Kamis, 2 April 2026
Beranda blog Halaman 3467

Inisiatif PGN Optimalkan LNG Bantu Kebutuhan Energi Industri

0

batampos – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjalankan inisiatif untuk mengoptimalkan produk gas alam cair (LNG). Selain dalam rangka memenuhi kebutuhan industri di tengah terus menurunnya produksi gas bumi, penetrasi produk energi masa depan ini juga menjadi bagian dari strategi untuk tetap tangguh menghadapi risiko geopolitik global yang sedang terjadi.

”Ada satu inisiatif yang saat ini sedang PGN dorong yaitu melakukan penetrasi pasar dengan LNG. Tentu ini perlu menjadi pertimbangan industri apabila ada kebutuhan industri yang tidak terpenuhi melalui gas pipa” ungkap Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, 26/4/2024.

Menurutnya, ini bentuk antisipasi atas tantangan natural decline (penurunan produksi alami gas bumi) yang terjadi, dan sebagai bagian dari komitmen PGN sebagai energy provider untuk tetap membantu pemenuhan kebutuhan energi para pelanggan, terutama dalam hal ini adalah sektor industri. Sehingga diharapkan bisa tetap tumbuh di tengah dinamika yang terjadi saat ini.

Hal ini sejalan dengan informasi dari Kementerian ESDM pada Maret 2024 yang mengumumkan bahwa cadangan gas bumi Indonesia lebih banyak dari pada cadangan minyak namun produksi gas Indonesia diperkirakan akan menurun dalam beberapa tahun mendatang disebabkan oleh penurunan alami sumur-sumur gas eksisting.

Dari kegiatan hearing yang dilakukan PGN, Rosa menilai bahwa banyak pelaku di sektor industri telah memahami situasi ini dan menyadari bahwa LNG selain memiliki keunggulan dari sisi keamanan juga tetap menawarkan biaya yang lebih kompetitif dibandingkan bahan bakar fosil lainnya sehingga merupakan solusi yang tepat untuk membuat Industri tetap bertumbuh di situasi dimana terjadinya natural decline dan menghadapi tantangan dinamika geopolitik.

Di banyak negara, LNG telah digunakan sebagai alternatif energi yang memainkan peran penting terhadap sektor industri dan berdampak positif kepada negara. Melalui pengelolaan dan optimalisasi yang tepat, LNG juga menjadi sumber energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan untuk mendukung menuju Target Net Zero Emission di tahun 2060.

Melihat signifikannya peran LNG, Rosa menjelaskan, penting juga bagi Indonesia untuk memiliki fasilitas perdagangan LNG baik ekspor maupun impor. Antisipasi impor tetap diperlukan seandainya ketersediaan LNG domestik tidak mencukupi kebutuhan.

Maka PGN juga bersiap dengan membentuk entitas tertentu yang akan menjalankan perdagangan LNG lintas negara. ”Kami juga perlu membangun infrastruktur Hub, yang direncanakan di beberapa titik, salah satunya ada di Lamong, Jawa Timur. Kemudian juga ada di Aceh, di Arun, dan yang terakhir ada di Bontang,” kata Rosa.

Pihaknya mengingatkan bahwa penting untuk melakukan perencanaan serta menjalankan kebijakan energi yang relevan dengan situasi sehingga turut menjaga kekuatan perekonomian negara. ”Dengan kondisi geopolitik yang terjadi hari ini kemudian adanya beberapa kebijakan energi maka kita perlu melakukan perencanaan yang baik melibatkan tidak hanya PGN tapi juga regulator.”

PGN sendiri telah menyiapkan rencana jangka panjang untuk 5 sampai 10 tahun mendatang terkait rencana jangka panjang infrastruktur yang akan dibangun sebagai penguatan komitmen memenuhi kebutuhan energi kepada pelanggan. ”Sehingga kita harapkan logistic price atau biaya infrastruktur untuk menyediakan energi lebih kompetitif itu akan tercapai,” imbuhnya.(*)

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Batam Semakin Komit dengan Program Pembinaan WBP

0
Hari Bakti Lapas Dalil Harahap 1
Lembaga Pemasyarakatan kelas II Batam menggelar upacara peringatan hari bakti Pemasyarakatan ke 60, Sabtu (27/4). F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Lembaga Pemasyarakatan menggelar upacara peringatan hari bakti Pemasyarakatan ke-60, Sabtu (27/4). Lapas kelas II Batam upacara ini dilakukan di halaman Lapas Batam dan diikuti seluruh pegawai dan pejabat struktural Lapas Batam.

Pada kegiatan ini Inspektur Upacara dipimpin oleh Kasi Binadik Budy Istiawan mewakili Kalapas Batam yang mengikuti upacara di Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri. Tema Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60 Tahun 2024 adalah Pemasyarakatan pasti berdampak.

Membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Budy Istiawan mengucapkan rasa syukur atas seluruh rangkaian yang telah terlaksana dalam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60.

“60 tahun perjalanan Pemasyarakatan bukanlah waktu yang singkat dalam membangun landasan Pemasyarakatan. Ir. Soekarno berpesan bahwa Pemasyarakatan harus mampu membangun kapasitas pelanggar menjadi lebih baik lagi. Kegiatan upacara ini bukanlah sekadar seremonial namun menjadi komitmen dalam menjawab tantangan sesuai dengan UU No 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, ” Ujar Budy Istiawan.

Peringatan hari Bakti Pemasyarakatan ini telah dilalui dengan serangkaian kegiatan lainnya seperti program pembinaan, baksos dan lain sebagainya dalam sebulan terakhir. Sabtu kemarin adalah puncak dari kegiatan dalam rangka memperingati hari Bakti Pemasyarakatan ini. Seluruh UPT Pemasyarakatan umumnya melakukan rangkaian kegiatan yang sama dalam rangka meningkatkan program pembinaan warga binaan di Lapas ataupun Rutan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Stiker Langganan Parkir Sudah Bisa Dicetak

0
Juru Parkir Dalil Harahap2
Juru parkir saat mengatur kendaraan di Nagoya, Lubukbaja, Sabtu (3/1). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim, menyebutkan bahwa stiker parkir berlangganan kini telah dicetak dan siap dipasang bagi para pengguna kendaraan bermotor di Kota Batam. Untuk tahap pertama ini, stiker berlangganan yang datang baru untuk sepeda motor.

“Ya, baru untuk sepeda motor. Untuk kendaraan roda empat masih proses pengiriman. Kami jadwalkan awal Mei untuk roda empat juga telah datang,” ungkap Salim, Minggu (28/4).

Menurutnya, bagi masyarakat Batam yang ingin berlangganan bisa langsung datang ke kantor Dishub Kota Batam. Nantinya, setiap kendaraan yang telah mendaftar sebagai pelanggan akan diberikan stiker parkir khusus yang dicetak oleh Dishub.

“Untuk saat ini pendaftaran baru kita buka di kantor Dishub Batam atau tepatnya di UPT Parkir Dishub Batam. Ke depan kita juga akan membuka layanan pendaftaran berlangganan parkir di beberapa lokasi seperti kantor Wali Kota Batam dan beberapa mall yang ada di Kota Batam,” tambah Salim.

Salim menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Batam terkait sistem parkir berlangganan. Dengan adanya sistem parkir berlangganan ini, diharapkan meningkatkan kedisiplinan penggunaan parkir dan mengurangi kemacetan serta konflik terkait parkir di Batam.

Untuk tarif retribusi parkir berlangganan di tepi jalan umum telah ditetapkan yakni kendaraan roda 2, biaya berlangganan sebesar Rp 250.000 per tahun, roda empat sebesar Rp 600.000 per tahun, dan roda 6 sebesar Rp 750.000 per tahun.

“Untuk pendaftaran hanya perlu membawa foto kopi STNK dan melakukan pembayaran di UPT Parkir Batam,” ucap Salim.

Masa berlaku parkir berlangganan tersebut adalah satu tahun. Dimana pendaftaran berbasis web, sehingga data kendaraan yang terdaftar akan tersimpan di sistem Dishub. Petugas hanya cukup melakukan barcode dan disana nantinya akan muncul data kendaraan dan masa berlaku parkir langganan.

Tak sampai disitu saja, pihaknya juga akan membuat surat edaran yang berisi himbauan bagi ASN di kota Batam terutama pejabat dan kepala UPT untuk menggunakan stiker berlangganan ini. Ini ditujukan sebagai percontohan kepada masyarakat untuk menggunakan stiker parkir berlangganan.

“Ini kan retribusi jadi gak ada unsur paksaan, atau pun sanksi bagi ASN. Hanya saja kita beri himbauan melalui surat edaran yang langsung ditandatangani Wali Kota Batam. Kita berharap melalui sistem ini benar -benar efektif dan berjalan maksimal sehingga tak ada lagi permasalahan parkir,” pungkasnya.

Ketua Komisi III DPRD Batam, Djoko Mulyono mengaku sangat mendukung penuh parkir berlangganan ini di Kota Batam. Menurutnya, melalui parkir berlangganan ini akan sangat efisien dan efektif karena mampu meminimalisir tingkat kebocoran kas daerah dan peredaran uang kas di sektor parkir

“Kita sejak awal mendukung penuh ini, karena sebagaimana kita tau indikasi kebocoran retribusi parkir cukup besar. Makanya dengan berlangganan ini tak ada lagi uang kas yang beredar karena langsung masuk kas daerah, ” ujar Djoko.

Tinggal bagaimana lanjutnya, memberdayakan jukir di lapangan secara maksimal. DPRD kata Djoko berharap seluruh kendaraan di Batam menerapkan parkir berlangganan ini sehingganya selain akan lebih terjangkau dibanding tarif biasa, parkir berlangganan juga menutup tingkat kebocoran parkir. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Alami Kendala Teknis, Keberangkatan Kapal Pelni dari Batam Ditunda Besok 29 April Pukul 14.00 WIB

0
IMG 20240428 WA0017
Pelayaran KM Kelud dari Batam tujuan Tj Priok yang semula dijadwalkan akan berangkat Minggu (28/4) pukul 23.00 ditunda menjadi, Senin (29/4) pukul 14.00 WIB. F.Rengga Yuliandra/Batam Pos

batampos – Pelayaran KM Kelud dari Batam tujuan Tj Priok yang semula dijadwalkan akan berangkat Minggu (28/4) pukul 23.00 ditunda menjadi, Senin (29/4) pukul 14.00 WIB.

Kepala Cabang (Kacab) Pelni Batam Teuku Muhammad Iqbal Rama membenarkan adanya keterlambatan pelayaran KM Kelud tersebut. Menurutnya, keterlambatan kedatangan Kelud dikarenakan adanya masalah teknis yang terjadi pada kapal.

“Iya, mohon maaf ada kendala teknis pada kapal,” ujarnya, Minggu (28/4).

Saat ini, Kelud sedang bertolak dari Belawan, Medan menuju Batam. Kapal dijadwalkan akan tiba besok pagi di kota Batam.

Terkait perubahan jadwal pelayaran KM Kelud ini, pihak Pelni Batam juga telah menginformasikan kepada para calon penumpang melalui pesan massal (blast) aplikasi WhatsApp.

“Kami juga sudah melakukan wa blast ke seluruh penumpang KM Kelud,” kata Iqbal.

Selain itu spanduk berisi informasi keterlambatan kedatangan kapal juga sudah dipasang di Pelabuhan Batu Ampar. Hal ini ditujukan agar calon penumpang yang akan berangkat dapat mengetahui tentang adanya perubahan jadwal kapal tersebut.

“Sehubungan dengan adanya kendala operasional kapal, keberangkatan dari pelabuhan Batu Ampar yang semula tanggal 28 April 2024 pukul 23.00 WIB dimundurkan menjadi tanggal 29 April 2024 pukul 14.00 WIB. Dimohon kepada para penumpang agar dapat datang pukul 11.00 WIB untuk dapat melakukan proses boarding. Update kedatangan kapal akan kami informasikan kembali. Terimakasih dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya, ” tulis spanduk informasi Pelni Batam.

Deden, salah seorang penumpang kapal Kelud yang akan bertolak ke Tanjung Priok mengaku sudah mendapat informasi tersebut. Menurutnya, informasi dikirim pihak Pelni sebelum ia datang ke pelabuhan Batu Ampar. “Untuk tadi belum sempat ke pelabuhan, ditunda berangkat besok katanya, ” ujar Deden. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Gerak Positif Pelabuhan di Batam

0
IMG 20240423 WA0034
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. F Humas BP Batam untuk Batam Pos.

batampos – Pelabuhan di Batam memperlihatkan perkembangan yang positif. Hal itu terlihat dari data Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam, ada peningkatan kunjungan kapal ke pelabuhan di wilayah kerja BP Batam.

Per triwulan I tahun 2024, peningkatannya sebesar 9 persen atau sebanyak 24.818 Call. Sedangkan dari sisi GT (Gross Tonnage) terdapat peningkatan sebesar 15% dibandingkan periode yang sama di Tahun 2023 atau mencapai 12.198.068 GT.
Adapun jumlah kunjungan kapal tersebut meliputi kapal barang maupun penumpang yang berkegiatan di wilayah kerja Badan Pengusahaan Batam. Peningkatan jumlah kapal yang datang ke pelabuhan di Batam, menjadi indikasi positif perkembangan ekonomi Batam.
Tentunya ini sesuai dengan yang dicita-citakan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Ia mengatakan, perkembangan ekonomi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika semua tumbuh dan berkembang, ekonomi meningkat pasti masyarakat Batam semakin sejahtera,” kata Rudi.
Demi mewujudkan itu, Rudi mengatakan akan selalu berkomitmen meningkatkan pelayanan dan kemudahan investasi. Investor semakin banyak datang memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja, pergerakan ekonomi di Batam serta peningkatan arus lalu lintas kapal.
Semua sektor bisa bergerak dan memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian di Batam.
IMG 20240428 WA0027
Kawasan Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar yang menjadi salah satu tumpuan kegiatan ekspor impor di Batam. F Humas BP Batam untuk Batam Pos

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar. Ia mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan kapal dari sisi Call dan GT merupakan sebuah bukti bahwa pelabuhan di Batam masih terus diandalkan sebagai gerbang masuk domestik dan internasional untuk arus barang maupun penumpang.

“Meningkatnya kunjungan kapal di Pelabuhan Batam yang terdiri dari Pelabuhan Barang dan Pelabuhan Penumpang dapat diartikan sebagai indikator positif perkembangan ekonomi Batam, karena semakin banyak kapal yang melintasi Perairan Batam untuk mengangkut barang dan penumpang,” ucap Dendi.
Dendi menambahkan, di Pelabuhan Barang yang terdiri dari Terminal Umum Batu Ampar, Terminal Peti Kemas Batu Ampar, Terminal Umum Curah Cair Kabil, Terminal Umum SCN Kabil, Terminal Roro Sekupang, Terminal Umum Sekupang, Terminal MagCobar dan Perairan Batam mencatatkan peningkatan kunjungan kapal dari sisi call sebesar 15% atau 7.666 Call, dan dari sisi GT sebesar 15% atau mencapai 12.023.354 GT pada Triwulan I Tahun 2024.
Sementara itu, di Pelabuhan Penumpang, terjadi peningkatan kunjungan kapal dari sisi Call sebesar 6% menjadi 17.152 Call, dan peningkatan dari sisi GT sebesar 39% menjadi 174.714 GT dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini salah satunya dipicu arus mudik Angkutan Lebaran Tahun 2024 yang sudah dimulai sejak H-15 Lebaran atau 26 Maret 2024.
“Secara keseluruhan, peningkatan kunjungan kapal ke Pelabuhan Batam menegaskan posisi Batam sebagai salah satu tumpuan dalam pertumbuhan perekonomian Nasional dan konektivitas regional,” ungkapnya.
BP Batam terus meningkatkan sarana dan pra sarana, untuk memperkokoh peranan pelabuhan-pelabuhan di wilayah kerjanya. Salah satu pelabuhan yang mendapatkan perhatian serius adalah Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar.
Saat ini, Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar sudah memiliki satu unit Ship to Shore (STS) Crane dan 2 unit HMC (Mobile Harbor Cranes) untuk melayani bongkar muat kapal petikemas. Sejak dioperasikan satu unit STS crane dan 2 HMC, produktivitas di Pelabuhan Petikemas Batu Ampar meningkat. Awalnya hanya 8 box per jam, sekarang menjadi 24 boc per jam.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, perkembangan Pelabuhan Batu Ampar tidak berhenti sampai disini saja. Beberapa waktu ke depan, direncanakan akan dioperasikan 5 unit STS Crane dan 12 unit  Rubber Tyred Gantry Crane (RTG). Selain itu, juga akan dibangun container yard seluas 12 hektare dan pengembangan terminal peti kemas dengan kapasitas 2 juta TEuS.
Selain meningkat saran di Pelabuhan Batu Ampar, juga dilakukan lobi-lobi untuk pengangkutan barang dari Batam langsung ke negara tujuan ekspor. 31 Maret lalu, pertama kali dalam sejarah Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar, pelayaran langsung dari Batam ke China menggunakan Kapal Kargo MV SITC Hakata.
Pelayaran ini diyakini oleh Rudi, memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekspor-impor di Kota Batam ke depan.Sehingga, kemudahan yang ada dapat meningkatkan nilai ekspor maupun impor.
“Semua jadi lebih mudah dan akan mempengaruhi harga komoditas agar lebih terjangkau. Jadi, masyarakat pun bisa lebih sejahtera,” ucapnya.
Di samping itu,Rudi meyakini bahwa kebijakan terkait pelayaran langsung ini juga bertujuan untuk mewujudkan pelabuhan bongkar muat peti kemas berstandar internasional di Batam ke depannya.
Mengingat, BP Batam berkomitmen untuk terus menggesa pembangunan serta pengembangan Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar agar mampu bersaing dengan pelabuhan modern lain. Baik di Indonesia maupun mancanegara.
“Akses menuju ke Pelabuhan Batu Ampar juga terus dibangun dan diperbaiki. Sehingga, pelabuhan ini pun sudah siap untuk bersaing dan melayani bongkar muat berstandar internasional. Tugas kita adalah mendukung perkembangan dan kemajuan Batam saat ini,” ujarnya. (*)
Reporter: FISKA JUANDA

