Sabtu, 2 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3458

Lagi, Satu Penderita DBD Meninggal Dunia

0
IMG 20240107 214328
Pengasapan atau fogging untuk meminimalkan sebaran jentik nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit demam berdarah dengeu di Perumahan Legenda Bali, Batam Kota. F. Yusuf Hidayat/Batam Pos

batampos – Jumlah pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam yang meninggal dunia kembali bertambah. Itu setelah seorang pasien DBD berusia 46 tahun asal Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang, meninggal dunia usai dirawat di RS Graha Hermine, Batuaji, Mei lalu.

“Total sampai saat ini (kemarin) sudah ada 6 kasus DBD meninggal dunia,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi kepada Batam Pos, Selasa (4/6).

IP merupakan penderita DBD ke-enam yang meninggal di sepanjang tahun ini. Sebelumnya, TJ, 59, warga Sungai Lekop. Pasien meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Graha Hermin pada 9 Januari 2024 kemarin.

Selanjutnya DP, 25, warga Baloi Permai Baloi, meninggal di RS Camata Sahidya pada 24 Januari lalu. AE, 11, warga Belakang Padang meninggal di RSBP Batam pada 24 Januari 2024.

Baca Juga: PPDB Tingkat SD: Jalur Afirmasi Masih Minim,Ortu Siswa Tunggu Zonasi

Lalu WR, 5, warga Sei Beduk meninggal di RSUD Embung Fatimah 30 Januari 2024 dan terkahir IH, 5, warga Sei Lekop meninggal di RSUD Embung Fatimah pada April 2024 lalu.

“Pasien meninggal ini empat kasus terjadi di Januari, satu kasus di Maret dan satu kasus lain di bulan Mei,” ungkap Didi.

Selain kasus meninggal berdasarkan data Dinkes Kota Batam sepanjang Januari hingga Mei 2024 ini terdapat 137 kasus DBD. Rinciannya, 29 kasus terjadi di bulan Januari, 30 kasus di bulan Februari, 37 kasus di bulan Maret, 12 kasus DBD di bulan April dan sebanyak 29 kasus lainnya terjadi di bulan Mei 2024.

“Bila melihat data jumlahnya angka DBD di Batam ini menurun signifikan dibanding tahun – tahun sebelumnya, ” ucap Didi.

Baca Juga: 433 Kendaraan di Batam Daftar Parkir Berlangganan

Dimana di periode yang sama di tahun 2023 lalu ada 189 kasus, lalu di tahun 2022 ada sebanyak 353 kasus DBD serta di tahun 2021 ada sebanyak 291 kasus DBD di Kota Batam.

Dikatakan Didi, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini seringkali muncul di musim pancaroba, khususnya di awal tahun seperti sekarang ini. Tingginya curah hujan mempengaruhi peningkatan kasus DBD. Genangan air timbul setelah hujan juga berpotensi menjadi sarang nyamuk berkembangbiak.

“Peran masyarakat dalam mewaspadai penularan kasus DBD sangat besar. Jika terkena gejala DBD segera ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Didi, Walikota Batam juga mengeluarkan surat edaran tentang kewaspadaan dini peningkatan DBD di Batam. Salah satu poinnya adalah, dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli dalam upaya mencegah penyebaran DBD antara lain dengan upaya penggerakan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui 3M plus.

Baca Juga: Korban Tabrakan Beruntun Kehilangan Motor di Lokasi Kejadian

Menguras dan menyikat dinding tempat penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, mengubur kembali barang bekas yang dapat menampung air hujan serta plus cara lain dengan memantau wadah air yang dapat menjadi tempat perkembanganbiakan nyamuk aedes aegypty.

“Kita juga minta masyarakat mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam mengimplementasikan gerakan satu rumah satu jumantik untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik nyamuk di lingkungannya masing-masing, ” ujar Didi.

Dalam surat edaran ini juga meminta agar masyarakat untuk segera membawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama atau melaporkan apabila ada warga yang terkena DBD. Membantu petugas dalam kelancaran kegiatan penyelidikan epidemiologi dan fogging fokus yang dilakukan di wilayahnya masing-masing apabila ada kasus DBD.

Baca Juga: Kurangi Tonase Sampah, Kecamatan Kembali Maksimalkan Program Bank Sampah

“Kami mengimbau masyarakat agar secara dini mewaspadai potensi DBD karena ketika musim hujan kita tahu saat musim hujan biasanya kasus DBD meningkat,” ungkapnya.

Anggota DPRD Batam Safari Ramadan mengaku prihatin dengan berkembannya penyakit DBD saat ini, apalagi sudah memakan korban di beberapa daerah. Instansi terkait pun diminta untuk mencegah agar DBD tidak meluas. Antisipasi yang baik dengan menjaga lingkungan untuk tetap bersih.

“Apalagi kondisi cuaca saat ini yang sejuk atau musim hujan yang diingini oleh nyamuk aedes aegepty sumber penyakit DBD berkembang. Pilhannya ialah mengalakkan lagi kegiatan pencegahan melalui budaya gotong royong di masyarakat. Baik itu di tingkat RW, RT atau pun perumahan, ” ujarnya.

Dikatakan Safari, lebih baik mencegah dari mengobati. Foging memang baik, tapi tidak mengatasi persoalan. Menjadikan Iingkungan perumahan bersih merupakan jalan terbaik. Terapkan langkah 3M, mengubur, menguras dan menutup tempat-tempat penampungan air dan pemberian bubuk abate

“Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat Batam untuk menggalakkan kembali budaya gorong royong. Mudah-mudahan ini sebagai langkah efektif penanggulangan kasus DBD. Agar ke depan tak ada lagi korban jiwa,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

PPDB Tingkat SD: Jalur Afirmasi Masih Minim,Ortu Siswa Tunggu Zonasi

0
PPDB 3 F Cecep Mulyana scaled e1717433036242
Panitia PPDB SD 010 Batamkota sedang memantau calon murid yang akan melakukan pendaftaran secara online , Senin (3/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD dan SMP se kota Batam telah dibuka. Untuk tahap awal Dinas Pendidikan membuka untuk jalur afirmasi kemudian di lanjutkan dengan sistem zonasi wilayah.

“Ini hari kedua untuk jalur afirmasi hingga tanggal 7 Juni mendatang. Saat ini masih berjalan normal dan ketika kami cek masih nihil siswa yang mendaftar di jalur tersebut,” kata Ketua Panitia Ppdb SDN 08 Batamkota, Ingatkan Halawa, Selasa (4/6).

Ingatkan menyebut kemungkinan dari orang tua siswa masih ada salah menginput data di situs PPDB sehingga belum ada terkonfirmasi. Namun sejauh ini belum ada laporan yang datang ke SDN 08.

 

Baca Juga: IIF Dukung Pendanaan Proyek KPBU Bandara Hang Nadim Batam

“Bisa jadi karena ada salah input data karena belum ada laporan yang masuk kesini dan kami tetap menunggu dan di sekolah ,” sebutnya.

Dia menambahkan justru yang datang ke SDN 08 orang tua siswa yang menanyakan di bukanya jalur zonasi.

“Namun sarankan untuk jalur tersebut belum dibuka saat ini. Jalur zonasi bakal dibuka pada 10 Juni mendatang,” katadia.

Untuk daya tampung siswa SDN 08 menerima 144 siswa dari jalur afirmasi 15 persen dengan jumlah empat kelas. Untuk jalur zonasi wilayah SD08 mencakup daerah mega legenda sekitar.

Baca Juga: Mayapada Healthcare akan Bangun Rumah Sakit Internasional di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam

.“Karena patokan kami jumlah siswa yang lulus disesuaikan dengan kouta siswa yang masuk di jalur PPDB ini,” ujarnya.

Kepala Disdik Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto

mengatakan hal ini sama dengan kejadian di tahun sebelumnya.

Banyak pendaftar yang berhenti di tahap pembuatan akun. Mungkin orangtua berfikir pendaftaran sudah selesai, ketika mereka menyelesaikan pendaftaran akun.

 

“Padahal masih ada tahapan lanjutan di website-nya. Sehingga mereka masuk kategori tidak terkonfirmasi,” kata Tri.

Untuk hari pertama pihaknya hanya membuka satu jalur pendaftaran. Orangtua bisa langsung mengakses https//ppdb.batam.id.

Reporter: AZIS MAULANA

IIF Dukung Pendanaan Proyek KPBU Bandara Hang Nadim Batam

0

IIFbatampos – PT Bandara Internasional Batam (BIB) telah menandatangani Perjanjian Jasa Penasehat Keuangan Proyek KPBU dengan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF). Langkah ini ialah dalam pengembangan bandara, membuka jalan bagi pendanaan proyek yang inovatif dan berkelanjutan.

“IIF, perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pembiayaan infrastruktur, akan berperan sebagai penasehat keuangan proyek ini,” kata Direktur Utama PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, Selasa (4/6).

Dengan pengalaman luas dalam berbagai proyek KPBU di Indonesia, IIF siap membantu BIB meraih investor dan lembaga keuangan lainnya untuk mendukung pengembangan bandara.

Proyek KPBU Bandara Internasional Hang Nadim akan dilaksanakan selama 25 tahun dan mencakup renovasi terminal, pengelolaan dan pemeliharaan terminal yang sudah ada, serta pengembangan, pengelolaan dan pemeliharaan terminal penumpang baru yaitu Terminal 2.

“Ruang lingkup proyek ini juga meliputi pengembangan, pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur darat dan udara lainnya, serta pengelolaan terminal kargo baru bandara,” ujarnya.

Pikri Ilham menyatakan bahwa proyek ini merupakan proyek nasional yang membutuhkan dukungan dan pemain bertaraf internasional.

“Dengan komitmen bersama ini, IIF bersedia membantu BIB di bidang bisnis,” sebutnya.

Pihaknya berharap, dengan dukungan IIF bekerjama dengan PT BIB dapat memperkuat tatanan kebandarudaraan dan bisnis penerbangan di Indonesia khususnya Batam.

“Bandara Internasional Hang Nadim siap untuk maju dan berkembang, dan tentu didampingi oleh team IIF yang tangguh,” ungkap Pikri.

Kerjasama strategis ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim menjadi bandara yang modern, efisien, dan berkelas internasional. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

 

Dilaporkan Hilang, Bocah 13 Tahun Dilecehkan Penjaga Malam Perumahan

0
Pelaku kasus pelecehan bocah berusia 13 tahun yang dilaporkan hilang, digiring polisi di Polsek Bintan Timur. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

batampos– Kasus asusila kembali terjadi di Bintan. Setelah dua orang pelajar SMP di Bintan dicabuli, kini bocah berusia 13 tahun menjadi korban pelecehan.

Sebelum dilecehkan oleh penjaga malam di salah satu perumahan daerah Kijang, Kecamatan Bintan Timur, berinisial HI, 32, korban dilaporkan hilang.

Kapolsek Bintan Timur, AKP Rugianto mengatakan, kasus ini bermula saat orangtua korban melaporkan anaknya hilang pada 30 Mei 2024.

Setelah dua hari hilang, korban ditemukan warga di sekira waduk Kolong Enam, Kijang.

Dari hasil penyelidikan, dia mengatakan, pelaku bertemu dengan korban di pos jaga malam perumahan. Saat itu, korban meminta diantarkan ke rumah temannya.

Bukannya diantar, pelaku malah membawa korban ke gubuk kosong di Km 18, daerah Banjar Lama.

Dalam perjalanan, pelaku meminta korban untuk memeluknya. Saat itu, pelaku berusaha memegang tangan korban.

Setibanya di gubuk, pelaku merayu korban agar mau dicium tapi korban menolak. Akhirnya, mereka tidur di gubuk itu.

BACA JUGA: Pelajar SMP di Bintan Dicabuli, Baru Ketahuan Setelah Pacarnya Diamankan karena Dicurigai sebagai Pelaku Pencurian

Saat pelaku bangun, korban sudah melarikan diri. “Korban ditemukan warga di sekira waduk Kolong Enam, Kijang dalam keadaan lemas,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, polisi berhasil mengamankan pelaku di salah satu kedai kopi di Kijang, Kamis (30/5/2024).

