Minggu, 21 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3515

Alasan Gubernur Ansar Ahmad agar Short Term Visa Diterapkan di Kepri

0
Gubkepri Ansar Ahmad

batampos – Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap kebijakan visa kunjungan kedatangan (Visa on Arrival/VoA) di Kepulauan Riau dapat segera diterapkan tahun ni karena diyakini akan berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan.

“Karakter wisman (wisatawan mancanegara) yang berkunjung ke Kepulauan Riau dapat dikatakan berbeda dengan daerah lain,” ujar Gubernur Ansar, Rabu (10/7).

Wisman yang berkunjung ke Kepri umumnya merupakan wisatawan dengan waktu kunjungan yang singkat, antara satu hingga tiga hari.

Sejauh ini, wisman yang berkunjung ke Kepulauan Riau didominasi oleh wisman dari Singapura dan Malaysia yang memanfaatkan akhir pekan untuk berlibur.

“Makanya dibutuhkan spesial regulasi keimigrasian karena kondisi ini menjadi penghambat bagi wisman dua negara ini untuk datang,” kata Ansar menyampaikan alasan memperjuangkan agar kebijakan VoA khusus di Kepri diberlakukan.

Penerapan visa normal ditegaskan Ansar dirasakan berat bagi wisatawan yang melakukan kunjungan jangka pendek.

“Bisa dibayangkan, untuk melakukan perjalanan hanya satu dua hari, atau katakanlah tiga hari, mereka harus membayar 50 dollar, atau rata-rata Rp100 ribu untuk 30 hari. Ini menjadi penyebab mereka jadi enggan berwisata ke Kepri,” papar Ansar lagi.

Oleh sebab itulah Gubernur Ansar lantas menggagas penerapan VoA jangka pendek bagi wisman, yakni pemberlakuan visa selama tujuga hari. Ansar mempopulerkannya dengan istilah short term visa.

BACA JUGA: Gubkepri Ansar Apresiasi Upaya Akselerasi Permohonan Usulan Tarif PNBP VoA untuk Kepri

“Kita berharap kebijakan tersebut bisa diterapkan tahun ini,” tutup Ansar.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti menjelaskan, angka kunjungan wisman pada triwulan pertama ke Kepri masih cukup jauh dibanding terget kunjugan sebesar 3 juta wisatawan ditetapkan Kemenparekraf.

Di triwulan pertama ini, kunjungan wisatawan ke Kerpi baru menyentuh di angka 400 ribu kunjungan, selisih 300 ribu dari angka ideal sebanyak 700 ribu kunjungan.

Penerapan short term visa yang diperjuangkan Gubernur Ansar itu diharapkan Guntur dapat magnet bagi wisman berkunjung ke Kepri, sehingga target yang ditetapkan dapat terpenuhi.

Guntur menyatakan target sebesar 3 juta kunjugan wisatawan ke Kepri di tahun 2024 ini memang terkesan ambisius.

Tapi besaran target itu dia sebut menjadi relevan ketika dianggap sebagai effort oleh Kemenparekraf RI agar Kepri dapat mendatangkan wisman dalam jumlah besar.

“Setelah menetapkan target kunjugan wisatawan ke Kepri, Pak Menteri (Sandiaga Uno) turut memperjuangkan insentif regulasi berupa penerapan VoA,” kata Guntur.

Menparekraf Sandiaga disebut Guntur meneruskan surat ke Kemenkumham agar short term visa yang diperjuangkan Gubernur Ansar dapat segera diterapkan.

Sebagaimana diketahui, akhir pekan lalu Menparekraf Sandiaga Uno menyatakan jika kebijakan Visa on Arrival (VoA) di Kepri sudah dalam tahap finalisasi.

Menparekraf Sandiaga telah menandatangani formulasi akhir yang akan disahkan melalui Peraturan Presiden terkait dengan kebebasan untuk regulasi bagi ekspatriat yang tinggal di Singapura dan kunjungan wisatawan.

Adapun skema VoA ini nantinya akan diberlakukan dengan dua jenis durasi, yaitu 30 hari dan tujuh hari. Untuk durasi 30 hari, wisatawan akan dikenakan tarif Rp500 ribu dan short term visa yang berlaku selama tujuh hari dikenakan tarif Rp100 ribu.

“Jadi nanti hasil akhirnya yang kita harapkan, untuk short term visa yang diajukan daerah sekitar 10 dolar AS itu juga sebagai rancangan untuk itu. Seandainya yang visa ini tidak dipertimbangkan. Maka rancangan kedua yang menjadi opsi,” terangnya Sandiaga. (*)

Begini Awal Mula Pembunuhan Nelwina di Sagulung, Ada Motif Sakit Hati

0
IMG 20240707 114756 scaled e1720628123368
TKP kematian Nelwina Tanjung, kasir toko sayur di komplek pasar Sagulung. Foto: Eusebius Sara/Batam Pos

batampos – ZB atau Zulbahri pelaku pembunuhan Nelwina Tanjung, kasir kios sayur di Pasar Sagulung sudah merencanakan aksinya. Awalnya, pelaku berencana melakukan pelecehan seksual terhadap korban.

“Pelaku meraba tubuhnya, korban memberontak. Lalu pelaku mencekiknya dan menganiayanya,” ujar salah seorang sumber Batam Pos di Mapolresta Barelang.

Ia menjelaskan saat itu pelaku sempat membuntuti korban yang selesai mandi. Kemudian pelaku mendatangi korban yang sedang mengenakan gaun tidur di kamar.

“Pelaku dianiaya sampai tewas. Lalu barulah dilakukannya (pelecehan seksual),” katanya lagi.

Baca Juga: Pembunuh Nelwina Ditangkap di Sumut, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Dari pengakuan Zulbahri ke polisi, ia memiliki hubungan saudara dengan korban. Zulbahri juga mengaku melakukan perbuatan keji tersebut karena sakit hati.

“Itu usaha keluarga. Kata pelaku, korban ini sudah menghancurkan hidupnya,” ungkap sumber tersebut.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Giadi Nugraha belum berkomentar terkait motif pembunuhan yang dilakukan Zulbahri tersebut.

“Belum bisa kita sampaikan. Kita tunggu BAP pelaku dulu,” katanya di Mapolresta Barelang, Rabu (10/7) malam.

Baca Juga: PN Batam Vonis Perkara Lingkungan Hidup Kapal Asing Tanpa Terdakwa

Giadi juga mengaku belum bisa menjelaskan terkait kronologis pembunuhan tersebut. Ia berjanji akan membeberkannya saat pelaku sampai di Batam.

“Jumat pagi akan sampai di Batam. Pasti akan saya sampaikan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Lebih Dari 30 Ribu Paket Sembako Murah Disalurkan, Hari Ini Giliran Sagulung dan Galang

0
IMG 20240709 WA0013 e1720539490112
Warga Batuaji antusias mengambil paket sembako bersubsidi yang disalurkan, Selasa (9/7).

batampos – Lebih kurang 30 ribu paket sembako murah yang disubsidi Pemerintah Kota Batam telah disalurkan ke 6 Kecamatan Kota Batam. Penyaluran paket sembako murah selama tiga hari itu berlajalan lancar meski diwarnai hujan deras.

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau mengatakan hari ke tiga penyaluran sembako murah dilaksanakan di Batuampar dan Bengkong.

“Alhamdulillah hari ketiga penyaluran sembako murah berjalan lancar. Meski tadi (kemarin, red) di Batuampar sempat hujan, namun di Bengkong cuaca cerah,” ujar Gustian.

Baca Juga: Hemat Biaya Pengeluaran Rumah Tangga, Warga Berharap Operasi Sembako Subsidi Lebih Maksimal

Menurut dia, antusias masyarakat di 6 Kecamatan yang telah dibagikan sangat luarbiasa. Cuaca hujan tak menjadi kendala dalam penyaluran karena antusias warga.

“Semua sembako murah di 6 kecamatan telah kami salurkan sesuai yang berhak. Meski hujan, antusias masyarakat luar biasa,” sebut Gustian.

Dikatakannya, penyaluran sembako murah di hari ke empat atau Kamis (11/7) untuk wilayah Sagulung dan Galang. Kemudian pada Jumat di Belakangpadang dan selanjutnya Sabtu di Sekupang.

“Semoga tak ada kendala tiga hari kedepan, karwna masih ada 5 Kecamatan lagi,” tegasnya.

Baca Juga: Gustian Pastikan Gas Melon Aman

Dikatakan Gustian, total sembako yang disalurkan pada tahap ke 2 adalah 56 ribu paket. Dengan harga Rp 50 ribu perpaket yang berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula dan 1 liter minyak goreng.

“Harapan kami, sembako yang diterima masyarakat dapat bermanfaat, ditengah beberapa item sembako yang memang mengalaminsedikit kenaikan,” pungkas Gustian. (*)

 

Reporter: Yashinta

Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Kembali ke Pangkuan NKRI, Ini Kata Romo Benny

0
Salah seorang mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) melakukan ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila di Kantor Gubernur Jawa Timur, Senin (8/8). F.Moch Asim/Antara

batampos – Rohaniwan Antonius Benny Susetyo atau biasa dikenal Romo Benny mengatakan, pembubaran Jamaah Islamiyah (JI) adalah langkah yang sangat besar dalam sejarah upaya deradkalisasi di Indonesia.

“Hal ini bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan perubahan paradigma dalam pola pikir para mantan anggota JI. Keputusan ini menunjukkan keberhasilan program deradikalisasi yang dilakukan,” ujar Romo Benny yang juga merupakan Tenaga Ahli Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) itu, Rabu (10/7).

Romo Benny menyebut bahwa keputusan ini menunjukkan keberhasilan program deradikalisasi yang dilakukan pemerintah. Karena selama ini JI dikenal sebagai organisasi yang memiliki jaringan luas dan struktur yang solid. Mereka telah terlibat dalam berbagai aksi yang menciptakan ketakutan di masyarakat.

“Ketika sebuah organisasi sebesar dan sekuat JI memutuskan untuk membubarkan diri dan kembali ke pangkuan NKRI, itu berarti ada perubahan fundamental dalam cara mereka melihat dunia,” katanya.

Dalam pendekatannya yang lebih filosofis, dia menambahkan bahwa pembubaran ini menunjukkan adanya keinginan kuat dari para mantan anggota JI untuk memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang benar.

“Ini adalah sebuah tanda bahwa ada kesadaran yang tumbuh dalam diri mereka, bahwa jalan yang mereka pilih sebelumnya adalah keliru, kita juga perlu mengapresiasi peran ulama dan tokoh masyarakat dalam proses deradikalisasi ini. Menurutnya, tanpa dukungan dari tokoh agama yang dihormati, proses deradikalisasi tidak akan berjalan efektif,” ujarnya.

Lebih lanjut Romo Benny juga menjelaskan tentang metode deradikalisasi melalui pendekatan humanis dan non-kekerasan adalah kunci utama dalam mengubah pola pikir para mantan anggota organisasi radikal. “Kita mengedepankan dialog, pendidikan, dan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai Pancasila,” kata Benny.

Ia juga menambahkan, pendekatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk keluarga, tokoh agama, dan masyarakat. Pendekatan humanis yang dimaksud oleh Benny mencakup berbagai strategi yang bertujuan untuk menyentuh hati dan pikiran para mantan anggota JI.

“Salah satu strategi tersebut adalah mengadakan dialog secara berkala antara mantan anggota JI dengan para tokoh agama dan masyarakat. Dalam dialog ini, kita tidak hanya berbicara tentang ideologi, tetapi juga tentang nilai-nilai kemanusiaan dan pentingnya hidup damai dalam masyarakat,” jelas Romo Benny.

Selain itu, katanya, dipandang perlu juga mengadakan berbagai program pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para mantan anggota JI tentang Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan. “Perlu kelas-kelas khusus yang diajarkan oleh para pakar dan ulama yang memiliki pemahaman mendalam tentang Pancasila,” tambah Benny.

Program pendidikan ini tidak hanya terbatas pada teori, tetapi juga mencakup kegiatan praktik yang mengajarkan keterampilan hidup dan kerja sama dalam masyarakat. Karena deradikalisasi yang diterapkan dengan pendekatan humanis dan non-kekerasan.

“Ini penting untuk mengubah pola pikir para mantan pengikut organisasi radikal ini kembali kepada nilai-nilai Pancasila. Selain itu, diskusi juga menyoroti metode yang tepat dan efektif untuk menjaga kontinuitas deradikalisasi tersebut,” ujarnya.