Gerak Positif Pelabuhan di Batam

0
IMG 20240423 WA0034
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. F Humas BP Batam untuk Batam Pos.

batampos – Pelabuhan di Batam memperlihatkan perkembangan yang positif. Hal itu terlihat dari data Badan Usaha Pelabuhan Badan Pengusahaan (BP) Batam, ada peningkatan kunjungan kapal ke pelabuhan di wilayah kerja BP Batam.

Per triwulan I tahun 2024, peningkatannya sebesar 9 persen atau sebanyak 24.818 Call. Sedangkan dari sisi GT (Gross Tonnage) terdapat peningkatan sebesar 15% dibandingkan periode yang sama di Tahun 2023 atau mencapai 12.198.068 GT.
Adapun jumlah kunjungan kapal tersebut meliputi kapal barang maupun penumpang yang berkegiatan di wilayah kerja Badan Pengusahaan Batam. Peningkatan jumlah kapal yang datang ke pelabuhan di Batam, menjadi indikasi positif perkembangan ekonomi Batam.
Tentunya ini sesuai dengan yang dicita-citakan oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Ia mengatakan, perkembangan ekonomi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika semua tumbuh dan berkembang, ekonomi meningkat pasti masyarakat Batam semakin sejahtera,” kata Rudi.
Demi mewujudkan itu, Rudi mengatakan akan selalu berkomitmen meningkatkan pelayanan dan kemudahan investasi. Investor semakin banyak datang memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja, pergerakan ekonomi di Batam serta peningkatan arus lalu lintas kapal.
Semua sektor bisa bergerak dan memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian di Batam.
IMG 20240428 WA0027
Kawasan Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar yang menjadi salah satu tumpuan kegiatan ekspor impor di Batam. F Humas BP Batam untuk Batam Pos

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar. Ia mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan kapal dari sisi Call dan GT merupakan sebuah bukti bahwa pelabuhan di Batam masih terus diandalkan sebagai gerbang masuk domestik dan internasional untuk arus barang maupun penumpang.

