Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 3519

Disdik Batam Minta Sekolah Tak Wajibkan Perpisahan Siswa

0
Tri Wahyu Purbianto Kadisdik Batam Dalil Harahap 78 scaled e1697799331527
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Tri Wahyu Rubianto. F.Dalil Harahap

batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam meminta kepada seluruh sekolah untuk tidak mewajibkan pelaksanaan kegiatan perpisahan siswa. Jika pun ada kegiatan perpisahan tersebut, harus dilakukan di sekolah atau di dalam lingkungan sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Tri Wahyu Rubianto, menegaskan kegiatan perpisahan boleh dilakukan, tetapi pihak sekolah tidak boleh memberatkan peserta didik, karena tidak ada kewajiban untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Memang kita tidak ada edaran mengenai larangan perpisahan siswa ini. Namun kami meminta kegiatan tersebut tidak diwajibkan dan kalau tetap ingin mengadakan usahakan untuk memaksimalkan fasilitas sekolah, ” tegas Tri, Kamis (16/5).

Baca Juga: Jangan Sampai Membebani Orangtua, Disdik Kepri Imbau Acara Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana

Menurutnya, pihak sekolah harus bijak melaksanakan kegiatan yang melibatkan siswa, apalagi bentuk kegiatannya itu hanya seremonial yang tidak berpengaruh dengan pendidikan siswa. “Jangan sampai memberatkan siswa. Apalagi tak semua orang tua mampu membayar uang perpisahan tersebut, ” tegasnya.

Tri menegaskan, bahwa untuk pelaksanaan perpisahan siswa ini harus ada undangan dan persetujuan orang tua. Apapun nanti kegiatannya mesti dibicarakan dan disepakati bersama termasuk biaya yang akan diperlukan dalam kegiatan tersebut.

Pihak sekolah bisa lebih dulu mengundang orang tua untuk mendiskusikan kegiatan perpisahan. Jika disepakati, bisa menggelar perayaan perpisahan secara sederhana di sekolah.

“Acara perpisahan itu tidak diwajibkan, jika perlu tidak dirayakan. Untuk keluhan orang tua di SMPN 42 saya sudah perintahkan Kabid SMP untuk koordinasikan dengan pihak sekolah, karena memang tak ada kewajiban itu,” tegas Tri.

Salah satu orang tua siswa SMP di Kecamatan Batam Kota Wahyu, mengaku sangat keberatan dengan iuran perpisahan yang mencapai ratusan ribu rupiah itu. “Tentu memberatkan bagi kami, wali siswa yang ekonominya menengah ke bawah. Kalau bisa jangan ada perpisahan seperti inilah,” keluhnya.

Hal senada diungkapkan wali murid SMP lain Andi Menurutnya, kewajiban iuran perpisahan sekolah ini sangat memberatkan. “Di SMP 42 itu biaya perpisahan sampai Rp 370 ribu. Ini baru untuk perpisahan, belum untuk biaya pendaftaran anak ke jenjang SMA atau SMK. Berat untuk wali siswa yang ekonominya menengah ke bawah,” keluhnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Polsek Sekupang Patroli Rutin di Lokasi Rawan Begal, Tindak Tegas Pelaku Begal

0
IMG 20240516 WA0011 3
Personil Polsek Sekupang saat melakukan patroli rutin. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom memberi perhatian khusus pada keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Sekupang dari gangguan para pelaku tindak kriminal jalanan, khususnya para pelaku pembegalan.

Benhur pesan keras kepada para pelaku tindak kriminal. Bahkan, Kapolsek yang memiliki banyak pengalaman reserse ini turun langsung ke lapangan memimpin anggotanya untuk mengantisipasi dan memburu para pelaku.

“Kami akan bertindak tegas dan terukur. Kami juga tidak akan segan-segan melumpuhkan para pelaku tindak kriminal jalanan kalau mereka masih beraksi,” ujarnya, Kamis (16/5).

Dalam menghadapi tantangan gangguan kemanan di jalanan itu, Kompol Benhur mengaku akan memanfaatkan semua kekuatan personilnya memantau secara intensif dan mengidentifikasi potensi tindak kriminal. Dia juga telah memetakan semua titik rawan kejahatan di wilayah hukumnya.

“Di setiap titik-titik rawan tersebut kami siagakan anggota patroli dan anggota berpakaian preman. Mereka akan mobiling untuk mengantisipasi aksi kriminal,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat agar lebih aktif memberikan informasi sekecil apapun kepada Kepolisian terkait tindak kriminal seperti pencurian motor, pelaku pencurian dengan kekerasan seperti jambret dan begal.

“Kita perlu bersatu untuk melawan kejahatan jalanan dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” katanya.

Kamis pagi, Kompol Benhur bersama anggotanya terlihat melakukan patroli dan pantauan langsung di sejumlah titik rawan kejahatan seperti di ruas jalan Mata Kucing, dan Sei Temiang. Timnya kemudian bergerak ke sejumlah titik rawan lainnya di wilayah hukum Polsek Sekupang. Hal ini dilakukan setiap hari di waktu-waktu rawan terjadinya kejahatan. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Daihatsu Bersinar di Kuartal II 2024: Penjualan Melonjak hingga 60 Ribu Unit

0

batampos  – Daihatsu, sebagai salah satu pemain utama di industri otomotif Indonesia, telah memulai Kuartal II tahun ini dengan gemilang. Perusahaan ini mencatat pencapaian luar biasa dengan penjualan ritel mencapai lebih dari 60 ribu unit hingga April 2024, membuktikan dominasinya dalam pasar mobil nasional.

Menurut laporan yang dirilis, total penjualan ritel Daihatsu mencapai 61.566 unit selama empat bulan pertama tahun 2024, yang merupakan kontribusi signifikan sebesar 21,3% terhadap market share otomotif nasional.

Dari segi model, Daihatsu terus mengukuhkan posisinya dengan tiga model terlaris, yaitu Astra Daihatsu Sigra yang terjual sebanyak 20.299 unit (33%), diikuti oleh Gran Max PU (Pick Up) dengan 14.214 unit (23,1%), dan Terios yang mencatat 7.881 unit (12,8%).

Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai kemudahan yang diberikan kepada konsumen, termasuk program trade-in yang menguntungkan, fasilitas kredit melalui perusahaan leasing, serta layanan purna jual yang komprehensif untuk memastikan kepuasan pelanggan.

Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation, mengungkapkan, “Kami sangat bersyukur dengan pencapaian penjualan Daihatsu yang membanggakan di awal Kuartal II 2024. Ini merupakan hasil dari komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan.”

Sementara itu, informasi terkait harga mobil baru Daihatsu, promo menarik, dan layanan terbaru dapat ditemukan di website resmi www.Astra-Daihatsu.id atau melalui aplikasi mobile DaihatsuKu.

Dengan kinerja yang cemerlang ini, Daihatsu terus menjadi motor penggerak pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, memberikan kontribusi yang positif pada pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi. (*)

Petugas Rutan Batam Asah Kemampuan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 10 Marinir/SBY

0
d23eb62c d2c8 46c2 b240 19aad10c595c
Petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIA Batam saat latihan menembak. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Petugas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas IIA Batam gelar latihan menembak. Latihan ini dibimbing oleh prajurit Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY di lapangan tembak Yonif 10 Marinir/SBY di Pulau Setokok, Rabu(15/5).

Latihan menembak ini dimaksudkan untuk mengasah kemampuan dan keterampilan Petugas Rutan Batam. Kegiatan Latihan menembak ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama tanggal 15 Mei 2024 dan sesi kedua tanggal 16 Mei 2024.

Karutan Batam Faizal G Putra menuturkan, sebagai petugas Pemasyarakatan yang memiliki resiko yang beragam dan bersifat insidentil, Petugas dituntut untuk memiliki keahlian dalam berbagai hal. Mulai dari kemampuan bela diri hingga skill dalam menguasai senjata api guna mengontrol massa yang bisa saja berbuat hal yang tidak diinginkan sewaktu-waktu.

“Makanya kita bekali petugas dengan latihan menembak seperti ini, ” katanya.

Kegiatan latihan menembak ini disambut baik oleh Danyonif 10 Marinir/SBY, Letkol Marinir Aris Wibiatmoko. Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Batam, Ismail mewakili Karutan Batam yang berhalangan hadir.

Selanjutnya, kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kepri, Dannie Firmansyah. Kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dan Teknik penggunaan senjata api yang disampaikan oleh pelatih menembak dari jajaran Yonif 10 Marinir.

Kadivpas Kemenkumham Kepri menyampaikan kepada petugas Rutan Batam agar tetap mengutamakan keselamatan, ikuti peraturan dan instruksi yang ditetapkan.

“Olahraga menembak merupakan cabang olahraga yang memerlukan kesinambungan kerja antara aksi dan reaksi dengan baik. Dengan demikian, setiap penembak harus memiliki ketenangan, ketahanan dan pengontrolan diri. Jangan gegabah, tetap mengutamakan keselamatan, ikuti peraturan dan instruksi yang telah ditetapkan oleh Pelatih,” ujar Kadivpas. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Penumpang Feri Batam Jet Meninggal di Kapal

0
Petugas mengevakuasi jenazah Ali Amsar dari dalam kapal menuju ke rumah sakit

batampos– Satu penumpang Feri Batam Jet dari Sekupang Batam tujuan Dumai via Tanjungbalai Karimun, Kamis (16/5) meninggal dunia di dalam kapal saat kapal dalam perjalanan menuju ke Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun.

”Identitas penumpang yang meninggal di kapal dalam perjalanan tersebut adalah Ali Amsar Rambe, 39. Berdasarkan keterangan saksi yang juga adik almarhum bahwa sebelum berangkat, tepatnya Selasa (14/5) almarhum mengeluh sakit perut,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus.

BACA JUGA: Penumpang Kapal Tujuan Batam dan TPI Penuh

Setelah itu, lanjut Kapolres, adik almarhum membawa ke Puskesmas. Hasil dari pemeriksaan tenaga kesehatan di Puskesmas bahwa almarhum mengalami kecapaian kerja. Kemudian, saksi atau adik almarhum mengajak pulang ke kampung di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

”Tadi pagi (Kamis, red) akhirnya almarhum dan adiknya berangkat untuk pulang kampung. Sehingga, dari Pelabuhan Sekupang Batam tujuan ke Dumai naik Feri pukul 07.20 WIB. Dan di dalam perjalanan adik almarhum sempat menyuapkan makan. Namun, hanya dia suapan saja. Di dalam kapal terlihat almarhum melakukan gerakan berdiri dan duduk lagi,” jelasnya.

Setelah itu, kata Kapolres, almarhum tertidur. Kemudian saat kapal tiba di Tanjungbalai Karimun pukul 09.10 WIB, adiknya membangun almarhum. Namun, tidak bangun-bangun. Nafas sudah terlihat sesak. Tidak lama kemudian Ali Amsar tidak bergerak dan bernafas lagi. Hal ini diberitahukan kepada kru kapal dan kemudian disampaikan ke kapten kapal.

”Kapten kapal langsung memberitahukan ke agen dan petugas si pelabuhan bahwa ada penumpang yang meninggal dunia. Mengetahui hal ini, saya bersama jajaran dari Sat Intelkam, Tim Inafis serta Polsek KKP turun ke kapal untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan diketahui tidak ditemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh almarhum Ali Amsar,” ungkap Kapolres.

Akhirnya, tambah Kapolres, jenazah Ali Amsar dibawa ke Ruang Pemulasaraan RSUD M Sani. Pihak keluarga juga sudah membuat surat penolakan untuk dilakukan autopsi dan tidak membuat laporan. Pihak keluarga juga berencana akan membawa jenazah pulang ke kampung halaman. (*)

Reporter: Sandi P

Berikan Bekal Pembelajaran Kepada Para Siswa, PT Sumitomo Boyong Alat dan Material Produksi ke SMKN I Batam

0
1b344f5b 49e3 4f8c afe4 4e3eb88cff7c
Para siswa SMKN I Batam jurusan Teknik Elektronika Industri berfoto dengan Presiden Direktur PT Sumitomo Wiring Systems Batam Mr. Michimasa Noro. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kerja sama antara SMKN I Batam dengan PT Sumitomo Wiring Systems yang sudah lama terjalin berbuah manis. Program Teaching Factory akhirnya tercetus, yang mana mesin dan material industri PT Sumitomo diboyong ke SMKN I untuk bekal pembelajaran siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri.

Melalui program ini siswa SMKN 1 Batam diberi kepercayaan untuk melakukan praktek kerja seperti apa yang dilakukan dan aktifitas produksi PT Sumitomo. Siswa bisa membuat atau mengerjakan produksi PT Sumitomo di sekolah sebagai bekal pembelajaran tambahan. Harapannya nanti saat selesai pendidikan bisa langsung diserap sebagai tenaga kerja di perusahaan tersebut.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Hari ini kita mulai melaksanakan program teaching factory yang sepenuhnya didukung oleh PT Sumitomo. Peralatan hingga material produksi dibawa ke sini untuk praktek kerja siswa di sini. Ini sangat bagus untuk mempersiapkan kemampuan mereka saat tamat nanti, ” kata Kepala SMKN I Batam Deden Suryana.

Dijelaskan Deden, program teaching factory ini sama halnya kelas industri yang sudah ada di SMKN I. Orientasinya untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan bersaing. Dengan program ini siswa sudah terbiasa dengan sistem kerja industri yang bersangkutan dan nanti jika direkrut sebagai tenaga kerja mereka sudah siap bekerja dengan keterampilan yang sudah terlatih.

“Dalam program ini sistem pembelajaran dirancang menyerupai industri. Sama hal nya dengan kelas Industri yang sudah lama ada. Sama-sama untuk siapkan keterampilan kerja siswa siswi kebutuhan industri, ” jelas Deden.

Presiden Direktur PT Sumitomo Wiring Systems Batam Mr. Michimasa Noro sangat mendukung program tersebut. Kerja sama ini hendaknya bisa bermanfaat bagi sekolah dan perusahaan. Sekolah bisa membekali kemampuan anak didik mereka dalam bidang industri yang mereka lakoni, dan merekapun nantinya bisa dengan mudah mendapatkan tenaga kerja yang sesuai kebutuhan produksi mereka.

“Ini kerja sama yang baik dan saling mendukung. Kami mendukung sekolah dengan program ini dan nantinya sekolah mendukung kami dengan lulusan yang siap bekerja. Itu bagus, ” ujar Noro. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Polisi Bertekad Tindak Tegas Pelaku Begal

0
polisi 2
Polisi berjaga di jalan cegah ada begal beraksi.

batampos – Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom memberi perhatian khusus pada keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Sekupang dari gangguan para pelaku tindak kriminal jalanan, khususnya para pelaku pembegalan.

Benhur menyampaikan pesan keras kepada para pelaku tindak kriminal. Bahkan, Kapolsek yang memiliki banyak pengalaman reserse ini turun langsung ke lapangan memimpun anggotanya untuk mengantisipasi dan memburu para pelaku.

“Kami akan bertindak tegas dan terukur. Kami juga tidak akan segan-segan melumpuhkan para pelaku tindak kriminal jalanan kalau mereka masih beraksi,” ujarnya, Kamis (16/5).

Baca Juga: Pria yang Loncat dari Jembatan IV Belum Ditemukan

Dalam menghadapi tantangan gangguan kemanan di jalanan itu, Kompol Benhur mengaku akan memanfaatkan semua kekuatan personilnya memantau secara i tensif dan mengidentifikasi potensi tindak kriminal. Dia juga telah memetakan semua titik rawan kejahatan di wilayah hukumnya.

“Di setiap titik-titik rawan tersebut kami siagakan anggota patroli dan anggota berpakaian preman. Mereka akan mobiling untuk mengantisipasi aksi kriminal,” ujarnya.

Ia juga berharap masyarakat agar lebih aktif memberikan informasi sekecil apapun kepada Kepolisian terkait tindak kriminal seperti pencurian motor, pelaku pencurian dengan kekerasan seperti jambret dan begal.

Baca Juga: Sebut Punya Prestasi Untuk Polda Kepri, Kombes Agus Minta Hukuman Seringan-ringannya

“Kita perlu bersatu untuk melawan kejahatan jalanan dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” katanya.

Kamis pagi, Kompol Benhur bersama anggotanya terlihat melakukan patroli dsn pantauan langsung di sejumlah titik rawan kejahatan seperti di ruas jalan Mata Kucing, dan Sei Temiang. Timnya kemudian bergerak ke sejumlah titik rawan lainnya di wilayah hukum Polsek Sekupang. Hal ini dilakukan setiap hari di waktu-waktu rawan terjadinya kejahatan. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Pria yang Loncat dari Jembatan IV Belum Ditemukan

0
WhatsApp Image 2024 05 15 at 20.20.04
Motor yang diduga ditinggalkan di jembatan 4.

batampos – Tim SAR Gabungan masih menyisir wilayah perairan Jembatan IV untuk menemukan pemuda yang loncat dan menghilang di perairan Jembatan IV, Pulau Galang, Rabu (15/5). Tim sedikit kesulitan sebab arus air cukup kencang dan korban belum bisa ditemukan.

Kapolsek Galang Iptu Alex Yasral menuturkan, pria yang terjun dan menghilang ini bernama Dedi Gunawan berusia 35 tahun. Dari informasi awal yang didapat dia sendiri ke lokasi kejadian dengan sepeda motor.

Baca Juga: Pemotor Hilang saat Terjun dari Jembatan IV

Belum diketahui secara pasti penyebab pria tersebut ingin mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari atas Jembatan. Keluarga nya sudah ke lokasi dan dimintai keterangan oleh polisi namun polisi belum bisa pastikan persoalan yang membuat nya meloncat dari atas Jembatan.

“Menurut saksi dia datang sendiri. Tak lama kemudian langsung loncat. Itu saja informasi awal yang kita dapat. Ini tim masih melakukan penyisiran, ” kata Alex.

Seperti diberitakan sebelumnya, insiden bunuh diri dengan cara terjun dari Jembatan Barelang kembali terjadi. Belum selesai dengan penemuan jasad pemuda yang loncat dari Jembatan I Barelang, aksi serupa kembali terjadi di Jembatan IV. Seorang pria dilaporkan loncat dan hilang di perairan Jembatan empat, Rabu (15/4) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Galang Iptu Alex Yasral membenarkan kejadian itu. Aksi loncat dari pria pemotor ini disaksikan oleh banyak warga.

“Datang dengan sepeda motor. Tak tahu kenapa dia loncat. Ada beberapa sakti mata yang melihat, ” kata Alex. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Tingkatkan SDM, 44 Orang dari 33 OKP di Bintan Dilatih Kepemimpinan dan Manajemen

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan didampingi Kadispora Bintan, Alfeni Harmi saat membuka pelatihan kepemimpinan dan manajemen OKP di Hotel de Bintan Villa, jalan Lintas Barat, Rabu (15/5/2024) pagi. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sebanyak 44 orang peserta dari 33 organisasi kepemudaan (OKP) mengikuti pelatihan kepemimpinan dan manajemen OKP yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan.

Kegiatan berlangsung di Hotel de Bintan Villa, jalan Lintas Barat, Rabu (15/5/2024) pagi.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan yang membuka kegiatan mengharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan sumber daya manusia (SDM) OKP yang ada di Bintan.

“Agar OKP berjalan sesuai tujuan pembentukannya,” ujarnya.

Selain itu, diharapkannya, OKP di Bintan tertib dan rapi dalam administrasi. “Kita dorong untuk dirapikan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ratusan Ibu Ikut Pelatihan dan Pembinaan Kesra

Kadispora Bintan, Alfeni Harmi menjelaskan, pelatihan kepemimpinan dan manajemen OKP dibagi dalam dua hal.

Pelatihan manajemen, dia menjelaskan, difokuskan pada legalitas, merapikan administrasi dan kaderisasi sehingga terdata.

Sedangkan, lanjutnya, pelatihan kepemimpinan lebih difokuskan soal bagaimana membentuk karakter pemimpin.

Dari kegiatan ini, dia berharap, pemerintah daerah memiliki data yang pasti dan benar terkait OKP yang ada di Bintan.

“Kita ingin rapikan untuk dapatkan data yang fix, misalnya berapa jumlah kader yang benar-benar pemuda Bintan,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Jangan Sampai Membebani Orangtua, Disdik Kepri Imbau Acara Perpisahan Sekolah Digelar Sederhana

0
aad9c0db7ab5eb6c8b0314b6faa1d06c 23010409484639107
Ilustrasi.

batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri ingatkan sekolah untuk tidak membebani orangtua siswa yang sudah lulus sekolah dengan uang perpisahan. Seremonial perpisahan silahkan dilakukan namun tidak dengan biaya yang membebani orangtua siswa.

“Silahkan kalau ada acara perpisahan, tapi dari Dinas tidak ada aturan bagi sekolah untuk membebani orangtua siswa dengan biaya perpisahan. Dinas tidak menyarankan itu. Kalau inisiatif komite sekolah boleh saja, asalkan jangan ada unsur pemaksaan dan terlampau memberatkan,” ujar Kepala Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Cabang Batam Kasdianto, Kamis (16/5).

Jika memang ada kesepakatan orangtua siswa dengan acara perpisahan, tentunya Dinas juga mengimbau agar jangan terlalu bermewah-mewah seperti digelar di hotel dan lain sebagainya. Perpisahan silahkan dilakukan di lingkungan sekolah dengan acara yang sederhana.

“Karena orangtua harus menyiapkan lagi biaya Pendidikan anaknya ke jenjang perguruan tinggi. Tak usah mewah-mewah. Biasa saja asalkan anak-anak bisa lanjut pendidikannya,” imbau Kasdianto.

Untuk masalah pungutan uang perpisahan yang memberatkan orangtua, tentunya kata Kasdianto, Dinas akan melakukan monitoring di lapangan. Dinas tetap dengan aturan dasarnya bahwa sekolah tidak boleh membebani orangtua siswa dengan perpisahan. Jikapun ada orangtua yang mau mendukung kegiatan perpisahan anak-anak mereka itu urusan komite sekolah dengan tidak terlalu membebani orangtua.

Seperti diketahui acara perpisahan memang menjadi agenda rutin setiap tahun dari pihak sekolahan untuk melepas kakak kelas. Kegiatan ini baik namun diharapkan tidak membebani orangtua dengan biaya perpisahan yang fantastis. (*)

Reporter: Eusebius Sara