Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3764

Bandara Dhoho, Kediri, Siap Layani Pemudik

0
Konter imigrasi sudah disiapkan di area terminal kedatangan penumpang Bandara Dhoho. (Foto: Wahyu Adji/JPRK)

batampos – Kediri kini telah resmi memiliki bandara. Hari ini (5/4), dilaksanakan penerbangan perdana ke Bandar Udara Dhoho di Kabupaten Kediri, Jatim. Maskapai Citilink Indonesia yang akan berperan melakukan penerbangan perdana kali ini. PT Surya Dhoho Investama (SDhI) yang merupakan anak perusahaan PT Gudang Garam Tbk yang ditunjuk oleh Kemenhub untuk mengelola bandara Dhoho. Pengelolaan itu dilakukan melalui skema KPBU.

Presiden Direktur SDhI Istata T. Siddharta menyebut bandara Dhoho itu membuka era baru konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. ’’Bandara Dhoho adalah a gift to the nation, dimana bandara ini menjadi infrastruktur yang akan memberi kontribusi nyata dalam pembangunan dan kemajuan ekonomi secara kese-luruhan,’’ ujarnya, Kamis (4/4).

Istata optimistis aksesibilitas dan konektivitas bagi masyarakat akan terbuka lebih luas.

’’Terutama bagi masyarakat untuk terhubung ke berbagai daerah di Jawa Timur bagian selatan,’’ jelas dia.

Dia menjelaskan, pada penerbangan perdana Citilink ini, menawarkan rute Jakarta-Kediri-Jakarta menggunakan pesawat tipe A320 CEO, dengan kapasitas 180 penumpang.

Baca Juga: Pemohon Keberatan Empat Ahli Paslon 02

’’Dengan frekuensi penerba-ngan dua kali seminggu, penerbangan ini bukan hanya menjadi layanan transportasi saja. Tetapi juga momen bersejarah bagi Kabupaten Kediri dan sekitarnya,’’ kata Istata.

Dia menjelaskan, Bandar Udara Dhoho dibangun dengan standar internasional. Landasan pacunya sepanjang 3.300 meter dan lebar 45 meter, serta mampu menampung pendaratan pesawat jet berbadan lebar.

Terminal penumpang dirancang untuk menampung hingga 1,5 juta penumpang setiap tahunnya pada tahap awal. Kemudian, akan mampu menampung hingga 10 juta penumpang per tahunnya pada tahap ultimatenya. (*)

6 Tersangka Narkotika Diamankan Polres Karimun Selama Operasi Antik Seligi 2024

0
Kapolres Karimun saat menunjukkan barang bukti yang diamankan dari para tersangka narkotika

batampos– Satuan Resnarkoba Polres Karimun berhasil mengamankan enam tersangka yang terlibat kasus narkotika selama Operasi Antik Seligi pada 20 Maret hingga 2 April 2024.

“Pengungkapan kasus tindak pidana narkoba selama Operasi Antik Seligi 2024 terdapat empat kasus dengan jumlah tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 6 orang,” ujar Kapolres Karimun AKBP Fadli Agus SIk MH didampingi Kasat Narkoba Iptu Alfin Dwi Wahyudi Nuntung, STr.K, SIk saat konfrensi pers, Rabu (3/4/2024).

BACA JUGA: Operasi Antik Seligi 2024, Polisi Amankan 4 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Bintan

Disebutkan, enam tersangka yang diamankan Satresnarkoba berasal dari dua lokasi. Empat orang tersangka diamankan di wilayah Meral yakni berinisial R, A, L, dan T. Sedangkan dua tersangka lain berinisial J dan D, diamankan di wilayah Meral Barat.

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan dari keseluruhan 6 orang tersangka ialah narkotika jenis sabu seberat 5,29 gram, 5 unit ponsel, 2 buah alat hisap (bong), 1 unit timbangan digital serta 1 unit sepeda motor,” lanjutnya.

Adapun pasal yang disangkakan yaitu Pasal 114 ayat ( 2 ) Subsider 112 ayat ( 2 ) Undang – Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda satu sampai sepuluh miliar rupiah. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Kejagung Pastikan Harvey Moeis Tersangka TPPU

0
Postingan Sandra Dewi terkait Harvey Moeis yang berpose di mobil Ferrari Roma. (Instagram/Sandra Dewi)

batampos – Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil dan memeriksa artis Sandra Dewi pada Kamis (4/4). Dari Istri Harvey Moeis itu, penyidik mendalami aliran dana kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Tambang (UIP) PT Timah. Tidak hanya menjadi tersangka kasus dugaan korupsi, kini Harvey sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kuntadi, direktur penyidikan JAM Pidsus Kejagung menyampaikan bahwa dugaan TPPU sudah ditelisik oleh timnya. ”Untuk TPPU, yang bersangkutan (Harvey, red) sudah kami tetapkan tersangka TPPU,” ungkap di kepada awak media, kemarin.

Sebagai tersangka pada dua kasus, penyidik merasa perlu menggali keterangan dari Sandra Dewi selaku istri dan orang terdekat Harvey. Mereka perlu memilah dan memilih rekening yang sudah diblokir sejak beberapa waktu lalu. Tujuannya untuk memastikan tidak ada kekeliruan dalam penyitaan aset.

Oleh penyidik, Sandra Dewi diperiksa lebih kurang lima jam. Dia menjalani pemeriksaan di Gedung Kartika Kejagung. ”Kami lakukan pemanggilan terhadap saksi SD (Sandra Dewi, red) dalam rangka untuk meneliti terhadap beberapa rekening yang telah kami blokir tempo hari,” terang Kuntadi.

Baca Juga: Pemohon Keberatan Empat Ahli Paslon 02

Penyidik harus memisahkan rekening yang ada kaitannya dengan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh Harvey dengan rekening yang tidak terkait sama sekali. ”Urgensi (pemeriksaan Sandra Dewi) hanya sebatas itu,” tambahnya.

Diakui Kuntadi, ada beberapa rekening yang sudah diblokir Kejagung dalam rangka penanganan kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Tambang (UIP) PT Timah. Termasuk beberapa rekening yang terhubung dengan Harvey.

Namun demikian, dia tidak bisa menyebutkan nominal uang pada setiap rekening tersebut. Yang pasti seluruh aset yang terkait kasus itu bakal disita oleh Kejagung. ”Semuanya kami telusuri,” kata dia menegaskan.

Tidak hanya aset-aset bersumber dari rasuah yang mengalir kepada Harvey dan Sandra Dewi, penelusuran aset juga dilakukan pada tersangka-tersangka lainnya. Sebagaimana telah disampaikan oleh Kejagung, dalam kasus tersebut sudah ada 16 tersangka.

”Penelusuran aset kan masih berlangsung dan tidak hanya terfokus di saudara SD, kan tersangkanya ada banyak,” ucap Kuntadi. Soal barang sitaan yang diamankan di kediamaan Harvey beberapa hari lalu, dia menyampaikan bahwa sampai proses identifikasi masih belum selesai.

Apabila proses tersebut sudah tuntas, Kuntadi memastikan instansinya bakal menyampaikan kepada publik. ”Kita ikuti saja prosesnya sejauh mana, kita tidak perlu mengandai-andaikan, tidak perlu berasumsi,” imbuhnya.

Dia menegaskan kembali, pihaknya hanya bertindak berdasar alat bukti. Karena itu, dia tidak banyak komentar soal isu yang berkembang belakangan ini. Termasuk beberapa nama pesohor yang sudah dikantongi oleh Kejagung. ”Saya tidak pernah mengantongi nama orang. Alat buktinya ada, ada indikasi dia terlibat, itu yang diproses,” bebernya.

Baca Juga: Legislatif Paling Banyak Belum Laporkan Harta Kekayaan

Penyidik, lanjut Kuntadi, hanya memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diperlukan untuk mengungkap kasus. Keterangan Sandra Dewi dibutuhkan. Karena itu, dia dipanggil. Walau memenuhi panggilan Kejagung, Sandra Dewi enggan menyampaikan banyak keterangan kepada awak media. Baik sebelum dan setelah pemeriksaan berlangsung, dia irit bicara.

Sandra Dewi hanya meminta doa dan meminta agar pemberitaan terkait kasus yang menjerat suaminya dibuat berdasar data dan fakta. ”Jangan bikin berita yang tidak benar, tolong lihat data,” kata dia singkat.

Terpisah, Wakil Presiden Ma’ruf Amin turut merespons kasus korupsi di PT Timah. Dia meminta supaya Kejagung mengusut semua pihak yang terlibat. Ma’ruf memberikan atensi khusus terhadap kasus yang diduga memicu kerugian total mencapai Rp 271 triliun tersebut.
Dia menyampaikan keprihatinan terhadap kasus yang sampai sekarang sudah menjerat 16 tersangka itu. Ma’ruf tidak hanya meminta kasus itu diusut sampai tuntas.

