
batampos– Penyidik Satreskrim Polres Bintan akan berkoordinasi dengan BKSDA Batam terkait kerusakan mangrove akibat dampak pembangunan tambak udang di Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan.
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bintan, Ipda Adi Satrio mengatakan, ada beberapa pohon mangrove yang rusak sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan BKSDA Batam.
“Kita koordinasi dulu dengan BKSDA Batam, karena ada mangrove yang ditebang. Jumlahnya mungkin puluhan mangrove yang dirusak,” ujarnya.
Dia mengatakan, sejauh ini sudah memeriksa 8 orang saksi, mulai dari pemilik usaha, orang lapangan, pemilik lahan, dan pihak dinas.
Dari pemeriksaan itu, ia mengatakan, pelaku usaha sudah mengajukan izin lingkungan hidup tapi belum selesai.
BACA JUGA: Polisi Selidiki Dugaan Perusakan Bakau dan Perizinan Usaha Tambak Udang di Desa Pengujan
Meski izin masih proses, dia mengatakan, saat itu aktivitas di lokasi pembangunan jalan.
“Karena izin sudah diajukan namun belum keluar dan aktivitas sudah dilakukan maka sanksi administrasi,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, saat itu pihaknya telah menghentikan aktivitas di lokasi setelah menerima pengaduan dari warga terkait adanya kerusakan mangrove.
“Sudah kita hentikan, kalau masih ada aktivitas tolong masyarakat infokan ke kita,” ujarnya.
Dia juga memastikan proses terus berjalan karena ada kerusakan lingkungan yang terjadi di lokasi tersebut.
“Karena ada mangrove yang ditebang, masalah lingkungan hidup untuk pasal sangkaannya ke UU pesisir pantai, sanksinya bisa denda bisa pidana,” tukas dia.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga mengadukan ke kantor polisi karena ada sejumlah mangrove yang dirusak akibat pembangunan tambak udang itu.
Saat itu, pemilik usaha H Syafarudin mengakui, ada beberapa pohon mangrove yang ditebang untuk membuka akses pipa dari laut ke lokasi tambak udang.
Namun dia bersedia melakukan ganti rugi atas pohon mangrove yang ditebang itu. (*)
Reporter: Slamet N






batampos – Pembaca, ada info tentang air lagi nih… Apa ya ….. Begini, PT Air Batam Hilir pengelola air bersih di Pulau Batam, menginformasikan ada perbaikan perbaikan kebocoran pipa DN 500mm di Jalan Raden Patah, Lubuk Baja. Saat ini perbaikan masih dalam proses.


