Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 3535

Ada Luka Tembak di Kepala, Polisi Asal Manado Ditemukan Tewas dalam Mobil Alphard Hitam

0
Ilustrasi penembakan. Antara

batampos – Anggota Satlantas Polresta Manado, Brigadir Ridhal Ali Tomi ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di Tegal Parang, Mampang, Jakarta Selatan. Dia tewas di dalam mobil Alphard warna hitam.

Kabar tewasnya Brigadir Ridhal dibenarkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Saat ini kasus sudah ditangani Polsek Mampang.

“Polsek mampang Polrestro Jaksel Polda Metro Jaya telah menangani sejak awal proses penyelidikan ini,” kata Trunoyudo kepada wartawan, Jumat (26/4).

Meski begitu, Trunoyudo belum merinci ihwal kasus ini. Keterangan resmi akan disampaikan oleh pihak Polsek atau Polres.

“Perkembangan akan di sampaikan oleh kapolsek,” jelasnya. (*)

Sumber: JP Group

Terkait Dugaan Menghalangi Proses Pelanggaran Etik, Novel Laporkan Nurul Ghufron ke Dewas KPK

0
Barisan mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tergabung dalam IM57+ Institut melaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Barisan mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tergabung dalam IM57+ Institut melaporkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Ghufron dinilai menghalang-halangi proses pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku yang dilakukan Dewas KPK.

“Hari ini kami dari IM57 hadir ke Dewas KPK dalam rangka melaporkan perbuatan pimpinan KPK atas nama Nurul Ghufron. Kita semua tahu Nurul Ghufron telah melaporkan Albertina Ho terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan dugaan pelanggaran kode etik jaksa KPK dan itu yang dipermasalahkan dengan penggunaan data PPATK. Yang kedua upaya Nurul Ghufron melakukan gugatan ke PTUN agar pelanggaran yang lewat satu tahun itu bisa expired atau kedaluwarsa,” kata mantan penyidik KPK Novel Baswedan di Gedung ACLC KPK, Jakarta, Jumat (26/4).

Novel menyebut, tindakan Ghufron dinilai bertentangan dengan tugas-tugas yang dilakukan pimpinan KPK. Serta, bertentangan dengan upaya menegakkan nilai integritas KPK.

“Yang dilakukan ini upaya menghalang-halangi pemeriksaan etik, jadi persoalan serius,” ucap Novel.

Ia menduga, langkah Ghufron yang melaporkan Anggota Dewas KPK Albertina Ho dan menggugat Dewas KPK ke PTUN Jakarta sebagai upaya untuk menghalang-halangi proses pengusutan dugaan pelanggaran etik. Pasalnya, Dewas KPK tengah mengusut dugaan pelanggaran etik terhadap Nurul Ghufron. Yang bersangkutan diduga menyalahgunakan jabatan yang membantu memutasi pegawai Kementerian Pertanian (Kementan) berinisial ADM.

“Iya saya yakin begitu, karena kita tidak lupa bahwa tanggal 2 Mei nanti itu Nurul Ghufron dipanggil untuk menjalani sidang pemeriksaan kode etik oleh Dewan Pengawas,” ungkap Novel.

Ia pun meyakini, Ghufron ingin mengalihkan isu dugaan pelanggaran etiknya yang saat ini tengah diusut Dewas KPK. Karena itu, Novel meminta Dewas KPK juga mengusut maksud pelaporan dan gugatan yang dilayangkan Ghufron ke PTUN.

“Apabila upaya untuk menghalangi ini bisa berhasil, ini bisa membuat Dewan Pengawas ke depan akan lebih sulit menangani pelanggaran kode etik yang dilakukan pegawai KPK,” pungkas Novel. (*)

Sumber: JP Group

118 Napi di Nigeria Kabur Usai Guyuran Hujan Deras

0
Ilustrasi- Tahanan di penjara. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya.

batampos – Sebanyak 118 narapidana kabur dari penjara di barat laut Nigeria setelah negara tersebut diguyur hujan deras, kata seorang pejabat pada Kamis (25/4) waktu setempat.

