Bupati Pati Sudewo berjalan ke ruang pemeriksaan setibanya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Sudewo tiba di KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan telah menyita uang hingga miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo.
“Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim juga mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam bentuk rupiah dengan nilai miliaran rupiah,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa.
Namun demikian, KPK belum mengungkap secara rinci jumlah uang yang disita. Menurut Budi, nilai pasti barang bukti tersebut akan disampaikan dalam konferensi pers penetapan tersangka.
“Nanti akan kami sampaikan secara lengkap,” katanya.
Sementara itu, Sudewo telah tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 10.35 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan lanjutan secara intensif oleh penyidik.
OTT di Kabupaten Pati merupakan operasi tangkap tangan ketiga yang dilakukan KPK sepanjang 2026. Pada hari yang sama, KPK mengonfirmasi penindakan tersebut terkait dugaan korupsi dalam pengisian jabatan perangkat desa di wilayah Pati.
Sebelumnya, KPK telah melakukan dua OTT lainnya pada awal 2026. OTT pertama dilakukan pada 9–10 Januari 2026 dengan mengamankan delapan orang. Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkap OTT tersebut terkait dugaan suap dalam pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode 2021–2026.
OTT kedua dilakukan pada 19 Januari 2026 dengan menangkap Wali Kota Madiun, Maidi, bersama 14 orang lainnya. Penindakan itu berkaitan dengan dugaan korupsi proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun, Jawa Timur.
Dengan penangkapan Bupati Pati Sudewo, rangkaian OTT KPK di awal 2026 menyoroti kembali praktik korupsi di tingkat daerah, baik yang berkaitan dengan jabatan, proyek, maupun pengelolaan dana publik. (*)
batampos – Bertamu sering kali dianggap hal sepele: datang, duduk, makan, lalu pulang.
Namun bagi banyak orang, kehadiran tamu bukan sekadar soal membuka pintu rumah, melainkan soal berbagi ruang pribadi, waktu, dan energi. Di situlah seni menjadi tamu yang baik diuji.
Tamu yang sopan tidak hanya diingat karena keramahannya, tetapi juga karena kemampuannya membuat suasana tetap nyaman, ringan, dan menyenangkan.
Dilansir dari Geediting pada Selasa (20/1), menurut psikologi tanpa disadari, sikap tamu yang baik bisa meninggalkan kesan mendalam dan membuat tuan rumah merasa dihargai.
Lalu, apa saja kebiasaan kecil namun bermakna yang selalu dilakukan tamu sopan? Berikut sembilan di antaranya.
1. Datang Tepat Waktu, atau Mengabari Jika Terlambat
Tamu yang baik memahami bahwa waktu adalah bentuk penghormatan. Datang tepat waktu berarti menghargai persiapan tuan rumah—dari membersihkan rumah, menyiapkan hidangan, hingga mengatur jadwal.
Jika keterlambatan tak terhindarkan, satu pesan singkat sudah cukup untuk menunjukkan kepedulian.
Hal sederhana ini sering kali membuat tuan rumah lebih tenang dan merasa diperlakukan dengan hormat.
2. Menyapa dengan Hangat dan Tulus
Senyum, salam, dan sapaan ringan di awal kedatangan memiliki kekuatan besar. Tamu yang sopan tidak masuk rumah dengan wajah datar atau sibuk sendiri, melainkan meluangkan momen untuk benar-benar hadir.
Sapaan tulus mencairkan suasana dan memberi sinyal bahwa kedatangan kita membawa niat baik, bukan sekadar formalitas.
3. Memperhatikan Aturan Rumah
Setiap rumah memiliki kebiasaan sendiri: melepas alas kaki, tidak merokok, atau menjaga volume suara. Tamu yang baik peka terhadap hal ini, bahkan sebelum diminta.
Dengan bertanya ringan seperti, “Sepatunya dilepas di sini ya?”, tamu menunjukkan rasa hormat pada ruang pribadi tuan rumah. Sikap ini sering kali lebih berharga daripada hadiah apa pun.
4. Tidak Bersikap Menuntut
Tamu sopan tidak datang dengan daftar keinginan. Ia tidak menuntut hidangan tertentu, fasilitas khusus, atau perlakuan berlebihan. Apa pun yang disediakan diterima dengan lapang dada dan rasa syukur.
Sikap ini membuat tuan rumah merasa nyaman, tidak terbebani, dan lebih leluasa menikmati kebersamaan.
5. Menghargai Hidangan yang Disajikan
Entah itu masakan sederhana atau jamuan istimewa, tamu yang baik selalu menunjukkan apresiasi. Tidak harus berlebihan—ucapan terima kasih dan komentar positif yang jujur sudah cukup.
Menghargai hidangan berarti menghargai usaha, waktu, dan perhatian tuan rumah. Dan bagi banyak orang, hal ini adalah sumber kebahagiaan tersendiri.
6. Menjadi Pendengar yang Baik
Tamu sopan tidak mendominasi percakapan. Ia tahu kapan berbicara dan kapan mendengarkan. Ia memberi ruang bagi tuan rumah untuk bercerita tanpa menghakimi atau memotong pembicaraan.
Kemampuan mendengar dengan empati sering kali membuat interaksi terasa lebih hangat dan bermakna.
7. Menjaga Perilaku dan Ucapan
Candaan berlebihan, topik sensitif, atau komentar yang terlalu pribadi bisa membuat suasana canggung. Tamu yang baik peka terhadap batasan, memilih kata dengan bijak, dan menjaga sikap sepanjang kunjungan.
Kesopanan bukan berarti kaku, melainkan tahu cara bersikap agar semua orang merasa aman dan nyaman.
8. Tidak Berlama-lama Melewati Batas
Tamu sopan tahu kapan harus pamit. Ia tidak menunggu tuan rumah kelelahan atau terpaksa memberi isyarat halus. Pamit pada waktu yang tepat justru meninggalkan kesan manis.
Kunjungan yang diakhiri dengan baik sering kali membuat tuan rumah berharap bisa bertemu kembali di lain kesempatan.
9. Mengucapkan Terima Kasih dengan Tulus
Sebelum pulang—bahkan setelah sampai di rumah—tamu yang baik tak lupa mengucapkan terima kasih. Pesan singkat sederhana bisa menjadi penutup yang indah dari sebuah kunjungan.
Ucapan terima kasih adalah pengakuan bahwa kehadiran kita diterima dan dihargai, sekaligus cara mengembalikan kebaikan yang telah diberikan.
Kesimpulan: Kesopanan Kecil, Dampak Besar
Seni menjadi tamu yang baik sejatinya bukan soal aturan kaku, melainkan tentang empati dan kesadaran.
Dengan sembilan sikap sederhana ini, kita tidak hanya menjaga etika sosial, tetapi juga membangun hubungan yang lebih hangat dan saling menghargai.
Pada akhirnya, tamu yang sopan akan selalu diingat—bukan karena apa yang ia bawa, melainkan karena perasaan nyaman yang ia tinggalkan.
Dan di dunia yang serba cepat ini, kehadiran yang menenangkan adalah hadiah yang tak ternilai. (*)
Batampos – Brooklyn Beckham buka suara mengenai konflik keluarganya. Putra sulung David Beckham dan Victoria Beckham itu mengungkapkan, upayanya berdamai dengan orang tuanya berakhir gagal meski ia dan istrinya,Nicola Peltz Beckham, terbang ke London pada Mei 2025 lalu.
BROOKLYN Beckham (kanan) saat masih akur dengan kedua orang tuanya, David dan Victoria Beckham. F Getty Images via People
“… Kami datang dengan harapan menghabiskan waktu berkualitas bersama sang ayah, namun ditolak secara terus-menerus,” ujar Brooklyn lewat unggahan storynya di Instagram, tadi malam.
Dalam unggahan diInstagram Storiesyang dibagikan Senin (19/1/2026) malam, putra sulung David ini menyatakan semua usahanya untuk bertemu orang tuanya ditolak, kecuali jika itu dilakukan dalam acara ulang tahun besar sang ayah yang penuh tamu dan sorotan media.
“Saya dan Nicola datang ke London untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi kami ditolak. Selama seminggu sambil menunggu di hotel mencoba merencanakan waktu berkualitas dengan dia,” tulis Brooklyn, merujuk pada penolakan berulang dari kedua orang tuanya.
Brooklyn mengklaim, ayahnya,David Beckham, akhirnya setuju bertemu, tetapi hanya dengan syaratNicola tidak diundang. Ia menyebut kondisi itu sebagai penghinaan.
Suami dari Nicola Peltz sejak 2022 itu juga mengatakan, hubungannya bersama istri dengan kedua orang tuanya yang sangat terkenal itu telah lama tegang. Ia menyebut, sang istri terus-menerus tidak dihormati keluarganya, meski mereka telah berusaha bersatu sebagai satu keluarga.
Lebih jauh, Brooklyn menyatakan dalam unggahannya bahwa ia telah berdiam diri selama bertahun-tahun tentang perpecahan keluarga itu, namun merasa terpaksa berbicara lantang setelah media menerbitkan narasi yang menurutnya tidak akurat.
Ia bahkan menegaskan, dirinya tidak ingin berdamai dengan orang tuanya, dan menolak narasi bahwa Nicola yang mengendalikan dirinya.
“Saya bukan dikendalikan. Ini pertama kalinya saya membela diri dalam hidup saya. Kami hanya ingin kedamaian, privasi, dan kebahagiaan untuk masa depan kami sebagai keluarga,” tulisnya.
Hingga berita ini ditulis, perwakilanDavid dan Victoria Beckhambelum memberikan komentar resmi terkait pernyataan putra pertamanya itu. (*)
Kuasa hukum tergugat I, Arisal Fitra dan Tergugat I AKBP (Purn) Maryon saat sidang di PN Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos
batampos – Pengadilan Negeri Batam menggelar sidang gugatan sederhana perkara perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Yayasan Pagaruyung Batam, Senin (19/1). Sidang perkara nomor 38/Pdt.G.S/2025/PN Btm tersebut dipimpin hakim tunggal dengan agenda penyampaian jawaban dari para tergugat.
Persidangan dihadiri kuasa hukum penggugat serta kuasa hukum tergugat I dan tergugat II. Tergugat I dalam perkara ini adalah AKBP (Purn) Maryon, sementara tergugat II yakni BP Batam.
Kuasa hukum tergugat I, Arisal Fitra, usai persidangan menyampaikan bahwa pihaknya secara tegas menolak seluruh dalil dan tuntutan yang diajukan oleh penggugat. Menurutnya, gugatan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
“Pada pokoknya kami menolak seluruh dalil maupun tuntutan penggugat. Gugatan ini tidak berdasar hukum, bahkan cenderung bersifat halusinatif karena klien kami tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan,” ujar Arisal.
Ia merinci, terdapat sejumlah poin utama dalam jawaban tergugat I. Pertama, tuntutan ganti rugi yang diajukan penggugat dinilai tidak beralasan secara hukum, karena perbuatan yang dituduhkan tidak pernah dilakukan oleh kliennya. Kedua, gugatan tersebut dinilai salah sasaran atau error in persona, sehingga tidak tepat ditujukan kepada tergugat I.
Ketiga, Arisal menilai gugatan itu seolah-olah menjadikan kliennya sebagai pihak yang disalahkan atas kegagalan penggugat dalam memanfaatkan lahan, padahal lahan tersebut telah dicabut sebelumnya oleh BP Batam.
“Klien kami seakan dijadikan kambing hitam atas kegagalan penggugat dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan yang statusnya telah dicabut,” katadia .
Atas dasar itu, pihak tergugat berharap majelis hakim dapat memeriksa perkara secara objektif dan memutus perkara dengan seadil-adilnya sesuai fakta persidangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, hakim tunggal yang memeriksa perkara menutup sidang dan menjadwalkan persidangan lanjutan pada Rabu (21/1) dengan agenda pembuktian dari para pihak. (*)
batampos – Batam dikenal sebagai kota kuliner dengan ragam masakan bernuansa Tionghoa, termasuk kwetiau yang menjadi menu favorit banyak orang.
Kwetiau halal dapat ditemukan dengan mudah di berbagai tempat.
Ini 5 Kwetiau Halal yang Bikin Ketagihan:
1. Kwetiau Sapi Pontianak
Salah satu masakan khas Pontianak yang menjual aneka kwetiau. Porsinya banyak dan harganya terjangkau. Terletak di Jalan Raja M Tahir, Ruko Air Mas Blok D Nomor 8, Teluk Tering, Batam Kota.
2. Kwetiau Tanjung Pinang 777
Kwetiau ini dijual di sebuah tempat tersembunyi. Kwetiau gorengnya selalu menjadi favorit. Terletak di Batam Park Blok D no.30, Jl. Pembangunan, Lubuk Baja, Batam.
3. Kwitiau Acek Sancheez
Bagi yang ingin makanan kwetiau halal bisa kesini. Sudah berjualan sejak 2005. Terletak di Batam Park Blok D no.30, Jl. Pembangunan, Lubuk Baja, Batam.
4. Mie Ekonomi Bang Lay
Bagi yang ingin makan kwetiau goreng dengan harga terjangkau bisa langsung datang. Porsinya banyak dan siap bikin kenyang. Terletak di Ruko Grand Niaga, blok C 55, Belian, Kota Batam.
5. Rumah Makan 1919
Salah satu rumah makan tersembunyi yang legendaris. Berbagai masakan Chinese hingga kwetiau bisa kamu coba. Terletak di Komp Bandar Sri Mas, Blok M, No.1, Sei Panas.
Kwetiau halal di Batam menunjukkan perkembangan positif kuliner lokal yang semakin inklusif. Pastikan lokasi dan jam buka sebelum berkunjung.(*)
batampos – Kepala Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, menegaskan komitmen jajarannya dalam menindak tegas praktik impor ilegal, sejalan dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2025 yang melarang impor beras dan gula untuk kebutuhan konsumsi.
Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat perekonomian nasional dari dalam negeri.
Zaky menyampaikan bahwa Batam sebagai kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone Batam tetap wajib mematuhi aturan nasional terkait larangan impor komoditas strategis tersebut. Menurutnya, status FTZ tidak dapat dijadikan celah untuk memasukkan barang yang telah dilarang pemerintah, khususnya beras dan gula konsumsi, baik untuk diedarkan di dalam Batam maupun keluar ke daerah pabean lainnya.
Ia menegaskan, Bea Cukai Batam terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk pelabuhan dan bandara. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik penyelundupan maupun upaya memasukkan barang secara tidak sah yang dapat merugikan negara serta melemahkan posisi petani dan produsen dalam negeri.
“Tidak ada impor ilegal. Kita dorong pemasukan dan perputaran ekonomi dari dalam negeri, dan ternyata itu bisa dilakukan,” tegas Zaky.
Ia menilai, kebijakan pembatasan impor justru membuka peluang besar bagi produk lokal untuk mengisi pasar, sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor domestik.
Menurutnya, selama ini ketergantungan terhadap barang impor sering kali menekan harga produk lokal dan mematikan daya saing petani serta pelaku usaha dalam negeri.
Dengan adanya Permendag 57/2025, pemerintah memberikan ruang yang lebih luas bagi hasil produksi nasional untuk terserap pasar, termasuk di wilayah Batam.
Bea Cukai Batam juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti aparat penegak hukum dan pemerintah daerah, guna memastikan pengawasan berjalan efektif. Sinergi lintas sektor dinilai penting untuk mencegah terjadinya pelanggaran aturan di lapangan, terutama di kawasan yang memiliki lalu lintas barang internasional cukup tinggi.
Zaky menambahkan, penguatan pengawasan ini bukan semata-mata penindakan, tetapi juga edukasi kepada pelaku usaha agar memahami dan mematuhi regulasi yang berlaku.
Dengan kepatuhan bersama, iklim usaha yang sehat dan adil dapat terwujud tanpa harus bergantung pada impor ilegal.
Dengan sikap tegas Bea Cukai Batam tersebut, pemerintah berharap kebijakan larangan impor beras dan gula dapat berjalan efektif. Selain menjaga kedaulatan pangan, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan, berbasis kekuatan produksi dalam negeri. (*)
Herri Wijaya saat memproses biji kopi mentah di outlet Kopi Way Tanjungpinang. Indonesia resmi menjadi negara dengan kedai kopi terbanyak di dunia. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.
batampos – Indonesia resmi menempati posisi pertama dunia dalam jumlah kedai kopi terbanyak di seluruh dunia.
Data terbaru berasal dari Point of Interest (POI) yang tercatat dalam OpenStreetMap.
“Indonesia tercatat memiliki 461.991 lokasi usaha terkait kopi hingga November 2025,” tulis data Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), dikutip dari Seasia, Selasa (20/1).
Jumlah ini menempatkan Indonesia di atas negara-negara yang selama ini dikenal memiliki budaya cafe yang kuat. Data ini menandai pergeseran mencolok dalam lanskap kopi global.
Populasi terbesar kedai kopi di Indonesia berada di Jawa Timur dan Jawa Barat. Negara-negara lain, seperti Tiongkok (190.000) dan Amerika Serikat (145.600) berada di bawah Indonesia.
Negara Asia termasuk Vietnam, Korea Selatan, Thailand, dan jepang juga termasuk dalam daftar negara dengan jumlah kedai kopi besar secara global.
Angka lebih dari 460 ribu mencerminkan ekosistem yang sangat beragam. Lanskap kopi Indonesia mencakup mulai dari kios kecil hingga cafe kelas atas.
Faktor utama kedai kopi Indonesia sangat banyak:
– Budaya nongkrong yang kuat di masyarakat Indonesia. Kedai kopi berfungsi sebagai tempat berkumpul sosial, bekerja, dan beraktivitas lain sekadar minum kopi.
– Perkembangan teknologi digital yang memudahkan usaha kecil kopi muncul dan tercatat di database global.
– Popularitas kopi lokal yang semakin mendapat tempat di cafe modern maupun tradisional.
Posisi Indonesia sebagai produsen kopi terbesar keempat di dunia menambah lapisan penting. Masyarakat Indonesia semakin memilih mengkonsumsi kopi yang ditanam di dalam negeri.
Kedai kopi menjadi panggung utama untuk merayakan kopi lokal dengan cita rasa daerah. Hal ini mendorong generasi muda untuk terjun ke industri kopi di seluruh rantai nilai.
Ledakan kedai kopi di Indonesia menunjukkan bahwa Asia Tenggara menjadi interaksi sosial dan kewirausahaan dapat berkembang. Kopi telah menjadi infrastruktur kehidupan sosial.(*)
batampos – Tindak pidana yang melibatkan lelaki suka lelaki atau gay kerap terjadi di Kota Batam. Dalam dua tahun, terjadi dua kasus penganiayaan dan pembunuhan yang menyebabkan nyawa salah seorang pasangan tersebut hilang.
Pantauan Batam Pos, kaum gay di Kota Batam secara terang-terangan mencari pasangan di media sosial (medsos). Seperti salah satu grup di akun Facebook yang beranggotakan lebih 3,3 ribu orang.
Grup ini menjadi wadah bagi para anggota untuk saling berinteraksi. Bahkan, beberapa postingan memuat ajakan mencari pasangan anak di bawah umur.
“Nyari adek yang masih sekolah,” tulis salah satu akun di grup tersebut.
Selain di medsos, pasangan sejenis ini juga banyak ditemukan di aplikasi kencan online, seperti MiChat. Dalam aplikasi tersebut pemilik akun menawarkan bayaran kepada orang yang bersedia dilayani.
“Bukan cewek. Yang mau dikasih uang rokok,” tulis salah satu akun.
Diketahui, kasus penganiayaan yang berujung kematian terjadi di kosan kawasan Legenda, Batam Kota, Minggu (18/1) siang. Penganiayaan ini dilakukan pasangan sejenis yakni remaja berinisial S, alias D, 17, kepada pasangannya, R, 27.
batampos – Petenis andalan Indonesia Janice Tjen kembali membuat kejutan di panggung tenis internasional. Kali ini Janice mengejutkan pencinta tenis dunia dengan menyingkirkan Leylah Fernandez dari Kanada dalam babak pertama Australia Open 2026.
Janice Tjen secara luar biasa mampu mengandaskan unggulan ke-22 sekaligus pemain top dunia tersebut di ANZ Arena, Melbourne Park, Melbourne, Australia. Dia menang dengan skor 6-2, 7-6 (1) pada Selasa (20/1) pagi.
Kemenangan ini diraih berkat penampilan bagus Janice Tjen melawan Leylah Fernandez. Dia mampu mendominasi pertandingan dari set pertama dengan performanya yang ciamik.
Pada set pertama, Janice Tjen mampu mencatatkan tiga servis aces dan delapan winners, berbanding dua aces dan enam winners Leylah Fernandez.
Petenis Merah Putih itu juga berhasil memenangkan dua break points untuk mengunci set pertama dengan kemenangan 6-2.
Pada set kedua, Janice Tjen mendapatkan perlawanan sengit dari finalis US Open 2021 tersebut. Mereka berduel super ketat dan kejar mengejar angka terjadi.
Tapi, pada akhirnya Janice Tjen sukses menaklukkan Leylah Fernandez cukup dalam dua set saja. Dia memenangkan set kedua dengan kedudukan 7-6 tie break 7-1.
Kemenangan ini membuat Janice Tjen sukses mengejutkan banyak pihak. Dia lolos ke babak kedua Australia Open 2026 usai menaklukkan unggulan sekaligus pemain kelas dunia.
Di babak kedua, Janice Tjen akan menantang pemenang duel Karolina Pliskova (Republik Ceko) vs Sloane Stephens (Amerika Serikat), yang tengah bermain di Show Court Arena.
Selain beraksi di tunggal putri, Janice Tjen masih akan bertanding lagi di sektor ganda putri pada Australia Open 2026. Dia menggandeng pasangan Polandia, Katarzyna Piter.
Duet Janice/Piter datang ke Australia Open 2026 dengan modal ciamik berupa kesuksesan meraih gelar WTA 250 Hobart International 2026 akhir pekan lalu. Mereka juara usai mengalahkan duet Belgia dan Republik Ceko, Magali Kempen/Anna Siskova dengan skor 6-2 dan 6-2 di Hobart International Tennis Centre, Sabtu (17/1). (*)
Mayat seorang pria yang ditemukan di periaran Piayu dievakuasi.
batampos – Mayat seorang pria yang ditemukan mengapung di perairan Piayu, Kecamatan Seibeduk pada pekan lalu belum diketahu identitasnya. Polisi masih mencari keluarga korban berdasarkan ciri-cirinya.
“Sampai sekarang identitasnya maupun keluarganya beluk diketahui. Kita sudah informasikan di grup warga dan media sosial (medsos) juga,” ujar Kapolsek Sei Beduk, Iptu Alex Yasral, Senin (19/1).
Adapun ciri-ciri korban yakni berkulit sawo matang, rambut pendek lurus, berbadan ideal, dan diperkirakan berusia antara 30-40 tahun. Saat ditemukan korban mengenakan kaos hitam dan celana pendek berwarna gelap.
“Perkiraan korban sudah meninggal lebih dari satu hari. Melihat kondisi tubuh korban yang sudah membengkak,” katanya.
Alex menambahkan saat ini jasad korban masih berada di RS Bhayangkara. Selain Polsek Sei Beduk, penyelidikan juga dilakukan Satpolair Polresta Barelang.
“Penanganan di Satpolair, sampai sekarang juga masih mencari keluarga dan identitasnya,” ungkapnya.
Diketahui, jasad pria itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melintas di perairan tersebut, tepatnya di sekitar Jembatan 2 Barelang, Kamis (15/1) sore. Nelayan tersebut melihat sosok tubuh manusia mengapung di permukaan laut.
“Imbauan bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, bisa melaporkan ke Polsek terdekat,” tutupnya. (*)