Selasa, 7 April 2026
Beranda blog Halaman 338

Seleksi Diam-Diam Dimulai, Herdman Sisir Liga Indonesia dari Pinggir Lapangan

0
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Pelatih timnas Indonesia John Herdman menegaskan pentingnya turun langsung memantau klub-klub Liga Indonesia (BRI Super League) demi mendapatkan gambaran utuh tentang kualitas dan karakter pemain sebelum mengambil keputusan strategis untuk skuad Garuda.

Saat mengunjungi sesi latihan Persija Jakarta, Herdman menyebut dirinya masih berada dalam tahap awal memetakan kekuatan kompetisi domestik. Ia tidak hanya menilai kualitas teknis, tetapi juga ingin melihat langsung perilaku, kebiasaan, dan etos kerja para pemain timnas saat berada di lingkungan klub.

“Penting bagi saya meluangkan waktu untuk mendapatkan penilaian yang lebih dalam tentang liga dan kualitasnya. Saya datang melihat latihan hari ini, bagaimana perilaku dan kebiasaan para pemain timnas Indonesia saat berlatih. Saya perlu melihat semuanya,” kata Herdman, dikutip dari Antara.

Pelatih asal Inggris itu mengaku terkesan dengan keterbukaan Persija yang memberikan akses penuh kepada tim pelatih timnas untuk menyaksikan latihan serta berdiskusi langsung dengan pelatih kepala klub.

“Keramahtamahan Persija hari ini sangat fantastis. Pelatihnya membuka pintu bagi kami untuk menonton latihan dan sangat terbuka dengan masukannya,” ujarnya.

Herdman menilai pendekatan ini penting untuk membangun hubungan yang sehat antara tim nasional dan klub-klub peserta Liga Indonesia. Ia juga ingin para pemain menyadari bahwa performa mereka di level klub selalu berada dalam pantauan tim pelatih timnas.

Selain Persija, Herdman mengungkapkan bahwa dirinya telah mengunjungi Bali United serta menjalin komunikasi dengan manajemen Persita. Dalam setiap kunjungan, ia selalu menanyakan pemain-pemain muda yang dinilai memiliki potensi untuk menembus tim nasional.

“Saya selalu menanyakan pemain muda mana yang menunjukkan potensi nyata dan mungkin sudah mengetuk pintu tim nasional. Pengetahuan lokal itu sangat penting dan kami sangat menghargai masukan dari para pelatih serta ofisial klub,” ungkapnya.

Mantan pelatih timnas Kanada itu menegaskan, proses pengumpulan informasi ini akan terus dilakukan sebelum ia mengambil keputusan-keputusan besar terkait arah dan komposisi tim nasional Indonesia.

“Saya akan mendengarkan sebanyak mungkin orang untuk beberapa waktu, lalu pada saat yang tepat bersiap membuat keputusan-keputusan besar,” tutup Herdman. (*)

Artikel Seleksi Diam-Diam Dimulai, Herdman Sisir Liga Indonesia dari Pinggir Lapangan pertama kali tampil pada Olahraga.

Ombudsman Kepri Nilai Rencana Pengangkatan Pegawai SPPG jadi PPPK Berpotensi Timbulkan Ketidakadilan

0
Kepala Ombudsman RI perwakilan Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari. (istimewa)

batampos – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Lagat Siadari menilai rencana pengangkatan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) hingga kini masih belum jelas dan berpotensi menimbulkan ketidakadilan.

Menurut Lagat, informasi mengenai kebijakan tersebut masih simpang siur. Pemerintah memang menyampaikan adanya peluang pengangkatan pegawai SPPG menjadi PPPK, namun kebijakan itu tidak berlaku bagi seluruh pegawai, melainkan terbatas pada jabatan tertentu seperti kepala SPPG dan tenaga ahli gizi.

“Ini masih belum jelas dan simpang siur. Kami masih menunggu kebijakan resmi pemerintah seperti apa bentuk dan mekanismenya,” ujar Lagat, Selasa (27/1).

Ia menyebut kebijakan pengangkatan PPPK sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun demikian, Ombudsman Kepri menilai terdapat persoalan lain yang justru lebih mendesak dan seharusnya menjadi prioritas dalam kebijakan kepegawaian nasional.

Baca Juga: Ombudsman Kepri Tangani 156 Laporan Sepanjang 2025, Selamatkan Rp808 Juta Hak Masyarakat

Salah satu yang disoroti adalah nasib perangkat desa yang hingga kini belum mendapatkan perhatian optimal, padahal perannya sangat dekat dengan pelayanan masyarakat.

“Perangkat desa itu sudah lama, kenapa tidak diprioritaskan? Mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Selain itu, Lagat juga menyoroti kondisi pegawai non-Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk tenaga pendidik, yang hingga saat ini belum mendapatkan kepastian kesejahteraan akibat keterbatasan formasi PPPK.

Di Kepri, terdapat lebih dari 500 guru dan tenaga teknik tingkat SMA yang tidak dapat digaji melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) karena keterbatasan regulasi.

“Padahal itu kebutuhan nyata di lapangan, terutama guru teknik. Formasinya tidak tersedia, sementara sekolah sangat membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga: Dinkes Batam Targetkan Three Zero Kasus HIV/AIDS

Menurut Lagat, munculnya program baru seperti SPPG yang langsung membuka peluang pengangkatan PPPK berpotensi menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat, khususnya bagi tenaga pendidik dan tenaga teknis yang telah lama mengabdi namun belum memperoleh kepastian status maupun kesejahteraan.

“Oleh karena itu, kami masih menunggu kebijakan pemerintah yang konkret dan jelas terkait rencana pengangkatan PPPK untuk pegawai SPPG ini,” kata dia.

Ia menambahkan, Ombudsman RI Perwakilan Kepri terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program SPPG. Namun, pihaknya mendorong agar pemerintah dalam mengambil kebijakan kepegawaian tetap mengedepankan asas keadilan, transparansi, dan skala prioritas agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari. (*)

Artikel Ombudsman Kepri Nilai Rencana Pengangkatan Pegawai SPPG jadi PPPK Berpotensi Timbulkan Ketidakadilan pertama kali tampil pada Metropolis.

Ahok: Saya Tak Kenal Riza Chalid, Bisnis Minyak Pertamina Tak Bisa Diintervensi

0
Eks Komisaris Utama PT Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dihadirkan sebagai saksi dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat (27/1). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan dirinya tidak mengenal Mohammad Riza Chalid, pemilik manfaat PT Tanki Merak dan PT Orbit Terminal Merak, yang namanya mencuat dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang.

Pernyataan itu disampaikan Ahok usai memberikan kesaksian dalam sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

“Saya juga heran, sekuat apa sih beliau sampai bisa mengintervensi bisnis minyak Pertamina?” kata Ahok kepada awak media.

Ahok menegaskan, sistem pengawasan dan pengamanan bisnis minyak di Pertamina sangat ketat sehingga menurutnya tidak mungkin ada intervensi dari pihak luar.

Ia mengaku selama menjabat sebagai komisaris utama sama sekali tidak pernah mendengar nama PT Orbit Terminal Merak (OTM), termasuk dugaan adanya pemaksaan penyewaan terminal bahan bakar minyak (BBM) milik perusahaan tersebut.

“Saya juga baru dengar OTM itu dari media massa,” ujarnya.

Ahok dihadirkan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023 yang menyeret sembilan terdakwa.

Para terdakwa tersebut adalah pemilik manfaat PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Adrianto Riza, Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) 2023–2024 Agus Purwono, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping 2022–2024 Yoki Firnandi, Komisaris PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi (PMKA) Gading Ramadhan Juedo, serta Komisaris PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN) Dimas Werhaspati.

Selain itu, turut menjadi terdakwa Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga 2023 Riva Siahaan, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga 2023 Maya Kusuma, Vice President Trading Produk Pertamina Patra Niaga 2023–2025 Edward Corne, serta Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) 2022–2025 Sani Dinar Saifudin.

Kesembilan terdakwa diduga telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 285,18 triliun.

Kerugian tersebut terdiri atas kerugian keuangan negara sebesar 2,73 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dan Rp 25,44 triliun, kerugian perekonomian negara sebesar Rp 171,99 triliun, serta keuntungan ilegal sebesar 2,62 miliar dolar AS.

Secara rinci, kerugian keuangan negara meliputi 5,74 miliar dolar AS dalam pengadaan impor produk kilang atau BBM serta Rp 2,54 triliun dalam penjualan solar nonsubsidi selama periode 2021–2023.

Sementara itu, kerugian perekonomian negara berasal dari kemahalan harga pengadaan BBM yang berdampak pada beban ekonomi, sedangkan keuntungan ilegal diperoleh dari selisih harga impor BBM yang melebihi kuota dibandingkan dengan harga pembelian minyak mentah dan BBM dari dalam negeri.

Atas perbuatannya, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (*)

Artikel Ahok: Saya Tak Kenal Riza Chalid, Bisnis Minyak Pertamina Tak Bisa Diintervensi pertama kali tampil pada News.

Polisi Imbau Warga Tidak Pancing Pelaku Kejahatan dengan Barang Berharga

0
Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Noval Adimas bersama jajaran. F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kepolisian Sektor Lubuk Baja mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya saat beraktivitas di luar rumah maupun berada di pusat perbelanjaan dan lokasi keramaian.

Imbauan ini disampaikan menyusul masih ditemukannya kasus kejahatan jalanan yang menyasar kelengahan warga, seperti kasus pencopetan warga negara Singapura yang viral belum lama ini.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Deni Langie melalui Kanit Reskrim Iptu Noval Adimas menegaskan, kewaspadaan individu menjadi faktor penting dalam mencegah tindak kriminal. Menurutnya, pelaku kejahatan kerap memanfaatkan situasi ramai dan kurangnya perhatian korban terhadap barang bawaan.

Baca Juga: Gegara Ponsel, Gadis di Sagulung Babak Belur Dianiaya Kekasih

“Ketika berada di pasar, pusat perbelanjaan, atau tempat umum lainnya, masyarakat harus lebih waspada. Jangan lengah, karena pelaku biasanya mencari celah dari kelalaian korban,” ujar Iptu Noval dalam keterangannya.

Polisi juga mengingatkan warga agar tidak membawa perhiasan atau barang berharga secara berlebihan saat bepergian. Aksesori mencolok, uang tunai dalam jumlah besar, maupun barang mewah dinilai dapat menarik perhatian pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Selain itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam menyimpan barang pribadi. Dompet, ponsel, dan tas sebaiknya diletakkan di tempat aman dan mudah diawasi, serta tidak dibiarkan terbuka atau berada di posisi rawan dicopet.

Tidak hanya di area pejalan kaki, perhatian juga perlu diberikan pada aspek keamanan kendaraan. Polisi mengingatkan warga untuk selalu memastikan kendaraan terkunci dengan baik saat diparkir, menggunakan pengaman tambahan bila perlu, serta memilih lokasi parkir yang aman dan terpantau.

Baca Juga: Dua Pelaku Hipnotis Lintas Provinsi Ditangkap, Korban Terakhir adalah Seorang Dokter

“Kejahatan tidak hanya terjadi saat berjalan kaki, tapi juga saat kendaraan diparkir. Pastikan kunci ganda digunakan dan jangan meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan,” tegas Iptu Noval.

Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk peringatan dini kepada masyarakat agar tidak menjadi korban kejahatan. Polisi berharap kesadaran bersama dapat menekan angka kriminalitas, terutama di kawasan yang ramai aktivitas warga.

Di sisi lain, Polsek Lubuk Baja menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan. Namun, peran aktif masyarakat dalam menjaga diri dan lingkungannya dinilai tetap menjadi kunci utama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(*)

Artikel Polisi Imbau Warga Tidak Pancing Pelaku Kejahatan dengan Barang Berharga pertama kali tampil pada Metropolis.

Tak Lagi Bahagia di Inggris, Paqueta Memilih Pulang

0
Transfer Lucas Paqueta ke Flamengo makin dekat. (Instagram/@lucaspaqueta)

batampos – Flamengo semakin dekat memulangkan Lucas Paqueta ke Brasil. Klub raksasa Rio de Janeiro itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan West Ham United untuk transfer sang gelandang pada bursa Januari 2026, menandai kemungkinan berakhirnya perjalanan Paqueta di Liga Inggris yang penuh tekanan dan kontroversi.

Flamengo disebut siap menebus Paqueta dengan nilai transfer di kisaran 36 hingga 40 juta pound sterling, atau sekitar Rp800 miliar hingga Rp900 miliar. Dalam kesepakatan tersebut, klub Brasil itu menegaskan ingin langsung membawa Paqueta pulang tanpa skema peminjaman kembali ke West Ham.

