batampos – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3KB) Kabupaten Bintan mencatat ada 31 kasus kekerasan perempuan dan anak dengan korban sekira 36 orang terhitung sejak awal 2024.
Kasi Perlindungan, Pencegahan, dan Penanganan Kekerasan pada Perempuan dan Anak pada DP3KB Bintan, Wuri Handayani mengatakan, sampai awal Juni 2024, sudah ada 31 kasus kekerasan pada perempuan dan anak, dengan jumlah korban sekira 36 orang.
Tahun lalu, sampai Desember 2023, ada 59 kasus dengan 77 korban.
Dari 36 orang korban, dia menyebut, 34 orang anak menjadi korban terdiri dari 16 orang korban perundungan (bullying), sisanya 18 orang korban kekerasan seksual. Para korban tidak hanya berusia remaja namun ada juga yang masih balita.
Dari sekain banyak korban, dia mengakui, ada juga anak sebagai pelaku. Ini terjadi karena diawali si anak pernah menjadi korban.
Namun, dia menegaskan bahwa dalam Undang-undang (UU) perlindungan anak, baik anak sebagai korban ataupun pelaku memiliki kedudukan yang sama yakni sebagai korban.
Menurutnya, kasus kekerasan terhadap anak terjadi karena beberapa penyebab, antara lain perkembangan teknologi, perubahan gaya hidup dan sosial budaya yang mempengaruhi serta masih minimnya pengetahuan masyarakat mengenai kekerasan seksual.
“Pergeseran normal dan perilaku masyarakat juga berperan besar dalam hal ini,” katanya, saat dihubungi Jumat (14/6/2024).
Oleh karena itu, dia memberi saran agar pendidikan seksual diajarkan sejak dini, karena pendidikan seksual tidak hanya pengenalan reproduksi tapi pengenalan siapa saja yang bisa dikenal si anak.
“Misalkan ada anak usia 3 tahun yang sudah mengenal dan berinteraksi dengan orang dewasa. Di sini, kita kenalkan siapa saja yang bisa si anak kenal,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, tidak semua korban kekerasan seksual terutama perempuan bisa langsung melapor. Karenannya diperlukan dukungan orang terdekat.
Dia berharap dukungan semua elemen masyarakat dan pemerintah untuk saling bersinergi dan terintegrasi dalam proses perlindungan, pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. (*)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam Tri Wahyu Rubianto. F.Dalil Harahap
batampos – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rudianto menyebutkan, sejauh ini bantuan yang diberikan pemerintah yang bersumber dari APBD Batam diperuntukkan bagi guru swasta. Sementara bantuan sekolah swasta belum ada. Hal ini mengingat keterbatasan anggaran daerah saat ini.
“Untuk sekolah swasta saat ini Pemerintah Kota Batam membantu dalam bentuk insentif pada guru swasta yang ada di Kota Batam. Bantuannya langsung diterima oleh guru yang bersangkutan. Tapi kalau subsidi dari APBD untuk sekolah swasta sampai saat ini belum ada,” ujarnya, Kamis (20/6).
Menurut Tri, keterbatasan anggaran daerah saat ini menjadi alasan tidak adanya bantuan bagi sekolah swasta. Selain itu ia melihat sekolah-sekolah di Batam juga telah mendapat bantuan operasional sekolah swasta yang dicover melalui dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) pemerintah pusat.
“Belum ada rencana untuk itu. Apalagi keterbatasan anggaran APBD kita, tentu hal ini belum memungkinkan,” tuturnya.
Disinggung mengenai adanya 628 calon siswa SD di Batam tak dapat bersekolah di sekolah negeri karena persoalan daya tampung dalam suatu zonasi, Tri meminta masyarakat yang anaknya tidak lolos PPDB di SD Negeri untuk mencari sekolah alternatif. Sebab kuota SD negeri terbatas. Sementara jika dilakukan penambahan kuota juga terkendala jumlah guru.
“Sementara kami meminta kepada orang tua dan wali murid untuk mendaftar anaknya di sekolah swasta,” ucap Tri.
Namun begitu Dinas Pendidikan Kota Batam kini sedang menunggu arahan dari Walikota Batam, Muhammad Rudi. Solusi yang paling mendekati untuk persoalan daya tampung ini seperti mengarahkan siswa tertolak ke sekolah-sekolah terdekat yang memiliki daya tampungnya belum terpenuhi.
“Jadi memang kalau dilihat dari secara global, RDT kita masih ada sisa tapi di luar dari zonasi sekolah calon siswa. Misal di Bengkong dan Batam Kota, daya tampungnya sudah tidak ada, tapikan di kecamatan lainnya masih ada,” jelas Tri Wahyu. (*)
batampos – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Udin P Sihaloho meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam untuk tidak menganaktirikan sekolah swasta dalam upaya penanganan masalah pendidikan di kota ini.
Desakan ini muncul setelah ratusan calon siswa SD dilaporkan tidak diterima di sekolah negeri dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2024/2025. “Kalau bisa pemerintah kota Batam memeberikanmu insentif juga kepada sekolah swasta jangan jadikan sekolah swasta ini sebagai anak tiri,” kata Udin.
Dewan juga meminta agar Dinas Pendidikan mematuhi betul aturan penerimaan peserta didik baru. Jangan sampai ada praktek-praktek titip menitip seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kalau bisa aturan itu ditegakkan betul-betul. Jangan nanti ada pula siswa yang diterima dan tidak diterima,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto menyebutkan, usai pengumuman pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) terdapat ratusan calon peserta didik baru yang tidak lolos atau ditolak dan belum mendapatkan sekolah hingga saat ini.
“Totalnya ada 628 siswa yang tersebar di sembilan kecamatan di Kota Batam,” ujarnya, Rabu (19/6).
Tri menjelaskan, jumlah rencana daya tampung (RDT) pada dasarnya mencukupi jumlah pendaftar yang ada. Sehingganya PPDB tingkat SD negeri yang telah selesai digelar tidak terdapat kendala. Namun, dalam perjalanannya proses PPDB tingkat SD tersebut berjalan tidak merata dan menyebabkan beberapa sekolah di Batam mengalami kelebihan pendaftar.
“Perlu diketahui RDT kita di tahun ini sebanyak 12.528 siswa. Sementara yang mendaftar melalui aplikasi ppdbbatam.id itu sebanyak 12.349 siswa dan yang melengkapi berkas pendaftaran itu sebanyak 11.755 orang siswa,” ungkap Tri.
Peserta yang sudah melengkapi persyaratan dalam PPDB itu sudah dinyatakan lulus sebanyak 11.755 siswa. Namun kemudian setelah dilakukan seleksi yang dapat diterima hanya 11.127 siswa dan yang ditolak 628 siswa. “Sehingga kita masih ada sisa RDT Sebanyak 1.041 orang siswa lagi,” terang Tri. (*)
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)
batampos – Kontestasi Pilkada Jakarta 2024 terus menunjukkan dinamikanya. Kali ini Partai Gerindra membuka opsi mengusung non kader dan tokoh dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pilkada Kota Metropolitan tersebut. Yaitu, mengusung politikus Partai Golkar Ridwan Kamil dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep sebagai cagub-cawagub.
Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman, nama-nama tokoh yang potensial maju di Pilgub Jakarta bakal dipertimbangkan Partai Gerindra, termasuk Kaesang untuk maju mendampingi Ridwan Kamil.
“Apa pun, kalau Kaesang kan memenuhi syarat untuk maju, jadi saya sendiri nggak akan terkejut misalnya suatu saat Mas Kaesang maju. Tidak ada masalah menurut saya, tapi keputusannya nanti disampaikan,” kata Habiburokhman di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/6).
Habiburokhman mengutarakan, Partai Gerindra menyiapkan banyak opsi untuk mengusung bakal calon di Pilkada Serentak 2024. Utamanya mengusung kader sendiri, lalu mengusung tokoh dari partai Koalisi Indonesia Maju (KIM), dan dari tokoh-tokoh potensial di luar Gerindra dan KIM.
“Banyak opsi. Bagi kami Partai Gerinda di 34 provinsi, sekian ratus kabupaten kota, ya kalau bisa kader Gerindra maju dan menang bagus. Kalau bisa kader partai Koalisi Indonesia Maju dan menang bagus. Tapi kalau memang nggak bisa maju atau maju dan kalah, ya bukan kiamat juga kok, nggak ada masalah gitu,” ucap Habiburokhman.
Karena itu, pihaknya selalu menyiapkan berbagai macam opsi dengan pertimbangannya masing-masing. “Jadi segala macam opsi sudah ada, kalau ngga bisa A, ya B, kalau nggak bisa B, ya C,” pungkas Habiburokhman.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep mengaku dirinya siap maju di Pilkada Jakarta. Bahkan, Kaesang sendiri mengatakan tak masalah jika harus dipasangkan dengan Anies Baswedan maupun Ridwan Kamil.
“Siap juga, saya balik lagi namanya politik kita ya nggak masalah kok dengan siapapun,” ucap Kaesang di kantor DPP PSI, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (13/6).
Menurut dia, PSI memiliki 8 kursi di DPRD DKI Jakarta. Sehingga mempunyai perahu untuk berkontestasi di Pilkada Jakarta, meskipun tetap harus berkoalisi dengan partai lain. “Tapi kalau saya ditanya siap atau engga, ya harus siap,” pungkas Kaesang. (*)
batampos– Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebutkan 73 persen pekerja di PT Saipem Karimun diisi tenaga kerja lokal, dan berkualitas.
Mengingat, banyak serapan tenaga kerja lokal yang berkontribusi besar terhadap pertumbuhan perekonomian masyarakat Karimun sejak PT Saipem hadir tahun 2008 silam.
“73 persen tenaga kerja di Saipem Karimun merupakan tenaga kerja lokal yang berkualitas. Terbukti tenaga kerja lokal turut membantu project-project besar internasional,” ucap Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kamis (20/6).
Hal ini disinggung Bupati terkait kunjungan kerja Menteri ESDM bersama SSK Migas ke PT Saipem.
Dimana PT Saipem bakal dilirik untuk terlibat dalam pembuatan alat pengeboran migas yang dikelola SSK Migas mendatang. Diantaranya hulu migas Blok Masela, dan Blok Makassar.
“Kita ketahui, kehadiran PT Saipem pada tahun 2008 telah ada 19 produk-produk yang dihasilkan untuk di Eropa, Asia, dan Australia. Baik itu produk untuk shipyard maupun untuk listrik tenaga angin, dan lain sebagainya,” papar Rafiq
“Dan PT Saipem dilirik dalam pemenuhan kontruksi pebgeboran yang dibutuhkan SSK Migas dalam mendorong proyek strategis nasional tersebut,” sambung Rafiq.
Disampaikan Bupati, Menteri ESDM yakin dengan kemampuan dan pengalaman yang dimiliki PT Saipem dapat mendukung pelaksanaan proyek-proyek strategis tersebut.
Terkhusus guna mendukung Pemerintah dalam mencapai target peningkatan produksi migas nasional dan kebijakan transisi energi. (*)
Pohon tumbang di depan AP Primer Hotel melintang di jalan. F.Netizen
batampos – Angin kencang disusul hujan Jumat (21/6/2024) subuh membuat banyak pohon tumbang di sejumlah titik di Batam.
Data yang diperoleh Batam Pos, pohon tumbang antara lain terjadi ruas jalan di depan AP Primer Hotel tak jauh dari Pacific Hotel, kemudian di ruas jalan depan SMP Negeri 26 Batuaji, ruas jalan di depan PLTD Sekupang, ruas jalan depan Grand Eska Hotel, dan sejumlah titik lainnya.
Akibat pohon tumbang tersebut, ruas jalan tersebut sempat macet, sehingga pengendara terpaksa memutar arah mencari jalan alternatif.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah pohon tumbang sudah mulai dibersihkan. Dinas terkait dibantu warga.
Tetap waspada saat berkendara karena jalanan licin dan berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang penuh dengan pepohonan, terutama saat angin kencang. (*)
batampos – Baru saja selesai perbaikan, kini aliran air di Kota Batam, kembali mengalami gangguan. Penyebabnya yakni kebocoran pipa di depan Makam Pahlawan Batuaji.
Tak cuma di situ saja, ada juga gangguan kelistrikan di instalasi pengolahan air minum Seiladi. Peristiwa itu terjadi serentak pada Kamis (20/6).
Humas PT Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, menginformasikan bahwa pekerjaan atau perbaikan kebocoran pipa di depan Makam Pahlawan Batuaji telah rampung, sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian, pihaknya melakukan pemeliharaan sistem kelistrikan di Seiladi.
“Rencananya akan kami lakukan pengerjaan yang di Seiladi pada pukul 22.00 WIB malam nanti,” ujar Ginda, kemarin.
Ditanya soal berapa pelanggan atau rumah yang terdampak, Ginda belum bisa membeberkannya. “Kita harus membuka data lagi. Yang jelas kita upayakan selesai secepatnya,” kata dia.
Untuk area yang terdampak gangguan aliran air akibat perbaikan sistem kelistrikan itu, meliputi daerah Tiban, Kota Mas, Bukit Permata, Tanjunguma, dan sekitarnya.
Pada Rabu (19/6) kemarin, masalah suplai aliran air bersih juga terjadi. Setidaknya sampai dengan kemarin sudah terjadi sebanyak empat kali gangguan.
Persoalan ini hampir setiap hari terjadi, dan selalu menjadi masalah buat masyarakat. Air merupakan hak dasar, namun tak dapat disuplai secara baik oleh konsorsium. (*)
batampos – Polresta Barelang dan Jajaran Polsek dalam semester pertama ini banyak menangani kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dalam sebulan, polisi menerima 12 laporan kehilangan atau pencurian.
“Kasus curanmor ini sedang tinggi. Dalam sebulan, ada 12 motor yang dicuri,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto.
Ia menjelaskan hingga bulan lalu, total laporan yang ditangani sebanyak 40 LP. Dengan jumlah pelaku yang ditangkap sebanyak 47 orang, dan barang bukti 60 unit motor.
“Ada beberapa kasus yang masih pengembangan. Dari keseluruhan ada 21 kasus P21, dan 3 kasus SP2Lid,” katanya.
Nugroho menjelaskan kejahatan curanmor ini memiliki beberapa modus. Diantaranya, mematahkan stang motor menggunakan kaki, dan menggunakan kunci T.
Kemudian, modusnya berpura-pura menolong korban yang kehabisa bensin, serta membawa kabur motor yang hendak dibeli dengan sistem cash on delivery (COD).
“Curanmor ini banyak modusnya. Motor curian ada yang digunakan dan dijual lagi oleh pelaku,” ungkapnya.
Dengan banyaknya kasus curanmor ini, Nugroho mengimbau masyarakat Batam untuk meningkatkan kewaspadaan. Seperti memarkirkan motor dengan menggunakan kunci ganda, serta di lokasi yang terpantau CCTv.
“CCTv ini berguna kalau ada tindak pidana, membantu kita mengungkapnya,” paparnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan mengatakan kasus tertinggi yang ditanganinya merupakan kasus curanmor.
“Untuk pelakunya terdiri pria dewasa dan ada juga anak-anak,” katanya.
Marihot menambahkan untuk pencegahan kasus ini, pihaknya melakukan himbauan kepada warga hingga memasang spanduk untuk pemasangan kunci ganda. (*)
batampos – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Abdul Rachman Thaha mengapresiasi langkah tegas Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto memberantas praktik judi online di Indonesia.
Pria yang akrab disapa ART itu menilai, tindakan tegas Menko Polhukam bersama jajarannya merupakan langkah cepat dan tepat untuk menekan darurat judi online di Tanah Air. Sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online, Hadi Tjahjanto telah menyetujui pemblokiran sebanyak 4.000 hingga 5.000 rekening bank. Ribuan rekening tersebut dicurigai terafiliasi dengan praktik transaksi judi online.
”Dampak negatif judi online telah merambah ke semua level usia. Bukan hanya remaja dan orang dewasa, tetapi juga anak-anak,” ucap ART prihatin dalam rilis ke media di Jakarta pada Kamis (20/6) malam.
Secara tegas, ART mendukung upaya satgas judi online untuk merampas isi rekening yang terbukti hasil transaksi judi online. Uangnya kemudian diserahkan ke kas negara.
Menurut Abdul Rachman Thaha, rentang waktu yang diberikan selama 20-30 hari pasca pemblokiran jika tak ada yang melapor, sudah tepat.
”Tindakan tegas seperti yang dilakukan Menko Polhukam hari ini (20/6), sangat diperlukan demi menyelamatkan generasi bangsa ke depan. Kalau bukan sekarang kita bertindak, kapan lagi? Apakah nanti setelah dampaknya lebih parah di masyarakat,” ujar Abdul Rachman Thaha, pria kelahiran Palu, 17 September 1979 tersebut.
Selain pemblokiran rekening, dia juga berharap agar rekening yang dicurigai menjadi penampungan uang judi, segera dibekukan. Itu demi menghentikan operasinya. Termasuk menghentikan sistem jual beli rekening, serta pengisian saldo game online di minimarket.
”Langkah ini wajib didukung masyarakat, demi mencegah generasi kita terjebak dalam bahaya judi online,” tegas Abdul Rachman Thaha, anggota Komite I DPD RI tersebut.
Dengan langkah berani dan tegas Menko Polhukam, dia meyakini upaya pemberantasan judi online dapat memberikan efek jera bagi para bandar judi. Sedangkan masyarakat bisa menahan diri dan selamat dari jebakan judi online. (*)
Ilustrasi: Pelatihan dan sertifikasi Las 6G SMAW ini dengan menggandeng LPK Geweld.
batampos – Pelatihan kerja berbasis kompetensi yang kembali digelar Dinas Tenaga Kerja, Kota Batam sudah mulai berjalan. Dalam pelatihan kerja tahun ini setidaknya ada 48 jenis pelatihan bagi pencari kerja dan 30 jenis pelatihan peningkatan produktifitas tenaga kerja.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam Rudi Sakyakirti melalui Kabid Pembinaan Pelatihan dan Peningkatan Produktivitas Dinas Tenaga Kerja Batam Mohammad Zaini mengatakan, usai dibuka oleh Wali Kota Batam beberapa waktu lalu, pelatihan dan peningkatan produktifitas tenaga kerja sudah mulai berjalan.
“Total ada 1.780 pencari kerja dan pekerja yang melaksanakan pelatihan ini. Data terbaru kami, untuk peningkatan skill sudah 27 pelatihan selesai. Sisa tiga pelatihan lagi. Sedangkan untuk pelatihan tenaga kerja itu sudah selesai 31 pelatihan, berjalan 5 pelatihan dan siswa 12 pelatihan lagi,” ujarnya, Kamis (20/6).
Ia menyebutkan, pelatihan dan peningkatan produktifitas tenaga kerja ini diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Batam. Total ada puluhan LPK swasta yang ditunjuk pemerintah daerah untuk memberikan pelatihan bagi pencari kerja dan peningkatan produktifitas bagi para pekerja di Batam.
“Sudah banyak juga yang selesai (pelatihan) dan ini kita pantau terus sampai mereka mendapatkan pekerjaan khusus bagi para pencari kerja,” tambah Moh Zaini.
Ia menambahkan, pelatihan dan peningkatan produktifitas ini dilaksanakan secara bertahap sampai akhir Juni 2024 ini. Adapun beberapa pelatihan yang diberikan seperti forklif, Las 3G SMAW, pelatihan bahasa Korea, rigger, autocad muda, Bahasa Inggris/Asing Pariwisata, Teknisi Jaringan Komputer Las 5G (PIPE) SMAW, Welder 3G/4G dan banyak lainnya.
“Lama pelatihan dan peningkatan produktifitas tenaga kerja ini bervariasi. Mulai dari 10 hari hingga 20 hari,” bebernya.
Ia berharap peserta untuk serius menjalani pelatihan tersebut. Sehingga ke depan mereka bisa dengan mudah mendapat pekerjaan usai pelatihan. “Yang jelas orientasi pelatihan ini agar mereka mendapatkan skill dan kompetensi yang bagus yang disertai dengan sertifikat nasional untuk melamar kerja,” tuturnya.
Disinggung apakah peserta pelatihan ini langsung mendapatkan pekerjaan usai mendapat sertifikat, Zaini menjawab, LPK hanya bertugas memberi pelatihan dan juga mengeluarkan sertifikat keahlian. LPK tak memiliki kompetensi untuk menempatkan atau menyalurkan para pencaker ini.
“Harapan kita lewat sertifikat ini mereka menjadi mudah mencari kerja. Dan ini terbukti dengan membandingkan tahun 2023 lalu dari sekitar 1.700 peserta pelatihan dan peningkatan produktifitas tenaga kerja yang kita latihan itu sebanyak 70,3 persennya sudah bekerja pada tahun tersebut,” terang Zaini.
Selain itu masih adanya pencari kerja yang belum mendapatkan pekerjaan diduga karena ada juga dari mereka yang membuka usaha sendiri atau berwirausaha setelah mendapatkan sertifikat. Sehingganya pada data yang masuk ke Disnaker Batam tercatat mereka masih belum bekerja.
“Harapan kami kalau gak bisa kerja di perusahaan ya minimal mereka bisa berwirausaha,” bebernya.
Zaini juga berpesan agar peserta tidak hanya selesai sampai pelatihan. Tetapi juga berupaya untuk aktif mencari pekerjaan setelahnya. Sebab, pekerjaan tidak datang dengan sendirinya. Tujuan pelatihan, kata dia, memang tidak hanya memberikan skill bagi peserta. Tapi juga mengurangi angka pengangguran.
“Artinya, pelatihan ini bukan hanya output tetapi juga outcome. Kita tidak ingin hanya memberikan skill tetapi peserta harus mendapatkan pekerjaan dari skill yang diberikan ini,” pungkasnya.
Anggota DPRD Batam Safari Ramadan meminta peserta pelatihan yang sudah mendapat sertifikat ini benar-benar bisa memanfaatkan sertifikatnya baik untuk mencari pekerjaan ataupun meningkatkan produktivitas pekerja. Ia juga berharap dengan adanya pelatihan dan keterampilan para pekerja semakin memudahkan pencari kerja mendapatkan pekerjaan.
“Kita harapkan dengan pelatihan tenaga kerja ini akan dapat menekan angka pengangguran di Kota Batam,” kata dia. (*)