Rabu, 27 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3648

Pertama Kali Dalam Sejarah, PPP Dipastikan Gagal Lolos ke Senayan

0
Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Mardiono kepada wartawan di DPP PPP, Jakarta Pusat, Senin (29/5/2023). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

batampos – Untuk kali pertama dalam sejarah, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) gagal lolos ke DPR RI. Asa PPP untuk menembus ambang batas parliamentary threshold 4 persen melalui perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) dipastikan kandas. Sebab, semua gugatan PPP ditolak dalam putusan dismissal.

Sama halnya dengan hari pertama Selasa (21/5) lalu, dalam pembacaan putusan kemarin gugatan PPP juga ditolak. Dalam perkara 76 di dapil Sulawesi Selatan yang mengklaim suara diambil Garuda, hakim konstitusi Saldi Isra menjelaskan bahwa permohonan PPP tidak menguraikan dengan jelas kesalahan hasil perolehan suara yang ditetapkan termohon (KPU) maupun perpindahan dan pengurangan suara.

Bahkan, pemohon tidak menyebutkan tempat secara spesifik, mulai dari TPS, desa/kelurahan, kecamatan, maupun kabupaten, sebagaimana keharusan uraian permohonan yang diatur dalam Pasal 75 UU MK. ”Tidak ada keraguan bagi Mahkamah untuk menyatakan bahwa permohonan pemohon tidak memenuhi syarat formil penyusunan permohonan,” ujarnya.

Dalam perkara nomor 02 di dapil Jakarta II, MK juga menemukan fakta serupa. PPP tidak menguraikan lebih lanjut mengenai lokasi atau TPS mana saja dan di tingkat rekapitulasi mana terjadi masalah penghitungan suara yang dilakukan termohon. Total, ada 24 permohonan PPP dengan pola seragam yang seluruhnya ditolak MK.

Merespons hal itu, Plt Ketua Umum PPP M. Mardiono merasa kecewa dengan putusan dismissal yang telah dibacakan MK. ”Sekali lagi, saya kecewa Mahkamah Konstitusi tidak melakukan pemeriksaan secara komprehensif sehingga bisa memberikan rasa keadilan terhadap rakyat,” terang dia dalam konferensi pers di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Menurut dia, masyarakat telah mengamanatkan hak konstitusinya kepada PPP melalui Pemilu 2024. Maka, kata Mardiono, seharusnya MK bisa melakukan pembuktian secara komprehensif terhadap gugatan yang diajukan Partai Kakbah itu.

Mardiono menyampaikan perbandingan hasil perolehan suara PPP yang dilakukan internal partai dengan ketetapan KPU. Dalam tabulasi suara secara internal, perolehan suara PPP mencapai 6.343.868 atau 4,17 persen dan 12 kursi di DPR RI. Perolehan suara itu berbeda dengan tabulasi KPU, yaitu 5.858.777 atau 3,87 persen.

Sementara itu, Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan, ada 106 perkara yang lanjut ke sidang pembuktian. Itu terdiri atas 90 perkara yang dinyatakan memenuhi unsur, ditambah 16 perkara petikan, 16 perkara petikan berasal dari sebagian dalil yang dinilai perlu pendalaman pada perkara yang ditolak dalam sidang dismissal.

”Ada dapil-dapil lain di dalam satu perkara itu ada yang harus pembuktian gitu,” ujarnya di gedung MK Jakarta.

Untuk sidang pembuktian, MK akan menggelar mulai 27 Mei, pekan depan. Sistemnya sama, yakni dibagi pada tiga panel. Dalam pembuktian, para pihak diberi kesempatan mendatangkan lima saksi dan satu ahli. (*)

Pengalaman Lik Khai Tetap Ditarik Uang Parkir meski Sudah Berlangganan

0
parkirbaruu
Juru parkir mengenakan seragam baru dari Dinas Perhubungan Kota Batam mengatur kendaraan yang akan parkir di kawasan Greend Land Batamcenter, Selasa (14/5). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Nasib kurang menyenangkan dialami Anggota DPRD Kota Batam, Lik Khai. Pasalnya ia yang sudah terdaftar sebagai pelanggan parkir berlangganan masih dipungut parkir tepi jalan oleh juru parkir (Jukir,r red).

Ia menceritakan pengalamannya ketika baru saja menjadi member parkir berlangganan, namun masih dimintai retribusi parkir.

“Tetap diminta uang parkir, padahal mereka sudah lihat stiker khusus parkir berlangganan di kendaraan,” kata dia, Rabu (22/5).

Ia menilai sosialisasi yang diberikan oleh Dishub kepada jukir masih minim dan belum maksimal. Anggota fraksi Partai NasDem ini juga sudah menjelaskan, namun tetap saja ada argumen dari Jukir.

Lik Khai sendiri mengaku saat ini telah mendaftar enam kendaraan roda empat miliknya, guna mendukung program terbaru Pemko Batam.

“Ini kan program pemerintah, sebagai legislatif saya dukung lah. Saya ikutkan semua kendaraan berlangganan. Tapi kalau di lapangan masih bocor seperti ini, saya sangat menyayangkan lah. Kecewa saya,” ungkapnya.

Jukir bahkan mengaku tidak mengetahui mengenai program terbaru milik Pemko Batam ini.

“Saya bayar biaya parkirnya. Namun saya sangat kecewa dengan Dishub dan Pemko terutama,” keluh Lik Khai.

Keberadaan jukir ilegal juga masih marak. Menurutnya, jika jukir tidak menggunakan seragam atau atribut. Ia juga menumpahkan kekesalannya terkait lemahnya pengawasan.

“Asal naik saja. Evaluasi tak ada. Semerawut persoalan parkir di Batam tak selesai- selesai,” ujarnya.

“Padahal bersamaan dengan launching parkir berlangganan, Dishub juga membagikan atribut pink. Nyatanya kejadian kemarin, yang mengejar dan menagih saya itu seperti jukir liar. Sosialisasi kata mereka berjalan, mana buktinya,” tegas Lik Khai

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Salim mengaku baru mengetahui perihal masih adanya juru parkir yang tetap menarik biaya parkir, bagi pemilik kendaraan yang telah mendaftar program parkir berlangganan.

Salim menduga adanya juru parkir yang dimaksud, diduga belum mengikuti program sosialisasi yang masih berlangsung hingga saat ini.

“Mungkin jukir yang dimaksud itu masih baru, jadi mungkin belum dapat sosialisasi dari kita. Saya juga sudah mencoba menghubungi pak Lik Khai, untuk mencari tahu siapa jukirnya. Nanti saya minta koordinator untuk lakukan pengecekan, apabila ketemu akan diberi teguran keras,” Sali menegaskan.

Salim juga meminta agar para pemilik kendaraan dapat langsung melaporkan para oknum juru parkir, yang melakukan penagihan parkir kepada peserta parkir berlangganan.

“Kalau ada lagi yang seperti itu, foto saja langsung dan laporkan bisa melalui call center kami, media sosial kami, atau bisa juga langsung ke saya,” terangnya. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Ronaldo hingga Xabi Alonso Tulis Salam Perpisahan untuk Toni Kroos

0
Toni Kroos umumkan pensiun dari sepak bola usai Euro 2024. (Instagram @toni.kr8s)

batampos – Gelandang Real Madrid dan Timnas Jerman Toni Kroos mengumumkan kalau dirinya akan gantung sepatu usai Euro 2024. Keputusan itu diumumkan melalui sebuah unggahan di akun Instagram pada Selasa (21/5).

Para bintang sepak bola dunia pun bereaksi atas kabar pensiunnya Toni Kroos. Melalui akun Instagram masing-masing, mereka menuliskan kalimat perpisahan untuk Toni.

”Aku sangat menikmati bermain di sisimu. Sungguh merupakan sebuah kehormatan bisa berbagi lini tengah Real Madrid bersamamu. Malam Eropa yang tak terlupakan, gelar, magisnya Bernabeu…. Kami tidak akan pernah melupakan momen emas ini. Aku akan merindukanmu temanku,” tulis Luka Modric dalam unggahannya.

Tak cuma dari rekan setim, kalimat perpisahan juga datang dari bintang sepak bola yang juga pernah bermain bersama Toni Kroos. Cristiano Ronaldo, Casemiro, dan Sergio Ramos pun mengaku bangga pernah bermain bersama seorang Toni Kroos.

”Terima kasih untuk semuanya, Toni! Sebuah kehormatan bisa berbagi lapangan denganmu. Semoga kamu mendapatkan yang terbaik di masa depan,” kata Cristiano Ronaldo.

”Kamu tahu kapan harus mengucapkan selamat tinggal, maka lihatlah ke belakang dengan perasaan bangga dan tersenyumlah; kamu telah mencapainya,” tulis Casemiro.

”Untuk saudaraku Antonio. Sangat menyenangkan bisa berbagi banyak sekali momen spesial dan kesuksesan dengan pemain yang unik dan pribadi yang luar biasa. Nikmatilah hidup barumu ke depannya…,” tulis Sergio Ramos.

Pelatih klub Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, juga turut mengomentari keputusan Toni Kroos. Xabi menyebut bahwa Toni mengambil keputusan yang cerdas.

”Rasa hormat penuh untuk Toni Kroos, seperti yang selalu terjadi padanya, mengakhiri karir saat di puncak (performa) adalah keputusan cerdas,” ucap Xabi Alonso dikutip dari akun X resmi Bayer Leverkusen.

Sebelumnya, Toni Kroos sempat menyatakan bahwa dia ingin pensiun di puncak karir. Dia juga pernah menyatakan bahwa dia sangat ingin mengakhiri karir sepak bolanya di Real Madrid. (*)

Turis Jerman Ini Ungkap Sosok Roby, Pemuda yang Sopan dan Cerdas, Tepat Pimpin Bintan

0
Seorang warga negara Jerman, Martin Krenzt saat berada di Bintan.

batampos– Bintan menjadi daerah yang paling sering dikunjungi turis asing, karena keindahan alam dan sosial budaya masyarakatnya.

Selain itu, Bintan dikenal sangat kondusif serta infrastrukturnya juga sudah mumpuni seperti di kawasan wisata Lagoi, Bintan.

BACA JUGA: Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pantai Malang Rapat, Bintan, Rugikan Nelayan dan Tak Nyaman bagi Wisatawan

Seorang turis Jerman, Martin Krenzt menuturkan, sudah sering berkunjung ke Bintan.

Selain keindahan alam, dia merasa nyaman dan betah di Bintan karena masyarakat Bintan yang sangat ramah.

Dia juga mengaku senang dan sedikit tidak percaya bisa bertemu Roby Kurniawan, yang belakangan baru dia ketahui adalah Bupati Bintan.

Dia menyampaikan, seorang pemimpin harus bisa mengelola potensi yang ada dan Bintan memiliki potensi wisata yang luar biasa.

“Ini modal utama, tidak semua negara punya. Bintan merupakan tempat wisata yang menurut saya sangat indah dan nyaman,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, Roby merupakan sosok pemuda yang ramah, sopan, juga cerdas, sehingga, tepat memimpin Bintan dengan segala potensi yang ada dalam memajukan dunia pariwisata di Bintan. (*)

 

Reporter: Slamet N

Kronologi Penangkapan Pegi, Otak Pembunuhan Vina Cirebon

0
Pegi alias Perong (Istimewa)

batampos – Polda Jawa Barat membeberkan kronologi penangkapan Pegi Setiawan alias Perong, otak pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon pada 2016 silam. Pegi ditangkap di Jalan Kopo, Kota Bandung, pada Selasa (21/5) sekitar pukul 18.23 WIB.

Kabidhumas Polda Jabar Kombespol Jules Abraham Abast mengatakan, tersangka Perong diduga sebagai otak kasus pembunuhan disertai pemerkosaan Vina Cirebon yang terjadi pada Agustus 2016 silam.

”Tersangka PS diduga sebagai otak kasus pembunuhan disertai pemerkosaan yang terjadi delapan tahun silam,’’ kata Jules kepada wartawan, Kamis (23/5).

Polisi menangkap Pegi saat pulang bekerja sebagai kuli bangunan di Kopo. Dia mengatakan, polisi sempat mengalami kesulitan saat melacak keberadaannya. Selain berpindah tempat, di antaranya Cirebon dan Bandung, tersangka juga sudah berganti nama menjadi Robi.

Namun polisi akhirnya berhasil melacak keberadaan tersangka saat bekerja menjadi kuli bangunan. Polisi masih terus melakukan proses pendalaman atas kasus itu.

Sebelumnya, perburuan buronan kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon akhirnya menemui titik terang. Salah satu DPO atas nama Pegi alias Perong telah berhasil ditangkap.

”Ya (Pegi sudah ditangkap),” kata Dirreskrimum Polda Jawa Barat Kombespol Surawan saat dikonfirmasi, Rabu (22/5).

Surawan menyampaikan Pegi ditangkap di Bandung pada Selasa (21/5) malam. Dia ditangkap tanpa perlawanan. Pegi selama ini bekerja sebagai kuli bangunan di Bandung. Namun, belum diketahui pasti berapa lama dirinya menjalani profesi tersebut.

”Pegi Setiawan ini informasi terakhir yang kami dapatkan adalah bekerja saat ini sebagai buruh bangunan di Bandung, sehingga kami melakukan penangkapan di Bandung,” kata Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombespol Jules Abraham Abast. (*)

Jelang Idul Adha, 2.853 Ekor Sapi, dan 10.341 Ekor Kambing sudah Masuk ke Kota Batam

0
Hewan Kurban Dalil Harahap3 scaled e1715047001559
Pekerja memberi makan sapi di Tanjungriau, Sekupang, Senin (6/5). Pesanan sapi sudah meningkat jelang Idul Adha. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) mendata sebanyak 2.853 ekor sapi, dan 10.341 ekor kambing sudah masuk ke Kota Batam.

Menyambut hari raya Iduladha persiapan dimulai dari mendatangkan, pengecekan kesehatan mulai dari kedatangan, karantina, hingga penyembelihan.

Dokter Hewan DKPP Kota Batam, drh. Samuel Tampubolon menyampaikan kondisi hewan kurban saat ini dalam kondisi baik. Batam juga sudah dinyatakan bebas dari virus penyakit mulut kuku (PMK) yang sempat mewabah tahun lalu.

“PMK sudah tidak ada. Namun tetap perlu langkah antisipasi pencegahan. Agar sapi yang ada saat ini sehat dan layak untuk menjadi hewan kurban,” kata dia, saat dijumpai di Kantor DKPP, Rabu (22/5).

Ia menjelaskan, sapi dan kambing yang masuk ke Kota Batam telah melalui pemantauan dan monitoring agar tetap bebas dari penyakit. Untuk mencegah penyakit mulut dan kaki (PMK), sapi dan kambing tersebut sudah divaksin sejak dari daerah asal. Kemudian, sampai di sini, sapi dan kambing tersebut kembali dikarantina dan dicek kesehatannya

Baca Juga: Marlin dan Amsakar Mendaftar ke PDIP Batam

Samuel menyebutkan ciri- ciri hewan yang layak untuk dijadikan hewan kurban di antaranya berusia di atas dua tahun, sehat, mata bening, terlihat aktif dan tidak lesu. Selain itu kondisi berdiri tegap, kaki tegak atau tidak pincang.

samuel
drh Samuel Tampubolon

“Semua kami cek. Termasuk juga testis, gigi, rambut atas bulu pada tubuh hewan kurban. Biasanya kami turun ke lapangan dua pekan jelang perayaan. Jadi pengecekan terakhir yang menyatakan sapi layak dan sehat. Kalau ditemukan uang sakit, kami minta langsung dipisahkan,” bebernya.

Samuel menambahkan untuk sapi yang ada Batam berasal dari Lampung Tengah hingga Kota Medan. Jenis sapi yang tersedia saat ini merupakan sapi silangan, dan sapi Bali.

“Khusus untuk sapi Bali, telah dilakukan uji Jembrana, sebab, uji tersebut sangat penting untuk mencegah penularan penyakit pada sapi-sapi lainnya,” tegas pria berkacamata ini.

Meskipun sudah dinyatakan bebas PMK, Batam tetap melakukan pengetatan. Berbagai prosedur mendatangkan sapi harus dilengkapi pengusaha. Seperti hasil uji laboratorium, hingga vaksin.

Hal ini bertujuan untuk memastikan sapi yang masuk dalam kondisi sehat. Karena ia bertugas menjamin kesehatan hewan kurban ini.

Baca Juga: Siaran Langsung MTQH X Kepri di YouTube Diskominfo Batam

Lanjutnya, selain sapi yang baru masuk, masih ada 500 ekor sapi dari tahun lalu. Sehingga total tahun ini akan tersedia 3.353 ekor sapi.

Kepala DKPP Kota Batam, Mardanis menyampaikan sementara ini stok hewan kurban yang ada cukup untuk memenuhi permintaan. Stok yang ada saat ini diperkirakan juga akan masih ada tambahan.

“Hewan kurban cukup. Jadi tidak ada masalah. Kami bersama karantina dan pihak terkait lainnya serta pengusaha hewan ternak berupaya menghadirkan sapi yang sehat, dan layak. Makanya pengetatan sudah dimulai dari daerah asal hingga tiba di sini,” terangnya.

Pijaknya juga akan menjadwalkan untuk turun ke kandang sapi dan kambing untuk mengecek kesehatan hewan.

“Biasanya pemesanan mulai ramai itu tiga hingga dua pekan jelang perayaan. Nanti kami akan turun, dan pastikan hewan yang dijual memang layak untuk dijadikan hewan kurban,” terangnya.

Selain itu, DKPP juga masih akan terus mengawasi hingga proses pemotongan hewan kurban. Di setiap titik pemotongan yang berkapasitas besar, akan ditempatkan dokter hewan dan tim untuk memantau proses pemantauan, dan kondisi daging sapi.

“Tetap kami perhatikan dan pastikan daging sapi benar- benar aman untuk dikonsumsi. Biasanya kami tugaskan di Masjid yang jumlah hewan kurbannya banyak,” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

 

Derasnya Dukungan, Akhmad Rosano Mantapkan Diri Maju Calon Ketua BPW KKSS Kepri

0
b90be1a9 7855 46ba a4b1 afa459e4f6e2
Akhmad Rosano bersama Prabowo Subianto Presiden RI terpilih.

batampos – Wakil Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kota Batam, Akhmad Rosano memantapkan diri maju sebagai calon Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Kepri, dalam pelaksanaan Muswil ke-IV BPW KKSS Kepri 2024 yang akan dilaksanakan di Tanjungpinang, Sabtu (25/5/2024) mendatang.

Hal ini datang senada dengan dukungan penuh dari para tokoh Bugis Makassar, baik yang ada di Kota Batam maupun beberapa Kabupaten/Kota lainnya.

“Terutama dukungan dari para tokoh dan saudara-saudara Bugis Makassar yang ada di Batam. Hingga saat ini terus mengalir kencang kepada saya, tanpa ada maksud apapun,” tegasnya, Rabu (22/5/2024).

Sebagai salah satu calon Ketua BPW KKSS Kepri, yang juga mendapat dukungan penuh dari Ketua BPD KKSS Batam, H.Masrur Amin. Rosano juga melihat hal ini menjadi poin penting bagi dirinya.

Namun demikian, ia juga mengharapkan bahwa keberadaannya di Batam bukan untuk menyingkirkan rekan sejawatnya, yang juga memiliki niat yang sama. Ia mengakui bahwa KKSS telah menjadi bagian dalam dirinya.

“Dalam perjalanan organisasi ini, tentu saja kini KKSS menjadi bagian penting dalam hidup saya,” terangnya.

Terkait proses pemilihan yang akan berlangsung Sabtu mendatang, Rosano menuturkan sangat mengharapkan partisipasi aktif dari para pemegang hak suara.

Terutama partisipasi aktif mengenai visi dan misi para calon yang akan bertarung nantinya. Para pemegang hak suara, nantinya tentu dapat melihat mengenai siapa calon yang akan memiliki visi dan misi positif dalam membangun KKSS kedepannya. Walau saat ini, dirinya masih belum mau membocorkan mengenai program kerja yang saat ini telah disusun.

“Saya juga berterima kasih kepada saudara-saudara yang memegang hak suara dan telah berpartisipasi membesarkan KKSS. Dalam pencalonan ini, kami akan berargumen dan menyampaikan visi serta misi positif untuk membangun KKSS ke depan. Kami ingin meningkatkan hubungan sosial dan bermasyarakat yang baik,” paparnya.

Tidak lupa, Rosano juga mengajak seluruh warga KKSS untuk membangun organisasi demi kepentingan semua pihak.

Menurutnya, semangat optimis dan memanusiakan manusia adalah hal terpenting dalam menjalankan organisasi. Ia berharap semua pihak dapat berpikir positif dan belajar dari kesalahan masa lalu demi membangun KKSS yang lebih.

“Bagaimana dan untuk siapa organisasi ini kita bangun? Bagi saya, tentu saja untuk orang-orang, terutama keluarga Sulawesi Selatan yang ada di Kepulauan Riau,” tambahnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Bebas dari Penyakit, DKPP Catat 3.353 Hewan Kurban Penuhi Kebutuhan Hari Raya Idul Adha

0
Hewan Kurban 1 F Cecep Mulyana scaled e1683687864210
Ilustrasi. Seorang pekerja sedang memberi makan untuk sapi hewan kurban di tempat penjualan hawan kurban Kandang Berkah di kawasan Batamcenter. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) mendata sebanyak 2.853 ekor sapi, dan 10.341 ekor kambing sudah masuk ke Kota Batam.

Menyambut hari raya Iduladha persiapan dimulai dari mendatangkan, pengecekan kesehatan mulai dari kedatangan, karantina, hingga penyembelihan.

Dokter Hewan DKPP Kota Batam, drh. Samuel Tampubolon menyampaikan kondisi hewan kurban saat ini dalam kondisi baik. Batam juga sudah dinyatakan bebas dari virus penyakit mulut kuku (PMK) yang sempat mewabah tahun lalu.

“PMK sudah tidak ada. Namun tetap perlu langkah antisipasi pencegahan. Agar sapi yang ada saat ini sehat dan layak untuk menjadi hewan kurban,” kata dia, saat dijumpai di Kantor DKPP, Rabu (22/5).

Ia menjelaskan, sapi dan kambing yang masuk ke Kota Batam telah melalui pemantauan dan monitoring agar tetap bebas dari penyakit. Untuk mencegah penyakit mulut dan kaki (PMK), sapi dan kambing tersebut sudah divaksin sejak dari daerah asal. Kemudian, sampai di sini, sapi dan kambing tersebut kembali dikarantina dan dicek kesehatannya

Samuel menyebutkan ciri- ciri hewan yang layak untuk dijadikan hewan kurban di antaranya berusia di atas dua tahun, sehat, mata bening, terlihat aktif dan tidak lesu. Selain itu kondisi berdiri tegap, kaki tegak atau tidak pincang.

“Semua kami cek. Termasuk juga testis, gigi, rambut atas bulu pada tubuh hewan kurban. Biasanya kami turun ke lapangan dua pekan jelang perayaan. Jadi pengecekan terakhir yang menyatakan sapi layak dan sehat. Kalau ditemukan uang sakit, kami minta langsung dipisahkan,” bebernya.

Samuel menambahkan untuk sapi yang ada Batam berasal dari Lampung Tengah hingga Kota Medan. Jenis sapi yang tersedia saat ini merupakan sapi silangan, dan sapi Bali.

“Khusus untuk sapi Bali, telah dilakukan uji Jembrana, sebab, uji tersebut sangat penting untuk mencegah penularan penyakit pada sapi-sapi lainnya,” tegas pria berkacamata ini.

Meskipun sudah dinyatakan bebas PMK, Batam tetap melakukan pengetatan. Berbagai prosedur mendatangkan sapi harus dilengkapi pengusaha. Seperti hasil uji laboratorium, hingga vaksin.

Hal ini bertujuan untuk memastikan sapi yang masuk dalam kondisi sehat. Karena ia bertugas menjamin kesehatan hewan kurban ini.

Lanjutnya, selain sapi yang baru masuk, masih ada 500 ekor sapi dari tahun lalu. Sehingga total tahun ini akan tersedia 3.353 ekor sapi.

Kepala DKPP Kota Batam, Mardanis menyampaikan sementara ini stok hewan kurban yang ada cukup untuk memenuhi permintaan. Stok yang ada saat ini diperkirakan juga akan masih ada tambahan.

“Hewan kurban cukup. Jadi tidak ada masalah. Kami bersama karantina dan pihak terkait lainnya serta pengusaha hewan ternak berupaya menghadirkan sapi yang sehat, dan layak. Makanya pengetatan sudah dimulai dari daerah asal hingga tiba di sini,” terangnya.

Pijaknya juga akan menjadwalkan untuk turun ke kandang sapi dan kambing untuk mengecek kesehatan hewan.

“Biasanya pemesanan mulai ramai itu tiga hingga dua pekan jelang perayaan. Nanti kami akan turun, dan pastikan hewan yang dijual memang layak untuk dijadikan hewan kurban,” terangnya.

Selain itu, DKPP juga masih akan terus mengawasi hingga proses pemotongan hewan kurban. Di setiap titik pemotongan yang berkapasitas besar, akan ditempatkan dokter hewan dan tim untuk memantau proses pemantauan, dan kondisi daging sapi.

“Tetap kami perhatikan dan pastikan daging sapi benar- benar aman untuk dikonsumsi. Biasanya kami tugaskan di Masjid yang jumlah hewan kurbannya banyak,” tutupnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Pak Kadisnaker Akui di Batam, Generasi Z Sulit Dapat Kerja

0
pegawai karyawan
Pekerja pabrik menaiki bus saat pulang kerja di Batuaji. (F. Dalil Harahap/Batam Pos)

batampos – Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan lulusan yang ada tidak sesuai dengan kebutuhan industri. AKibatnya ketersediaan lapangan kerja dengan jumlah pencari kerja di masa depan diprediksi tidak seimbang. Generasi Z atau mereka yang kelahiran 1996-2012 terancam sulit mendapat pekerjaan.

Menanggapi ini, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti menyampaikan untuk kota Batam hal ini sebenarnya sudah terjadi.

Persaingan kerja semakin ketat, karena jenis kebutuhan industri tidak bisa dipenuhi oleh pencari kerja yang ada saat ini. Batam dikenal dengan kota industri, permintaan paling banyak itu didominasi dari welder, galangan kapal, hingga bidang teknologi atau IT.

“Sementara yang ada saat ini adalah tamatan SMA non skill, atau sarjana soft skill yang jurusannya tidak sesuai dengan dunia industri di Batam. Hal ini menjadi penyebab pengangguran itu ada, dan serapan tenaga kerja rendah, karena faktor tersebut,” jelasnya, saat dijumpai di Sekupang, Rabu (22/5).

Rudi menambahkan untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan serapan tenaga kerja, menurutnya bisa dimulai dari bangku pendidikan.

Pendidikan SMK atau vokasi menjadi landasan awal untuk menyiapkan pelajar dalam memasuki industri kerja. Misalnya di Batam ini kebutuhan sudah pasti tenaga welder, Offshore, hingga teknik rekayasa dan teknologi digital.

Sementara untuk pendidikan vokasi yang tersedia saat baru ke arah pariwisata, untuk bidang yang tinggi permintaan tersebut belum ada.

“Kurikulum merdeka sebenarnya sudah mengarah ke sana, tinggal bagaimana pemerintah daerah untuk menyiapkan satuan pendidikan untuk menunjang dan mendukung program tersebut,” ungkapnya.

Hal ini sebenarnya sudah berjalan di luar negeri. Misalnya Singapura, pemerintah sudah memiliki data anak yang akan lanjut kuliah dengan yang hanya sampai tingkat menengah atas. Sehingga pemetaan persiapan masa depan mereka lebih jelas.

“Mereka tidak kuliah tersebut diberikan pendidikan dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Sehingga ketika mereka berhasil menyelesaikan pendidikan, mereka langsung terserap,” tambah Rudi.

Ia juga mengimbau kepada calon pencari kerja yang menjadikan Batam sebagai destinasi dalam mencari pekerjaan. Agar mempersiapkan diri dengan keahlian yang dibutuhkan di sektor industri yang ada di Kota Batam.

“Sehingga ketika datang ke Batam langsung diterima, dan tidak menjadi pengangguran. Kalau kondisi saat ini kan sebaliknya, datang dulu, soal lowongan pekerja belakangan. Sehingga mereka masuk dalam angka pengangguran terbuka, sampai mereka terserap,” bebernya.

Untuk itu, kepada mereka yang saat ini akan melanjutkan pendidikan, dan bertujuan ke Batam sudah punya gambaran kebutuhan industri saat ini dan ke depannya.

“Saran saya tetap persiapkan diri dengan matang, dan pilihlah jurusan sesuai dengan kebutuhan industri yang saat ini mendominasi,” tutup Rudi. (*)

Reporter : YULITAVIA

Marlin dan Amsakar Mendaftar ke PDIP Batam

0
pdip
Sekretaris DPC PDIP Batam, Ernawati (kanan) saat konfrensi pers mengenai tahap penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Batam di Kantor Sekretariat DPC PDIP Batam, Rabu (22/4). F. Yulitavia

batampos – DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi menutup tahapan penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

DPC PDIP Kota Batam mengumumkan 7 bakal calon wali kota dan wakil wali kota Batam dinyatakan memenuhi syarat dalam tahap penjaringan. Tahapan sudah selesai dilakukan, dan terakhir itu tahap verifikasi bakal calon tanggal 20 Mei lalu.

“Tanggal 21 lalu wawancara. Alhamdulillah satu hari selesai. Semua bakal calon hadir langsung dan memenuhi panggilan wawancara hingga malam hari. Hasil penjaringan ini akan kami laporkan kepada DPP,” kata Sekretaris DPC PDIP Batam, Ernawati saat konfrensi pers, Rabu (22/5).

Ia menyebutkan selama dibukanya pendaftaran terjaring 7 bakal calon kepala daerah (Bacada). Ia merinci tiga bakal calon merupakan kader internal yaitu

  • Udin P Sihaloho
  • Buralimar
  • Husrinaldi.

Sementara untuk eksternal itu ada

  • Wakil Gubernur Provinsi Marlin Agustina
  • Wakil Wali Kota Amsakar Achmad
  • Jefridin Hamin yang saat ini duduk sebagai Sekretaris Daerah Kota Batam
  • Raja Herimun Rizal.

Erna menyampaikan karena tahapan ini di tingkat penjaringan, maka akan tahapan berikutnya yaitu penyaringan, dan itu sesuai dengan aturan di partai bahwa penyaringan itu ada di DPD, selanjutnya baru ke tahap DPP.

“Nanti DPP akan menyaring sampai keluarnya surat rekomendasi. Paling lambat laporan ini harus masuk di DPP itu tanggal 31 Mei. Jadi berkas ini akan langsung kami serahkan kepada DPD untuk tahap penyaringan,”sebutnya.

Erna sedikit menjelaskan proses penjaringan yang dilakukan bakal calon yang mendaftar melalui PDIP. Ia mengungkapkan pendaftaran dan pengambilan formulir ada yang mengambil sendiri dan melalui kuasa.

“Kalau Bu Marlin memang kan dari awal melalui Pak Kamal. Jadi komunikasi sudah dengan Pak Kamal, Pak Ketua DPC, dan panitia juga bahwa untuk hadir mendaftar di sini (DPC PDIP, red) itu memang langsung diberikan surat mandat dari Bu Marlin kepada Pak Kamal. Namun semua proses dijalankan semua, dan semua berkas dilengkapi, termasuk juga tahap wawancara hadir sendiri, dan menyerahkan dokumen juga, Bu Marlin dari Partai NasDem,” papar Erna.

Begitu juga dengan Ketua DPD Partai NasDem, Amsakar Achmad, yang bersangkutan datang sendiri, dan mengambil formulir. “Bahkan prosesnya cepat, jelang satu hari langsung dikembalikan,” tambahnya. (*)

Reporter: Yulitavia