Sebelumnya, West Ham sempat bersikeras hanya akan melepas Paqueta jika sang pemain bersedia dipinjamkan kembali hingga akhir musim demi membantu tim keluar dari ancaman degradasi. Namun, sikap itu kini melunak seiring situasi internal klub dan keinginan kuat sang pemain untuk hengkang.

Paqueta disebut sudah tidak betah tinggal di Inggris setelah melalui periode berat akibat tuduhan keterlibatan dalam kasus rekayasa momen pertandingan (spot fixing) yang sempat ditangani Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Meski ia telah dibebaskan dari seluruh tuduhan oleh komisi disipliner independen pada musim panas 2026, kondisi psikologisnya dikabarkan belum sepenuhnya pulih.

Keinginan Paqueta untuk pergi kian diperkuat oleh absennya dia dalam tiga laga terakhir West Ham. Meski klub menyebut hal itu disebabkan cedera punggung ringan, spekulasi soal masa depannya terus menguat.

Manajer West Ham, Nuno Espirito Santo, sebelumnya masih menyatakan keyakinannya bahwa Paqueta akan kembali memperkuat tim. Namun, manajemen klub kini menilai melepas sang pemain merupakan opsi paling realistis, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.

Saat ini, West Ham tengah terpuruk di zona degradasi Liga Inggris. Mereka terpaut lima poin dari Nottingham Forest yang berada di peringkat ke-17, batas aman klasemen. Penjualan Paqueta diyakini bisa menjadi suntikan dana segar untuk memperbaiki skuad di paruh kedua musim.

Menurut laporan The Guardian, Senin (26/1), West Ham berencana menggunakan dana transfer tersebut untuk mendatangkan kiper, bek, dan gelandang baru. Klub juga membutuhkan pengganti gelandang Argentina Guido Rodriguez yang akan bergabung dengan Valencia setelah sepakat mengakhiri kontraknya lebih cepat.

Selain itu, West Ham masih menjalin pembicaraan dengan Fulham terkait potensi transfer Adama Traore sebagai bagian dari rencana perombakan skuad.

Meski performa tim sempat membaik usai meraih tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi, Nuno menilai keseimbangan skuad tetap perlu diperbaiki akibat sejumlah kesalahan rekrutmen dalam beberapa musim terakhir.

Jika tidak ada kendala berarti, kepulangan Lucas Paqueta ke Flamengo kini hanya tinggal menunggu pengajuan tawaran resmi tertulis dari klub asal Brasil tersebut. (*)

Artikel Tak Lagi Bahagia di Inggris, Paqueta Memilih Pulang pertama kali tampil pada Olahraga.

Gegara Ponsel, Gadis di Sagulung Babak Belur Dianiaya Kekasih

0
SN melaporkan dugaan kasus penganiayaan yang dialaminya ke Mapolsek Sagulung, Senin (26/1) siang.F.istimewa

batampos – Seorang gadis berinisial SN (26), warga Dapur 12, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, babak belur setelah diduga dianiaya oleh kekasihnya sendiri, Sabtu (24/1) malam. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami lebam di bagian wajah serta pendarahan di kepala.

Nurul, keluarga korban, mengatakan peristiwa penganiayaan itu bermula saat pelaku mendatangi korban di kamar kosnya. Saat itu, korban sempat meminjam telepon genggam milik pelaku, namun ditolak, hingga memicu pertengkaran.

“Keduanya sempat ribut, lalu pelaku langsung menganiaya adik saya,” ujar Nurul, Senin (26/1).

Baca Juga: Dua Pelaku Hipnotis Lintas Provinsi Ditangkap, Korban Terakhir adalah Seorang Dokter

Tidak hanya melakukan penganiayaan, pelaku juga diduga membawa kabur sejumlah dokumen milik korban. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus ini ke Mapolsek Sagulung dengan nomor laporan LP/B/26/I/2026/SPKT/Polsek Sagulung, tertanggal 26 Januari 2026.

“Kasusnya sudah dilaporkan. Harapan kami pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum,” katanya.

Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Ia memastikan pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan.

“Benar, laporan sudah kami terima dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.

Baca Juga: Hendak Berangkatkan PMI ke Irak Secara Ilegal, Dua Wanita Divonis Dua Tahun Penjara

Berdasarkan pemeriksaan awal, kata Husnul, motif penganiayaan diduga dipicu rasa sakit hati pelaku akibat cekcok dengan korban.

“Keterangan sementara, terjadi cek-cok karena ponsel. Dan pelaku tersinggung dengan ucapan korban. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran,” tutupnya. (*)

Artikel Gegara Ponsel, Gadis di Sagulung Babak Belur Dianiaya Kekasih pertama kali tampil pada Metropolis.

Paripurna DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden

0
Ilustrasi Polri.

batampos – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menegaskan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap menjadi lembaga negara yang berada langsung di bawah Presiden. Penegasan ini memastikan bahwa Polri tidak berada di bawah kementerian mana pun.

Penegasan tersebut disepakati dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa.

“Sekarang perkenankan kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat, terhadap laporan Komisi III DPR RI atas hasil pembahasan percepatan reformasi Polri, apakah dapat disetujui?” ujar Saan di hadapan para anggota dewan.

“Setuju,” jawab seluruh anggota DPR yang hadir, disertai ketukan palu sebagai tanda pengesahan.

Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyampaikan terdapat delapan poin kesimpulan hasil rapat kerja Komisi III DPR terkait percepatan reformasi Polri. Delapan poin tersebut akan menjadi acuan kinerja bagi institusi Polri ke depan.

Berikut delapan poin percepatan reformasi Polri yang disetujui DPR:

Pertama, Komisi III DPR menegaskan kedudukan Polri berada langsung di bawah Presiden dan tidak berbentuk kementerian.

“Kedudukan Polri berada di bawah Presiden langsung dan tidak berbentuk kementerian, yang dipimpin oleh Kapolri yang diangkat dan diberhentikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR RI sebagaimana diatur dalam Pasal 7 TAP MPR RI Nomor VII/MPR/2000 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Habiburokhman.

Kedua, Komisi III DPR mendukung maksimalisasi peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dalam membantu Presiden menetapkan arah kebijakan Polri serta memberikan pertimbangan dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.

Ketiga, Komisi III DPR menegaskan penugasan anggota Polri untuk menduduki jabatan di luar struktur organisasi Polri dapat dilakukan berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2025.

“Karena sudah sesuai dengan Pasal 30 Ayat (4) Undang-Undang Dasar 1945 dan materi tersebut akan dimasukkan dalam perubahan Undang-Undang Polri,” ucapnya.

Keempat, Komisi III DPR akan memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap Polri sebagaimana diatur dalam Pasal 20A UUD 1945. Selain itu, pengawasan internal Polri diminta diperkuat melalui penyempurnaan Biro Pengawasan Penyidikan, Inspektorat, serta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

Kelima, Komisi III DPR menegaskan perencanaan dan penyusunan anggaran Polri yang dilaksanakan dengan prinsip bottom up atau berbasis kebutuhan satuan kerja dinilai telah sejalan dengan semangat reformasi Polri dan perlu dipertahankan.

Keenam, Komisi III DPR meminta agar reformasi Polri dititikberatkan pada reformasi kultural. “Dimulai dengan perbaikan maksimal kurikulum pendidikan kepolisian dengan menambahkan nilai-nilai penghormatan terhadap hak asasi manusia dan demokrasi,” jelasnya.

Ketujuh, Komisi III DPR mendorong maksimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan tugas Polri, antara lain penggunaan kamera tubuh (body camera), kamera kendaraan dinas, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial dalam proses pemeriksaan.

Kedelapan, Komisi III DPR menegaskan bahwa pembahasan revisi Undang-Undang Polri dilakukan oleh DPR bersama pemerintah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Dasar 1945 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(*)

Artikel Paripurna DPR Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden pertama kali tampil pada News.

Dinkes Batam Targetkan Three Zero Kasus HIV/AIDS

0
Kepala Dinkes Batam dr. Didi Kusmarjadi, SpOG.

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam melaporkan perkembangan terbaru kasus HIV/AIDS sepanjang tahun 2025. Tercatat sebanyak 671 kasus baru ditemukan, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 822 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, penurunan angka tersebut menjadi indikator positif dari berbagai upaya sosialisasi dan penanganan yang telah dilakukan. Meski demikian, pengendalian HIV/AIDS tetap menjadi prioritas utama.

“Walaupun ada penurunan, ini bukan berarti kita bisa lengah. Target kita tetap Three Zero, yakni nol infeksi baru, nol kematian akibat AIDS, dan nol stigma,” katanya, Selasa (27/1).

Tantangan penanganan HIV/AIDS tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga persoalan sosial yang menyertai, terutama stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Baca Juga: Dinkes Waspada Terhadap Masuknya Virus Nipah, Rumah Sakit Sudah Siap jika Ada Suspek

Untuk itu, Dinkes Batam memaparkan lima langkah konkret yang terus diperkuat dalam upaya pencegahan dan penanganan.

Pertama, pendampingan sosial terhadap ODHA dengan meningkatkan pengawasan kepatuhan pengobatan serta memastikan kesinambungan layanan kesehatan tanpa terputus. Kepatuhan terapi antiretroviral (ARV) dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas hidup pasien sekaligus menekan risiko penularan.

Kedua, pengurangan stigma dan diskriminasi melalui edukasi publik secara berkelanjutan. Didi menilai, masih banyak masyarakat yang enggan memeriksakan diri karena takut dikucilkan. Padahal, deteksi dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa HIV bukan lagi vonis mati jika ditangani dengan benar. Dengan menekan stigma, kita membuka pintu bagi mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan sedini mungkin,” katanya.

Ketiga, pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan. Dinkes berupaya mendorong kemandirian ekonomi sebagai bagian dari strategi menekan faktor risiko sosial yang kerap menjadi pemicu penularan.

Keempat, memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan membangun jejaring antara Dinkes, lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta komunitas peduli HIV/AIDS guna memperluas jangkauan edukasi dan layanan.

Baca Juga: Suplai Air Bersih Lewat Tangki Bantu Warga Batuampar, Aliran Air Berangsur Normal

Kelima, pendekatan keluarga sebagai sistem dukungan utama bagi ODHA. Lingkungan keluarga yang menerima dan suportif dinilai berperan besar dalam menjaga kesehatan mental dan motivasi pasien untuk menjalani pengobatan secara rutin.

Capaian penurunan kasus tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari tenaga kesehatan, komunitas, hingga masyarakat luas. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan terbesar kerap muncul dari rasa takut terhadap stigma sosial.

Dinkes Batam pun mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan secara berkala bagi yang berisiko, serta menciptakan lingkungan yang inklusif dan tidak diskriminatif terhadap para penyintas.

“Penanganan HIV/AIDS bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Semakin cepat terdeteksi, semakin besar peluang untuk hidup sehat dan produktif,” ujar dia. (*)

Artikel Dinkes Batam Targetkan Three Zero Kasus HIV/AIDS pertama kali tampil pada Metropolis.

Kenali 4 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental

0
Ilustrasi berbuka puasa.

batampos – Bulan Ramadhan memiliki kedudukan istimewa karena menjadi waktu diwajibkannya puasa bagi umat Muslim yang memenuhi syarat.

Dalam pelaksanaannya, puasa menuntut umat Islam untuk menahan diri dari makan, minum, serta hubungan suami istri.

Ibadah ini dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, yang ditandai dengan masuknya waktu azan Magrib.

Dilansir dari laman She Writes Woman berikut empat manfaat bagi kesehatan mental saat seseorang melaksanakan ibadah puasa, salah satunya menjaga stabilitas emosi.

1.Dapat meningkatkan suasana hati

Salah satu manfaat pertama puasa bagi kesehatan mental adalah dapat membantu meningkatkan suasana hati Anda.

Bahkan, puasa dapat begitu efektif sehingga beberapa orang bahkan mengatakan puasa dapat menyembuhkan beberapa penyakit mental seperti depresi dan kecemasan. Hal ini karena puasa diketahui dapat membantu mengurangi stres.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Physiology meneliti dampak puasa air selama 10 jam terhadap suasana hati seseorang.

Studi tersebut menunjukkan bahwa puasa meningkatkan suasana hati dan harga diri partisipan.

2.Belajar mengendalikan diri sendiri

Puasa dapat membantu Anda mengembangkan pengendalian diri karena Anda belajar mengendalikan keinginan. Anda membangun disiplin dan tekad. Ini dapat sangat membantu jika Anda ingin menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Dimana puasa dapat melatih kita untuk mengendalikan keinginan dan hawa nafsu, baik yang bersifat fisik seperti makan, minum dan hubungan suami istri maupun non-fisik seperti amarah, keserakahan, iri hati

Hal Ini mengajarkan kita untuk tidak dikendalikan oleh keinginan sesaat, tetapi mampu mengelola diri dengan bijak.

Dengan mengurangi fokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, kita memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk merenungkan diri, beribadah, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

3.Dapat mengatasi masalah pada tidur

Kebanyakan dari kita kurang tidur dan rentan terhadap insomnia karena jadwal hidup yang padat. Selama berpuasa, metabolisme tubuh melambat. Ini membantu Anda tidur lebih baik. Tubuh Anda harus menggunakan lebih sedikit energi untuk mengolah makanan. Ini berarti Anda akan mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.

Selain itu, hormon yang disebut leptin dilepaskan selama puasa. Hormon ini mengendalikan nafsu makan Anda. Saat Anda tidak makan, tubuh Anda melepaskan lebih banyak leptin. Hal ini membuat Anda merasa kenyang dan tidak terlalu lapar. Hormon ini juga membantu mengatur siklus tidur-bangun Anda.

4.Meningkatkat rasa empati

Saat berpuasa, Anda akan melihat banyak orang di sekitar Anda yang sakit atau kelaparan. Anda juga akan melihat banyak orang yang mengalami obesitas dan menderita diabetes. Puasa akan membuat Anda lebih memahami perjuangan mereka. Puasa dapat membuat Anda berempati dengan mereka dan bahkan bersimpati kepada mereka.

Faktanya, ini adalah salah satu alasan mengapa banyak orang berpuasa. Mereka melakukannya untuk belajar bersimpati kepada orang miskin dan kurang beruntung. Anda juga mengembangkan rasa syukur dan menghargai apa yang Anda miliki dan apa yang tidak dimiliki orang lain.(*)

Artikel Kenali 4 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental pertama kali tampil pada Lifestyle.

Batam Pos Kunjungi BPN Batam, Perkuat Sinergi dan Akses Informasi Publik

0
Diskusi jajaran redaksi Batam Pos bersama Kepala BPN Batam, Kamaruddin dan jajaran, membahas sinergi media dan peningkatan layanan serta informasi pertanahan kepada masyarakat, Selasa (27/1). F. Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Jajaran redaksi Batam Pos melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Batam, Selasa (27/1). Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi serta meningkatkan koordinasi dalam penyampaian informasi pertanahan kepada masyarakat.

Rombongan Batam Pos diterima langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kota Batam, Kamaruddin, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh dialog, dengan membahas sejumlah isu pertanahan yang kerap menjadi perhatian publik.

Beberapa topik yang dibahas antara lain program sertifikasi tanah, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), persoalan kampung tua, serta pelayanan pertanahan bagi masyarakat di Kota Batam dan Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga: Aston Inn Gideon Batam Hadirkan Hampers Imlek Spesial Sambut Tahun Baru 2026

Kamaruddin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Batam Pos sebagai salah satu media lokal terbesar yang konsisten menyampaikan informasi kepada masyarakat. Menurutnya, peran media sangat penting dalam membantu menyosialisasikan kebijakan dan program pertanahan agar dapat dipahami secara utuh dan benar.

“Kami terbuka untuk menjalin kerja sama dengan media, khususnya Batam Pos, agar informasi terkait layanan pertanahan dapat tersampaikan secara benar, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujar Kamaruddin.

Ia menegaskan, BPN Batam berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pada tahun 2026, BPN Batam juga menargetkan penyertifikatan 290 bidang tanah melalui program PTSL.

“Kami ingin pelayanan pertanahan semakin mudah diakses dan transparan. Dukungan media tentu sangat membantu,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Batam Pos, Yusuf Hidayat, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik dengan instansi pemerintah, sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap informasi yang akurat dan terpercaya.

Baca Juga: Rindu Masakan Jawa? 5 Tempat Masakan Jawa Paling Populer di Batam

“Silaturahmi ini penting untuk membangun hubungan yang baik. Harapannya, informasi pertanahan yang disampaikan ke publik bisa lebih edukatif dan membantu masyarakat memahami hak serta kewajibannya,” ujar Yusuf.

Batam Pos berharap sinergi yang terjalin dengan BPN Batam dapat mendorong pemberitaan pertanahan yang konstruktif, informatif, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Kunjungan tersebut ditutup dengan diskusi ringan sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (*)

Artikel Batam Pos Kunjungi BPN Batam, Perkuat Sinergi dan Akses Informasi Publik pertama kali tampil pada Metropolis.