”(Diproses untuk) dikembalikan supaya uang yang diambil secara tidak sah, dikembalikan kepada pemerintah,” katanya di Manado, Kamis (4/4). Sehingga uang itu bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat.

Dari kasus PT Timah itu, Ma’ruf mengimbau agar perusahaan tambang lainnya untuk diawasi. Khususnya perusahaan tambang yang berpotensi melakukan kecurangan serupa dapat lebih diawasi.

”Kalau memang ada yang terjadi itu, supaya juga diproses secara hukum,” tuturnya. Sementara itu bagi perusahaan tambang yang berjalan fair atau sesuai aturan, harus dijaga. Agar jangan sampai terjadi kasus seperti di PT Timah.

Ma’ruf berharap kasus serupa tidak merembet ke perusahaan tambanh lainnya. Apalagi menurut dia tambang adalah salah satu industri yang strategis. (*)

 

Sumber: JP group

Ditreskrimsus Polda Periksa 9 Saksi Terkait Laporan Pengerusakan Kapal Tanker CR6

0
ca51088f b62f 4a87 886b 563b8d66749a e1708669881268
Kapal Tanker CR6 di galangan kapal PT Marinatama Gemanusa, Tanjunguncang. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos– Laporan pengerusakan kapal tanker CR6 di kawasan galangan kapal PT Marinatama Gemanusa Shipyard Batam, masih bergulir di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimsus) Polda Kepri. Penyidik telah memeriksa sembilan orang saksi atas laporan tersebut, mulai dari pelapor hingga pihak KSOP yang bertugas mengawasi dan menindak aktifitasnya pelayaran di tanah air.

Penyidik juga telah melakukan penyegelan terhadap kapal yang jadi objek perkara agar tidak ada aktifitas apapun selama penyelidikan berjalan.

Perkembangan penyelidikan ini disampaikan oleh pihak pelapor yakni agen pelayaran asal Malaysia LK Global Shipping (M) Sdn Bhd melalui kuasa hukum Jemi Frengki.

“Kita sudah dapat surat pemberitahuan hasil penyelidikan. Ada sembilan saksi yang tertera dalam surat tersebut yang sudah diperiksa, ” katanya.

Saksi-saksi yang diperiksa sepanjang Maret lalu ini mulai dari Tho Yau Zhang selaku pelapor, Saimun alias Akong, direktur Sarana Sijori Pratama selalu pihak yang dilaporkan hingga petugas dari KSOP Batam.
“Kita apresiasi dengan penyelidikan yang berjalan dan berharap agar kasus ini segera diselesaikan sesuai hukum yang berlaku, ” kata Jemi.

Dalam laporan pengerusakan sebelumnya kata Jemi, pihaknya telah menyerah dokumen kepemilikan kapal yang mereka miliki. Mereka klaim pihak PT Sarana Sijori Pratama mengambil dan memotong sepihak atas objek kapal yang diperkarakan tersebut.

Tidak itu saja dugaan pelanggaran aturan pemotongan kapal atau aturan pelayaran dari pihak PT Sarana Sijori Pratama juga jadi bahan dalam laporan tersebut. Dugaan pelanggaran ini beberapa diantaranya izin penutuhan kapal seperti yang diatur dalam Permenhub nomor 20 tahun 2014 yang dirubah dalam Permenhub nomor 24 tahun 2002 tentang pencegahan pencemaran lingkungan maritim dan lain sebagainya.

“Dugaan pelanggaran cukup banyak. Dan kita berharap ini diproses secara benar dan terang benderang. Sejauh ini belum ada progres yang berarti, ” kata Jemi.

BACA JUGA: Pemotongan Kapal Tanker CR6 Tanpa Izin, Polda Kepri Lakukan Penyidikan

Sementara dari pihak PT Sarana Sijori Pratama masih belum berkomentar terkait persoalan ini. Namun diawal perkara ini di mencuat Saimun alias Akong, pemilik perusahaan klaim bahwa pemotongan kapal CR6 di galangan kapal PT Marinatama Gemanusa sudah sesuai aturan. Kapal sudah dibeli dari perusahaan Tiongkok yang berada di Malaysia secara benar dengan sejumlah dokumen yang sah dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sementara pihak Agen melalui Kuasa Hukumnya tetap bersikeras bahwa kapal tersebut didapat dengan cara yang tidak benar. Bahkan kuasa hukum pihak agen Jemi Frengki sebut kapal tersebut dicuri dari Malaysia oleh pihak perusahaan yang melakukan pemotongan. Mereka akan tetap melanjutkan proses hukum dan siap mengadu bukti kepemilikan kapal yang sebenarnya.

“Silahkan klaim itu benar nanti kita adu bukti di meja hukum, ” kata Jemi Frengki.

Sebelumnya pihak perusahan agen pelayanan LK Global Shipping Sdn Bhd asal Malaysia datang ke lokasi kawasan galangan kapal PT Marinatama Gemanusa lokasi pemotongan kapal milik PT Sarana Sijori Pratama tadi. Pihak agen ini klaim pemotongan kapal tersebut dilakukan secara sepihak oleh pihak PT Sarana Sijori Pratama.
Kapal jenis tanker disebutkan kapal barang bukti kasus pencurian di Malaysia yang sedang dalam proses hukum.

Pemilik LK Global Shipping (M) Sdn Bhd sebagai Shipping agen Mohamad Aliff Bin Mohd Yusof saat konferensi pers di Batuaji menjelaskan kapal tanker CR6 ini merupakan kapal barang bukti pencurian yang sudah dilaporkan ke polisi Diraja Malaysia. Karena berada di Indonesia kapal ini dititipkan di Batam. Namun belakangan kapal ini dipotong oleh pihak lain tanpa sepengetahuan pihak agen.

“Kapal ini awalnya berbendera Mongolia dibeli oleh pengusaha Indonesia. Perjalanan dari Mongolia kapal ini berada di Malaysia untuk pengurusan dokumen jual beli oleh agen kami, ” ujar M Aliff. (*)

Reporter: Eusebiuis Sara

Sejumlah WNI di Taiwan Dipastikan Selamat

0

batampos – Para petugas dan relawan terus mendistribusikan bantuan kepada warga Taiwan seusai dilanda gempa dahsyat pada Rabu (3/4). Peralatan seperti selimut, mainan untuk anak, makanan, hingga susu formula terus dicukupi untuk keluarga yang mengungsi.
Mereka berlindung di tenda-tenda darurat. Salah satunya di sekolah dasar di Kabupaten Hualien. Wilayah itu adalah episentrum gempa bumi terbesar di Taiwan dalam seperempat abad terakhir ini.

”Kami memiliki semua perlengkapan yang diperlukan. Selimut, toilet, dan tempat untuk beristirahat,” ujar Hendri Sutrisno, salah satu WNI yang turut menempati tenda, kepada Agence France-Presse (AFP). Hendri mengungsi bersama istri dan bayinya yang berusia 2 bulan.

Baca Juga: Indonesia Bukan Lagi Negara Berpenduduk Islam Terbesar di Dunia

Profesor berusia 30 tahun di Universitas Dong Hwa Hualien dan keluarganya saat ini memilih tinggal di tenda darurat SD tersebut. Dia tinggal bersama lebih dari 100 warga lain.
Gempa susulan masih terjadi dengan intensitas kuat. Kamis (4/4) pagi, wilayah Hualien juga mengalami lebih dari 300 gempa susulan.

Hendri bercerita, dirinya sekeluarga bersembunyi di bawah meja saat gempa pertama terjadi. Setelahnya, dia bergegas mengambil barang-barang mereka dan melarikan diri dari gedung. Munculnya gempa susulan menjadi kekhawatiran tersendiri baginya.

”Akan lebih baik dan bijaksana bagi kami untuk tetap di sini,” imbuh dia, sembari menidurkan bayinya di stroller.

Tenda untuk pengungsian warga sekitar pascagempa terlihat di posko sementara sebuah sekolah dasar di Hualien, Kamis (4/4). Sedikitnya sepuluh orang tewas dan lebih dari 1.000 orang luka-luka akibat gempa bumi dahsyat di Taiwan yang merusak puluhan bangunan dan mengakibatkan kebakaran. F. Sam Yeh/AFP

Di tengah ancaman gempa susulan, upaya penyelamatan terus berlanjut di berbagai titik. Pihak berwenang berhasil menjangkau lebih dari 600 orang yang terjebak di terowongan. Seluruhnya dipastikan dalam kondisi aman.

Kabupaten Hualien, di pantai timur Taiwan, merupakan ”rumah” bagi jaringan jalur terowongan. Keberadaannya memungkinkan pengemudi untuk melintasi pegunungan indah di wilayah tersebut.

Sebagian besar orang terjebak, termasuk beberapa orang di sebuah hotel dekat Taman Nasional Taroko. Ada pula para pekerja di terowongan, yang kini terputus total, setelah serangkaian tanah longsor yang menghantam jalan raya utama menuju ke sana.

Gempa itu menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 1.060 orang. Hingga kemarin, pihak berwenang belum memerinci lebih lanjut terkait seberapa serius efek gempa tersebut.

Baca Juga: Empat Menteri Hadir di MK untuk Memberikan Keterangan, Risma Datang Paling Awal

WNI lainnya, Fikry Zahria Emeraldien, 34, mengaku sempat panik saat merasakan gempa dahsyat dari tempat tinggalnya di Distrik Wanhua. Pukul 07.58, Fikry yang tertidur sontak bangun dan berlari ke kamar temannya.

Fikry sempat mencoba lari keluar rumah. Meski akhirnya, dia dan rekannya memilih tetap tinggal di dalam rumah dan berlindung di bawah meja. ”Posisi di rumah, lantai 3. Panik. Waktu itu tiba-tiba terasa guncangan hebat. Tembok rumah terlihat berayun ke kanan dan ke kiri. Saya mikir, ini jangan-jangan roboh nih… gitu,” ungkapnya.

Getaran pertama itu, meski tak sampai 1 menit, merupakan yang paling dahsyat. Tak heran, di beberapa sumber disebutkan bahwa magnitudonya lebih besar daripada gempa Taiwan pada 1999. ”Tapi, secara kerusakan alhamdulillah tidak separah dulu. Mungkin Taiwan belajar dari peristiwa dulu, sehingga bangunannya kini lebih kuat,” ujarnya. Kemarin, kata dia, kondisi mulai pulih. Internet dan listrik kembali tersambung.

Fikry sendiri tengah menjalani program Taiwan Fellowship bersama delegasi-delegasi lain dari Indonesia. Tahun ini, Taiwan Fellowship menerima 100 peneliti dari 38 negara, termasuk Indonesia.

”Saya tiba di Taiwan pada 1 Maret dan akan kembali ke Indonesia pada 1 Juni,” ungkapnya. (*)

BP Batam Salurkan 94 Paket Sembako Untuk Masyarakat Rempang

0

rempangbatampos – Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali membagikan paket sembako Ramadan kepada warga. Khususnya, untuk 94 Kepala Keluarga (KK) asal Rempang yang telah bergeser ke hunian sementara dalam rangka mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City, Rabu (3/4/2024).

Sembako tersebut, disalurkan di 4 lokasi yang berbeda. Diantaranya di Ruko Cipta Grand City, Ruko Buana Central Park, Perumahan Cipta Asri 2 dan Perumahan Bida Asri 3.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengurangi beban masyarakat Rempang dan berbagi suka cita dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

“BP Batam akan terus berkomitmen untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui Rempang Eco City, serta terus berupaya untuk membantu meringankan beban masyarakat yang telah bergeser ke hunian sementara,” ujarnya.

Untuk itu, Muhammad Rudi mengajak masyarakat Rempang untuk menjaga kekompakan dan persatuan dalam mendukung program Pengembangan Rempang Eco City yang tengah dijalankan oleh pemerintah.

“Dengan semangat berbagi dan kepedulian, BP Batam berharap dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat Rempang dan menjadikan Ramadan tahun ini lebih bermakna bagi semuanya,” tutup Muhamamad Rudi. (*)

Jembatan Dompak Jadi Lokasi ‘Perang’ Petasan Sejumlah Remaja

0
Jembatan II Dompak Tanjungpinang. F.Yusnadi Nazar

batampos– Sejumlah remaja terekam melakukan perang petasan atau kembang api di Jembatan Dompak Tanjungpinang. Dalam rekaman terlihat beberapa remaja saling menyerang menggunakan petasan.

Meskipun menimbulkan percikan api dan sedikit ledakan, namun aksi perang petasan dapat membahayakan diri sendiri dan pengendara yang melintas.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Tanjungpinang Irwan Yacub, menyayangkan aksi para remaja yang melakukan perang petasan di Jembatan Dompak Tanjungpinang.

“Kami akan memantau dan melakukan penertiban jika kami menemukan melakukan aksi perang petasan, perang sarung dan balap liar yang membuat resah masyarakat,” katanya, Kamis (4/4).

BACA JUGA: Mikol Dimusnahkan dengan Dituang ke Drum, Petasan Direndam Air

Terpisah, Kapolsek Bukit Bestari AKP Yuhendri Januar, mengatakan terkait perang petasan itu, pihaknya juga akan meningkatkan patroli keliling di kawasan Dompak.

“Kami harap kejadian itu tidak terjadi lagi karena membahayakan untuk diri sendiri dan orang lain,” katanya. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, RSJKO EHD Kepri Gelar Buka Puasa Bersama, Edukasi dan Bagi Paket Sembako

0
Direktur RSJKO EHD Tanjunguban, dr Asep Guntur Sapari menyerahkan paket sembako ke keluarga berisiko sunting saat acara buka puasa bersama di pelataran RSJKO EHD Kepri, Kamis (4/4/2024). Foto: Heriyono/Humas RSJKO EHD untuk Batam Pos

batampos – Rumah Sakit Jiwa Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud (EHD) Kepulauan Riau di Tanjunguban menggelar berbagai kegiatan dalam menyemarakkan Ramadan.

Rumah sakit pelat merah tersebut menebar kebaikan dengan berbagi paket sembako untuk keluarga berisiko stuting dan kader Puskesmas Teluk Sasah.

Tidak hanya itu, manajemen rumah sakit memberikan serba serbi edukasi mengenai stunting yang dibawakan oleh dr. Maulana Okta Rheza, SpA.

Berbagai kegiatan ini dibalut dalam kegiatan buka puasa bersama anak yatim dan keluarga berisiko stunting di pelataran gedung manajemen RSJKO EHD Kepri, Kamis (4/4/2024).

Direktur RSJKO EHD Kepri, dr Asep Guntur Sapari, MARS menyampaikan, kegiatan buka puasa bersama keluarga berisiko stunting yang disejalankan edukasi kesehatan merupakan aksi nyata dan kepedulian sesama dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadan.

“Kita meriahkan bulan Ramadan melalui berbagi ke sesama dan edukasi,” ujarnya.

Menurutnya, berbuat kebaikan tidak terlepas dari jiwa yang sehat. Sehatnya jiwa seseorang tercermin dari tindakannya dalam berbagi ke sesama.

Selain memberikan edukasi kesehatan, dalam kesempatan itu, manajemen RSJKO EHD Kepri memberikan bantuan paket sembako untuk 60 keluarga berisiko stunting dan untuk 10 kader Puskesmas Teluk Sasah.

Bantuan sembako merupakan sumbangan karyawan RSJKO EHD Kepri dan BNI Cabang Tanjunguban.

Kepala Puskesmas Teluk Sasah, dr. Kurniawan menyampaikan, sangat antusias dengan dukungan dari RSJKO EHD Kepri yang bersama-sama memberikan perhatian kepada keluarga risiko stunting di wilayah Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Hadir dalam kesempatan bulan penuh berkah tersebut, pimpinan RSJKO EHD Kepri, Camat Seri Kuala Lobam, Nona Yani M Abbas Manupassa yang diwakilkan Kasi Pemerintahan, Arif, Kepala Puskesmas Teluk Sasah, dr Kurniawan dan perwakilan dari perbankan mulai dari BRK Syariah Tanjunguban, BSI Tanjunguban, BPR Bintan Tanjunguban, BNI dan PT. BIIE Lobam.

Reporter : Slamet

5 WNI Kembali Jadi Korban Online Scam

0
Penipuan online masih banyak terjadi dan meresahkan masyarakat. (Kaspersky)

batampos – Kasus online scam seolah tak ada habisnya. Seperti mengupas bawang, dibuang luarnya tapi masih berlapis-lapis dalamnya. Buktinya, lima orang WNI kembali dikabarkan tengah menjadi korban kasus online scam di Myanmar.

Kali ini, bukan di Myawaddy. Kelima WNI tersebut “ditahan” oleh perusahaan online scam di wilayah Hpa Lu.

Menurut Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Judha Nugraha, wilayah Hpa Lu ini tak jauh beda dengan Myawaddy. Keduanya daerah konflik yang dikuasai kelompok etnis bersenjata. Hal ini yang membuat upaya penyelamatan tidak mudah.

Kemenlu melalui perwakilannya di Thailand dan Myanmar tengah berupaya penuh untuk bisa menyelamatkan kelima WNI tersebut. ”Kemenlu bersama KBRI Yangon dan KBRI Bangkok sedang berupaya menangani kasus lima WNI yang bekerja di bisnis online scam di wilayah Hpa Lu, Myanmar ini,” ujarnya pada temu media, Rabu (3/4) malam.

Sejumlah cara tengah diupayakan Kemenlu dalam menangani kasus ini. Kemenlu telah mengirimkan beberapa nota diplomatik kepada Kemenlu Myanmar. Melalui surat tersebut, Indonesia meminta agar otoritas Myanmar bisa melakukan langkah-langkah segera dan efektif untuk menyelamatkan lima WNI tersebut.

Selain itu, KBRI juga telah melakukan koordinasi dengan berbagai macam pihak mulai dari otoritas kepolisian dan otoritas imigrasi yang ada di sana. ”Namun, memang perlu dipahami, otoritas Myanmar memiliki jangkauan yang terbatas untuk bisa masuk ke wilayah tersebut,” katanya.

Selain mekanisme formal, lanjut dia, Kemenlu juga bekerja sama dengan kelompok masyarakat yang ada di wilayah tersebut guna membantu upaya penyelamatan secepatnya.

”Komunikasi juga terus kita lakukan dengan para keluarga lima WNI tersebut yang ada di Indonesia,” sambung Judha.

Di sisi lain, dia turut menyi-nggung soal kasus online scam yang trennya terus naik sejak 2020 lalu. Tercatat, sejak 2020 hingga triwulan pertama 2024, ada 3.703 kasus online scam yang terjadi. Kasus-kasus tersebut paling banyak berada di wilayah Kamboja, Myanmar, Filipina, Thailand, Vietnam, Malaysia, hingga Uni Emirat Arab.

Mirisnya, banyak dari para korban yang ternyata kembali berangkat dan bekerja di jenis perusahaan yang sama pasca diselamatkan oleh negara. Bahkan, ada yang sampai 3 kali bolak-balik masuk dalam bisnis tersebut. (*)

 

Sumber: JP group

Pelindo Bagi Takjil, Paket Sembako hingga Satunan Anak Yatim

0
Pelindo Regional I Tanjung Baklai Karimun bagikan paket sembako dan santunan anak yatim. f,TRI

batampos– PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional I Tanjung Balai Karimun, kembali menggelar ” Pelindo Berbagi Ramadan Tahun 2024″ memberikan santunan dan bantuan sembako kepada anak yatim, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Taman Bunga, porter dan supir truk serta takjil secara gratis.

General Manager PT Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun Yusrizal menjelaskan, program “Pelindo Berbagi Ramadan” dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia yang termasuk di Karimun.

” Program ini serentak dilaksanakan diseluruh Indonesia. Untuk santunan anak yatim totalnya 5.345 orang, berbagi takjil 32.475 paket dan sembako TKBM pelabuhan 54.443 paket,” terangnya, Kamis (4/4).

Untuk Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun sendiri, ada 150 paket sembako. Kemudian, satunan anak yatim 42 orang dari panti asuhan Hidayatullah, 33 orang dikawasan Selat Panjang dan bantuan pendidikan panti asuhan di Jabalnur.

BACA JUGA: Pelindo Berikan Sertifikat Kepada Pelaku Pelayaran

” Sebelumnya, kita telah melakukan pembagian takjil sebanyak 60 kotak selama 5 hari dengan total 300 kotak takjir yang disebar didepan kantor Pelindo, Coastal Area, Gor Badang Perkasa, Bukit Tembak dan terminal penumpang Pelabuhan,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Karimun yang diwakili staff akhir Pemkab Karimun Isnaeni mengucapkan terimakasih atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun. Sehingga bisa berbagi kepada warga kabupaten Karimun.

” Saya atas nama Pemkab Karimun mengucapkan terimakasih, mudah-mudahan diberikutnya akan bertambah lagi pemberian santunan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ucapnya.

Suparni perwakilan TKBM pelabuhan Taman Bunga memberikan apresiasi terhadap Pelindo Regional I Tanjung Balai Karimun yang tetap peduli terhadap warganya. Artinya, para pekerja yang selalu beraktivitas di kawasan Pelindo ada perhatian.

” Insyallah, diramadan tahun depan bisa jumpa dan tetap sehat selalu,” katanya.(*)

Reporter: Tri Haryono