Sabtu, 20 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3804

Sekolah Swasta di Batam Dibayangi Sepi Peminat Jelang PPDB Sekolah Negeri

0
Pengumum PPDB SDN 006 Batuaji Dalil Harahap 0 scaled e1686744191439
Ilustrasi: Para orangtua siswa saat melihat pengumuman PPDB SDN 006 Batuaji di Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (13/6). F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Jelang pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Batam Juni mendatang, sekolah swasta masih dibayangi kekurangan siswa, akibat peminat sekolah negeri yang terus meningkat.

Anggota DPRD Kota Batam, Muhammad Mustofa menjelaskan mendekati musim PPDB ada kekhawatiran sekolah swasta tidak kebagian murid.

Hal ini bisa menyebabkan sekolah kekurangan hingga tutup operasional. Seperti di daerah pemilihan (dapil) di Sagulung. Tahun lalu beberapa sekolah tutup, karena sepi peminat.

“Ini polemik, di tengah euforia PPDB sekolah negeri yang membeludak ada sekolah swasta yang gigit jari,” kata dia saat dijumpai usai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Batam, Rabu (15/5).

Baca Juga: Hendak ke Sekupang, Ibu Guru Dijambret di Jalan Raya Sei Temiang

Persoalan menahun ini masih belum ada solusinya. Satuan pendidikan yang sepi peminat ini harus menjadi perhatian dari pemerintah.

“Meskipun mereka diberikan waktu menerima siswa lebih awal, nyatanya sekolah tersebut tetap sepi dan akhirnya tutup beroperasi,” Mustofa menerangkan.

Rencana pemberian insentif kepada sekolah swasta juga urung dilaksanakan. Uluran tangan dari pemerintah sebenarnya sangat penting membantu sekolah ini bertahan.

“Ada banyak sekolah swasta yang masih merintis, dan sudah lama juga ada. Namun kesulitan mendapatkan siswa karena semua ingin ke negeri.

Baca Juga: Nagoya Dikepung Banjir, Bak Sungai

Anggota Fraksi PKS ini membeberkan masalah kekurangan guru dan rombongan belajar juga belum bisa teratasi.

“Di swasta guru ada dan rombel tersedia. Di negeri malah sebaliknya. Jadi harus ada solusi ini. Jangan dibiarkan seperti ini terus,” ucapnya.

Menurutnya, ada beberapa solusi yang bisa diambil, salah satunya mendorong bantuan kepada sekolah swasta melalui bantuan operasional daerah (Bosda).

“Namun tidak dilanjutkan karena ada klausul yang berbenturan. Karena satuan pendidikan tidak diperbolehkan menerima bantuan ganda. Karena sudah ada dana BOS pusat. Ke depan akan kami godok lagi apa yang bisa dilakukan untuk mendorong sekolah swasta tidak sepi peminat. Mungkin skema insentif SPP, tapi bagaiman caranya itu yang akan kami bahas di periode berikutnya,” beber Mustofa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid menyampaikan solusi insentif SPP bisa dilakukan untuk menyeimbangkan serapan sekolah negeri dan swasta.

Baca Juga: Maju di Pilwako, Sekdako Batam Jefridin Siap Mundur Dari ASN

Kendati demikian, kebijakan ini harus dibahas lebih intens bersama DPRD Kota Batam. Untuk menerapkan aturan baru tentu harus ada kajian, dan payung hukumnya.

“Setiap PPDB digelar, masalah tetap sama. Swasta tak ada siswa, negeri malah membludak. Kalau begini terus polemik sekolah double sif juga tak ada habisnya,” terang Jefridin.

Pemerintah selama ini sudah mendorong sekolah swasta menjaring murid lebih dulu. Namun tetap saja orangtua ingin anaknya ke sekolah negeri. Terutama sekolah yang dulunya berlabel sekolah unggulan.

“Semua lagi dipetakan oleh Disdik. Kami ingin ada perubahan dalam sistem PPDB ini. Perlahan dan bertahap akan dibenahi, agar Batam bisa melahirkan pendidikan yang lebih baik,” Jefridin mengharapkan. (*)

 

Reporter: Yulitavia

Bocah Nyuri Uang Kotak Infak Masjid untuk Jajan, Kasus Pencurian Berakhir Damai

0
Kapolsek Iptu Andri Warman bersama pengurus Masjid dan keluarga bocah SD melakukan mediasi. F. Polsek Tanjungpinang Barat

batampos– Polsek Tanjungpinang Barat mengamankan bocah 12 tahun inisial UA yang mencuri uang kotak infak Masjid At-Taqwa Tanjungpinang.

Bocah yang berstatus sebagai pelajar kelas 6 SD tersebut, ditangkap Polsek Tanjungpinang Barat dan warga, saat tengah asik bermain di kawasan Jalan Sumatera, Selasa (14/5).

Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu Andri Warman, mengatakan pelaku pencurian kotak infak Masjid merupakan anak di bawah umur dan berusia 12 tahun.

“Pelaku ternyata anak di bawah umur,” kata Andri, Rabu (15/5).

Kepada polisi, jelas Andri, bocah SD tersebut tersebut mengaku telah tiga kali beraksi melakukan pencurian uang kotak infak Masjid.

“Lebih kurang total kerugian senilai Rp 1 juta,” ujarnya.

BACA JUGA: Seorang Remaja Beraksi Membongkar Kotak Infak Masjid

Masih dari pengakuan bocah SD tersebut, lanjut Andri, uang hasil pencurian akan digunakan untuk memperbaiki sepeda dan jajan sehari-hari.

“Dari pengakuannya, uang itu untuk keperluannya dia. Sepedanya kan rusak, nah untuk ganti ban dan beli rantai. Sisanya buat jajan,” terangnya.

Kapolsek menegaskan, pihaknya langsung melakukan upaya mediasi dan perdamaian terkait kasus pencurian yang dilakukan bocah SD tersebut.

Hasilnya, pengurus Masjid At-Taqwa juga enggan memperpanjang kasus tersebut ke ranah hukum karena mempertimbangkan kondisi bocah tersebut dan keluarganya.

“Pengurus masjid dan keluarga bocah itu sepakat damai. Untuk anak itu dibuatkan surat pernyataan, agar tidak mengulangi perbuatannya,” jelas Iptu Andri. (*)

 

 

Reporter: Yusnadi N

Maskapai Garuda yang Angkut Jemaah Haji Putar Balik, Diterbangkan dengan Pesawat Pengganti

0
Ilustrasi: Calon jamaah haji asal Indonesia hendak naik ke pesawat untuk ke Tanah Suci. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

batampos – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan pesawat pengganti berikut izin terbangnya usai maskapai Garuda yang mengangkut jemaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), putar balik ke Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada hari Rabu (15/5).

Hal itu disiapkan, usai Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah menerima laporan kejadian Emergency Landing pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 1105 tipe Boeing 747-400.

“Informasi awal terjadi kebakaran pada mesin pesawat nomor 4 (Engine fire #4) setelah 10 menit take off. Demi keselamatan penerbangan, Pilot mengambil keputusan untuk melakukan Emergency landing or Return To Base ke Bandara Sultan Hasanuddin, setelah Holding selama 30 menit dan berhasil landing pada pukul 17:07 LT,” ujar Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas dan Umum Ditjen Hubud Mokhamad Khusnu dalam keterangan tertulis, Rabu (15/5).

Diketahui, pesawat itu mengangkut kloter 5 Jemaah Haji Embarkasi Makassar sebanyak 450 orang yang dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah pada pukul 21.10 waktu setempat.

Namun, karena kejadian itu, dipastikan seluruh penumpang dalam keadaan selamat, jemaah calon haji kemudian kembali dipulangkan ke Asrama Haji Makassar.

Adapun saat ini, kata Khusnu, inspektur penerbangan melakukan inspeksi khusus terhadap perbaikan (Maintenance Action) pada mesin pesawat nomor 4.

“Selanjutnya sedang disiapkan pesawat pengganti dan proses ijin terbang. Rencananya akan diterbangkan pada pukul 16.00 UTC atau 22.00 WITA,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada seluruh Jemaah Haji pada penerbangan tersebut dan juga Kementerian Agama RI selaku penyelanggara haji.

“Garuda Indonesia tengah melakukan koordinasi intensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan tindak lanjut penanganan jamaah untuk dapat kembali melanjutkan perjalanan,” pungkas Irfan. (*)

Tiba di Madinah, JCH Kloter 3 Embarkasi Batam Langsung Sujud Syukur

0
Jemaah Calon Haji 2 F Cecep Mulyana 1 e1715704592594
Jemaah Calon Haji asal Riau embarkasi Batam tiba di Asrama Haji Batam, Selasa (14/5). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Setibanya di Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah, jemaah calon haji (JCH) pertama Riau atau kloter 3 Embarkasi Batam langsung melakukan sujud syukur sebagai wujud rasa syukurnya telah tiba di Madinah. Moment tersebut sempat diabadikan oleh Petugas Daerah Riau yang membersamai jemaah.

“Alhamdulillah kloter 03 BTH, sudah mendarat di Bandara AMAA Madinah pada pukul 12.38 WAS dalam keadaan selamat, dan pada saat ini seluruh jemaah sudah menempati kamar masing-masing yaitu Hotel Wardet assaadah sebanyak 277 jemaah dan louloat addiyafa sebanyak 172 jamaah,” ujar ketua kloter BTH – 03 Afderl Darius, Selasa (14/5) malam.

Mendapat laporan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi bersyukur, karena seluruh jemaah asal Riau pada kloter pertama atau BTH – 03 sampai dengan selamat di tanah suci.

Baca Juga: DLH Amankan Warga Buang Sampah Sembarangan

“Alhamdulillah, jamaah kita pada kloter BTH – 03 telah selamat sampai di Madinah dan sudah menempati hotel, pesan saya manfaatkan waktu di Madinah untk beribadah di masjid Nabawi dan berziarah dengan tidak melakukan hal-hal yang dilarang pemerintah Arab Saudi,” ujarnya.

Muliardi juga tetap mengingatkan jamaah kepada jemaah untuk menjaga kesehatan dan menjaga stamina terlebih cuaca di Madinah cukup panas.

“Tetap jaga kesehatan, tetap memakai alas kaki dan pelindung dari paparan cahaya matahari secara langsung. Serta jangan sampai menanggalkan tanda pengenal diri, baik itu gelang, maupun dokumen lainnya sesuai arahan petugas,” imbaua Muliardi.

Baca Juga: Penerimaan Retribusi Parkir Stagnan

Khusus untuk petugas baik petugas kloter, ketua rombongan maupun ketua regu ia berpesan untuk selalu jaga kekompakan, berkoordinasi dengan jemaah, berikan bantuan dan layanan terbaiknya khusus kepada jamaah lansia.

“Ketika jauh dari saudara dan negara, teman-teman satu kloter itu merupakan saudara kita, maka saling tolong menolonglah diantara sesama, saling mengingatkan untuk kebaikan. Sebab peluang menuju tanah suci ini harus menunggu antrian yang lama,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

RSAB Botania Terapkan Standar Kris

0
223186 8 11 2023 17 2 5
RSAB Botania.

batampos – Rumah Sakit Awal Bross (RSAB) di Batam ternyata sudah lama mengimplementasikan KRIS sebagai standar pelayanan. Seperti pelayanan di RSAB Botania Batam, sudah sejak awal beroperaai menerapkan KRIS.

“Sejak awal Grand Opening RSAB Botania, kami sudah menerapkan standar KRIS, ” ujar Wanda Humas RSAB Botania di Batam, Rabu (15/5).

Menurut dia, standar KRIS yang dimaksud meliputi, komponen bangunan yang digunakan tidak boleh memiliki tingkat porositas tinggi dengan maksud agar tidak mudah berdebu, kemudian memiliki ventilasi, pencahayaan ruangan, Kelengkapan tempat tidur, Naka tempat tidur, suhu dan kelembaban ruangan, ruang rawat inap dibagi berdasarkan jenis kelamin, usia, penyakit (infeksi maupun non infeksi), Kepadatan ruang rawat (kamar) dan kualitas tempat tidur (TT), Tirai/Partisi antar tempat tidur, Kamar mandi dalam ruangan rawat inap, kamar mandi sesuai dengan standar dan juga outlet oksigen.

“Ini standar KRIS yang sudah kami terapkan sejak beroperasional,” sebut Wanda.

Lalu apakah standar KRIS termasuk untuk pelayanan perawat dan dokter di RSAB Botania. Wanda menjelaskan, kalau KRIS itu merupakan kamar rawat inap standar, bukan mengenai pelayanan dokter dan perawat.

“KRIS itu kan Kamar Rawat Inap Standar, jadi kalau untuk KRIS ini lebih ke kelengkapan fasilitas nya,” pungkas Wanda. (*)

Reporter: Yashinta

Buang Limbah B3 ke TPA Punggur, PT Musim Mas Disidangkan

0
IMG 20240515 WA0091 1
Direktur Utama PT Musim Mas, Gunawan Siregar duduk sebagai terdakwa yang mewakili PT Musim Mas dalam persidangan pidana tersebut. Foto: Yashinta/ Batam Pos

batampos – Perusahaan pengelolaan minyak goreng PT Musim Mas menjadi terpidana di Pengadilan Negeri Batam. Direktur Utama, Gunawan Siregar duduk sebagai terdakwa yang mewakili PT Musim Mas dalam persidangan pidana tersebut.

Perusahaan PT Musim Mas didakwa karena telah membuang limbah B3 ke TPA Telaga Punggur. Proses pembuangan limbah dibantu oleh PT Erlangga yang sudah berlangsung pada kurun waktu 2013 hingga 2017. Kondisi ini menyebabkan kerusakan lingkungan sekitar TPA Punggur dan mencemari lingkungan.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Tiwik, Gunawan duduk didampingi kuasa hukumnya. Agenda persidangan adalah replik atau jawaban jaksa atas keberadaan dakwaan atau eksepsi dari terdakwa. Dalam replik yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nanik menegaskan bahwa dakwaan yang disampaikan sudah sesuai. Apa yang menjadi keberatan terdakwa juga sudah masuk dalam pokok perkara. “Keberatan terdakwa sudah masuk dalam pokok perkara,” ujar Nani.

Atas jawaban eksepsi, majelis hakim menunda sidang hingga Minggu depan dengan agenda putusan sela. “Sidang putusan sela kami tunda Minggu depan,” sebut Hakim Tiwik sembari mengetuk palu sidang.

Diketahui, bahwa pada tahun 2012 PT Musim Mas mengajukan permohongan pembuangan limbah berupa Spent Bleaching Eart (SBE) ke Badan Pengendali Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam untuk dapat membuang limbah SBE ke TPA Telaga Punggur yang beralamat di Kecamatan Nongsa Kelurahan Kabil Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau sehingga sejak tahun 2013 terdakwa PT Musim Mas telah melakukan pembuangan limbah SBE di TPA Telaga Pungur, namun pada tahun 2015, Bapedal Kota Batam menghentikan pembuangan limbah SBE ke TPA Telaga Punggur dengan alasan SBE masuk kategori limbah B3 kategori 2 berdasarkan PP nomor 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah B3.

Dari hasil pengamatan lapangan dan analisa kerusakan tanah akibat penimbunan limbah telah terjadi kerusakan karena telah masuk kriteria baku kerusakan (Kepmen Nomor: KEP-43/MENLH/10/1996) untuk kriteria kerusakan parameter tanah dan vegetasi. Hasil analisa tanah di Laboratorium Bioteknologi Lingkungan (ICBB) telah terjadi kerusakan tanah akibat penimbunan limbah karena telah masuk kriteria baku kerusakan untuk parameter pH tanah, klei (liat), redoks dan derajat pelurusan air / permeabilitas (PP Nomor 150 tahun 2000).

Bahwa terdakwa PT Musim Mas yang diwakili Gunawan Siregar telah bekerja sama dengan PT Earlangga untuk melakukan pengangkutan dan pengelolaan SBE milik PT Musim Mas sejak tahun 2011 meskipun PT Earlangga tidak pernah memiliki perijinan untuk pengangkutan ataupun pengelolaan limbah B3 dan meskipun PT Musim Mas mengetahui SBE yang dihasilkan pabrik merupakan limbah B3 tetap saja melakukan pembuangan ke media lingkungan hidup di TPA Telaga Pungur yang dapat menyebabkan pencemaran dan bahkan kerusakan lingkungan hidup.

Perbuatan Terdakwa merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 98 Ayat (1) Jo. Pasal 116 ayat (1) huruf a jo Pasal 118 jo Pasal 119 Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang (UU) Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. (*)

Reporter: Yashinta

Gugatan DPT Pemilu 2024 Bocor, DKPP Beri Sanksi Peringatan ke KPU

0
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito (tengah) memimpin sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) di Gedung DKPP, Jakarta. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan menjatuhkan sanksi berupa peringatan kepada ketua dan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas gugatan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 yang diduga bocor pada akhir 2023.

“Menjatuhkan sanksi peringatan kepada Teradu Hasyim Asy’ari selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum, Teradu II Mochammad Afifuddin, Teradu III Betty Epsilon Idroos, Teradu IV Parsadaan Harahap, Teradu Yulianto Sudrajat, Teradu VI Idham Holik, dan Teradu VII August Mellaz masing-masing selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum terhitung sejak Putusan ini dibacakan,” kata Ketua DKPP Heddy Lugito membacakan amar putusan dalam sidang kode etik Selasa (14/5), sebagaimana dikutip dari salinan putusan di Jakarta, Rabu, (15/5).

Sementara itu, anggota DKPP I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menegaskan para teradu seharusnya menindaklanjuti dengan memedomani ketentuan Pasal 46 UU Nomor 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Ia juga menyampaikan bahwa dalih KPU yang menganggap dugaan kebocoran data belum dapat dibuktikan lantaran masih dalam penyelidikan Polri tidak dapat dibenarkan menurut etika penyelenggara pemilu.

“Dalih Para Teradu bahwa terhadap dugaan kebocoran data Pemilih belum dapat dibuktikan karena pihak Bareskrim Polri masih melaksanakan tahap penyelidikan, tidak dibenarkan menurut etika penyelenggara Pemilu. Dengan demikian, dalil aduan Pengadu pada angka [4.1] terbukti dan jawaban Para Teradu tidak meyakinkan DKPP,” ucap Raka.

Dalam beleid itu dijelaskan pengendali data pribadi berkewajiban untuk menyampaikan pemberitahuan secara tertulis paling lambat 3×24 jam kepada subjek data pribadi dan lembaga apabila terjadi kegagalan pelindungan data pribadi.

DKPP menilai Hasyim dan jajarannya seharusnya melakukan pemberitahuan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

“Hal tersebut sejalan dengan prinsip jujur, kepastian hukum, tertib, terbuka dan akuntabel selaku penyelenggara pemilu,” ujarnya.

Untuk diketahui, Hasyim bersama enam anggota lain KPU RI diadukan oleh Rico Nurfiansyah Ali dengan perkara Nomor 4-PKE-DKPP/I/2024.

Para Teradu terbukti melanggar ketentuan Pasal 6 ayat (2) huruf d, Pasal 6 ayat (3) huruf d, Pasal 9 huruf a, Pasal 11 huruf a dan huruf c, Pasal 12 huruf e, Pasal 13 huruf c, Pasal 16 huruf b dan huruf e Peraturan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu. (*)

Sumber: JP Group

Hendak ke Sekupang, Ibu Guru Dijambret di Jalan Raya Sei Temiang

0
Jambret Kriminal
Ilustrasi. Jambret. Foto: JawaPos.com

batampos – Seorang guru Taman Kanak-kanak di Kota Batam, Wati, menjadi korban penjambretan di Jalan Raya Sei Temiang menuju Sekupang, Senin (13/5). Alhasil, berisi ponsel, dompet serta uang dan dokumen penting lainnya pun raib digondol pelaku.

Di Mapolsek Sekupang, Wati mengakui pada saat kejadian dia dari arah Batuaji menuju Sekupang. Namun setiba di depan daerah Mata Kucing motornya dihentikan pelaku dan langsung mengambil tas yang saat itu disimpan di dashboard depan.

“Saya lihat dari belakang ada dua orang. Satu pakai masker dan satu lagi pakai helm dan langsung menghentikan motor,” ujarnya saat membuat laporan di Mapolsek Sekupang.

Korban yang takut langsung menyerahkan tasnya tersebut. Korban saat itu tak berani teriak meminta tolong mengingat di saat kejadian jalanan Temiang sangat sepi. “Saat itu di depan ada motor becak dan motor pelaku di belakang,” tuturnya.

Atas kejadian tersebut korban langsung membuat laporan ke Mapolsek Sekupang.

Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait kasus penjambretan tersebut. “Benar, semalam korban datang ke Polsek melaporkan kejadian penjambretan di Mata Kucing,” jawabnya.

Menurutnya saat ini, polisi tengah menyelidiki lebih lanjut soal hal itu. ” Sedang kami cari identitasnya dengan cara memeriksa rekamam CCTV sekitar dan saksi-saksi di lokasi,” katanya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Survei: Approval Rating Jokowi Tembus 77,1 Persen

0
Presiden Jokowi memberikan sambutan di acara penyerahan bantuan pangan di Lapangan Tenis Alun-Alun Kirambu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (14/5). (ANTARA)

batampos – Kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap tinggi jelang purnabakti pada Oktober 2024. Ini berdasarkan hasil survei Polling Institute periode April.

“Publik yang cukup puas dengan kinerja Presiden Jokowi sebesar 58,2 persen dan yang sangat puas 19 persen. Dengan demikian, approval rating Presiden sebesar 77,1 persen,” kata peneliti utama Polling Institute, Kennedy Muslim, dalam paparannya secara daring, Rabu (15/5).

Sementara itu, sebanyak 21,6 persen lainnya menjawab kurang puas dan tidak puas sama sekali. Adapun 1,3 persen responden lainnya tidak menjawab atau tidak tahu.

“Kalau kita lihat trennya, approval rating Presiden Jokowi cenderung stabil di atas 70 persen sejak November 2023. Berdasarkan data Polling Institute, tertinggi pada 12-13 Februari 2024 dengnan 78,6 persen,” sambungnya.

Kennedy melanjutkan, ada beberapa faktor yang memengaruhi kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi. Tiga alasan tertinggi adalah pembangunan infrastruktur 32,2 persen, kinerjanya sudah bagus 22,5 persen, dan bantuan sosial (bansos) kepada rakyat kecil 20,9 persen.

“Sisanya, walaupun tidak dominan, adalah merakyat (9,3 persen), baik (6,1 persen), pemerataan pendapatan (0,5 persen), hingga pengurangan kemiskinan (0,5 persen),” jelasnya. “Yang tidak memberikan jawaban atau tidak tahu 2,6 persen.”

Survei telepon ini dilaksanakan pada 27-30 April 2024 dengan melibatkan 1.217 responden yang telah berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah dan dipilih melalui metode random digit dialing (RDD). Adapun margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling. (*)

Sumber: JP Group

Begini Penjelasan Garuda Terkait Pesawat Pengangkut 450 Jamaah Haji Terbakar di Udara

0
Pekerja merapikan fasilitas di pesawat Garuda Indonesia yang akan digunakan untuk armada angkutan haji 1445 H/2024 di hanggar GMF Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (8/5/2024). (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

batampos – Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut 450 jamaah haji asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terbakar di udara. Sehingga pilot harus melakukan pendaratan darurat.

Garuda Indonesia melalui keterangan resminya menjelaskan, penerbangan GA-1105 rute Makassar – Madinah pada hari ini, yang merupakan Kloter 5 asal embarkasi Makassar, melakukan prosedur Return to Base (RTB) sebagai langkah cepat guna memitigasi risiko pada aspek safety dan keamanan operasional pada penerbangan tersebut.

Keputusan RTB tersebut diambil oleh Pilot in Command (PIC) segera setelah pesawat lepas landas dengan mempertimbangkan kondisi kendala engine pesawat yang memerlukan pemeriksaaan lebih lanjut. Setelah beberapa saat terbang diketahui adanya percikan api pada salah satu engine.

“Atas kondisi itu, engine pesawat diharuskan menjalani prosedur pengecekan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan armada untuk dapat kembali beroperasi,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Penerbangan tersebut kemudian telah mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 17.15. Penumpang selanjutnya diarahkan kembali menuju asrama untuk menunggu kesiapan pesawat pengganti.

Lebih lanjut, seluruh penumpang pesawat tiba di bandara dalam keadaan selamat dan baik, dan akan kembali diberangkatkan secepatnya mengacu pada kesiapan pesawat pengganti.

“Proses pendampingan jamaah menuju asrama turut melibatkan stakeholder kebandarudaraan terkait guna memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan para penumpang terjaga dengan baik,” imbuh Irfan.

Sebelumnya, GA-1105 yang dioperasikan dengan armada B747-400 diberangkatkan dari Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 15:30, dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah pada pukul 21.10.

Penerbangan tersebut mengangkut sedikitnya 450 penumpang, yang merupakan rombongan calon jamaah haji asal embarkasi Makassar, serta 18 awak pesawat. Garuda menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada seluruh Jemaah Haji pada penerbangan tersebut dan juga Kementerian Agama RI selaku penyelenggara haji.

Garuda Indonesia tengah melakukan koordinasi intensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan tindak lanjut penanganan jamaah untuk dapat kembali melanjutkan perjalanan. (*)

Sumber: JP Group