Kamis, 7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3701

Usai Lebaran, Harga Cabai Turun, Bawang Masih Tinggi

0
Cabai fff Iman Wachyudi
Ilustrasi. Warga saaat membeli cabai. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Sepekan usai Lebaran, harga cabai di pasar tradisional di Batam terpantau turun, baik cabai rawit merah, maupun cabai merah keriting harganya turun hingga ke Rp 36 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga cabai dibanderol Rp 65 ribu sampai dengan Rp 70 ribu per kilogramnya.

Pantauan Batam Pos di Pasar Viktoria pada hari Jumat (19/4) pagi, harga cabai mengalami penurunan yang cukup drastis dibanding bulan Ramadan kemarin. Adapun alasan dari merosotnya harga cabai setelah lebaran ini karena permintaan yang menurun dan stok cabai melimpah.

“Sudah mulai turun, stok banyak dan permintaan berkurang usai Lebaran ini,” ujar Neni, salah satu pedagang cabai di sana.

Neni memprediksi harga cabai kemungkinan akan mengalami kenaikan lagi setelah permintaan sudah kembali normal. Seperti diketahui lanjutnya, usai lebaran ini permintaan cabai merah di masyarakat mengalami penurunan hingga 50 persen.

“Ya, biasa kita bisa jual 10 kilogram per hari, saat ini jual 5 kilogram saja sudah berat karena sepinya pembeli, ” tuturnya.

Wahyu pedagang cabai lainnya di pasar kaget Marlion mengaku saat ini cabai rawit dijual Rp 40 ribu per kilogram. Ia menyebutkan kualitas cabai rawit dan cabai merah saat harga sedang turun seperti sekarang ini justru lebih bagus, lebih segar dibandingkan saat harga cabai sedang mahal.

“Stok kita cukup banyak. Kualitasnya juga bagus-bagus, ” ucapnya.

Namun, berbeda halnya dengan harga bawang yang memang masih tinggi sejak awal Ramadan lalu. Harga bawang merah saat ini dijual Rp 40 ribu sampai dengan Rp 45 ribu per kilogramnya.

“Habis Lebaran yang naik itu bawang-bawangan. Kalau cabai itu sempat naik sebelum lebaran, tapi pas lebaran malah turun. Bawang merah malah naik setelah lebaran, ” ucap Wahyu.

Selain bawang, harga beras juga masih tinggi di Batam. Beras medium saat ini dijual Rp 14 ribu per kilogram. Sedangkan beras premium dijual Rp 15 ribu sampai Rp 16 ribu per kilonya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

 

Jalan Rusak Semakin Banyak di Batuaji dan Sagulung

0
Jalan Rusak dan Berlumpur Dalil Harahap 3 scaled e1703817439755
Jalan R Suparpto, turunan Bukit Daeng, Tembesi Tower, Sagulung rusak dan berlumpur sehingga rawan kecelakaan. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Jalan rusak kembali disoroti masyarakat penggunaan jalan di Batuaji dan Sagulung. Itu karena banyak ruas jalan utama yang dalam kondisi rusak parah. Jalan menuju Pelabuhan Sagulung misalkan, nyaris tak beraspal lagi saat ini sebab, lubang di atas bahu jalan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Arus lalulintas jadi terhambat. Banyak pengendara yang kecelakaan akibat kerusakan jalan ini. Harapan masyarakat untuk program perbaikannya jalan sampai saat ini belum ada realisasi.

Titik kerusakan lain yang juga membahayakan pengendara dan terjadi kemacetan lalulintas di jalan utama R Suprapto persisnya di turunan Bukit Daeng dari Mukakuning ke Batuaji, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Kerusakan terjadi persis di lokasi U Turn yang merupakan lokasi gorong-gorong atau jalur penyeberangan air. Awalnya ada pengikisan di pinggir gorong-gorong sehingga makin lama makin melebar kerusakannya. Lubang bukan saja hanya satu titik tapi meluas ke seluruh ruas jalan.

Kerusakan ini sangat membahayakan pengendara karena lokasinya di turunan dan lokasi pemutaran kendaraan. Kerusakan jalan ini juga menjadi sumber kemacetan arus lalulintas di sore hingga malam hari saat warga pulang kerja.

Warga Batuaji dan Sagulung yang kerja di Mukakuning ataupun Batamcenter akan terjebak macet di turunan Bukit Daeng ini. Kendaraan harus pelan karena kerusakan jalan tadi sehingga menimbulkan kemacetan panjang.

Selain di turunan Bukit Daeng, kerusakan di jalur jalan yang sama juga terjadi di depan Kawasan SP Plaza hingga Simpang Puteri Hijau. Begitu juga arah sebaliknya, kerusakan juga terlihat di depan Perumahan Puteri Hijau dan sekitarnya.

Beberapa waktu lalu, sempat ada proyek tambal sulam dari BP Batam namun belum menyentuh lokasi jalan rusak yang dikeluhkan warga di atas. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Gelar Perkara Dugaan Pemalsuan Dokumen Lahan di Bintan, Penyidik Diminta Tambah Keterangan Saksi Ahli Pidana

0
Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo. F.Slamet Nofasusanto untuk Batam Pos.

batampos– Penyidik Satreskrim Polres Bintan telah melakukan gelar perkara dalam kasus dugaan pemalsuan dokumen lahan dan tumpang tindih lahan milik PT. Expasindo di Kilometer (Km) 23, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.

“Kita sudah lakukan gelar perkara di Polda. Hasilnya, penyidik diminta menambah keterangan saksi dari saksi ahli pidana,” kata Kapolres Bintan, AKBP Riky Iswoyo saat dihubungi, Rabu (17/4/2024).

Keterangan saksi ahli pidana, katanya, akan diambil dari akademisi.

Sejauh ini, katanya, penyidik telah memeriksa 23 orang saksi, termasuk Pj Wali Kota Tanjungpinang, Hasan.

Setelah mengambil keterangan saksi dari saksi ahli pidana, dia mengatakan, penyidik akan kembali melakukan gelar perkara di Polda Kepri.

BACA JUGA: Terkait Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Lahan di Bintan, Polisi akan Periksa Pj Walikota Tanjungpinang, Hasan

“Hasilnya akan digelar lagi di Polda, apakah ada rekomendasi lain,” katanya.

Kalau petunjuknya sudah jelas, penyidik akan segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Ditanya apakah nanti Pj Wali Kota Tanjungpinang akan diminta keterangan kembali?

“Kita tunggu hasil gelar perkara apakah cukup atau akan dimintai keterangan lagi,” jawabnya.

Diberitakan sebelumnya, Pj Walikota Tanjungpinang, Hasan memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polres Bintan di Mapolres Bintan, Bintan Buyu pada Selasa (2/4/2024) lalu.

Dalam pemeriksaan tersebut, Hasan dicecar 33 pertanyaan oleh penyidik setelah diperiksa selama lebih kurang 7 jam.(*)

 

Reporter: Slamet N

Warga Sekupang Keluhkan Knalpot Brong, Polisi Segera Tindak

0
polsek sekupang
Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom saat menyapa masyarakat melalui agenda Jumat Curhat Polsek Sekupang di Tiban I, Kelurahan Patam Lestari, Sekupang. Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos – Warga Tiban I, Kelurahan Patam Lestari, Sekupang mengaku terganggu suara berisik dari suara knalpot racing atau knalpot brong yang banyak digunakan remaja. Hal tersebut membuat warga resah karena selain bising juga mengganggu ketenangan.

Keluhan tersebut disampaikan masyarakat melalui agenda Jumat Curhat Polsek Sekupang yang berlangsung di salah satu rumah warga di Tiban I Kelurahan Patam Lestari Kecamatan Sekupang, Jumat (19/4).

Dalam pertemuan santai dan akrab itu, salah seorang warga, Adrian mengaku, suara knalpot brong membuat kenyamanan dan ketertiban lingkungan terganggu. Apalagi, pengendara sengaja memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga membuat suasana semakin bising dan mengganggu.

“Sangat menganggu pak. Apalagi saat jam istirahat atau jam tidur. Anak-anak kami yang masih bayi terbangun karena kerasnya suara knalpot itu,” keluhnya pada petugas kepolisian.

Warga berharap kepolisian segera memberikan tindakan penertiban kepada pemakai knalpot brong yang sangat meresahkan dan mengganggu pengguna jalan. Terlebih lagi saat ini penggunaan knalpot brong tersebut sudah banyak.

“Kami meminta adanya patroli di jam malam karena banyaknya anak remaja ngumpul memakai motor dengan knalpot brong ini. Hal ini tentu saja sangat menganggu warga, ” tambahnya.

Menyikapi keluhan tersebut, Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom mengaku akan segera menindaklanjuti keluhan yang warga Tiban I tersebut. Ia mengaku pihaknya akan giat melakukan patroli khususnya pada jam-jam malam sebagai antisipasi menertibkan knalpot-knalpot brong yang tidak SNI.

“Terimakasih atas keluhan, kritik dan saran ini. Kami akan langsung tindaklanjuti dengan melakukan giat patroli,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek Sekupang menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar bisa berkolaborasi dengan pihak Kepolisian supaya dapat menghindari permasalahan yang dapat merugikan baik diri sendiri maupun orang lain.

“Jika di lingkungan sekitar tempat tinggal terjadi suatu permasalahan maka diharapkan segera dapat dilaporkan melalui nomor hp maupun melalui media sosial yang sudah disebarkan Polsek Sekupang,” ujar Kompol Benhur.

Selain knalpot brong, warga juga menyampaikan keluhan hewan peliharaan yang mengganggu. Menanggapi hal itu, Kompol Benhur menjelaskan terkait aturan hewan peliharaan warga. Polsek Sekupang akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan akan mengimbau melalui spanduk jaga Kamtibmas di wilayah Kecamatan Sekupang.

“Pihak Polsek Sekupang melalui Bhabinkamtibmas tidak bosan mengimbau kepada warga, salah satunya agar bisa menjaga hewan peliharahaan agar tidak ada warga yang menjadi resah dengan hewan peliharaan yang mengganggu,” ucap Kompol Benhur. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Pelanggan Tewas di Kamar Terapis, Masyarakat Kembali Soroti Panti Pijat Plus-plus di Batuaji

0
WhatsApp Image 2024 04 18 at 14.36.14
Polsek Batuaji pasang police line di lokasi panti pijat. Foto: Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Massage Ratu yang berada di deretan ruko Waheng Center, simpang Basecamp, kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batuaji masih dibatasi garis polisi. Polisi menyegel panti pijat tersebut karena ada seorang pelanggan pria berinisial AA tewas di lokasi panti pijat tersebut, Rabu (17/4) sore lalu.

Polisi masih memeriksa saksi-saksi dari wanita terapis di lokasi panti pijat tersebut. Dalam penyelidikan awal kematian korban diduga kuat karena penyakit serangan jantung. Korban disebutkan mengkonsumsi obat sebelum menjalani terapis pijat dan meninggal dunia di lokasi pijat tersebut.

“Tapi keluarga sudah mengikhlaskan kepergiannya dan jenazahnya sudah diambil untuk dimakamkan, ” ujar Kanit Reskrim Polsek Batuaji Ipda M Yuda Firmansyah.

Baca Juga: Diduga Serangan Jantung, Pria Paruh Baya Tewas di Kamar Terapis Pijat

Kematian AA ini jadi sorotan masyarakat Batuaji dan Sagulung pada umumnya. Masyarakat kembali menyoroti lokasi panti pijat yang semakin menjamur di wilayah berpenduduk padat tersebut karena banyak yang melenceng dari fungsi awal sebagai panti pijat.

Massage di sana umumnya menggelar praktek prostitusi di dalamnya. Pijat hanya kedok saja karena pelanggan umumnya pria dan terapisnya wanita-wanita berdandanan seksi.

Shintia, warga Bukit Tempayan yang akses keluar masuk rumahnya harus melewati lokasi dengan ruko massage pasar Melayu ini mengaku sangat risih dengan keberadaan panti pijat tersebut. Dia khawatir anak lajangnya ataupun sang suami yang setiap hari melintas di lokasi panti pijat itu tergiur dengan godaan para wanita pemijat tadi.

“Risih sekali. Anak dan suami setiap hari lewat sini. Khawatir terpengaruh pula nanti. Malam sampai tengah malam mereka beroperasi. Uda kayak kafe bunyi musiknya, ” ujar Shintia.

Selain panti pijat kawasan yang sama juga menjamur dengan kafe remang-remang yang juga menyuguhkan layanan prostitusi. Pekerja umumnya wanita muda yang mengenakan dandanan seksi.

“Yang kalau udah begitu penampilan nya mau apa lagi kalau bukan mencari pelanggan. Tolonglah ini diperhatikan, karena di lingkungan tempat tinggal masyarakat, ” ujar Siska, warga lainnya.

Terkait keberadaan panti pijat dan kafe remang-remang yang dikeluhkan masyarakat ini, Kepala BPM PTSP Kota Batam Reza Khadafi pastikan tidak berizin, sehingga perlu penindakan dari pihak penegak Perda dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja.

Batam Pos yang mendatangi lokasi panti pijat di sekitar pasar Melayu, Batuaji, Kamis (18/4) malam mendapati banyak wanita seksi yang dikeluhkan kaum ibu-ibu ini nongkrong depan massage. Mereka pun menggoda dan meminta untuk mampir. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Bengkoang Bikin Wajah Cerah Alami, Cegah Penuaan Dini

0
Ilustrasi Manfaat bengkoang untuk kesehatan kulit wajah. (Freepik.com)

batampos – Bengkoang membuat wajah cerah alami dan mencegah penuaan dini. Kandungan vitamin C dalam bengkoang yang membuat jenis umbi ini banyak dicari dan dimanfaatkan untuk perwatan kulit.

Selain vitamin C, kandungan protein, karbohidrat, kalsium, magnesium, dan fosfor dalam bengkoang juga baik untuk kesehatan tubuh.

Dilansir dari Halodoc dan alodokter, berikut ini manfaat bengkoang untuk kulit wajah.

Mencerahkan kulit
Manfaat dari bengkoang untuk kulit wajah yaitu dapat mencerahkan kulit karena bengkoang memiliki kandungan vitamin C sebagai antioksidan yang mampu merawat kulit
serta dapat membuat kulit menjadi lebih cerah.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Kulit di Tengah Cuaca Ekstrem

Kamu dapat menggunakan masker bengkoang dan oleskan ke wajah kamu. Lalu diamkan selama 15- 20 menit dan bilas. Gunakan masker bengkoang secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Melembabkan kulit
Bengkoang memiliki kandungan air yang tinggi dan berguna
untuk memenuhi kebutuhan akan cairan yang ada di dalam
tubuh.

Sehingga tubuh akan terhidrasi dan membuat kulit menjadi lembab. Kulit akan terjaga kelembabanya dan terhindar dari kekeringan.

Mencegah penuaan dini
Manfaat bengkoang lainnya yaitu dapat mencegah penuaan dini karena bengkoang memiliki kandungan vitamin C yang dapat meningkatkan produksi kolagen serta dapat
membantu pembentukan sel-sel kulit baru.

Selain itu, kandungan vitamin C juga bertindak sebagai antioksidan yang dapat melawan radikal bebas pada kulit.

Baca juga: Sheila On 7 Akan Gelar Tur Konser ‘Tunggu Aku Di’ Mulai Juli di 5 Kota

Untuk itu, kamu dapat mengkonsumsi bengkoang agar dapat mencegah munculnya tanda-tanda penuaan yang ada di kulit wajah.

Menghaluskan kulit
Bengkoang memiliki kandungan serat yang memiliki peran yaitu dapat melancarkan pencernaan. Tak hanya itu saja tetapi kandungan serat juga dapat mengurangi peradangan
yang ada di dalam tubuh.

Sehingga dapat mengatasi berbagai masalah kulit seperti jerawat. Jika kulit wajah tidak ada jerawat, maka wajah kana terlihat halus dan lembut.

Kamu dapat memakai masker bengkoang atau mengkonsumsi secara langsung agar mendapatkan hasil yang maksimal. (*)

Sumber Jpgroup

Usut Korupsi Insentif Pajak di Sidoarjo

0
Bupati Sidoarjo, Ahmad Mudhlor Ali (tengah) dikawal petugas usai menjalani pemeriksaaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (16/2). F. Salman Toyibi/Jawa Pos

batampos – KPK menggandeng Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keua-ngan (PPATK) untuk menelusuri dugaan korupsi yang melibatkan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor. Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta KPK segera menahan Muhdlor usai diperiksa agar penanganan kasus segera bisa dilanjutkan.

Kepala PPATK Ivan Yustiavan-dana membenarkan bahwa Komisi Antirausah meminta bantuan lembaganya dalam perkara korupsi pemotongan insentif ASN pajak ini. ”Untuk kasus Sidoarjo memang kami mendapat permintaan koordinasi dari teman-teman KPK,” terangnya saat dikonfirmasi Jawa Pos (grup Batam Pos)kemarin.

Namun, Ivan enggan membeberkan permintaan analisis apa yang dibutuhkan oleh KPK. Saat ini, yang jelas proses analisis transaksi keuangan terkait kasus korupsi yang diduga merugikan negara senilai Rp 2,7 miliar ini. ”Terkait substansi kasus tanyakan ke KPK saja,” paparnya.

Sementara itu, hingga kemarin, KPK belum membeberkan soal duit yang diterima Muhdlor dalam kasus pemangkasan hak para ASN pajak di lingku-ngan Pemkab Sidoarjo tersebut. Juru bicara KPK Ali Fikri tak merespons konfirmasi yang dilakukan koran ini.

Namun, saat ditanya soal pemeriksaan yang terjadwal ini, Ali baru memberikan keterangan.

Baca juga: Bawaslu Bakal Buka 18.557 Formasi CPNS dan PPPK Tahun Ini

”Sejauh ini belum ada ya,” ucapnya saat merespons soal konfirmasi kehadiran Muhdlor pada pemeriksaan pukul 14.34. Ali, justru menyarankan agar mengkonfirmasi yang bersangkutan langsung terkait kepastian kehadiran.

Sebelumnya, Ali meminta agar Muhdlor hadir dan koope-ratif sesuai jadwal pemeriksaan. Agar ada kesempatan langsung baginya menjelaskan duduk persoalan perkara terkait pemotongan insentif ASN pajak kepada tim penyidik KPK.

Peneliti ICW Kurnia Ramadhana mendesak agar KPK segera melakukan penaha-nan pada Muhdlor usai pemeriksaan hari ini. Upaya paksa itu penting agar penyidik bisa fokus dalam mendalami perkara dan pemeriksaan kepada Mudhlor.

”Ini sekaligus untuk menjawab pertanyaan publik yang menilai kasus ini berjalan lambat,” terangnya. Sebab, peran bupati dalam perkara ini sebenarnya sudah disebut KPK berkali-kali dalam ketera-ngan di media. Namun, hingga kini Muhdlor belum ditahan. Meski KPK sudah menetapkannya sebagai tersangka. Tak hanya itu, KPK juga diharapkan tuntas dalam me-ngusut perkara ini. Sebab, dalam OTT kasus pemotongan insentif ASN pajak pada 25 Januari lalu, KPK mengaman-kan 11 orang. Dari jumlah tersebut, hanya Siska Wati Kasubag Umum Badan Pela-yanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo yang ditetapkan sebagai tersangka.

”Padahal dalam pasal korupsi itu ada istilah turut serta atau turut mengetahui. Yang juga bisa dikenakan pasal,” katanya. ICW berharap KPK tak hanya berhenti dalam menelisik besaran potongan insentif. Tapi adanya potensi tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam perkara ini. (*)

 

Sumber: JP group

Ratusan Tewas akibat Banjir Afghanistan-Pakistan

0
RATUSAN warga Afghanistan mengantre hendak menyeberangi daerah terkena banjir di distrik Spin Boldak di provinsi Kandahar, Sabtu (13/4), setelah banjir bandang menerjang. Sekitar 70 orang tewas akibat hujan lebat yang melanda Afghanistan selama lima hari.

batampos- Cuaca ekstrem membuat wilayah Afghanistan dan Pakistan dilanda hujan deras selama empat hari. Kondisi itu menimbulkan banjir di sejumlah wilayah. Dilansir dari Associated Press (AP), Selasa (16/4) waktu setempat, pihak berwenang mengatakan bahwa curah hujan yang tinggi serta banjir di kedua negara bertetangga tersebut telah menewaskan sedikitnya 100 orang selama beberapa hari terakhir.

Juru bicara Otoritas Manajemen Bencana Nasional Afghanistan mengatakan, banjir telah menyebabkan kerugian jiwa dan material di 13 dari 34 provinsi di negara itu. Bencana tersebut mengakibatkan hampir 50 orang tewas, puluhan luka-luka, dan hilangnya ratusan ternak.

Terpisah, Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan di Afghanistan menambahkan, hujan lebat dan banjir baru-baru ini telah berdampak pada lebih dari 1.200 keluarga, merusak hampir 1.000 rumah dan sedikitnya 25.000 hektare lahan pertani-an. “PBB dan mitra-mitranya sedang melakukan asesmen terhadap dampak dan kebutuhan terkait serta memberikan bantuan,” ujar kantor PBB.

Badan meteorologi Afgha-nistan memperkirakan curah hujan yang lebih lebat diperkirakan akan terjadi di sebagian besar provinsi.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Hakim MK dalam Fase Krusial Putuskan Sengketa Pilpres

Di Pakistan, korban tewas tercatat mencapai 63 jiwa. Pada Rabu (17/4), otoritas Pakistan melaporkan korban tewas terkait cuaca ekstrem bertambah 14 orang. Sebagian besar korban berada di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa yang berbatasan dengan Afghanistan.

Juru bicara Badan Penanggulangan Bencana Pakistan Khursheed Anwar menyebut 32 dari 63 korban tewas ter-timpa reruntuhan bangunan, termasuk 15 anak-anak dan 5 perempuan. Puluhan orang juga terluka di barat laut Pa-kistan akibat cuaca ekstrem. Sebanyak 1.370 rumah warga pun dilaporkan rusak di wilayah tersebut. (*)

 

Sumber: JP group

Warga Antre Beli Gas Melon

0
Warga saat antre beli gas melon

batampos – Masyarakat Karimun saat ini, kembali dihadapkan dengan kelangkaan gas 3 kilogram. Jika pun ada pasokan gas melon masuk, langsung diserbu masyarakat.

Antran panjang pun menjadi pemandangan biasa. Seperti yang terjadi di pangkalan Wenmart, Batu Lipai, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kamis (18/4). Antrian warga mengular sejauh belasan meter.

“Sulit bang, dapatkan gas 3 kg sekarang. Kalau pun ada, kami harus keliling mencari pangkalan yang mendapatkan pasokan,” keluh Lilis saat mengantri gas melon.

BACA JUGA: Kelangkaan Gas Melon di Kundur akibat Adanya Hari Libur

Yang membuat lebih kecewa, lanjut Lilis, sudah mengantre nyatanya stok gas malah habis. Sementara, dapur harus berasap.

“Untuk mendapatkan satu tabung gas aja, kami harus keliling. Kalaupun sudah capek-capek mengantri, malah habis gasnya,” papar wanita asal Meral ini.

Melihat situasi ini, Lilis berharap pihak berwenang dapat sesegera mungkin memikirkan cara mengatasi kelangkaan gas eliji 3 kg yang sangat meresahkan masyarakat ini.

“Sepertinya di Batam, tidak ada kelangkaan seperti ini. Bahkan harganya jauh lebih murah dibandingkan di Karimun. Ya kami minta pihak berwenang untuk memikirkan cara mengatasi kelangkaan ini, karena sangat merepotkan masyarakat,” tuturnya.

Dari hasil pengamatan di lapangan, terlihat sekitar 300 orang masyarakat mengantri untuk mendapatkan gas elpiji di pangkalan Batu Lipai tersebut. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Penerimaan Pajak April Lebihi Target

0
ilustrasi pajak.

batampos – Selama momen libur Lebaran atau cuti bersama sektor pajak mendulang hasil yang baik. Pajak hotel dan restoran menjadi penyumbang terbesar selama April 2024 ini.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Aidil Salaho, mengatakan bahwa sektor yang sudah stabil dan mendekati target bulanan berasal dari sektor wisata. Ia menyebut, libur panjang Lebaran dimanfaatkan warga lokal maupun wisatawan mancanegara menghabiskan waktu di hotel.

Berdasarkan laporan sementara penerimaan pajak di bulan April mencapai Rp 61 miliar, dari target Rp 97 miliar atau 62 persen. Khusus untuk pajak hotel hingga tanggal 18 April 2024 ini sudah berada di angka Rp 10,9 miliar.

Bahkan hasil ini melebihi target di bulan April yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu Rp 9,5 miliar. ”Surplus untuk hotel. Ini tidak terlepas dari angka kunjungan wisman yang masuk ke Batam selama libur Lebaran,” ujarnya, Kamis (18/4).

Capaian penerimaan pajak hotel menyentuh 115 persen di pekan ketiga April ini. Seperti diketahui, selama libur Lebaran atau cuti bersama tingkat hunian hotel mengalami peningkatan. ”Informasinya reservasi hotel penuh. Sehingga turut mendorong penerimaan pajak hotel bagi daerah,” imbuhnya.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Hakim MK dalam Fase Krusial Putuskan Sengketa Pilpres

Serbuan wisatawan juga memberikan efek berganda. Selain hotel, penerimaan positif juga dihasilkan dari pajak restoran. Penerimaan pajak restoran sudah menyentuh angka Rp 9,7 miliar dari target April sebesar Rp 10 miliar.

”Cukup siginifikan atau 97 persen,” imbuhnya.

Selain pajak hotel, Aidil menyebutkan objek pajak yang juga memberikan tren positif adalah PBB-P2. Relaksasi yang diberikan Pemerintah Kota Batam sejak awal tahun, cukup memberikan stimulus penerimaan pajak bagi daerah.

Khusus bulan April ini, realisasi PBB-P2 cukup menggembirakan. Pekan ketiga ini total penerimaan bulanan sudah mencapai Rp 3 miliar.

Sementara untuk BPHTB juga sudah di angka 10,2 miliar. Data April ini pajak hotel menduduki peringkat pertama untuk penerimaan, karena sudah berhasil melewati target bulanan yakni 115 persen.

Aidil menambahkan, masih ada beberapa item pajak yang belum memberikan hasil baik. Seperti pajak hiburan. ”Selama Ramadan ada pengurangan aktivitas di tempat hiburan. Sehingga hal ini juga mempengaruhi penerimaan pajak,” terangnya.

Begitu juga dengan pajak yang baru ditetapkan tahun ini. Penerimaan pajak dari sektor arena ketangkasan, arena olahraga dan lainnya, juga masih landai. ”Kita optimis semua bisa tercapai hingga akhir tahun mendatang,” tutupnya. (*)