Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3583

Kapolda Kepri Hadiri Pelantikan PSNB Indonesia, Ini Pesannya

0
ea810196 7c53 49c6 9820 79d4c73f6d07
Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah disambut dengan tarian Maena saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Sihinodola Nias Batam-Indonesia (PSNB-Indonesia) di The BBC Hotel, Lubukbaja, Sabtu (18/5). Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Provinsi Kepri adalah miniatur Indonesia, semua suku yang ada di Indonesia ada di sini, semua adat istiadat yang ada di Indonesia ada di sini. Ini harus dijaga dengan baik di manapun berada. Mari dirawat keberagaman ini semua, dipelihara kerukunan ini dengan penuh tanggungjawab.

Demikian dikatakan Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Sihinodola Nias Batam-Indonesia (PSNB-Indonesia) di The BBC Hotel, Lubukbaja, Sabtu (18/5) sore. Pelantikan yang dihadiri Paguyuban Dayak, Paguyuban Batak, Paguyuban Flores, dan Paguyuban Palembang ini juga disi dengan beragam tarian daerah di Indonesia.

“Kita punya tanggungjawab moral untuk memelihara, merawat dan menjaga kerukunan ini. Sehingga tidak ada lagi perseteruan dan perbedaaan antar anak bangsa. Kita ini semua satu keluarga besar, kita semua dalam satu rumpun bangsa yang hebat. Inilah kekayaan negeri kita yang harus kita rawat. Ini lah yang menjadi kekuatan bangsa kita dengan demikian bangsa kita tak bisa dipecah,” ujar lulusan Akpol 1989 yang berpengalaman dalam bidang Reserse ini.

Ditambahkan Yan Fitri, posisi Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia dan Selat Malaka yang merupakan lalu lintas maritim tersibuk di dunia menjadikan Kepri sorotan dunia Internasional dalam berbagai hal, terutama keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Keberagaman suku dan budaya yang ada di Kepri menjadikannya sebagai etase Indonesia di mata Internasional, untuk itu menjadi kewajiban kita sebagai anak bangsa untuk menjaga dan merawat keamanan dan ketertibannya, jika keamanan dan ketertiban terjaga maka perekonomian dapat ditingkatkan. Para turis dan investor berdatangan ke sini untuk berwisata dan berbisnis di Kepri. Dengan demikian Kepri bisa menjadi contoh untuk daerah lain, sebagai provinsi yang aman, memiliki kebersamaan dan persatuan, hidup rukun dalam perbedaan.” ujarnya.

Yan juga berpesan untuk kepengurusan yang baru dilantik agar selalu melakukan komunikasi dengan pihak-pihak lain. Selalu bersinergi. “Bagi pengurus yang baru teruslah menjaga keberagaman ini, teruslah bersinergi. Tetap menjaga nilai-nilai persatuan. Kepri milik kita bersama, karena Kepri Adalah Kita,” ujar pria yang akrab disapa Bang Yan ini.

Sementara itu, Ketua terpilih Persatuan Sihinodola Nias Batam Natalis N Zega menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Kapolda Kepri yang sudi dan mau memperhatikan masyarakatnya. Dia mengakui, keberadaan Sihinodola Nias Batam bukan merupakan paguyuban yang besar, namun sosok Irjen Yan Fitri mau hadir dan peduli kepada masyarakatnya.

“Kami bukan paguyuban mayoritas bahkan bisa dibilang kecil, tapi perhatian bapak Yan Fitri sungguh luar biasa, jarang kita temui seorang Jenderal yang mau langsung turun memperhatikan masyarakatnya. Terimakasih Pak Yan Fitri, doa kami Sihinodola Nias Batam untuk kesehatan dan kesejahteraan bapak dan keluarga serta jajarannya. Kami akan selalu ingat dan memegang teguh pesan dan nasehat yang diberikan bapak Kapolda Kepri kepada kami,” ujarnya. (*)

Reporter: Iman Wachyudi

Kecelakaan Beruntun Libatkan 4 Kendaraan di Jalan Lintas Barat, Bintan

0
Polisi melakukan olah tempat kecelakaan beruntun di Kilometer (Km) 16, jalan Lintas Barat, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Sabtu (18/5/2024) siang. F.Unit Gakum Satlantas Polres Bintan untuk Batam Pos.

batampos – Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan di Kilometer (Km) 16, jalan Lintas Barat, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi membenarkan, kecelakaan beruntun terjadi di jalan Lintas Barat, tepatnya Km 16 depan Perumahan Griya Mawada, Desa Toapaya Selatan Kecamatan Toapaya pada Sabtu (18/5/2024) siang.

Kecelakaan tersebut melibatkan empat kendaraan yakni mobil Toyota Avanza Hitam Metalik BP 1642 DJ, mobil Toyota Kijang Super warna Silver Metalik BP 1340 TH, mobil Honda BR-V 1.5 E warna Hijau Tua BP 1896 YJ dan mobil Toyota Dyna Rino By43 warna Merah BP 8342 BU.

Dia menjelaskan, kecelakaan bermula saat empat kendaraan datang bersamaan dari arah Tanjunguban menuju ke arah Tanjungpinang.

Baca Juga: Belanja di Pasar Encik Puan Perak Dapat Voucher Rp 25 Ribu

Kendaraan pertama mobil Toyota Avanza Hitam Metalik BP 1642 DJ, yang dikemudikan Y, kemudian kendaraan kedua mobil Toyota Kijang Super warna Silver Metalik BP 1340 TH yang dikemudikan KB.

Kemudian kendaraan ketiga Honda BR-V 1.5 E warna Hijau Tua BP 1896 YJ yang dikemudikan W dan kendaraan keempat mobil Toyota Dyna Rino By43 warna Merah BP 8342 BU yang dikemudikan A.

Setiba di lokasi, pengemudi kendaraan pertama mengerem secara tiba-tiba karena diduga ada kucing yang melintas di depannya.

Kemudian, kendaraan kedua juga mengerem namun tidak menabrak kendaraan pertama yang ada di depannya, lalu kendaraan ketiga yang datang di belakangnya, juga mengerem sehingga tidak menabrak kendaraan kedua.

Baca Juga: Dipasang untuk Cegah Kecelakaan, Beton Pembatas Jalan di Jalan Lintas Timur Malah Ditumbangkan

Selanjutnya, datang kendaraan keempat yang diduga sudah melaju dengan melewati batas kecepatan, sehingga terjadi tabrakan beruntun.

“Saat itu kondisi cuaca gerimis,” katanya saat dihubungi, Sabtu (18/5/2024).

Akibat kecelakaan itu, pengemudi dan penumpang mobil Honda BR-V dilarikan ke rumah sakit di Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan medis.

Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian.

“Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Pria Terciduk Maling HP di Penuin, Mengaku Terdesak Kebutuhan Ekonomi

0
image0 19
N saat diamankan di Polsek Lubukbaja.

batampos – Seorang pria berinisial N terancam 5 tahun penjara setelah nekat mencuri handphone dari seorang korban yang tengah duduk di kursi roda. Aksi pencurian ini terjadi di depan Toko The Fura Pasar Penuin, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja pada Kamis (16/5).

“Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang tengah sibuk berbelanja dan meletakkan handphonenya di kursi roda. Melihat kesempatan, N langsung mengambil handphone tersebut dan melarikan diri,” kata Kapolsek Lubuk Baja Kompol Yudi Arvian, Sabtu (18/5).

Yudi menyebut aksi N tak berlangsung lama. Korban yang menyadari handphonenya dicuri langsung berteriak meminta tolong.

“Ada petugas sekuriti setempat yang mendengar teriakan korban kemudian berhasil mengamankan N,” kata dia.

Kepada polisi, N mengaku nekat mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Pelaku bukan residivis dan baru pertama kali melakukan aksi pencurian ini,” jelas Yudi .

Ia menegaskan bahwa N tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat berada di tempat umum.

“Jika melihat aksi kejahatan, jangan ragu untuk melapor kepada pihak berwajib,” tutupnya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Pria Paruh Baya Curi Ponsel Karena Faktor Ekonomi

0
Borgol hukum
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos – Seorang pria berinisial N terancam hukuman 5 tahun penjara, setelah nekat mencuri ponsel seorang lansia yang sedang duduk di kursi roda. Aksi pencurian ini terjadi di depan Toko The Fura Pasar Penuin, Batuselicin, Lubuk Baja, Kamis (16/5).

“Pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang tengah sibuk berbelanja dan meletakkan handphonenya di kursi roda. Melihat kesempatan, N langsung mengambil handphone tersebut dan melarikan diri,” kata Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian, Sabtu (18/5).

Ia mengatakan, aksi N ini mendapatkan perhatian masyarakat, usai lansia tersebut meminta tolong. “Ada petugas sekuriti setempat yang mendengar teriakan korban, kemudian berhasil mengamankan N,” ucap Yudi.

Saat diserahkan ke polisi, N mengaku nekad mencuri karena terdesak kebutuhan ekonomi. Yudi mengatakan, N ini bukanlah residivis. ”Baru pertama kali melakukan aksi pencurian ini,” ujar Yudi.

Meskipun pertama kali, N tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. N dijerat dengan menggunakan Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Jika melihat aksi kejahatan, jangan ragu untuk melapor kepada pihak berwajib,” tutur Yudi. (*)

 

Reporter : AZIS MAULANA

Polisi Dalami Motif Tewasnya Wanita Gantung Diri di Sagulung

0
dd
Jenazah Dd saat dievakuasi. Foto: Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Polsek Sagulung masih mendalami motif tewasnya Dd, 28, yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Perumahan Phoenix Garden Blok K No. 6, Sei Langkai, Sagulung, pada Jumat (17/5 Sore.

Diketahui kondisi jasad Dd ditemukan dalam kondisi tergantung, sontak menggegerkan warga sekitar.

Baca Juga: Numpang di Rumah Teman, Wanita Muda Ditemukan Tewas Tergantung

Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan, menjelaskan bahwa Dd bukan merupakan warga sekitar dan hanya menginap di rumah tersebut tanpa melapor kepada RT setempat.

“Kami menemukan tas dan handphone milik korban di lokasi kejadian,” sebutnya, Sabtu (18/5).

Donald menambahkan peristiwa ini pertama kali diketahui oleh salah satu penghuni rumah sekitar pukul 17.30 WIB. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi jenazah Dd ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dugaan korban meninggal karena bunuh diri. Namun, motif pasti di balik kejadian ini masih diselidiki,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketua RT 6 RW 18 Tutut, mengungkapkan bahwa rumah tersebut ditempati oleh adik pemilik rumah beserta dua orang temannya.

“Diduga Dd datang ke rumah ini pada malam sebelumnya,” kata Tutut.

Sementara mobil yang terparkir di depan rumah adalah milik Dd dan informasinya mobil sewaan.

Saat ini, pihak kepolisian tengah mendalami hubungan antara Dd dengan ketiga penghuni rumah untuk mengungkap motif di balik kematiannya. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Udin P Sihaloho Kembalikan Formulir Cawawako Batam

0
pdip udin
Udin P Sihaloho mengembalikan formulir bakal calon kepala daerah (Bacada) ke DPC PDIP Perjuangan Kota Batam, Sabtu (18/5).
F. Yulitavia/Batam Pos

batampos – Anggota DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho resmi mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah (Bacada) ke DPC PDIP Perjuangan Kota Batam, Sabtu (18/5). Udin menjadi figur internal PDIP pertama, yang menyerahkan dokumen ke partainya. Udin mendaftar sebagai calon wakil wali kota dari internal partai.

Dokumen pendaftaran diterima Wakil Ketua Panitia Pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, DPC PDIP Batam, Daniel, dan didampingi Ketua Tim Penjaringan Tumbur P Sihaloho. ”Saya mengembalikan berkas, saya sudah lengkapi. Saya juga ditemani simpatisan, yang merupakan ibu-ibu dari kelompok kebugaran. Kemudian, ada pendukung dari PAC Bengkong bersama ranting dan anak ranting PDI perjuangan,” kata Udin.

Ia menyampaikan, pengembalian formulir ini merupakan tahapan lanjutan dalam mendaftar sebagai Bacada di Pilwako Batam. ”Formulir sudah saya isi dan lengkapi. Hari ini saya datang untuk mengembalikan. Saya berharap proses ini berjalan lancar hingga akhir,” ujar Udin.

Anggota DPRD Kota Batam ini mengatakan, hanya mendaftar melalui PDIP. Alasannya, karena partai sudah memberikan kesempatan dan kepercayaan dari internal untuk maju di kancah Pilwako Batam. ”Saya diamanahi untuk turut maju dari kader internal dari DPP, DPD hingga DPC. Maka hari ini saya sudah memenuhi tahapan dalam pendaftaran Bacada,” ucap Udin.

Ia berharap, PDIP bisa memberi warna dalam konstelasi politik Pilwako Batam November mendatang. ”Tentu harapan saya, PDIP bersama pendukung yang loyal tetap bersama dalam Pilwako mendatang. PDIP sebagai salah satu partai yang memiliki pengaruh harus turut membangun Batam,” ujarnya.

Wakil Ketua Panitia Pendaftaran Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, DPC PDIP Batam, Daniel mengatakan, formulir yang dikembalikan Udin sudah diterima. ”Pak Udin sebagai kader atau dari internal yang pertama mengembalikan formulir pendaftaran. Tiga orang lainnya, mungkin belum, karena ada instruksi DPP untuk diperpanjang,” kata Daniel.
Dokumen yang sudah menerima, diantaranya dokumen pendaftaran dan visi misi Udin untuk maju di Pilkada Batam.

”Ini pertama dari internal yang mengambil formulir. Pengembalian formulir, membuktikan dia siap bertarung,” ujar Daniel.

Selain Udin, kader PDIP yang mengambil formulir, diantaranya Ketua DPC yang juga Ketua DPRD Batam, Nuryanto dan Putra Yustisi Respati. Sementara dari eksternal PDIP, diakui ada enam orang yang sudah mengambil formulir. Diantaranya ada Wagub Kepri, Marlin Agustina Rudi, untuk Balon Wako Batam. Kemudian, Sekda Batam, Jefridin dan lainnya.

”Bu Marlin mengambil formulir diwakilkan melalui orangnya. Tapi belum mengembalikan formulir,” tutur Daniel. (*)

 

Reporter: Yulitavia

Donor Darah, Warnai Literacy Fest 2024

0
Donor darah
Ratusan warga mendonorkan darah di Kantor BI Kepri. F. Fiska Juanda/Batam Pos

batampos – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (BI Kepri) mengadakan kegiatan donor darah, yang merupakan rangkaian dari event Literacy Fest 2024, Sabtu (18/5). Kegiatan ini adalah bentuk bakti sosial Bank Indonesia terhadap masyarakat Kepri.

”Kegiatan rutin yang kami lakukan setiap tiga bulan,” kata Asisten Direktur/Kepala Tim Manajemen Intern, Handrianus.

Handrianus mengatakan, pendonor yang ditargetkan sekitar seribu orang. Ia optimis target ini tercapai, sebab sedari pagi sudah ratusan orang mengantre untuk donor darah di Kantor BI Kepri.

Alur pendaftaran donor darah dibuat sesimpel mungkin. Para pendaftar cukup mengisi formulir di lobi Kantor Perwakilan BI, lalu mengikuti tes kesehatan di lantai III. Setelah melalui tes kesehatan, barulah masyarakat bisa mendonorkan darah.

Para peserta yang berhasil mendonorkan darahnya memperoleh suvenir menarik, yang terdiri dari pilihan barang-barang kebutuhan rumah tangga seperti mesin kopi, blender, timbangan berat badan, hairdryer, dan masih banyak lagi.

Selain itu, pendonor juga mendapatkan voucer yang bisa ditukarkan untuk membeli makanan dan minuman yang dijajakan stand-stand UMKM di sekitar lokasi donor darah.

”Harapannya bisa bermanfaat buat masyarakat dan membantu PMI Batam dalam menambah stok kantong darah,” ucap Handrianus.

Seorang pendonor darah, Putri mengatakan, baru pertama kali mendonorkan darahnya. Kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh BI Kepri ini, didengarnya dari salah seorang kawannya.

Karena yang mengadakan Bank Indonesia, Putri berminat dan mencoba mendonorkan darahnya. Bahkan sejak pukul 07.45, dia rela antre, meskipun sedang libur akhir pekan.

”Sudah sering dengar BI mengadakan acara donor darah. Tapi, baru kali ini kesampaian untuk ikut,” ujar Putri.

Sebagai informasi tambahan, Literacy Fest adalah event yang diselenggarakan BI Kepri dalam rangka memperingati Hari Buku. Event ini sekaligus memperkenalkan eksistensi Perpustakaan BI Kepri yang berlokasi di Kantor Perwakilan di kawasan Batam Center.

Dalam rangkaian kegiatan ini, sebelumnya telah diselenggarakan acara podcast, bedah buku, talkshow, hibah buku, serta berbagai perlombaan berkaitan dengan literasi. (*)

Polisi Tangkap Pelaku Jambret di Nongsa

0
Borgol hukum
Ilustrasi. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos – Polsek Nongsa menangkap Ne,44, pelaku jambret di Pasar Buah Jodoh,Jumat (17/5). Penangkapan Ne ini, setelah dilaporkan melakukan penjambretan di Jalan Kaveling Nongsa, 17 April lalu.

Saat akan ditangkap, Ne berusaha kabur dari kejaran polisi. Tak ingin target buruannya kabur, polisi melumpuhkan Ne dengan tembakan ke arah kaki.

Kapolsek Nongsa, Kompol Restia Octane Guchy mengatakan, aksi Ne ini sudah berkali-kali. Tidak hanya di Batam, namun juga di Dumai. “Targetnya biasanya adalah ibu-ibu yang menggunakan tas samping,” kata Guchy, Sabtu (18/5).

Baca Juga: Hujan Lebat Guyur Batam Dua Hari Kedepan, Waspada Banjir dan Gelombang Tinggi

Saat aksinya di Jalan Kaveling Nongsa, Ne menjambret tas berisi handphone, uang tunai, dan surat berharga. Ibu rumah tangga tersebut terjatuh saat mempertahankan tasnya, akibatnya tangan kanan dan lutut kakinya terlaku.

“Kami bergerak atas laporan ibu ini. Begitu mendapatkan laporan, kami segera bergerak. Dan NE akhirnya berhasil diamankan di Pasar Buah Jodoh pada Jumat kemarin,” ujarnya.

Dari pemeriksan sementara, Ne diketahui sudah beraksi di Kavling Sambau Nongsa dan Taman Raya Batamkota. “Ne ditahan di Mapolsek Nongsa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,” ucap Guchy.

Baca Juga: Posko Batam Peduli Bencana Sumbar Terletak di Tiga Titik

Atas kejadian ini, Guchy mengimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap diri sendiri dan barang bawaan saat berada di luar rumah. ”Kejahatan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Oleh karena itu, tidak boleh lengah,” ujar Guchy. (*)

Minimalkan Melihat Media Sosial

0
medsos
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

batampos – Sepekan ini, sudah empat kali terjadi bunuh diri di Batam. Keempat kasus bunuh diri di Batam tersebut, semuanya ditengarai oleh masalah-maslah yang dialami para korban. Mulai dari masalah percintaan, pekerjaan, ekonomi dan hal lainnya.

Kasus bunuh diri terbaru terjadi di Sagulung. D, perempuan muda memilih mengakhiri hidupnya di gudang kamar kos-kosan, Jumat (17/5) malam. Dari informasi yang didapat Batam Pos, perempuan muda ini diduga memiliki masalah asmara.

”Mungkin ada persoalan asmara. Korban ini numpang sementara di tempat kawan dari kekasihnya. Semalam keluarga korban sudah datang dan dimintai keterangan dan jenazah korban sekarang masih proses di RS Bhayangkara,” kata Kapolsek Sagulung, Iptu Donald Tambunan.

Baca Juga: Godaan Warna Baru Sepeda Motor Ikonik Honda Super Cub C125

Korban diduga baru saja bertengkar dengan pacarnya. Lalu, korban meminta dijemput oleh teman prianya di kawasan Sagulung. Korban tidak langsung pulang ke kediamannya dan meminta tinggal sementara di kos-kosan temannya. Saat pagi hari, korban ditinggal oleh rekannya di kos-kosan. Sore harinya, korban sudah ditemukan tak bernyawa.

Beberapa hari sebelumnya, juga terjadi kejadian yang sama di salah satu perumahan
kawasan Batuaji. Lalu, dua kali kejadian yang sama di Kawasan Barelang.

Hal ini tentunya membuat prihatin semua pihak, salah satunya Direskrimum Polda Kepri, Kombes Pol Adip Rojikan. ”Saya ikut prihatin atas keputusan pihak yang mengambil keputusan mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri,” ucapnya.

Baca Juga: Penerapan Fuel Card 5.0 Ditunda, Proses Pendaftaran Tetap Jalan

Ia mengatakan, bahwa jalan tersebut bukanlah solusi atas segala permasalah. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan, salah satunya melakukan kegiatan positif. ”Dapat juga meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, seraya memohon untuk diberikan solusi yang terbaik,” tuturnya.

Sementara itu, Psikolog dari Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, Maryana M.Psi mengatakan, kesehatan mental itu sangat penting. Warga Batam diminta tidak saja memikirkan kesehatan jasmani saja, namun juga kesehatan mental.”Tidak saja perlu badan yang sehat, mental juga perlu,” ujarnya.

Kota Batam adalah kota pekerja, dengan tuntutan yang tinggi dari setiap perusahaanya. Jika tidak dapat mengelola dengan baik, dapat menimbulkan persoalan terhadap mental. Apalagi selain problem pekerjaan, ditambah dengan persoalan pribadi lainnya seperti percintaan, rumah tangga atau ekonomi. Tentunya hal tersebut akan semakin meningkatkan beban mental bagi masyarakat Batam.

Baca Juga: Kamera ETLE Belum Cukup Memberi Efek Jera Pelanggar Lalu Lintas di Batam

Masyarakat sangat perlu merawat dan menyehatkan mental atau psike. Maryana mengatakan, sebelum menyehatkan mental, masyarakat perlu memberikan asupan gizi yang baik untuk tubuh, berolahraga dan tidur yang berkualitas.

”Pengunaan ponsel perlu di minimalisir,” ucap Maryana.

Ketergantungan ponsel masyarakat saat ini cukup tinggi, apalagi dengan arus digitalisasi yang sangat pesat. Namun, terkadang masyarakat menggunakan hanya untuk berselancar di media sosial. Ia mengatakan, melihat media sosial dapat membuat seseorang stress. Misalnya jika memiliki ekonomi yang kurang baik, lalu melihat kondisi orang di media sosial yang baik-baik saja. Hal ini akan meningkatkan beban mental.

Baca Juga: Pria yang Loncat dari Jembatan 4 Barelang Ditemukan Meninggal Dunia

Atau sedang dalam masalah percintaan, melihat media sosial mantan pasangan. Hal ini juga akan semakin menambah beban mental. Jika sedang mengalami masalah, Maryana menyarankan sebaiknya membatasi melihat media sosial.

”Ada satu kata kunci yang perlu diingat yakni bersyukur. Harus bersyukur dengan apa yang dimiliki saat ini, itu penting. Jangan membandingkan apa yang kita miliki saat ini, dengan yang dimiliki orang lain,” ungkapnya.

4 kasus bunuh diri di Batam dalam sepajan ini, tentunya harus menjadi atensi masyarakat. Maryana mengatakan, manusia itu makhluk sosial. Sehingga memerlukan kawan, teman untuk bercerita. ”Jika ada teman, saudara yang tiba-tiba berubah, harus segera ditanya. Atau setidaknya terus ditemani, dengarkan saja ceritanya,” tutur Maryana.

Baca Juga: Belum Tentukan Pasangan di Pilgub Kepri, Ansar Tunggu Hasil Survei

Hal itu sudah cukup membantu orang-orang yang bermasalah secara mental. Maryana mengatakan, kesehatan mental ini bukan beban satu atau dua orang. ”Jika ada orang bermasalah, masyarakat jangan judgment (menghakimi). Jika ada bercerita soal keinginan bunuh diri, jangan langsung dihakimi. Tunjukan saja kebaikan-kebaikan dia, temani dia. Buat dia merasa penting di dunia ini, dan ada teman untuk bercerita,” tutur Maryana.

Ada beberapa penyebab orang memutuskan untuk bunuh diri. Pada umumnya terjadi karena adanya perasaan hilangnya harapan, merasa tidak ada jalan keluar dan merasa diri tidak berharga serta tidak layak atas kehidupan.

”Biasanya sangat dekat dengan depresi, kebanyakan orang yang menderita depresi ada keinginan untuk bunuh diri,” ujarnya.

Baca Juga: Pamit Kerja, Pemuda di Batuaji Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Gudang Kos-kosan

Beberapa gejala depresi sebenarnya mirip dengan tanda-tanda orang yang ingin bunuh diri. Diantaranya, tidak memiliki minat untuk melakukan hal yang sebelumnya menyenangkan baginya, menghindari kontak dengan orang lain, lebih sering mengurung diri, merasa rendah diri dan merasa diri tidak berharga.

”Putus pengharapan, emosi tidak stabil, sulit fokus dalam mengerjakan tugas-tugas yang sebelumnya dapat dikerjakan dengan baik,” sebutnya.

Demi meningkatkan kualitas kesehatan mental masyarakat Batam. Dinas Kesehatan Batam sudah membuat layanan kesehatan jiwa di setiap puskesmas. ”Setiap puskesmas sudah punya deteksi dini kesehatan jiwa,” ujar Kadinkes Didi, Jumat (17/5). Meskipun yang melayani bukanlah psikolog.

 

Baca Juga: Terkendala Cuaca, Pencarian Pria yang Loncat dari Jembatan IV Barelang Dihentikan Sementara

Didi menjamin, layanan yang diberikan tetap maksimal. Ia mengatakan, pelayanan jiwa di puskesmas dilaksanakan oleh dokter yang sudah terlatih menangani kesehatan jiwa.

”Apabila nanti sudah tak bisa di puskesmas, nanti akan langsung dirujuk ke RSUD Embung Fatimah, Rumah Sakit Awal Bros dan Rumah Sakit Bunda Halimah, ” ucap Didi.
Layanan kesehatan jiwa di puskesmas dapat menjadi jalur awal bagi tenaga kesehatan untuk lebih dekat dengan masyarakat. (*)

 

Reporter : EUSEBIUS SARA – AZIS MAULANA

Wali Kota Rudi Harap Batam Kembali Raih Juara Umum di MTQH X Kepri

0
MTQH
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memberikan sambutan di depan Kafilah Kota Batam.

batampos – Wali Kota Batam Muhammad Rudi, secara resmi melepas Kafilah Kota Batam untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadist (MTQH) X, tingkat Provinsi Kepulauan Riau, di Kantor Pemerintah Kota Batam, sabtu (18/5/2024).

Dalam sambutannya, Rudi berharap Kafilah Kota Batam dapat kembali membawa juara umum pada MTQH X tingkat Provinsi Kepri 2024 ini.

”Mudah-mudahan Allah SWT mengizinkan, Kafilah Kota Batam berhasil kembali meraih juara umum pada MTQH X tingkat Provinsi Kepri tahun ini,” harapnya.

Baca Juga: Amsakar Kembalikan Berkas Pendaftaran Pencalonannya ke DPD PAN

Rudi mengaku, bahwa ia dan Istrinya, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina akan memberikan sedikit bekal di luar APBD Kota Batam.

”Ini sudah bapak dan ibu siapkan untuk kalian. Selamat berjuang, bersihkan hati dan jangan terpengaruh,” pesannya.

Selain itu, Rudi juga meminta doa agar seluruh pembangunan Batam berjalan lancar seperti yang diperkirakan, khususnya pembangunan Masjid Agung Batam Center yang diperkirakan selesai dalam 2 bulan ke depan.

Baca Juga: Godaan Warna Baru Sepeda Motor Ikonik Honda Super Cub C125

”Harusnya akhir bulan ini sudah diresmikan, karena banyak kendala sehingga pengerjaanya juga terlambat. Doakan, mudah-mudah 2 bulan ke delan sudah bisa diresmikan,” harapnya.Tak hanya itu, untuk memberikan semangat, Rudi juga  mengatakan akan mengajak jalan-jalan ke Malaysia jika Batam kembali meraih juara umum.

Sedangkan dalam laporannya, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Batam Jefridin Hamid mengatakan, MTQH X Tingkat Provinsi Kepri akan dilaksanakan di Dataran Engku Putri Batam Center,, pada tanggal 20-27 Mei 2024.

”Kafilah Kota Batam berjumlah 130 orang. Mereka akan menginap di Harmoni One Hotel, Batam Center, selama MTQH X berlangsung,” singkatnya. (*)

Reporter: Yulitavia