Suasana Pelabuhan Internasional terlihat ramai oleh aktivitas pengunjung baik yang datang maupun yang pergi, Minggu (26/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Harga tiket feri Batam-Singapura (pulang-pergi) lebih mahal dibanding harga tiket Batam-Malaysia (pulang-pergi). Padahal jarak tempuh untuk kedua negara ini berbeda hampir 3 kali lipat. Seperti untuk waktu tempuh Batam-Malaysia hampir 2 jam, sedangkan Batam-Singapura hanya 40-45 menit
Pantauan Batam Pos, harga tiket untuk PP Batam-Malaysia pulang pergi dihargai 545 ribu dan untuk sekali jalan Rp 355 ribu. Sedangkan Batam-Singapura PP Rp 760 ribu untuk Paspor Indonesia dan Rp 915 ribu untuk WNA. Kemudian untuk sekali jalan Rp 400 ribu paspor Indonesia dan Rp 485 paspor WNA.
Meski harga tiket Singapura lebih mahal, namun ternyata antrean untuk pembelian tiket di konter kapal kw Singapura lebih ramai dan tujuan Malaysia.
Salah satu petugas operator kapal ke Malaysia mengatakan dalam sehari kapalnya hanya punya 2 jadwal keberangkatan. Pada pagi dan sore hari.
“Jadwal keberangkat kapal Batam ke Malaysia dua kali sehari, pagi dan sore. Begitu juga sebaliknya. Harga tiket Rp 545 ribu untuk PP,” sebutnya.
Sedangkan untuk kapal Batam Singapura lebih mahal. Hal itu tertera di beberapa layar monitor masing masing-masing konter kapal. Bahkan harga tiket untuk paspor Indonesia dan WNA dipatok tarif berbeda.
“Untuk harga tiket Batam-Singapura Rp 760 ribu paspor Indonesia dan Rp 915 ribu untuk paspor keseluruhan (WNA),” sebut Zeno, pihak operator kapal Majestic.
Disinggung apakah ada kemungkinan tarif tiket turun, karena banyaknya keluhan dari para penumpang, Zeno pun enggan menjawab.
Sementara, Syahbandad Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang mengatakan untuk operator kapal tujuan Batam – Singapura ada 3 , yakni Majestic, Sindo dan Batamfast. Begitu juga dengan operator kapal ke Malaysia, seperti Indomas, Citra Ferry, MDM Express.
“Untuk trip kapal yang berangkat khusus Singapura-Batam, hari normal itu sekitar 70 trip. Itu di luar Malaysia,” sebut Erik.
Mengenai harga tiket, ditegaskan Erik itu bukan wewenang dari Syahbandar. Namun lebih tepatnya kebijakan dari perusahaan operator kapal.
“Kami hanya memastikan pelayaran dan penumpang sesuai. Begitu juga dengan jumlah kapal keluar masuk setiap harinya,” kata Erik.
Disinggung mengenai jumlah penumpang apakah ada penurunan penumpang, pasca keluhan beberapa warga Singapura karena harga tiket mahal. Menurut Erik, arus penumpang saat ini bisa dikatakan normal. Tidak menurun dan tidaknya juga meningkat.
“Kalau hari biasa, bisa dikatakan normal. Rata-rata setiap hari dibawa 4000 penumpang melalui pelabuhan internasional ferry Batam Center. Beda lagi kalau hari besar dan libur, pasti ada lonjakan penumpang,” ungkap Erik
Masih kata Erik, di hari biasa, banyak turis-turis dari China dan Korea datang ke Batam. Mereka berkelompok bersama agen travel.
“Seperti yang terlihat sore ini, banyak rombongan turis dari Korea dan China,” pungkas Erik. (*)
Calon penumpang di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang hendak memasuki ruang tunggu, belum lama ini. f.peri
batampos-Minimnya trip kapal ke Singapura dan Malaysia dari Tanjungpinang masih menjadi persoalan bagi pelaku pariwisata dan wisatawan mancanegara (Wisman).
Diketahui sekarang ini, trip kapal feri dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang ke Singapura hanya dua kali dalam sehari dan tujuan Malaysia hanya satu kali.
Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Mulia Wiwin, mengatakan pertemuannya dengan pelaku pariwisata dan stakeholder terkait membahas pelayanan priwisata di Tanjingpinang membahas sejumlah keluhan dan masukan dari agen travel.
“Salah satunya masalah trip kapal, sekarang cuma ada tiga trip setiap hari. Mereka mintanya kalau bisa ditambah, agar wisatawan dan paket wisata yang disediakam tidak terbentur trip kapal,” kata Wiwin, Selasa (4/5).
Wiwin menjelaskan selain masalah trip kapal itu, yang menjadi kendala lain adalah mahalnya harga tiket yang turut menjadi pertimbangan bagi wisatawan untuk berkunjung ke Tanjugpinang.
“Berbagai keluhan dan masukan ini akan kita sampaikan ke Dishub Kepri, barangkali tripnya bisa ditambah,” ungkapnya.
Namun di sisi lain, lanjut Wiwin, pelaku pariwisata di Tanjungpinang juga harus berkreasi menghadirkan hal baru untuk menjadi daya tarik calon wisatawan, jika hanya menghandalkan wisata sejarah di Pulau Penyengat dikhawatirkan akan membuat wisman bosan.
“Masukan kita kepada pelaku usaha ini agar menghadirkan jajanan kuliner yang enak dan murah, selain sudah ada wisata penyengat,”tambahnya.
Tidak itu saja, pelaku agen travel juga meminta pelayanan khusus saat membawa rombongan wisatawan ke Tanjungpinang, urusan keimigrasian juga diminta dimudahkan. (*)
batampos – Polsek Seibeduk selama bulan Mei menangani 3 kasus kekerasan seksual terhadap anak. Korban terdiri dari dua pelajar dan satu remaja putus sekolah.
Kanit Reskrim Polsek Seibeduk, Ipda Alex T. AD mengatakan kasus pelecehan seksual yang ditangani pihaknya memang tengah meningkat.
“Pencabulan anak di bawah umur lagi marak. Selama bulan Mei ada 3 kasus,” ujarnya, Selasa (4/6).
Alex menjelaskan 3 kasus tersebut yakni paman merudapaksa keponakan hingga hamil 7 bulan. Korban merupakan siswi kelas V SD.
Nugroho juga mengaku geram kepada predator-predator anak tersebut. Sebab, pebuatan bejat pelaku merusak masa depan anak-anak.
“Ini (perbuatan pelaku) sangat biadab sekali,” tegasnya.
Menurut Nugroho, para pelaku ini harus diberhkan efek jera, seperti hukuman kebiri. Namun, kebijakan ini masih menjadi pembahasan di pemerintahan pusat.
Rafael Struick mengejar bola dari pemain Irak. (f.instagram.com/iraq.ifa/
batampos – Para pemain timnas Irak yang baru tiba di Indonesia untuk pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026, tidak bisa menyembunyikan kekaguman mereka terhadap megahnya Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Pada Minggu (2/6/2024), skuad Singa Mesopotamia tiba di Indonesia dengan membawa semua pemain terbaik mereka.
Kedatangan ini adalah bagian dari persiapan mereka untuk melawan Timnas Indonesia dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion GBK.
Pada hari Senin (3/6/2024), Ali Jasim dan rekan-rekannya telah mulai berlatih di tempat yang disediakan oleh PSSI. Latihan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental sebelum pertandingan penting melawan Timnas Indonesia. Selain itu, mereka juga memeriksa kondisi lapangan di Stadion GBK.
Para pemain dan delegasi Irak takjub melihat keindahan dan fasilitas dari stadion bersejarah ini. Salah satu delegasi Irak mengungkapkan kekaguman mereka terhadap Stadion GBK.
“Kami telah memeriksa lapangan pertandingan dan memastikan bahwa lapangan tersebut terbuat dari rumput asli dan bukan rumput buatan,” kata delegasi tersebut kepada media. Mereka juga memuji kondisi lapangan yang sangat baik, yang akan mendukung performa maksimal para pemain di pertandingan nanti.