Sebab, dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga, bangsa ini bisa mengatasi tantangan dalam proses deradikalisasi dan menjaga kontinuitas program ini. “Dengan dukungan yang tepat, para mantan anggota JI bisa hidup mandiri dan berkontribusi positif bagi masyarakat, sehingga kita bisa membangun Indonesia yang lebih damai, toleran, dan inklusif,” pungkasnya. (*)

Hasil Autopsi, Remaja 13 Tahun Meninggal Karena Riwayat Penyakit Jantung dan Ginjal

0
Jasad Dyo setelah menjalani autopsi. Bocah berusia 13 tahun ini meninggal dunia usai menelan obat. F. Mohamad Ismail

batampos– Dokter membeberkan hasil autopsi Dyo Putra Pratama, seorang bocah berusia 13 tahun di Tanjungpinang yang meninggal dunia usai menelan obat dari puskesmas.

Berdasarkan hasil autopsi, warga Lorong Bunyu Jalan Pramuka Tanjungpinang itu memiliki riwayat penyakit, yang tidak pernah dilakukan pengobatan.

“Penyakit jantung dan ginjal. Memang tidak pernah dilakukan pengobatan dan menyebabkan mati lemas,” kata Kasi Dokkes Polresta Tanjungpinang, Iptu Jefri Saragih, Rabu (10/9).

Selain itu, terdapat buih yang memenuhi area tenggorokan, lalu adanya pembengkakan di jantung dan hati. Bahkan, paru-paru korban juga sudah terendam oleh cairan.

“Cairannya dari mana kita masih mencari tau,” tambahnya.

BACA JUGA: Bocah 13 Tahun Kejang-kejang lalu Meninggal usai Minum Obat

Jefri mengakui, bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah korban meninggal dunia akibat mengkonsumsi obat dari Puskesmas atau tidak.

Sebab, pihaknya akan mengirim sampel hasil autopsi ke Laboratorium Bogor untuk membuktikan hal tersebut. “Apakah penyebabnya obat, belum bisa dipastikan. Jadi kita kirim sampel ke Lab,” tutupnya.

Sementara menurut ibu korban, Lia mengakui ia sudah mengecek tensi korban, sebelum dibawa ke Puskesmas Sungai Jangan lantaran mengalami sakit perut.

Setibanya di Puskesmas, Lia sempat menginformasikan kepada dokter bahwa tensi anaknya tersebut tinggi, mencapai angka 178 per 123.

“Saya sampaikan dan minta di cek lagi tensinya. Tapi kata dokter anak anak tidak perlu di cek tensinya,” ungkap Lia.

Setelah menyatakan keluhan, dokter Puskesmas langsung memberikan obat. Dyo bersama ibunya pun pulang, untuk mengkonsumsi obat yang diberikan tersebut.

“Tidak lama, Dyo kejang-kejang. Mulutnya berbusa dan hidungnya keluar air. Kita bawa lagi ke Puskesmas lagi, tapi tidak tertolong,” ujar Lia.

Lia pun menyayangkan sikap dokter, yang tidak mau mendengar permintaanya untuk mengecek tensi korban terlebih dahulu.

“Seharusnya dokter ikutin kata saya, ini malah katanya anak saya tidak perlu dicek tensinya. Kalau tensinya tidak normal kan bisa dirujuk ke Rumah Sakit,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: M Ismail

Menteri Ida Fauziyah Resmikan BLK Batam, Berharap Pengangguran Terbuka Bisa Teratasi

0
Balai Latihan Kerja Batam 3 F Cecep Mulyana scaled e1720627523659
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah bersama Sekda Provinsi Kepri, Walikota Batam dan undangan meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Balai Latihan Kerja Batam di Kabil yang baru diremikan, Rabu (10/7). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Kementrian Ketenagakerjaan meresmikan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Batam di Kabil, Nongsa, Rabu (10/7). Menteri Kemnaker, Ida Fauziyah menandakan dibukanya gedung latihan pekerja tersebut untuk mendukung Sumber Daya Manusia (SDM) siap saing di segala sektor industri.

Ida mengatakan Kemnaker melakukan 6 hal atau yang dikenal dengan strategi 6R, yaitu reformasi kelembagaan, redesain substansi pelatihan, reorientasi SDM, relationship, rebranding, dan revitalisasi. Menurutnya hal tersebut sesuai dengan kebutuhan industri saat ini, yaitu industri 4.0.

“Beruntung BLK ini ditengah kawasan industri, sehingga 6 kebutuhan itu bisa tercukupi dengan hadir di tengah industri. Pendidikan dan pelatihan vokasi harus sesuai dengan industri,” kata Ida.

Ia mengatakan untuk mengetahui kesesuaian tersebut, dirinya berharap pihak industri dapat mengambil bagian dalam pelatihan vokasi yang ada di BLK Batam.

Baca Juga: Pemko Siapkan Dana Rp 80 Miliar untuk Pelaku UMKM di Kota Batam

“Kalau sudah terbangun sinergitas seperti ini saya kira tingkat pengangguran terbuka karena tidak cocoknya dengan pelatihan vokasi bisa diatasi,” ujar dia.

Berdasarkan data statistik, tingkat pengangguran terbuka di Indonesia per Februari 2024 yaitu 4,82 persen atau turun 0,63 persen jika dibandingan periode yang sama di tahun 2023.

“Itu tingkat pengangguran terendah sepanjang reformasi. Dengan hadir BLK ini kita akan turunkan lagi tingkat pengangguran terbuka,” ujar Ida.

Lebih lanjut, Ida menjelaskan tingginya tingkat pengangguran di Indonesia didominasi oleh kalangan pendidikan SMA/SMK karena tidak sesuai dengan pasar kerja yang tersedia.

“Di sisi lain kita masih mendapati pengangguran yang justru adalah mereka yang memiliki pendidikan yang lebih baik dibanding dengan SMP. Tingkat pendidikan menengah diploma 1 hingga 4, SMA/SMK mendominasi tingkat pengangguran terbuka. Ada 12 persen lebih SMA/SMK yang ternyata belum terselesaikan dengan pasar kerja yang tersedia,” kata dia.

Baca Juga: DPRD Batam Dukung Parkir Langganan dan Minta Dishub Gencar Sosialisasi

Ida menyebutkan pihaknya masih memiliki tantangan terhadap kapasitas angkatan kerja dan belum mampu menyiapkan lulusan pendidikan sesuai dengan pasar kerja.

“Kiranya kehadiran BLK dapat menjawab tantangan pekerjaan di Kepri maupun di Batam. Kehadirkan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) itu tentu berharap banyak bisa menjawab kebutuhan masyarakat Kepri,” kata Ida.

Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Andri Susila menyampaikan sementara ini tidak ada persyaratan khusus untuk mengikuti pelatihan, kecuali industri.

“Tapi yang umum paling minimal bisa baca tulis, tapi karena kita berada di kawasan industri kemungkinan disesuaikan dengan keadaan di industri,” ujarnya.

Untuk mendaftar bisa secara online di media sosial Kemenaker. Terdapat seleksi karena kapasitas pelatihan yang terbatas.

“Yang sekarang berlatih ini sudah lulus proses seleksi bulan lalu. Seleksinya ada seleksi pengetahuan umum,” sebutnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

BP2MI Dorong Perguruan Tinggi Tangkap Peluang Kerja di Luar Negeri

0
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani

batampos – Permintaan tenaga sektor kesehatan di berbagai negara hingga saat ini cukup tinggi. Namun, Indonesia hanya mampu menempatkan sebanyak 30 persen setiap tahunnya.

Untuk itu, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mendorong perguruan tinggi untuk menangkap peluang kerja di luar negeri.

“Satu tahun ini total (PMI) yang dibutuhkan itu satu juta, bayangkan. Cuman memang kita hanya mampu menempatkan 30 persen setiap tahun dari kebutuhan lapangan kerja,” ujar Kepala BP2MI Benny Rhamdani melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (11/7).

Melihat peluang yang sangat besar, BP2MI mendorong para mahasiswa untuk mengambil peluang tersebut. Hal itu disampaikan di depan ratusan mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Banten setelah menandatangani nota kesepahaman.

Berdasarkan data BP2MI dari 2007 sampai dengan 27 Juni 2024 terdapat 5.067.984 tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri. Dalam empat tahun terakhir, 820.004 PMI telah ditempatkan di berbagai negara.

Sebanyak 30.165 orang ditempatkan menggunakan skema kerja sama antar pemerintah atau Government to Government (G to G) di Korea Selatan, Jepang dan Jerman selama periode 2020 sampai akhir Juni 2024.

Benny menyebut, banyak kesempatan yang bisa diraih masyarakat Indonesia dan tinggal mendorong ke negara penempatan yang sesuai dengan beragam sektor pekerjaan. Namun di sisi lain tenaga kerja Indonesia juga, kata dia, bersaing dengan negara-negara lain yang ingin menempatkan warganya di luar negeri.

“Siapkan mereka agar memiliki kompetensi, keahlian, keterampilan di sektor pekerjaan yang akan mereka pilih dan kemampuan berbahasa,” kata Benny.

Untuk itu dia mengatakan BP2MI terus mendorong adanya kesesuaian antara kompetensi yang diajarkan di perguruan tinggi dengan pekerjaan yang tersedia di luar negeri melalui link and match. (*)

Disdik Kepri Tegas, Tak Ada Penambahan Rombel di Batam

0
PPDB 2 F Cecep Mulyana 1 scaled e1720626000836
Sejumlah orang tua mudir mendatangi kantor DPRD Batam, Rabu (10/7). Kedatangan mereka untuk menyampaikan keluhan terkait anaknya yang tidak lolos masuk SMKN 1 Batam. F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Puluhan wali murid mendatangi kantor DPRD Batam dan berharap agar anaknya bisa tertampung di SMKN 1 dan SMAN di Batam. Sebab, anak-anak mereka tidak lolos saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jalur zonasi tahun ajaran 2024 – 2025 yang telah diumumkan beberapa pekan lalu.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung menyebutkan pihaknya telah melaksanakan proses PPDB tersebut dengan baik agar siswa di Kepri bisa dapat bersekolah.

“Iya tidak mengapa mereka (warga) demo di DPRD Batam karena itu hak mereka. Artinya kami tetap melakukan pemerataan dalam proses PPDB tahun ini, kalau bertumpuk di satu sekolah tentunya itu tidak memungkinkan,” kata dia, Rabu (10/7).

Baca Juga: Disdik Batam Alihkan Peserta Didik Tak Tertampung ke Sekolah yang Tersedia Rombel

Pihaknya telah memberikan solusi terbaik bagi para wali murid tersebut . Ia menyebutkan ada solusi dahulu untuk kedepannya. Sementara situasi hari ini adalah SMA dan SMK yang rencana daya tampung (RDT) yang kurang, maka para wali murid tersebut diimbau untuk mendaftar ke sana dahulu.

“Artinya orang tua yang masih bertahan menunggu anaknya tertampung dimohon daftarkan sesuai zonasinya dahulu. Karena terus terang masih banyak nih yang sudah lolos zonasi tetapi tidak daftar ulang karena masih berharap menunggu di sekolah-sekolah tertentu,”sebutnya.

Andi menambahkan mereka tidak mau daftar ulang di sekolah yang menerima sesuai jalur zonasinya.

“Dan bagi wali murid yang cabut berkas saya sampaikan, mohon maaf tidak akan diterima dimana-mana kami tegas saja dalam hal ini,” sebutnya.

Baca Juga: Hemat Biaya Pengeluaran Rumah Tangga, Warga Berharap Operasi Sembako Subsidi Lebih Maksimal

Andi menyebutkan karena proses PPDB di tahun ajaran 2024-2025 bertujuan agar sistem pemerataan dan hal ini dilakukan. Saat ini masih banyak sekolah sekolah yang kosong, misalnya di SMAN 26, SMAN 15, SMAN 21 dan SMAN 25 yang sarananya memadai dan mudah diakses.

“Nanti bertumpuk pula mereka mau masuk di SMAN 1 lah dan SMAN 3 lah. Pasti tidak efektif itu,” jelasnya

Makanya itu yang perlu disampaikan terpenting hak anak di Kepri bisa sekolah kita atur dengan baik.

“Intinya daftar ulang saja dulu ke sekolah yang dituju dan yang telah menerima,” sebutnya.

Terpisah, Kepala SMAN 3 Batam, Syarifah Silvia Andriyani mengatakan total siswa jalur zonasi yang diterima 325 siswa dari jumlah pendaftar zonasi 754 siswa.

Baca Juga: Sekolah Swasta Masih Kekurangan Siswa Baru

Total kouta daya tampung SMAN 3 adalah 432 siswa, dengan 65 persen dialokasikan untuk jalur zonasi, 15 persen untuk afirmasi, dan 5 persen untuk perpindahan orang tua.

“Zonasi di SMAN 3 mencakup dua kecamatan, yaitu Nongsa dan Batamkota, dengan kelurahan-kelurahan terdekat dengan sekolah yang termasuk dalam zonasi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Coklit Data Pemilih Pilkada 2024 di Tanjungpinang Capai 85 Persen

0
Pantarlih saat menempel stiker bukti sudah dicoklit di rumah Pj Wali Kota Tanjungpinang. F. KPU Tanjungpinang

batampos– Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024 di Kota Tanjungpinang sudah mencapai 85 persen, atau sebanding dengan 150.681 jiwa.

Komisioner KPU Tanjungpinang, Desi Liza Purba mengatakan, saat ini coklit yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) masih terus berlangsung.

BACA JUGA: KPU Tanjungpinang Prediksi Jumlah DPT Pilkada 2024 Bertambah

Saat ini, kata Desi proses coklit di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Barat sudah 96,66 persen. Kemudian Tanjungpinang Timur sudah 83,14 persen.

“Untuk wilayah Tanjungpinang Kota 94,81 persen dan Bukit Bestari sudah 81,87 persen. Untuk warga yang belum di coklit sebanyak 22.173 jiwa,” kata Desi, Rabu (10/7).

Ia menerangkan, proses coklit diperkirakan akan selesai sebelum 30 hari, dari target yang telah ditentukan sebelumnya. Sehingga, sisa waktu tersebut akan digunakan untuk mengevaluasi.

Dalam proses coklit yang berlangsung sejak 24 Juni laku, kata Desi sebagian Pantarlih mengalami kendala. Kendala itu, seperti warga tidak berada di rumah saat hendak dicoklit.

“Orangnya tidak ada di rumah atau sedang berada di luar kota, jadi Pantarlih harus datang lagi ke rumah mereka untuk dicoklit,” tambahnya.

Sehingga menurutnya, 15 persen warga yang belum dicoklit lantaran sebagian tidak berada di rumah. Selain itu, Desi menyampaikan masih ada warga yang menolak untuk dicoklit para Pantarlih tersebut.

Namun setelah Pantarlih berkoordinasi dengan Ketua RT setempat, beberapa masyarakat tersebut akhirnya bersedia untuk dicoklit.

“Masih ada yang menolak walaupun mereka sudah dilengkapi tanda pengenal. Tapi setelah koordinasi dengan RT, bisa dicoklit,” pungkasnya.

Diketahui, setidaknya terdapat 637 Pantarlih yang ditugaskan oleh KPU Tanjungpinang untuk melakukan coklit Pilkada 2024. Mereka sudah bertugas sejak 24 Juni yang lalu. (*)

Reporter: M Ismail

Pacaran 2 Bulan, Pasangan Sejoli Ini Gasak Isi Minimarket

0
Untitled 1
Dua pelaku maling dengan modus pura-pura berbelanja. F.Yofie Yuhendri/batam pos.

batampos – Unit Reskrim Polsek Bengkong berhasil menangkap 2 maling dengan modus pura-pura berbelanja. Pelaku merupakan sejoli yang masih di bawah umur, yakni NA, 17, dan NJ, 17.

Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan mengatakan kedua pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. NA ditangkap di Pintu 7 Mukakuning, Seibeduk, dan NJ di Batumerah, Batuampar.

“Pelaku ditangkap dini hari tadi. Sebelumnya, kita sudah mendapatkan identitas pelaku dari rekaman CCTV,” ujarnya.

Marihot menjelaskan pencurian tersebut direncanakan NA, atau pelaku pria. Motifnya, karena tidak memiliki uang dan pekerjaan.

“Mereka pacaran baru 2 bulan. Karena tidak tinggal dengan orangtua juga, jadi butuh uang,” katanya.

Kepada polisi, pelaku mengaku baru pertama kali beraksi. Rencananya, hasil curian berupa rokok dijual kembali dan hasilnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Pengakuannya baru pertama kali. Rokok itu belum sempat dijual, karena jumlahnya juga banyak,” ungkapnya.

Dalam aksinya, NA bertugas sebagai eksekutor atau yang mengambil barang curian. Sedangkan NJ bersiaga di atas motor dengan kondisi mesin menyala.

“Hal seperti ini bisa diantisipasi. Bagi pemilik warung, pastikan uang diterima dulu baru barang diserahkan,” tutupnya.

Sebelumnya, Pencurian dengan modus pura-pura berbelanja meresahkan pengusaha minimarket dan konter di Batam. Pelaku yang berjumlah 2 orang menggasak isi tempat usaha tersebut hingga korban merugi jutaan Rupiah.

Informasi yang didapatkan, pelaku beraksi di minimarket kawasan Bengkong Polisi. Pelaku yang terekam CCTV menggasak puluhan bunggus rokok, dan makanan. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI