Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP M Darma Ardiyaniki
batampos– Satreskrim Polresta Tanjungpinang menetapkan ibu kandung bayi inisial MR berusia 20 tahun sebagai tersangka pembuang mayat bayi.
Perbuatan tersangka pembuang bayi yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini melanggar Pasal 181 KUHP tentang menghilangkan mayat.
Pasar ini berbunyi, barang siapa mengubur, menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahirannya, diancam pidana 9 bulan penjara.
Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP M Darma Ardiyaniki, mengatakan tersangka pembuang bayi tidak ditahan sebab ancaman pidana penjara 9 bulan penjara.
“Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Tersangka akan dititipkan di Dinas Sosial,” sebut Darma, Rabu (5/6).
Saat ini, kata Darma, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan tengah melacak keberadaan ayah biologis dari bayi malang yang meninggal setelah dilahirkan tersebut.
“Tersangka tidak mempunyai buku nikah. Ayah biologisnya di Lingga. Kami sudah koordinasi dengan Polres Lingga,” katanya.
Kasat menjelaskan, tersangka melahirkan bayi pada 4 Juni 2024 di rumah kos Jalan Pramuka Lorong Bali sekitar pukul 03.00 dinihari.
Saat proses melahirkan tanpa bantuan ini, bayi keluar dalam keadaan tidak bernyawa. Melihat bayinya dalam kondisi tersebut, tersangka merasa takut dan malu lalu membungkus bayi itu dengan kantong plastik warna hitam.
Tersangka lalu membuang bayi yang terbungkus kantong plastik itu ke parit belakang rumah kos tepatnya di Jalan Pramuka Lorong Madura Tanjungpinang. Tersangka lalu kembali ke rumah kos lalu berisitirahat paska melahirkan.
“Berdasarkan autopsi, bayi itu lahir dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Kasat.
Berdasarkan pemeriksaan, lanjut Darma, tersangka mengaku tidak mengetahui dirinya tengah hamil. Tersangka mengetahui dirinya hamil pada usia kandungan 6 bulan tepat pada bulan Maret 2024.
“Tersangka ini karyawan swasta, baru tiba di Tanjungpinang dari Lingga bulan Desember 2023 lalu,” terang Kasat.
Sebelumnya diberitakan, warga Jalan Pramuka Lorong Madura Tanjungpinang, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat bayi, Selasa (4/6) malam. Mayat bayi tersebut ditemukan seorang warga tergeletak di parit dalam keadaan terbungkus kantong plastik.
Saat membersihkan sampah di parit, warga mengira bahwa kantong plastik berwarna hitam itu sebongkah sampah. Namun ternyata mayat bayi.
Setelah melihat mayat bayi tak berdosa tersebut, warga langsung melaporkan penemuan itu ke Ketua RT dan Polresta Tanjungpinang.
Tiba di lokasi, polisi langsung melakukan proses identifikasi. Setelah melakukan olah tempat kejadian, polisi langsung mengevakuasi mayat bayi tersebut ke rumah sakit.
Polisi juga langsung menemukan terduga pembuang bayi yang merupakan ibu bayi tersebut. Terduga ibu bayi itu tinggal tidak jauh dari lokasi mayat bayi ditemukan. (*)
Sekda Bintan, Ronny Kartika dan Kepala SMKN 1 Seri Kuala Lobam, Sri Yurmiyanti membuka job fair dan pentas seni ditandai pelepasan balon ke udara di Taman Rekreasi Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam pada Selasa (4/6/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.
batampos– SMK Negeri I Seri Kuala Lobam menggelar job fair dengan melibatkan sejumlah perusahaan dan instansi pemerintahan di Bintan.
Kegiatan dilaksanakan di Taman Rekreasi Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam pada 4 dan 5 Juni 2024.
Kepala SMKN 1 Seri Kuala Lobam, Sri Yurmiyanti mengatakan, ini merupakan rangkaian kegiatan SMK pusat keunggulan tahun 2024.
“Ini program Kemendikbud, salah satunya job fair,” ujarnya.
Dia mengatakan, job fair khusus untuk alumni SMKN 1 Seri Kuala Lobam ini digelar selama dua hari dengan melibatkan sejumlah perusahaan dan instansi pemerintah di Bintan diantaranya Diler Agung Toyota, PT. A & One Precesion Engineering, PT. BRC, PT. BIIE, Syahbandar dan Bank Riau Kepri (BRK).
“Perekrutan sesuai kebutuhan perusahaan. Sejauh ini sudah 15 orang alumni yang direkrut perusahaan,” ujarnya.
Selain job fair, kegiatan ini dimeriahkan pentas seni dan seminar mengenai tips lulus wawancara dan tips membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar.
“Kalau seminarnya terbuka untuk umum,” ujarnya.
Kabid SMK, Dienovinky Sulandhi mengapresiasi SMKN 1 Seri Kuala Lobam yang telah bekerjasama perusahaan dalam program magang bagi siswa dan rekrutmen tenaga kerja bagi alumni.
Dienovinky juga mendorong siswa untuk meningkatkan kemampuan terutama kemampuan digital, karena ke depan kemampuan digital diperlukan dalam memasuki dunia kerja.
Sekda Bintan, Ronny Kartika mengapresiasi SMKN 1 Seri Kuala Lobam yang telah menggelar job fair dan pentas seni.
“Ini terobosan bagus, ada inovasi dan kreativitas, karena selain membranding sekolah juga menyerap lulusan SMK di dunia kerja,” ujarnya. (*)
Truk gandeng terbakar di Simpang Kabil, Rabu (5/6). F. Ian Kabeh/Batam Pos
batampos – Truk gandeng yang membawa alat berat terbakar tak jauh dari Simpang Kabil, Rabu (5/6/2024) siang.
Belum diketahui penyebab kebakaran itu, namun api terlihat dari bagian mesin di bawah tempat duduk sopir dan terus membesar hingga membakar bagian sopir truk hingga hangus.
Hingga berita ini dibuat, belum ada pemadam kebakaran yang tiba di lokasi. Sejumlah pengendara lainnya memilih menjauh karena khawatir terjadi ledakan tangki minyak truk.
Sementara alat berat di bagian belakang belum tersentuh api, hanya bagian depan alat berat itu tampak menghitam dari kepulan asap kebakaran bagian depan mobil truk tersebut.
“Macet jadinya, baik dari Telagapunggur maupun Batamcenter,” kata salah satu warga Punggur, Ian Kabeh kepada Batam Pos, Rabu (5/6).
Ia mengatakan, kebakaran itu tak lama, dan yang terbakar hanya bagian kepala truk. Mobil pemadam kebakaran yang akan menuju ke lokasi, terjebak macet dari arah Batamcenter.
batampos – Lion Group dan Jeju Air telah mengumumkan kerjasama strategis (codeshare) yang akan mempermudah masyarakat atau pengguna jasa dalam menjelajahi destinasi internasional.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Presiden Direktur Lion Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi dan Presiden Direktur Jeju Air , Kim E-Bae, di Jakarta.
Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, mengatakan komitmen bersama tersebut merupakan tindak lanjut PT Bandara Internasional Batam (BIB) dalam menghadirkan dan memperluas konektivitas penerbangan internasional dan mengeksplor iklim investasi, destinasi pariwisata di Batam, Kepri serta wilayah Sumatera lainnya ke mancanegara.
“Dengan layanan penerbangan melalui Batam dan Bali, masyarakat atau pengguna jasa dari berbagai kota di Indonesia kini memiliki pilihan terbaik untuk melanjutkan penerbangan menuju Incheon, Korea Selatan,”ujarnya, Rabu (5/6).
Pikri menjelaskan nantinya usai tiba di Incheon, Jeju Air menawarkan kemudahan melanjutkan perjalanan ke total 36 rute internasional, termasuk 8 rute ke Jepang dan 11 rute ke China.
“Layanan ini memberikan nilai tambah bagi para wisatawan untuk mengeksplorasi lebih banyak destinasi dengan fleksibilitas dan kenyamanan,” ujarnya.
Selain itu, kerjasama ini juga mendukung program pemerintah dalam mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia.
Dengan layanan penerbangan yang lebih terintegrasi, masyarakat atau penggunasa jasa dari Korea Selatan dan negara-negara lainnya dapat dengan mudah mengunjungi kota-kota di Indonesia melalui Batam dan Bali.
“Ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing dan memberikan kontribusi positif bagi pariwisata Indonesia,” tuturnya.
Presiden Direktur Lion Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi menyampaikan kerjasama ini merupakan langkah penting bagi Lion Group dalam memberikan kemudahan bagi para pelancong Indonesia untuk menjelajahi lebih banyak destinasi internasional.
“Kami memahami bahwa kenyamanan dan fleksibilitas adalah hal yang sangat penting bagi para travelers, dan dengan konsep multicity ini, kami dapat menyediakan pilihan rute yang lebih luas dan efisien,”sebutnya.
“Dengan tersedianya lebih banyak pilihan penerbangan, kami berharap semakin banyak pelancong dari berbagai negara akan tertarik untuk mengunjungi keindahan dan keragaman budaya yang ditawarkan oleh kota-kota di Indonesia,” -ucap Capt. Daniel.
Sementara itu, Presiden Direktur Jeju Air, Kim E-Bae, juga menyampikan melalui kolaborasi ini, Jeju Air berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan menyenangkan bagi para pelancong.
“Kami yakin bahwa dengan menggabungkan jaringan penerbangan kami dengan Lion Group, para travelers akan merasakan manfaat besar dari peningkatan aksesibilitas dan fleksibilitas dalam merencanakan perjalanan mereka,” sebut pria Korsel tersebut.
Selain itu, layanan code share Lion Group dan Jeju Air bersemangat untuk memperkenalkan lebih banyak wisatawan asing ke Indonesia.
Kim percaya bahwa kemitraan ini tidak hanya akan memperkuat hubungan bilateral antara Korea Selatan dan Indonesia, tetapi juga akan membuka peluang baru bagi pengembangan pariwisata di kedua negara.
“Kami sangat menantikan dampak positif dari kerjasama ini bagi para pelancong dan industri pariwisata,” – tutup Kim (*)
batampos– Kapal kargo dengan nama KM Jaya Lestari VII yang membawa berbagai jenis barang dari Tanjung Pinang tujuan ke Sungai Guntung, Inhil, Riau mengalami kecelakaan kecelakaan di laut. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/6) pukul 23.00 WIB di perairan Sandam, Kecamatan Kateman yang berbatasan Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun.
”Secara detil saya tidak tahu peristiwa kapal kargo yang mengalami musibah di perairan Sandam, Kecamatan Kateman, Inhil. Namun, dari keterangan nelayan yang berasal dari desa saya mengatakan memang ada kapal yang tenggelam dan muatan berserakan di laut,” ujar Kepala Desa Semembang, Kecamatan Durai, Suhaimi yang dikonfirmasi Batam Pos.
Sementara itu, Kepala Pos KSOP Kecamatan Durai, Pendy yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, KM Jaya Lestari VII mengalami musibah setelah dihantam gelombang ketika berlayar menuju ke Sungai Guntung.
”Kapal kargo yang mengangkut berbagai macam barang dengan nakhoda Syamsuardi dan 6 orang ABK tersebut dihantam ombak pada bagian lambung kiri kapal. Sehingga, kapal langsung miring ke kanan. Akibatnya, air dengan cepat masuk ke palka kapal. Kemudian kru kapal berusaha mengeluarkan air dari dalam palka menggunakan 3 unit mesin pompa,” paparnya.
Namun, tambahnya, upaya ini tidak berhasil. Karena, air yang masuk cukup banyak. Sehingga, kapal akhirnya tenggelam. Kemudian, nakhoda kapal meminta bantuan ke masyarakat dari Sungai Guntung.
Kepala UPT Dishub Kabupaten Karimun di Durai, Asrory secara terpisah menyebutkan, dengan adanya bantuan masyarakat nelayan dari Semembang dan Sungai Guntung, KM Jaya Lestari VII yang tenggelam berhasil dievakuasi ke Sungai Guntung dan untuk barang muatan ada yang tenggelam seta ada yang berhasil diselamatkan warga.
”Kalau dilihat dari muatan yang cukup banyak, diperkirakan kerugian materil mencapai miliaran rupiah. Dengan kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini, kami menghimbau agar masyarakat nelayan dan juga kapal yang melalui Perairan Rukau agar waspada. Karena, perairan tersebut termasuk kawasan dengan ombak tinggi jika terjadi angin kencang,” jelasnya. (*)
PERTAMBANGAN emas di bukit Grassberg PT Freeport. Tampak satu karyawan PT Freeport sedang mengawasi area operasional di PT Freeport. F. KEMENTERIAN BUMN
batampos – Kementerian Perdagangan (Kemendag) merelaksasi ekspor beberapa produk pertamba-ngan. Yakni, komoditas konsentrat besi laterit, konsentrat tembaga, konsentrat seng, konsentrat timbal, dan lumpur anoda dengan merevisi kebijakan ekspor. Tujuannya untuk menciptakan nilai tambah pada industri pengolahan dan pemurnian di dalam negeri.
”Relaksasi ini bertujuan untuk menjamin kepastian berusaha di dalam negeri, menciptakan iklim usaha yang baik, dan meningkatkan ekspor atas produk yang bernilai tambah,” ujar Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Budi Santoso, kemarin (4/6)
Relaksasi ekspor produk per-tambangan itu sejalan dengan tujuan pemerintah dalam hilirisasi produk pertambangan. Budi berharap seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, maupun badan usaha dapat bekerja sama dengan baik untuk memajukan industri dalam negeri.
Sebelumnya, berdasarkan Permendag Nomor 22 Tahun 2023 tentang Barang Yang Dilarang Untuk Diekspor; komoditas konsentrat besi laterit, konsentrat tembaga, konsentrat seng, konsentrat timbal, dan lumpur anoda dilarang untuk diekspor mulai 1 Juni 2024. Namun, dengan kebijakan yang baru melalui Permendag Nomor 10 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Permendag Nomor 22 Tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang Untuk Diekspor, larangan tersebut diberlakukan mundur hingga 31 Desember 2024 atau mulai berlaku pada 1 Januari 2025.
Kemendag juga merevisi Permendag Nomor 23 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor dengan menerbitkan Permendag Nomor 11 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Permendag Nomor 23 Tahun 2023 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor. Revisi tersebut dilakukan untuk memberi kepastian hukum dan kepastian berusaha bagi para pelaku usaha eksportir dalam mengajukan perizinan berusaha di bidang ekspor sehingga dapat meningkatkan kinerja ekspor nasional.
Budi menambahkan, tidak banyak perubahan yang signifikan yang tertuang pada Permendag Nomor 11 Tahun 2024. ”Pelaku usaha eksportir dapat mengajukan permohonan perizinan di bidang ekspor seperti semula,” ucapnya.
Relaksasi tersebut bakal mendatangkan benefit bagi perusahaan tambang, salah satunya PT Freeport Indonesia (PTFI). PTFI menyampaikan bahwa relaksasi ekspor diharap bisa dilakukan untuk bisa memaksimalkan penerimaan negara.
Wakil Presiden Direktur Freeport Indonesia Jenpino Ngabdi mengatakan, penerimaan negara akan jauh lebih besar ketika relaksasi ini diberikan dibandingkan jika larangan ekspor kembali diterapkan. ”Penerimaan negara diperkirakan USD 2,9 miliar tanpa izin ekspor. Sedangkan, apabila PTFI mendapat izin ekspor, penerimaan negara mencapai USD 5,6 miliar USD atau ada kenaikan USD 2,7 miliar,” ujar Jenpino dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, Senin lalu (6/3).
Pemerintah berencana memperpanjang izin usaha pertambangan khusus (IUPK) PTFI hingga 2061 dengan syarat Indonesia mendapatkan penambahan saham sebesar 10 persen. Sehingga, total saham yang akan dikantongi pemerintah menjadi 61 persen dari sebelumnya 51 persen.
Freeport diketahui tengah membangun fasilitas pemurnian dan pengolahan (smelter) konsentrat tembaga di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Smelter itu akan menjadi smelter single line terbesar dengan kapasitas pengolahan mencapai 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun atau 480 ribu ton logam tembaga. (*)
Petugas membawa buronan bandar narkoba Thailand, Chaowalit Thongduang menuju mobil tahanan saat proses ekstradisi di Gedung Bareskrim, Jakarta, Selasa (4/6). F. Hanung Hambara/Jawa Pos
batampos – Buronan internasional asal Thailand Chaowalit Thongduang diekstradisi menggunakan pesawat khusus, Selasa (4/6). Dengan ekstradisi tersebut tugas bareskrim Polri tuntas, hanya tinggal polisi Thailand yang menepati janji untuk menangkap bandar terbesar di Indonesia Fredy Pratama. Tim dari Dittipid Narkoba Bareskrim juga ikut ke Thailand terkait upaya menangkap Fredy.
Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa mengatakan, buronan asal Thailand ini diekstradisi ke Thailand sekitar pukul 15.00 menggunakan pesawat khusus. ”Kami melakukan pengawalan terhadap buronan,” paparnya.
Terdapat sepuluh petugas yang dikerahkan mengawal buronan yang pernah membunuh seorang polisi Thailand tersebut. Dia mengatakan, penangkapan terhadap Chaowalit tersebut merupakan bagian dari kesepakatan antara Polri dengan polisi Thailand. ”Kita join, polisi Thailand minta gembongnya ditangkap. Kita juga minta demikian. Saling tukar atau barter,” paparnya.
Kesepakatan antara Polri dengan polisi Thailand itu diputuskan April lalu. Menu-rutnya, pihaknya yang bertemu dengan polisi Thailand di Malaysia April lalu. ”Mereka bentuk tim yang dipimpin jenderal bintang tiga untuk menangkap Fredy,” terangnya.
Menurutnya, selain mengirim buronan ke Thailand juga ada tim dari Dittipid Narkoba terbang bersama ke Thailand. Tim tersebut bekerja sama dalam upaya penangkapan Fredy Pratama.
”Posisi Fredy di hutan, perbatasan Thailand dengan Burma,” ujarnya.
Kapan Fredy Pratama ditangkap? Dia menjawab bahwa semoga secepatnya bandar nomor satu Indonesia itu tertangkap. ”Insyaallah secepatnya. Saya juga mau Fredy cepat tertangkap,” terangnya kemarin.
Sebab, Fredy Pratama ini selama ini memang kesannya merupakan buronan dari Dittipid Narkoba Bareskrim. Tentunya, kalau tidak tertangkap juga Dittipid Narkoba yang dianggap tidak berhasil. ”Kan Fredy Pratama ini yang meng-ungkap pertama kita. Ya kita harus tangkap,” jelasnya.
Sebelumnya, buroanan asal Thailand Chaowalit ditangkap di Bali. Buronan tersebut berada di Indonesia sejak Desember lalu, dengan melakukan pelayaran selama 17 jam menggunakan speedboat. Setibanya di Aceh, kaki tangan Chaowalit membuatkan KTP dan KK atas nama Sulaiman.
Chaowalit berpindah pindah tempat tinggal, dari Aceh dia menuju ke Medan, Sumatera Utara. Beberapa waktu di Medan, lantas dia berpindah ke Bali, lokasi terakhir pelariannya sekaligus tempat dia tertangkap. (*)
batampos – Hari kedua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD jalur afirmasi atau siswa tidak mampu di Kota Batam 304 orang. Jumlah itu mengalami penurunan bila dibandingkan hari pertama PPDB yang mencapai 1.783 calon peserta didik.
”Ya, sampai pukul 12.00 WIB ini yang mendaftar di hari kedua jalur afirmasi baru sebanyak 304 calon siswa,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Batam, Tri Wahyu Rubianto, Selasa (4/6).
Menurutnya, dari total pendaftaran tersebut tidak semua yang mendaftar jalur afirmasi. Ada juga sebagian besar orangtua yang hanya sekadar membuat akun PPDB sehingga pada saat pembukaan jalur zonasi nanti mereka tinggal mendaftar saja.
”Saya lihat dari dashboard executive information system PPDB 2024 seperti itu. Makanya ada banyak berkas yang tidak terselesaikan, karena memang baru buat akun saja,” jelasnya.
Disebutkan Tri, sampai hari kedua PPDB, jumlah pendaftar yang telah menye-lesaikan akun sebanyak 354 orang. Rinciannya, 287 di hari pertama dan 67 siswa pada hari kedua.
Untuk PPDB jalur afirmasi, pihaknya menyediakan 1.879 kuota atau 15 persen dari total keseluruhan. Pendaftaran jalur afirmasi ini dibuka mulai tanggal 3-7 Juni. Panitia juga akan langsung mengumumkan hasil seleksi sehari setelah pendaftaran ditutup 8 Juni 2024.
Bagi orangtua yang anaknya tidak lolos jalur afirmasi tak perlu berkecil hati, sebab masih bisa melanjutkan pendaftaran jalur zonasi. Jalur tersebut akan mulai dibuka berbarengan dengan perpindahan orangtua mulai 19 Juni 2024 mendatang.
”Kalau tahun lalu kan gak bisa, hanya di satu jalur saja. Namun di tahun ini mereka yang pernah mendaftar di jalur afirmasi dan jika gagal maka dapat mendaftar di jalur zonasi,” katanya.
Tri mengatakan bahwa permasalahan PPDB di tahun ini masih seputar daya tampung yang terbatas. Berdasarkan hasil pendataan jumlah siswa yang akan lulus dari SD tahun ajaran 2024/2025 mencapai 22.381. Sedangkan untuk jumlah lulusan SMP tahun ajaran 2024/2025 secara keseluruhan mencapai 19.346. Artinya terdapat kelebihan daya tampung dari SD ke SMP yang jumlahnya mencapai kurang lebih tiga ribu peserta didik.
Panitia PPDB SDN 008 Batam Kota memantau calon murid yang akan melakukan pendaftaran secara online, Selasa (4/6). F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Tahun ini, Disdik Kota Batam berencana menambah daya tampung (RDT) untuk jenjang SD negeri sebanyak 11.503 siswa atau 411 rombongan belajar (rombel). Sementara total rencana daya tampung (RDT) di SMP negeri 11.761 siswa atau 359 rombel.
Untuk mengantisipasi membeludaknya pendaftaran ke sekolah negeri, pihaknya akan mengusulkan optimalisasi siswa per kelas.
”Kapasitas per kelas 40 siswa. Ini kami usulkan kepada pimpinan, sebagai langkah antisipasi membeludaknya pendaftaran ke sekolah negeri. Memang akan padat dan penuh sesak. Makanya tetap kami imbau kepada orangtua yang mampu mendaftarkan anaknya di sekolah swasta. Karena mutu pendidikan juga bagus, dan ruang kelas masih renggang,” paparnya.
Anggota Komisi IV, Muhammad Mustofa, menegaskan bahwa solusinya harus segera ditemukan untuk menampung semua calon peserta didik. “Berdasarkan data, Batam memiliki daya tampung 22 ribu siswa untuk SD dan 12 ribu untuk SMP. Namun, banyak orangtua lebih memilih sekolah negeri yang gratis, sehingga membebani sekolah negeri dan memicu kekurangan ruang kelas,” kata dia kepada Batam Pos, Senin (3/6).
Mustofa menekankan pentingnya memberdayakan sekolah swasta yang telah banyak berdiri di Batam. Dia mengusulkan bantuan operasional bukan untuk sekolah, tetapi langsung kepada murid yang membutuhkan.
”Kita bantu muridnya, bukan sekolahnya. Ini merupakan perhatian pemerintah kepada masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dari APBD,” jelas Mustofa.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan di sekolah swasta dan mendorong orangtua untuk menyekolahkan anaknya di sana. “Pastinya solusi ini bisa berdampak kepada masyarakat terkait biaya pendidikan,” jelasnya.
DPRD Kota Batam akan terus memantau proses PPDB dan memberikan masukan kepada pemerintah daerah untuk kelancaran dan peningkatan kualitas pendidikan di Batam. “Kami bakal pantau terus proses ini hingga berjalan lancar dan selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan,” tutupnya.
Sementara itu, untuk PPDB SMA dan SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah mengeluarkan petunjuk teknis secara menyeluruh. Dalam petunjuk teknis, PPDB akan dibuka mulai tanggal 11 Juni. Untuk SMK, pendaftaran dibuka tanggal 11-13 Juni. Selanjutnya ada tahapan verifikasi dokumen dan akan diumumkan tanggal 19 Juni pendaftaran ulang dilaksanakan tanggal 20-22 Juni 2024.
Jenjang SMA, ada pendaftaran jalur afirmasi, perpindahan tugas orangtua dan prestasi, pendaftaran dilaksa-nakan pada tanggal 11-13 Juni. Selanjutnya ada verifikasi dokumen dan diumumkan pada tanggal 20-22 Juni. Untuk jalur zonasi pendaftaran dimulai tanggal 19 Juni. Selanjutnya ada verifikasi dokumen dan diumumkan pada tanggal 28 Juni.
Dalam juknis ini juga sudah diatur kuota daya tampung dari masing-masing sekolah. Untuk kuota daya tampung SMA dan SMK Negeri di Batam yakni SMAN 1 sebanyak 468 siswa untuk 23 rombel dengan sistem daring, SMAN 2 sebanyak 144 siswa untuk 4 rombel dengan sistem daring, SMAN 3 Batam sebanyak 432 untuk 22 rombel dengan sistem daring.
SMAN 4 sebanyak 442 siswa untuk 12 rombel dengan sistem daring, SMAN 5 sebanyak 432 siswa untuk 23 rombel dengan sistem daring, SMAN 6 sebanyak 36 siswa untuk satu rombel dengan sistem kombinasi. Sedang SMAN 7 ada 72 siswa untuk 2 rombel dengan kombinasi, SMAN 8 sebanyak 576 siswa untuk 16 rombel dengan sistem daring, SMAN 9 sebanyak 72 siswa untuk dua rombel dengan sistem kombinasi.
Selanjutnya SMAN 10 sebanyak 144 siswa untuk 4 rombel dengan sistem kombinasi, SMAN 11 sebanyak 72 siswa untuk 2 rombel dengan sistem kombinasi, SMAN 12 sebanyak 252 siswa untuk 7 rombel dengan sistem daring, SMAN 13 sebanyak dua 72 siswa untuk 2 rombel dengan sistem kombinasi. Lalu, SMAN 14 sebanyak 288 siswa untuk 8 rombel dengan sistem daring, SMAN 15 sebanyak 324 siswa untuk 9 rombel dengan sistem daring, SMAN 16 sebanyak 288 siswa untuk 36 dengan sistem daring, SMAN 17 sebanyak 396 siswa untuk 11 rombel dengan sistem daring.
Kemudian, SMAN 18 sebanyak 432 siswa untuk 12 rombel dengan sistem daring, SMAN 19 sebanyak 396 siswa untuk 11 rombel dengan sistem daring, SMAN 20 sebanyak 432 siswa untuk 12 rombel dengan sistem daring, SMAN 21 sebanyak 288 siswa untuk 8 rombel dengan sistem daring, SMAN 22 sebanyak 36 siswa untuk satu rombel dengan sistem kombinasi, SMAN 23 sebanyak 360 siswa untuk 10 rombel dengan sistem daring, SMAN 24 sebanyak 360 siswa untuk 10 rombel dengan sistem daring, SMAN 25 sebanyak 432 siswa untuk 12 rombel dengan sistem daring. Dan SMAN 26 sebanyak 360 siswa untuk 10 rombel dengan sistem daring, SMAN 27 sebanyak 360 siswa untuk 10 rombel dengan sistem daring, SMAN 28 sebanyak 360 siswa untuk 10 rombel dengan sistem daring dan SMAN 29 sebanyak 144 siswa untuk 4 rombel dengan sistem daring. Total kuota SMA di Batam tahun ini sebanyak 8.460 siswa.
SMKN I Batam sebanyak 756 siswa untuk 21 rombel dengan sistem daring, SMKN 2 Batam sebanyak 648 siswa untuk 18 rombel dengan sistem daring, SMKN 3 Batam sebanyak 634 siswa untuk 18 rombel dengan sistem daring, SMKN 4 Batam sebanyak 576 siswa untuk 16 rombel dengan sistem daring, SMKN 5 Batam sebanyak 1.332 siswa untuk 37 rombel dengan sistem daring. SMKN 6 Batam sebanyak 648 siswa untuk 18 rombel dengan sistem daring, SMKN 7 Batam sebanyak 620 untuk 18 rombel dengan sistem daring, SMKN 8 Batam sebanyak 540 siswa untuk 14 rombel dengan sistem daring, SMKN 9 Batam sebanyak 216 siswa untuk 6 rombel dengan sistem daring, SMKN 10 Batam sebanyak 108 siswa untuk 3 rombel dengan sistem daring dan SMKN 11 Batam sebanyak 144 untuk 4 rombel dengan sistem daring. Total kuota SMKN di Batam sebanyak 6.222 siswa untuk 174 rombel.
Dalam juknis yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Andi Agung tanggal 1 Maret 2024 ini, kuota daya tampung SMA dan SMK Negeri di Batam sebanyak 14.682 siswa. Jumlah kuota ini tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya.
Selain kuota daya tampung SMA,SMK dan SLB yang leng-kap, dalam juknis ini juga telah merincikan proses dari pendaftaran hingga penetapan hasil PPDB dan pendaftaran ulang. Berikut tahapan proses pendaftaran yang dimaksud.
Jenjang SMK, pendaftaran dibuka tanggal 11-13 Juni. Selanjutnya ada tahapan verifikasi dokumen dan akan diumumkan tanggal 19 Juni pendaftaran ulang dilaksanakan tanggal 20-22 Juni 2024.
Jenjang SMA, ada pendaftaran jalur afirmasi, perpindahan tugas orangtua dan prestasi, pendaftaran dilaksanakan pada tanggal 11-13 Juni. Selanjutnya ada verifikasi dokumen dan diumumkan pada tanggal 20-22 Juni. Untuk jalur zonasi pendaftaran dimulai tanggal 19 Juni. Selanjutnya ada verifikasi dokumen dan diumumkan pada tanggal 28 Juni.
Untuk jenjang SLB, pendaftaran dibuka tanggal 11 hingga 16 Juni dan diumumkan pada tanggal 19 Juni. Kuota SLB di Batam sebanyak 126 orang untuk enam rombongan belajar.
Data yang didapat Batam Pos dari Dinas Pendidikan Kota Batam jumlah tamatan SMP tahun ini sebanyak 19.346 siswa, sementara kuota daya tampung SMA dan SMK Negeri di Batam sesuai juknis dari Disdik Kepri sebanyak 14.682. Artinya, ada sekitar 5.000-an tamatan SMP yang tidak terakomodir dalam PPDB SMA/SMK negeri nanti.
Ini jadi kekuatiran serius bagi orangtua yang anaknya baru tamat SMP, sebab peluang untuk tidak lolos PPDB SMA/SMK Negeri cukup besar. Padahal mereka sangat menginginkan agar anak mereka masuk sekolah Negeri untuk menghemat biaya pendidikan anak.
”Apalagi mau gratiskan SPP, makanya harus masuk ke sekolah negeri anak saya ini. Semoga bisa lolos di PPDB nanti,” kata Agus, warga Sagulung.
Saat ini para orangtua ini tengah mempersiapkan berkas pendaftaran anak mereka. Saat PPDB dibuka nanti mereka akan langsung mendaftar dan berharap anak mereka lolos.
Dinas Pendidikan Provinsi Kepri melalui juknis yang telah keluar sudah mematok kuota daya tampung dari masing-masing sekolah yang ada. Kuota ini sudah sesuai kemampuan sekolah dalam menambah siswa baru mereka. Ada beberapa sekolah yang memang kuotanya diatas 1.000 an siswa agar lebih banyak mengakomodir peminat sekolah negeri tersebut.
”Itu sudah batasan maksimalnya. Itulah kemampuan daya tampung yang Ada di Batam,” ujar Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam Kasdianto.
Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat SMA/SMK dan sederajat sudah semakin dekat. Orangtua yang anaknya baru tamat pendidikan tingkat SMP mulai persiapan berkas pendaftaran anak mereka. SMA dan SMK negeri jadi tujuan utama sebagai persiapan PPDB anak-anak mereka.
Alasan orangtua memilih sekolah negeri umumnya sama yakni lebih ringan biaya pendidikan. Bahkan tahun ini diprediksi peminat SMA dan SMK negeri meningkat dari tahun sebelumnya sebab ada wacana pemerintah untuk menggratiskan SPP siswa SMA dan SMK Negeri tahun 2025 nanti.
”Yang pasti di sekolah negeri biaya pendidikan lebih murah. Apalagi belakangan muncul kabar mau digratiskan SPP SMA dan SMK tahun depan, saya berharap anak saya bisa masuk ke sekolah negeri. Berkas pendaftaran sudah saya sediakan semua. Saat PPDB buka nanti langsung saya daftarkan,” kata Husnul, warga perumahan Puteri Tujuh yang ingin daftarkan anaknya ke SMKN I Batam. (*)
batampos– Kasus asusila terhadap anak di bawah umur, akhir-akhir ini marak di Bintan.
Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson mengakui kasus asusila terhadap anak di bawah umur marak di Bintan khususnya di wilayah hukum Polsek Bintan Utara maupun Polsek Bintan Timur.
Dari beberapa kasus yang terungkap, menurut dia, pelakunya masih orang dekat atau kenal dengan korban seperti pacar dari korban dan pekerja jaga malam di perumahan tempat tinggal korban.
Untuk mengantisipasi terjadinya kasus asusila terhadap anak di bawah umur, dia meminta orangtua untuk melakukan pengawasan ekstra terhadap aktivitas anaknya.
Dia juga meminta orangtua mengetahui pergaulan anaknya. Sehingga orangtua tau siapa saja teman-teman dari anaknya.
“Jangan dibiarkan anaknya pulang lewat waktunya. Kalau sudah waktunya pulang, dicari atau dihubungi. Kalau hapenya tidal bisa dihubungi, telepon temannya atau datangi rumah temannya,” ujarnya.
Selain itu, katanya, orangtua harus membangun komunikasi dua arah yang baik dengan anaknya sehingga anaknya terbuka untuk menceritakan aktivitas yang dijalani.
“Berikan edukasi juga kalau seandainya dilecehkan harus segera lapor ke orangtua,” ujarnya.
Dia juga meminta semua pihak mulai dari warga, ketua RT, ketua RW untuk peduli dan ikut mengawasi pergaulan anak-anak di lingkungannya.
“Sama-sama kita mengawasi untuk mencegah terjadinya kasus asusila terhadap anak di bawah umur,” imbuhnya. (*)
Suasana Pelabuhan Internasional terlihat ramai oleh aktivitas pengunjung baik yang datang maupun yang pergi, Minggu (26/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Harga tiket feri Batam-Singapura (pulang-pergi) lebih mahal dibanding harga tiket Batam-Malaysia (pulang-pergi). Padahal jarak tempuh untuk kedua negara ini berbeda hampir 3 kali lipat. Seperti untuk waktu tempuh Batam-Malaysia hampir 2 jam, sedangkan Batam-Singapura hanya 40-45 menit
Pantauan Batam Pos, harga tiket untuk PP Batam-Malaysia pulang pergi dihargai 545 ribu dan untuk sekali jalan Rp 355 ribu. Sedangkan Batam-Singapura PP Rp 760 ribu untuk Paspor Indonesia dan Rp 915 ribu untuk WNA. Kemudian untuk sekali jalan Rp 400 ribu paspor Indonesia dan Rp 485 paspor WNA.
Meski harga tiket Singapura lebih mahal, namun ternyata antrean untuk pembelian tiket di konter kapal kw Singapura lebih ramai dan tujuan Malaysia.
Salah satu petugas operator kapal ke Malaysia mengatakan dalam sehari kapalnya hanya punya 2 jadwal keberangkatan. Pada pagi dan sore hari.
“Jadwal keberangkat kapal Batam ke Malaysia dua kali sehari, pagi dan sore. Begitu juga sebaliknya. Harga tiket Rp 545 ribu untuk PP,” sebutnya.
Sedangkan untuk kapal Batam Singapura lebih mahal. Hal itu tertera di beberapa layar monitor masing masing-masing konter kapal. Bahkan harga tiket untuk paspor Indonesia dan WNA dipatok tarif berbeda.
“Untuk harga tiket Batam-Singapura Rp 760 ribu paspor Indonesia dan Rp 915 ribu untuk paspor keseluruhan (WNA),” sebut Zeno, pihak operator kapal Majestic.
Disinggung apakah ada kemungkinan tarif tiket turun, karena banyaknya keluhan dari para penumpang, Zeno pun enggan menjawab.
Sementara, Syahbandad Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang mengatakan untuk operator kapal tujuan Batam – Singapura ada 3 , yakni Majestic, Sindo dan Batamfast. Begitu juga dengan operator kapal ke Malaysia, seperti Indomas, Citra Ferry, MDM Express.
“Untuk trip kapal yang berangkat khusus Singapura-Batam, hari normal itu sekitar 70 trip. Itu di luar Malaysia,” sebut Erik.
Mengenai harga tiket, ditegaskan Erik itu bukan wewenang dari Syahbandar. Namun lebih tepatnya kebijakan dari perusahaan operator kapal.
“Kami hanya memastikan pelayaran dan penumpang sesuai. Begitu juga dengan jumlah kapal keluar masuk setiap harinya,” kata Erik.
Disinggung mengenai jumlah penumpang apakah ada penurunan penumpang, pasca keluhan beberapa warga Singapura karena harga tiket mahal. Menurut Erik, arus penumpang saat ini bisa dikatakan normal. Tidak menurun dan tidaknya juga meningkat.
“Kalau hari biasa, bisa dikatakan normal. Rata-rata setiap hari dibawa 4000 penumpang melalui pelabuhan internasional ferry Batam Center. Beda lagi kalau hari besar dan libur, pasti ada lonjakan penumpang,” ungkap Erik
Masih kata Erik, di hari biasa, banyak turis-turis dari China dan Korea datang ke Batam. Mereka berkelompok bersama agen travel.
“Seperti yang terlihat sore ini, banyak rombongan turis dari Korea dan China,” pungkas Erik. (*)