Juru bicara Lembaga Pemasyarakatan Nigeria, Adamu Duza, mengatakan para narapidana kabur ketika sebagian Penjara Suleija di Negara Bagian Niger ambruk pada Rabu (24/4) malam usai hujan lebat.

“Hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam pada Rabu malam, 24 April 2024, menimbulkan kekacauan di Pusat Penahanan Keamanan Menengah, Suleja di Negara Bagian Niger dan bangunan di sekitarnya,” kata Duza melalui pernyataan di Ibu Kota Abuja.

Menurutnya, hujan juga menghancurkan sebagian fasilitas lapas, termasuk pagar pembatas dan membuka jalan bagi 118 penghuninya untuk melarikan diri.

Duza menjelaskan bahwa otoritas lapas telah mengaktifkan mekanisme yang tepat dalam memburu para narapidana yang kabur dan membawa mereka kembali ke lapas.

Dinas terkait juga telah mengambil sejumlah langkah untuk mengamankan fasilitas tersebut dan membangun kembali daerah yang terdampak hujan lebat, kata Duza menambahkan.

Pembobolan penjara disebutkan telah menjadi masalah keamanan utama di Nigeria. Di negara itu, ada ribuan narapidana yang kabur dalam beberapa tahun terakhir akibat infrastruktur yang minim dan serangan kelompok militan. (*)

Sumber: JP Group

Maju Pilgub Kepri, Rudi Jalin Komunikasi Partai Politik

0
rudiiii 1
Muhammad Rudi

batampos – Wali Kota Batam Muhammad Rudi makin memantapkan diri untuk maju di Pemilihan Gubernur Kepri di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) November 2024 mendatang.

Rudi menyampaikan sudah menjalin komunikasi dengan beberapa partai politik, termasuk tokoh politik yang cukup berpengaruh di Batam.

Menurutnya komunikasi dengan partai politik ini sangat penting dalam mendapatkan dukungan terhadap langkah politiknya.

“Komunikasi sudah. Ada beberapa tokoh yang sudah intens menjalin komunikasi. Namun untuk pasangan masih belum ada yang diputuskan,” sebutnya, Jumat (26/4).

Rudi menyebutkan beberapa partai politik yang sudah menjalin komunikasi di antaranya Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai PKB, bahkan ke PSI.

Beberapa partai lain juga sudah menyatakan minat untuk bergabung dan memberikan dukungan terhadap langkah politiknya untuk berkompetisi di Pilkada November mendatang.

Meskipun belum mengumumkan siapa pasangannya, Rudi menegaskan bahwa ia akan maju melalui Partai NasDem. Rudi masih enggan berkomentar banyak, sosok yang akan menjadi wakilnya nanti.

Menurutnya, beberapa sosok yang sempat mencuat berminat mendampingi ia maju dalam Pilkada mendatang. Hal itu merupakan bagian dari komunikasi yang dijalankan menjelang Pilkada mendatang.

Tahapan Pilkada sudah berjalan. Pendaftaran nanti akan dimulai Agustus mendatang. Rudi menyampaikan masih ada beberapa bulan untuk mempersiapkan diri untuk maju, termasuk juga memutuskan pendamping di Pilgub mendatang.

“Wakilnya nanti dulu, rahasia,” sebutnya.

Meski demikian, Rudi berharap pernyataan kesiapan dirinya maju pada Pilkada 2024 bisa membawa perubahan bagi Kepri ke depan.

“Sejak lama saya sudah siap, untuk menjalani proses Pilkada ini. Semua tergantung pada kehendak Allah SWT,” ucap Rudi tegas.

Rudi juga menyatakan optimisme untuk maju dalam Pemilihan Gubernur. Meskipun belum ada pernyataan resmi, beberapa relawan saat ini sudah mendeklarasikan dukungan untuk kemungkinan pencalonan.

“Tetap menunggu keputusan partai tentunya. Tunggu saja tanggal mainnya,” imbuhnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

Bolehkah Menikung di Area Blindspot?

0

batampos – Saat berkendara, kita sering dihadapkan dengan situasi di mana kita perlu untuk menikung, terutama saat melewati area yang disebut sebagai “blindspot” atau titik buta. Namun, apakah boleh menikung di area blindspot? Honda Safety Riding memberikan panduan yang penting untuk mengatasi situasi ini dengan aman.

Apa itu Blindspot?
Blindspot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak bisa terlihat secara langsung oleh pengemudi melalui kaca spion atau pandangan langsung. Kondisi ini sering terjadi di samping atau di belakang kendaraan, di mana pengemudi sulit melihat keberadaan kendaraan lain.

Apakah Boleh Menikung di Area Blindspot?
Honda Safety Riding menekankan pentingnya keselamatan dan kehati-hatian saat berkendara, terutama di area blindspot. Menikung di area blindspot dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang serius, karena pengemudi tidak bisa melihat keberadaan kendaraan lain di sekitarnya.

Christofer Valentino selaku Safety Riding Instruktur PT Capella Dinamik Nusantara mengatakan, Titik yang tidak terjangkau oleh penglihatan kita atau titik buta, alias BlindSpot tentu memiliki potensi bahaya bagi kita jika menikung di Area tersebut, kita berpotensi Menabrak ataupun Ditabrak oleh  suatu objek seperti kendaraan lain yang tidak terlihat pandangan yang tentu dapat muncul sewaktu-waktu.

Jadi sebaiknya sebelum bermanuver ataupun menikung kita lakukan hal sebagai berikut :
1. Berada pada lajur yang tepat (lajur kiri untuk sepeda motor)
2. Kurangi kecepatan
3. Lihat Spion & nyalakan lampu sein sebelum merubah arah
4. Gunakan Postur/Teknik menikung yang benar yaitu Lean With The Bike
5. Hindari Area Blinspot dan Cari_Aman dengan selalu memprediksikan bahaya khususnya pada area Blind Spot

“Nah seperti apa caranya untuk memprediksikan bahaya ketika berkendara??
Untuk warga kepulauan riau khususnya boleh banget nih menghubungi Tim Instruktur Safety Riding Capella Honda Kepri atau langsung ke Dealer Sepeda Motor Honda terdekat untuk bisa mengikuti “Safety Riding Dangers Prediction Training” demi meningkatkan kemampuan kita dalam memprediksi bahaya sebagai upaya mewujudkan kualitas berkendara yang lebih aman dan lebih selamat lagi dijalan, semoga bermanfaat.” tutup Christofer Valentino.

Jangan mengabaikan keselamatan saat berkendara. Bersama-sama, mari kita ciptakan lingkungan berkendara yang aman dan nyaman untuk semua jangan lupa untuk tetap cari_aman. (*)

Polda Metro Pastikan Kasus Firli Bahuri Berjalan Secara Profesional

0
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri tiba di Gedung Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lanjut kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jumat (19/1/2024). ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

batampos – Kasus dugaan pemerasan kepada eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dengan tersangka Firli Bahuri berjalan begitu lambat. Meski telah menyandang status tersangka, Firli tak kunjung ditahan, begitu pun berkas perkara hanya bolak-balik antara penyidik Polda Metro Jaya dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memastikan kasus Firli masih berjalan. Tidak ada penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

“Terus jalan (kasus Firli),” kat Ade kepada wartawan, Jumat (26/4).

Ade menyampaikan, pihaknya akan menuntaskan kasus ini. Namun, dia belum mengungkap sejauh mana perkembangan kasus ini berjalan.

“Saya pastikan penyidikan akan berjalan secara profesional, transparan dan akuntabel. Profesional adalah prosedural dan tuntas,” kata Ade.

Diketahui, Polda Metro Jaya resmi menaikan status Firli Bahuri sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan kepada eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Penetapan ini dilakukan usai gelar perkara.

“Menetapkan Saudara FB selaku Ketua KPK RI sebagai tersangka,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (22/11).

Penetapan tersangka juga berdasarkan hasil pemeriksaan 91 saksi. Dilengkapi dengan penggeledahan di dua lokasi, yakni rumah Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan, dan rumah Gardenia Villa Galaxy, Bekasi Selatan.

Penyidik juga telah melakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa data elektronik dan bahan elektronik. Kemudian dokumen penukaran vallas dalam pecahan SGD dan USD dari beberapa outlet money changer dengan nilai total Rp 7,4 miliar sejak bulan Februari 2021 sampai September 2023.

Penyitaan juga dilakukan terhadap salinan berita acara penggeledahan, penyitaan, penitipan barang bukti pada rumah dinas Mentan yang didalamnya berisi lembar disposisi pimpinan KPK. Dilakukan penyitaan terhadap pakaian, sepatu, maupun pin yang digunakan oleh SYL saat pertemuan di Gor bersama Firli pada Maret 2022.

Barang bukti lainnya yakni satu eksternal hardisk dari penyerahan KPK RI. Hardisk ini berisi ekstraksi data dari barang bukti elektronik yang telah dilakukan penyitaan KPK, dilakukan juga penyitaan LHKPN atas nama Firli pada periode 2019 sampai 2022.

Barang bukti selanjutnya 21 unit handphone, 17 akun email, 4 flashdisk, 2 mobil, 3 kartu uang elektronik, 1 buah kunci atau remote keyless mobil, 1 dompet coklat, 1 anak kunci gembok dan gantungan kunci kuning berlogo KPK, serta beberapa surat atau dokumen lainnya.

Firli dijerat Pasal 12 e atau Pasal 12B atau Pasal 11 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Junto Pasal 65 KUHP. (*)

Sumber: JP Group

Bahasa Arab: Bahasanya Orang Saleh?

0
Ika Rini Puspita

DEAWAS INI, bahasa sering kali menjadi standar kesalehan seseorang. Penggunaan bahasa Arab bagi sebagian muslim disebut saleh/alim karena merupakan bahasa Timur Tengah.
Saya sendiri sampai geram melihat fenomena lucu yang sering kita temui dalam percakapan sehari-hari. Seperti yang pernah dialami, berikut percakapan saya dengan teman.

“Ehhhh, si anu … sudah jadi ukhti-ukhti atau akhi-akhi, ya, sekarang?” Ungkap teman saya.
Kemudian saya balik bertanya, “Maksudnya bagaimana?”
Jawab teman saya lagi, “Maksudnya sudah hijrah, kerudungan, pakai gamis, sorban, celana cingkrang, dll.”

Saya kemudian menjawab, “Sepertinya Anda keliru. Arti dari kata akhi dan ukhti bukan ukuran seseorang sudah hijrah, sudah saleh atau salehah. Ukhti artinya perempuan muslim, sedangkan akhi berarti saudara, ditujukan kepada laki-laki.

Lanjut teman saya, “Sebenarnya saya paham tapi itu standar atau julukan kebanyakan orang. Saya hanya ikut-ikutan!”

Baca juga: Ketupat dan Tradisi Masyarakat

Fenomena tersebut patut kita apresiasi, artinya masyarakat membuka pikirannya dan mau mengenal berbagai macam bahasa seperti bahasa Arab yang sangat penting bagi umat muslim.

Bahasa Arab memang diperlukan, apalagi untuk mempelajari teks-teks klasik, hukum Islam, isi Al-Qur’an dan ajaran Islam.
Namun, yang mengherankan adalah bahasa Arab bukan lagi dipelajari semata sebagai sebuah media pemahaman terhadap teks tetapi justru menjadi standar kesalehan seseorang atau suatu kelompok.

Asal sudah bisa bilang hijrah, akhi, ukhti, umi, abi, kafir, dll. berarti saleh dan salehah. Begitukah?

Celakanya lagi, sering kita temukan identitas kaum muslim dipermainkan seperti yang pernah heboh penggunaan cadar dan masuk ke toilet wanita (Tribunnews, 15/8/23). Seorang pria menyamar menjadi perempuan bercadar dan melakukan tindakan negatif lainnya.

Yang lebih tragis lagi, jika ada anggapan bahasa Arab sebagai
bahasa radikal. Sebagaimana yang dikatakan oleh pengamat intelijen, Susaningtyas Nefo Kertopati, yang menyebutkan ciri anak muda yang terpapar radikalisme adalah banyak belajar bahasa Arab.

Pernyataan Ibu Susaningtyas ini sangat lucu. Apa hubungannya bahasa dengan radikalisme? Bahasa tidak ada kaitannya dengan radikal-teroris.

Sependek pemahaman, bahasa adalah cara untuk memudahkan berkomunikasi di antara manusia, bisa digunakan oleh siapa pun dan dengan tujuan apa pun. Namun, dengan cara yang benar dan tidak mengganggu orang lain.

Oleh karenanya, jangan mengkultuskan bahasa Arab, apalagi menggunakannya sebagai standar kebaikan. Bahasa Arab adalah media yang dapat mempermudah kita mempelajari kitab suci dan ajaran Islam.

Baca juga: Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kabupaten Natuna

Mempelajari bahasa Arab harus benar-benar disadari sebagai media/alat, bukan standar kesalehan.

Meski demikian, orang yang beriman tentu paham bahwa bahasa Arab penting, bahkan wajib bagi umat muslim. Imam Syafi’i pernah berkata, “Wajib bagi setiap muslim untuk mempelajari bahasa Arab dengan sekuat tenaga agar bisa menjalankan yang wajib”.

Ibnu Taimiyah juga berkata, “Dan sesungguhnya bahasa Arab itu sendiri bagian dari agama. Hukum mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah itu wajib dan keduanya tidaklah bisa dipahami kecuali dengan memahami bahasa Arab.

Hal ini sesuai dengan kaidah di dalam ilmu ushul fiqh: sebuah kewajiban yang tidak akan sempurna (pelaksanaannya) kecuali dengan melakukan sesuatu (yang lain), maka sesuatu yang lain tersebut hukumnya juga menjadi wajib. Namun, di sana ada bagian dari bahasa Arab yang wajib ‘ain dan ada yang wajib kifayah.”

Dari sini dapat disimpulkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa agama Islam. Kita tidak akan bisa memahami Al-Qur’an dan hadis dengan pemahaman yang benar dan selamat (dari penyelewengan) kecuali dengan bekal bahasa Arab. Menyepelekan dan meremehkan bahasa Arab akan mengakibatkan lemah dalam memahami agama.

Bahasa Arab: Bahasa Islam, bukan Bahasa Radikal
Menjauhkan umat dari bahasa Arab sama saja menjauhkan umat dari ajaran Islam, maka menuduh bahasa Arab sebagai ciri radikal dan teroris patut diduga sebagai upaya untuk membuat umat ini semakin jauh dari ajaran Islam.

Tentu menjadi hal penting bagi kita untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa tak perlu takut akan berbagai tuduhan tersebut. Justru itu menjadi pelecut untuk semakin banyak belajar Islam yang dimulai dengan belajar bahasa Arab.

Kembali lagi ke judul tulisan ini, kalau bahasa Arab adalah bahasanya orang saleh, tentu di negara Timur Tengah sudah tidak akan ada lagi tindakan negatif: penyelewengan, kriminal, fasik, dan lainnya karena bahasa yang mereka gunakan sehari-hari adalah bahasa Arab.

Justru sebaliknya, beberapa kejadian di Timur Tengah mempertontonkan tindakan tak manusiawi, nyawa manusia tidak ada artinya. Bukan bermaksud menggurui, mulai sekarang berhentilah mengatakan bahwa bahasa Arab bahasanya orang saleh.

Baca juga: Etimologi “Mudik”

Bahasa Arab adalah bahasa umat muslim, bahasa pemersatu, bukan pemecah belah. Bahkan bahasa Arab dikatakan sebagai salah satu bahasa lisan tertua dunia.

Dapat disimpulkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa kita semua, bukan bahasa radikal atau hanya diperuntukkan kepada orang saleh atau salehah.

Bahasa Arab adalah bahasa pemersatu yang menjadi salah satu bahasa internasional, satu dari enam bahasa resmi yang digunakan dalam PBB.

Satu-satunya bahasa umum yang mungkin diterima oleh beragam populasi muslim adalah bahasa Arab, meski sebagian besar negara muslim tidak menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa ibu mereka. Penggunaan bahasa Arab dalam salat, doa, dan yang lainnya membuat umat muslim akrab dengan bahasa Al-Qur’an ini. Waallahu a’lam. (*)

Oleh: Ika Rini Puspita
Koordinator Kaderisasi FLP Sulsel

 

Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kabupaten Natuna

0
f: Seluruh peserta dan panitia kegiatan Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kabupaten Natuna foto bersama di Aula Natuna Dive Resorts pada Jumat (26/04).

batampos – Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengajar Utama Revitalisasi Bahasa Melayu di Kabupaten Natuna tanggal 23 hingga 26 April 2024.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Nasria selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna hadir untuk membuka kegiatan sekaligus sebagai narasumber.

Baca juga: Kantor Bahasa Provinsi Kepri Gelar Bengkel Kreatif Bahasa Daerah Gelombang Pertama

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas 15 guru SMP dan 15 guru SD.

Bimbingan teknis pengajar utama bertujuan untuk menghasilkan para pengajar utama yang mampu mengimbaskan ilmunya kepada pengajar sejawat dan kepada siswa.

Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul tunas bahasa Melayu di Kabupaten Natuna sehingga keberlangsungan bahasa Melayu dapat terjaga di masa yang akan datang. (*)

Warga Perumahan Lobam Mas Asri “Diteror” Lebah Madu

0
Petugas Damkar Tanjunguban mengevakuasi sekelompok lebah madu yang mendatangi beberapa rumah warga di Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (25/4/2024) dini hari. F.Damkar Tanjunguban untuk Batam Pos.

batampos– Sekelompok lebah madu “meneror” warga, Kamis (25/4/2024) dini hari.

Peristiwa ini membuat warga Perumahan Lobam Mas Asri, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, takut.

Dalam video warga yang diperoleh wartawan koran ini, sekelompok lebah madu terlihat mengerumi beberapa rumah warga.

Dalam rekaman tersebut, seorang warga mengungkapkan banyak sekali lebah yang datang.

“Banyak sekali lebah malam ini jam 1 malam, tidak tau datang dari mana,” ujarnya.

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi mengakui ada beberapa rumah warga yang didatangi lebah madu.

“Jumlahnya banyak jadi warga pada takut,” katanya.

Dia mengatakan, pihak Damkar menerima laporan dari warga di perumahan tersebut.

Kondisi yang masih gelap menyulitkan untuk melakukan evakuasi lebah madu.

Warga kemudian diminta untuk mematikan lampu di dalam rumah, hanya lampu di teras yang dihidupkan.

BACA JUGA: Petugas Damkar Tanjunguban Evakuasi Sarang Lebah Madu

“Evakuasi dilakukan pagi hari,” katanya.

Dia mengatakan, pihaknya sedikit kesulitan mengevakuasi lebah madu karena jumlahnya banyak dan tidak berada di satu tempat.

“Kalau di atap yang masih bisa dijangkau kita masukkan karung, lalu dilepaskan di hutan,” katanya.

“Kalau yang tidak bisa dijangkau, ada yang kita semprot dan ada yang diasapin macam yang di lampu penerangan jalan, diasapin,” katanya.

Dia tidak tau dari mana asalnya lebah madu tersebut, karena akhir-akhir ini pihaknya sering menerima laporan lebah madu mulai dari Perumahan Lobam Mas Asri I dan II.

“Mungkin mereka pindah mencari tempat baru,” katanya.

Dia mengimbau ke masyarakat apabila melihat lebah madu yang dirasakan menganggu agar dapat untuk menghubungi Damkar. (*)

 

Reporter: Slamet N

Kesehatan Raja Charles Dikabarkan Makin Memburuk

0
Raja Charles III menjalankan tugasnya sebagai raja baru Inggris,. F Victoria Jones via AP

batampos – Kondisi kesehatan Raja Charles semakin memburuk, membuat para pejabat Istana Buckingham terus memperbarui rencana pemakamannya yang akan datang.

Dikutip dari New York Post, Jumat (26/4), sumber orang dalam Istana Buckingham mengatakan jika persiapannya dimulai sehari setelah Ratu Elizabeth dimakamkan.

Raja yang saat ini berusia 75 tahun, perlahan mulai tidak lagi menjadi sorotan sejak mengumumkan prognosis kankernya pada bulan Februari 2024.

Hal tersebut dilakukan untuk menyembunyikan kondisinya yang menurun, dengan beberapa sumber mengatakan kepada The Daily Beast bahwa situasinya sedang tidak baik.

“Tentu saja ia (Raja Charles) bertekad untuk mengalahkannya (penyakitnya) dan mereka (pihak Istana Buckingham) mengerahkan segalanya.”

“Semua orang tetap optimis, tetapi dia benar-benar tidak sehat. Lebih dari yang mereka katakan,” jelas sebuah sumber yang digambarkan sebagai teman lama keluarga kerajaan mengatakan kepada media.

Raja Charles tidak pernah mengungkapkan kanker apa yang menyerangnya, tetapi ia mengakui bahwa itu bukan kanker prostat, yang merupakan salah satu bentuk penyakit yang bisa diobati.

Pihak kerajaan juga bungkam tentang perawatan medis yang sedang dijalani, tetapi orang dalam dan komentator politik telah berbicara secara terbuka tentang bagaimana ‘Raja merespons dengan sangat baik’ terhadap pengobatannya.

Namun di balik layar, para ajudan Raja Charles secara teratur meninjau salinan dokumen tebal dengan beberapa ratus halaman yang menguraikan rencana pemakaman kerajaannya, yang dijuluki “Operasi Jembatan Menai.”

“Rencana tersebut telah selesai dan secara aktif terus diperbarui. Ini tidak lebih dari apa yang Anda harapkan mengingat raja telah didiagnosis menderita kanker.”

“Namun beritanya tentu saja membuat pikiran terfokus,” kata seorang mantan staf yang memiliki hubungan dengan para pekerja kerajaan kepada Daily Beast.

Dokumen yang sangat mendetail ini dibuat sehari setelah Ratu Elizabeth dimakamkan pada 8 September 2022, dan menjadikan pemakaman Ratu dengan masa jabatan terlama ini, sebagai panduan untuk memastikan pemakaman Charles berjalan lebih lancar.

Para pejabat militer mengkonfirmasi bahwa Operasi Jembatan Menai sedang diperbarui secara berkala, tetapi menekankan bahwa itu adalah prosedur standar.

Semua anggota kerajaan telah memperbarui rencana pemakaman yang dikategorikan berdasarkan kata sandi berbasis jembatan, dengan Ratu Elizabeth yang terkenal sebagai “Operation London Bridge.”

Rencana pemakaman mantan Pangeran Wales ini dinamai sesuai dengan nama jembatan gantung, yang menghubungkan pulau Anglesey dengan daratan Wales.

“Tentu saja mereka melihat setiap aspek dari Jembatan Menai. Pemakaman Ratu berjalan lancar dan menetapkan standar yang tinggi.”

“Ini bukan hal yang emosional, ini adalah pekerjaan yang dilakukan dengan sangat serius, dan dapat dimengerti jika tidak ada yang ingin kecolongan,” ujar seorang pejabat senior yang terlibat dalam perencanaan pemakaman kerajaan.

Pejabat lain menambahkan, bahwa merencanakan hal yang terburuk adalah apa yang dilakukan militer. Divisi Household Division, di bawah Mayor Jenderal James Bowder yang memimpin yaitu tujuh resimen pengawal.

Kemudian, seluruh Distrik London, resimen Angkatan Darat Teritorial, dan Artileri Kuda Kerajaan. Itu sebelum masuk ke Angkatan Laut atau Angkatan Udara. Charles sangat dekat dengan Resimen Parasut selama bertahun-tahun, jadi mereka akan terlibat.

“Itu baru seremonialnya saja. Maka Anda membutuhkan operasi keamanan raksasa karena setiap VVIP di planet ini ada disana.”

“Kita berbicara tentang segala hal, mulai dari pertahanan rudal hingga penjagaan terhadap serangan serigala,” lanjut mereka.

“Semuanya berlangsung dalam waktu kurang dari dua minggu, yang berarti setiap aspek harus direncanakan dengan cermat sebelumnya.”

“Perencanaan serius untuk pemakaman Charles dimulai sehari setelah mereka menguburkan sang Ratu.” (*)

Sumber: JP Group