Akibat perbuatan melanggar hukum, pelaku dijerat pasal 82 ayat (1) Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2016 tentang Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang dan atau Pasal 6 huruf a Jo Pasal 15 ayat (1) huruf g Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman paling lama 15 tahun. (*)

 

Reporter: Slamet N

Mayapada Healthcare Akan Bangun Rumah Sakit Internasional di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam

0
Mayapada Healthcare mencetak tonggak sejarah penting di tahun 2023 dengan groundbreaking unit Mayapada Hospital ke-7 di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo
Mayapada Healthcare mencetak tonggak sejarah penting di tahun 2023 dengan groundbreaking unit Mayapada Hospital ke-7 di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo

batampos – Pemerintah Indonesia telah menyetujui pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional di Sekupang dan Nongsa Batam yang akan dikelola oleh Mayapada Group, pemilik Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.).

Penetapan ini telah disetujui oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Airlangga Hartarto berdasarkan hasil keputusan Sidang Dewan Nasional KEK yang diselenggarakan pada hari Rabu, 29 Mei 2024.

Jonathan Tahir, Chairman & Group CEO Mayapada Healthcare mengungkapkan, kepercayaan pemerintah kepada pihaknya sejalan dengan komitmen Mayapada Healthcare dalam memberikan layanan kesehatan berstandar internasional.

”Setelah melakukan ekspansi dengan membuka unit Mayapada Hospital ke-6 di Bandung dan groundbreaking unit Mayapada Hospital ke-7 di Ibu Kota Nusantara (IKN) di tahun 2023, kini Mayapada Healthcare bersama Apollo Hospitals India akan membangun rumah sakit berstandar internasional di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam dengan nama Mayapada Apollo Batam International Hospital,” sebut Jonathan Tahir.

Baca juga: RSBP Batam dan PERKI Cab Batam – Kepri Gelar Workshop Penanganan Cepat Penyakit Jantung

Ia menekankan kerja sama bersama Apollo Hospitals India ini bertujuan untuk menangani kasus-kasus kesehatan yang advance dan kompleks bagi seluruh masyarakat Indonesia, sehingga mengurangi kebutuhan masyarakat untuk berobat di luar negeri, serta menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata medis.
Selain membangun Mayapada Apollo Batam International Hospital, Mayapada Healthcare juga akan mendukung Mayapada Group dalam mengelola dan mentransformasikan operasional RSBP Batam, rumah sakit milik pemerintah di lokasi KEK yang telah disetujui.

f: istimewa

KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam memungkinkan dokter dan paramedis asing untuk praktik di kawasan tersebut sehingga hal ini menjadi peluang bagi dokter spesialis dan perawat Indonesia untuk dapat bekerja sama dengan mereka dalam peningkatan keterampilan dan memastikan adanya transfer pengetahuan.

Beberapa hal mengenai relaksasi impor obat-obatan dan peralatan medis juga akan mengurangi biaya pengobatan pasien secara keseluruhan, sehingga hal ini menjadi kunci untuk mendorong masyarakat Indonesia menjalani perawatan di dalam negeri.

Presiden Joko Widodo sering menyoroti bahwa sekitar dua juta masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri setiap tahunnya sehingga negara kehilangan sekitar Rp165 triliun.

Baca juga: RSBP Batam Terima “Gold Status” WSO Angels Awards

Hadirnya rumah sakit milik Mayapada Healthcare di KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam akan membantu menjaga devisa negara yang berharga.

Di masa depan dapat menghasilkan devisa melalui layanan kesehatan berkualitas tinggi untuk pasien dan turis asing dengan harga yang sangat kompetitif.

Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Pemerintah juga telah mengesahkan undang-undang kesehatan baru pada tahun 2023 dengan berbagai ketentuan yang dapat membawa perubahan besar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Dr. Harinder Singh Sidhu, Senior Vice President Apollo Hospitals Group, menyambut baik disetujuinya KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam. Terutama pada kontribusi yang diberikan Apollo Hospitals dengan menghadirkan kompetensi dan pengalaman medis yang telah dimiliki puluhan tahun, terutama dalam prosedur kasus kompleks, seperti transplantasi organ dan pengobatan kanker.

f: istimewa

“Kemitraan bersama Apollo Hospitals sudah berjalan secara aktif sejak 2023, di mana Mayapada Healthcare telah mengirimkan tenaga medisnya untuk pelatihan dan peningkatan keterampilan di berbagai Apollo Hospital di India, khususnya untuk prosedur bedah yang kompleks dan/atau inovatif. Ini juga memastikan bahwa para profesional kesehatan Mayapada Healthcare dibekali dengan pengetahuan dan teknik terbaru dalam berbagai spesialisasi,” tambah Navin Sonthalia, COO Mayapada Healthcare.

Kolaborasi di Ibu Kota Nusantara (IKN)

Selain proyek Batam, Mayapada Healthcare mencetak tonggak sejarah penting di tahun 2023 dengan groundbreaking unit Mayapada Hospital ke-7 di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Langkah ini menunjukkan dedikasi Mayapada Healthcare dalam memperluas akses kesehatan di ibu kota baru Indonesia di masa depan. Mayapada Hospital Nusantara (MHNS) dijadwalkan akan dibuka pada bulan Agustus tahun ini di mana Mayapada Healthcare juga memiliki kerja sama klinis dengan Apollo Hospitals India. Hal ini akan semakin memperkuat jaringan Mayapada Healthcare, menyediakan layanan medis kelas atas, dan mendukung visi pemerintah untuk pengembangan IKN.

Tentang Mayapada Healthcare

Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.) merupakan pilar bisnis Mayapada Grup (didirikan oleh Dato’ Sri Prof. DR. Tahir pada tahun 1986) di bidang jasa layanan kesehatan yang mengoperasikan enam rumah sakit dengan lebih dari 1.200 beds dengan lebih dari 1.500 tenaga medis profesional.
Mayapada Hospital telah menerima berbagai akreditasi dan penghargaan serta 1(sebelas) layanan unggulan ‘Center of Excellence’.

Enam rumah sakit Mayapada Healthcare terdiri dari Mayapada Hospital Tangerang, Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Mayapada Hospital Bogor, Mayapada Hospital Kuningan, Mayapada Hospital Surabaya, dan Mayapada Hospital Bandung.

Sebelas ‘Center of Excellence’ Mayapada Hospital meliputi: Tahir Neuroscience Center, Tahir Uronephrology Center, Cardiovascular Center, astrohepatology Center, Oncology Center, Orthopedic Center, Obstetrics & Gynecology Center, Pediatric Center, Internal Medicine and Pulmonology Center, Allergy-Immunology Center, dan Mayapada Autoimmune Center Indonesia sebagai pusat layanan pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Tentang Apollo Group:
Apollo merevolusi layanan kesehatan ketika Dr Prathap Reddy membuka rumah sakit pertama di Chennai pada tahun 1983.

Saat ini Apollo adalah platform layanan kesehatan terintegrasi terbesar di dunia dengan lebih dari 10.000 tempat tidur di 71 rumah sakit, hampir 6.500 apotek dan lebih dari 200 klinik dan pusat diagnostik serta 150 pusat telemedis dengan lebih dari 25 juta pengguna terdaftar di platform digital Apollo 24/7.

Apollo adalah salah satu pusat jantung terkemuka di dunia dengan lebih dari 3,00,000 angioplasti dan 2,00,000 operasi. Apollo terus berinvestasi
dalam penelitian untuk menghadirkan teknologi, peralatan, dan protokol perawatan paling mutakhir untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan terbaik di dunia. 100.000 anggota keluarga Apollo berdedikasi untuk memberikan perawatan terbaik dan mewujudkan dunia yang lebih baik dari saat ini. (*)

Peternak Lokal Jual Kambing ke Batam

0
Petugas Karantina Kesehatan Hewan dan Tumbuhan sedang memberikan suntikan kepada hewan kambing yang siap untuk dijadikan hewan kurban

batampos– Semekin mendekati hari H atau Hari Raya Idul adha 1445 H/ 2024 permintaan hewan kurban, khususnya kambing mengalami peningkatan. Tidak hanya permintaan untuk lokal Karimun, tapi juga permintaan dari luar daerah.

Kepala Dinas Pengan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jayaputra, Senin (3/6) mengatakan, untuk kebutuhan kambing yang akan dijadikan hewan kurban di Karimun memang lebih tinggi dari permintaan sapi. ”Jika melihat kebutuhan kambing untuk dijadikan hewan kurban tahun ini diprediksi sebanyak 620 ekor. Sedangkan, yang tersedia hanya 495 ekor,” ujarnya.

BACA JUGA: Masuk Tanpa Dokumen ke Bintan, Puluhan Sapi dan Kambing Dipulangkan ke Daerah Asal

Dikatakannya, dengan meningkatnya kebutuhan kambing, maka pihaknya juga sudah menyampaikan surat ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri pada bulan lalu. Hanya saja, sampai saat ini belum ada masuk kambing dari luar daerah ke Kabupaten Karimun. Sebaliknya, ada kambing dari Kabupaten Karimun yang dikirim ke Batam.

”Adanya kambing yang dijual peternak ke luar daerah, seperti Batam kita tidak bisa melarang. Meski di tempat kita masih ada kekurangan. Hal ini mungkin ddisebabkan harga yang tinggi, maka peternak kambing kita menjual ke Batam. Minggu lalu ada 52 ekor yang dikirim peternak kita ke Batam setelah melalui proses pemeriksaan kesehatran oleh petugas kita,” paparnya.

Menurut Sukrianto, selain belum adanya kambing dari luar daerah yang masuk ke Kabupaten Karimun, kondisi yang sama juga terjadi untuk hewan kurban sapi. Bahkan, ada pemasok yang sudah mendapatkan surat pra rekomendasi dari pihaknya menyatakan mengundurkan diri atau membatalkan untuk memasok sapi dari luar daerah.

”Sampai saat ini, baru satu pemasok yang menyatakan batal memasok hewan sapi kurban ke Karimun. Salah satu penyebabnya karena sapi yang akan didatangkan dari daerah asal dinyatakan positif terpapar penyakit kuku dan mulut (PKM). Kemudian, belum adanya sapi dari luar daerah kemungkinan penyebabnya karena harus melalui pemeriksaan VCR ke laboratorium. Dan, ini biayanya juga tidak murah,” ungkapnya. (*)

Reporter: Sandi P

Suami BCL Tersangkut Dugaan Penipuan &Penggelapan Uang Rp 6,9 M, Kasus Sudah Ditahap Penyidikan

0
Tiko Aryawardhana, suami dari artis Bunga Citra Lestari, harus berurusan dengan masalah hukum setelah dilaporkan oleh mantan istrinya bernama Arina Winarto ke Polres Metro Jakarta Selatan. (Instagram @itsmebcl)

batampos – Suami BCL (Bunga Citra Lestari), Tiko Aryawardhana tersangkut dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang Rp 6,9 miliar.

Mantan istri Tiko Aryawardhana, Arina Winarto melaporkannya ke Polres Metro Jakarta. Proses hukum kasus ini sudah masuk ke tahap penyidikan.

Menurut Leo Siregar, kuasa hukum Arina Winarto, dalam kasus Tiko Aryawardhana ini ditemukan bukti permulaan adanya unsur pidana.

Kronologi dugaan penipuan dan penggelapan dilakukan suami BCL ini menurut sang pengacara bermula dari periode 2015 sampai dengan 2021 silam.

Baca juga: Byeon Woo Seok Sering Didatangi Fans, Agensi Cemaskan Keselamatan Artis

Ketika itu, beber Leo Siregar, Arina Winarto dan Tiko mendirikan perusahaan bernama PT Arjuna Advaya Sanjaya (AAS) yang bergerak di bidang makanan dan minuman.

“Awalnya klien kami dan Tiko memutuskan untuk mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Pada saat itu klien kami menjadi komisaris, sementara Tiko menjadi Direktur. Tapi untuk modal perusahaan seluruhnya dari klien kami”, kata Leo Siregar dalam keterangan tertulisnya.

Arina Winarto tidak mencampuri sama sekali dan menyerahkan sepenuhnya kegiatan perusahaan kepada Tiko. Termasuk dalam hal urusan keuangan.

“Kewenangan tanpa pengawasan ini yang kami duga menjadi celah bagi terlapor untuk melakukan perbuatan-perbuatan dengan iktikad yang tidak baik hingga akhirnya mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Klien kami selama ini tahunya usaha lancar, tapi tiba-tiba di 2019 Tiko bilang usaha mau tutup karena tidak kuat bayar sewa. Ini kan aneh,” katanya.

Baca juga: Agar Terhindar dari Toxic Relationship

Arina Winarto semakin memiliki kecurigaan dana perusahaan digelapkan oleh suami BCL setelah dia menemukan dua dokumen berisi tentang profit and loss yang mencurigakan pada tahun 2021.

Arina Winarto kemudian membandingkan dua dokumen tersebut dan menemukan adanya dugaan manipulasi yang diduga dilakukan Tiko untuk tujuan menyembunyikan kondisi keuangan perusahaan yang sesungguhnya.

“Dari situ kemudian klien kami melakukan audit investigasi melalui auditor independen dan didapatkan temuan perihal penggunaan dana sebesar Rp 6,9 miliar yang tidak jelas peruntukkannya,” tuturnya.

Tidak adanya itikad baik dari Tiko suami BCL, akhirnya Arina Winarto membawa persoalan ini ke ranah hukum. Laporan dibuat pada tahun 2022 di Polres Metro Jakarta Selatan. Pada Februari 2022, kasus ini dinaikkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan. (*)

Sumber: Jpgroup

Tiga Kali Dibatalkan, Pengesahan Perda Hari Jadi Karimun Darussalam Molor

0
Bupati Karimun bersama anggota DPRD saat merayakan hari jadi Karimun beberapa waktu lalu

batampos – DPRD Karimun telah menjadwalkan Paripurna Pengesahan Perda Hari Jadi Karimun Darussalam, Senin (3/6). Namun terpaksa dibatalkan karena kesibukan Bupati Karimun.

“Sebenarnya, sudah tiga kali Pansus menjadwalkan paripurna pada bulan Mei, tapi selalu batal. Bukan kita tak siap, tapi disesuaikan dengan jadwal Pak Bupati yang memang ingin hadir saat paripurna,” ujar Ketua Pansus DPRD Karimun, Sulfanow Putra.

Selaku Ketua Komisi I DPRD, Sulfanow Putra mengerti dan paham akan kesibukan bupati. Apalagi masyarakat di tiga kelurahan dilanda angin puting beliung.

BACA JUGA: Sekda Ronny Pimpin Apel Perdana Pascalibur Lebaran

“Memang saat syukuran lalu, kita yakini akhir Mei sudah disahkan Perda Hari Jadi Karimun. Tapi karena kesibukan Pak Bupati yang tak bisa ditinggalkan, terpaksa molor lagi pengesahannya,” papar kader PDIP ini.

Sulfanow Putra berharap, Perda Hari Jadi Karimun (Pentadbiran) ke 196 tahun sudah disahkan minggu depan.

“Insha Allah, minggu depan (perda, red) sudah disahkan,” harap Sulfanow Putra.

Berdasarkan catatan, dan bukti sejarah yang berhasil dirampungkan oleh ahli sejarah dari Kesultanan Riau Lingga, adanya pemerintahan di Karimun berawal dari Raja Abdurrahman yang untuk memerintah Karimun Darussalam pada tanggal 1 Mei 1828.

Dari catatan sejarah itu, akhirnya diputuskan setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Jadi Karimun (Pentadbiran). Hal ini didukung oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri.

“Alhamdulillah LAM Provinsi Kepri mendukung penetapan Hari Jadi Karimun pada tanggal 1 Mei, dan segera kita sahkan melalui perda,” ujar Sulfanow Putra. (*)

Reporter: Ichwanunl Fahmi

Pelajar SMP di Bintan Dicabuli, Baru Ketahuan Setelah Pacarnya Diamankan karena Dicurigai sebagai Pelaku Pencurian

0
Polisi melakukan olah tempat kejadian kasus pencabulan yang dialami pelajar SMP di Bintan. F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos– Seorang pelajar SMP berusia 14 tahun di Bintan menjadi korban pencabulan oleh pacarnya sendiri berusia 16 tahun, Jumat (31/5/2024).

Kasus ini terungkap setelah sejumlah warga mengamankan pacarnya karena dicurigai sebagai pelaku pencurian (bukan kasus pencurian kendaraan bermotor seperti diberitakan sebelumnya. Sekaligus ini meralat berita yang terbit sebelumnya, redaksi).

Kapolsek Bintan Utara Kompol Suwitnyo mengatakan, pelaku dan korban merupakan anak di bawah umur.

Korban masih berstatus sebagai pelajar kelas 8, sedangkan pelaku merupakan pelajar putus sekolah.

BACA JUGA: Bocah Nyuri Uang Kotak Infak Masjid untuk Jajan, Kasus Pencurian Berakhir Damai

Dia mengatakan, kasus ini terungkap setelah ada laporan pencurian.

Ketika itu, warga mencurigai sepeda motor yang parkir di depan salah satu rumah warga.

Warga lalu mengamankan seorang pria karena dicurigai sebagai pelaku pencurian.

“Sempat dicurigai sebagai pelaku pencurian tapi bukan dia pelakunya,” katanya.

Dari kejadian itu, warga melapor ke polisi. Setelah dimintai keterangan, pria itu mengaku baru pulang dari rumah sang pacar.

Polisi kemudian mendalami keterangan pelaku dan terungkap kalau pelaku sudah mencabuli korban yang masih di bawah umur berulang kali.

Polisi pun menahan pelaku atas dugaan pencabulan anak di bawah umur untuk diproses lebih lanjut.

Sebelumnya, seorang pelajar SMP di Kijang, Kecamatan Bintan Timur juga menjadi korban pencabulan oleh pacarnya.

Kejadian itu terjadi di pos kosong di jalan Korindo, Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Kamis (23/5/2024). (*)

 

Reporter: Slamet N

Seorang Pelajar SMP di Bintan Dicabuli, Baru Ketahuan Setelah Warga Amankan Pacarnya karena Dicurigai sebagai Pelaku Curanmor

0
Polisi melakukan olah tempat kejadian kasus pencabulan yang dialami pelajar SMP di Bintan. F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos.

batampos– Pelajar SMP, 14 di Kabupaten Bintan menjadi korban pencabulan oleh pacar sendiri, 16 di rumahnya pada Jumat (31/5/2024).

Kasus ini baru ketahuan setelah warga mengamankan pelaku yang baru keluar dari rumah pacarnya karena dicurigai sebagai pelaku pencurian sepeda motor (curanmor).

Kapolsek Bintan Utara Kompol Suwitnyo mengatakan, pelaku dan korban adalah anak di bawah umur. Korban masih berstatus pelajar kelas 8 di salah satu SMP di Bintan, sedangkan pelaku merupakan pelajar putus sekolah.

Dikatakannya, kasus ini terungkap setelah ada sepeda motor warga yang dicuri. Warga kemudian mencari sepeda motor yang hilang itu di lingkungan perumahan.

Saat mencari sepeda motor yang hilang, warga mencurigai ada sepeda motor yang parkir di depan salah satu rumah warga adalah sepeda motor pelaku curanmor.

Kecurigaan warga semakin menjadi karena tidak lama kemudian pelaku keluar dari rumah pacarnya.

BACA JUGA: Remaja di Bintan Sempat Dijanjikan Bakal Dinikahi Sebelum Dicabuli Pacar

“Jadi Pak RT bersama warga mengamankan anak itu karena dikiranya pelaku curanmor. Si anak sempat membela bahwa dia bukan pelaku curanmor tapi baru keluar dari rumah pacarnya,” katanya saat dihubungi, Senin (3/6/2024).

Akhirnya, kata dia, warga memanggil pemilik rumah untuk mengklarifikasi hal itu.

“Ibu dari pacarnya mengakui kalau pelaku memang pacar anaknya dan tidur di rumah itu, tetapi dia tidak tau kalau mereka telah melakukan itu,” katanya.

Dari kejadian ini, dia mengatakan, baru ketahuan kalau pelaku sudah mencabuli korban berulang kali.

“Kejadiannya sudah berulang kali di lokasi yang berbeda,” ujarnya.

Bahkan sebelum diamankan ke kantor polisi, pelaku sempat memaksa pacarnya untuk berhubungan layak suami istri.

Tetapi ditolak oleh pacarnya karena sedang haid dan ingin segera mengakhiri hubungan dengan pelaku.

Atas kejadian ini, dia mengatakan, pelaku diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Dia mengimbau ke orangtua untuk peduli dan melakukan pengawasan terhadap aktivitas yang dilakukan anak.

“Jangan biarkan anak-anak melakukan aktivitas di luar pengawasan orangtua,” ujar dia. (*)

 

Reporter: Slamet N