Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3510

SMPIT Al Madinah Datangkan Tenaga Pengajar dari Amerika

0
Founder of TeachCast Kent Holiday menandatangani kerja sama dengan Ketua Yayasan Al Madinah Kepri Abdul Manan Asngari. F. Dok SMPIT Al Madinah

batampos– Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Al Madinah Tanjungpinang bekerja sama dengan PT Indomobil Edukasi Utama, menjalankan program TeachCast.

Program ini merupakan program pelatihan percakapan Bahasa Inggris berbasis teknologi dengan melibatkan pengajar bersertifikasi dari Cambridge University Press Amerika Serikat.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Founder of TeachCast Kent Holiday, Ketua Yayasan Al Madinah Kepri Abdul Manan Asngari dan Kepala SMPIT Al Madinah Tanjungpinang Harjanto.

Penandatanganan kerja sama juga dihadiri Deputy Area Manager of Indomobil Edukasi Utama Pingkania Clementine, Account Officer of Indomobil Edukasi Utama Citra Rebekka serta tenaga pendidik yayasan Al Madinah Kepri.

Harjanto Kepala SMPIT Al Madinah Tanjungpinang mengatakan, kerjasama ini diharapkan menjadi titik awal yang baik dalam meningkatkan kualitas pelajar dan tenaga pendidik atau guru.

Kecakapan berbahasa Inggris bagi pelajar dan tenaga pendidik SMPIT Al Madinah sangat penting bagi perkembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan dalam meraih wawasan global.

“Ini merupakan awal yang dinantikan bagi kami. Terlebih Kepri berbatasan langsung dengan Malaysia dan Singapura,” kata Harjanto, Rabu (29/5).

Untuk tahap awal, program ini baru diterapkan khusus bagi pelajar kelas 7. Namun tidak menutup kemungkinan bisa diikuti pelajar kelas 8. Nantinya Bahasa Inggris diuji dalam penerapan penulisan karya ilmiah yang menjadi syarat kelulusan pelajar kelas 9.

“Karya ilmiah ini nantinya diharapkan ditulis oleh pelajar dengan bahasa Inggris,” jelasnya.

Ketua Yayasan Al Madinah Kepri Abdul Manan Asngari, mengatakan kerja sama program TeachCast ini dapat pula diterapkan di tingkat SMA. Kemampuan berbahasa Inggris diyakini akan memperpanjang langkah pelajar ke depannya.

“Setidaknya siswa SMP menguasai standar minimal berbahasa Inggris. Kami berharap kerja sama efektif dan produktif. Menghasilkan SDM yang dapat menjelajah dunia dengan penguasaan bahasa Inggris,” terangnya.

BACA JUGA: Bupati Minta Guru Penggerak Berikan Ruang Berpikir Kritis Pada Murid

Sementara itu, Founder of TeachCast Kent Holiday mengatakan, Bahasa Inggris saat ini sangat penting bagi Indonesia untuk 20 tahun ke depan.

Karena Indonesia berada di peringkat 8 perekonomian terbesar dunia dan dipredksi Indonesia akan berada di peringkat keempat pada 20 tahun mendatang.

“Indonesia akan mengalahkan Jepang, Jerman, Rusia, dan Brazil,” tegas Kent.

Kent menyebut Indonesia akan menjadi negara yang sangat kuat dan negara besar terakhir yang bisa berkembang dengan sangat pesat. Karena itulah banyak investor masuk dari berbagai negara di berbagai belahan dunia.

Kent meyakinkan anak-anak Indonesia yang bisa berbahasa Inggris dalam 20 tahun ke depan akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar. Selain pendapatan tinggi, mereka bisa memiliki rumah dan kendaraan yan bagus, dan tentu saja bisa menjelajah dunia.

“Mereka yang bisa berbahasa Inggris akan membentuk kelas menengah yang sangat besar. Ini bukan sekedar visi saya,” katanya meyakinkan. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Tolak Rencana Tapera, Ini Kata Apindo Batam

0
IMG 7768 1
Ketua Apindo Kota Batam Rafky Rasyid (ANTARA/Jessica)

batampos – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam menolak rencana penerapan pemotongan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) oleh pemerintah.

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid mengatakan pungutan iuran Tapera ini akan membebani kedua belah pihak, baik pengusaha maupun pekerja.

“Sejak awal Apindo sudah menyatakan menolak program ini,” kata dia, Rabu (29/5).

Apindo menilai aturan Tapera terbaru dinilai semakin menambah beban baru, baik baik pemberi kerja maupun pekerja.

Baca Juga: 5.000 Lulusan SMP Tidak Tertampung di SMA/SMK Negeri

Saat ini, beban pungutan yang telah ditanggung pemberi kerja sebesar 18,24 persen – 19,74 persen dari penghasilan pekerja.

Rinciannya, pertama Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK). Berdasarkan UU No. 3/1999 Jaminan Hari Tua 3,7 persen. Jaminan Kematian 0,3 persen. Jaminan Kecelakaan Kerja 0,241,74 persen, dan Jaminan Pensiun 2 persen.

Jaminan Sosial Kesehatan, berdasarkan UU No.40/2004 SJSN Jaminan Kesehatan 4 persen. Cadangan Pesangon berdasarkan UU No. 13/2003 Ketenagakerjaan sesuai dengan PSAK Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 24/2004 berdasarkan perhitungan aktuaria sekitar 8 persen.

Adanya pemotongan Tapera ini akan jadi beban semakin berat dengan adanya depresiasi Rupiah dan melemahnya permintaan pasar.

“Menurut kita pemerintah diharapkan dapat lebih mengoptimalkan dana BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Baca Juga: Denda Rp 2,5 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Sesuai PP maksimal 30 persen atau Rp138 Triliun, maka aset JHT sebesar Rp460 Triliun dapat digunakan untuk program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Pekerja. Dana MLT yang tersedia sangat besar dan sangat sedikit pemanfaatannya.

“Untuk sikap lebih lanjut kita menunggu arahan lebih lanjut dari DPN APINDO menyikapi kebijakan baru ini,” terangnya.

Program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang aturannya tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020. (*)

 

Reporter: Yulitavia

 

Pansus Ranperda Pemakaman Tentukan Enam Lokasi di Batam dengan Luas 146 Hektare

0
Pansus Pemakaman 1 F Cecep Mulyana scaled e1717000445361
Pansus Perda Pemakaman DPRD Batam bersama Pemko Batam melakukan rapat pembahasan lanjutan tentang pemakaman, Rabu (29/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Pemakaman melanjutkan pembahasan kedua bersama Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam di Ruang Rapat Serbaguna DPRD, Rabu (29/5).

Ketua Pansus Ranperda Pemakaman, Udin P Sihaloho menyampaikan penyusunan ranperda ini terkait tempat pemakaman di Kota Batam.

“Pembahasan kedua itu, tadi disampaikan ada enam titik pemakaman yang disebutkan di usulan Ranperda Pemakaman tersebut,” kata Udin P Sihaloho.

Baca Juga: Usai Penetapan, KPU Batam Minta Anggota DPRD Terpilih Segera Serahkan LHKPN

Enam titik rencana pemakaman terdapat di Sambau, Sekanak, Tiban, Sei Temiang, Tembesi dan Tanjung Piayu dengan luas sekitar 146 hektare.

“Tadi di dalam pasalnya kami minta detail tempat dan titik pemakaman tersebut. Karena kami harus tahu, dan kalau bisa kami tinjau langsung ke lokasi langsung. Itu belum ada didetailkan tadi,” ujarnya.

Pada Ranperda ini juga diatur mengenai subsidi terhadap biaya pemakaman. Dalam rapat sudah dijelaskan namun belum masuk ke intinya. Pembahasan terpaksa dihentikan karena tim dari Pemko Batam belum bisa memberikan informasi yang diminta.

“Tadi disampaikan dijelaskan rencana induk pemakaman ini. Termasuk kebutuhan saranan dan prasarana pemakaman,” ungkap Udin.

Baca Juga: Polda Kepri Buru 2 DPO Kasus Sabu Cair di Batam

Udin juga menekankan, bahwa pemakaman di daerah hinterland (pesisir, red) juga harus diatur. “Jadi jangan ada diskriminasi gitu, itu yang kita sampaikan tadi,” sebutnya.

Pihaknya juga mendapati bahwa pemakaman di daerah hinterland merupakan tanah wakaf. Meski demikian, dengan Ranperda tersebut pemakaman di daerah hinterland juga akan dirawat.

“Meskipun itu wakaf tentu kan ada perawatan lah, artinya ada kepedulian pemerintah terhadap tempat pemakaman umum yang ada di daerah hinterland,” katanya.

Ia optimis, Ranperda Pemakaman yang terdiri dari 16 Bab dan 59 pasal harus dibahas sampai tuntas sehingga bisa diimplementasikan secara sempurna kedepannya.

“Tapi tujuannya tetap untuk kesempurnaan dari pada perda ini nantinya ke depan,” katanya.

Baca Juga: Usai Pleno, PDIP Batam Kirim 8 Nama Ke DPD PDIP Provinsi Kepri

Udin juga menegaskan akan mengawal pengalokasian lahan hutan yang dipinjamkan dari pemerintah pusat untuk pemakaman.

“Tadi juga disampaikan jangan nanti yang pengalokasiannya beralih fungsi menjadi atau dialokasikan ke pihak ketiga atau pihak lain, ini yang kita jaga jangan sampai terjadi seperti itu,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yulitavia

 

Singgung Kasus Sambo, Hotman Paris Berharap Presiden Jokowi dan Menkopolhukam Beri Perhatian pada Kasus Vina Cirebon

0
Hotman Paris, Pengacara keluarga mendiang Vina Cirebon. (Antara)

batampos – Pengacara keluarga mendiang Vina Cirebon, Hotman Paris Hutapea, menilai kasus pembunuhan dan rudapaksa terhadap almarhumah memerlukan atensi yang cukup serius dari kepala negara yaitu Presiden Jokowi. Apalagi belakangan kasus ini semakin menarik karena 2 DPO dihilangkan dianggap fiktif.

“Mudah-mudahan Bapak Presiden Jokowi mendengarkan ini, Menkopolhukam mendengarkan ini agar dikasih perhatian seperti kasus Sambo,” kata Hotman Paris di bilangan Kelapa Gading Jakarta Utara, Rabu (29/5).

Dalam kasus yang melibatkan Ferdy Sambo, Menkopolhukam Mahfud MD ketika itu memang aktif memberikan arahan. Dia meminta kasus tersebut ditangani secara profesional sekalipun Ferdy Sambo merupakan jenderal polisi.

Hotman Paris menaruh harapan kasus meninggalnya Vina Cirebon juga mendapat atensi seperti halnya perhatian yang diberikan pada kasus Ferdy Sambo.

“Karena upaya hukum dari keluarga tidak ada di Undang Undang,” beber Hotman Paris.

Pihak keluarga mendiang Vina Cirebon sangat keberatan dengan dihilangkannya 2 orang DPO dengan alasan 2 nama itu fiktif. Padahal menurut Hotman, di dalam BAP diuraikan secara jelas motor yang dipakai para DPO lengkap dengan peran mereka dalam kasus pembunuhan dan rudapaksa mendiang Vina.

Hotman Paris sepertinya tidak yakin bahwa 3 DPO yang muncul dalam BAP, dalam penyidikan, dakwaan, penuntutan hingga dalam amar putusan majelis hakim merupakan sosok fiktif.

“Di persidangan kan ada jawab menjawab atara hakim, jaksa dan kuasa hukum. Tapi mereka menyatakan ada 3 DPO,” tegas Hotman Paris.

Kasus meninggalnya Vina Cirebon dan Eky di tangan geng motor pada 27 Agustus 2016 silam sudah sempat terlupakan oleh publik karena peristiwanya sudah lama berlalu.

Publik mulai memberikan atensi serius pada kasus ini setelah munculnya film Vina: Sebelum 7 Hari yang ditayangkan di bioskop. Netizen pun ikut memburu DPO lain di luar 8 orang yang telah dijatuhi hukuman, yang diduga ikut melenyapkan nyawa Vina dan Eky.

Setelah film Vina: Sebelum 7 Hari mendapat perhatian publik dan kasus kematian mendiang Vina Cirebon kembali viral di media sosial di tahun 2024, pihak kepolisian kembali melakukan pendalaman atas kasus ini. Setelah diburu, Pegi Setiawan selaku salah satu DPO, berhasil diamankan. Sementara 2 DPO lainnya dihilangkan karena dianggap fiktif. (*)

Pisah Ranjang dengan Istri, Ayah Gauli Anak Kandung

0
ilustrasi pencabulan
Ilustrasi kekerasan seksual. (jpg)

batampos – Unit Reskrim Polsek SeibBeduk menangkap BD, warga Seidaun, Tanjungpiayu. Pria berusia 40 tahun ini menggauli anak kandungnya sendiri berinsial C, 17.

Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini merudapaksa anak sulungnya sebanyak lima kali sejak tahun lalu.

“Saya tidak akur dengan istri, pisah ranjang. Jadi sering sama anak di rumah,” ujarnya di Mapolsek Seibeduk, Rabu (29/5) siang.

Baca Juga: Biadab! Siswi SD Dirudapaksa Paman Hingga Hamil

BD menjelaskan aksi bejatnya tersebut kerap dilakukan pada malam hari atau saat seluruh penghuni rumah tengah tertidur. “Anak saya lima. Tiga cewek,” katanya.

BD mengaku perbuatannya tersebut dilakukan tanpa paksaan dan perlawanan dari anaknya tersebut. “Waktu itu (korban) tidak ada menolak,” ungkapnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Seibeduk, Ipda Alex T. AD mengatakan pelaku ditangkap setelah korban bercerita kepada ibunya. Kemudian pelaku ditangkap pada 12 Mei lalu.

“Dua hari setelah laporan, pelaku ditangkap,” ujarnya.

Baca Juga: Cekcok Masalah Ekonomi, Suami di Sekupang Aniaya Istri Hingga Patah Kaki

Alex mengatakan korban terpaksa melayani kebutuhan biologis ayahnya tersebut karena dibawah ancaman.

“Pelaku mengancam jangan menceritakan dengan siapapun. Kalau tidak korban akan dimasukkan ke penjara,” katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 Ayat (2) UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, ditambah sepertiga masa hukuman dengan ancaman 18 tahun penjara.

Sebelumnya, kasus ayah kandung merudapaksa anak juga terjadi di Bengkong. Korban H, 13, yang merupakan siswi kelas 1 SMP dirudapaksa oleh ayah kandungnya HN, 47, sejak duduk di bangku kelas V SD.

Baca Juga: Tulang Punggung Keluarga, Kombes Agus hanya Divonis Rehabilitasi

Tak hanya ayah kandungnya, korban juga dirudapaksa pacarnya RM, 14. Pelaku juga berstatus pelajar kelas II SMP Negri di kawasan Bengkong.

Kasus ini terkuak dari laporan korban kepada pamannya beberapa hari lalu. Korban mengaku dirudapaksa pacarnya di semak-semak kawasan Golden Prawn pada Februari kemarin. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

24 WNI Tanpa Visa Haji Diamankan Polisi Arab Saudi, Ini Kronologinya

0
ILUSTRASI: Ibadah haji. (Pexels)

batampos – Insiden penangkapan 24 orang WNI yang diduga hendak masuk Makkah untuk berhaji tanpa visa haji, dibenarkan oleh petugas Seksi Khusus (Seksus) Bir Ali PPIH Arab Saudi. Saat ini, seluruh rombongan sudah diamankan otoritas Arab Saudi untuk menjalani proses persidangan.

”Mereka langsung dibawa oleh aparat kepolisian Arab Saudi,” kata Kepala Sektor Bir Ali PPIH Arab Saudi Daker Madinah, Aziz Hegemor.

Dia menceritakan, sebenarnya personel PPIH Arab Saudi di Masjid Bir Ali sudah mendatangi perwakilan rombongan jemaah itu. Sebab, pada saat itu, tidak ada jadwal jamaah haji yang masuk Bir Ali.

”Setelah ditanya petugas, mereka mengaku memakai visa furoda (visa undangan kerajaan),” katanya.

Namun, berdasarkan informasi pihak masyariq (panitia lokal pelaksanaan ibadah haji dari Arab Saudi), mereka mengaku memakai visa umrah.

”Setelah dicek petugas di Bir Ali, mereka hendak langsung berangkat. Namun, mereka kembali diperiksa saat masuk check point (pos pemeriksaan, Red). Dan akhirnya ketahuan,” katanya.

Saat ini, seluruh jemaah sedang dalam pendampingan oleh perwakilan KJRI untuk Arab Saudi di Jeddah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan jamaah itu mayoritas adalah warga Bekasi dan Tangerang.

Kasus ini sudah dilimpahkan polisi kepada Kejaksaan Arab Saudi di Madinah. Perwakilan kejaksaan sempat mendatangi Kantor PPIH Arab Saudi untuk menyampaikan masalah tersebut.

Kepala Daker Madinah PPIH Arab Saudi Ali Machzumi menjelaskan, saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal RI (Konjen) RI di Jeddah.

Sebab, semua penanganannya ditangani menyeluruh oleh aparat penegak hukum di Arab Saudi maupun pihak konsulat. “Kami juga masih menunggu hasil sidang. Insya Allah nanti akan disampaikan perwakilan Konjen,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, polisi Arab Saudi mengamankan satu rombongan Warga Negara Indonesia (WNI) di Masjid Bir Ali, Madinah karena tidak memiliki visa haji resmi.

Informasi yang dihimpun, insiden penangkapan itu terjadi pada Rabu (28/5) petang. Awalnya, setelah beberapa hari di Madinah, rombongan yang dikoordinir Ah, seorang mukimin (warga Indonesia yang tinggal di Arab Saudi) itu, bergerak ke Masjid Bir Ali. Untuk mengambil miqat dan niat umrah sebelum bergerak ke Makkah.

Apes, saat di Bir Ali, rombongan ini didatangi polisi setempat. Saat diperiksa, pimpinan rombongan beralasan bahwa mereka ke Makkah untuk berumrah saja. Tidak berhaji.

Namun, polisi Arab tidak percaya. Akhirnya, Ah dan satu pimpinan rombongan lainnya diinterogasi polisi. Keduanya diputuskan untuk ditahan.

Ternyata, kabar itu mendapat reaksi dari para jamaah. Seluruh peserta rombongan itu kompak protes dan menyatakan bahwa pimpinan mereka tak bersalah. Mereka memilih ikut serta. Alhasil, ke-24 peserta rombongan itu pun ditahan. (*)

25 Tim Berlaga di Open Turnament Bola Voli Bupati Cup 2024, Jaring Bibit Atlet di Bintan

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan bermain voli di laga pembukaan Open Turnament Bola Voli Bupati Cup 2024 di lapangan bola voli halaman Gedung Nasional, Tanjunguban, Selasa (28/5/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– 25 tim bola voli berlaga di Open Turnament Bola Voli Bupati Cup 2024 di lapangan bola voli halaman Gedung Nasional, Tanjunguban, Selasa (28/5/2024).

Kejuaraan yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bintan ini dibuka langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan dihadiri Wakil Bupati Bintan, Ahdi Muqsith, Ketua KONI Bintan, Dedi Sutanto, perwakilan PBVSI Bintan, Hatta serta jajaran Forkopimda Bintan.

Kadispora Bintan, Alfeni Harmi mengatakan, kejuaraan ini terakhir digelar tahun 2018.

“Kita mulai lagi setelah cukup lama vakum,” ujarnya.

Dia menyebut, kejuaraan ini diikuti 25 tim bola voli terdiri dari 15 tim bola voli putra dan 10 tim bola voli putri dengan sistem pertandingan setengah kompetisi.

Kejuaraan ini akan berlangsung selama 16 hari ke depan mulai 28 Mei 2024.

Setiap hari akan dilaksanakan 4 pertandingan dengan rincian 2 pertandingan siang hari dan 2 pertandingan malam hari.

“2 partai di siang hari mulai sekira 14.30 WIB, sedangkan 2 partai malam hari dimulai sekira pukul 20.00 WIB, dan diharapkan sekira pukul 22.00 WIB sudah selesai,” jelasnya.

Alfeni berharap, kejuaraan ini dapat menjaring bibit atlet dan membudayakan olahraga di masyarakat.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengapresiasi kejuaraan ini.

BACA JUGA: Dewi Ansar Buka Kejuaraan Bola Voli Gubernur Cup Kategori Putri U-23 Zona Bintan Tahun 2024

Diharapkan dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet bola voli yang kelak tidak hanya mengharumkan nama Kabupaten Bintan, namun Provinsi Kepri.

“Bahkan mudah-mudahan bisa berkancah di kejuaraan tingkat nasional,” harapnya.

Dia juga berharap, kejuaraan ini menjadi agenda tahunan dan ke depan lebih banyak peserta yang mengikuti kejuaraan ini.

Kepada pemain, dia berpesan, kejuaraan ni tidak hanya sebagai ajang kompetisi namun juga sebagai ajang silaturahmi.

“Junjung tinggi sportivitas, menang kalah hal biasa, kita adalah keluarga besar Bintan,” ujarnya.

Dalam kejuaraan ini, Dispora Bintan juga melibatkan puluhan pelaku UMKM di bawah naungan KNPI Kabupaten Bintan untuk memeriahkan di lokasi kejuaraan. (*)

 

Reporter: Slamet N

Truk Pengangkut Tanah Bikin Jalan Sering Becek saat Musim Hujan

0
Jalan Berdebu Becek Pelangsir Tanah Dalil Harahap3 scaled e1716998487771
Truk pengangkut tanah saat melintas di jalan R Suprapto persisnya depan SPBU Coco, Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Aktifitas kendaraan proyek seperti truk pengangkut tanah masih jadi keluhan masyarakat penggunaan jalan di Batuaji dan Sagulung. Pasalnya kendaraan proyek ini masih bebas beraktifitas di sepanjang ruas jalan utama meskipun hujan. Imbasnya jalan sering kotor. Becek dan lumpur saat hujan dan itu membahayakan pengendara.

“Masih ramai. Memang tidak tiap hari kita jumpa tapi saat mereka beraktifitas dan hari hujan jalan jadi becek dan licin. Sangat membahayakan, terutama pemotor seperti saya ini,” kata Harto, warga Perumnas Sagulung.

Baca Juga: Polda Kepri Buru 2 DPO Kasus Sabu Cair di Batam

Kendaraan proyek yang sering merepotkan pengendara lain ini umumnya truk beroda 10. Selain mengotori ruas jalan dengan ceceran material tanah, truk-truk ini juga merusak jalan. Aspal jalan banyak yang kembali pecah karena hilir mudik truk pengangkut tanah ini.

Pantauan Batam Pos, beberapa hari terakhir ini kegiatan truk pengangkut material tanah ini kembali marah di Jalan Brigjen Katamso Tanjunguncang dan Jalan Marina City. Truk mengangkut tanah dari Tanjunguncang untuk penimbunan lahan di Marina.
Jalan R Suprapto juga masih marak namun tidak rutin setiap hari. Truk beroda 10 masih sibuk mengangkut tanah untuk proyek pematangan lahan di wilayah Tembesi dan sekitarnya.

Baca Juga: Penyelundupan Sabu Lewat Tekong PMI Ilegal Digagalkan, Polisi: Pelaku Melawan dan Menabrak Petugas

Nella, seorang pengendara sepeda motor yang mengaku pernah jatuh akibat gumpalan lumpur di aspal jalan Marina City berharap, agar kendaraan proyek ini segera ditindak oleh instansi terkait demi kenyamanan dan keselamatan berlalulintas.

“Untuk satlantas Polresta Barelang, tolong ditindak truk-truk ini karena mengganggu kenyamanan pengendara lain. Ugal-ugalan sudah gitu tinggalkan lumpur di atas jalan,” harap Nella. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Pengamat Pendidikan Dukung Prabowo Kaji UKT PTN dan Biaya Pendidikan Lebih Murah

0
Ilustrasi mahasiswa mengikuti perkuliahan. (Dok JawaPos)

batampos – Pengamat pendidikan Totok Amin Soefijanto mendukung dan mengapresiasi penuh presiden terpilih Prabowo Subianto yang akan mengkaji biaya uang kuliah tunggal (UKT) yang sedang dikeluhkan karena dianggap terlalu tinggi bagi mahasiswa baru.

Tidak hanya UKT, Toto juga mendukung komitmen Prabowo yang akan membuat uang pendidikan jauh lebih murah khususnya bagi siswa atau mahasiswa kalangan menengah ke bawah.

“Semoga Pak Prabowo memenuhi janjinya, lebih bagus kalau gratis buat mahasiswa dari keluarga menengah ke bawah,” kata Totok Amin Soefijanto, Rabu (29/05/2024).

Menurut pengajar di Universitas Paramadina itu, bangsa Indonesia masih membutuhkan banyak sarjana ke depan, apalagi angka partisipasi pendidikan tinggi saat ini hanya 30 persen.

Untuk itu, Totok mengatakan negara masih membutuhkan peningkatan pendidikan berkelanjutan dan janji Prabowo untuk menurunkan atau menggratiskan UKT patut diapresiasi.

“Kita perlu lebih banyak sarjana dan meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi yang sekarang hanya sekitar 30%. Syukur kalau bisa 50% dalam 2-3 tahun ke depan,” ucapnya.

Kehadiran Prabowo di tengah-tengah kekisruhan UKT menjadi harapan besar bagi para calon mahasiswa baru di seluruh tanah air. Apalagi Prabowo dinilai memiliki komitmen dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Meski diwacanakan isu kenaikan UKT akan terjadi tahun depan, yang artinya di bawah kepemimpinan Prabowo bersama Gibran Rakabuming Raka selaku wakil presiden, Totok berharap Prabowo – Gibran tidak membebani masyarakat di sektor pendidikan ini dengan cara meringankan bahkan gratis UKT di PTN.

“Kalau pemerintah tidak ingin membebani rakyat, sebaiknya UKT diturunkan bahkan gratis,” jelasnya.

Totok pun menyarankan agar pemerintah baru nanti bisa memperbaiki politik anggaran di sektor pendidikan, karena mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan tugas negara dalam hal ini pemerintah, dan itu sudah diatur dalam konstitusi.

“Perbaiki politik anggaran kita untuk sektor pendidikan agar tidak anomali. Amanah konstitusi itu mencerdaskan kehidupan bangsa. Tentu di dalamnya termasuk hak dan kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi,” ungkapnya.

Dikatakan Totok, pendidikan sudah selayaknya tidak hanya dinikmati oleh masyarakat yang mampu saja, melainkan merata agar mutu sumber daya manusia (SDM) Indonesia menjadi berkualitas dan memiliki kompetensi untuk memajukan bangsa.

“Jangan sampai hanya anak dari keluarga kaya saja yang bisa kuliah. Buka kesempatan untuk kuliah buat siapa saja, agar Indonesia memiliki manusia berkualitas dan kompeten untuk bekerja memajukan bangsanya,” pungkas Totok.

Sebelumnya, Prabowo Subianto memberikan pendapatnya mengenai polemik uang kuliah tunggal (UKT) yang naik di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) tanah air.

Ketua umum Gerindra itu menyebut akan bertekad untuk meringankan UKT PTN. Pada kepemimpinannya yang akan datang, Prabowo mengatakan akan bekerja keras mewujudkan hal ini.

“Apalagi di universitas negeri yang dibangun oleh uang rakyat (uang APBN) harus jangan tinggi, kalau bisa sangat minim atau gratis. Ini kita harus hitung dan bekerja keras untuk itu,” ujar Prabowo.

Di masa kepemimpinannya mendatang, Prabowo mengaku akan berusaha meningkatkan perbaikan pendidikan Indonesia. Salah satu upayanya adalah dengan menggiatkan hilirisasi guna menambah penghasilan negara.

“Tentunya kita harus hilirisasi untuk kita dapat nilai tambah dan perbaiki pendidikan kita,” ungkapnya. (*)

 

Ini 10 Penyakit Terbanyak di Batam Tahun 2024

0
hipertensi
ilustrasi cek tekanan darah. (F. freepik)

batampos – Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi penyakit yang banyak diidap masyarakat Kota Batam di tahun 2024. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Batam, sebanyak 7.592 kasus hipertensi dilaporkan hingga April 2024.

“Ya, sampai April 2024 ini atau dari 10 penyakit terbanyak di Batam masih didominasi oleh hipertensi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi, Rabu (29/5).

Menurutnya, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, hipertensi memang selalu menjadi penyakit terbanyak pertama setiap tahunnya. Tak hanya itu, jumlahnya pun juga kian bertambah dan jadi salah satu penyebab kematian tertinggi.

“Hipertensi disebut sebagai si pembunuh senyap karena gejalanya sering tanpa keluhan,” tuturnya.

Baca Juga: Demam Berdarah Masih Mengintai, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Didi menyebutkan, hipertensi paling sering terjadi disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Sebagai contoh, kebiasaan merokok, terlalu banyak konsumsi makanan asin, kurangnya aktivitas fisik serta terlalu banyak konsumsi makanan manis.

Kebiasaan pola hidup yang tidak sehat tersebut dapat juga menyebabkan kelebihan berat badan (obesitas) sehingga bisa meningkatkan faktor risiko hipertensi. Kondisi hipertensi ini dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa jika tak ditangani dengan serius.

Bahkan, gangguan ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, hingga kematian.

“Faktor risiko hipertensi berbanding lurus dengan usia. Seseorang yang memiliki usia lebih tua memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami hipertensi,” terangnya.

Baca Juga: Denda Rp 2,5 Juta Bagi Pembuang Sampah Sembarangan

Selain hipertensi, penyakit kedua yang paling banyak diidap masyarakat Kota Batam adalah Common cold. Ini merupakan infeksi virus pada hidung dan tenggorokan, tepatnya pada saluran pernapasan bagian atas. Umumnya tidak berbahaya, walaupun terasa mengganggu aktivitas harian. Penyakit ini juga termasuk jenis flu, tetapi masih dalam kategori flu biasa.

“Hingga akhir April 2024 ini ada 3.357 kasus infeksi virus pada hidung dan tenggorokan ini,” ucap Didi.

Selanjutnya pada posisi ketiga ada Dispepsia yakni sebanyak 3.124 kasus. Dispepsia merupakan kondisi yang disebabkan oleh rasa tidak nyaman dalam perut bagian atas karena penyakit asam lambung atau maag. Biasanya yang dirasakan adalah mual, nyeri ulu hati, muntah dan banyak bersendawa.

Lalu di posisi keempat ada infeksi saluran nafas akut (ISPA) sebanyak 2.944 kasus. Sebagaimana diketahui, ISPA adalah infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernapasan), atau paru-paru. Bisa dikatakan ISPA merupakan infeksi yang mengganggu proses pernafasan seseorang. ISPA jadi penyakit yang gampang sekali menular.

Orang-orang yang mudah sekali terserang penyakit ini adalah mereka yang memiliki kelainan sistem kekebalan tubuh, orang-orang berusia lanjut, dan anak-anak, karena sistem imun mereka belum terbentuk sepenuhnya,” terang Didi.

Baca Juga: Cekcok Masalah Ekonomi, Suami di Sekupang Aniaya Istri Hingga Patah Kaki

Selain ISPA di posisi kelima ada diabetes mellitus 1.513 kasus. non insulin dependent diabetes melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa darah yang tinggi, yang diebabkan oleh tubuh yang menolak atau resisten terhadap insulin atau karena kekurangan insulin pada tubuh.

Non insulin dependent diabetes melitus tejadi akibat kombinasi antara gaya hidup dan faktor genetik.Terdapat beberapa hal yang dapat dikendalikan, misalnya diet dan kegemukan, tetapi terdapat hal-hal lain yang tidak dapat dikendalikan seperti pertambahan usia, jenis kelamin wanita, dan genetik.Kurang tidur juga dikaitkan dengan Non insulin dependent diabetes ini.

Berikut ini 10 penyakit terbanyak yang diderita warga Batam di sepanjang Januari hingga April 2024;

1. Hipertensi 7.592 Kasus
2. Common Cold 3.357 Kasus
3. Dispepsia 3.124 Kasus
4. Infeksi Saluran Nafas Akut 2.944 Kasus
5. Non Insulin Dependent Diabetes Melitus 1.513 Kasus
6. Demam Tanpa Diketahui Penyebabnya 1.099 Kasus
7. Myalgia 1.025 Kasus
8. Batuk 618 Kasus
9. Diare dan Gastroenteritis Karena Infeksi 534 Kasus
10. Gastritis dan Duodenitis 341 Kasus

 

Reporter: Rengga Yuliandra