Rabu, 15 April 2026
Beranda blog Halaman 3494

Muhammad Rudi Komitmen Dukung Perkembangan E-Sport

0

esportbatampos  –  Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi mendukung penuh perkembangan E-Sport di Batam maupun Provinsi Kepri.

Menurut Rudi, olahraga e-sport memberikan semangat baru bagi generasi muda untuk mencetak prestasi di tengah kemajuan teknologi dewasa ini.

“Saya siap mendukung penuh perkembangan dunia olahraga, termasuk kemajuan e-sport di Batam dan Kepri,” tegas Rudi saat membuka Piala Halalbihalal E-Sport 2024 yang berlangsung di MB 2, Minggu (5/5/2024).

Selain itu, orang nomor satu di Kota Batam tersebut juga berkomitmen untuk mendukung pembinaan atlet di seluruh cabang olahraga (cabor). Termasuk pembinaan olahraga e-sport.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, swasta, organisasi dan komunitas olahraga, serta seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembinaan yang maksimal terhadap atlet.

“Pembinaan terhadap atlet merupakan satu hal yang prioritas. Jika pembinaan baik, maka atlet pun bisa berprestasi,” tambah Rudi.

Baca Juga: Daya Tampung Sekolah Negeri masih belum Sesuai dengan Jumlah Calon Siswa

Di samping itu, Muhammad Rudi juga mengingatkan terkait pentingnya penyelenggaraan kompetisi rutin bagi seluruh atlet.

Ia meyakini, penyelenggaraan kompetisi rutin menjadi penting sebagai tolak ukur keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan.

Oleh sebab itu, Rudi berharap, kompetisi yang telah terlaksana saat ini pun bisa terus berlanjut ke depannya.

“Insyaallah kita akan buat lagi yang lebih besar setelah Piala Halalbihalal ini. Inilah bentuk komitmen dan dukungan saya terhadap e-sport,” pungkasnya.

Senada, Ketua Pikori BP Batam sekaligus Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina mengatakan jika Piala Halalbihalal 2024 ini merupakan bentuk dukungan terhadap seluruh atlet e-sport di Kepri.

Marlin berharap, turnamen kali ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa yang akan datang dan dapat mengharumkan nama Batam maupun Kepri di tingkat nasional hingga internasional.

“Bakat dan potensi anak-anak muda harus bisa tersalurkan ke hal-hal positif sehingga menjadi sebuah prestasi yang membanggakan,” pesan Marlin. (*)

Daya Tampung Sekolah Negeri masih belum Sesuai dengan Jumlah Calon Siswa

0
IMG 20230711 120600 scaled e1689088267338
Suasana masa pengenalan lingkungan sekolah di SMP Negeri 3 Batam. F.Rengga Yuliandra

batampos – Mendekati pelaksanaan pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang akan digelar Juni mendatang. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam masih dihadapkan dengan rapor merah terkait pelaksanaan PPDB dari Kementerian Pendidikan dan RISTEK.

Rapor merah dunia pendidikan ini karena jumlah siswa di sekolah negeri yang terus melebih kapasitas, usai pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Kepala Disdik Batam, Tri Wahyu Rubianto mengatakan persoalan masih sama dari tahun ke tahun. Polemik daya tampung yang melebih kapasitas karena tingginya minat ke sekolah negeri masih belum terselesaikan.

Berdasarkan peta pendidikan, beberapa sekolah masuk kategori rawan. Hal ini karena tingginya minat orangtua ke sekolah tertentu yang dulunya berlabel sekolah unggulan.

“Di Sekupang ada SMPN 3, di Bengkong ada SMPN 6, begitu juga di Legenda dan Lubukbaja yang hanya memiliki satu SMPN,” kata Tri, Senin (6/5).

Meskipun status sekolah unggulan sudah dicabut, tetap saja minat ke sekolah tertentu tersebut tinggi. Akibatnya, jumlah pendaftar melebih kuota daya tampung yang tersedia.

“Rata-rata sekolah itu terima 6-7 kelas. Meskipun ada juga yang sampai 9 kelas. Namun jumlah ini bisa saja meningkat, karena tingginya antusias ke negeri. Makanya sekolah dua sif tidak terhindarkan,” ujarnya.

Baca Juga: Sore Ini, Disdik Kepri Umumkan Kelulusan Pelajar SMA

Penambahan ruang kelas baru juga bukan solusi yang bisa diterapkan di semua sekolah. Hal ini karena melihat ketersediaan lahan yang ada. Tri mengungkapkan area terbuka juga harus tetap ada, agar ruang dan gerak anak-anak tetap terjamin.

“Tidak mungkin semua dibangun RKB. Kami juga harus memikirkan ruang terbuka untuk mendukung interaksi dan aktivitas anak di sekolah. Jadi tak bisa dipaksakan atau bergantung pada RKB ini,” bebernya.

Menurutnya, solusi yang paling aman adalah melakukan pemerataan penerimaan siswa. Penyebaran siswa di sekolah swasta dan negeri harus berimbang. Sehingga persoalan daya tampung di sekolah negeri ini terselesaikan.

“Kami sudah berikan kesempatan sekolah swasta untuk menjaring peserta didik lebih dulu. Harapannya penyebaran calon siswa bisa terjadi, dan antusias ke negeri bisa melandai,” ujarnya.

Solusi lain yang juga tengah juga digodok adalah mengoptimalkan jumlah siswa per kelas. Ada kemungkinan peningkatan jumlah siswa, jika memang terjadi peningkatan volume pendaftaran di negeri.

“Masih kami matangkan. Rencananya untuk SD negeri dari 28 menjadi 32 siswa, sementara untuk SMPN 32 bisa jadi 36 per kelas,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Ungguli Max Verstappen di Grand Prix Miami, Lando Norris Juarai Formula 1 untuk Pertama Kalinya

0
Potret Lando Norris yang berhasil merebut kemenangan Formula 1 untuk pertama kalinya di Gp Miami (Sumber Foto: Media F1)

batampos – Lando Norris dari McLaren akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Formula 1 dalam balapan ke 110-nya, setelah mengungguli pemimpin kejuaraan Max Verstappen di Grand Prix Miami.

Dalam balapan di GP Miami pada hari Senin (6/5) dini hari WIB itu, Lando yang memulai balapan di posisi keenam, berhasil memimpin balapan setelah melakukan pit stop selama periode safety car seusai tabrakan antara Logan Sargent dan Kevin Magnussen.

Verstappen dari Red Bull yang telah mendominasi selama dua musim terakhir, berada di urutan kedua tak mampu mengejarnya, dengan tertinggal 7,6 detik dibelakang memberikan kesempatan bagi Lando Norris mempertahankan jarak untuk bisa mengambil bendera kotak-kotak di depannya.

“Wooo!!’, ujar Lando saat dia berteriak di radio tim setelah dia mengambil bendera kotak-kotak.

“Aku mencintai kalian semua…..Kami Berhasil, terima kasih banyak,” kata Lando.

Sementara, Charles Leclerc dari Ferrari berhasil finish di podium ketiga dengan tertinggal sembilan detik dari Lando Norris.

Lando Norris adalah pembalap pertama sejak Carlos Sainz Jr yang mampu mematahkan dominasi Verstappen dalam musim di Formula 1.

Pembalap berusia 24 tahun itu telah memegang rekor 15 podium terbanyak tanpa kemenangan sejak memulai balapan di F1 pada 2019, dirinya lebih sering mencicipi podium, pole position hingga mencatatkan lap tercepat dan belum pernah meraih kemenangan.

Dengan kemenangannya di GP Miami ini akhirnya dirinya mampu meraih kemenangan perdananya yang sudah lama tertunda.

Bukan hanya kemenangan perdana bagi dirinya, Lando Norris juga memberi kemenangan pertama bagi McLaren sejak kemenangan terakhir timnya itu dipersembahkan oleh Daniel Ricciardo di Grand Prix Italia pada tahun 2021 lalu.

Seusai memenangi balapan, Lando Norris mengungkapkan kebahagiaanya atas pencapaian yang telah dia raih bersama McLaren.

“Saya telah membuat banyak kesalahan selama lima tahun terakhir saya, karir saya yang singkat tetapi hari ini kami menyatukan semuanya jadi ini semua untuk tim,” kata Lando Norris seperti dikutip melalui DW News.

“Saya memulai dengan McLaren karena saya percaya pada mereka dan hari ini membuktikan hal itu,” ungkapnya. (*)

Terus Merugi, Pedagang Ayam Kembali ke Pasar KUD

0
Pedagang ayam kembali berjualan Pasar KUD, Sabtu (4/5).

batampos-Pedagang ayam di Pasar Baru atau Pasar Encik Puan Perak yang berjualan di Blok D akhirnya meninggalkan tempat berjualan dan pindah ke Pasar KUD lantaran terus merugi.

Sembilan pedagang ayam potong yang semula berjualan di Blok D tersebut mengaku rugi berjualan di tempat baru itu karena masih sepi dari pembeli, karena banyak pedagang lain yang berjulan di luar gedung.

Salah satu pedagang ayam, Satria, menyebut sekarang lebih memilih berjualan di tempat lama yaitu di Pasar KUD karena lebih banyak pembelinya dibanding di Blok D.

BACA JUGA: Ruko Pedagang Pasar Pasar KUD Tanjungpinang Terbakar

“Di Blok D sangat sepi tidak ada orang yang mau masuk membeli di sana,” kata Satria, Sabtu (4/5).

Menurut Satria, pembeli tidak mau berbelanja di Blok D itu karena masih banyak para pedagang ayam berada di pinggir Pelantar KUD, sehingga lebih dekat bagi masyarakat untuk berbelanja.

Ia mengaku selama 12 hari berjualan di Blok D tersebut hanya mendapat omzer Rp 1 juta, semantara yang harus dibayarnya adalah Rp 2 juta.

“Kami 9 orang pedagang di sana dan sudah 3 hari pindah ke sini,” jelasnya.

Selama berjualan di Pasar KUD itu, Satria menuturkan dalam satu hari bisa menjual sekitar 70 kilogram (Kg) ayam potong, sementara di Blok D sehari hanya 30 Kg.

“Kita ingin BUMD menertibkan seluruh pedagang agar kembali ke Pasar Encik Puan Perak Blok D,” harapnya. (*)

Reporter: Peri Irawan

Politik Trah Rawan Korupsi

0
Simulasi pencoblosan.

batampos – Masifnya fenomena politik trah dalam Pilkada sebagai persoalan lama. Hal itu banyak terjadi dan bahkan telah mengakar seperti di Banten dan Sulawesi Selatan. Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengatakan, fenomena tersebut merefleksikan kuatnya dinasti politik pada institusi partai pada daerah tersebut. Sebab, rata-rata pelaku politik trah menguasai partai.

”Ketika mereka menguasai kepemimpinan di partai, mereka akhirnya juga menjadi bagian inti dari rekrutmen jabatan-jabatan publik di Pilkada,” ujarnya. Imbasnya, bisa dengan mudah mencalonkan keluarga.

Partai sendiri, lanjut Titi, cenderung tidak mampu berbuat banyak. Sebab, tokoh-to­koh yang menguasai politik trah umumnya tidak hanya menguasai jejaring di daerah tersebut, namun juga memiliki kekuatan modal yang besar.

Sumber daya tersebut, sejalan dengan kepentingan partai di tengah realitas politik biaya tinggi dan kebutuhan partai untuk pembiayaan menggerakan mesin partai. ”Akhirnya membuat mereka bisa leluasa membangun karir di partai dan juga menjadi maju di panggung Pilkada,” terangnya.

Dari sisi regulasi, politik trah dalam Pilkada tidak melanggar aturan. Namun Titi mengingatkan, fenomena ini memicu ruang yang tidak adil dan tidak setara bagi semua kader. Kader yang loyal dan berkualitas, sangat mungkin tersingkir olehnya. Hal itu secara otomatis menurunkan kualitas demokrasi.

Baca Juga: Harga Beras Bulog Naik jadi Rp 12.500 Per Kilogram

Di sisi lain, politik trah juga rentan sekali dengan perilaku koruptif dan tidak akuntabel. Sebab, cara mengelola pemerintahan kerap seperti mengelola perusahaan privat yang seolah-olah dilokalisir sebagai urusan keluarga.

”Nah ini yang kemudian membuat pelayanan publik menjadi buruk dan kemudian mereka akhirnya rentan terlibat dalam politik bancakan di daerah,” terangnya.

Bagi pemilih sendiri, Titi menilai tidak bisa berbuat banyak. Dalam kasus tertentu, bahkan pemilih kerap disodorkan calon yang semuanya representasi politik trah. ”Yang muncul semua adalah bagian dari politik trah. Lalu di mana kesadaran warga, dimana warga punya pilihan,” kata dia.

Fenomena ini, baginya hanya bisa diperbaiki melalui internal partai. Yakni dengan membangun ekosistem pencalonan yang lebih berorientasi pada kadarisasi dan rekrutmen yang demokratis.

Sementara itu, Ketua IM57+ Institute M. Praswad Nugraha mengatakan trah politik dalam keluarga seharusnya harus dihentikan. Namun, Praswad mengakui fenomena tersebut semakin jadi tren usai Gibran Rakabuming Raka ditetapkan sebagai wakil presiden terpilih.

”Jadi, Presiden Jokowi telah memberikan contoh dan akhirnya banyak diikuti,” kata Praswad.
Menurut Praswad, trah keluarga dalam konteks politik electoral sangat rawan. Sebab, perilaku koruptif kekuasaan akan terus hidup jika keluarga penguasa kembali terpilih.

”Dan selama itu dicontohkan oleh pimpinan tertinggi negara, maka fenomena ini tidak akan bisa hilang sampai kapan pun,” terang eks penyidik KPK tersebut.

Apalagi, lanjut Praswad, cakada tersebut didukung oleh keluarganya yang sedang memiliki jabatan. Maka, potensi keberpihakan aparatur negara untuk memenangkan calon akan semakin besar. ”Dan tidak mungkin pejabat itu tidak membantu keluarganya, dia pasti akan berpihak, tidak bisa objektif,” imbuhnya. (*)

Sumber: JP Group

Sore Ini, Disdik Kepri Umumkan Kelulusan Pelajar SMA

0
SMA
ilustrasi pelajar SMA. (simber: freepik)

batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri mengumumkan hasil ujian akhir tingkat SMA sederajat Senin (6/5) sore ini. Pengumuman disampaikan online melalui masing- masing satuan pendidikan.

Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung meminta kepada pelajar untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan, termasuk konvoi dalam menyambut hasil kelulusan ini.

“Nanti pukul 17.00 WIB diumumkan. Tak boleh ada konvoi. Saya sudah minta juga kepada satuan pendidikan untuk mengingatkan anak-anak. Pengumuman online dan bisa langsung diterima melalui perangkat seluler. Tak ada yang berkumpul atau ke sekolah,” tegasnya, dalam saluran telepon, Senin (6/5).

Andi menyebutkan selain konvoi, pelajar diminta tidak melakukan aksi coret-coret seragam. Menurutnya, seragam Yan masih bagus masih bisa diberikan kepada adik-adik atau disumbangkan kepada yang membutuhkan.

“Coret-coret juga tak boleh. Saya sudah surati sekolah juga. Ini penting, karena menyangkut ketertiban, dan keselamatan anak-anak- juga dalam merayakan kelulusan mereka,” ungkap mantan Sekretaris Disdik Kota Batam ini.

Baca Juga:  Stiker Parkir Langganan Sudah Dicetak, Penjualan Mulai Hari Ini di Dishub Batam

Ia merinci tahun ini jumlah sekolah yang melaksanakan ujian nasional tingkat SMA sebanyak 158 sekolah, SMK 45 sekolah dan SLB 23 sekolah.

“Total 226 sekolah,” sebutnya.

Untuk jumlah siswa yang ikut ujian nasional tingkat SMA sebanyak 17.620 siswa, tingkat SMK sebanyak 11.732 siswa, dan SLB sebanyak 71 siswa.

“Total keseluruhan adalah 29.423 siswa. Namun ada juga yang tidak lulus sekolah di Kabupaten Karimun ada 5, di Kota Batam ada 2, dan di Kabupaten Natuna 1, dan di Tanjungpinang ada 1. SMA ada 8 yang tidak lulus, SMK ada 1 siswa,” ujarnya.

Andi menyebutkan alasan siswa tidak lulus yaitu 7 siswa tidak ikut ujian, satu siswa sakit, dan satu siswa lainnya meninggal dunia. Berdasarkan data terdapat 9 siswa yang tidak lulus.

Bagi pelajar yang tidak lulus, dan masih ingin mendapatkan ijazah, mereka bisa mengikuti paket C, atau mengulang pembelajaran di sekolah di tahun depan.

“Mereka yang mampu untuk kembali belajar kami siapkan dua opsi tersebut,” imbuhnya.

Selanjutnya, Disdik Provinsi Kepri akan bersiap untuk melanjutkan rencana pendidikan, yaitu penerimaan peserta didik baru (PPDB). Rencananya PPDB akan digelar di Juni mendatang.

“Kami masih petakan daya tampung sekolah. Kami ingin PPDB tahun ini bisa lebih baik. Karena Provinsi Kepri memiliki catatan merah karena sering melebihi ketentuan dari Kemendikbud,” tutupnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Sore Ini, Kelulusan Pelajar SMA Sederajat Diumumkan Online 

0
Andi Agung Kadisdik Kepri Dalil Harahap1
Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos– Dinas Pendidikan Provinsi Kepri mengumumkan hasil ujian akhir tingkat SMA sederajat sore ini. Pengumuman disampaikan online melalui masing- masing satuan pendidikan.

Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung meminta kepada pelajar untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan, termasuk konvoi dalam menyambut hasil kelulusan ini.

“Nanti pukul 17.00 WIB diumumkan. Tak boleh ada konvoi. Saya sudah minta juga kepada satuan pendidikan untuk mengingatkan anak-anak. Pengumuman online dan bisa langsung diterima melalui perangkat seluler. Tak ada yang berkumpul atau ke sekolah,” tegasnya, dalam saluran telepon, Senin (6/5).

BACA JUGA: Disdik Kepri Bentuk Tim Khusus Cegah Perundungan Pelajar

Andi menyebutkan selain konvoi, pelajar diminta tidak melakukan aksi coret-coret seragam. Menurutnya, seragam Yan masih bagus masih bisa diberikan kepada adik-adik atau disumbangkan kepada yang membutuhkan.

“Coret-coret juga tak boleh. Saya sudah surati sekolah juga. Ini penting, karena menyangkut ketertiban, dan keselamatan anak-anak- juga dalam merayakan kelulusan mereka,” ungkap mantan Sekretaris Disdik Kota Batam ini.

Ia merinci tahun ini jumlah sekolah yang melaksanakan ujian nasional tingkat SMA sebanyak 158 sekolah, SMK 45 sekolah dan SLB 23 sekolah.

“Total 226 sekolah,” sebutnya.

Untuk jumlah siswa yang ikut ujian nasional tingkat SMA sebanyak 17.620 siswa, tingkat SMK sebanyak 11.732 siswa, dan SLB sebanyak 71 siswa.

“Total keseluruhan adalah 29.423 siswa. Namun ada juga yang tidak lulus sekolah di Kabupaten Karimun ada 5, di Kota Batam ada 2, dan di Kabupaten Natuna 1, dan di Tanjungpinang ada 1. SMA ada 8 yang tidak lulus, SMK ada 1 siswa,” ujarnya.

Andi menyebutkan alasan siswa tidak lulus yaitu 7 siswa tidak ikut ujian, satu siswa sakit, dan satu siswa lainnya meninggal dunia. Berdasarkan data terdapat 9 siswa yang tidak lulus.

Bagi pelajar yang tidak lulus, dan masih ingin mendapatkan ijazah, mereka bisa mengikuti paket C, atau mengulang pembelajaran di sekolah di tahun depan.

“Mereka yang mampu untuk kembali belajar kami siapkan dua opsi tersebut,” imbuhnya.

Selanjutnya, Disdik Provinsi Kepri akan bersiap untuk melanjutkan rencana pendidikan, yaitu penerimaan peserta didik baru (PPDB). Rencananya PPDB akan digelar di Juni mendatang.

“Kami masih petakan daya tampung sekolah. Kami ingin PPDB tahun ini bisa lebih baik. Karena Provinsi Kepri memiliki catatan merah karena sering melebihi ketentuan dari Kemendikbud,” tutupnya. (*)

Reporter: Yulitavia

M Riduan dan Budiman, Dua Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat Tanah di Seilekop, Bintan Penuhi Panggilan Polisi

0
M Riduan dan Budiman saat keluar dari ruangan penyidik Tipikor di Satreskrim Polres Bintan, Bintan Buyu pada Senin (6/5/2024) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Dua tersangka kasus dugaan pemalsuan surat tanah di Km 23, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, M Riduan dan Budiman hadir memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Bintan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu pada Senin (6/5/2024).

Pantauan di lapangan, M Riduan yang mengenakan kemeja putih terlihat keluar dari ruang Tipikor Satreskrim Polres Bintan menuju ke kamar mandi sekira pukul 11.30an WIB.

Setelah dari kamar mandi, M Riduan kembali masuk ke ruang pemeriksaan. Tidak lama, dia kembali keluar dari ruangan tersebut.

“Belum, belum diperiksa,” ujarnya singkat.

Beberapa saat kemudian, penyidik memanggilnya. M Riduan pun berjalan kembali ke ruangan Tipikor.

Sekira pukul 12.00 WIB lewat, Riduan kembali keluar dari ruangan. Kali ini dia ditemani Budiman.

“Ayo salat dulu,” ajaknya ke rekan media.

Setelah salat, dia kembali memasuki ruangan penyidik sekira pukul 13.37 WIB.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson mengatakan, kedua tersangka kasus dugaan pemalsuan surat yang dilaporkan PT. Bintan Properti Indo (Eks PT. Expasindo), M Riduan dan Budiman hadir memenuhi panggilan penyidik.

“Iya mereka hadir memenuhi panggilan penyidik. Tadi datang sekira pukul 10.00 WIB,” katanya.

BACA JUGA: Penyidik Tegaskan Tak Ada Intervensi dalam Penanganan Kasus Dugaan Pemalsuan Lahan yang Seret Pj Wali Kota Tanjungpinang

Dalam pemeriksaan, dia mengatakan, kedua tersangka didampingi kuasa hukum.

“Mereka didampingi pengacara, masih diperiksa,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Satreskrim Polres Bintan menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan pemalsuan surat tanah di Km 23, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.

Salah satu tersangka, adalah Hasan yang saat ini menjabat sebagai Pj Wali Kota Tanjungpinang.

Kasus ini terjadi saat Hasan masih menjabat sebagai Lurah Sei Lekop pada 2014 dan Camat Bintan Timur pada 2016.

Sementara saat itu, M Riduan menjabat sebagai Lurah Sei Lekop, saat ini dia menjabat Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Bintan.

Sedangkan Budiman merupakan tenaga honorer Kelurahan Sei Lekop yang berperan sebagai juru ukur saat itu.

Hasan dikabarkan menerbitkan belasan surat tanah baru di atas lahan seluas 2,6 hektare yang diperkarakan PT. Bintan Properti Indo. (*)

 

Reporter: Slamet N

Amsakar Tepis Kabar Mundur dari Partai NasDem

0
IMG 20240408 WA0024
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad . Foto: Yulitavia/ Batam Pos

batampos – Mendekati waktu pendaftaran bakal calon kepala daerah, berbagai informasi terus mencuat. Selain gerilya tokoh politik mencari dukungan, isu mundurnya Ketua DPD Partai NasDem Batam, Amsakar Achmad beredar luas.

Ketua DPD Partai NasDem Batam, Amsakar Achmad menyampaikan hingga saat ini ia masih terdaftar sebagai kader dan ketua DPD Partai NasDem Kota Batam.

“Banyak kabar yang simpang siur yang beredar. Namun DPP akan memberikan jawaban dalam waktu dekat ini. Saya tegaskan saya masih di Partai NasDem sampai detik ini,” kata dia saat dihubungi, Senin (6/5).

Amsakar mengakui jelang pelaksanaan Pilkada isu yang beredar cukup memberi warna dalam konstalasi politik di Batam. Ia memahami kondisi politik yang saat ini yang semakin tajam.

Kendari demikian, sebagai kader Partai Nasdem, Wakil Wali Kota Batam ini menjelaskan masih tegak lurus dengan DPP Partai NasDem.

Baca Juga: Marlin vs Amsakar di Pilwako Batam

Mengenai keputusan karir politik yang akan dia ambil ke depan, tentu sudah disampaikan kepada DPP Partai Nasdem. Ia akan menerima hasil putusan DPP terkait nasib karir politiknya di Batam nanti.

“Saya tegak lurus, dan menunggu hasil yang mungkin akan segera diumumkan oleh DPP Partai NasDem,” ungkapnya.

Ia berharap kepada masyarakat, simpatisan, dan pendukung untuk bersabar menunggu terkait kelanjutan langkah politiknya.

Amsakar menyampaikan hingga saat ini masih pada pendirian untuk maju menjadi bakal calon wali kota Batam di Pilkada November mendatang.

“Apapun ceritanya saya tetap maju. Saya juga terus komunikasi dengan pusat akan langkah politik saya ini. Saya juga daftar melalui Partai NasDem,” imbuhnya.

Terkait isu yang berkembang saat ini, Amsakar mengatakan hal ini akan terjawab oleh putusan DPP Partai NasDem. Apapun keputusan partai mendatang, ia akan mengikuti dan tegak lurus.

“Setelah ada putusan, baru nanti akan saya sampaikan langkah apa yang harus saya ambil menyikapi hasil putusan. Untuk diusung internal masih terbuka kesempatan yang cukup luas,” Amsakar menambahkan.

Ia mengajak masyarakat untuk berfikir jernih, dan menjaga persatuan di tahun politik ini. Menjaga kondusifitas Batam menjadi prioritas, agar roda ekonomi dan investasi tetap berjalan baik.

Baca Juga: Pak Amsakar Berlebaran ke Kediaman Pak Rudi

“Biar lah politik ini terus bergulir. Karena memang isu yang paling hangat itu adalah politik. Pada intinya saya tetap mengajukan diri sebagai bacalon. Tentu saya berharap dukungan dari internal partai, dan itu tengah saya upayakan,” tutupnya.

Sekretaris DPW Partai NasDem, Kamaludin mengatakan informasi pengunduran diri Ketua DPD Partai NasDem, Amsakar Achmad didapatkan dari DPP Partai NasDem.

“Iya, begitu informasi yang kami dapat dari DPP NasDem. Bahwa Pak Amsakar sudah mengajukan surat resmi pengunduran diri dari ketua dan anggota Partai NasDem. Katanya 15 April 2024 kemarin,” kata dia.

Kamal menegaskan kalau DPW Partai NasDem Kepri masih menunggu keputusan dari DPP Partai NasDem.

“Ya, kalau mundur jabatan ketua kosong lah. Kami juga masih nunggu instruksi selanjutnya,” imbuh Kamal. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Rocky Bawole Nyatakan Siap Maju Pilkada Karimun

0

batampos– Anggota DPRD Provinsi Kepri, Rocky Marciano Bawole dengan tegas menyatakan ikut pencalonan sebagai bupati pada pemilihan kepala daerah Kabupaten Karimun Oktober mendatang.

Hal ini disampaikan Rocky Marciano Bawole dihadapan masyarakat Karimun saat acara halal bihalal, Sabtu (4/05/2024) malam.

“Dengan mengucapkan bismillah, saya nyatakan maju sebagai calon Bupati Karimun pada Pilkada 2024 nantinya,” tegas Rocky.

Oleh karenanya, pria yang juga menjabat Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepri ini, meminta doa dan restu dari masyarakat Karimun agar proses pencalonannya nanti berjalan lancar.

BACA JUGA:

“Mohon dukungan dari masyarakat Karimun, khususnya warga Lubuk Semut, mari kita sama-sama berjuang. Dengan usaha dan do’a, Insha Allah semuanya akan berjalan lancar,” tambahnya.

Tampak hadir diacara halal bihalal yakni Ketua Ketua DPC.PKB Kabupaten Karimun Nyimas Nyimas Novi Ujiani, Wakil Ketua DPW.PKB Kepri Muhammad Firdaus, serta Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kepri, Bakti Lubis.

Langkah tegas yang diambil Rocky Marciano Bawole mencalonkan diri sebagai bupati mendapat dukungan penuh dari Ketua DPD Hanura Provinsi Kepri, Bakti Lubis.

Bahkan Bakti Lubis yang juga anggota DPRD Provinsi Kepri ini, siap mendampingi sebagai calon wakil bupati.

“Kalau Pak Rocky sudah menyatakan maju sebagai bakal calon bupati, sebagai sahabat baik, saya pastinya mendukung. Insha Allah, saya siap mendampingi beliau,” sebut Bakti Lubis. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi