Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 3367

Kompolnas Yakin Kasus Vina Cirebon Bisa Terungkap, Ini Data dan Ciri Tersangka yang Masih Buron

0
Imbas dari film ‘Vina: Sebelum 7 Hari’, kasus pembunuhan Vina kembali diusut kepolisian. (Dok.Jawa Pos)

batampos – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengaku optimistis kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon pada 2016 lalu bisa diungkap secara tuntas oleh Polda Jawa Barat. Kompolnas menyakini tiga tersangka yang masih buron bisa tertangkap.

Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mengatakan, penyidik masih terus melakukan pengejaran terhadap ketiga pelaku yang masih buron. Dia meyakini Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat bakal mampu menuntaskan kasus tersebut. Terlebih, kata dia, Polda Jawa Barat sebelumnya juga telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan Subang yang tidak kalah sulit.

“Saya optimis terungkap, karena Kombes Surawan Dirkrimum Polda Jabar, berhasil mengungkap kasus pembunuhan Subang dan akhirnya maju ke pengadilan. Ini sebuah prestasi dan saya harap dikasus ini juga sama,” kata Benny kepada wartawan, Rabu (22/5).

Di sisi lain, Benny mengaku semakin yakin kasus tersebut bakal terungkap lantaran telah mendapatkan atensi dari Bareskrim Polri. Ia meyakini penyidik akan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mengusut keberadaan ketiga DPO tersebut. Termasuk dengan membuka kembali barang bukti dan pemeriksaan terhadap para narapidana.

“Tentunya Polri akan memfokuskan kekuatannya untuk segera mengungkapkan dan menuntaskan kasus pembunuhan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Benny juga membantah ihwal adanya kabar keterlibatan anggota Polri yang dengan sengaja menutupi kasus tersebut. Ia justru mengatakan salah satu korban pembunuhan yakni Eki merupakan anak dari Perwira Pertama Polri.

“Apa yang beredar di media sosial (keterlibatan angggota) sudah disampaikan Kombes Surawan bahwa itu tidak benar. Justru salah satu korban merupakan anak perwira polisi, bukan dari ketiga pelaku,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, penyidik sampai saat ini masih mencari tiga orang buronan dalam perkara ini. Sejauh ini baru delapan orang yang dijatuhi vonis oleh pengadilan.

“Sampai saat ini penyidik Polda Jawa Barat pada saat menangani kasus ini masih berupaya mencari identitas dari 3 tersangka,” kata Jules dikonfirmasi JawaPos.com, Selasa (14/5).

Jules menyampaikan, kendala pencarian DPO ini adalah identitas. Sebab, sejauh ini penyidik baru sebatas mendapat identitas yang belum pasti adalah asli.

“Kami baru menemukan nama insial atau kata. Nama saudara Dani, saudara Andi, saudara Pegi alias Terong, apakah itu nama asli atau nama samaran masih kami telusuri,” jelasnya.

Berikut ciri-ciri ketiga DPO kasus pembunuhan Vina dan Eki:

1. PEGI alias PERONG

Usia : 22 Tahun (2016) – 30 Tahun (2024), Jenis Kelamin : Laki-Laki, Kewarganegaraan : Indonesia, Tempat Tinggal Terakhir : Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Ciri-Ciri Khusus : Tinggi 160, Badan Kecil, Rambut Kriting, Kulit Hitam;

2. ANDI

Usia : 23 Tahun (2016) – 31 Tahun (2024), Jenis Kelamin : Laki-Laki, Kewarganegaraan : Indonesia. Tempat Tinggal Terakhir : Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Ciri-Ciri Khusus : Tinggi 165, Badan Kecil, Rambut Lurus, Kulit Hitam;

3. DANI

Usia : 20 Tahun (2016) – 28 Tahun (2024). Jenis Kelamin : Laki-Laki. Kewarganegaraan : Indonesia. Tempat Tinggal Terakhir : Desa Banjarwangunan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Ciri-Ciri Khusus : Tinggi 170, Badan Sedang, Rambut Kriting, Kulit Sawo Matang. (*)

Tergiur Upah Rp 1,5 Juta Untuk Urus Paspor PMI, IRT di Batam Terancam 5 Tahun Penjara

0
ilustrasi sidang 241021
Ilustrasi sidang

batampos – Nur Azizah alias Maya, Ibu Rumah Tangga (IRT) di Batam terancam pidana penjara 5 tahun hanya karena uang Rp 1,5 juta. Uang itu ia terima karena mengurus paspor dua orang calon pekerja migran Indonesia (PMI).

Kemarin, Maya menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Batam dalam sidang yang dipimpin Setyaningsih didampingi hakim Twis dan Sapri Tarigan. Sedangkan terdakwa menghadapi proses persidangan seorang diri.

Agenda sidang hari itu adalah keterangan dari saksi polisi. Saksi polisi menjelaskan penangkapan Maya berawal dari informasi masyarakat akan adanya penyaluran PMI Ilegal di Pelabuhan Batamcenter.

Baca Juga: 16 PMI Ilegal Diduga Dibuang ke Laut oleh Sindikat Perdagangan Orang

Setelah sampai di lokasi, polisi mengamankan tiga calon PMI yang hendak berangkat ke Malaysia, sementara tekong berhasil melarikan diri. Dari keterangan para korban, mereka sempat tinggal di rumah Maya.

“Berdasarkan informasi calon PMI kami mengamankan terdakwa,” ujar saksi penangkap.

Dari keterangan Maya, lanjut saksi menjelaskan, tugasnya selain menampung PMI di rumah, terdakwa juga mengurus paspor para PMI dengan upah Rp 1,5 juta.

“Terdakwa ditangkap di rumahnya. Pengakuan terdakwa baru perdana mengurus paspor para PMI,” sebut saksi.

Keterangan saksi dibenarkan terdakwa. Dari pengakuan wanita paruh baya ini, ia dihubungi oleh suami kenalannya bernama Ririn. Saat itu, ia diminta untuk mengurus paspor dua orang yang hendak berangkat ke Malaysia

“Saya diminta tolong untuk mengurus paspor dua orang, keuntungan yang saya dapat Rp 1,5 juta,” sebutnya.

Baca Juga: Sudah Diluncurkan di Batam, Ini Cara dan Syarat Pengajuan Sertifikat Tanah Elektronik

Ia juga mengakui jika calon PMI itu berhasil kerja di Malaysia, maka ia juga akan mendapatkan upah tambahan.

“Dijanjikan juga, namun saya belum dapat,” pungkasnya.Atas keterangannya, sidang pun ditunda hingga minggu depan dengan agenda tuntutan.

Diketahui, Maya diduga melanggar sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 81 Jo Pasal 69 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Ancaman yakni 5 tahun penjara. (*)

Reporter: Yashinta

Warga Dihebohkan Kemunculan Buaya di Tembeling, Bintan

0
Warga dihebohkan kemunculan buaya di dekat pemukiman warga di Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan, beberapa waktu yang lalu.

batampos– Sejumlah warga dihebohkan kemunculan seekor buaya di dekat pemukiman warga di Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan.

Kemunculan seekor buaya berukuran lebih kurang 3 meter itu viral di media sosial setelah terekam kamera amatir dari warga.

Dalam rekaman berdurasi sekira 24 detik itu terlihat sejumlah warga mengabadikan kemunculan seekor buaya dengan kamera handphone.

“Hei Anjani, videokan videokan itu,” ujar seorang perempuan yang heboh saat mengabadikan peristiwa itu.

BACA JUGA: Warga Meral Barat Heboh Temuan Seekor Buaya di Pinggir Jalan

“Ayo, ayo datang datang,” serunya.

Kepala UPT Damkar Toapaya, Makmur mengakui, kemunculan seekor buaya beberapa waktu lalu di Tembeling Tanjung yang viral di media sosial.

“Ya, di Tembeling beberapa waktu yang lalu, ada kemunculan buaya di bawah pemukiman warga,” katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (21/5/2024).

Dia mengatakan, kemunculan seekor buaya tersebut saat itu tidak menganggu masyarakat.

Karena tidak menganggu, dia meminta masyarakat untuk tidak menganggu buaya tersebut dalam mencegah hal yang tidak diinginkan. Karena, sebelumnya ada peristiwa buaya menerkam warga.

Sehingga, dia mengimbau masyarakat harus waspada dan berhati-hati terhadap kemunculan buaya.

“Walaupun buayanya tidak liar tapi tetap berhati-hati untuk keselamatan bersama” ujarnya. (*)

 

Reporter: Slamet

Petugas Haji Sidak Dapur Katering di Madinah, Ini yang Ditemukan

0
Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Machzumi melakukan sidak ke dua lokasi katering jamaah haji Indonesia di Madinah. (Kemenag)

batampos – Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ali Machzumi melakukan sidak ke dua lokasi katering jamaah haji Indonesia di Madinah. Ali bersama rombongan tiba di lokasi katering pertama, Baharhar sekitar pukul 23.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Setelah itu rombongan menuju katering Meez Marry.

Ali menjelaskan, sidak dilakukan untuk memastikan proses memasak konsumsi jamaah haji sesuai dengan kesepakatan bersama yang ada di kontrak kerja sama.

“Kita Daker Madinah melakukan sidak secara langsung ke dapur Baharbar ini untuk memastikan bahwa prosesi untuk masak konsumsi jamaah haji sudah berjalan sesuai ketentuan yang disepakati dengan kontrak,” kata Ali, Rabu (22/5).

Tiba di lokasi katering, Ali dan rombongan mengecek dapur katering, stok bahan baku, proses memasak makanan hingga pengemasan.

“Kita memastikan proses makanan, dari bahan baku sampai pengemasan. Di sini sudah sesuai dengan ketentuan yang disepakati dengan dapur dan pemerintah Indonesia. Kita juga sempat mencicipi semua menu, rasanya sudah sesuai dengan citarasa Nusantara, baik menu reguler maupun menu lansia,” ucapnya.

“Menunya enak, ayamnya cocok, kentang cocok di lidah, dan insya Allah jamaah kita cocok dengan layanan konsumsi di dapur ini,” sambungnya.

Ali bilang untuk sekali produksi, dapur ini menyiapkan 4.000 porsi, baik menu selamat datang untuk jamaah yang baru tiba di Madinah, maupun jamaah yang tinggal di hotel. “Dari dapur ini semua sudah memadai sesuai dengan kontrak,” kata Ali. (*)

 

Jadi Lokasi Bunuh Diri, Polisi Minta Ada Pengawasan dan CCTv di Jembatan Barelang

0
Patroli Pungli Jembatan satu Dalil Harahap2
Anggota Polsek Sagulung melakukan patroli di Jembatan Satu Barelang, Minggu (19/3). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Jembatan Barelang kerap dijadikan lokasi bunuh diri bagi warga Batam. Terakhir, dua orang pria bunuh diri dengan meloncat dari Jembatan I dan Jembatan IV Barelang.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto mengatakan pihaknya akan mendorong instansi terkait untuk memasang CCTv di lokasi.

“Kalau bisa sampai Jembatan VI dipasang CCTv. Ini berguna,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Selasa (21/5) siang.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Singapura Meningkat, Disbudpar Batam Sebut Tak Ada Larangan Perjalanan Wisata

Nugroho menjelaskan pemasangan CCTv ini untuk memantau pengunjung. Serta mengawasi gerak-gerik orang yang mencurigakan atau berniat bunuh diri.

“Nanti akan kita sampaikan dalam pertemuan FKPD juga. Seperti lokasi layanan kesehatan jiwa,” katanya.

Menurut Nugroho, bunuh diri bukanlah solusi unuk menyelesaikan masalah. Untuk itu, ia meminta masyarakat Batam untuk terus meningkatkan keimanan dan menikmati hidup yang Tuhan berikan.

Baca Juga: Angka Pengangguran di Kepri Tertinggi Kedua Nasional, Ini Kata Anggota Dewan Batam

“Setiap permasalahan pasti ada penyelesaiannya. Jangan bunuh diri seperti itu, apalagi loncat dari jembatan. Matinya menyusahkan orang, harus dicari-cari sama Basarnas juga,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Toni Kroos Umumkan Pensiun dari Sepak Bola di Usia 34 Tahun

0
Toni Kroos yang umumkan keputusan untuk kembali bermain bersama Timnas Jerman. (Sumber Foto: IG/ToniKross)

batampos – Gelandang Real Madrid, Toni Kroos pada Selasa (21/5) melalui media sosialnya telah mengumumkan akan pensiun dari dunia sepak bola. Ia akan gantung sepatu setelah bermain untuk Timnas Jerman di Euro 2024.

“Setelah 10 tahun, di akhir musim bab ini berakhir, saya tidak akan melupakan masa sukses yang luar biasa itu,” tulis Kroos melalui postingan di Instagram.

Kroos mengungkapkan alasan di balik keputusannya ini adalah karena dirinya ingin mengakhiri semuanya dikala dia sedang berada di puncak karir.

“Ambisi saya selalu menyelesaikan karir saya di puncak tingkat kinerjaku,” ujar Kross.

Pemain berposisi sebagai gelandang itu mengungkapkan rasa terimakasih kepada seluruh penggemar yang telah mendukungnya dan mengucapkan rasa syukur bisa menjadi bagian dari Real Madrid selama satu dekade hingga mengubah hidupnya sebagai pesepakbola.

“Saya secara khusus ingin berterima kasih kepada semua orang yang menyambut saya dengan hati terbuka dan mempercayai saya. Tapi terutama saya ingin mengucapkan terima kasih, kepada Madridista terkasih untuk kasih sayang dan cinta anda dari hari pertama sampai hari terakhir,” imbuhnya.

“Seperti yang saya katakan, Real Madrid adalah akan menjadi klub terakhir bagi saya, aku senang dan bangga bahwa dalam pikiranku aku menemukan waktu yang tepat untuk keputusanku dan aku bisa memilihnya sendiri,” ucapnya.

Pemain berusia 34 tahun itu, akan mengakhiri karir sepakbolanya setelah Euro 2024 yang berlangsung di Jerman mulai 14 Juni hingga 14 Juli mendatang dan masih akan berambisi mempersembahkan gelar Liga Champions ke 15 bagi Real Madrid.

“Pada saat yang sama keputusan ini berarti karier saya sebagai pesepakbola aktif akan berakhir musim panas ini setelah kejuaraan Euro,” katanya.

“Mulai sekarang hanya ada satu pemikiran utama : A Por la 15!!! Hala Madrid Y Nada Mas!,” tambahnya.

Real Madrid telah memenangkan La Liga musim ini dan akan menghadapi Borussia Dortmund di final Liga Champions di Wembley pada 1 Juni 2024 mendatang.

Pada 2013 silam, Dortmund pernah menjadi lawan Kroos saat berhasil memenangkan gelar Liga Champions pertamanya ketika masih berseragam Bayern Munich.

Kroos telah membuat 463 penampilan untuk Real Madrid dan mencetak 28 gol sejak menandatangani kontrak dari Bayern Munich pada 2014 silam, final Liga Champions bulan depan akan menjadi penampilannya yang ke-464 dan akan menjadi yang terakhir bersama klub asal Spanyol itu.

Selama karirnya bersama Real Madrid dirinya telah mempersembahkan 4 gelar juara La Liga, 1 Copa Del Rey, 4 Piala Super Spanyol, 5 trofi Liga Champions, 3 Piala Super UEFA dan 5 kali juara Piala Dunia Klub.

Melalui laman resminya, Real Madrid juga mengungkapkan rasa terimakasih dan kasih sayangnya kepada Toni Kroos sebagai seorang pemain yang sudah menjadi bagian dari Sejarah Real Madrid dan yang merupakan salah satu legenda besar klub dan sepak bola dunia.

“Toni Kroos tiba di klub kami pada tahun 2014 dan telah menjadi pemain fundamental di salah satu periode paling sukses dalam Sejarah 122 tahun Real Madrid,” tulisnya Real Madrid dalam postingan resminya.

“Toni Kroos akan selamanya tetap berada dihati semua penggemar Real Madrid untuk keunggulan sepak bolanya dan untuk menjadi pemain yang telah memberikan segalanya untuk seragam ini,” ungkap klub. (*)

16 PMI Ilegal Diduga Dibuang ke Laut oleh Sindikat Perdagangan Orang

0
WhatsApp Image 2024 05 21 at 11.09.02 1
16 PMI non prosedural di buang di Tanjungacang, Ngenang, Nongsa, Selasa (21/5).

batampos – Sebanyak 16 Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural atau ilegal diselamatkan oleh Lantamal IV Batam di Perairan Tanjung Acang, Kelurahan Ngenang, Kecamatan Nongsa, pada Selasa (21/5) dini hari. Diduga, para korban dibuang ke laut oleh sindikat perdagangan orang.

Diketahui para PMI ilegal tersebut ditemukan dalam kondisi lemah dan mengapung di laut. Tim SAR Lantamal IV Batam melakukan patroli malam langsung mengevakuasi mereka ke Pos TNI AL Punggur.

Baca Juga: Korban Penyelundupan PMI Non Prosedural di Batam Mengaku Bayar Rp 10 Juta, Sindikatnya Diincar

Menurut Pejabat Pengganti Sementara (Pgs) Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal IV Batam, Mayor Laut (P) I Wayan Rusdiana, para PMI ilegal tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka hendak menuju Malaysia melalui jalur ilegal.

“Saat ini, mereka masih dalam pemeriksaan dan proses pendataan oleh pihak terkait,” ujar Mayor Rusdiana.

Kasus ini semakin memperkuat dugaan adanya sindikat perdagangan orang yang aktif di wilayah Batam.

Baca Juga: Sudah Dipasang Garis Pembatas, Warga Masih Buang Sampah di TPS Liar

“Kami (Lantamal IV Batam) dan pihak terkait akan terus berkoordinasi untuk mengungkap jaringan perdagangan orang ini dan memberikan perlindungan kepada para PMI,” kata dia.

Penyelamatan PMI ilegal ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk tidak tergiur dengan iming-iming pekerjaan di luar negeri dengan cara ilegal.

Perjalanan melalui jalur non prosedural sangat berbahaya dan berisiko tinggi. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

HUAWEI WATCH Fit 3 Resmi Meluncur

0

batampos– Huawei Device Indonesia meluncurkan HUAWEI WATCH FIT 3, smartwatch berbentuk persegi pertama dari Huawei. Bertempat di The St Regis Jakarta, perangkat ini hadir dengan desain edgy dan fitur kesehatan serta olahraga yang canggih, menjadikannya teman sempurna untuk gaya hidup sehat dan trendi.

HUAWEI WATCH FIT 3 mengusung bodi setipis 9,9 mm dan bobot seringan 26 gram, menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas saat digunakan. Pilihan warna bodi dan strap yang colorful menambah kesan stylish. Layar AMOLED 1,82 inci dengan resolusi 480 x 408 piksel dan kecerahan maksimum 1.500 nits memastikan visibilitas optimal di berbagai kondisi cahaya.

HUAWEI WATCH FIT 3 dilengkapi dengan berbagai fitur kesehatan seperti pemantau kualitas tidur, detak jantung, dan kadar oksigen. Fitur Calories Counter yang telah diperbarui memudahkan pengguna menghitung kalori secara otomatis. Lebih dari 100 mode olahraga dan 600 panduan latihan kebugaran siap mendukung aktivitas olahraga Anda.

Dengan baterai yang mampu bertahan hingga 10 hari dan pengisian cepat hanya 5 menit, HUAWEI WATCH FIT 3 memastikan Anda tetap terhubung melalui fitur quick reply WhatsApp, panggilan Bluetooth, dan widget layanan 2.0. Kompatibel dengan HarmonyOS, iOS, dan Android, smartwatch ini memberikan kebebasan ekspresi dan konektivitas tanpa batas.

HUAWEI WATCH FIT 3 tersedia mulai hari ini dengan harga Rp1.999.000 untuk varian strap fluoroelastomer (Hitam, Moon White, Pink, Hijau) dan Rp2.299.000 untuk strap nylon (Abu-Abu). Selama masa promosi hingga 18 Juni 2024, pelanggan berkesempatan mendapatkan bonus HUAWEI FreeBuds SE 2 senilai Rp469.000, bunga cicilan 0% selama 12 bulan, dan VIP Service selama 1 tahun.

Bersamaan dengan peluncuran HUAWEI WATCH FIT 3, Huawei juga memperkenalkan HUAWEI FreeClip varian Beige seharga Rp2.699.000 dan HUAWEI WATCH GT 4 41 mm Green Fluoroelastomer Strap seharga Rp3.199.000. Nikmati bonus menarik seperti HUAWEI Band 8 dan HUAWEI FreeBuds SE 2 untuk pembelian selama masa promosi.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembelian, kunjungi HUAWEI Official Store di berbagai platform e-commerce atau Huawei Authorized Experience Store terdekat. Jangan lewatkan promo Shopee Brand Day pada 30 & 31 Mei dengan diskon hingga 1,5 juta dan voucher hingga 50%. (*)

BPOM Hentikan Penyelidikan dan Kembalikan Barang Bukti Kosmetik

0
Puluhan kardus serta alat-alat dan mesin yang diduga untuk penunjang produksi skincare dipindahkan ke pikap usai BPOM melakukan pengeledahan dari sebuah rumah mewah di depan Kompleks Citra Onxy Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara pada Selasa (23/4/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Loka POM Tanjungpinang mengembalikan barang bukti kosmetik hasil penyitaan kepada pemiliknya. Pengembalian tersebut setelah adanya putusan praperadilan dari Pengadilan Negeri Tanjungpinang yang menyatakan penyitaan tidak sah.

Selain itu, penyidik Loka POM Tanjungpinang juga telah menghentikan penyelidikan terkait kasus kosmetik yang diduga tanpa izin edar di Tanjunguban, Bintan tersebut.

Kepala Loka POM Tanjungpinang Irdiansyah, mengatakan bahwa pihaknya telah mengembalikan barang bukti yang disita kepada pemilik kosmetik pada Jumat (17/5) lalu.

“Pengembalian itu dilakukan setelah Pengadilan Negeri Tanjungpinang mengabulkan permohonan pemohon dalam sidang putusan praperadilan,” katanya.

Irdiansyah menjelaskan, setelah mengembalikan barang bukti, Loka POM juga menghentikan proses penyidikan kasus kosmetik yang diduga tanpa izin edar.

“Jika yang bersangkutan mengulangi lagi akan kami lanjutkan kembali (penyelidikan),” jelasnya.

Selain itu, pemilik kosmetik wajib melengkapi izin edar apabila akan memperjualbelikan produknya dan harus memiliki izin produksi apabila akan memproduksi sendiri.

“Kami ingin menegaskan kembali bahwa produksi, dan penjualan kosmetik tanpa izin edar merupakan pelanggaran serius yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” terangnya.

BACA JUGA: Kiki Riana, Pengusaha Skincare yang Digeledah BPOM atas Dugaan Produksi Skincare Ilegal Tercatat sebagai ASN Aktif di Bintan

Irdiansyah menerangkan, kosmetik yang diproduksi tanpa adanya pengawasan dari BPOM berpotensi mengandung bahan berbahaya yang dapat membahayakan kesehatan penggunanya.

Pada saat diproduksi terkait keamanan dan kualitasnya tidak ada yang menjamin sesuai yang dipersyaratkan dalam Cara Produksi Kosmetik yang Baik (CPKB).

Meskipun demikian, Loka POM Tanjungpinang akan terus menindak para pelaku penjualan dan produksi kosmetik tidak memiliki izin edar.

“Kami juga berterima kasih atas perhatian. dan dukungan dari masyarakat serta rekan-rekan media dalam mengawal kasus ini,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Pengadilan Negeri Tanjungpinang mengabulkan praperadilan dari pemohon M Satria Muda terkait pengeledahan dan penyitaan kosmetik di Tanjunguban oleh Loka POM Tanjungpinang selaku termohon.

Seperti diketahui Loka POM Tanjungpinang menggerebek rumah yang diduga beroperasi sebagai pabrik kosmetik di Tanjunguban Bintan, Rabu (24/4).

Saat penggeledahan, Loka POM Tanjungpinang menemukan barang bukti alat produksi, bahan kosmetik dan sejumlah kosmetik diduga tanpa izin edar dan melakukan penyitaan. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

TJK Power Edukasikan Teknologi Pembangkit Listrik Kepada Mahasiswa

0
tjk poltek
Mahasiwa Piltek Batam belajar ke TJK Power yang mengelol aPLTU Tanjung Kasam.

batampos – PT TJK Power, Perusahaan penyedia tenaga listrik swasta berbahan bakarVbatubara di Batam mendapat kunjungan mahasiswa dari Universitas Politeknik Batam. Kedatangan 40 mahasiswa ini dalam rangka program Company Public Open Day yang digelar dalam rangka perkenalan dan gambaran mengenai cara kerja maupun sistem teknologi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di PLTU Tanjung Kasam Batam.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Usaha PT TJK Power Ahmad Baihaqi Basyarah yang ikut serta dalam tur yang yang dilakukan di area pembangkit Perusahaan mengatakan, “Suatu kehormatan untuk kami membagikan pengetahuan tentang teknologi pembangkitan tenaga listrik kepada perguruan tinggi. Kami berharap berharap melalui kunjungan lapangan (company visit) ini mahasiswa mendapat gambaran praktis dalam proses pembangkitan listrik, mulai dari tahapan sumber energi hingga distribusi.”

Secara operasional, PLTU Tanjung Kasam yang berkapasitas 2×65 MW ini dikelola oleh PT TJK Power sejak tahun 2012 yang lalu. Didukung oleh tim dan karyawan yang solid, TJK Power terus menunjukkan kehandalan operasional dimana rata-rata berhasil memasok listrik di atas 85% (availabilityfactor/AF) kepada PT PLN Batam hingga saat ini.

Kunjungan ini sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam peningkatan kualitas pendidikan di area operasional Perusahaan. Saat ini TJK Power memiliki 278 karyawan, dimana lebih dari 70%-nya berasal dari karyawan lokal dan putra daerah bahkan ada juga yang berasal dari Universitas Politeknik Batam.

“Kami menyadari bahwa dunia industri dan akademis adalah dua dunia yang saling membutuhkan. Kami berharap company visit ini dapat memberikan gambaran hingga nantinya melahirkan talentatalenta yang dapat memberikan inovasi inovasi baru yang dapat membantu industri serta mengembangkan teknologi di sektor pembangkitan tenaga listrik untuk mendukung dan mengawal pertumbuhan perekonomian di Batam.” Tutup Baihaqi. (*)

 

Reporter:Alfian Lumban Gaol