“Meningkatnya kunjungan kapal di Pelabuhan Batam yang terdiri dari Pelabuhan Barang dan Pelabuhan Penumpang dapat diartikan sebagai indikator positif perkembangan ekonomi Batam, karena semakin banyak kapal yang melintasi Perairan Batam untuk mengangkut barang dan penumpang,” ucap Dendi.
Dendi menambahkan, di Pelabuhan Barang yang terdiri dari Terminal Umum Batu Ampar, Terminal Peti Kemas Batu Ampar, Terminal Umum Curah Cair Kabil, Terminal Umum SCN Kabil, Terminal Roro Sekupang, Terminal Umum Sekupang, Terminal MagCobar dan Perairan Batam mencatatkan peningkatan kunjungan kapal dari sisi call sebesar 15% atau 7.666 Call, dan dari sisi GT sebesar 15% atau mencapai 12.023.354 GT pada Triwulan I Tahun 2024.
Sementara itu, di Pelabuhan Penumpang, terjadi peningkatan kunjungan kapal dari sisi Call sebesar 6% menjadi 17.152 Call, dan peningkatan dari sisi GT sebesar 39% menjadi 174.714 GT dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini salah satunya dipicu arus mudik Angkutan Lebaran Tahun 2024 yang sudah dimulai sejak H-15 Lebaran atau 26 Maret 2024.
“Secara keseluruhan, peningkatan kunjungan kapal ke Pelabuhan Batam menegaskan posisi Batam sebagai salah satu tumpuan dalam pertumbuhan perekonomian Nasional dan konektivitas regional,” ungkapnya.
BP Batam terus meningkatkan sarana dan pra sarana, untuk memperkokoh peranan pelabuhan-pelabuhan di wilayah kerjanya. Salah satu pelabuhan yang mendapatkan perhatian serius adalah Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar.
Saat ini, Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar sudah memiliki satu unit Ship to Shore (STS) Crane dan 2 unit HMC (Mobile Harbor Cranes) untuk melayani bongkar muat kapal petikemas. Sejak dioperasikan satu unit STS crane dan 2 HMC, produktivitas di Pelabuhan Petikemas Batu Ampar meningkat. Awalnya hanya 8 box per jam, sekarang menjadi 24 boc per jam.
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, perkembangan Pelabuhan Batu Ampar tidak berhenti sampai disini saja. Beberapa waktu ke depan, direncanakan akan dioperasikan 5 unit STS Crane dan 12 unit  Rubber Tyred Gantry Crane (RTG). Selain itu, juga akan dibangun container yard seluas 12 hektare dan pengembangan terminal peti kemas dengan kapasitas 2 juta TEuS.
Selain meningkat saran di Pelabuhan Batu Ampar, juga dilakukan lobi-lobi untuk pengangkutan barang dari Batam langsung ke negara tujuan ekspor. 31 Maret lalu, pertama kali dalam sejarah Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar, pelayaran langsung dari Batam ke China menggunakan Kapal Kargo MV SITC Hakata.
Pelayaran ini diyakini oleh Rudi, memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekspor-impor di Kota Batam ke depan.Sehingga, kemudahan yang ada dapat meningkatkan nilai ekspor maupun impor.
“Semua jadi lebih mudah dan akan mempengaruhi harga komoditas agar lebih terjangkau. Jadi, masyarakat pun bisa lebih sejahtera,” ucapnya.
Di samping itu,Rudi meyakini bahwa kebijakan terkait pelayaran langsung ini juga bertujuan untuk mewujudkan pelabuhan bongkar muat peti kemas berstandar internasional di Batam ke depannya.
Mengingat, BP Batam berkomitmen untuk terus menggesa pembangunan serta pengembangan Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar agar mampu bersaing dengan pelabuhan modern lain. Baik di Indonesia maupun mancanegara.
“Akses menuju ke Pelabuhan Batu Ampar juga terus dibangun dan diperbaiki. Sehingga, pelabuhan ini pun sudah siap untuk bersaing dan melayani bongkar muat berstandar internasional. Tugas kita adalah mendukung perkembangan dan kemajuan Batam saat ini,” ujarnya. (*)
Reporter: FISKA JUANDA

Kapolda Kepri Diminta Maju Pilkada 2024, Dukungan Terus Bermunculan

0
Tokoh Pemuda Kepri, Andi Cori.

batampos – Konstelasi menjelang Pilkada Provinsi Kepri, mulai ramai. Sejumlah figur bermunculan. Kemunculan nama-nama figur itu pun bukan tanpa alasan. Masing-masing memiliki modal untuk maju dengan berbagai latar belakang.

Nama-nama figur yang bermunculan ini memiliki modal basis besar. Sebut saja, Yan Fitri Halimansyah yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Kepri.

Putra kelahiran Kota Tanjungpinang ini, salah satu figur yang diminta masyarakat untuk maju di kontestasi Pilkada 2024. Dorongan kepada Irjen Pol Yan Fitri ini mengalir deras dari berbagai kalangan, baik itu tokoh masyarakat, pemuda, ormas maupun komunitas-komunitas lainnya.