Kekaguman para pemain Irak terhadap Stadion GBK menunjukkan betapa Indonesia telah berhasil menyediakan fasilitas olahraga bertaraf internasional. Stadion GBK tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Indonesia, tetapi juga mendapat pengakuan dari tim-tim internasional yang datang bertanding.
Dengan kedua tim yang telah melakukan persiapan maksimal, pertandingan antara Timnas Indonesia dan Irak diprediksi akan berjalan dengan sangat menarik. Dukungan penuh dari para penggemar Indonesia diharapkan dapat memberikan energi tambahan bagi skuad Garuda Nusantara untuk memberikan performa terbaik mereka.
Kedatangan Irak dan reaksi positif mereka terhadap Stadion GBK juga menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah yang baik untuk pertandingan internasional. Ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan reputasi Indonesia di kancah sepak bola dunia.
Sebagai penggemar sepak bola, kita tentu berharap bahwa momentum positif ini dapat terus berlanjut. Dengan semangat dan kerja keras yang terus ditunjukkan oleh para pemain dan pelatih, tidak ada yang mustahil untuk diraih. Mari kita dukung Timnas Indonesia dalam setiap langkah mereka menuju prestasi yang lebih tinggi.
Pertandingan mendatang melawan Irak akan menjadi ujian penting. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari para penggemar, kita yakin Timnas Indonesia bisa meraih hasil terbaik. Ini bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga tentang membuktikan bahwa Indonesia adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di dunia sepak bola. Semoga sukses selalu menyertai Timnas Indonesia! (*)
Antream penumpang feri yang hendak masuk Kota Batam, mengulart panjang dari konter imighrasi hingga selasar pelabuhan bahkan ke ponton feri.
batampos – Tingginya harga tiket feri dari Batam-Singapura mengancam pariwisata di Kepri. Bahkan travel agent kini kesulitan menjual paket wisata di Kepri karena dampak dari tingginya tarif kapal feri tersebut. Bahkan, Kadin Batam sudah melaporkannya ke Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) dengan tudingan adanya kartel tiket feri Batam-Singapura.
”Ini sangat memberatkan bagi pariwisata kita. Harusnya jumlah kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) ke Batam akan jauh lebih besar jika harga yang ada sekarang ini dikembalikan ke harga awal sebelum terjadinya wabah Covid-19,” kata Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, kepada Batam Pos, Selasa (4/6).
Jadi mengatakan, tarif tiket Batam-Singapura pulang-pergi, sebelumnya paling mahal hanya sekitar Rp500 ribu bahkan sempat lebih murah. Tetapi sekarang ini sudah mencapai Rp800 ribu.
”Kenaikan harga tiket ini menjadi salah satu penyebab masih rendahnya perjalanan wisata ke Kota Batam. Pemerintah harus hadir dan memberikan solusi bagaimana agar pariwisata Batam terus tumbuh,” katanya.
Menurut Jadi, pemerintah khususnya Kepala BP Batam harus memberikan kebijakan khusus terkait masalah ini. Dan ia berharap laporan Kadin Batam ke KPPU segera menghasilkan keputusan yang pro dunia usaha dan pariwisata di Batam dan Kepri padaumumnya.
Harga tiket feri Internasional Batam-Singapura (pulang pergi) lebih mahal dibanding harga tiket Batam-Malaysia (pulang pergi). Padahal jarak tempuh untuk kedua negara ini berbeda hampir 3 kali lipat.
Seperti untuk jarak tempuh Batam-Malaysia hampir 2 jam. Sedangkan Batam-Singapura hanya 40-45 menit.
Pantauan Batam Pos, harga tiket untuk PP Batam-Malaysia pulang pergi dihargai Rp545 ribu dan untuk sekali jalan Rp355 ribu. Sedangkan Batam-Singapura PP Rp760 ribu untuk paspor Indonesia dan Rp915 ribu paspor keseluruhan (WNA). Kemudian untuk sekali jalan Rp400 ribu paspor Indonesia dan Rp485 ribu untuk paspor WNA.
Meski harga tiket Singapura lebih mahal, namun ternyata antrean untuk pembelian tiket di konter kapal ke Singapura lebih ramai dibanding tujuan Malaysia. Salah satu petugas operator kapal ke Malaysia mengatakan, dalam sehari kapalnya hanya punya 2 jadwal keberangkatan. Pada pagi dan sore hari. Begitu juga sebaliknya.
”Harga tiket Rp545 ribu untuk PP,” sebutnya.
Sedangkan untuk kapal Batam-Singapura lebih mahal. Hal itu tertera di beberapa layar monitor masing masing-masing konter kapal. Bahkan untuk harga tiket paspor Indonesia dan WNA dipatok tarif berbeda.
”Untuk harga tiket Batam-Singapura Rp760 ribu paspor Indonesia dan Rp915 ribu untuk paspor keseluruhan (WNA),” sebut Zeno, pihak operator kapal Majestic.
Ditanya apakah ada kemungkinan tarif tiket turun, karena banyaknya keluhan dari para penumpang, Zeno enggan menjawab.
Sementara, Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang, mengatakan, untuk operator kapal feri tujuanBatam-Singapura ada tiga, yakni Majestic, Sindo, dan Batamfast. Begitu juga dengan operator kapal ke Malaysia, seperti Indomas, Citra Ferry, MDM Express.
”Untuk trip kapal yang berangkat khusus Singapura-Batam, hari normal itu sekitar 70 trip. Itu di luar Malaysia,” sebut Erik.
Ditanya mengenai jumlah penumpang apakah ada penurunan penumpang, setelah banyak keluhan dari beberapa warga Singapura karena harga tiket mahal. Menurut Erik, arus penumpang saat ini normal. Tidak menurun dan tidak juga meningkat.
”Kalau hari biasa, bisa dikatakan normal. Rata-rata setiap hari di bawah 4000 penumpang
melalui Pelabuhan Internasional Feri Batam Center.
Beda lagi kalau hari besar dan libur, pasti ada lonjakan penumpang,” ujarnya.
Masih kata Erik, di hari biasa, banyak turis-turis dari Tiongkok dan Korea datang ke Batam. Mereka berkelompok bersama agen travel. ”Seperti yang terlihat sore ini, banyak rombongan turis dari Korea dan Cina,” katanya.
Sementara itu, Kakanwil I KPPU Wilayah I, Ridho Pamungkas, mengatakan bahwa keluhan terkait tingginya harga tiket Batam-Singapura ini sudah dikeluhkan pelaku usaha sejak 2022 lalu. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Dimana ada dua pendekatan kajian yang akan dilakukan KPPU yakni penegakan hukum dan kajian advokasi.
”Untuk penegakan hukumnya, kita masih terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi dari semua pihak. Sementara dari kajian advokasi kita akan melihat ada tidaknya kebijakan yang menghambat sehingga berdampak kepada kenaikan tarif ini,” katanya.
Bahkan dalam waktu dekat, 11 Juni mendatang KPPU akan mengumpulkan dan bertemu dengan sejumlah pihak khusus untuk mendiskusikan masalah harga tiket feri Batam-Singapura dan sebaliknya.
”Kami akan bertemu semua pihak yang terkait dengan ini. Operator kapal, bukan hanya Batam-Singapura, tapi juga Batam-Malaysia akan kami panggil juga. Termasuk semua pihak terkait,” kata Ridho kepada Batam Pos, kemarin.
Ridho mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini sehingga ada titik terang dan berharap nantinya ada kebijakan yang akan berpihak kepada masyarakat luas.
Terpisah, anggota DPRD Provinsi Kepri, Uba Ingan Sigalingging, mengatakan bahwa masalah kenaikan tarif feri Batam-Singapura ini harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, awalnya kenaikan tiket tersebut bermula saat adanya keluhan dari operator mengenai sepinya penumpang saat Covid-19 menghantam Batam.
”Itu kan naik saat musim Covid. Harusnya setelah Covid selesai, harus normal kembali ke awal. Ini kok malah naik terus,” katanya heran.
Menurutnya, jika tarif kembali ke awal, maka jumlah kunjungan wisata dari Singapura ke Batam akan jauh meningkat dibanding saat ini.
”Ini harus menjadi atensi serius dari pemerintah. Bagaimana kunjungan wisata ke Kepri ini terus tumbuh dan berkembang,” katanya.
Sebelumnya, Ketua ASPABRI Kepri, Surya Wijaya, mendapat banyak keluhan dari wisman, terutama warga negara Singapura terkait mahalnya harga tiket feri internasional.
Padahal jika dibanding dengan maskapai di daerah lain untuk menuju luar negeri tak sampai Rp300 ribu untuk sekali penerbangan.
”Iya benar, karena harga tiket sudah tidak logis. Masa harga tiket feri Batam-Singapura atau sebaliknya, lebih mahal dari tiket pesawat PKU-KL hanya Rp300 ribu one way,” ungkapnya.
Menurut dia, pihak travel agent hanya mengikuti kebijakan sesuai aturan dari pemerintah. Termasuk harga tiket dan kebijakan lainnya, karena itu adalah domain pemerintah.
”Kami hanya mengikuti apa yang ditentukan pemerintah. Tugas travel agent adalah menjual dan jika produk kami tidak layak dijual. Jangan salahkan kami jual produk luar negeri,” sebutnya.
Dikatakan Surya, konsep sederhana menjual paket wisata sangat gampang. Jika harga tiket pesawat atau kapal lebih dari 25 persen dibanding harga paket, maka paket wisata mudah dijual. Namun jika melebihi itu, paket sulit dijual kecuali untuk paket khusus biasanya harga tidak menjadi masalah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam sebanyak 79.179 kunjungan pada April 2024. Tingkat kunjungan wisman tersebut mengalami penurunan 24,47 persen dibandingkan Maret 2024 yakni 104.831 kunjungan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Eko Aprianto, mengatakan, dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, kunjungan wisman juga menurun hingga 11,17 persen.
Dimana kunjungan wisman sepanjang Maret 2023 sebanyak 89.140 kunjungan. ”Ya, dibanding bulan yang sama tahun lalu angka kunjungan wisman ke Batam juga menurun,” ujar Eko. Menurutnya,
WNA asal Singapura masih mendominasi tingkat kunjungan wisman ke Kota Batam yakni mencapai 38.180 kunjungan atau 48,22 persen dari total wisman keseluruhan.
WNA yang banyak mengunjungi Batam berikutnya adalah dari Malaysia dengan 14.709 kunjungan, Tiongkok dengan 3.256 kunjungan, India 2.742 kunjungan serta Filipina dengan 1.487 kunjungan.
”Wisman berkebangsaan Singapura mendominasi lebih dari 44 persen dari total wisman keseluruhan. Lalu diikuti wisman berkebangsaan Malaysia yakni sebanyak 18,58 persen dan wisman berkebangsaan Cina 4,11 persen,” terang Eko.
Adapun pintu masuk wisman ke Kota Batam pada April tahun 2024 ini melalui Pelabuhan Feri Batam Center, Nongsa Pura Nongsa, Harbourbay, Pelabuhan International Sekupang dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim.
Sementara itu untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau, Eko menambahkan, pada April 2024 mencapai rata-rata 51,63 persen atau mengalami penurunan 3,22 persen poin dibandingkan TPK Maret 2024 yang sebesar 54,85 persen.
Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau selama bulan April 2024 adalah 2,17 hari, atau turun 0,02 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu pada
Maret 2024. Pada bulan April 2024, rata-rata lama menginap tamu Indonesia mencapai 2,07 hari atau lebih rendah 0,31 poin dibanding dengan rata-rata lama menginap tamu asing yang mencapai 2,38 hari.(*)
Jemaah haji dari berbagai negara bersiap menuju Arafah untuk pelaksanaan wukuf di padang Arafah tahun lalu. (AFP)
batampos – Jelang puncak haji, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mulai melakukan sejumlah persiapan. Terutama dalam Armuzna yang memiliki kepanjangan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Ya, ketika puncak ibadah haji (Armuzna) memang cukup menguras fisik dan tenaga jemaah haji.
Untuk itu, dalam persiapan Armuzna membutuhkan fisik dan mental yang prima. Pasalnya, saat menjalani Armuzna ini seringkali banyak jemaah yang sakit atau hilang dari rombongan.
Dikutip dari laman kemenag.go.id operasional pemberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci masih berlangsung dan akan berakhir pada 10 Juni 2024 mendatang.
Saat ini sudah 80 persen dari total jemaah haji reguler sebanyak 213.320 orang yang sudah tiba di Kota Makkah Al-Mukarramah. Tak hanya itu, kini layanan jemaah pun mulai terkonsentrasi di Makkah.
“Sejalan dengan itu, PPIH terus mengintensifkan persiapan menjelang puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” kata Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda dalam keterangan resmi Kemenag di Jakarta, Selasa (4/6).
Widi menyampaikan, seiring persiapan yang dilakukan PPIH untuk puncak haji mendatang, jemaah diimbau untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin terutama kesiapan kesehatan fisik.
“Jemaah dapat memaksimalkan musala hotel dan masjid di sekitar hotel untuk aktivitas ibadahnya. Membatasi bepergian ke luar hotel dan salat di Masjidil Haram yang saat ini mulai padat oleh jemaah haji dari seluruh dunia,” jelasnya.
Ia menjelaskan, pastikan dokumen penting berupa smart card, gelang jemaah, dan dokumen penting lainnya sebagai syarat masuk Armuzna telah aman dan tersimpan dengan baik.
“Bila smart card-nya hilang, segera laporkan ke petugas haji untuk diproses penggantiannya,” tambah Widi.
Selanjutnya terkait pelaksanaan pembayaran dam (sanksi atau denda yang harus dibayar saat seseorang menunaikan ibadah haji karena beberapa sebab), Widi menjelaskan, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Nomor 04 Tahun 2024 tentang Petunjuk Teknis Pembayaran Dam/Hadyu Tahun 1445 H/2024 M.
“Edaran ini terbit sebagai bagian dari upaya pelindungan kepada jemaah haji sekaligus memastikan pengelolaan pemotongan dam berjalan sesuai dengan ketentuan syariah,” katanya.
Menurutnya, edaran ini juga akan menginformasikan besaran biaya dam dan lembaga yang bisa menjadi tempat membayar dam.
Artinya, sudah terdapat standar dan komponen biaya dam yang dapat dijadikan acuan para jemaah dan petugas.
Mekanisme pembayarannya dapat berupa cash atau transfer ke rekening Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Waktu penyembelihannya, pada tanggal 10 sampai 13 Zulhijah 1445 H/2024 M.
Untuk hewan dam yang telah disembelih dikirimkan dan didistribuksikan dalam bentuk karkas (bagian yang disembelih atau dikuliti) untuk wilayah Makkah dan/atau Indonesia.
Di sisi lain, berdasarkan laporan PPIH Arab Saudi pada Senin, 3 Juni 2024 pukul 21.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau Selasa, 4 Juni 2024 pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), jemaah haji yang sudah tiba di Tanah Suci berjumlah 169.958 orang dan terbagi dalam 433 kelompok terbang.
Kemudian, jemaah yang wafat saat ini berjumlah 39 orang. Dengan perincian, jemaah wafat di Embarkasi 3 orang, di Madinah 15 orang, di Makkah 19 orang dan di Bandara 2 orang. Seluruh jemaah wafat akan dibadalhajikan.(*)
Pesepak bola Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Vietnam pada laga lanjutan grup F babak kualifikasi Piala dunia zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (21/3/2024). (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS)
batampos – Dunia sepak bola Indonesia dikejutkan oleh pengumuman mendadak dari FIFA mengenai peringkat terbaru Timnas Indonesia. Berita ini tidak hanya menjadi sorotan utama di tanah air, tetapi juga mengundang perhatian dari komunitas sepak bola internasional.
FIFA merilis artikel khusus yang mengapresiasi peningkatan performa Timnas Indonesia secara drastis. Dalam rilis tersebut, FIFA memberikan pujian kepada skuad asuhan Shin Tae-yong yang berhasil menunjukkan perkembangan pesat.
Timnas Indonesia tercatat sebagai negara dengan kenaikan peringkat tertinggi di ranking FIFA per 4 April 2024. Peringkat Indonesia meroket 8 posisi dari peringkat 142 menjadi 134, dengan perolehan 30,04 poin.
Prestasi ini tidak lepas dari dua kemenangan penting atas Vietnam dalam Grup A putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada akhir Maret 2024. Kemenangan ini memberikan dorongan signifikan bagi Indonesia, tidak hanya dalam hal peringkat tetapi juga semangat tim dan dukungan dari para penggemar.
Kabar bahagia ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat dan para pemain Timnas Indonesia. Mereka merasa bahwa kerja keras dan dedikasi yang telah diberikan mulai membuahkan hasil yang diakui oleh badan tertinggi sepak bola dunia.
Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, menyatakan rasa syukurnya dan menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil dari kerja sama seluruh tim, termasuk para pemain, staf pelatih, dan federasi. (*)
Pas Potmar Lanal Tanjungbalai Karimun, Lettu Laut (S) Muhammad Arif menyerahkan bingkisan untuk anak-anak yang hadir di kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting di Kecamatan Tebing
batampos– Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjungbalai Karimun tidak mau ketinggalan dalam berpartisipasi ikut mencegah stunting atau gagal tumbuh pada anak di Kabupaten Karimun. Hal ini dilakukan di Kantor Lurah Teluk Uma, Kecamatan Tebing yang merupakan kegiatan intervensi serentak pencegahan stunting.
”Masalah Stunting adalah masalah kita bersama dan merupakan program nasional. Untuk itu, kita ikut berpartisipasi karena termasuk tanggung jawab agar generasi penerus bangsa yang lahir bisa tumbuh secara normal dan sehat,” ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Anro Casanova melalui Perwira Staf Potensi Maritim (Pas Potmar) Lettu Laut (S) Muhammad Arif.
Sekretaris Camat Tebing, Muktisar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lanal Tanjungbalai Karimun yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan pencegahan stunting di Karimun. ”Bukan hanya itu saja, Lanal juga membantu renovasi Posyandu di Teluk Uma
yang sebelumnya kondisinya kurang layak sekarang sudah lebih baik,” paparnya.
Saat ini, tambahnya, kondisi Posyandu Teluk Uma atapnya yang sudah keropos karena usia sudah diganti dan tidak lagi mengalami kebocoran. Kemudian, kondisi ruangan dan bangunan sudah terlihat cerah karena telah dicat ulang. Para pengunjung yang datang dengan membawa kendaraan juga mudah. Karena tempat parkir juga sudah bagus.
”Begitu juga dengan kamar mandi Posyandu yang sudah lama tidak bisa digunakan, setelah direnovasi menjadi bersih, sehat dan bisa digunakan. Kami juga diberitahu Lanal juga akan membantu perlengkapan Posyandu yang masih kurang. Sehingga, pelayanan terhadap ibu hamil dan balita bisa lebih maksimal,” ungkapnya. (*)
Bupati Bintan, Roby Kurniawan didampingi Wabup Bintan Ahdi Muqsith, Kadispar Kepri Guntur Sakti dan FKPD meninjau Lagoi Bay, kawasan wisata Bintan Resort, usai pelepasan peserta Bintan Triathlon 2024. F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.
batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan menggelar event pariwisata berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bintan tahun 2024.
Seperti Bintan Fishing (mancing), Festival Bintan Culture (budaya), Bintan Tracking, dan Bintan Maraton serta event Wisata Pesona Tambelan yang akan digelar pada bulan Juli 2024 mendatang.
Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, pihaknya terus mendorong agenda pariwisata berbasis kearifan lokal seperti Bintan Fishing, Bintan Culture hingga event Pesona Tambelan.
“Pesona Tambelan akan digelar dalam waktu dekat,” ujarnya.
Anggota Club Pelari Vocation Tanjungpinang saat ambil bagian di Bintan triathlon 2024
Sementara Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Bintan, Arief Sumarsono menuturkan untuk kegiatan Bintan Fishing akan diselenggarakan pada tanggal 7 – 8 Juni 2024 di Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang.
Sementara Event Pesona Tambelan direncanakan akan digelar pada bulan Juli 2024 dengan mengangkat salah satu budaya warga Tambelan untuk dipertunjukan seperti lomba sampan kayuh dan tarian zapin laba-laba Tambelan.
“Untuk event Pesona Tambelan pertama kalinya digelar tahun ini. Kegiatannya diawali dengan sepeda santai, lomba sampan kayuh, serta eksplorasi sejumlah tempat wisata,” tuturnya, Selasa (4/6/2025). (*)
batampos – Operasional jemaah haji telah memasuki hari ke-22. Tercatat, sebanyak 9.717 jemaah haji Embarkasi Batam telah tiba di Tanah Suci. Terbaru, sebanyak 449 jemaah kloter 22 Embarkasi Batam asal Jambi diterbangkan ke Arab Saudi, Selasa (4/6).
Sekretaris PPIH Embarkasi Hang Nadim Batam Muhammad Syafii di Batam, mengatakan jamaah calon haji dari Embarkasi Batam yang sudah tiba di Madinah dan Makkah berasal dari empat provinsi yakni Kepri, Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi.
“Hingga tanggal 4 Juni 2024, kami sudah memberangkatkan 22 kloter dengan total jemaah 9.717 orang,” kata Syafii.
Ia mengatakan pelayanan terhadap jamaah calon haji Embarkasi Batam berakhir pada 10 Juni 2024, yaitu memberangkatkan kloter 28, JCH asal Jambi dengan tujuan Makkah.Secara keseluruhan, pada pelaksanaan haji 2024, PPIH Embarkasi Batam melayani 28 kloter, meliputi Provinsi Kepri, Riau, Kalimantan Barat, dan Jambi.
Anggota Media Center Kementerian Agama, Widi Dwinanda, menyampaikan bahwa berdasarkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT), hingga tanggal 3 Juni 2024 pukul 06.42 WIB, jumlah jemaah gelombang kedua yang telah tiba di Tanah Suci mencapai 73.488 orang, terdiri dari 32.359 jemaah laki-laki (44,03%) dan 41.129 jemaah perempuan (55,97%). Operasional keberangkatan jemaah gelombang kedua akan berakhir pada tanggal 10 Juni 2024 mendatang.
“Terjadi peningkatan jumlah jemaah yang meninggal pada hari ke-22 operasional penyelenggaraan ibadah haji 2024. Pada hari yang sama pada tahun 2023, terdapat 62 jemaah yang meninggal,” ujar Widi dalam keterangan resmi di Asrama Haji.
Widi menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan kebijakan istithaah kesehatan sebagai syarat pelunasan biaya haji. Menurut Permenkes 15 tahun 2016, istithaah adalah kemampuan melaksanakan ibadah haji secara fisik, mental, dan perbekalan. Istithaah kesehatan merupakan kemampuan kesehatan jemaah haji secara fisik dan mental yang diukur melalui pemeriksaan kesehatan yang terukur.
“Kebijakan istithaah kesehatan ini merupakan upaya pemerintah untuk memastikan bahwa jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci memiliki kemampuan untuk menjalani rangkaian ibadah haji dengan lancar dan juga sebagai bagian dari perlindungan jemaah,” tambahnya.
Saat ini, seluruh jemaah gelombang pertama telah tiba di Kota Makkah Al-Mukkaramah. Pelepasan jemaah haji kloter BPN 07 dari kota Madinah ke Makkah setelah mengambil miqat di Bir Ali menandai berakhirnya pelaksanaan operasional layanan jemaah haji gelombang pertama di Madinah.
“Pihak penyelenggara sedang merawat jemaah yang masih berada di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan rumah sakit di Madinah. Secara bertahap, PPIH akan membawa jemaah tersebut ke Makkah dengan diantar oleh petugas Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI),” terangnya.
PPIH terus mengimbau jemaah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Persiapan utama yang diperlukan adalah kesehatan fisik.
“Selain memperdalam manasik haji secara mandiri dan mengikuti bimbingan ibadah di musala hotel, jemaah juga disarankan untuk menjalankan aktivitas olahraga ringan dan mengikuti arahan petugas kesehatan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat,” tutupnya. (*)