Karyawan Pt Indotirta saat melakukan aksi di pelabuhan.
batampos – Puluhan karyawan PT ITS Indotirta Suaka yang di PHK kembali mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, di Sekupang, Jumat (26/4) siang.
Mereka yang tergabung dalam koperasi Kopkar Indo Bulan ini melaporkan terkait banyaknya kejanggalan di koperasi tersebut.
“Kami sampaikan ke dinas, jadi kopkar Indobulan itu pengurus hanya sebagai nama saja. Sebab yang paling mendominasi dalam pengambilan keputusan itu pengawas. Pengawaslah yang selama ini mengatur pengurus ini menurut kami sangat sayangkan karena bertabrakan dengan UU perkoperasian, ” ujar Virjil salah satu anggota koperasi Indobulan, Sabtu (27/4).
Selain itu mereka juga menilai hasil laporan hasil pengawasan koperasi ini tidak transparan dan akuntabilitas. Pengawas hanya bercerita saja dan tidak dalam bentuk data, sebab ada uang yang diawasi Rp 7 miliar lebih dan ada asset lainnya.
Virjil juga menyebutkan jika Rapat Akhir Tahun (RAT) yang dilakukan di Pulau Bukan pada Kamis (25/4) kemarin tidaklah kourum serta tak dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya peserta yang hadir sesuai aturan undang-undang haruslah 50 persen + 1 dari jumlah anggota koperasi berjumlah 641 orang.
“Paling tidak harus 321 yang hadir baik offline maupun daring. Sementara bukti yang kami terima absensi berjumlah 79 orang dan yang ikut zoom meeting 12 orang termasuk host dan pengurus kopdar Indobulan, ” tamba h Virjil.
Ia juga mempertegaskan kepada pihak dinas agar jangan sampai ada absensi bayangan atau angket yang dilakukan guna mensiasati agar kuorum terpenuhi 50 persen + 1.
“Hanya saja jawaban kadis kami belum terima berita acara dan secepatnya dinas akan mempertemukan kami dengan pengurus atau pengawas, ” sebut Virjil.
Sementara itu Kepala Dinas UMKM Kota Batam Hendri Arulan belum bisa dikonfirmasi terkait laporan anggota koperasi Indobulan ini. (*)
batampos– Keresahan masyarakat Batuaji dan Sagulung terhadap aktifitas malam hari di sepanjang deretan ruko Waheng Center, Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji tidak saja dengan keberadaan kafe remang-remang dan panti pijat yang menyuguhkan layanan plus-plus. Lapak judi dadu yang sebelumnya pernah dibongkar Polisi Kini kembali aktif.
Meskipun tidak setiap malam buka, namun hiburan judi lempar dadu ini kembali menuai komplain dari masyarakat sekitar. Sama halnya dengan kekuatiran terhadap kafe remang-remang dan panti pijat, masyarakat kuatir anak-anak mereka yang masih dalam proses pencarian jati diri akan terjerumus dengan aktifitas perjudian tersebut.
“Kawasan ini sepertinya semakin kental dengan hal-hal yang negatif. Panti pijat, kafe remang-remang, sekarang muncul lagi judi dadu. Ini dekat pemukiman padat padahal. Kuatir sekali karena anak-anak sangat gampang main ke sana,” ujar Irwansyah, warga bukit Tempayan.
Beberapa waktu lalu polisi memang pernah menggerebek praktek perjudian ini, namun yang dijumpai hanya lapak saja. Pelaku judi tidak menggelar aktifitas perjuangan dan kemungkinan tahu akan ada razia. Warga sedikit tenang sebab cukup lama kawasan itu bebas dari praktek perjudian. Namun belakangan aktifitas perjudian serupa kembali muncul dan yang paling dikuatirkan masyarakat kembali meningginya angka kriminalitas karena perjudian ini. Jambret, pencurian kendaraan bermotor, bobol rumah bisa jadi kembali marak karena banyak orang yang kecanduan dengan judi tersebut.
“Ini yang perlu dipertimbangkan. Tak baik buat lingkungan sekitar. Banyak dampaknya. Pergaulan anak jadi tak sehat. Tindakan kriminal pun akan meningkat. Uda kalah judi jadi bisa saja niat mencuri, begal itu muncul,” ujar Handoko, warga lainnya.
Belum lama ini jajaran Polsek Batuaji sudah melakukan pengawasan di kawasan ruko yang dikeluhkan masyarakat ini menyusul adanya kematian seorang pria di lokasi panti pijat yang diduga karena mengkonsumsi obat kuat. Perhatian sempat melumpuhkan aktifitas perjudian ataupun praktek prostitusi terselubung tadi. Namun ini tidak bertahan lama karena belakangan juga kembali ramai dengan hal-hal yang berbaur negatif di kawasan tersebut. (*)
Suasana Sekolah Yos Sudarso III, Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
batampos – Penyerangan terhadap Sekolah Yos Sudarso III dan penganiayaan terhadap kepala sekolah dan guru oleh masa kelompok masyarakat di Batuaji belum lama ini disesalkan banyak pihak.
Penyerangan yang menciderai lembaga pendidikan dan melecehkan profesi guru ini hendaknya jadi prioritas aparat penegak hukum agar kedepannya tidak terulang lagi.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam turut mengambil sikap atas kejadian ini. Anggota DPRD Batam Dominggus Rega Woge yang juga menjadi bagian dari kepengurusan paguyuban Wuemesu Ende- Lio kota Batam berharap proses hukum berjalan maksimal. Laporan kriminalisasi yang sudah masuk ke Polsek Batuaji hendaknya berjalan dengan tuntas.
“Kita mengutuk keras perbuatan penyerangan dan penganiayaan di lingkungan sekolah ini. Ini lembaga pendidikan resmi untuk mencetak generasi penerus bangsa. Kasus ini harusnya tidak boleh terjadi di lingkungan sekolah. Kasian anak-anak jadi trauma karena peristiwa itu. Ini harus diusut tuntas. Siapa saja yang terlibat (penyerangan dan pemukulan) harus diproses. Kami akan kawal ini, ” ujar Dominggus.
Senada disampaikan oleh pihak Yayasan Tunas Karya yang menaungi Sekolah Yos Sudarso III. Pihak Yayasan juga menyampaikan pernyataan sikap agar persoalan ini diusut hingga tuntas.
“Kami desak aparat penegak hukum untuk segera memproses para pelaku penyerangan dan penganiayaan. Ini tindakan terkutuk yang mencoreng dunia pendidikan, ” ujar Didiek Dwi Atmadi, perwakilan dari pihak Yayasan.
Kasus pemukulan terhadap kepala sekolah dan guru di SD Yos Sudarso III Batam ini juga dianggap melecehkan profesi guru. DPRD Kota Batam juga minta PGRI mengambil tindakan tegas agar hal serupa tidak terjadi lagi ke depannya.
“Dua korban yakni kepala Sekolah dan guru, ini adalah guru, selain dipukul, seragam PGRI yang mereka kenakan koyak karena aksi penyerangan itu. PGRI sudah seharusnya mengambil sikap tegas atas persoalan ini, ” ujar Anggota DPRD Batam Dominggus Rega Woge. (*)
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Kantor DPP PKB Jakarta, Senin (22/4/2024) (ANTARA/Fauzi Lamboka)
batampos – Mantan calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan menyatakan, dirinya ingin menuntaskan tahapan Pilpres 2024 secara terhormat. Karena itu, dirinya bersama pendampingnya eks calon wakil presiden (cawapres) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin memilih hadir penetapan pemenang Pilpres 2024, yakni pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Kami memilih hadir, kami ingin menuntaskan sehingga semua selesai dengan proses ini dengan rasa syukur dan keluar dengan terhormat karena menjunjung tinggi etika,” kata Anies dalam pernyataannya, Minggu (28/4).
Anies mengaku, undangan acara penetapan pemenang Pilpres 2024, yang diselenggarakan KPU RI, pada Rabu (24/4) pagi, baru diterima pada Selasa (23/4) malam. Namun, ia mengaku sudah mengetahui acara itu sejak Selasa siang, dari pemberitaan media massa.
Baca Juga: Prediksi Line-up Persebaya Surabaya vs Persik Kediri, Pertandingan Terakhir Robson Duarte?
“Karena media-media sudah memberitakan, jadi siang itu memang kita sudah dengar, tapi undangan resmi memang baru tiba malam. Nah, saya ketika sudah dengar informal itu pun saya sudah sampaikan bahwa kita akan hadir, ada nanti administratifnya, ada undangan atau tidak toh kita tahu bahwa memang ini bagian dari proses, kita akan hadir,” ucap Anies.
Menurut Anies, kehadiran dirinya bersama Cak Imin ke kantor KPU RI untuk menghargai proses demokrasi. Meski memang perasaannya sangat berat, lantaran kalah Pilpres 2024.
“Di dalam proses bernegara ini tidak penting tentang perasaan, perasaan kita, ini bukan soal perasaan, ini adalah soal bagaimana kita menghormati proses bernegara, menghargai sampai tuntas, dan itu yang kami kerjakan kenapa kami memilih hadir,” pungkas Anies. (*)
Ilustrasi. Juru parkir menarik retribusi parkir di kawasan Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim, menyebutkan bahwa stiker parkir berlangganan kini telah dicetak dan siap dipasang bagi para pengguna kendaraan bermotor di Kota Batam. Untuk tahap pertama ini, stiker berlangganan yang datang baru untuk sepeda motor.
“Ya, baru untuk sepeda motor. Untuk kendaraan roda empat masih proses pengiriman. Kami jadwalkan awal Mei untuk roda empat juga telah datang, ” ungkap Salim, Minggu (28/4).
Menurutnya, bagi masyarakat Batam yang ingin berlangganan bisa langsung datang ke kantor Dishub Kota Batam. Nantinya, setiap kendaraan yang telah mendaftar sebagai pelanggan akan diberikan stiker parkir khusus yang dicetak oleh Dishub.
“Untuk saat ini pendaftaran baru kita buka di kantor Dishub Batam atau tepatnya di UPT Parkir Dishub Batam. Ke depan kita juga akan membuka layanan pendaftaran berlangganan parkir di beberapa lokasi seperti kantor Wali Kota Batam dan beberapa mall yang ada di Kota Batam, ” tambah Salim.
Salim menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Batam terkait sistem parkir berlangganan.
Dengan adanya sistem parkir berlangganan ini, diharapkan meningkatkan kedisiplinan penggunaan parkir dan mengurangi kemacetan serta konflik terkait parkir di Batam.
Untuk tarif retribusi parkir berlangganan di tepi jalan umum telah ditetapkan yakni kendaraan roda 2, biaya berlangganan sebesar Rp 250.000 per tahun, roda empat sebesar Rp 600.000 per tahun, dan roda 6 sebesar Rp 750.000 per tahun.
“Untuk pendaftaran hanya perlu membawa foto kopi STNK dan melakukan pembayaran di UPT Parkir Batam,” ucap Salim.
Masa berlaku parkir berlangganan tersebut adalah satu tahun. Dimana pendaftaran berbasis web, sehingga data kendaraan yang terdaftar akan tersimpan di sistem Dishub. Petugas hanya cukup melakukan barcode dan disana nantinya akan muncul data kendaraan dan masa berlaku parkir langganan.
Tak sampai disitu saja, pihaknya juga akan membuat surat edaran yang berisi himbauan bagi ASN di kota Batam terutama pejabat dan kepala UPT untuk menggunakan stiker berlangganan ini. Ini ditujukan sebagai percontohan kepada masyarakat untuk menggunakan stiker parkir berlangganan.
“Ini kan retribusi jadi gak ada unsur paksaan, atau pun sanksi bagi ASN. Hanya saja kita beri himbauan melalui surat edaran yang langsung ditandatangani Wali Kota Batam. Kita berharap melalui sistem ini benar -benar efektif dan berjalan maksimal sehingga tak ada lagi permasalahan parkir, ” pungkasnya.
Ketua Komisi III DPRD Batam, Djoko Mulyono mengaku sangat mendukung penuh parkir berlangganan ini di Kota Batam. Menurutnya, melalui parkir berlangganan ini akan sangat efisien dan efektif karena mampu meminimalisir tingkat kebocoran kas daerah dan peredaran uang kas di sektor parkir
“Kita sejak awal mendukung penuh ini, karena sebagaimana kita tau indikasi kebocoran retribusi parkir cukup besar. Makanya dengan berlangganan ini tak ada lagi uang kas yang beredar karena langsung masuk kas daerah, ” ujar Djoko.
Tinggal bagaimana lanjutnya, memberdayakan jukir di lapangan secara maksimal. DPRD kata Djoko berharap seluruh kendaraan di Batam menerapkan parkir berlangganan ini sehingganya selain akan lebih terjangkau dibanding tarif biasa, parkir berlangganan juga menutup tingkat kebocoran parkir. (*)
Ilustrasi. Para penumpang turun dari kapal Pelni di Pelabuhan Batuampar. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos
batampos – Pelayaran KM Kelud dari Batam tujuan Tj Priok yang semula dijadwalkan akan berangkat Minggu (28/4) pukul 23.00 ditunda menjadi, Senin (29/4) pukul 14.00 WIB.
Kepala Cabang (Kacab) Pelni Batam Teuku Muhammad Iqbal Rama membenarkan adanya keterlambatan pelayaran KM Kelud tersebut. Menurutnya, keterlambatan kedatangan Kelud dikarenakan adanya masalah teknis yang terjadi pada kapal.
“Iya, mohon maaf ada kendala teknis pada kapal,” ujarnya, Minggu (28/4).
Saat ini, Kelud sedang bertolak dari Belawan, Medan menuju Batam. Kapal dijadwalkan akan tiba besok pagi di kota Batam.
Terkait perubahan jadwal pelayaran KM Kelud ini, pihak Pelni Batam juga telah menginformasikan kepada para calon penumpang melalui pesan massal (blast) aplikasi WhatsApp.
“Kami juga sudah melakukan wa blast ke seluruh penumpang KM Kelud,” kata Iqbal.
Selain itu spanduk berisi informasi keterlambatan kedatangan kapal juga sudah dipasang di Pelabuhan Batu Ampar. Hal ini ditujukan agar calon penumpang yang akan berangkat dapat mengetahui tentang adanya perubahan jadwal kapal tersebut.
“Sehubungan dengan adanya kendala operasional kapal, keberangkatan dari Pelabuhan Batu Ampar yang semula tanggal 28 April 2024 pukul 23.00 WIB dimundurkan menjadi tanggal 29 April 2024 pukul 14.00 WIB. Dimohon kepada para penumpang agar dapat datang pukul 11.00 WIB untuk dapat melakukan proses boarding. Update kedatangan kapal akan kami informasikan kembali. Terimakasih dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya, ” tulis spanduk informasi Pelni Batam.
Deden, salah seorang penumpang kapal Kelud yang akan bertolak ke Tanjung Priok mengaku sudah mendapat informasi tersebut. Menurutnya, informasi dikirim pihak Pelni sebelum ia datang ke pelabuhan Batu Ampar. “Untung tadi belum sempat ke pelabuhan, ditunda berangkat besok katanya, ” ujar Deden. (*)
Ilustrasi. Warga binaan Lapas Kelas II A Batam saat mengikuti ujian paket C. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos
batampos – Lembaga Pemasyarakatan menggelar upacara peringatan hari bakti Pemasyarakatan ke 60, Sabtu (27/4). Lapas kelas II Batam upacara ini dilakukan di halaman Lapas Batam dan diikuti seluruh pegawai dan pejabat struktural Lapas Batam.
Pada kegiatan ini Inspektur Upacara dipimpin oleh Kasi Binadik Budy Istiawan mewakili Kalapas Batam yang mengikuti upacara di Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri. Tema Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60 Tahun 2024 adalah Pemasyarakatan Pasti Berdampak.
Membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Budy Istiawan mengucapkan rasa syukur atas seluruh rangkaian yang telah terlaksana dalam memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-60.
“60 tahun perjalanan Pemasyarakatan bukanlah waktu yang singkat dalam membangun landasan Pemasyarakatan. Ir. Soekarno berpesan bahwa Pemasyarakatan harus mampu membangun kapasitas pelanggar menjadi lebih baik lagi. Kegiatan upacara ini bukanlah sekadar seremonial namun menjadi komitmen dalam menjawab tantangan sesuai dengan UU No 22 tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, ” Ujar Budy Istiawan.
Peringatan hari Bakti Pemasyarakatan ini telah dilalui dengan serangkaian kegiatan lainnya seperti program pembinaan, baksos dan lain sebagainya dalam sebulan terakhir. Sabtu kemarin adalah puncak dari kegiatan dalam rangka memperingati hari Bakti Pemasyarakatan ini.
Seluruh UPT Pemasyarakatan umumnya melakukan rangkaian kegiatan yang sama dalam rangka meningkatkan program pembinaan warga binaan di Lapas ataupun Rutan. (*)
batampos – Lewat perusahaan dan yayasan yang dia dirikan serta buku-buku yang dia tulis, Mooryati Soedibyo berkomitmen mencetak perempuan-perempuan bermartabat dan mempromosikan produk-produk lokal ke kancah internasional. Saat sakit mulai mendera di usia sepuhnya, dia tetap bersemangat sembuh dengan rutin fisioterapi serta les dansa.
ANGELINA Sondakh tak pernah bisa lupa perhatian yang diberikan Mooryati Soedibyo kepadanya. Mulai sekadar mengingatkan selempang yang miring sampai beragam ramuan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan.
”Masker bengkuang itu tidak ada tandingannya dan saya gunakan sampai sekarang untuk perawatan wajah. Menggunakan minyak kemiri, cem-ceman, beras kencur, itu semua saya dapat dari Bu Moor dan saya nggak akan lupa,” papar Angie, sapaan akrab Puteri Indonesia 2001 itu.
Empu Jamu, demikian Museum Rekor Dunia pernah memberikan gelar kepada Mooryati, juga pernah mengizinkan Angie tinggal sementara di kediamannya saat awal ”menjabat” Puteri Indonesia 2001. Mengingat saat itu mantan anggota DPR tersebut masih menetap di kota asalnya di Manado, Sulawesi Utara.
Karena itu, begitu mendengar kabar kepergian presiden direktur Mustika Ratu dan wakil ketua II MPR 2004–2009 tersebut pada 24 April pagi, Angie sangat terpukul. ”Saya bersaksi bahwa beliau orang yang baik,” katanya.
Mooryati meninggal dunia dalam usia 96 tahun kemarin dini hari pukul 01.00. Pendiri PT Mustika Ratu yang menduduki peringkat ke-7 dalam daftar 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia tahun 2007 versi Globe Asia tersebut mengalami infeksi di organ dalam tubuhnya.
”Seperti magh atau saluran kemih,” ucap Putri Kuswisnu Wardani, putrinya, saat ditemui di rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kemarin.
Anak kedua Mooryati dan Soedibyo Purbo Hadiningrat itu menjelaskan, sakit tersebut telah diidap sang ibunda sejak dua tahun terakhir. Faktor usia disebut sebagai penyebab penyakit tersebut muncul.
Walau sejatinya penyakit itu tergolong ringan, tapi tidak bagi orang-orang di usia senja.
”Sering keluar masuk rumah sakit. Mungkin karena beliau sempat kena Covid-19 juga, jadi kondisinya menurun,” ucap anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut.
Kendati demikian, tambah presiden komisaris PT Mustika Ratu Tbk 2011–2020 itu, semangat perjuangan sang bunda untuk sembuh masih tinggi. ”Sehari-hari masih fisioterapi dan les dansa, tapi masih kerap mengalami infeksi juga,” kata Putri.
Kondisi perempuan kelahiran 5 Januari 1928 yang kian melemah akibat faktor usia membuat pihak keluarga memutuskan untuk membatasi pertemuan dengan orang lain. Itu pun berdasar saran dari dokter.
Selama beberapa tahun terakhir, tepatnya sejak pandemi melanda, Mooryati yang dicatat Museum Rekor Dunia sebagai peraih gelar doktor tertua di Indonesia itu pun hanya menghabiskan waktu hanya bersama anak, cucu, serta cicit.
”Empat tahun terakhir ini kami selalu bersama. Menikmati waktu berkumpul, bercerita, ngobrol macam-macam yang simpel,” ungkap Putri.
Mooryati dimakamkan secara militer di pemakaman keluarga di Taman Pembibitan Tradisional Mustika Ratu, Desa Tapos, Ciawi, Jawa Barat, kemarin. Di samping makam almarhum suaminya, Soedibyo Purbo Hadiningrat, dan di atas tanah yang mereka beli puluhan tahun silam.
Semasa hidupnya, Mooryati punya pengaruh besar di sejumlah sektor. Bukan cuma bisnis, tapi juga dunia modeling. Berkat Yayasan Puteri Indonesia (YPI) yang didirikannya pada 8 Maret 1922, nama Indonesia makin diperhitungkan di bidang kontes kecantikan.
Tepatnya setelah Mooryati berhasil memegang lisensi Miss Universe sejak 1992. Menurut Mega Angkasa, corporate PR dan promotion manager PT Mustika Ratu, Mooryati tidak hanya memperluas peluang bisnisnya lewat YPI. Tapi juga ingin mencetak perempuan-perempuan bermartabat asal Indonesia dan mempromosikan produk-produk lokal ke kancah internasional.
Kepeduliannya pada pemberdayaan perempuan, kata Mega, sangat tinggi.
”Puteri Indonesia telah menghasilkan putri-putri yang sangat pintar dengan mengedepankan brain, beauty, dan behavior yang dapat merepresentasikan Indonesia di mata dunia,” terangnya.
Sederet penghargaan bergengsi pun pernah diraih Mooryati. Belum lama ini, misalnya, Mooryati menerima penghargaan dari Ibu Negara Thailand Pakpilai Thaivisin atas dedikasinya di industri spa & wellness. Dan, mengedepankan asupan dari bahan-bahan herbal asli Indonesia untuk merawat tubuh serta kecantikan.
”Ibu konsisten dengan hasil-hasil pengabdiannya terhadap perempuan Indonesia. Tentunya dengan beauty pageant dan jamunya juga,” imbuh Mega.
Mooryati juga menghasilkan delapan karya tulis berupa buku. Di antaranya Seni Ngadi Saliro dan Ngadi Busono (1978), Alam Sumber Kesehatan (1998), Pengantin Indonesia (2000), dan Busana Keraton Surakarta Hadiningrat (2003).
Sederet tamu penting turut melayat ke rumah duka. Di antaranya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, serta mantan Panglima TNI Wiranto. Tampak pula Annisa Pohan (istri Menteri Agraria dan Tata Ruang Agus Harimurti Yudhoyono), aktris Christine Hakim, serta Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi.
”Tidak ada (permintaan khusus, Red). Almarhumah sudah merasa senang mengajarkan anak dan cucunya yang sekarang sudah dewasa. Jadi, beliau sangat menikmati masa tuanya,” ujar Putri. (*/c9/ttg)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Tri Wahyu Rubianto. F.Dalil Harahap
batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam bakal menyiapkan tiga server guna mendukung kelancaran pelaksanaan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) secara online pada Juni 2024 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto, menyebutkan, sejumlah persiapan jelang PPDB tahun ajaran baru terus disiapkan. Salah satunya menyiapkan jalur server yang akan digunakan untuk mengakses website PPDB.
“Ya, kita juga siapkan tiga server dalam mendukung kelancaran pelaksanaan PPDB secara online bagi masyarakat. Ketiganya bisa langsung diakses,” ujar Tri, Minggu (28/4).
Selain itu jelang pelaksanaan pendaftaran PPDB secara online, pihaknya juga akan melaksanakan simulasi PPDB. Simulasi ini dianggap penting dalam memastikan kemampuan server, agar tidak terjadi gangguan atau kesulitan pada saat PPDB nanti.
“Kita jadwalkan di awal Mei ini akan dilakukan simulasi baik di jenjang SD maupun SMP,” tambahnya.
Selain itu, pelaksanaan pendaftaran online dibuka terpisah antara SD dan SMP negeri. Tujuannya salah satu untuk mengurai kemacetan pada saat pendaftaran dibuka. Pendaftar juga harus memenuhi semua persyaratan yang sudah ada di website pendaftaran, sesuai dengan jalur yang mereka pilih.
Sebagaimana diketahui PPDB di tahun ini Disdik Batam akan menyiapkan empat jalur masuk. Empat jalur penerimaan PPDB ini ialah zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua.
“Tetap ada pembagian setiap jalurnya. Ini yang sedang kami bahas juga,” ucap Tri.
Hanya saja yang berbeda nanti setiap jalur akan dibuka pada hari yang sama. Semisalnya jalur zonasi, prestasi, perpindahan orang tua dan afirmasi dibuka pada hari yang sama, sehingga setiap pendaftar hanya dapat mendaftar di satu pilihan saja.
“Waktunya kemungkinan akan dilakukan secara bersamaan. Karena jika sudah salah satu jalur, maka gak bisa pakai jalur lainnya. Ini yang lagi dibahas plus dan minusnya,” ucap Tri.
Untuk jalur zonasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili dekat sekolah. Sementara jalur afirmasi ditujukan untuk peserta didik kurang mampu secara ekonomi.
Sementara, untuk jalur prestasi disediakan untuk mereka yang memiliki prestasi baik akademik maupun non-akademik. Sama dengan tahun sebelumnya, metode yang digunakan sama yakni online bagi daerah perkotaan (mainland) dan offline bagi masyarakat di daerah pedalaman (hinterland) Kota Batam.
Selain itu ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan calon peserta. Pertama, jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga yang tidak mampu dan disabilitas. Jalur afirmasi dapat dibuktikan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat, Kartu Bantuan Pangan Non Tunai dan Program Keluarga Harapan.
Selanjutnya jalur prestasi harus melampirkan bukti-bukti atau surat keterangan lomba yang memperoleh juara. Peserta didik melampirkan lapor kelas 4, 5 dan 6 semester ganjil. (*)
Arsip foto – Para petugas medis sedang menjalankan tugas mereka di sebuah rumah sakit di Daegu, Korea Selatan, pada 15 Maret 2020. ANTARA/Lee Sang-ho/Xinhua/tm