga 900 ton per harinya.

“Makanya dibagi dua zona. Hanya saja zona baru dari KLHK ini belum maksimal karena hanya sekitar satu hektare,” kata Eka.

Ia menyebutkan, ratusan ton sampah yang masuk ke TPA ini tentu saja akan memperpendek usia TPA. Diprediksi 6 tahun ke depan, TPA tidak akan mampu lagi menampung sampah di Batam. Untuk itu pemerintah kota Batam terus mengaungkan pemilahan sampah rumah tangga. Pemilahan sampah menjadi salah satu fokus utama DLH Batam untuk mengurangi sampah yang diangkut ke TPA Pembuangan Akhir (TPA) Punggur.

“Pengelolaan sampah dari sumbernya, ini solusi kita. Sebab, untuk TPA belum ada rencana penambahan dan malahan sekarang informasinya 2030 nanti tak ada lagi pembangunan TPA. Jadi kita dituntut di 2025 melakukan pemilahan sampah sampai 30 persen dan penanganan 70 persen,” ucap Eka.

Baca Juga: Ini Penyebab Lampu Jalan di Batam Banyak yang Padam

Sampah yang dipilah adalah sampah anorganik semisal limbah botol plastik, kardus, plastik pembungkus makanan, dan sebagainya. Pemilahan sampah penting dilakukan agar dapat meningkatkan jumlah sampah yang didaur ulang. Sehingga, mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA Punggur dan sekaligus memperpanjang usia dari TPA tersebut.

“Jadi tidak mesti harus ada bank sampah dulu. Yang penting masyarakat mau memilah sampah dari rumah dan kita sudah siapkan call center. Masyarakat bisa menghubungi ke nomor ini dan kami akan menjemput ke rumah-rumah,” ungkap Eka.

Ditambahnya, solusi pemilahan bank sampah sudah berjalan dengan baik. Pihaknya juga rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan bahkan respon dari masyarakat saat ini sudah sangat baik, banyak dari masyarakat yang ingin membentuk bank sampah. Ini tentu saja sebagai bukti masyarakat semakin cerdas, terbuka dan sadar akan masalah dari sampah ini.

“Hari kita ada sosialisasi dengan masyarakat dan Minggu di di Legenda Malaka, artinya sosialisasi pemilahan sampah ini akan kita sampaikan kepada seluruh masyarakat Batam agar sampah anorganik ini dipilah dan tak masuk TPA,” tuturnya.

Disinggung rencana incenerator yang digadang akan menjadi solusi permasalahan sampah, Eka menjawab, selain biaya yang besar, Incenerator saat ini juga sudah tak dianjurkan lagi. Sebab, membakar sampah akan memperburuk kualitas udara.

Begitu juga dengan solusi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) yang sebelumnya digaungkan menjadi solusi permasalahan sampah di Batam saat ini masih terkendala dari investor. Sebab dari pemerintah daerah sendiri mengarahkan pengelolaan tanpa tipping fee adalah bea gerbang yang dikeluarkan pemerintah ke pihak pengolah sampah. Nilainya dihitung berdasarkan tonase sampah yang akan diolah.

“Ya kalau ada investor yang bisa mengelola TPA tanpa tipping fee kenapa tidak, ini tentu bisa menjadi solusi jangka panjang,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Astra Daihatsu Sigra Jadi Mobil LCGC MPV Pilihan Utama Keluarga Indonesia

0

batampos – Sebagai salah satu pelopor kendaraan LCGC, Astra Daihatsu Sigra sebagai Best Value Family Car in Indonesia menjadi mobil LCGC MPV berkapasitas 7 penumpang yang cocok bagi keluarga muda Indonesia. Sigra menjadi kontributor utama penjualan Daihatsu secara nasional, dan telah terjual lebih dari 370 ribu unit sejak peluncuran perdananya pada 2016.

Selama tahun 2023, Sigra menjadi pilihan utama keluarga Indonesia di segmen pasar LCGC MPV yang berkontribusi sebesar 58%, dengan total penjualan sebanyak 63.285 unit. Pada periode hingga Mei 2024, Sigra tetap menjadi pilihan utama keluarga Indonesia, dan mengalami kenaikan dengan kontribusi sebesar 61% di segmen pasar LCGC MPV, atau sebanyak 25.674 unit.

Secara spesifikasi, Sigra memiliki 2 pilihan mesin, yakni 1.0L berteknologi 1KR-VE DOHC VVT-i dan 1.2L (3NR-VE DOHC Dual VVT-i) dengan performa yang bertenaga dan efisiensi bahan bakar tetap optimal.

Eksterior Sigra tampil sporty dengan sentuhan kombinasi grill serta smoked LED berwarna gelap, ditambah dengan shark fin Antenna yang modern. Dengan radius putar 4,5 meter, serta sistem kemudi bertipe EPS (Electric Power Steering) membuat manuver Sigra semakin nyaman dan mudah dikendarai melewati area perkotaan.

Sigra juga tampil dinamis berkat desain baru velg berdiameter 14’ inch, serta electric retractable mirror yang dapat memudahkan pengendara ketika harus melipat kaca spion saat sedang parkir atau berpapasan dengan mobil lain di jalan sempit yang tersedia mulai pada varian R.

Pada bagian interior, suasana kabin Sigra memiliki nuansa sporty dan elegan dengan sentuhan warna gelap pada area dashboard, headlining, sunvisor, assist grip, rear air circulator, dan frame lampu interior. Sigra juga dilengkapi dengan 2DIN Touchscreen audio yang modern dengan fitur yang dapat memanjakan penumpang selama perjalanan dan dapat dipilih mulai pada varian R.

Sebagai kendaraan LCGC yang hemat bahan bakar, ramah lingkungan, serta harga yang kompetitif di kelasnya, Sigra juga telah dibekali dengan sederet fitur keselamatan dan keamanan yang lengkap sejak awal diluncurkan, seperti rear parking sensor dan immobilizer pada varian M, Dual SRS Airbag dan Front Seat Belt with Pretensioner Force Limiter mulai dari varian X.

Sigra juga dilengkapi fitur keselamatan canggih seperti ABS (Antilock Brake System) & EBD (Electronic Brakeforce Distribution) untuk memaksimalkan performa pengereman agar lebih aman dan optimal yang tersedia pada varian AT (Automatic Transmission). Ditambah, fitur Rear Parking Camera dan Front Corner Sensor yang tersedia pada pada varian R dan R Deluxe.

Sigra tersedia dalam beberapa varian mulai dari D, M, X, dan R, serta 7 pilihan warna yang dapat dipilih sesuai dengan selera keluarga Indonesia. Pelanggan juga dapat memiliki Sigra dengan harga mulai dari Rp 138.200.000 – Rp 183.600.000 (OTR DKI Jakarta). Harga dapat berbeda tergantung varian, lokasi, dan wilayah. Informasi dan spesifikasi lebih lengkap dapat dilihat melalui website resmi https://astra-daihatsu.id atau bisa juga melalui mobile apps DaihatsuKu. (*)

Garuda Ubah Rute Penerbangan 46 Kloter Jamaah Haji Indonesia, Dampaknya Merepotkan

0
Maskapai Garuda Indonesia terbangkan 12 kloter atau lebih dari 4.700 jamaah haji embarkasi Aceh pada 2024. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

batampos – Garuda Indonesia mengubah rute penerbangan 46 kelompok terbang (kloter) jamaah haji Indonesia gelombang I. Jamaah yang seharusnya pulang dari Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, berubah menjadi pulang melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Pergerakan jamaah haji Indonesia terbagi dalam dua gelombang. Pertama, jamaah haji dari Tanah Air mendarat di Bandara AMAA Madinah, lalu ke Madinah, Makkah, baru pulang melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah.

Kedua, jamaah haji dari Tanah Air mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, lalu ke Makkah, Madinah, baru pulang melalui Bandara AMAA Madinah.

“Garuda Indonesia gagal menyediakan slot time di Bandara Jeddah. Akibatnya ada perubahan slot time kepulangan untuk 46 kloter gelombang pertama yang seharusnya melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, menjadi melalui bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah,” kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, Rabu (26/6).

“Perubahan slot time tersebut, dampaknya sangat merepotkan,” sambungnya.

Subhan menyampaikan, perubahan rute penerbangan bukan hal yang sederhana. Ada dampak sistemik yang ditimbulkan. Pertama, jamaah kelelahan karena kembali harus menempuh perjalanan panjang dari Makkah ke Madinah.

“Jarak Makkah ke Jeddah kurang lebih 1,5 jam waktu tempuh. Sementara Makkah ke Madinah bisa lebih 8 jam. Ini tentu merepotkan dan melelahkan jamaah,” ujar Subhan.

Kedua, memecah konsentrasi petugas. Dalam kondisi normal, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Bandara, semestinya terkonsentrasi pemulangan jamaah haji gelombang I di Jeddah. Akibat perubahan rute, petugas harus membagi pelayanan di Madinah.

“Ini jelas berdampak pada kekuatan petugas untuk melayani jemaah secara lebih optimal,” jelas Subhan.

Ketiga, perubahan rute pemulangan mengharuskan penyiapan layanan di Madinah di luar jadwal yang telah direncanakan. Layanan tersebut mencakup akomodasi, konsumsi, dan transportasi.

Selain itu, perubahan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan ta’limatul hajj yang mengharuskan perjalanan haji satu rute. Jika kedatangan melalui Madinah, maka kembali melalui Jeddah, dan sebaliknya. Ini semua diatur secara sistem di e-hajj.

“Maka, pada hari pertama kepulangan, ada 6 kloter yang semuanya terjadi keterlambatan karena tim e-hajj dari Kementerian Haji dan Umrah harus mengubah sistem khusus untuk 46 kloter tersebut. Waktu keberangkatan juga harus dimajukan 24 jam lebih cepat agar jemaah memiliki waktu untuk beristirahat,” tegasnya.

Berikut 46 kloter yang disesuaikan jadwal kepulangannya oleh Garuda Indonesia dari seharusnya terbang melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, menjadi melalui Bandara AMAA Madinah:

1. Embarkasi Banjarmasin (BDJ): BDJ 1, BDJ 2, BDJ 4, dan BDJ 7;
2. Embarkasi Balikpapan (BPN): BPN 1;
3. Embarkasi Medan (KNO): KNO 2, KNO 3, KNO 4, KNO 7, KNO 8, dan KNO 9;
4. Embarkasi Padang (PDG): PDG 3, PDG 6, dan PDG 8;
5. Embarkasi Solo (SOC): SOC 1, SOC 2, SOC 3, SOC 5, SOC 10, SOC 11, SOC 15, SOC 16, SOC 17, SOC 19, SOC 20, SOC 21, SOC 23, SOC 24, SOC 25, SOC 26, SOC 29, SOC 30, SOC 31, SOC 33, SOC 34, SOC 35, SOC 36, dan SOC 38;
6. Embarkasi Makassar (UPG): UPG 1, UPG 3, UPG 5, UPG 7, UPG 8, UPG 10, UPG 13, UPG 14.

Layanan Imigrasi Batam Akhirnya Normal Kembali

0
Imigrasi Batam 2 F Cecep Mulyana scaled e1698164105156
Ilustrasi. Warga Batam saat membuat paspor di kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pelayanan Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam akhirnya kembali normal setelah beberapa hari bermasalah. Saat ini, pihak Imigrasi Batam berfokus pada pencetakan paspor yang sempat tertunda karena adanya gangguang sistem pada Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Kominfo.

Humas Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam, Kharisma Rukmana mengatakan saat ini semua pelayanan di Imigrasi Kantor Batam sudah kembali normal. Mulai dari cetak paspor, autogate, dan lainnya.

“Untuk pelayanan saat ini sudah kembali normal,” ujar Kharisma, Selasa (25/6).

Baca Juga: Tawaran Joki IMEI Masih Marak di Medsos, Berikan Uang Saku hingga Jalan-Jalan Gratis

Menurut dia, dari segala pelayanan yang terganggu saat sistem PDN error, pihaknya hanya menyelesaikan proses cetak paspor yang tertunda. Sedangkan untuk pelayanan lainnya sudah aman.

“Yang tertunda hanya penyelesaian cetak paspor, karena kemarin tidak bisa proses cetak,” sebutnya.

Dikatakannya, saat ini paspor yang kemarin sempat tertunda untuk dicetak, tengah dikerjakan oleh petugas. Hal itu demi memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Untuk jumlah paspor tertunda untuk dicetak, saya cari datanya dulu,” pungkas Kharisma.

Baca Juga: Isu Amsakar Pindah Partai, Pengamat: Langkah Tepat

Sebelumnya, gangguan sistem pada Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Kominfo berimbas pada layanan keimigrasian di seluruh Indonesia. Sejak Kamis (20/6), sistem keimigrasian mengalami kendala, sehingga berakibat pada lambatnya proses pelayanan di kantor imigrasi, unit layanan paspor, unit kerja keimigrasian, dan tempat pemeriksaan imigrasi di bandara dan pelabuhan. (*)

 

Reporter: Yashinta

Ditahan Imbang Slovenia, Inggris Puncaki Klasemen Akhir Grup C Euro 2024

0
Pertandingan grup C piala eropa 2024 Inggris vs Slovenia. (ANTARA/Dasri/Nurul)

batampos – Timnas Inggris memuncaki klasemen akhir Grup C Euro 2024 meski ditahan imbang Timnas Slovenia pada pertandingan terakhir fase grup di Stadion RheinEnergie, Cologne, Rabu (26/6) dini hari WIB.

Dikutip dari Antara, hasil ini membuat Inggris bercokol di peringkat pertama klasemen akhir Grup C dengan lima poin dari tiga pertandingan, sedangkan Slovenia berada di posisi ketiga dengan torehan dua poin.

Pada pertandingan ini sebenarnya Inggris mendominasi jalannya pertandingan, namun kurang klinisnya penyelesaian akhir dan solidnya lini pertahanan Slovenia membuat laga akhirnya berakhir tanpa gol.

Selanjutnya Inggris akan menghadapi peringkat ketiga terbaik dari Grup D/E/F, sedangkan Slovenia berharap dapat menjadi satu dari empat negara yang mendapatkan predikat peringkat ketiga terbaik.

Pada babak pertama, Slovenia mendapatkan peluang terlebih dahulu melalui sundulan Benjamin Sesko memanfaatkan umpan Stojanovic, namun bola dapat diamankan kiper Inggris Jordan Pickford.

Selanjutnya Inggris sempat membobol gawang dari Slovenia lewat gol, akan tetapi tidak disahkan oleh wasit karena penyerang sayap Phil Foden lebih dulu berada dalam posisi offside.

Meski tampil dominan, Inggris baru bisa menciptakan peluang setelah laga berjalan sekitar 30 menit lewat tendangan Harry Kane yang masih dapat diamankan kiper Slovenia Jan Oblak.

Setelah Kane, giliran Foden yang menciptakan peluang lewat tendangan bebasnya, namun Jan Oblak kembali melakukan penyelamatan.

Kane mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan silang Kieran Trippier, namun sundulannya masih menyamping tipis dari gawang Slovenia. Skor sama kuat 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Inggris mencoba mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan berupaya menciptakan peluang lewat tendangan Foden yang masih belum menemui sasaran.

Inggris terus berupaya membongkar lini pertahanan dari Slovenia, namun upaya yang dilakukan oleh anak-anak asuhan Gareth Southgate kerap menemui jalan buntu.

Ketika laga memasuki waktu tambahan babak kedua, Inggris mampu menciptakan peluang lewat tendangan Cole Palmer yang masih dapat diamankan Jan Oblak.

Pada akhir-akhir pertandingan, Inggris menciptakan peluang terakhir lewat tendangan Trent Alexander-Arnold dari luar kotak penalti, namun tak menemui sasaran, sehingga skor imbang tanpa gol bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. (*)