Minggu, 31 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3534

Akibat Pemeliharaan Sistem Kelistrikan, Suplai Air di Batam Terputus Lagi

0
keran air terganggu 1
Ilustrasi.

batampos – Sistem kelistrikan menjadi penyebab suplai air di Kota Batam terputus pada Rabu (19/6). PT Air Batam Hilir (ABH) memastikan progres perbaikan terus berjalan.

Selama pekerjaan ini, akan berdampak pada gangguan pelayanan suplai air bersih berupa air kecil dan air terhenti untuk sementara waktu. Warga diminta tetap bersabar sampai proses perbaikan selesai.

Area terdampak meliputi kawasan Jodoh, Nagoya, Baloi, Bengkong, Sei Panas, Seraya, Batu Ampar, Melchem, Sengkuang, Batu Merah, Batam Centre, Taman Raya, Bandara, Batu Besar, Kabil, Punggur, Buana Vista, Gardan Raya dan sekitarnya.

Baca Juga: Derita Warga Nagoya, Aliran Air Selalu Terhenti Siang Hari

Secara detail, PT ABH menjelaskan bahwa kejadian itu merupakan dampak dari pemeliharaan sistem kelistrikan dan pompa di instalasi pengolahan air minum Duriangkang. Estimasi pekerjaan untuk hari ini selama dua jam.

“Akibat terjadinya blackout atau pemadaman listrik total yang terjadi ditanggal 30 Mei, sehingga perlu dilakukan pekerjaan dan perawatan COS, perawatan trafo dan rekayasa kelistrikan, sehingga memberikan dampak keandalan kelistrikan di WTP,” kata Humas PT ABH, Ginda Alamsyah.

Sebelum itu, aliran air di Rusun Fanindo Batuaji mati selama kurang lebih 12 hari. Penyebabnya sama, yakni gangguan pada sistem kelistrikan. Namun, terkini masalah di sana telah rampung ditangani.

“Setelah dampak sistem kelistrikan di WTP Duriangkang sebelumnya, Rusun Fanindo Batuaji saat ini aliran suplai sudah mengalir,” ujar Ginda. (*)

Reporter: Arjuna

Selesai Dibangun, Gedung Bapas Batam Akan Segera Digunakan

0
IMG 20240617 102635 scaled
Gedung Balai Pemasyarakatan (Bapas) Batam. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Gedung Balai Pemasyarakatan (Bapas) Batam yang dibangun oleh Kementerian Hukum dan HAM RI di belakang Lapas kelas II A Batam sudah rampung. Gedung ini akan segera digunakan Agustus mendatang.

Ini disampaikan oleh kepala Divisi Pemasyarakatan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kepulauan Riau Dannie Firmansyah saat melihat meninjau gedung baru tersebut, akhir pekan lalu.

“Pembangunan gedung sudah rampung semua. Tinggal melengkapi meja kursi dan partisi bagian dalam gedung, ” ujar Dannie.

Gedung Bapas baru ini adalah adalah gedung Bapas kedua di Kepri. Sesuai tugas dan fungsinya Bapas ini nantinya akan menjadi wadah bimbingan dan pengawasan kepada klien Pemasyarakatan.

Klien Pemasyarakatan yang dimaksud ialah, mereka yang berada di dalam bimbingan Bapas seperti terpidana bersyarat, narapidana, atau Anak yang Berhadapan dengan Hukum yang telah mendapatkan PB/CB/CMB dan Anak yang dikembalikan kepada bimbingan orang tua atau wali sesuai dengan putusan pengadilan.

“Selama ini baru satu Bapas di Tanjungpinang. Padahal Batam ini paling banyak klien Pemasyarakatan. Alhamdulillah, Kemenkumham sudah menjawab kekurangan ini dan kalau tidak ada kendala Agustus nanti mulai digunakan, ” kata Dannie.

Gedung Bapas Batam dari Kemenkumham ini dibangun oleh CV Mahameru sejak 2022 lalu dan menelan anggaran sekitar Rp8,9 miliar. Dari catatan Batam Pos sebelumnya pengerjaan sempat terhambat karena faktor cuaca dan lain sebagainya namun kini sudah rampung semuanya.

Kalapas Batam Heri Kusrita menyambut baik rampungnya pembangunan gedung Bapas ini. Bapas memang dibutuhkan di Batam karena memang banyak sekali klien Pemasyarakatan di kota Batam ini. Selama ini agak kesulitan sebab harus ke Tanjungpinang untuk mendapatkan layanan Bapas ini.

“Alhamdulillah pembangunan sudah selesai dan kita patut bersyukur karena ini untuk kelancaran layanan Pemasyarakatan di Batam ini, ” katanya.

Pembangunan gedung Bapas yang tepat berada di belakangan gedung Lapas Batam ini sebut Heri tentu diamati dengan baik selama proses pembangunan berjalan. Pengerjaan sudah sesuai dengan yang direncanakan.

“Untuk pengerjaan tidak ada masalah lagi. Sudah sesuai dengan yang direncanakan. Tinggal melengkapi fasilitas penunjangnya saja, ” ujar Heri. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Pemukiman Akan Digusur, Warga Kampung Baru Datangi Kantor Lurah Seibinti

0
cb900b63 256d 44c2 be88 ce70ecc7158e
Kuasa Hukum PT Mega Indah Realty Development, James Sumihar Sibarani saat menemui warga Kampung Baru dari RT 03 dan RT 04/ RW 16 Kelurahan Seibinti. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kantor Kelurahan Seibinti, Sagulung ramai didatangi warga Kampung Baru dari RT 03 dan RT 04/ RW 16 Kelurahan Seibinti, Rabu (19/6) siang. Kedatangan puluhan warga ini terkait lahan tempat tinggal mereka yang akan segera diambil alih oleh manajemen PT Mega Indah Realty Development untuk kepentingan kawasan industri.

Warga datang untuk menemui manajemen PT Mega Indah Realty Development yang bersedia melakukan mediasi bersama masyarakat yang dijembatani Polri, TNI dan pihak kelurahan. Dalam pertemuan ini, baik dari kubu masyarakat ataupun perusahaan sama-sama menyampaikan pendapat masing-masing.

Dari kubu masyarakat yang sudah melalui rapat interen sebelumnya ada tiga poin tuntutan yang disepakati warga yakni: kategori rumah tinggal warga hanya ada jenis yakni permanen dan semi permanen.

Untuk poin masyarakat menuntut, pihak perusahaan tidak lagi menilai ukuran dan bangunan rumah warga yang ada di dalam kawasan tersebut. Dua poin lain adalah tuntutan kaveling siap bangun (KSB) sebagai gantinya rugi atau uang seharga KSB jika perusahaan tidak bisa memenuhi tuntutan KSB tadi.

“Semalam kami sudah rapat interen dan itulah poin tuntutan kami, ” ujar Hendra, perwakilan warga dalam forum diskusi tersebut.

Menanggapi itu, kuasa Hukum perusahaan, James Sumihar Sibarani menjelaskan, perusahaan telah memiliki tawaran yang baik dengan rencana penggusuran tersebut. Tawaran ini berupa uang sagu hati dengan besaran mulai Rp 5,5 juta hingga Rp 14 juta sesuai tipe dan ukuran rumah masyarakat.

Terkait tuntutan KSB, manajemen tidak bisa penuhi karena alokasi KSB sudah tak ada lagi sejak tahun 2016 lalu. “Perusahaan sudah seperti yang ditawarkan itu. Itu sudah naik bapak ibu dari angka tawaran pertama, ” ujar James.

Pantauan di lapangan, proses mediasi ini sempat terhenti beberapa saat karena situasi sempat memanas. Oleh jajaran TNI dan Polri yang ada di lokasi, kedua belah pihak diminta untuk mempertimbangkan kali tuntutan dan kemampuan masing-masing.