Andi Cori, salah satu tokoh pemuda Kepri menyampaikan, dorongan kepada Irjen Pol Yan Fitri untuk maju sebagai salah satu kontestan di Pilkada Kepri, sudah tak terbendung lagi. Untuk itu, pihaknya berharap Kapolda Kepri itu bersedia demi kemajuan Provinsi Kepri ke depannya.

“Soal dorongan kepada beliau (Yan Fitri Halimansyah) ini sudah santer dan kian deras. Bahkan, beberapa bulan terakhir ini elektabilitasnya terus meningkat,” kata Andi Cori.

Dia mengatakan, berbagai elemen masyarakat mendorong Irjen Pol Yan Fitri menjadi salah satu kandidat di Pilkada Kepri 2024 ini, bukan tanpa alasan. Sebab, selama ini namanya baik di institusi Polri dan masyarakat Kepri cukup baik.

“Beliau itu (Irjen Pol Yan Fitri) salah satu pilihan yang tepat. Selain dekat dengan masyarakat, beliau juga bisa diterima di semua kalangan dan semua suku,” ujarnya.

“Pak Kapolda itu memiliki kemampuan dan sangat paham masyarakat di Kepri. Untuk itulah kami dorong agar memimpin Kepri. Sejauh ini track record pak kapolda sangat baik dalam memimpin. Kami siap mendukung dan menjadi relawan,” terangnya.

Untuk memuluskan dan memastikan dorongan masyarakat yang mengalir cukup deras itu, Andi Cori mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Irjen Pol Yan Fitri.

“Kita bersama berbagai elemen masyarakat yang mendorong beliau untuk maju berencana mau ketemu dengan beliau, untuk menanyakan keseriusan dan kepastian langsung dari Pak Yan Fitri. Kita cukup berharap dengan beliau ini,” tutupnya. (*)

Reporter: Iman Wachyudi

Ada Rumah Sakit hingga Sekolah yang Rusak Akibat Gempa di Garut

0
Sejumlah rumah hingga rumah sakit di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kerusakan imbas gempa bumi di Garut.

batampos – Sejumlah rumah hingga rumah sakit di Kabupaten Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat, mengalami kerusakan imbas gempa bumi di Garut magnitudo 6,2 Sabtu (27/4) kemarin. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat setidaknya ada 27 bagunan yang rusak akibat bencana ini.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, berdasarkan tingkat kerusakannya,4 unit rumah rusak berat (RB), 11 unit rumah rusak ringan (RS), 5 unit rumah rusak ringan (RR), serta 7 unit rumah terdampak.

“Dari total jumlah tersebut kerusakan sebagian besar berada di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Garut,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/4).

Adapun rincian kerusakan di tiga wilayah itu meliputi 1 unit rumah RB dan 3 unit rumah terdampak di Kabupaten Garut, 4 unit RS dan 3 unit RR di Kabupaten Tasikmalaya, serta 5 unit rumah RS di Kota Tasikmalaya.

“Selain tempat tinggal atau rumah, bencana geologi ini juga mengakibatkan kerusakan pada bangunan fasilitas publik seperti tempat ibadah, sekolah, dan sarana kesehatan,” pungkas Muhari.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui magnitudo gempa bumi yang terjadi di Garut, Jawa Barat, Sabtu (26/4) kemarin. Semula, gempa dilaporkan bermagnitudo 6,5. Saat ini, dilaporkan gempa bumi di Garut magnitudo 6,2.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa bumi di wilayah Garut itu tepatnya terjadi di laut Samudera Hindia
Selatan Jawa Barat pada Sabtu (27/4) sekitar pukul 23.29 WIB.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,2,” ujarnya dalam akun X @DaryonoBMKG, dkkutip Minggu (28/4). (*)

Sumber: JP Group

Terkait Kasus Penyerangan SD Yos Sudarso III, Dewan dan Yayasan Minta Proses Hukum Berjalan Tuntas

0
yos sudarso sagulung
Suasana Sekolah Yos Sudarso III, Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Penyerangan terhadap sekolah Yos Sudarso III dan penganiayaan terhadap kepala sekolah dan guru oleh masa kelompok masyarakat di Batuaji belum lama ini disesalkan banyak pihak. Penyerangan yang menciderai lembaga pendidikan dan melecehkan profesi guru ini hendaknya jadi prioritas aparat penegak hukum agar kedepannya tidak terulang lagi.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam turut mengambil sikap atas kejadian ini. Anggota DPRD Batam Dominggus Rega Woge yang juga menjadi bagian dari kepengurusan paguyuban Wuemesu Ende- Lio kota Batam berharap proses hukum berjalan maksimal. Laporan kriminalisasi yang sudah masuk ke Polsek Batuaji hendaknya berjalan dengan tuntas.

“Kita mengutuk keras perbuatan penyerangan dan penganiayaan di lingkungan sekolah ini. Ini lembaga pendidikan resmi untuk mencetak generasi penerus bangsa. Kasus ini harusnya tidak boleh terjadi di lingkungan sekolah. Kasian anak-anak jadi trauma karena peristiwa itu. Ini harus diusut tuntas. Siapa saja yang terlibat (penyerangan dan pemukulan) harus diproses. Kami akan kawal ini, ” ujar Dominggus.

Senada disampaikan oleh pihak Yayasan Tunas Karya yang menaungi Sekolah Yos Sudarso III. Pihak Yayasan juga menyampaikan pernyataan sikap agar persoalan ini diusut hingga tuntas.

“Kami desak aparat penegak hukum untuk segera memproses para pelaku penyerangan dan penganiayaan. Ini tindakan terkutuk yang mencoreng dunia pendidikan, ” ujar Didiek Dwi Atmadi, perwakilan dari pihak Yayasan.

Minta PGRI Juga Bertindak

Kasus pemukulan terhadap kepala sekolah dan guru di SD Yos Sudarso III Batam ini juga dianggap melecehkan profesi guru. DPRD Kota Batam juga minta PGRI mengambil tindakan tegas agar hal serupa tidak terjadi lagi ke depannya.

“Dua korban yakni kepala Sekolah dan guru ini adalah guru, selain dipukul, seragam PGRI yang mereka kenalan koyak karena aksi penyerangan itu. PGRI sudah seharusnya mengambil sikap tegas atas persoalan ini,” ujar Anggota DPRD Batam Dominggus Rega Woge. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Kepercayaan Pelanggan Meningkat, Penjualan Suzuki pada Maret 2024 Naik 14%

0

batampos – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melaporkan peningkatan penjualan yang signifikan pada bulan Maret 2024, dengan pertumbuhan sebesar 14% dibandingkan bulan sebelumnya. Hasil ini didorong oleh kepercayaan yang terus tumbuh dari pelanggan terhadap produk Suzuki yang berkualitas tinggi dan layanan purna jual yang memuaskan.

Kendaraan kategori penumpang mendominasi penjualan sebesar 60%, sementara kendaraan komersial menyumbang 40% dari total penjualan. Secara khusus, kendaraan hybrid Suzuki memainkan peran utama dengan dominasi penjualan mencapai 51%, menunjukkan adopsi yang kuat terhadap teknologi ramah lingkungan dan efisien.

Randy R. Murdoko, Dept. Head of 4W Sales PT SIS, menyatakan bahwa meningkatnya permintaan masyarakat akan kendaraan nyaman, efisien, dan berkualitas menjadi faktor utama di balik pertumbuhan penjualan. “Keberhasilan ini adalah hasil dari usaha bersama seluruh jaringan dealer resmi dan aftersales yang berkomitmen memberikan layanan maksimal kepada pelanggan setia kami,” ujar Randy.

Suzuki terus berkomitmen untuk memastikan kepuasan pelanggan dengan menjaga mutu kendaraan yang teruji keandalannya. Teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) membuktikan kinerja optimal dalam mencapai efisiensi bahan bakar. Selain itu, jaringan bengkel resmi, layanan service, dan ketersediaan suku cadang yang memadai menjamin keamanan dan kenyamanan para pelanggan.

Dalam konteks global, Suzuki Indonesia juga mencatat bahwa 91% dari total kendaraan hybrid yang dijual merupakan hasil produksi lokal. Model ini diekspor ke beberapa negara di Amerika Selatan, Oseania, dan Asia, memperkuat posisi Suzuki sebagai produsen kendaraan ramah lingkungan yang terpercaya.

Pertumbuhan ini mendorong Suzuki untuk terus memperbaiki layanan demi menjaga kepercayaan pelanggan setia. “Kami selalu berusaha meningkatkan mutu produk dan pelayanan Suzuki untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia,” tutup Randy. (*)