Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3796

BP Batam Partisipasi Dalam Pameran BPKP Expo Pengawasan Intern 2024

0

starlinkbatampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam berpartisipasi dalam Pameran yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pada Selasa (28/5/2024). Acara dihelat di Grand Ballroom TMII Jakarta, bertajuk Expo Pengawasan Intern 2024 dalam rangka Hari Ulang Tahun BPKP ke 41, dengan mengusung tema besar Independensi Pengawasan untuk Akselerasi Hasil Pembangunan.

Expo menampilkan berbagai hasil kontribusi Badan Usaha selama 5 tahun terakhir dan peran APIP mengawal pembangunan tersebut.

Hal ini sejalan dengan pembangunan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam, yang melaju pesat selama beberapa tahun terakhir.

Berbagai pembangunan infrastruktur secara masif dilakukan, membawa ekonomi Batam semakin produktif bahkan lebih unggul dari angka nasional.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam yang juga sekaligus Kepala BP Batam, membawa perubahan indikator ekonomi Batam mencapai angka 7.04% di atas angka Kepri bahkan lebih tinggi dari angka nasional yang berada pada angka 5,05%.

Hadir dalam acara, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, didampingi oleh Kepala SPI Konstantin Siboro.

Wahjoe mengatakan partisipasi BP Batam dalam pameran ini merupakan apresiasi atas peran BPKP dalam mengawal pembangunan yang dilakukan BP Batam selama ini.

“Kami mengapresiasi peran BPKP selama ini dalam mengawal pembangunan yang dilakukan BP Batam.” Kata Wahjoe.

“Sekaligus ini jadi ajang tukar pikiran dan tukar informasi antar K/L dan menjadi acuan bagi kita merancang kajian dan kebijakan pembangunan ke depan.” Tambah Wahjoe.

Pihaknya meyakini bahwa Batam yang dinakhodai oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi membawa kemajuan infrastruktur yang sangat pesat.

Infrastruktur membuat ekonomi Batam menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri.

Hal ini terbukti dengan keberhasilan Batam yang sukses menyumbangkan hampir 80 persen realisasi investasi di Kepri sepanjang tahun 2023.

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam sambutan mengatakan bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi dan komunikasi bagi seluruh K/L, Pemda dan Badan Usaha serta para APIP dengan masyarakat umum.

Sinergitas pengawasan pembangunan secara nasional dibutuhkan. kaitanya dengan upaya akselerasi pembangunan daerah.

Pihaknya mengapresiasi 99 Kementerian/Lembaga, Badan Usaha dan Pemda hingga APIP yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam Pameran Expo Pengawasan Intern 2024.

Booth Pameran Infrastruktur dan Pengawasan Intern BP Batam berada pada stand nomor 26, berada paling depan dan ramai dikunjungi pendatang. (*)

Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan Manfaatin Starlink

0
Reciever Starlink/

batampos – Kehebohan Starlink tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan saja. Namun,starlink menjadi harapan baru dalam berselancar di dunia maya dan memudahkan kerja. Perangkat Desa Kampung Hilir, Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan telah menggunakan Starlink sejak Maret lalu.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Desa, Rudy Sumarno. Ia mengatakan, penggunaan starlink memudahkan kerja-kerja perangkat desa. Zoom meeting dan hal lainnya, bisa dijalani secara normal. Rudy mengatakan, tidak ada lagi istilahnya buffering atau tak ada sinyal internet.

“Kami sangat terbantu dengan keberadaan Starlink ini,” kata Rudy.

Ia mengatakan, sejak ada Starlink semuanya lancar dan berlaku unlimited. Rudy mengatakan, sebelumnya ada sudah ada broadband desa di desa berada dekat dengan Laut Cina Selatan itu. “Sekarang kerja itu banyak aplikasi online, serta zoom meeting. Sekarang semuanya jadi lancar,” tutur Rudy.

Ia mengatakan,sebelum ada Starlink, untuk mendapatkan signal kualitas 3G saja sudah sulit. Seringnya dapat hanya kualitas EDGE.

Namun kini, kualitas signal di Kantor Desa Kampung Hilir sudah bisa 4G. Sinyal 4G ini tidak hanya dinikmati oleh perangkat desa Kampung Hilir saja. Tapi juga dinikmati oleh masyarakat sekitarnya.

“Kadang pihak kelurahan atau kecamatan datang ke sini untuk zoom meeting atau menggunakan pekerjaan yang membutuhkan internet,” tutur Rudy.

Ia berharap, dengan adanya Starlink ini dapat meningkatkan kualitas dan kinerja perangkat desa.Selain itu, semakin membuka pengetahuan masyarakat desa terhadap perkembangan yang ada di dunia. (*)

Reporter: FISKA JUANDA

Soal Dugaan Asusila Pada PPLN, DKPP akan Panggil Sopir Ketua KPU

0
Ketua DKPP RI Heddy Lugito saat memberikan keterangan kepada awak media di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (28/5/2024). ANTARA/Narda Margaretha Sinambela

batampos – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI akan memanggil sopir Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari untuk memberikan keterangan dalam sidang etik dugaan asusila terhadap penyelenggaraan pemilu luar negeri (PPLN) pada Kamis, 6 Juni 2024.

“DKPP akan memanggil mereka, misalnya, sopir, juga siapa lagi, sekjen, karena ada beberapa yang harus didalami,” kata Ketua DKPP RI Heddy Lugito saat ditemui awak media di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa.

“Kan ada beberapa perjalanan, ada apa, ada ini, ada itu, kan harus kami verifikasi,” sambungnya.

Sebelumnya, dalam sidang perdana, pihak terkait dari KPU RI, baik anggota Betty Epsilon Idroos maupun kesekretariatan jenderal hanya melampirkan keterangan tertulis alih-alih hadir dalam persidangan.

Heddy mengatakan dalam sidang perdana itu, terdapat beberapa data baru sehingga majelis pemeriksa DKPP merasa perlu untuk mengonfirmasi dan melakukan tanya-jawab secara langsung.

“Jadi, kesaksian atau keterangan tertulis itu tidak cukup karena kita mesti mengonfirmasi beberapa hal. Biar semuanya jadi terang-benderang. Mereka harus hadir di persidangan, karena beberapa keterangan tertulis itu harus kita konfirmasi,” ujar Heddy.

“Jadi, ada data-data baru yang harus kita verifikasi ke sekretariat KPU, termasuk ke sekjen dan beberapa pegawai yang lain, 3 orang pegawai yang lain. Saya kira itu saja karena ada data-data baru,” tambahnya.

Hasyim Asy’ari dilaporkan ke DKPP RI pada hari Kamis (18/4) oleh Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum dan Pilihan Penyelesaian Sengketa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (LKBH-PPS FH UI) dan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK).

Kuasa hukum korban Maria Dianita Prosperianti menjelaskan bahwa perbuatan Hasyim sebagai teradu termasuk dalam pelanggaran kode etik berdasarkan Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum.

Maria mengatakan bahwa dalam pelaporan ke DKPP RI terdapat sejumlah bukti yang menunjukkan pelanggaran kode etik oleh Hasyim.

Ia menyebut Hasyim mementingkan kepentingan pribadi untuk memuaskan hasrat seksualnya.

“Sudah ada beberapa belasan bukti, ya, seperti screenshot (tangkapan layar) percakapan, foto, dan video, serta juga bukti-bukti. Tadi sudah saya jelaskan, bukti ini bisa menunjukkan benar-benar yang terstruktur, sistematis, dan aktif, dan di sini juga teradu juga memberikan manipulasi informasi serta juga menyebarkan informasi rahasia untuk menunjukkan kekuasaannya,” tutur dia.

Ia juga mengatakan bahwa perbuatan Hasyim terhadap korban menunjukkan adanya perbuatan yang berulang. Oleh sebab itu, dia berharap DKPP RI tidak hanya memberikan peringatan keras untuk kasus yang melibatkan kliennya.

“Ada perkara yang serupa, tetapi mungkin sedikit berbeda terkait dengan yang dialami oleh Wanita Emas. Ini yang sudah juga dijatuhi sanksi peringatan keras terakhir. Jadi, setelah ada putusan dari DKPP, seharusnya memang target kami adalah sanksi yang diberikan tidak lagi peringatan lagi, tetapi adalah pemberhentian,” tegasnya. (*)

Sumber: Antara

PGN Memanfaatkan Teknologi Digital, Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif Efisien

0
PT PGN Tbk berkomitmen untuk mengintegrasikan infrastruktur dan layanan gas bumi untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi di Indonesia.

batampos – PT PGN Tbk meyakini bahwa pilar inovasi teknologi merupakan key success yang utama dalam mencapai cita-cita perusahaan mengintegrasikan infrastruktur gas bumi. Sebagai Sub Holding Gas, PGN juga ingin menjawab dan merealisasikan aspirasi pemerintah untuk integrasi infrastruktur gas bumi antar pulau, pipa transmisi, dan termasuk beyond pipeline atau infrastruktur non pipa, dengan harapan sumber gas bumi dalam negeri dapat terhubung dengan konsumen pengguna gas.

Laode Sulaiman selaku Direktur Perencanaan dan Pengembangan Migas Kementerian ESDM saat Gasfest Conference 2024 menyampaikan bahwa Dari sisi resources telah ditemukan beberapa proyek besar. Contohnya gas di Andaman dan Masela. Maka ketersediaan infrastruktur menjadi salah satu kunci untuk me-utilisasi resources yang besar tersebut. “Termasuk ada opsi kalau memang diperlukan tambahan yang berlebih, kita siapkan juga LNG terminal,” kata Laode.

Dengan potensi resource yang besar, PGN tentu melakukan terobosan teknologi penyaluran gas agar bisa memperluas sebaran penyaluran gas bumi dan menjangkau demand di seluruh wilayah Indonesia. Integrasi infrastruktur gas bumi yang sebelumnya fregmented di domestik ditargetkan meningkatkan pengembangan gas untuk rumah tangga, komersial & industri, transportasi darat maupun laut.

Momentum HUT ke-59, PGN makin memantabkan inovasi di era beyond pipeline untuk melayani konsumen yang tersebar di berbagai wilayah yang belum terjangkau jaringan pipa. Terdapat potensi pasar beyond pipeline yang cukup tinggi, misalnya di sektor industri & komersial di Jawa Tengah dan Jawa Timur diperkirakan mencapai 24 BBTUD. Teknologi infrastruktur beyond pipeline yang telah PGN jalankan diantaranya LNG Microbulk, LNG Tabung, CNG Silinder, CNG Cradle. Adapun upaya teknologi ke depan diantaranya LNG Bunkering Vessel, modular mini Liquefaction Plant.

“Kami terus berupaya untuk integrasi infrastruktur termasuk melakukan berbagai inovasi teknologi dan terobosan digital. Kami juga menyadari, pemerintah mengharapkan agar lebih efisien. Tentunya, transformasi digital merupakan upaya untuk mencapai level efisiensi yang optimal,” ujar Suseno selaku Group Head Engineering and Technology PGN.

Terobosan digital penting bagi PGN dalam menjaga rantai proses bisnis utama dari operasi sampai dengan pengelolaan pelanggan menjadi lebih cepat dan efisien. Beberapa inovasi digital yang telah berhasil dikembangkan PGN misalnya Digio untuk pengelolaan aset, Sipgas sebagai manajemen pengaliran gas, IMOC untuk monitoring terintegrasi, PGN Partner, Rely On dan PGN Mobile untuk pengelolaan pelanggan.

PGN telah masif melakukan transformasi digital selama 10 tahun terakhir. Namun kedepannya, PGN tetap memandang perlu untuk terus melakukan terobosan lanjutan. Lantaran tantangan industri sangat dinamis dan proses bisnis harus senantiasa efisien serta transparan. “Perspektif digital leadership sangat penting dalam pengelolaan bisnis di era modern ini,” kata Suseno.

Kemudian di era AI saat ini, PGN berhadap dapat secara proaktif dan kreatif mencari peluang adopsi teknologi tersebut dalam proses bisnis perusahaan. Sebagai player utama pemanfaatan gas di Indonesia, teknologi yang terapkan PGN akan mampu menjawab tantangan dalam penyaluran gas dari berbagai potensi suplai dan memberi layanan yang optimal bagi seluruh pelanggan

Universitas Muhammadiyah Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah dengan Hasil Bumi

0
Ilustrasi mahasiswa mengikuti perkuliahan. (Dok JawaPos)

batampos – Di tengah isu kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di universitas negeri yang kini dibatalkan, universitas swasta seperti Universitas Muhammadiyah Maumere di Flores, NTT, justru mencari alternatif agar mahasiswanya tak kesulitan membayar uang kuliah berupa SPP.

Alternatif pembayaran uang kuliah di Universitas Muhammadiyah Maumere yang memudahkan mahasiswa itu adalah dengan menggunakan hasil bumi, berupa hasil perkebunan mahasiswa.

Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere Erwin Prasetya mengatakan, kebijakan pembayaran uang kuliah menggunakan hasil bumi itu sudah dilakukan sejak tahun 2018.

Hal itu bermula saat salah satu mahasiswanya tak mampu membayar uang kuliah saat akan melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS).

“Setelah komunikasi, ternyata sebenarnya punya hasil (bumi) di rumah,” ujar Erwin saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (28/5).

Masalahnya, ia mengatakan bahwa kebanyakan orang Flores yang tinggal di pedalaman tak punya akses untuk menjual hasil buminya.

“Terus transportasi juga susah. Jalannya agak rusak, sinyal gak ada. Jadi mereka itu sifatnya menunggu saja. Mau komunikasi dengan langganan juga susah kan. Jadi menunggu ada yang datang untuk membeli,” jelas Erwin.

Dengan masalah begitu, pihak Universitas Muhammadiyah Maumere memutuskan untuk memberi alternatif agar mahasiswanya dapat membayar menggunakan hasil bumi.

Baca Juga: UKT Batal Naik, Nadiem Siap Evaluasi Kenaikan Biaya Kuliah Setiap PTN

“Karena punya masalah begitu, mereka gak punya link ke kota, ya sudah kita putuskan boleh bawa hasil (bumi) ke sini biar bisa dikonversikan dengan nilai tunggakannya,” ucapnya.

“Jadi kita langsung share ke teman-teman pegawai yang butuh pisang, butuh kelapa, ini ada silakan gak usah ke pasar. Jadi langsung jual ke sivitas kita,” pungkas Erwin. (*)

Sumber: JP Group

Jaksa Akan Hadirkan Ahmad Sahroni dan Nayunda Nabila di Sidang SYL

0
Nayunda Nabila dan Syahrul Yasin Limpo. (Istimewa)

batampos – Jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menghadirkan penyanyi Nayunda Nabila Nizrinah dan Bendahara Umum (Bendum) Partai Nasdem Ahmad Sahroni dalam sidang perkara dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan), Rabu (29/5).

Keduanya akan menjadi saksi dengan terdakwa mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), mantan Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, dan mantan Direktur dan Alat Mesin Pertanian Muhammad Hatta.

“Untuk persidangan terdakwa Syahrul Yasin Limpo dan kawan-kawan, besok (29/5/2024) bertempat di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, tiim jaksa akan hadirkan saksi-saksi,” kata kepala bagian pemberitaan KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (28/5).

Selain Nayunda dan Sahroni, jaksa KPK juga menghadirkan sejumlah saksi lainnya di sidang SYL. Mereka, yakni analisis kesehatan klinik utama, Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Yuli Yudiyani Wahyuningsih, sopir pada Subbagian Rumah Tangga Pimpinan, Biro Umum dan Pengadaan Kementan, Oky Anwar Djunaidi, dan serta pengurus rumah tangga, Nur Habibah Al Majid.

Ali mengatakan, Sahroni menjadi saksi di luar berkas perkara SYL yang dihadirkan di persidangan. Sahroni juga telah diperiksa dalam proses penyidikan yang menjerat SYL.

“Saksi di luar berkas perkara yang akan dihadirkan yaitu Ahmad Sahroni (anggota DPR),” ucap Ali Fikri.

Sebagaimana diketahui, KPK menjerat SYL atas kasus dugaan pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang. Kasus pemerasan dan gratifikasi yang menjerat SYL sedang berproses di pengadilan.

Jaksa mendakwa SYL memeras anak buahnya dan menerima gratifikasi senilai Rp 44,5 miliar. Perbuatan itu dilakukan SYL bersama mantan Sekjen Kementan, Kasdi Subagyono serta Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Muhammad Hatta.

Jaksa mendakwa uang puluhan miliar dari hasil gratifikasi dan pemerasan di Kementan dipergunakan untuk kepentingan pribadi SYL serta keluarganya. Beberapa di antaranya untuk kado undangan, Partai Nasdem, acara keagamaan, charter pesawat, bantuan bencana alam, keperluan ke luar negeri, umrah, dan kurban.

Sementara untuk kasus TPPU saat ini masih dalam proses penyidikan. Dalam kasus ini, KPK menduga SYL menyembunyikan atau menyamarkan hasil korupsi di Kementan.

KPK telah menyita sejumlah aset milik SYL yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi. Beberapa di antaranya, sejumlah rumah dan mobil. Selain itu, SYL diduga menggunakan uang korupsi di Kementan dengan bepergian ke luar negeri seakan-akan perjalanan dinas. (*)

Sumber: JP Group

Korupsi Proyek Pengendali Banjir, Kejati Kepri Tetapkan 2 Tersangka

0
Kejaksaan Tinggi Kepri menetapkan dua tersangka dugaan korupsi Pembangunan Pengendali Banjir Jalan Pemuda di Tanjungpinang tahun 2021. Kedua tersangka yakni Pesrizal Pejabat Pembuta Komitmen (PPK) yang merupakan PNS PUPR dan Kasuma Armaninata, Direktur PT Belimbing Sriwijaya.

batampos – Kejaksaan Tinggi Kepri menetapkan dua tersangka dugaan korupsi  Pembangunan Pengendali Banjir Jalan Pemuda di Tanjungpinang tahun 2021. Kedua tersangka yakni Pesrizal Pejabat Pembuta Komitmen (PPK) yang merupakan PNS PUPR dan Kasuma Armaninata, Direktur PT Belimbing Sriwijaya.

Atas perbutaaan kedua tersangka, diduga menyebabkan kerugian negara Rp 931 juta dan sampai saat ini pembangunan proyek tersebut tidak selesai, alias terbengkalai dan belum berfungsi.

Asisten Pidana Khusus Kejati Kepri, Mukharom mengatakan adanya penyidikan dugaan korupsi proyek senilai Rp 16,3 miliar itu atas laporan dari masyarakat dan temuan penyidik. Dimana mendapati proyek untuk pembangunan ponder pengendali banjir itu terbengkalai hingga saat ini.

“Dari hasil penyidikan, kami menetapkan dua orang tersangka. Tersangka pertama PPK yang merupakan PNS PUPR, serta Direktur pemenang lelang pembangunan,” ujar Mukharom, Selasa (28/5).

Menurut dia, saat ini proses penyidikan telah selesai dan dinyatakan lengkap atau p21 oleh penyidik. Perkara dan tersangka kemudian kami serahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) untuk nantinya di sidang.

“Tadi proses tahap 2, untuk kedua tersangka sudah kami tahan dan titip di Rutan Tanjungpinang,” Sebutnya.

Dijelaskan Mukharon, atas dugaan korupsi itu, perbuatan tersangka merugikan negara Rp 931 juta. Namun  kerugiaan negara itu telah dikembalikan keseluruhannya dalam proses penyidikan.

“Meski kerugiaan negara sudah dikembalikan, hal itu tak mengugurkan proses hukum. Sebab pengembalian baru dilakukan pada saat penyidikan,” tegasnya.

Akan tetapi, lanjutnya. Pengembalian kerugiaan negara itu akan jadi pertimbangan pihaknya dalam tuntutan hukuman kedua tersangka nantinya.

“Dalam waktu dekat atau minggu depan akan kami limpah ke Pengadilan Tipikor Tanjungpinang untuk segera di sidang,” pungkas Mukharom.

Kedua tersangka dijerat pasal 2 ayat 1 uu no 31 tahun 1999 ttg pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dan ditambah uu no 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp jo pasal 65 ayat 1 kuhp. Kemudian pasal 3 UU no 31 tahun 1999 ttg pemberantasan korupsi sebagaimana diubah dan ditambah uu no 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 kuhp jo pasal 65 ayat 1 kuhp. Ancaman 20 tahun penjara. (*)

Reporter: Yashinta

Didampingi Gubkepri Wisata Religi ke Penyengat, Panglima TNI: Tertata Rapi, Wisatanya Bisa Siang atau Malam

0
Gubkepri Ansar Ahmad mendampingi Panglima TNI saat berwisata religi ke Pulau Penyengat. f. peri

batampos-Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kepri mendampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto wisata religi dan pembagian 800 paket sembako di Pulau Penyengat.

Ansar dalam kesempatan itu mendampingi Agus Subiyanto ke makam Raja Haji Fisabililah, balai adat Penyengat dan Masjid Sultan Riau Penyengat serta mancicipi makanan khas yang ada di sekitaran objek wisata tersebut.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, mengatakan Pulau Penyengat memiliki sejarah yang patut dijaga karena mempunyai nilai sejarah bagi Indonesia sebab menjadi tempat asal mula bahasa Indonesia.

“Bahasa Indonesia itu dulu di sini dan menjadi bahasa nasional,” kata Agus Subiyanto usai pembagian sembako secara simbolis.

Menurutnya pariwisata di Penyengat sudah sangat bagus karena sudah didesain oleh Gubernur Kepri menjadi tempat wisata, seperti jalan dan lampunya telah ditata rapi. “Jadi kita wisatanya bisa siang ataupun malam,” tambahnya.

Selain itu masyarakat Penyengat yang memiliki usaha juga bisa menjual produk rumahanya untuk dijual kepada wisatawan yang datang berwisata, sehingga perekonomian masyarakat juga akan terangkat.

BACA JUGA: Gubkepri Ajak Menteri Besar Johor Wisata Singkat ke Pulau Penyengat

Panglima TNI bersama Gubkepri Ansar Ahmad foto bersama di sela sela bakti sosial di Pulau Penyengat

“Akhir pekan itu wisatawan dari Singapur dan Malaysia banyak yang berkunjung ke sini,” ungkapnya.

Sementara Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, sebelumnya menyampaikan untuk menambah daya tariknya Pulau Penyengat itu akan dibangun tugu bahasa Indonesia.

Dalam musrenbang nasional juga sudah disampaikan dan dibutuhkan biaya sekitar Rp 90 miliar. Sekitar Rp 25 dari pemprov dan 65 miliar dari APBN.

“Nanti tingginya sekitar 60 meter dan desainya sudah dan detailnua sedang diselesaikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum,” sebut Ansar.

Tahun ini akan dilanjutkan kembali penataan jalan di Pulau Penyengat, Balai Adat dan Lingkungan sekitarnya. Untuk pembiayaanya juga berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat. (*)

Reporter: Peri Irawan

Sabu Cair Dikendalikan WNA, Jaringan Dibongkar Polda Kepri di Hotel Planet Holiday dan Apartemen

0
image0 2
Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri berhasil mengungkap jaringan sabu cair dengan melakukan pengembangan di Hotel Planet Holiday. (F. Cecep/Batam Pos

batampos – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri berhasil mengungkap jaringan sabu cair dengan melakukan pengembangan di Hotel Planet Holiday, Lubukbaja, pada Selasa (28/5). Hal ini dilakukan setelah sebelumnya polisi menemukan lokasi produksi sabu cair di sebuah apartemen Queen Victoria.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol Donny Alexander, menjelaskan bahwa Hotel Planet Holiday digunakan oleh dua tersangka suami istri, FM dan IS, untuk berkomunikasi dengan satu tersangka DPO (Daftar Pencarian Orang) dalam rangka mempertemukan mereka dengan tersangka AR di apartemen Queen Victoria.

“Tujuannya adalah untuk memesan 10 botol sabu cair yang hendak dibawa ke Sumatera Selatan,” ungkap Donny.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi TKP sebelumnya, Donny menjelaskan bahwa polisi telah berhasil merunut posisi pemesan dan TKP di apartemen Queen Victoria.

Donny menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan kemarin, dua tersangka ini melakukan pertemuan dengan DPO di hotel tersebut. DPO yang dimaksud berperan memesan kamar hotel untuk kedua tersangka.

“Kedua tersangka berkumpul di sini (Hotel Planet) dan menyewa kamar untuk melakukan pesta sabu,” jelasnya.

Donny menerangkan bahwa dari lokasi hotel ini pula, para tersangka menyimpan sabu yang kemudian digunakan dan disisakan di kloset kamar mandi.

“Setelah itu, mereka mengarah ke apartemen untuk bertemu dengan tersangka AR yang merupakan peracik sabu kristal,” kata Donny.

Donny menuturkan bahwa para tersangka ini ternyata sudah beberapa kali ke Hotel Planet Holiday untuk mengambil narkotika.

“Di lokasi hotel ini, para tersangka tidak memproduksi sabu, melainkan diarahkan oleh DPO untuk bertemu AR dan melakukan transaksi 10 botol sabu cair yang akan mereka bawa ke luar kota. Kami masih menyelidiki dan mengejar satu DPO ini,” ujarnya.

Menurut pengakuan AR, dia belajar meracik sabu cair dari bosnya, seorang WNA, melalui tutorial di handphone yang kemudian dipraktekkan.

“Polda Kepri terus berkoordinasi dengan lintas Polda dan Interpol Mabes Polri untuk memburu jaringan ini,” tegas Donny. (*)

Reporter: AZIS MAULANA

Nama-Nama Anggota DPRD Batam Terpilih

0
IMG 20240528 WA0021
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menetapkan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kota Batam pada Pemilu Tahun 2024, Selasa (28/5).

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menetapkan kursi dan nama-nama anggota DPRD Batam terpilih pada Pemilu Tahun 2024, Selasa (28/5). Sebanyak 50 calon terpilih anggota DPRD Kota Batam ini dinyatakan sah sebagai pemenang di 7 daerah pemilihan (Dapil) yang ada di Kota Batam.

“Penetapan Dismissal, dan dinyatakan tidak diterima atau tidak berdasar, dan penetapan yang sudah dilaksanakan KPU RI. Sehingga kami harus menyegerakan penetapan paling lambat tiga hari setelah hasil putusan dikeluarkan,” kata Ketua KPU Kota Batam, Mawardi.

Rapat pleno terbuka dan penetapan hasil ini sekaligus mengakhiri tahapan Pemilu Februari lalu. Partai NasDem dinyatakan sebagai pemenang dengan jumlah kursi terbanyak yakni 10 kursi. 

“Untuk pengambilan sumpah itu bukan kewenangan kami lagi. Itu mungkin bisa ditanyakan jadwalnya kepada DPRD Kota Batam. Informasinya periode sekarang ini akan berakhir Agustus mendatang. Tugas kami cukup sampai pada penetapan hasil ini,” ungkap Mawardi.

Berikut nama-nama anggota DPRD Batam yang terpilih berdasarkan daerah pemilihan (Dapil):

Batam 1 (Lubukbaja dan Batamkota)

  1. Ahmad Surya (Gerindra) perolehan suara 7.899
  2. Hendra Asman (Golkar) perolehan suara 7.894 
  3. Jelvin Tan (Nasdem) perolehan suara 5.055
  4. Mangihut Rajagukguk (PDIP) perolehan suara 3.922
  5. Ir H Suryanto (PKS) perolehan suara 3.505
  6. Sahat Parulian Tambunan (Demokrat) perolehan suara 3.277
  7. Biyanto (PAN) perolehan suara 4.060
  8. Sony Christanto (PSI) perolehan suara 1.906
  9. Surya Makmur Nasution (PKB) perolehan suara 2.250
  10. Ir Anang Adhan (Gerindra) perolehan suara 3.339
  11. Novelin Fortuna Sinaga (Golkar) perolehan suara 5.670
  12. Taufik Ace Muntasir (Nasdem) perolehan suara 4.127

 

Batam 2 (Bengkong dan Batuampar)

  1. Kamaruddin (Nasdem) perolehan suara 5.109
  2. Setia Putra Tarigan (Gerindra) perolehan suara 3.433
  3. Nuryanto (PDIP) perolehan suara 4.961
  4. Muhammad Yunus Muda (Golkar) perolehan suara 6.627
  5. Siti Nurlailah (PKS) perolehan suara 2.425
  6. Ruslan Sinaga (Hanura) perolehan suara 3.379
  7. Asnawati Atiq (Nasdem) perolehan suara 5.002

 

Batam 3 (Seibeduk, Nongsa, Galang dan Bulang)

  1. Kamaluddin (Nasdem) perolehan suara 5.834 suara
  2. Putra (Nasdem) perolehan suara 3.665
  3. Jimmy Simatupang (PDIP) perolehan suara 4.774
  4. Azwar Anas (Gerindra) perolehan suara 3.393
  5. Walfentius Tindaon (Golkar) perolehan suara 6.400
  6. Jimmy Siburian (Golkar) perolehan suara 5.073
  7. M. Mustofa (PKS) perolehan suara 4.600
  8. Hery Herlangga (PAN) perolehan suara 2.708
  9. Muhammad Yunus (Demokrat) perolehan suara 3.670

 

Batam 4 (Sagulung)

  1. M. Dycho Barcelona (Nasdem) perolehan suara 5.320
  2. Jamson Silaban (PDIP) perolehan suara 6.907
  3. Dandis Rajaguguk (PDIP) perolehan suara 5.369
  4. Banyu (Gerindra) perolehan suara 3.999
  5. Joko Mulyono (Golkar) perolehan suara 5.483
  6. M. Syafei (PKS) perolehan suara 4.561
  7. Amirsyah (PKB) perolehan suara 4.364
  8. Umi Kalsum (PKB) perolehan suara 2.367
  9. Fadhli (PPP) perolehan suara 5.357

 

Batam 5 (Batuaji)

  1. Arlon Veristo (Nasdem) perolehan suara 6.614
  2. Tappis Siahaan (PDIP) perolehan suara 3.530
  3. M. Rudi (Gerindra) perolehan suara 7.074
  4. Warya Burhanudin (PKS) perolehan suara 2.033
  5. Safari Ramadhan (PAN) perolehan suara 5.509
  6. Tumbur Hutasoit  (Hanura) perolehan suara 5.898

 

Batam 6 (Sekupang-Belakang Padang)

  1. Rival pribadi (Nasdem) perolehan suara 6.419
  2. Yefri (Nasdem) perolehan suara 6.161
  3. Budi Mardianto (PDIP) perolehan suara 3.050
  4. H. Aweng (Gerindra) perolehan suara 10.183
  5. Sulaiman (PKS) perolehan suara 2.723
  6. Hendrik (PKB) perolehan suara 4.263
  7. Rizky Aji Perdana (PKN) perolehan suara 6.224

 

Reporter: Yulitavia