Dalam pertemuan selanjutnya masyarakat akhirnya kembali dengan dua tuntutan angka sagu hati yakni Rp 35 juta untuk rumah permanen dan Rp 30 juta rumah semi permanen. Namun lagi-lagi tuntutan warga ini belum bisa dipenuhi perusahaan sehingga pembahasan berakhir tanpa kesepakatan.

Warga akhirnya memiliki meninggalkan lokasi mediasi tadi karena kecewa dengan sikap pihak perusahaan yang dianggap tidak manusiawi dengan tawaran uang sagu hati tadi.

Roni perwakilan warga lainnya berharap agar pihak perusahaan kembali mempertimbangkan tawaran mereka itu. Tawaran itu tidak seimbang dengan biaya pembangunan rumah yang warga tempati saat ini.

“Tahukah harga material sekarang ini pada mahal semua. Yang tinggal di Kampung Baru ini memang tak ada punya rumah lain lagi. Mohon dipertimbangkan lagi. Sagu hati pun yang sesuai lah. Kalau pun bisa alokasikan sedikit lahan untuk relokasi kami masyarakat yang susah bertahun-tahun tinggal di atas lahan itu, ” ujar Roni.

Warga kampung baru yang masuk dalam kawasan yang dialokasikan ke pengembangan PT Mega Indah Realty Development ini ada sekitar 40 hektare. “Kalau tetap tak ada titik tentu kami juga tak mau pindah. Kita akan bertahan dan pertahankan, ” ujar Rossi, warga lainnya.

Kanit II Intelkam Polresta Barelang Iptu Sukamto Manulang yang hadir dalam mediasi tersebut, berharap agar kedua belah pihak segera menemukan titik kesepakatan agar saat proses pembebasan nanti tidak ada chaos.

“Kita di sini berharap agar ini diselesaikan dengan baik, tanpa keributan. Semoga ada titik kesepakatan secepatnya, ” ujar Sukamto. (*)

Reporter: Eusebius Sara

PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Lakukan Penyembelihan Dua Ekor Hewan Kurban

0
Manager Bisnis dan Teknik PT Pelindo Regional I Tanjun Balai Karimun Henri Nurdinsyah Lubis ketika menyerahkan hewan qurban berupa satu ekor sapi kepada ustad Rahmat yang akan disembelih.f.PELINDO

batampos– PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional I Tanjung Balai Karimun, kembali melaksanakan penyembelihan qurban didua lokasi pada hari raya Idul Adha 1445H/2024M.

General Manager PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun Yusrizal mengatakan, penyembelihan hewan kurban setiap tahunnya dilaksanakan di lingkungan wilayah kerja PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun.

BACA JUGA: Penumpang Lebih Nyaman, Pelindo Tambah Pendingin Ruangan di Pelabuhan

” Dihari ketiga ini, baru kita laksanakan penyembelihan hewan kurban dua ekor sapi. Satu ekor dilaksanakan penyembelihan di kantor PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun dan satu ekor lagi di Selat Panjang,” terangnya, Rabu (19/6).

Ia mengatakan, untuk proses penyembelihan hewan kurban sendiri akan dilaksanakan di salah satu masjid di Selat Panjang pada hari yang sama secara serentak dengan dikantor PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun yang pemotongann hewan kurban dilakukan oleh karyawan sendiri.

Kemudian, daging hewan qurban akan kita bagikan kepada masyarakat setempat khususnya yang berada di lingkungan kantor Pelindo. Penyembelihan hewan qurban diwilayah kerja PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun, merupakan wujud kepedulian dan solidaritas perusahaan kepada masyarakat.

“Selamat merayakan hari raya Idul Adha 1445 H, semoga masyarakat yang berada di wilayag kerja Pelindo Tanjung Balai Karimun lebih baik lagi, baik secara kehidupan beragama maupun dalam kehidupan sosial lainnya” ujarnya. (*)

Reporter: Tri Haryono

Nikmati Kebahagiaan Idul Adha, Warga Rempang dan Galang Kompak Makan Bersama Artha Graha Peduli dan Makmur Elok Graha

0
3370b73b 6fa6 4c52 ad9a 75de20de4364
Warga Rempang dan Galang saat makan bersama Artha Graha Peduli dan Makmur Elok Graha.

batampos – Yayasan Artha Graha Peduli (AGP) dan PT Makmur Elok Graha (MEG) berbagi kebahagiaan dengan warga, Rabu (18/6). Kegiatan yang dikemas secara sederhana dan penuh kekeluargaan itu diadakan dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H.

Belasan ekor hewan kurban disembelih dan dagingnya dibagikan kepada warga di Batam, Rempang, dan Galang. Tidak hanya membagikan daging kurban kepada warga, Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha juga mengadakan kegiatan makan bersama warga.

Hidangan lezat dimasak oleh warga setempat bersama dengan panitia kegiatan menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban. Makanan yang dihidangkan pun beraneka ragam, mulai dari sate, gulai dan lontong dalam memeriahkan kebersamaan Idul Adha.

Acara makan bersama yang berlangsung hangat dan penuh kekompakan tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk berinteraksi langsung dengan pihak Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha.

Dalam suasana kekeluargaan, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka untuk masa depan Rempang dan Galang yang lebih baik lagi. Cahaya salah satu warga Pantai Tiga Puteri, Rempang menyampaikan rasa terimakasih kepada Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha.

“Kami sangat mengapresiasi Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha yang
tidak hanya berkurban, tetapi juga meluangkan waktu untuk makan bersama kami. Ini menunjukkan bahwa Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha peduli dan dekat dengan warga,” ungkap Cahaya.

“Makan bersama ini tentunya menjadi momen yang sangat berharga bagi kami semua. Melalui kegiatan ini, kami bisa berbagi cerita, kebahagiaan, dan mempererat hubungan antar warga dengan Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha,” kata Cahaya lagi

Cahaya juga mengungkapkan, melalui banyak kegiatan seperti ini semoga warga semakin yakin dengan komitmen pemerintah, Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha dalam membangun masa depan Rempang yang lebih cerah lagi.

Fuad penanggung jawab kegiatan AGP Kurban 2024 mengatakan, diadakannya makan bersama ini tentu untuk menciptakan suasana kebersamaan dan kegembiraan dalam merayakan hari raya Idul Adha. Selain itu juga untuk memperkuat tali silaturahmi dengan warga.

“Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha berkomitmen untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan mendukung kemajuan Rempang dan Galang,” kata Fuad.

Fuad juga mengungkapkan harapanya agar kegiatan ini dapat menjadi berkah dan kegembiraan bersama seluruh pihak, serta rasa persaudaraan yang selama ini telah dibangun dapat terus terjaga.

“Idul Adha tahun ini menjadi momen istimewa yang mempererat persaudaraan dan mempererat tali silaturahmi di Batam, terutama Rempang dan Galang. Kegiatan ini tentunya telah menciptakan momen kebersamaan yang langka, di mana semua
orang dapat berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati hidangan istimewa bersama,” kata Fuad.

“Kebersamaan ini semakin memperkuat ikatan sosial masyarakat, serta mengingatkan kita akan pentingnya bersinergi, berkontribusi, dan peduli terhadap sesama, terutama di saat-saat penuh berkah, seperti momen Idul Adha,” tutupnya.

Suasana ceria dan penuh keakraban terlihat di sepanjang acara menunjukkan tingginya rasa syukur dan keharmonisan antara warga dengan Yayasan Artha Graha Peduli dan PT Makmur Elok Graha. (*)

Pelaku Usaha di Batam Keluhkan Akses Permodalan dari Pemerintah

0
Welcome To Batam 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Pedagang di dataran Welcome To Batam (WTB). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pelaku usaha kecil maupun menengah di Kota Batam, Kepulauan Riau mengeluhkan minimnya perhatian dari pemerintah daerah setempat maupun pemerintah provinsi.

Program pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harusnya digalakkan pemerintah dalam kemajuan di lini usaha. Namun, sebagian dari para pelaku UMKM belum mendapatkannya.

Pemberdayaan yang dimaksud berupa bantuan, baik itu pinjaman atau akses permodalan lain. Demikian yang dikeluhkan oleh Suryo, salah seorang pemilik usaha bengkel yang berada di Mega Legenda, Batamcenter.

“Tak ada bantuan. Kita yang punya NIB (Nomor Induk Berusaha), yang UMKM ini, tak pernah dapat bantuan. Sedangkan yang punya NIB saja tak dapat bantuan, apalagi yang tak punya,” kata dia, Rabu (19/6).

Sejak berdirinya bengkel tersebut pada 2011 silam, sampai dengan tahun ini belum ada bantuan dari pemerintah, baik itu Pemerintah Kota (Pemko) Batam, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.

“Kalau kita pelaku usaha diberi pinjaman saja sudah cukup membantu, karena basic kita sebagai pengusaha,” katanya.

Mungkin, ada sebagian pelaku usaha yang diperhatikan oleh pemerintah. Namun, tak sedikit pula mereka yang tak dilirik. Suryo pun berharap agar pemangku kebijakan lebih jeli dalam melihat keberlangsungan usaha kerakyatan.

Naldi, pedagang jajanan di areal Welcome to Batam (WTB) juga mengakui tak pernah mendapat akses modal dari pemerintah sejak mulai usaha pada 2022 lalu. Ia juga tak tahu apakah usahanya masuk dalam pendataan dari dinas terkait.

“Enggak ada sama sekali. Kita semua sendiri, modal sendiri. Kalau dapat bantuan, ya syukur. Kalau enggak, apa boleh buat,” ujarnya.

Naldi tak mau muluk-muluk. Sebagai pengusaha kecil, ia cuma mau pemerintah membuka mata atas segala bentuk keluhan, termasuk bantuan. (*)

Reporter: Arjuna

Bapenda Terapkan QRIS , Permudah Pemungutan Pajak

0

qrisbatampos – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam memperluas kanal pembayaran pajak daerah melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai upaya meningkatkan pendapatan pajak daerah.

Sekretaris Bapenda Kota Batam, M Aidil Sahalo, mengatakan sebelumnya pembayaran pajak secara digital hanya dapat dilakukan melalui mitra-mitra yang bekerja sama dengan Bapenda.

Kini, dengan QRIS, wajib pajak dapat melakukan pembayaran pajak dengan lebih mudah dan praktis melalui berbagai platform, seperti bank, e-money, dan e-commerce.

“Pembayaran pajak daerah tidak hanya melalui QRIS, tapi juga bisa melalui ATM, cash dan e-channel, termasuk di retail modern,” ujar M Aidil Sahalo, Rabu (19/6).

Ia menerangkan integrasi layanan QRIS telah dilakukan pada aplikasi Bapenda Kota Batam, yaitu E-BPHTB, e-PBB, dan e-Billing.

Beberapa platform yang telah terintegrasi dengan QRIS untuk pembayaran pajak daerah di Batam antara lain Traveloka, Linkaja, Bukalapak, Alfamart, BliBli, Gotagihan, Bank BJB, Bank Mandiri, Livin’ Mandiri, Pospay, dan BRK Syariah.

“Kami gencarkan lagi sosialisasi agar makin banyak masyarakat yang tahu kalau bayar pajak bisa melalui QRIS,” kata Aidil.

Diharapkan dengan kemudahan ini, partisipasi masyarakat dalam membayar pajak di Batam akan semakin meningkat, sehingga dapat mendukung pembangunan daerah.

Untuk tahap awal pembayaran melalui QRIS baru bisa digunakan melalui http://qris.brksyariah.co.id.

Masyarakat bisa langsung mengakses laman tersebut dengan cara wajib pajak mengisi kebutuhan yang ditampilkan.

Kemudian, laman itu akan menampilkan nomor objek pajak (NOP) dan tahun pajak yang akan dibayar, wajib pajak bisa langsung memilih sesuai dengan kebutuhan, lalui akan ada petunjuk selanjutnya untuk melakukan pembayaran melalui QRIS yang ditampilkan.

“Jadi kemudahan ini kami harapkan bisa menarik wajib pajak dari yang belum sempat mendatangi pos pelayanan atau tempat pembayaran lainnya,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Azis maulana

Minggu Ini, 39 Jamaah Haji Asal Anambas Tiba di Tanah Air

0
Jamaah Haji Kabupaten Kepulauan Anambas. Foto: Kemenag Anambas

batampos – Sebanyak 39 orang Jamaah Haji Kabupaten Kepulauan Anambas dikabarkan sehat pasca pelaksanaan prosesi wukuf di Arafah, Minggu, (16/6) lalu. “Alhamdulillah seluruh jamaah kita dalam kondisi sehat. Saat ini sedang lakukan ibadah terakhir,” ujar Kepala Kementrian Agama Kepulauan Anambas, Erizal, Rabu, (19/6).

Petugas selalu rutin mengecek kondisi kesehatan jamaah. Begitu juga dengan makanan yang disediakan cukup bergizi.

“Tim medis selalu periksa jamaah kita. Kalau ada keluhan, medis cepat bertindak,” kata Erizal.

Erizal menuturkan, saat prosesi wukuf di Arafah, para jama’ah tidak mengalani kendala apapun. Semua khusyu’ menjalani ibadah yang sakral itu.

“Sesuai dengan apa yang kita harapkan, jamaah kita lancar melewati semua tahapan ibadah haji,” ujar Erizal.

Jamaah Haji Anambas diperkirakan akan tiba di Kota Batam pada Minggu, (23/6) mendatang pukul 17.30 WIB.

“Menginap dulu semalam di Asrama Haji Batam, baru besoknya diberangkat kan menuju Palmatak. Dan tiba pukul 09.00 WIB,” kata Erizal. (*)

 

Reporter : Ihsan Imaduddin

Arus Balik Libur Idul Adha di Pelabuhan ASDP Tanjunguban Terpantau Ramai Lancar

0
Arus balik kendaraan dan penumpang di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan terpantau ramai lancar pada Selasa (18/6/2024). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Arus balik libur Idul Adha 1445 Hijriah di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan terpantau ramai lancar pada Selasa (18/6/2024).

Supervisi ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha mengatakan, arus balik libur Hari Raya Idul Adha mulai terjadi Senin (17/6/2024) sore.

“Semalam (Senin, 17/6/2024) lumayan ramai, kita tambah sampai 2 trip,” ungkap Sukma Nugraha, Selasa (18/6/2024).

Pihak ASDP mencatat ada sekira 802 orang dewasa, 7 orang bayi, 679 sepeda motor dan 219 mobil, serta 43 kendaraan terdiri dari golongan IV, V dan VI menyeberang dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban pada Senin (17/6/2024).

Sehari sebelumnya, Minggu (16/6/2024), pihak ASDP mencatat ada sekira 606 orang dewasa, 4 orang bayi, 420 sepeda motor, 172 mobil, sekira 71 kendaraan terdiri dari golongan IV, V, VI, dan IX menyeberang dengan tujuan Pelabuhan ASDP Telagapunggur, Batam.

BACA JUGA: Arus Balik Lebaran 2024 di Pelabuhan ASDP Tanjunguban Terpantau Masih Ramai

Sementara berdasarkan pengamatan arus kendaraan dan penumpang pada Selasa (18/6/2024) siang terlihat masih sepi.

“Tadi siang tidak ramai, masih biasa-biasa saja,” kata Sukma.

Namun sore hari, kata Sukma, kendaraan dan penumpang mulai terlihat ramai memasuki pelabuhan.

“Sore ini mulai ramai tapi sejauh ini masih lancar,” katanya.

Dia mengatakan, sesuai jadwal penyeberangan kapal RoRo terakhir untuk hari Selasa (18/6/2024) dilayani sampai sekira pukul 18.00 WIB.

“Tapi kalau ramai kita siap tambah trip. Rencana mau ditambah 1 trip,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

3 Pemain Keturunan Indonesia yang Bermain di Euro 2024, Ada Kapten Liverpool

0
Virgil Van Dijk berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Yunani. (F.Akun instagra resmi Timnas Belanda @officialknvb),

batampos – Gelaran ajang bergengsi Euro 2024 atau Piala Eropa tengah menjadi sorotan bagi kalangan pecinta sepak bola tanah air, kompetisi yang digelar pada edisi ke-17 nya kali ini menjadi momen berkontribusinya pemain keturunan Indonesia.

Dalam turnamen yang digelar empat tahun sekali ini tersimpan warna yang berbeda, bagaimana tidak pada Euro yang diadakan di Jerman saat ini menjadi tempat saling adu kualitas bagi pemain yang memiliki darah Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber, setidaknya ada 3 nama yang memiliki garis keturunan dari Indonesia yang mana ketiganya sama-sama membela De Oranje atau timnas Belanda. Berikut ini, simak 3 pemain berdarah Indonesia yang bermain di Euro 2024.

1. Tijjani Reijnders

Tijjani Reijnders yang merupakan gelandang AC Milan dan pernah diupayakan mendapatkan paspor Indonesia oleh PSSI ini, menjadi satu dari tiga pemain keturunan Indonesia yang masuk dalam skuad Euro 2024 mewakili Timnas Belanda.

Dalam garis silsilahnya, Tijjani yang lahir di Zwolle, Belanda 29 Juli 1998 itu memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek neneknya yang berasal dari ibu yaitu Etus Lekatompessy dan Mimi Lekatompessy.

Sepasang suami istri itu yang berasal dari Latuhalat Nusaniwe, Ambon tersebut melakukan hijrah ke Belanda pada tahun 1960-an dan memiliki anak salah satuhnya bernama Angeline Lekatompessy yang merupakan Ibu Kandung dari Tijjani.

Dalam skuad Belanda, Tijjani melakoni debutnya seniornya pada 7 September 2023 dan telah mencatatkan 10 caps dengan persembahkan 1 gol.

2. Ian Maatsen

Ian Maatsen menjadi salah satu nama yang juga dikerap dikaitkan untuk membela tim Merah Putih, Maatsen yang lahir di Vlaardingen, Belanda pada 10 Maret 2002 ini memiliki darah Indonesia dari ibunya yang merupakan seorang Wanita Suriname yang memiliki darah Jawa dari kedua orang tuanya.

Pemain yang tengah membela klub Borussia Dortmund pinjaman dari Chelsea ini dipanggil mendadak ke dalam skuad De Oranje dalam Euro 2024, hal ini menyusul cedera yang dialami oleh Frenkie de Jong. Untuk saat ini Maatsen belum mencatatkan caps untuk Timnas senior Belanda.

3. Virgil Van Djik

Sementara itu, Kapten Liverpool, Virgil Van Djik masih jarang yang mengetahui bahwa dirinya memiliki garis keturunan Indonesia.

Van Djik yang lahir di Breda, Belanda pada 8 Juli 1991 ini memiliki keturunan Indonesia dari neneknya, seorang Wanita asal Maluku yang menikah dengan pria Suriname dan kemudian memiliki anak bernama Hellen Chin Fo Sieeuw yang merupakan ibu kandung dari Van Djik.

Dalam skuad Belanda, Van Djik melakoni debut seniornya pada 10 Oktober 2015 dan telah mencatatkan 69 caps dengan berkontribusi 9 gol. Keikutsertaanya dalam Euro kali ini menjadi debut pertama kali bagi dirinya dalam ajang yang digelar empat tahun sekali ini.

Dimana pada Euro 2016 Van Djik tidak ikut serta karena Belanda kala itu yang tidak lolos dalam kualifikasi, kemudian pada Euro 2020 (2021) ia juga tak turut andil didalamnya karena ia mengalami cedera. (*)