Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3508

Tugu Pensil Tanjungpinang yang Legendaris dan Bersejarah, Tempat Wisata Keluarga yang mulai Terlupakan

0

Kepri memang terkenal dengan keindahan alam memukau. Namun, di tengah keindahan itu, terdapat sebuah simbol yang legendaris yaitu Tugu Pensil Tanjungpinang.

***

Tugu Pensil Tanjungpinang Jalan Agus Salim Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

Tugu Pensil Tanjungpinang yang legendaris ini menjadi salah satu tempat santai sekaligus merupakan tempat wisata keluarga di Tanjungpinang.

Namun kini, Tugu Pensil Tanjungpinang tampak mulai terlupakan seiring menjamurnya tempat wisata modern di Tanjungpinang.

Selain menjadi tempat wisata keluarga, Tugu Pensil Tanjungpinang menyimpan sejarah dan makna tersendiri di balik pembangunannya.

Tugu Pensil tidak hanya sebuah objek seni, tetapi juga mencerminkan sejarah dan makna yang dalam bagi masyarakat di Kepri khususnya Tanjungpinang.

Selain itu, Tugu Pensil yang legendaris ini merupakan salah satu monumen yang menjadi ciri khas dan ikon Tanjungpinang, Ibu Kota Kepri.

BACA JUGA: Mulai 24 Desember, Tempat Publik akan Diawasi, Kerumunan akan Dibubarkan

Tugu Pensil adalah sebuah bangunan yang menyerupai pensil. Bangunan unik ini terletak dan berlokasi di tepi laut Jalan Haji Agus Salim Tanjungpinang.

Menurut Peneliti BRIN Dedi Arman, pembangunan tugu ini diperkirakan sekitar tahun 1960-an. Tujuannya pembangunannya sebagai simbol pembebasan dan pemberantasan buta huruf di Kepri.

Tak hanya itu, pembangunannya sebagai bentuk penghargaan bagi Kepri yang dapat membebaskan daerahnya dari buta huruf melalui program Pemberantasan Buta Huruf (PBH) tahun 1960-an.

“Tugu Pensil Tanjungpinang merupakan simbol pembebasan buta huruf di Kepri khususnya Tanjungpinang,” jelas Dedi.

Perancang Tugu Pensil sebagai simbol pembebasan buta huruf dan simbol pendidikan di Kepri yaitu seorang putra daerah bernama Ir Nizar Nasir.

Peletakan batu pertama pembangunan tugu legendaris ini sekitar tahun 1962. Menteri Pendidikan Indonesia saat itu yaitu Profesor Prijono melakukan peletakan batu pertama.

Sedangkan Bupati Kabupaten Kepri saat itu, H Adnan Kasim meresmikan tugu yang merupakan penghargaan dan simbol pembebasan buta huruf di daerah Kepri.

Pembangunan Tugu Pensil ini mempunyai makna tersendiri dan menjadi simbol pendidikan dan pengetahuan. Serta mencerminkan tekad untuk terus belajar dan berkembang.

Tugu ini bukan hanya sebagai hiasan kota, namun memiliki makna mendalam sebagai representasi pengetahuan dan pendidikan yang merupakan landasan kemajuan suatu bangsa.

“Dengan demikian, tugu ini menggambarkan tekad masyarakat Tanjungpinang dan Kepri untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan mutu pendidikan,” terang Dedi.

Tempat Santai Bersama Keluarga Sambil Menikmati Sunset

Tugu yang terletak di kawasan Tanjungpinang Barat ini, berhadapan langsung dengan lautan dan menjadi taman kota dengan nama Taman Tugu Pensil.

Tugu ini masih tegak berdiri dengan ujung tugu seperti ujung pensil runcing. Bagian bawahnya tidak langsung menyentuh tanah. Namun terdapat alas mirip segitiga terbalik.

Di sekitar tugu berwarna hijau muda dan putih ini, terdapat taman kota. Di lokasi tugu, terdapat lapangan voli, jogging track dan arena olahraga dan arena bermain anak.

Tersedia juga kios penjual makanan, gazebo, bangku taman dan Prasasti Gurindam 12 karya Raja Ali Haji melengkapi taman kota yang legendaris ini.

Pada sore hari, sejumlah warga atau pengunjung yang mengunjungi tugu ini untuk melepas lelah sambil menikmati angin laut yang berhembus.

“Saya sudah lama tak ke sini (Tugu Pensil), dulu waktu kecil saya sering main ke sini dan mandi laut di sini pas sore,” kata Alhafiz (54) seorang warga Tanjungpinang.

Tugu ini juga menjadi salah satu tempat bersantai bersama keluarga. Lokasi taman kota ini juga berada di tepi laut Tanjungpinang.

Tempatnya yang asri dan dikelilingi pepohonan, menjadi pilihan masyarakat untuk sekedar bersantai pada sore hari sambil menikmati sunset (matahari terbenam).

“Kalau sore, ini tempat yang cocok untuk lihat sunset sambil bernostalgia mengingat masa kecil,” tambah Alhafiz.

Seingatnya, dahulu Tugu Pensil merupakan salah satu tempat yang ramai dikunjungi masyarakat. Menjadi tempat santai bersama keluarga.

“Sekarang ada juga yang berkunjung, tapi ya tampak sepi saja,” sebut Alhafiz.

Pelestarian Tugu Pensil Tanjungpinang

Tugu ini bukan hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga menjadi pusat perhatian masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya ini.

Berbagai upaya untuk merawat dan mempertahankan tugu ini agar tetap berdiri kokoh sebagai simbol pendidikan dan semangat belajar di Kepri.

Pemerintah juga telah menjadi tugu ini sebagai Struktur Cagar Budaya melalui Surat Keputusan Wali Kota Tanjungpinang nomor 485 tahun 2019.

Selain itu penetapan tugu ini sebagai Struktur Cagar Budaya melalui Surat Keputusan Gubernur Kepri nomor 1462 tahun 2021.

Kesimpulannya, Tugu Pensil Tanjungpinang adalah salah satu contoh monumen yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga sarat makna.

Dengan menggambarkan pensil, tugu ini menyuarakan pentingnya pendidikan, pengetahuan, dan semangat belajar bagi masyarakat Tanjungpinang dan Kepri.

Selain sebagai simbol perjuangan dan kemajuan, Tugu Pensil adalah bukti komitmen untuk terus berkembang dan mencapai potensi terbaik. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

KPU Batam Ajak Masyarakat Cek DPT Melalui Online

0
Teluk Pandan Sintai Dalil Harahap3 scaled e1707913388616
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengajak masyarakat untuk melakukan pengecekan data pemilih dalam Pilkada 2024, secara mandiri. Komisioner KPU Batam Adri Wislawawan mengatakan, pengecekan data pemilih tersebut bisa dilakukan dengan mudah melalui perangkat smartphone.

Menurut Adri masyarakat bisa melakukan pengecekan dengan mengakses laman www.cekdptonline.kpu.go.id milik KPU RI.

“Pengecekan data pemilih secara online untuk memastikan apakah sudah terdaftar sebagai pemilih di Pilkada 2024 melalui www.cekdptonline.kpu.go.id,” ujar Adri, Senin (15/7).

Dikatakan Adri, jika terdapat masyarakat yang belum masuk dalam data pada laman tersebut, bisa segera melapor ke petugas terdekat.Masyarakat yang belum terdaftar bisa segera menghubungi Pantarlih, PPS, PPK atau KPU Kabupaten/Kota agar segera bisa ditambahkan sebagai daftar pemilih baru.

“Caranya, dengan memasukan Nomor Induk Keluarga (NIK), Nomor WA dan masukkan kode OTP dari chatbot WA KPU. Dapatkan hasil di kelurahan mana dan TPS berapa,” kkatnya.

Ia menjelaskan, jika ada pemilih yang tidak terdaftar di dekat sekitar rumahnya kemungkinan nama pemilih tersebut pindah ke TPS lain. Sebab, saat ini satu TPS digunakan 600 pemilih.

“Dalam coklit pilkada kali ini, pantarlih bisa menyesuaikan TPS pemilih jika dianggap belum sesuai,” kata dia.

Pihaknya mengingatkan masyarakat agar mengkoordinasikan permasalahan DPT ke RT/RW setempat. “Dalam case ini, RT bisa koordinasikan ke pantarlih atau PPS Kelurahan,” kata dia.

Saat ini dia mengklaim, proses coklit sudah hampir selesai, progresnya sudah 98 persen. KPU melakukan pendataan kepada masyarakat sesuai dengan Formulir Model A Daftar Pemilih tiap TPS yang dipegang oleh masing-masing Pantarlih

“Sumber data yg kita pegang saat ini adalah dari database kependudukan yang disebut DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu/Pemilihan). DP4 ini diserahkan Kementerian Dalam Negeri ke KPU RI pada 2 Mei 2024,” sambung Adri.

Kemudian KPU RI melakukan sinkronisasi DP4 tersebut dengan DPT Pemilu terakhir (2024). Setelah itu, KPU RI menurunkan data tersebut ke KPUD seluruh Indonesia pada 18 Mei 2024 secara digital. Selanjutnya, KPU Kota Batam bersama PPK memetakan 809.242 Pemilih se-Batam ke TPS dengan maksimal 600 pemilih pada 21-24 Mei 2024.

“Selanjutnya dicermati bersama PPS pada 29-31 Mei 2024 , total 1.811 TPS se-Batam setelah dipetakan,” kata dia.

KPU Batam berharap, dengan fasilitas pengecekan daring ini, partisipasi masyarakat dalam Pemilu akan meningkat dan proses pemilihan dapat berjalan lancar. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan memastikan tiap suara pemilih dihitung dan diakui,” tutupnya.

Adi, warga Perumahan Oma mengaku dari tahun 2007 hingga saat ini belum pernah mengajukan surat pindah dan sudah dua kali atau lebih pilkada dan Pemilu DPT ia terdaftar di RT 01 Oma Batam Centre. Hanya saja, pada Pilkada tahun ini tiba-tiba ia mendapat informasi jika tidak ada data dan kalau mau mencoblos dianjurkan ke DPT yang ada di Legenda Bali.

“Bukankah DPT itu daftar pemilih tetap yang seharusnya tetap tidak berubah, ” tuturnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Masuk Lubang, Pemotor Terkapar Bersimbah Darah

0
IMG 20240715 144903 scaled
Jalan rusak menuju pelabuhan Sagulung, Kelurahan Seibinti. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Jalan rusak menuju pelabuhan Sagulung, Kelurahan Seibinti kembali memakan korban. Apes kali ini dialami Lorensius, pria lanjut usia di Batuaji. Pemotor ini jatuh terjebak pada jalan yang berlubang di pemukiman Pokok Jengkol, Sagulung, Senin (15/7) sore.

Lorensius yang baru pulang mengantar barang ke pelabuhan Sagulung terjungkal bersama sepeda motor nya di lokasi jalan rusak tadi. Saat itu cuaca sedang mendung dan menjelang malam. Pandangannya terganggu sehingga terjebak dalam lobang yang cukup besar di sisi kiri jalan dari arah pelabuhan.

“Ada mobil dari arah berlawanan. Saya agak susah ngelak lubang itu. Mendung dan hari mulai gelap jadi agak kabur. Babak belur saya jatuh bersama motor, ” ujarnya saat dijumpai di kediamannya di Tanjunguncang.

Atas kejadian itu, pria yang akrab disapa Pakde ini harus menjalani pengobatan di rumah sakit karena luka-luka yang cukup parah di kaki, tangan dan pelipis matanya.

“Karena jalan rusak itulah makanya jadi begini. Kita orangtua ini mana mungkin mau kebut-kebutan. Karena situasi jalan nya yang memang rusak parah itu. Besar lubangnya, ” ujar Lorensius.

Syahid, warga kampung Jengkol menuturkan, kecelakaan seperti yang dialami Lorensius ini sudah sering terjadi. Banyak pemotor yang terjungkal di lokasi jalan rusak ini.

“Sudah sering seperti ini. Ibu-ibu yang paling banyak korbannya,” kata Syahid.

Pantauan Batam Pos di lapangan, kerusakan jalan menuju pelabuhan Sagulung ini memang parah. Kerusakan mulai terjadi dari simpang Polsek Batuaji hingga pintu masuk pelabuhan. Nyaris tak ada ruas jalan yang luput dari pecahan aspal ataupun lubang.

Lurah Seibinti Jamil akui kerusakan jalan itu dan sudah diusulkan dalam Musrenbang sebagai prioritas rencana perbaikannya.

“Itu tetap prioritas di Musrenbang, masih menanti realisasi perbaikannya, ” kata Jamil.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air kota Batam Suhar mengaku, belum bisa melakukan perbaikan kerusakan jalan tersebut secara menyeluruh sebab belum ada anggaran untuk perbaikan tahun ini. Penanganan hanya sifatnya sementara berupa penambalan pada lokasi lokasi jalan yang memang sudah rusak parah.

“Penambalan yang ada dan masih berjalan di lokasi-lokasi yang memang butuh penanganan segera. Perbaikan menyeluruh belum ada lagi, ” kata Suhar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Sepanjang 2024, Sudah 5 Warga Batam yang Bunuh Diri di Jembatan Barelang

0
IMG 20240715 WA0017
Basarnas saat mengevakuasi korban bunuh diri dari Jembatan Barelang. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang Fazzli melalui Komandan Basarnas Batam Dedius mencatat sepanjang Januari sampai Juli 2024 sudah ada lima orang warga Batam yang melakukan upaya bunuh diri di jembatan Barelang, ikon kota Batam. Rinciannya, empat meninggal dunia dan satu orang selamat.

“Benar, sudah lima kasus yang kamu tangani sepanjang tahun ini,” ujarnya, Senin (15/7).

Ia menjelaskan, kasus pertama terjadi pada 12 Mei 2024. Korbannya adalah MM, 20, korban meloncat dari jembatan 1 Barelang dan temukan 14 Mei di perairan Belakang Padang.

Baca Juga: Pria Loncat Dari Jembatan Barelang Ditemukan Meninggal Dunia

Lalu kasus kedua, terjadi satu hari setelah kejadian pertama yakni pada tanggal 15 Mei 2024. Korbannya adalah DG, 35. DG loncat dari jembatan IV Barelang dan ditemukan tanggal 16 Mei 2024. Jasad DG ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

“Keduanya meninggal dunia, ” kata dia.

Selanjutnya kasus ketiga, terjadi pada tanggal 30 Juni 2024, korbannya adalah IF loncat dari jembatan I Barelang. Ia ditemukan meninggal tak jauh dari lokasi. Pada tanggal yang sama korban D juga loncat dari jembatan I Barelang. Beruntung D masih dapat diselamatkan oleh tim Basarnas.

“Pada tanggal 30 Juni ini ada dua kasus, pertama korban IF ditemukan meninggal dan korban D berhasil diselamatkan oleh tim gabungan di bawah Jembatan 1 Barelang, ” tambahnya.

Kasus kelima terjadi pada 13 Juli 2024. Korbannya JF 23 loncat dari jembatan V Barelang dan ditemukan meninggal dunia tak jauh dari lokasi kejadian. JF ditemukan Senin 14 Juli sekitar 250 meter dari tempat kejadian dalam keadaan meninggal dunia.

Banyaknya kasus loncat dari Jembatan Barelang ini menjadi tren di Batam. Bahkan tak sedikit yang beralasan putus cinta atau cinta ditolak menjadi alasan nekat mengakhiri hidupnya.

Seperti yang dikatakan D, yang nekat loncat dari Jembatan 1 Barelang namun berhasil diselamatkan tim Basarnas. D yang masih bisa bangun dan berjalan akhirnya dibawa ke Polsek Sagulung untuk diminta keterangan dan dijemput keluarga.

Kepada polisi yang periksa, D mengaku kalau cintanya bertepuk sebelah tangan. Gadis yang ditaksir tidak merespon cintanya. Dia putus asa dan berniat mengakhiri hidupnya.

“Stres aku dibuatnya,” ujar pekerja galangan kapal di Tanjung uncang ini. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Resmi Dilantik, Pengurus Perhimpunan INTI Kepri dan Batam Siap Berbuat Lebih Banyak untuk Masyarakat

0
INTI KEPRI scaled
Pengurus INTI Kepri dan Pengurus INTI Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri foto bersama pengurus INTI Pusat, Dewan Kehormatan dan Dewan Penasihat INTI Kepri usai pelantikan pengurus Perhimpunan INTI Kepri dan INTI Batam masa bakti 2024-2026. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Ketua Umum Perhimpunan Indonesia-Tionghoa (INTI) Teddy Sugianto secara resmi melantik pengurus Perhimpunan INTI Kepri masa bakti 2024-2026. Pelantikan yang dihadiri sejumlah tokoh penting di Kepri dan berbagai institusi dan lapisan masyarakat ini diadakan di Ballroom Hotel Pacific Place, Batam, Minggu (14/7).

Prosesi pelantikan itu ditandai dengan pembacaan ikrar pengurus INTI yang menegaskan komitmen mereka untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan integritas dan dedikasi. Lalu dilanjutkan dengan penyerahan pataka oleh Teddy Sugianto kepada Ketua INTI Kepri Pieter Sanjaya.

Teddy Sugianto mengatakan, dirinya sangat bersyukur bisa langsung melantik pengurus INTI Kepri, bagi Teddy pelantikan pengurus INTI Kepri ini merupakan pelantikan yang sangat luar biasa.

Dia menitipkan pesan untuk menjaga semangat dan kekompakan sesama anggota. “Saya harus angkat topi untuk semua anggota INTI Kepri yang begitu semangat. Saya yakin tantangan kita yang semakin berat, akan kita lalui bersama dengan mudah. Saya bangga dan senang bisa memimpin orang-orang yang solid dan punya semangat. Anggota dan pengurus INTI Kepri sangat potensial dan membanggakan,” ujarnya.

“Meningkatkan kualitas kegiatan di segala bidang dalam program kerja yang terencana, konsisten dan terukur, baik dari penggunaan sumberdaya yang dimiliki, berkolaborasi kegiatan dengan organisasi kemasyarakatan dan perhimpunan serta instansi pemerintah serta institusi pendidikan dalam bingkai kerjasama,” ujarnya, menambahkan.

Selanjutnya, pelantikan pengurus INTI Batam, prosesi dimulai dengan pembacaan surat keputusan oleh Sekretaris INTI Kepri, Nurhayati, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Ketua INTI Kepri Pieter Tanjaya. Selanjutnya, bendera pataka diserahkan dari Ketua INTI Kepri kepada Ketua INTI Kota Batam Wong Bun Hock.

Kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran INTI dalam membangun jembatan antara masyarakat Tionghoa dan seluruh elemen masyarakat di Kepulauan Riau agar kedepannya lebih bisa lagi berbakti dan berbuat lebih banyak untuk masyarakat dan kami percaya bisa lebih sukses lagi,” ujar ketua Perhimpunan INTI Kepri Pieter Tanjaya didampingi Ketua INTI Kota Batam yang baru, Wong Bun Hock.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, yang hadir di kegiatan ini dalam pidatonya, menekankan pentingnya peran INTI dalam mendukung pemerintah dan masyarakat setempat.

Ansar juga menyoroti peran penting etnis Tionghoa dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau. Dari total populasi sekitar 2.118.239 jiwa, etnis Tionghoa mencakup 7,70 persen dan berperan signifikan dalam perekonomian daerah.

“Dengan adanya wadah seperti Perhimpunan INTI, etnis Tionghoa dapat lebih terhimpun dan berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Kepri yang makmur dan sejahtera,” ujar Ansar.

Beliau juga mengapresiasi upaya INTI dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mempererat persatuan di antara masyarakat Tionghoa dan masyarakat Kepulauan Riau.

“Termasuk koordinasinya saat Covid 19 lalu, sampai Kepri meraih predikat terbaik provinsi dalam penanganan Covid-19 oleh
presiden,” singgungnya.

Usai sambutannya, Gubernur Anshar memberikan cinderamata sebagai simbol penghargaan dan kenangan.

Salah satu momen penting dalam acara ini adalah pemberian beasiswa untuk studi ke luar negeri kepada tiga siswa berprestasi.

Program beasiswa ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan INTI Kepri dan Batam terhadap pendidikan dan pengembangan generasi muda yang berbakat. Pelantikan pengurus INTI Kepri ini tidak hanya menjadi simbol pergantian kepemimpinan, tetapi juga menandai komitmen kuat INTI Kepri dalam mendukung pendidikan, mempererat persatuan, dan berkontribusi positif bagi masyarakat Kepulauan Riau.

Ketua Harian INTI Kepri Indra Wahidin juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara INTI dan pemerintah daerah dalam mencapai tujuan bersama.

Turut hadir dalam pelantikan, Direktur Binmas Polda Kepri Kombes Wawan Kurniawan, Asops kogabwilhan Laksamana Pertama Bambang Darmawan, Danlantamal Laksamana Pertama Tjatur Soniarto, Danrem Brigjen TNI Jimmy Watuseke.

Danlanud RHF Kolonel Andi Nur Abadi, Kajati Kepri Teguh Subroto, Ketua Umum INTI Pusat Teddy Sugianto, Perwakilan dari organisasi dan marga Tionghoa, Dewan Kehormatan dan Dewan Penasihat INTI Kepri, serta tokoh masyarakat Kepri. (*)

Reporter: Iman Wachyudi

Warga Bintan Meriahkan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah dengan Gelar Pawai Obor

0
Sejumlah anak membawa obor saat mengikuti pawai obor yang melintasi sepanjang ruas jalan halaman gedung LAM Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (13/7/2024) malam. F.Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Warga Bintan memeriahkan peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah dengan mengikuti pawai obor, Sabtu (13/7/2024) malam.

Rombongan pawai obor tumpah di sepanjang ruas jalan halaman gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Selain pawai obor, sebagian rombongan pawai menampilkan aksi drum band dan membawa hiasan pernak-pernik yang mengeluarkan cahaya.

Kegiatan dilanjutkan Tabligh Akbar untuk mentadabburi hakikat pergantian tahun di lapangan Relief Antam Kijang.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengajak seluruh masyarakat khususnya kaum muslimin di Bintan untuk bersama-sama mengevaluasi diri memasuki tahun yang baru.

Dia ingin masyarakat dapat memaknai pergantian tahun sebagai momentum penambah semangat baik dalam ibadah maupun bermuamalah.

“Jaga terus silaturahmi diantara kita, untuk Bintan yang Baldhatun, Toyyibatun wa Robbunghofur,” ujarnya.

BACA JUGA: Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Ratusan Anak Perumahan Losari II, Tanjungpermai Pawai Obor

Sementara itu, Da’i muda Al Ustadz Encep Sehabudin yang memberi tasuyiah dalam Tabligh Akbar tersebut menguraikan beberapa poin terkait sejarah dimulainya Tahun Hijriyah.

Penceramah yang dikenal dengan gelar Da’i Sejuta Emak-Emak itu menjelaskan bahwa Tahun Baru Hijriyah haruslah menjadi titik balik untuk mengukur diri dalam sudut pandang seorang hamba.

Selain muhasabah, seluruh jemaah juga diajak untuk terus memperkokoh iman di tengah gempuran budaya asing yang semakin dahsyat.

Kegiatan disejalankan penyerahan insentif bagi imam masjid, guru ngaji, mubaligh, fardhu kifayah hingga penjaga makam.

Selain itu juga diserahkan hadiah bagi para pemenang dalam pawai takbir Iduladha beberapa waktu lalu. (*)

Reporter: Slamet

Capim KPK Harus Berani dan Berintegritas

0
Ilustrasi KPK. Dok JawaPos.

batampos – Di tengah turunnya kepercayaan terhadap KPK, koalisi masyarat antikorupsi masih punya harapan mengenai sosok pimpinan KPK 2024-2029. Khususnya mereka yang ikut seleksi pemilihan calon pimpinan (capim) yang pendaftarnya akan ditutup per hari ini. Dorong panitia seleksi (pansel) KPK memilih capim yang berintegritas, berani, serta kuat menghadapi tekanan politik.

“Jujur saja kami kehihangan role model terkait pemberantasan korupsi saat ini,” terang Ketua Yayasan Forum Indonesia Muda Mandira Elmir dalam acara diskusi Reclaim KPK di kawasan Cikini kemarin. Kondisi itu terjadi setelah melihat kinerja KPK yang memburuk selama lima tahun belakangan. Kerja-kerja KPK secara lembaga, menurutnya tak efektif dalam upaya pemberantaran korupsi. Model kerja KPK sekarang ini seper-ti penyerapan anggaran saja.

Meski begitu, dia tetap mendukung ada sosok bersih yang dapat mempimpin KPK selama lima tahun mendatang. Dia menyebut, sosok penting KPK ke depan harusnya diisi oleh orang yang tak tersandra masa lalu. Sebab, saat ini dalam penyelesaian pemberantasan korupsi terlihat sekali nuansa saling sandera. “Jika sosok yang terpilih nanti tak ada yang memiliki cacat di masa lalu, ia akan bekerja nothing to lose,” katanya.

Ketua Indonesia Memanggil (IM57+) M Praswad Nugraha berpendapat serupa. Baginya, kinerja KPK saat ini sangat terpengaruh tekanan politik. Dia pun menyebut kasus buron Harun Masiku. Yang kasusnya sudah berhenti selama empat tahun, kini dihidupkan kembali. “Harun 2020 tak tertangkap itu karena pengaruh politik. Sekarang dimunculkan kembali juga karena pengaruh politik,” terang mantan penyidik KPK itu.

Maka sosok yang pantas memimpin KPK ke depan adalah mereka yang punya integritas dan keberanian. Serta kemampuan untuk memahami situasi politik agar bisa bekerja secara maksimal dalam pemberantasan korupsi.

Sementara itu, Ketua Pansel KPK M Yusuf Ateh mengatakan hingga kemarin sudah ada 765 akun teregistasi yang melakukan pendaftaran capim maupun Dewan Pengawas (Dewas) KPK. (*)

KPU Kepri: LHKPN DPRD Terpilih Harus Diserahkan Sebelum Pelantikan

0

LHKPNbatampos   – Persiapan administratif terkait Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) oleh Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi fokus utama sebelum pelantikan yang direncanakan pada 9 September mendatang.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kepri , Muhammad Sjahri Papene menyebutkan dari 10 partai politik (parpol) yang berpartisipasi, hanya 45 persen yang telah melaporkan LHKPN mereka.

Ia menjelaskan bahwa sesuai peraturan, parpol wajib menyerahkan LHKPN paling lambat 21 hari sebelum pelantikan.

“Data yang sudah masuk mencapai 45 persen dari total parpol yang terlibat,” ujarnya, Senin (15/7).

Namun proses verifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi kendala tersendiri.

Terpisah, Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Batam, Aksara Pandapotan Manurung
menambahkan bahwa surat edaran telah dikeluarkan kepada 12 parpol di Batam untuk menyerahkan LHKPN sebelum tanggal 8 Agustus.

“Ini sesuai dengan PKPU Nomor 6 Pasal 52, jika tidak diserahkan maka nama tidak akan dilantik,” kata Aksara.

Dalam upaya memastikan kelancaran proses pelantikan, KPU Kepri dan KPU Kota Batam terus berkoordinasi dengan semua parpol terkait untuk memenuhi semua ketentuan yang berlaku.

Beberapa anggota DPRD Batam terpilih, seperti Jelvin Tan dari Partai Nasional Demokrat, telah melaporkan LHKPN mereka tetapi masih menunggu hasil verifikasi sebelum parpol dapat meneruskannya ke KPU.

“Aku sudah lapor, nanti hasil verifikasinya saya berikan ke Partai. Dari Partai yang urusin ke KPU,” ungkap Jelvin Tan.

Sementara itu, Djoko Mulyono dari Partai Golkar menegaskan bahwa meskipun data incumbent sudah lengkap, mereka masih menunggu data lengkap dari anggota Dewan yang baru terpilih.

“Kita akan serahkan bersama-sama dari fraksi Golkar,” tutupnya . (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

Dua Malam Beruntun, Masjid Al Amin Tarempa Selatan Dibobol Maling

0
Masjid Al Amin, Tarempa Selatan

batampos – Selama dua malam berturut-turut, Masjid Al Amin, Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan dibobol maling.

Jama’ah Masjid Al Amin, Hendra mengatakan pelaku membobol masjid untuk mencuri kotak indaq yang berada didalam rumah ibadah itu.

“Jendela dibobol, lalu maling mengambil kotak infaq,” ujar Hendra, Minggu, (14/7).

Saat kejadian yang pertama, pengurus dan jama’ah masjid belum mengetahui. “Baru tu kejadian yang kedua kita baru sadar. Dan langsung mengecek keadaan masjid. Benar saja, jendela kita rusak dan kotak infaq hilang,” terang Hendra.

Kemdian, pengurus berkeliling untuk melihat situasi, dan dijumpai kotak infaq yang hilang berada tidak jauh dari masjid.

“Kotak infaq ditemukan dalam keadaan sudah dirusak dibagian atas. Uang sudah tidak ada lagi,” sebut Hendra.

BACA JUGA: Terungkap, Pelaku Terekam CCTV Ingin Curi Isi Kotak Amal Buat Bayar Utang

Kanit Reskrim Polsek Siantan, Brigpol Andi Natsir saat dikonfirmasi, mengatakan belum mendapatkan laporan perihal pencurian kotak amal Masjid Al Amin.

kotak infaq yang ditemukan, sudah dalam keadaan rusak

Meski belum mendapatkan laporan, petugas kepolisian langsung turun kelapangan untuk mencari pelaku.

“Tidak ada laporan, cuma info terkait itu sudah kami terima. Saat ini sedang dalam proses penyelidikan,” kata Andi.

Andi menghimbau kepada pengurus rumah ibadah agar dapat berhati-hati, mengingat pelaku pembobolan masjid belum tertangkap.

“Berhati-hati, jika ada gerak gerik yang mencurigakan segera lapor ke kami,” pungkas Andi. (*)

Reporter : Ihsan Imaduddin

Perbaikan Pipa Air di Happy Garden Molor, PT ABH Sampaikan Permohonan Maaf

0
pipa
Ilustrasi. Perbaikan pipa yang bocor.

batampos – Target perbaikan pipa air di depan Perumahan Happy Garden, Nagoya, Batam, belum juga selesai, setelah sebelumnya terjadi kebocoran sejak 2 Juli lalu.

PT Air Batam Hilir (ABH) awalnya menargetkan pengerjaan selesai pada 14 Juli. Akan tetapi, sampai Senin (15/7) ini pekerjaaan teknis masih berjalan.

Humas PT ABH Ginda Alamsyah, mengabarkan jika pengerjaan teknis untuk masalah kebocoran di lokasi tersebut masih berjalan dan dan menjadi fokus untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. seperti hot taping (membuat koneksi) pipa eksisting.

“Untuk pekerjaan boring tahap kedua yang mengalami kendala terhambat batu sampai adanya akar pohon,” kata Ginda.

PT ABH menyampaikan permintaan maafnya kepada seluruh pelanggan air bersih di Batam atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ginda berharap, tidak ada lagi kendala teknis yang berarti sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan ini dalam waktu dekat.

“Sehingga conecting dapat dilakukan segera, dan air dapat teraliri ke rumah-rumah,” ujar dia.

Ginda menyampaikan, bahwa hingga tahun 2023, kapasitas terpasang SPAM Batam bertahan pada angka 3.600 lps sejak 2015. Sementara, jumlah pelanggan terus tumbuh dari 280 ribu pada 2021, menjadi 317 ribu pelanggan, terhitung hingga Juni 2024. Artinya, kebutuhan pokok air minum selama kurun waktu 2021 sampai Juni 2024, tumbuh 370 lps.

Kondisi hari ini telah kembali defisit setidaknya sekitar 300 lps, secara keseluruhan. Maka dari itu, gangguan sekecil apapun pada sistem IPAM Batam akan berdampak langsung pada pelanggan.

Saat ini, BP Batam telah mulai membangun IPA baru 500 lps di Duriangkang dan 230 lps di Tembesi yang diproyeksikan selesai pada Desember 2024. Diharapkan Batam akan surplus air sebesar 230 lps, setidaknya sampai akhir 2025.

“Selama tahun 2024 dan 2025, BP Batam akan fokus memperbaiki fasilitas IPAM eksisting berupa pompa, filter, sistem perpipaan yang uzur agar gangguan terhadap masyarakat dapat diminimalisir,” ujar Ginda.

Disamping itu, pihaknya juga memastikan tambahan air yang siap pada akhir tahun 2024 bisa tersalurkan ke daerah-daerah krisis air, seperti Buana Vista, Bukit Raya, Marina, Geysa Eterna Marina, Tanjung Riau, Tiban, Taman Sari Hijau, Cipta Land, Lavender, Bengkong, Baloi, Kampung Utama, Jodoh Permai, dan lain-lain.

Selama sebulan terakhir, Batam mengalami gangguan air cukup banyak dan pelanggan sangat dirugikan. Ia pun mengamininya.

“Betul, kita mengalami gangguan kelistrikan yang cukup parah pada awal Juni 2024. Hal ini disebabkan adanya gangguan pembangunan infrastruktur. Kita terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak yang terkait dan telah menyelesaikan gangguan kelistrikan di Duriangkang tersebut,” kata dia.

Akan tetapi, masalahnya adalah karena kapasitas terbatas. Maka recovery atas gangguan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, sekitar seminggu.

“Mohon maaf kepada pelanggan yang posisinya jauh dan berada di ketinggian bahkan terdampak lebih dari seminggu seperti daerah Marina, Pulau Buluh, Bukit Raya dan lain-lain,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna