Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3584

KPK Turun ke Bintan, Pinjam Ruangan di Polres Bintan untuk Periksa Mantan Pejabat di Pemkab

0
Dua ruangan yang digunakan penyidik KPK terlihat sepi, Selasa (14/5/2024) siang. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminjam ruangan di Polres Bintan, Bintan Buyu, Selasa (14/5/2024).

Informasi yang diperoleh, penyidik KPK tiba di Polres Bintan sekira pukul 10.00 WIB dan meninggalkan Polres Bintan sekira pukul 12.00 WIB.

Penyidik menggunakan dua ruangan di Satreskrim Polres Bintan dikabarkan untuk pemeriksaan mantan pejabat di Bintan.

Dua ruangan yang digunakan adalah ruangan KBO Satreskrim Polres Bintan dan ruangan Restorative Justice (RJ).

Pantauan di lokasi, dua ruangan yang digunakan untuk pemeriksaan yang dikabarkan mantan pejabat di Bintan itu, sudah kosong.

BACA JUGA: 14 Unit Ruko Milik Andhi Pramono di Tanjungpinang Disita KPK

Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo membenarkan, KPK meminjam ruangan Polres Bintan.

“Kalau meminjam ruangan polres, benar,” ujarnya.

Namun dia tidak tau siapa yang dipanggil untuk diperiksa oleh KPK dan terkait kasusnya.

“Tapi siapa yang diperiksa, kami tidak tau dari KPK, kasus apa kita juga tidak tau,” katanya.

Dia menyarankan, untuk menanyakan langsung ke KPK.

“Untuk penanganannya langsung KPK, tanya ke KPK,” sarannya.

Hingga berita ini diturunkan, Juru bicara KPK, Ali Fikri belum memberikan keterangan resmi. (*)

Reporter: Slamet N

Bupati Apresiasi Kegiatan Puncak Hari Buruh PUK SPMI PT Saipem

0
Bupati Krimun, Aunur Rafiq menghadiri acara puncak peringatan Hari Buruh di Pantai Pelawan yang digagas PUK SPL SPMI PT Saipem

batampos– Peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional telah berlalu. Namun, untuk PUK SPL SPMI PT Saipem Indonesia menggelar acara internal di Pantai Pelawan pada Minggu (12/5) sebagai puncak peringatan Hari Buruh dengan mengundang Bupati Karimun.

”Kami dari pemerintah mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PUK SPL SPMI PT Saipem. Karena, tidak saja memperingati Hari Buruh, tapi juga kegiatan ini lebih untuk mempererat dan persaudaraan. Pasalnya, yang hadir tidak hanya para pekerja yang bekerja di PT Saipem. Tapi, juga dihadiri para keluarga. Ditambah lagi disediakan banyak hadiah,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

BACA JUGA: Ishak Pegawai BAZNAS Karimun, Juara Pertama Desain di PT Saipem

Selain itu, lanjutnya, sudah dalam dua tahun terakhir peringatan Hari Buruh tidak mengadakan aksi. Melainkan, diisi dengan acara suilaturahmi atau pertemuan untuk menyampaikan aspirasi para buruh. Ini juga merupakan hal positif untuk Kabupaten Karimun. Sehingga, situasi tetap berjalan seperti biasa.

”Tahun ini, peringatan Hari Buruh dilaksanakan terpusat di Gedung Nasional tanjungbalai Karimun. Pada saat peringatan tersebut para pekerja sudah menyampaiklan asipirasinya. Diaqntaranya tolak upah murah dan cabut UU Cipta Kerja. Aspirasi ini akan diteruskan kepada pemerintah pusat. Yang jelas, untuk tingkat tenaga kerja lokal yang ada di PT Saipem sudah cukup tinggi. Yakni, sudah mencapai 68,58 persen,” jelasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, Ruffindy Alamsjah menyebutkan, kegiatan internal PUK SPL SPMI PT Saipem merupakan suatu kolaborasi yang serasi. ”Artinya, acara ini tidak hanya terselenggara oleh para pekerja. Tapi, juga didukung olah manajemen perusahaan. Ini menunjukkan hubungan industrial yang positif,” ungkapnya.

Ketua PUK SPL SPMI PT Saipem, Ario yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, memang benar kegiatan yang dilakukan pihaknya dengan mnghadirkan Bupati Karimun dan juga para keluarga dari pekerja untuk lebih dekat dan terjalin silaturahmi untuk bersama-sama berbahagia di pucak peringatan hari buruh.

”Peringatan hari buruh sudah selesai dilaksanakand engan menyampaikan asiprasi buruh. Yakni, cabut undang-undang Omnibulaw, hapus out sourching dan tolak upah murah serta tolak PPh 21. Kemudian, untuk internal kita di dalam perusahaan bagi pekerja yang sudah bekerja di perusahaan ini selama 5 tahun berturut agar dapat diangkat menjadi karyawan permanen,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi P

Satpol PP Tertibkan PKL di Sekitar Pasar Encik Puan Perak

0
Petugas Satpol PP menegur PKL yang berjualan di trotoar lorong gambir, Senin (13/5). f.peri

batampos-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang tertibkan pedagang kali lima (PKL) yang masih berjualan di Lorong Gambir dan trotoar jalan sekitar Pasar Encik Puan Perak.

Pekan lalu para pedagang telah diberi waktu untuk masuk ke gedung pasar modren tersebut, namun hingga batas waktu yang telah ditentukan yaitu 13 Mei 2024 masih ditemukan pedagang yang bandel.

Kasatpol PP Kota Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim, mengatakan mulai hari ini hingga beberapa hari ke depan akan menurunkan tim untuk mengawasi PKL agar tidak lagi berjualan di tempak yang telah dilarang.

“Nanti malam jam 2 bersamaan dengan pedagang yang menurunkan barang jualan, kita akan turunkan petugas,” kata Abdul, Senin (13/5).

Agar semua pedagang tertib, Abdul meminta masyarakat untuk tidak berbelanja ke PKL di trotoar jalan dan pemasok tidak lagi memberikan stok jualan kepada PKL.

BACA JUGA: PKL di Lorong Gambir dan Trotoar akan Ditertibkan

“Pasok aja barang itu ke dalam pasar, jangan kasih kepada PKL yang nakal, agar semua bisa patuh dan masuk ke dalam gedung pasar,” sebutnya.

Bagi pedagang yang masih nakal, kata Abdul akan diberi surat peringatan. Namun demikian ia meminta semuanya bisa patuh dan jangan sampai terkena teguran.

“Jangan sampai kena tindak pidana ringan (tipiring). Karena itu, semua kita minta masuk, kan mereka masyarakat kita juga,” tambahny.

Sementara Direktur BUMD PT. Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB), Guntoro, menambahkan sebenarnya berjualan di dalam gedung itu pedagang lebih hemat karena hanya membayar Rp 200 ribu, sementara jika berjualan di luar harus bayar Rp 600 ribu per bulan.

“Per hari sebenarnya hanya bayar Rp 6 ribu, jauh lebih murah,” sebutnya.

Ia mengatakan sekarang total pedagang yang sudah terdata dan telah mendaftar ulang sebanyak 430 pedagang.

Para pedagang sebenarnya telah mempunyai tempat untun berjualan, hanya saja karena banyak PKL yang berjualan di luar gedung, membuatnya enggan untuk pindah.

“Permintaan mereka itu jangan ada pedagang kali lima lagi,” sebut Guntoro. (*)

Reporter: Peri Irawan

BNNP Kepri: Pengendali Narkoba dan Kurir Berkomunikasi Lewat WhatsApp

0
Kombes bubung Pramiadi ok
Kombes Bubung Pramiadi (BNNP Kepri)

batampos – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri terus berupaya memerangi peredaran gelap narkoba di wilayah Kepri, hal ini disampaikan oleh Kabid Berantas BNNP Kepri, Kombes pol Bubung Pramiadi, bahwa peredaran narkotika bisa ditekan melalui peran aktif masyarakat dan juga stakeholder penegak hukum.

“Dari berbagai pengungkapan yang kami lakukan dan penyitaan barang bukti puluhan ribu kilogram narkotika mayoritas bersumber dari negara tetangga yang diselundupkan melalui jalur laut sementara kota Batam selalu dijadikan sebagai tempat transit yang kemudian dibawa kurir ke beberapa kota di Indonesia,” kata Kombes Pol Bubung Pramiadi, Selasa (14/5).

Bubung menyebutkan modus yang dilakukan oleh pengendali bandar sabu dengan pengiriman yang dijemput oleh kurir di ‘Out Port Limited’ (OPL) di perairan perbatasan Kepri dengan negara tetangga.

“Dan mereka 11 pelaku yang ditangkap sebagian ada residivis dengan kasus serupa dan diamankan di berbagai lokasi di kota Batam,”katadia.

Saat ini pihaknya tengah mendalami dan menelusuri jaringan narkotika tersebut yang dari hasil pemeriksaan para kurir hanya berkomunikasi melalui pesan whatsapp dengan pengendali.

Baca Juga: KPK dan Polda Kepri Bersinergi Memerangi Korupsi

“Kami lakukan pendalaman bersama ahli IT yang ada di BNN RI,” jelasnya.

Menurutnya untuk mengurangi pasokan atau pengiriman ke wilayah Kepri gambaran nya sama hal nya dengan bisnis.

“Antara pasar dan pengiriman supply atau permintaan dan penawaran. Maka para pecandu narkoba ini disembuhkan dan yang tidak menggunakan dicegah, saya yakin pasar nya akan hilang,” sebutnya.

Wilayah perairan di perbatasan dan menjadi tugas TNI AL kemudian Bea Cukai dengan mengamankan pelabuhan, begitu pula Polda melalui Ditpolairud.

“Dan kolaboarasi ini telah terbukti dari beberapa pengungkapan kasus selama ini,”tutupnya. (*)

 

Reporter: AZIS MAULANA

 

Dugaan Pungli Pedagang di Pasar Baru Siap Ditindaklanjuti Polisi

0
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu. F. Yusnadi Nazar

batampos– Polresta Tanjungpinang siap menindaklanjuti jika menerima laporan adanya dugaan pungutan liar (pungli) kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Baru Tanjungpinang.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu mengatakan, terkait isu pungli tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Pemko Tanjungpinang

Kapolresta Tanjungpinang menyebut, adanya dugaan atau isu tersebut berdampak kepada pedagang sehingga enggan pindah ke lokasi Pasar Baru Encik Puan Perak yang telah tersedia.

“Kalau ada pungli, kami akan berantas. Karena pungli itu tidak boleh. Kasihan masyarakat mau berdagang tapi ada oknum-oknum yang melakukan pungli,” sebutnya.

Jika memang terbukti adanya pungli, Polresta Tanjungpinang siap melakukan penindakan dan meminta masyarakat atau pedagang segera melaporkan secara langsung jika mengetahui adanya dugaan pungli.

BACA JUGA: Polisi Tertibkan Juru Parkir Liar, Proses Pungli Diserahkan ke Dishub

“Sekecil apapun itu usaha masyarakat, jangan ada oknum yang melakukan pungli terhadap mereka,” tegas Kapolresta.

Terpisah, Pj Wali Kota Tanjungpinang Hasan menduga adanya oknum tertentu yang menyewakan lapak di pinggir jalan sehingga pedagang enggan pindah ke Pasar Baru.

“Tak mungkin orang berjualan di pinggir jalan kalau tidak ada yang tanggung jawab. Kalau memang mereka kekeh jualan di sana berarti kan bayar ke oknum ini,” sebut Pj Wali Kota.

Hasan kembali menegaskan, jika memang terbukti, pihaknya tak segan-segan dan secara tegas akan menindak para pelaku pungli terhadap pedagang tersebut.

“Kita ada pemerintahan, masa ada oknum yang menyewakan lapak tanpa izin. Nanti kita koordinasikan dengan tim saber pungli,” jelasnya. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

KPK dan Polda Kepri Bersinergi Memerangi Korupsi

0
wakapolda
Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Asep Safrudin, saat menghadiri pelatihan bersama peningkatan kemampuan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Best Western Panbil. (istimewa)

batampos – Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Asep Safrudin, hadir dalam pelatihan bersama peningkatan kemampuan Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Provinsi Kepri. Dalam ini merupakan wujud sinergi kuat antara KPK dan APIP dalam memerangi korupsi di Kepri.

Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko, menjelaskan bahwa hal ini penting dalam rangka adaptasi terhadap perubahan UU KPK yang baru.

“KPK tidak lagi menjadi lembaga independen, melainkan masuk dalam kekuasaan penuh Mahkamah Konstitusi (MK),” jelas Irjen Didik, Selasa (14/5).

Baca Juga: Imigrasi Amankan 21 WNA Kru Kapal MT Arman 114

Wakapolda Kepri Brigjen Pol Asep Safrudin menegaskan bahwa tipikor adalah kejahatan luar biasa yang merugikan negara dan menghambat pembangunan nasional.

“Meningkatkan komitmen bersama sangatlah penting, karena tipikor dinilai semakin berkembang dan memerlukan perhatian yang lebih serius,” tegasnya.

Asep Safrudin optimis APIP dapat meningkatkan kapasitas dan pengetahuan dalam penanganan tipikor.

“Saya yakin dan optimis dalam rangka membangun kesadaran dalam setiap elemen bangsa bahwa tipikor merupakan musuh bersama yang harus di tangani secara bersama-sama,”ujarnya.

Kemudian tentunya diharapkan dapat menghasilkan kolaborasi yang lebih kuat antara APIP dan KPK dalam memberantas korupsi di Kepri. (*)

 

 

Reporter: AZIS MAULANA

Lansia Jadi Prioritas Pelayanan, Kemenag Wujudkan Komitmennya

0
Petugas embarkasi Batam selalu memprioritaskan pelayanan kepada cjh yang berusia lanjut

batampos-Kementerian Agama (Kemenag) mewujudkan komitmennya dengan memberikan pelayanan prioritas dengan semangat haji ramah lansia.

Termasuk di Embarkasi Batam, jemaah lansia menjadi prioritas dengan dibentuknya tim layanan lansia/disabilitas untuk melayani mereka.

Begitu turun dari bus, jemaah lansia sudah disambut dengan kursi roda dan pendamping yang siap membantu segala keperluannya.

Tim ini dibentuk untuk melayani segala kebutuhan jemaah lansia, mulai dari mengantarkan mereka menerima layanan selama di asrama, memberikan makanan dan minuman, membantu ke kamar kecil, dan mengantar ke kamar asrama.

BACA JUGA: Gubkepri Lepas Kloter Pertama Jemaah Haji Embarkasi Batam

Kepala Bidang Layanan Jemaah Lansia/Disabilitas, Edi Batara mengatakan Kementerian Agama memberikan layanan fast track atau jalur cepat untuk mempermudah jemaah lansia untuk mendapatkan layanan prioritas. Layanan ini bertujuan agar jemaah lansia bisa lebih banyak waktu untuk beristirahat.

“Kami sediakan layanan fast track khusus untuk lansia dan disabilitas agar mereka tidak perlu menunggu lama,” terang Edi saat menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 di Asrama Haji Batam, Senin (13/5).

Salah satu jemaah lansia, Anis Maini (69) dari Kloter 3 asal Pekanbaru, merasakan sendiri manfaat layanan ramah lansia ini. Diceritakannya, ketika turun dari bus, petugas langsung datang menghampirinya.

“Bisa jalan, Bu? Kata petugasnya. Saya bilang saya susah jalan, Nak, karena kaki saya sakit, pengapuran di lutut, terus petugasnya bilang naik kursi roda aja ya, Bu, katanya,” ujar Anis.

Dia juga didorong dengan kursi roda saat menerima layanan One Stop Service seperti cek kesehatan, penerimaan paspor, living cost dan gelang identitas.

“Nggak lama (waktu pelayanan), Nak. Sesuai (tagline Haji Ramah Lansia), walaupun Ibu pergi sendiri nggak ada pendamping, tapi kalau dilayani kayak gini nyaman Ibu, Nak,” kata Anis.

Sebagai informasi, jemaah haji Kloter 3 asal Pekanbaru yang tiba di Asrama Haji Batam pada Senin (13/5) ini berjumlah 445 orang. Mereka dijadwalkan akan terbang menuju Madinah pada Selasa, 14 Mei 2024 pukul 06.40 WIB. (*)

Reporter: Jailani

Wakapolres Natuna Sabet Juara 1 Natuna Geopark Marathon 2024 Kelas Master

0
Wakapolres Natuna Kompol Ahmad Rudi Prasetyo,S.H.,M.H saat mencapai garis finis

batampos– Wakapolres Natuna Kompol Ahmad Rudi Prasetyo,S.H.,M.H. Juara 1 Natuna Geopark Marathon 2024 Kelas Master sejauh 42,195 Kilometer dengan waktu tempuh 4 jam 25 menit pace 6,15.

Siapa sangka, pria paruh baya itu mampu meraih juara satu dikelasnya. Dia mampu berpacu dengan pesaingnya tanpa sedikit keraguan mulai dari garis start hingga garis finish.

“Alhamdulillah, saya bisa berhasil sampai garis finish. Ini berkah dari doa semuanya, ” Ujar Kompol Rudi dengan nafas terengah – engah.

Ia tidak menyangka, jika dikelas master 40 kilometer, ia bisa menjadi urutan pertama. Namun ia menyadari, bahwa keberhasilan itu merupakan buah dari keseriusan, ketekunan serta keuletan selama pra lomba.

“Bisa dikatakan, olahraga lari ini sudah menjadi kebiasaan rutinitas saya sehari hari saat hari libur atau bahkan sepulang berdinas, ” Tuturnya.

BACA JUGA: Jaksa Tahan Mantan Pejabat Tanjungpinang, Korupsi Belanja Hibah Pemkab Natuna

Ia berharap event Natuna Geopark Marathon dapat digelar setiap tahun dalam momen khusus untuk menggaet wisatawan luar. “Ini sangat bagus, karena dapat memunculkan bibit atelit-atelit muda berbakat dan dapat merubah pandangan masyarakat Natuna untuk bergaya hidup lebih sehat yaitu salah satunya berolahraga lari,” Pungkasnya

Acara Natuna Geopark Marathon 2024 yang diikuti hampir 800 lebih peserta itu dibuka langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi, Minggu (12/5/2024) kemarin. Kegiatan terselenggara berkat kerjasama Dinas Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Natuna, Geopark Natuna, serta sejumlah instansi vertial lainya. (*)

 

Reporter: Sholeh

Jenazah Rz Akhirnya Ditemukan, Hanyut Belasan KM dari Lokasi Berenang Awal

0
Warga mengevakuasi mayat ananda Mr alias Rz yang ditemukan di Laut Belukar setelah hanyut terbawa arus sejak Minggu

batampos– Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Moro dan para nelayan akhirnya berhasil menemukan satu orang mayat anak berinisial Mr alias Rz, 7 yang hanyut di laut Desa Pauh, Kecamatan Moro pada Minggu (12/5) lalu.

”Alhamdulillah, pencarian yang dilakukan pada hari ketiga pada pagi ini, pukul 09.00 WIB Selasa (14/5) berhasil menemukan mayat ananda Mr alias Rz. Saat ini pihaknya sedang melakukan evakuasi untuk dibawa ke rumah keluarganya,” ujar Kades Pauh, Kecamatan Moro, Usman.

Jika dilihat lokasi penemuan mayat Rz dengan lokasi awal, katanya, memang cukup jauh. Yakni, di Laut Belukar dan kira-kira jauhnya mencapai belasan kilometer mengarah ke laut menuju Perairan ke Tanjungbalai Karimun.

”Arus memang kuat di lokasi kejadian. Saat ditemukan memang air sedang surut. Alhamdulillah ditemukan saat air surut. Kalau tak ditemukan bisa-bisa mayat hanyut sampai perairan perbatasan Singapura,” jelasnya.

BACA JUGA: Berenang di Laut, 6 Selamat, Satu Orang masih Hilang

Kapolsek Moro, AKP Rizal Rahim yang turut langsung ke laut mencari korban hanyut dan tenggelam membenarkan telah ditemukan korban satu anak yang hanyut. ”Saat ini sudah dievakuasi dari laut ke darat untuk dibawa ke rumah keluarga,” ungkapnya.

Terkait musibah yang dialami masyarakat Desa Pauh, Kecamatan Moro, lanjutnya, pihaknya sudah menyalurkan bantuan sosial berupa Sembako dari Kapolda Kepri sebagai bentuk kepedulian dan rasa berempati atas musibah yang dialami oleh keluarga yang mengalaminya.

”Dengan bantuan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat. Terutama keluarga almarhum Hamzah dan ananda Mr alias Rz. semoga bermanfaat dan bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Kami turut prihatin dan kami berempati kepada keluarga korban yang terkena musibah dan juga memperkuat kepercayaan mereka kepada Polri,” jelasnya.

Sebagai anggota Polri, tambah Rizal, pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menjadi pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat. Terutama bagi mereka yang mengalami kesulitan atau hambatan dan musibah dalam melaksanakan fungsi sosialnya. Dan kegiatan ini sebagai bagian dari giat rutin Polsek Moro di wilayah hukum Polsek polsek Moro. (*)

 

Reporter: Sandi P

Penumpang RoRo dari Batam Tujuan Tanjunguban Kesal Tertahan 2 Jam di Kapal

0
Salah satu kapal RoRo terlihat sandar di dermaga Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, Selasa (14/11/2023). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Sejumlah penumpang kapal RoRo tujuan Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan kesal tertahan lebih dari 2 jam di atas kapal, Minggu (12/5/2025) malam.

Pasalnya, kapal RoRo tiba di perairan Tanjunguban sekira pukul 19.00 WIB. Tapi hingga sekira pukul 21.00 WIB, kapal belum juga sandar di Pelabuhan ASDP Tanjunguban.

BACA JUGA: Antisipasi Libur Panjang, ASDP Tambah Satu Kapal RoRo Lintasan Tanjunguban-Telagapunggur

Dalam rekaman diterima, sejumlah penumpang kapal terlihat kesal dengan membunyikan klakson kendaraan berulang kali.

“Kita sudah sampai dari jam 7  malam (19.00 WIB) di Uban tapi sudah jam 9 malam (21.00 WIB) tidak turun-turun, padahal tadi naik RoRo jam 05.30 (17.30 WIB),” ujar seorang penumpang wanita.

Supervisi ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha mengungkapkan, kejadian bermula saat KMP Bahtera Nusantara (BN) 01 tujuan Anambas, Natuna hingga Kalimantan Barat dijadwalkan bertolak dari pelabuhan ASDP Tanjunguban sekira pukul 19.00 WIB.

Saat yang bersamaan, kapal RoRo dari Telagapunggur tiba di perairan Tanjunguban, sehingga berbenturan untuk sandar di Pelabuhan ASDP Tanjunguban.

Dia mengatakan, proses muat kendaraan seharusnya lancar sehingga kapal tujuan Natuna bisa berangkat sesuai jadwal.

Tapi masalah terjadi saat sopir truk yang membawa muatan sayuran dengan tujuan Natuna tidak terangkut.

“Mereka datangnya lambat sementara kita sudah selesai muat. Tidak mungkin kendaraan di dalam kapal dikeluarkan lagi,” katanya.

Ulah para sopir di dermaga membuat kapal RoRo tujuan Natuna tertunda berangkat lebih kurang 2 jam.

Akhirnya aparat Kepolisian dan TNI turun tangan dengan mengamankan para sopir truk.

Begitu ramdoor kapal ditutup, kapal tujuan Natuna itu pun berangkat.

Dia mengatakan, kejadian ini membuat penumpang RoRo dari Telagapunggur, Batam harus tertahan lebih kurang 2 jam di atas kapal.

“Jadinya penumpang dari Batam tertahan,” kata dia. (*)

Reporter: Slamet N