Rombongan jemaah haji Indonesia dari berbagai kloter memenuhi area jamarat di Mina untuk melaksanakan lempar jumrah pada Selasa (18/6) dini hari. (Aris Imam/Jawa Pos)
batampos – Cuaca panas yang tengah melanda kawasan Makkah, termasuk Mina yang jadi area pelaksanaan prosesi lempar jumrah, menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah haji.
Setelah pada hari pertama tasyrikh (16/6) sempat mencoba lempar jumrah di siang hingga sore hari, sebagian besar jemaah tanah air memilih kegiatan ini pada dinihari hingga pagi setelah subuh.
Ini bisa terlihat dari situasi jembatan jamarat selama dua hari terakhir. Seperti pada Selasa (18/6) dinihari, rombongan jemaah haji Indonesia silih berganti memasuki area lontar jumrah.
Kepadatan makin terasa menjelang subuh. Jumlah jemaah tanah air yang tiba ke Jamarat makin terlihat. Mereka memang sengaja datang di waktu-waktu itu.
Selain situasinya tak sepadat saat siang-sore hari, suasananya juga lebih adem. Di bawah 40 derajat celcius. ”Kalau malam suhunya lebih nyaman,” kata Khoirul, jemaah dari embarkasi Surabaya.
Sejak awal, Kementerian Agama (Kemenag) melalui PPIH Arab Saudi menyampaikan imbauan perihal jadwal pelaksanaan lontar jumrah bagi para jemaah haji Indonesia. Di mana, jemaah diminta tidak menuju jembatan jamarat pada pukul 11.00-16.00.
Sebab, selain harus berbaur dengan para jemaah dari berbagai negara, para jemaah Indonesia harus berhadapan dengan cuaca yang begitu panas. Selama beberapa hari terakhir, suhu di wilayah Mina dan Makkah bisa mencapai 47 derajat celcius.
Staf Khusus bidang Media dan Komunikasi Publik Kemenag RI, Wibowo Prasetyo, mengimbau agar para jemaah untuk mematuhi imbauan itu. (*)
Ilustrasi. Jukir liar mengutip uang parkir di pasar kaget di Simpang Tobing, Batuaji. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos
batampos – Keberadaan juru parkir tanpa seragam masih ditemukan di kawasan Nagoya, Lubuk Baja. Bahkan, jukir ini tidak memberikan karcis dan meminta tarif parkir baru, yakni Rp 2 ribu untuk motor dan Rp 4 ribu mobil.
Ira, warga Nagoya mengatakan jukir tanpa seragam dan karcis tersebut ditemukan di pertokoan sepanjang Jalan Imam Bonjol. “Tadi beli kue, jukirnya gak ada seragam, gak ngasih karcis,” ujarnya.
Ia mengaku kesal dengan jukir tersebut. Sebab, saat kedatangannya ke toko, pria tersebut tak terlihat di parkiran. “Kesal, kalau gak dikasih nanti ribut. Daripada ribut, dikasih saja,” katanya.
Hal senada dikatakan, Yuni, warga lainnya. Ia mengaku jukir tanpa memberikan karcis juga sering ditemukan di pertokoan Komplek Business Centre, Nagoya. “Jukirnya emang pakai seragam, tapi karcis tidak pernah dikasih,” katanya.
Dengan masih banyaknya jukir tak berseragan, dan tak memberi karcis, Yuni berharap instansi yang berwenang untuk mengevaluasinya. “Tarif parkir sudah mahal sekarang. Jangan dimanfaatkan orang-orang mencari keuntungan,” tutupnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) kota Batam Salim mengatakan jika masyarakat menemukan oknum jukir yang seperti dikeluhkan kan ini hendaknya tidak usah membayar parkir. Ia menegaskan jukir resmi Dishub mengenakan berseragam, memberikan karcis dan dilengkapi tanda pengenal.
“Tak usah takut. Kalau dia lakukan pemukulan atau perbuatan yang kurang menyenangkan lapor ke polisi. Ini kami lagi bergerak melakukan penertiban di lapangan, ” katanya. (*)
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau dan Kanit Tipiter Polresta Barelang, Iptu Dody saat mengecek Pertamax bercampur air di SPBU 14294721 KDA Batamkota. Foto: Yashinta/ Batam Pos
batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang bersama Pertamina membuka kembali segel pompa bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax 92 di SPBU 14294721 KDA Batam Kota. Penyegelan tersebut dilakukan karena minyak Pertamax SPBU ini tercampur air.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto mengatakan pembukaan segel tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan penyelidikan.
“Segelmya dibuka karena tidak ditemukan kesengajaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan tercampurnya air ke minyak tersebut karena adanya kelonggaran pada seal pompa. Seal ini berguna mencegah kebocoran atau perpindahan cairan.
“Kami menyimpulkan, itu bukan kebocoran. Tapi ada seal yang longgar sehingga merembes,” katanya.
Ramadhanto menjelaskan dari kelonggaran pada seal tersebut air merembes ke dalam pompa. Sehingga, air ikut mengalir saat pengisian BBM ke kendaraan konsumen.
“Akibat hujan, air masuk melalui kelonggaran seal. Dari tetesan menjadi banyak, dan mengakibatkan minyak kesedot,” ungkapnya.
Dengan adanya kejadian ini, kata Ramadhanto pihak pengelola SPBU KDA bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan akibat BBM yang tercampur air tersebut.
Sebelumnya, Pertamax 92 di SPBU 14294721 KDA Batamkota diduga bercampur air. Alhasil beberapa kendaraan jenis mobil mendadak mogok usai mengisi pertamax di SPBU tersebut, Kamis (13/6) pagi.
Atas kejadian ini, polisi melakukan penyelidikan adanya dugaan kelalaian dan menyegel pompa SBPU tersebut. (*)
Ilustrasi – Seorang perempuan yang menggendong bocah menyelamatkan diri setelah serangan udara Israel menghantam permukiman Ridwan di Kota Gaza, Gaza, 23 Oktober 2023. ANTARA/Anadolu/Ali Jadallah/pri
batampos – Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 17 warga Palestina dan melukai puluhan lainnya dalam serangan udara semalam di Jalur Gaza, ketika serangan mematikan Israel di wilayah kantong yang direbut tersebut memasuki hari ke-256.
Tim medis mengumpulkan 13 jenazah dari puing-puing dua rumah milik keluarga Al-Ra’ie dan al-Madhoun yang hancur di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan pada Selasa.
Serangan udara Israel lainnya terhadap rumah keluarga Harb di kamp pengungsi Bureij menewaskan sedikitnya empat warga Palestina dan melukai beberapa lainnya.
Lebih banyak serangan udara dan penembakan Israel dilaporkan terjadi di Rafah dan Deir al-Balah, masing-masing di Gaza selatan dan tengah, serta lingkungan Tel al-Hawa dan Zeitoun di Kota Gaza.
Mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera, Israel menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutal yang terus berlanjut di Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Lebih dari 37.300 warga Palestina telah terbunuh di Gaza, sebagian besar dari korban adalah wanita dan anak-anak, dan lebih dari 85.000 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Lebih dari delapan bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.
Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional, yang keputusan terbarunya memerintahkan Tel Aviv untuk segera menghentikan operasinya di Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diserbu pada 6 Mei. (*)
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Wahyu Wahyudin. Foto: Peri / Batam Pos
batampos– Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri anggarkan Rp 70 miliar untuk program sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) gratis tahun 2025. Hal tersebut menjadi sorotan Ketua komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin.
Wahyu mempertanyakan efektivitas program ini, khususnya untuk beberapa SMA Negeri di Batam. Ia menilai, banyak orang tua mampu di sekolah-sekolah tersebut yang tidak membutuhkan subsidi SPP.
“SPP gratis memang bagus, tapi tidak semua harus digratiskan. Masih banyak orang tua mampu di SMA Negeri di Batam,” kata Wahyu, Selasa (18/6).
Ia mengusulkan agar SPP gratis difokuskan pada siswa dari keluarga kurang mampu. “Subsidi ini harus tepat sasaran. Bagi yang tidak mampu, seperti orang tua yang kehilangan pekerjaan, harus dibantu,” jelasnya.
Wahyu juga menyoroti tingginya biaya praktik di SMK. “SMK kan banyak praktik, nah yang perlu digratiskan itu subsidinya, bukan SPP-nya,” kata Wahyu.
“Bagi yang mampu, diharapkan tetap membayar SPP, tapi dengan sistem yang transparan dan akuntabel,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Wahyu menekankan pentingnya pembentukan Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) untuk mengelola dana SPP.
“BLUD ini penting untuk kontrol dan transparansi penggunaan dana,” tegasnya.
Sehingga, tidak ada penyelewengan dan SPP ini benar-benar tepat guna.
Sebelumnya, Kadisdik Provinsi Kepri, Andi Agung, menjelaskan pada tahap awal program SPP gratis itu akan berlaku untuk 94 Sekolah Menengah Atas (SMA) negeri dan 38 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kepri, termasuk di dalamnya Sekolah Luar Biasa (SLB) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI).
“Kemarin itu kami sudah hitung berkisaran Rp 70 miliar,” kata Andi.
Mengingat saat ini sudah ada SMK yang menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), kata Andi nantinya sekolah tersebut akan dikecualikan dan akan digeser ke sekolah lain.
Andi menyebut untuk pelaksanaanya jika memungkinkan akan dimulai secepatnya di awal 2025 karena penganggaran itu dimulai dari Januari sampai Desember.
“Kalau memungkinkan untuk dilaksanakan lebih cepat tidak perlu menuggu tahun ajaran baru 2025 nanti,” terangnya.
Ia menegaskan jika tidak ada kendala program SPP gratis itu akan dimulai Januari 2025. Sama seperti dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Kalau untuk proses belajar memang dimulai dari Juli sampai Juni tahun berikutnya,” sebut Andi. (*)
batampos – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kusnadi selaku staf Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, sebagai saksi penyidikan dalam perkara dugaan dugaan suap penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 dengan tersangka Harun Masiku (HM).
“Untuk Kusnadi, informasinya pemeriksaan dilakukan, Rabu,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardika saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Tessa menerangkan Kusnadi dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi, namun tidak ada penjelasan lebih lanjut soal keterangan apa saja yang akan didalami dalam pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
“Diperiksa sebagai saksi. Untuk materi pemeriksaannya belum bisa disampaikan saat ini,” ujarnya.
KPK dalam beberapa waktu terakhir kembali memanggil sejumlah saksi terkait penyidikan dan pencarian terhadap buronan KPK Harun Masiku.
Selain memeriksa tiga orang saksi yang diduga mempunyai hubungan kekerabatan dengan HM, KPK juga memanggil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, serta stafnya yang bernama Kusnadi, sebagai saksi dalam penyidikan tersebut.
Hasto Kristiyanto pada Senin (10/6), diperiksa selama 4 jam oleh penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan suap penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 dengan tersangka Harun Masiku.
Lebih lanjut, penyidik KPK telah menyita sebuah ponsel milik staf Hasto yang bernama Kusnadi, dua ponsel milik Hasto, buku tabungan dan kartu ATM milik Kusnadi, dan buku agenda DPP PDIP pada Senin (10/6).
Untuk diketahui, Harun Masiku ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait dengan penetapan calon anggota DPR RI terpilih periode 2019-2024 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.
Walau demikian, Harun Masiku selalu mangkir dari panggilan penyidik KPK hingga dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 17 Januari 2020.
Selain Harun, pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut adalah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) periode 2017-2022 yakni Wahyu Setiawan.
Wahyu Setiawan yang juga terpidana dalam kasus yang sama dengan Harun Masiku. Saat ini sedang menjalani bebas bersyarat dari pidana 7 tahun penjara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Kedungpane Semarang, Jawa Tengah. (*)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunggah foto bersama Anies Baswedan di media sosial Instagram, Selasa (18/6). (Foto: Instagram Sandiuno)
batampos – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunggah fotonya bersama Anies Baswedan di media sosial Instagram. Tidak hanya berdua, dalam foto juga terlihat sosok Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan sejumlah pemain basket NBA.
Foto itu merupakan momentum yang terjadi pada 2018. Saat itu, Sandiaga bersama Airlangga dan Anies hadir saat Jaylen memberikan coaching clinic di Jakarta.
“Cuma mau posting foto sama NBA Finals MVP Jaylen Brown dari team Celtics yang hari ini menjadi juara. Kebetulan saat bertemu di tahun 2018, ketika Jaylen sedang memberikan coaching clinic di Jakarta, saya hadir bersama Pak Airlangga dan Mas Anies,” tulis Sandiaga dalam akun Instagram pribadinya, Selasa (18/6).
Sandiaga menjelaskan, saat itu, Jaylen belum sejago dan setenar seperti saat ini.
“Tapi namanya lyfe, kadang di bawah, kadang di atas. Nah sekarang si Jaylen sudah berada di atas, di puncak karirnya. Salut,” ucap Sandiaga.
“Buat fans Celtics, selamat ya,” imbuh pria karib disapa Mas Menteri ini.
Bahkan, unggahan Sandiaga dibalas oleh Anies Baswedan yang membicarakan soal Jaylen.
“Waktu Jaylen belum jadi sigma. Selamat buat fans Celtics!,” timpal Anies.
Meski terlihat akrab, tapi Sandiaga menegaskan unggahannya tidak ada kaitannya apa pun dengan politik.
“Jangan dikaitkan ke politik ya,” tegas Sandiaga memberikan disklaimer.
Unggahan itu menarik perhatian warganet. Tidak sedikit dari mereka yang menilai Anies-Sandi merupakan pasangan yang ideal untuk kembali berlaga pada Pilkada Jakarta 2024.
Sebab, keduanya pernah berpasangan saat Pemilihan Gubernur Jakarta 2017 dan mengalahkan pasangan petahanan, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saeful Hidayat.
Kebersamaan Anies-Sandi pada saat ini bukanlah yang pertama. Pada akhir pekan kemarin, keduanya juga sempat bertemu dan menonton tayangan perdana film layar lebar berjudul Lafran di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Minggu (16/6). (*)
batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kepulauan Anambas saat ini sedang merekrut sebanyak 144 Petugas Pemuntahiran Data Pemilih (Pantarlih) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kepulauan Riau 2024.
Petugas nantinya akan mendata warga yang berhak menggunakan hak suaranya.
“Warga yang sudah berusia 17 tahun berhak menggunakan hak suaranya. Termasuk pemilih pemula yang pada 27 November nanti usianya menginjak 17 tahun. Ini jangan sampai tak terdaftar,” ujar Ketua KPU Kepulauan Anambas, Padillah ketika dihubungi melalui telepon seluler, Senin, (17/6) sore.
Dikatakan Padillah, sebelum bertugas, Pantarlih dilakukan bimbingan teknis terlebih dahulu supaya memahami tugas, pokok dan fungsinya.
“Saat ini sedang proses rekrut. Jika sudah terdata dan memenuhi kriteria kita lakukan bimtek biar tau tupoksinya,” tutur Padillah.
Petugas Pantarlih bertugas selama satu bulan. Mereka akan diberikan kartu tanda pengenal, seragam rompi dan topi.
“Kami meminta kepada warga nantinya dapat menerima petugas dengan baik serta turut berpartisipasi dalam proses tahapan Pilkada,” pinta Padillah.
Ketika petugas datang, warga diminta sudah harus menyiapkan berkas pendukung seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.
Warga pendatang termasuk dalam radar KPU untuk dimasukkan dalam daftar pemilih.
‘Banyak warga pendatang yang ada disini. Nah jangan sampai warga pendatang tak terdata. Dengan catatan, warga pendatang ini mempunyai KTP Provinsi Kepri. Diluar itu, ya kita tak data,” kata Padillah. (*)
Pasukan gabungan TNI-Polri kontak senjata dengan KKB Papua. (Istimewa)
batampos – Pasca aksi Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak warga sipil, Pasukan TNI terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Mereka teridentifikasi sebagai Kelompok OPM pimpinan Undius Kogoya.
Operasi pengejaran TNI berlanjut dengan keberhasilan merebut wilayah Distrik Bibida, yang selama ini dikuasai oleh OPM pada Jumat, 14 Juni 2024. Namun, wilayah ini masih terus mendapat teror dari OPM.
Panglima Komando Gabungan Wilayah (Kogabwilhan) III, Letjen TNI Richard Tampubolon telah memerintahkan Panglima Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) HABEMA beserta Komandan Komando Pelaksanaan Operasi (Dankolakops) dan Komandan Pasukan Nanggala Kopassus, untuk melanjutkan Operasi Pengejaran. Dari Operasi tersebut, Prajurit TNI berhasil menembak 2 orang OPM, salah satunya terkonfirmasi sebagai Danis Murib.
“Keberhasilan Prajurit TNI menembak dua orang OPM, salah satunya Desertir Danis Murib, di Bibida, telah mereduksi kekuatan OPM yang tentunya berdampak positif menjaga stabilitas keamanan demi kelancaran proses percepatan pembangunan di Papua,” ucap Pangkogabwilhan III Letjen TNI Richard Tampubolon, Selasa (18/6).
Perlu diketahui bahwa Danis Murib merupakan seorang desertir TNI, terakhir berpangkat Prajurit Dua (Prada), anggota Satgas Yonif 527/Baladibya Yudha Kodam V/Brawijaya, yang tengah melaksanakan tugas operasi militer di Papua.
Danis Murib telah melaksanakan kelana yudha dengan meninggalkan Pos Moanemani Baru di wilayah Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, pada 14 April 2024 pukul 10.20 WIT yang lalu. (*)
Pantitia PPDB SDN 010 Batam kota membantu orangtua calon murid cara pendaftaran secara online, pada hari pertama pendaftaran PPDB jalur zonasi. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
batampos – Dinas Pendidikan Kota Batam meminta masyarakat yang anaknya tidak lolos PPDB di SD Negeri untuk mencari sekolah alternatif. Sebab kuota di sekolah negeri yang terbatas. Sementara jika dilakukan penambahan kuota terkendala di jumlah guru di sekolah negeri yang juga terbatas.
“Sementara ini kita berharap orang tua atau wali dapat memilih sekolah swasta sebagai alternatif lain dalam menyekolahkan putra-putrinya, ” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Tri Wahyu Rubianto kepada Batam Pos, Selasa (18/6).
Menurutnya, sampai saat ini belum ada kebijakan mengenai penambahan kuota bagi siswa yang tidak lolos masuk SD negeri tersebut. Selain dikarenakan jumlah guru yang terbatas, terdapat juga kebijakan tidak dapat merekrut guru-guru baru.
Tri menambahkan, pengumuman jalur zonasi dan perpindahan orang tua SD negeri akan diumumkan besok 19 Juni 2024 dan dilanjutkan daftar ulang dimulai 20 Juni sampai 22 Juni 2024. Sementara itu pihaknya sampai saat ini masih menghitung jumlah siswa yang mendaftar dan juga siswa yang tidak lolos.
“Masih kita olah datanya. Nanti kita sampaikan, ” tuturnya.
Terpisah Koordinator aplikasi PPDB Arios Sandy menyebutkan, sampai hari ke delapan pembukaan PPDB jalur zonasi dan perpindahan orang tua ini tercatat ada 12.351 akun yang mendaftar. Rinciannya, 11.755 akun pendaftaran terkonfirmasi menyelesaikan berkas dan memilih sekolah, 596 akun tidak konfirmasi karena hanya menyelesaikan beberapa tahapan dan 175 akun tidak valid karena tidak pernah login.
“Totalnya sampai saat ini ada 12.351 akun, ” tuturnya.
Adapun daya tampung SD Negeri tahun ajaran 2024/2025 di tahun ini sebanyak 12.528 siswa terdiri dari 348 rombongan belajar (rombel). Panitia juga akan langsung mengumumkan hasil seleksi satu hari setelah pendaftaran pada 19 Juni 2024.
“Pengumuman jalur zonasi, akan disampaikan langsung ke no whatsapp orang tua atau bisa juga ke sekolah,” ujar Sandy.
Pemerhati Pendidikan Riki Indrakary menyebutkan, pemerataan distribusi siswa baru ini sangat penting dipahami. Dimana saat ini rasio jumlah ruang kelas belajar di sekolah negeri dan swasta itu berbanding 35 persen negeri dan 65 persen rasio ruang kelas tersebut ada di sekolah swasta.
“Artinya apa, Dinas Pendidikan tidak perlu lagi membangun sekolah baru ataupun ruang kelas baru. Cukup mengoptimalkan ruang kelas yang tersedia saat ini baik itu yang ada di sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.
Menurutnya, banyak sekolah swasta terutama sekolah islam terpadu yang full day school yang diminati banyak orang tua siswa. Hanya saja biayanya yang dinilai oleh sebagian orang cukup mahal menjadi kendala orang tua memasukan anaknya.
“Sebenarnya itu bisa disubsidi. Dihitung saja untuk bangun sekolah baru dibutuhkan biaya sekitar Rp 17 miliar, operasional satu tahun termasuk air dan listrik itu sekitar Rp 2 miliar. Katakanlah Rp 20 miliar satu gedung sekolah dan kalau itu kita distribusikan menjadi beasiswa bagi anak bina lingkungan dan tidak mampu, maka permasalahan siswa yang tak tertampung di sekolah negeri ini tentu tak akan terjadi lagi,” tuturnya.
Sebab kata Riki, nantinya anak bina lingkungan dan juga mereka yang tidak mampu secara keuangan itu akan dibiayai pemerintah melalui mekanisme Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah. Sebenrnya rencana mengenai Bosda ini sudah pernah dibahas untuk dijadikan sebuah peraturan daerah.
“Artinya dengan BOS daerah ini ada timbal balik sekolah swasta kepada pemerintah. Kalau sekarang ada insentif guru swasta. Pemberian isentif ini ditata ulang sehingga ada timbal balik ke pemerintah semisal dalam menampung anak kurang mampu ataupun anak-anak bina lingkungan, ” terang mantan Ketua Komisi IV DPRD Batam tersebut. (*)