
batampos – Perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Lingga selalu identik dengan pemasangan lampu lampion merah di rumah-rumah dan sepanjang lorong jalan. Cahaya lampion yang menyala di malam hari menciptakan suasana semarak dan memperindah lingkungan sekitar.
Ketua Persatuan Masyarakat Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Lingga, Kwetsan, mengatakan pemasangan lampion menjadi bagian penting dalam menyambut Tahun Baru Imlek setiap tahunnya.
“Dengan dipasangnya lampion di setiap rumah dan lorong-lorong jalan, suasana perayaan Imlek menjadi lebih meriah,” ujar Kwetsan, Selasa (2/2).
Selain sebagai hiasan, lampion juga memiliki makna simbolis bagi masyarakat Tionghoa. Kwetsan menjelaskan, dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, lampion dipercaya membawa keberuntungan atau hoki.
“Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, pemasangan lampion diyakini membawa hoki dan keberuntungan di tahun yang baru,” jelasnya.
Makna keberuntungan tersebut, kata dia, bukan terletak pada bentuk lampion, melainkan pada warna merah yang menjadi ciri khasnya.
“Warna merah bagi masyarakat Tionghoa adalah simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan harapan baik. Karena itu, lampion identik dengan warna merah,” tambahnya.
Keindahan lampion Imlek juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat sekitar. Banyak warga memanfaatkan suasana tersebut untuk berfoto dan mengabadikan momen bersama keluarga.
Salah seorang warga Dabo Singkep, Fatur, mengaku selalu menyempatkan diri berkeliling menikmati hiasan lampion saat perayaan Imlek.
“Biasanya setiap Imlek saya membawa istri dan anak-anak berkeliling melihat lampion, sambil berfoto dan membuat video bersama keluarga,” ujarnya.
Menurut Fatur, suasana lampion Imlek juga kerap membangkitkan kenangan masa kecil yang sulit dilupakan.
“Melihat lampion itu mengingatkan saya pada masa kecil dulu, bersepeda keliling kampung bersama teman-teman untuk bertamu ke rumah warga Tionghoa, yang biasa kami sebut konyen,” tuturnya.
Perayaan Imlek dengan hiasan lampion merah pun tidak hanya menjadi simbol budaya masyarakat Tionghoa, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan dan kehangatan bagi warga Lingga secara umum. (*)
Artikel Makna Lampion Merah bagi Masyarakat Tionghoa Saat Imlek di Lingga pertama kali tampil pada Kepri.









batampos – Batam kian mempertegas perannya sebagai simpul strategis dalam jalur perdagangan global melalui keikutsertaan BP Batam pada pameran Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis.