Senin, 29 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3816

Rusuh dan Ingin Merdeka, Macron Ingin Situasi Kaledonia Baru Stabil

0

batampos – Kaledonia Baru rusuh. Warga lokalnya ingin merdeka. Presiden Prancis Emmanuel Macron pun segera berangkat ke sana, Kamis (23/5/2024) waktu setempat. Macron berharap, situasi di tanah koloninya tersebut stabil.

Emmanuel Macron. F Reuters

Menggunakan helikopter, Macron menginstruksikan penguatan kepolisian di sana. Unjuk rasa di Kaledonia Baru dipicu reformasi aturan pemilu Paris, yang masih mengendalikan pulau di Pasifik itu. Akibatnya kerusuhan berujung maut yang menewaskan enam orang pun terjadi.

Sepulangnya Macron dari Kaledonia, bukannya suasana makin tenang, justru kerusuhan makin menjadi. Pertokoan dan juga mobil-mobil dijarah dan dibakar. Kerusuhan ini telah terjadi sejak seminggu lalu.

BACA JUGA:
Prancis Tekan Perjanjian Investor ke IKN, Presiden Jokowi Apresiasi Langkah Presiden Macron

“Dalam beberapa saat dan beberapa hari ke depan, operasi baru akan dijadwalkan dan republik ini butuh ditata ulang. Tidak ada pilihan,” ujar Macron dalam sebuah pertemuan tokoh politik dan pengusaha di Ibu Kota Noumea seperti dilansir dari Reuters, pagi ini.

Reformasi aturan pemilu di Kaledonia Baru yang diperkenalkan Macron memungkinkan ribuan warga negara Prancis yang tinggal di Kaledonia Baru lebih dari 10 tahun, bisa memberikan hak suara mereka dalam pemilu Kaledonia Baru. Paris beralasan Kaledonia Baru perlu meningkatkan demokrasinya, di mana seperempat populasi di sana merupakan orang Prancis.

Kondisi terkini, sejumlah jalan di Kaledonia Baru masih dikuasai para demonstran. Mereka menutup sebagian besar akses jalan dengan membuat barikade. Warga menyebarkan di media sosial rute mana saja yang aman untuk mendapatkan pasokan bahan makanan, bensin dan obat-obatan.

Akibat kerusuhan ini, Macron dan sejumlah wali dari wilayah Kaledonia baru, yakni pro-Prancis dan Pro-Independen mengadakan rapat terbatas di Komisi Tinggi Prancis. (*)

Reporter: Chahaya Simanjuntak

Kurangi Resiko Kecelakaan Dengan Teknik Pengereman Yang Tepat

0

honda motorbatampos – Penggunaan rem pada sepeda motor adalah suatu hal yang krusial. Rem termasuk salah satu perangkat dari sepeda motor yang paling sering digunakan. Rem tentunya berfungsi untuk mengurangi ataupun menghentikan laju kendaraan pada saat berkendara, baik untuk bermanuver, menghindari bahaya, serta menghentikan kendaraan, dll.

Namun pengorperasian atau teknik pengereman yang kurang tepat terkadang membuat kualitas pengereman itu sendiri menjadi kurang optimal, bahkan terkadang juga dapat berpotensi menimbulkan potensi bahaya yang tidak terduga. Contohnya misal penggunaan rem sendiri jika kurang tepat dapat menimbulkan selip atau sliding baik roda depan ataupun belakang, bahkan juga dapat membuat ban belakang terangkat alias stoppie pada sepeda motor tertentu jika penggunaan rem depan yang terlalu keras, hal tersebut dapat menambah potensi bahaya bagi pengendara, bahkan jika pengendara tidak siap ataupun tidak dapat mengontrol sepeda motor pada saat mengalami situasi tersebut yang mengakibatkan dapat terjatuh dari sepeda motor dan gagal bermanuver ataupun menghindari bahaya.

Pengoperasian rem tentunya memiliki teknik dan prosedur tersendiri, jadi tidak hanya asal menarik tuas atau menginjak pedal rem saja ketika diperlukan. Berikut sharing dari Christofer Valentino selaku Safety Riding Instructor PT. Capella Dinamik Nusantara Kepri.

“Pengereman sendiri idealnya dioperasikan pada saat sepeda motor dalam keadaan tegak, hindari melakukan pengereman pada saat motor masih dalam kondisi miring misal ketika bermanuver atau menikung. Usahakan tegakan dulu posisi motor ketika hendak melakukan pengereman dan gunakanlah rem kombinasi antara rem depan dan rem belakang. Untuk langkah pertamanya jangan lupa posisikan tuas gas/throtle wajib dalam posisi 0%, dorong atau putar terlebih dahulu tuas gas ke posisi tersebut hingga tuas gas benar-benar dalam kondisi tertutup sepenuhnya sebelum melakukan pengereman.

Langkah kedua lakukan pengereman dengan rem depan terlebih dahulu dan disusul dengan rem belakang secara kombinasi atau bersamaan dengan perbandingan 60% untuk rem depan dan 40% untuk rem belakang, jadi sedikit lebih kuat rem depannya.

Kemudian langkah ketiga tarik kopling jika motor sudah hampir berhenti agar mesin tidak mati jika motor yang dipakai tipe sport. Dan langkah terakhir turunkan kaki sebelah kiri jika motor sudah berhenti sempurna, pada saat kondisi pengereman yang dilakukan untuk sampai motor berhenti total. Jika hanya untuk mengurangi kecepatan saja lakukan langkah pertama dan kedua saja, ataupun sampai langkah ketiga jika diperlukan.

Namun seandainya dalam suatu kondisi berkendara tertentu kita terpaksa melakukan pengereman dalam kondisi motor sedang miring gunakanlah rem belakang secara halus dan perlahan, jangan pakai rem depan karena dapat mengakibatkan roda depan kehilangan grip/cengkraman hingga resiko terjatuh lebih besar dibanding menggunakan rem belakang ketika dalam kondisi tersebut dan juga tetap menutup tuas gas sepenuhnya terlebih dahulu seperti pada langkah kedua..

Untuk lebih lengkapnya serta teknik-teknik seputar berkendara lainnya seperti biasa Capella Honda memiliki program pelatihan Safety Riding sebagai bentuk kepedulian Honda bagi masyarakat dan pengguna sepeda sepeda motor di Indonesia khususnya di wilayah Kepri. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan Edukasi atau Pelatihan tersebut tidak perlu ragu dan sungkan untuk mengunjungi atau menghubungi Dealer Sepeda Motor Honda terdekat. Selalu utamakan Keselamatan Berkendara anda dan kemanapun perginya selalu #Cari_Aman saat naik motor. (*)

ASDP Telaga Punggur Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Penumpang Saat Libur Panjang, Kapal Roro Diperiksa Berkala

0
image0 20 scaled
Kapal Roro di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur. Foto: Aziz Maaulana/ Batam Pos

batampos – PT ASDP Telaga Punggur Batam memastikan kesiapan aramada kapalnya dalam menghadapi long weekend atau libur panjang akhir pekan ini. 13 kapal Roro siap dioperasikan untuk mengangkut kendaraan dan penumpang.

“Jadi intinya kami setiap akhir pekan selalu menyiapkan kapal tambahan apabila terjadi peningkatan penumpang. Kami selalu berkoordinasi dengan BPTD untuk jadwal kapal dan kesiapan teknis kapal Roro yang beroperasi,”kata General Manager PT ASDP Telaga Punggur, Nana Sutisna, Jumat, (24/5).

Nana menyampaikan kondisi saat ini penumpang masih landai namun tidak menutup kemungkinan akhir pekan nanti bakal meningkat terutama untuk tujuan ke Tanjung Uban, Bintan.

“Iya ini kan berhubung dengan libur panjang dan anak sekolah juga otomatis banyak yang pergi berlibur ke Bintan maka kami selalu antisipasi dengan kapal tambahan,” kata dia.

Sementara itu terkait pemeliharaan kapal Roro pihaknya meyakinkan penumpang bahwa kapal yang beroparasi sudah melalui pengecekkan dan perbaikan secara berkala. “Kami bersama BPTD rutin sekali memeriksa kondisi kapal yang berorasi guna kenyamanan dan keamanan penumpang,” ujarnya.

Pemeriksaan dan pengecekan kondisi kapal selalu dilakukan baik itu setelah bersandar maupun akan berlayar. “Jadi sebelum berangkat dipastikan kapal sudah layak untuk berlayar,” jelasnya.

Nana menambahkan, kapal Roro juga maksimalkan untuk jarak tempuhnya biasanya satu jam kini menjadi 45 menit agar bisa optimal dan tidak terjadi keterlambatan.

“Jadi sistemnya kalau sudah penuh kapasitas kapal langsung jalan , dan ini akan terus berlanjut hingga trip terakhir pada malam hari,” sebutnya.

Selain itu, ia menginformasikan trip terakhir di hari Senin sampai Jumat pada 18.00 WIB. Sementara pada hari Sabtu – Minggu pukul 20.00 WIB.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang ingin berangkat dapat menyesuaikan agenda keberangkatan kapal.

“Sebelum berangkat, masyarakat dapat terlebih dahulu membeli tiket, terlebih bagi mereka penumpang kendaraan,”pungkasnya. (*)

Reporter: Eusebius Sara

31 Warga Binaan Lapas dan Rutan Terima Remisi Waisak

0
Warga Binaan Lapas barelang Dalil Harahap 75
Ilustrasi. Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 31 orang warga binaan beragama Budha di Lapas kelas IIA Batam dan Rutan Kelas IIA Batam terima remisi khusus Waisak 2568 BE Tahun 2024. Remisi ini diberikan usai umat Budha di Lapas dan Rutan menjalani ibadah peringatan Waisak, Kamis (23/5).

Warga binaan Lapas, remisi ini diberikan oleh Plh. Kalapas Batam yaitu Kasi Binadik Budy Istiawan di aula Lapas Batam. Begitu juga Rutan, remisi ini diberikan oleh Karutan Batam melalui Kasubsi Pengelolaan Rutan Batam, Herwan Syahputra.

Lapas Batam ada 27 warga binaan yang mendapat remisi dan Rutan Batam ada empat orang. Mereka semua mendapat remisi khusus I yakni pengurangan masa pidana namun masih menjalani pidana karena masa pidana belum usai.

Remisi hari raya keagamaan ini merupakan salah satu hak yang diterima oleh warga binaan kemasyarakatan dalam rangka peringatan hari raya keagamaan. Setiap hari raya keagamaan yang ada di tanah air, petugas Lembaga Pemasyarakatan mengusulkan warga binaan yang merayakan hari raya keagamaan tersebut untuk dapat remisi. Usulan ini akan disetujui jika warga binaan memiliki kelakuan baik dan memenuhi kriteria persyaratan remisi yang ada.

“Jadi remisi ini juga sebagai penghargaan bagi mereka (warga binaan) yang berkelakuan baik, taat dan tekun dengan program pembinaan yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Kalau memang tidak disiplin dan taat ya tidak diusulkan.

Intinya yang diusulkan dan diterima remisinya ini adalah mereka yang berkelakuan baik. Yang belum dapat hendaknya mulai berbenah agar menjadi warga binaan yang taat dan disiplin, ” kata Kalapas Batam Heri Kusrita melalui Kasi Binadik Budy Istiawan.

Senada disampaikan oleh Karutan Batam Faizal G Putra melalui Kasubsi Pengelolaan Rutan Batam, Herwan Syahputra yang berharap, agar semua warga binaan di Rutan Batam selalu berlomba untuk menjadi pribadi yang baik selama menjalani pidana di Pemasyarakatan, agar mereka pun memperoleh hak remisi yang sama dalam momen peringatan hari raya keagamaan.

“Semua kegiatan, perilaku di dalam sini akan dinilai untuk pertimbangan pemberian hak-hak termasuk hak remisi seperti ini. Kepada mereka yang Terima remisi kami ucapkan selamat dan yang belum tetap semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi ke depannya, ” kata Herwan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Kuota PPDB SLB di Batam Masih Terbatas

0
disabilitas
Ilustrasi. Siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Batam penyandang disabilitas tuna rungu dengan wajah ceria tampil memukau saat membawakan tarian kolosal pada acara peringatan Hari Disabilitas internasional: Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri telah mengeluarkan petunjuk teknis proses penerimaan peserta didik baru tingkat SMA/SMK dan SLB Negeri. Dalam juknis ini telah diatur kuota data tampung masing-masing tingkatan. Untuk SLB kuota nya masih terbatas seperti tahun-tahun sebelum sebab baru satu SLB Negeri di kota Batam.

Kuota daya tampung tahun ini sebanyak 126 orang dengan rincian; SDLB sebanyak 30 orang untuk enam rombongan belajar (rombel), SMPLB sebanyak 48 orang untuk enam rombel dan SMALB 48 orang juga untuk enam rombel.

Dalam juknis ini juga sudah diatur bahwa PPDB tingkat SLB ini dilakukan secara luring dengan jadwal PPDB diantaranya; pendaftaran tanggal 11 hingga 26 Juni dan diumumkan tanggal 29 Juni. Pendaftaran ulang tanggal 1 sampai 4 Juli serta pengenalan lingkungan sekolah mulai tanggal 8 sampai 22 Juli.

Kuota daya tampung SLB ini masih terbatas karena sekolah SLB di Batam baru satu. Pemprov telah membuka sekolah baru di wilayah Seibeduk namun belum rampung sehingga PPDB tahun ini masih dibatasi sesuai kuota untuk satu sekolah tersebut.

“Belum siap lagi. Masih dalam pembangunan. Tahun ini belum bisa terima siswa baru,” ujar Kabid SLB Disdik Kepri Elmi, belum lama ini.

Untuk pembangunan unit sekolah baru khusus SLB ini memang sedikit terhambat sebab beberapa waktu lalu ada penolakan dari warga terkait lokasi pembangunan sekolah. Disdik memerlukan waktu yang cukup lama untuk bisa mendapatkan lahan yang sesuai yang sedang dalam proses pembangunan saat ini di wilayah kecamatan Seibeduk.

Dari catatan Batam Pos, rencana awal pembangunan SLB baru ini di Batuaji namun itu ditolak warga di sana sebab lokasinya di lokasi fasum permukiman warga. Disdik pernah juga berencana pindah ke Sagulung namun ditentang juga karena persoalan serupa. Terkahir Dinas mendapat lahan di daerah Mangsang, Kecamatan Seibeduk dan kini dalam proses pembangunan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Kafe Remang-Remang dan Panti Pijat Plus Kian Menjamur di Batuaji

0
Pijat Plus Plus Dalil Harahap 01 e1707104473291
Pekerja Massage menunggu pelanggan di kompek Waheng Center, Bukit Tempayan, Batuaji. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Keluhan masyarakat akan keberadaan panti pijat dan kafe remang-remang yang kental dengan layanan prostitusi di wilayah Batuaji dan Sagulung belum ditanggapi secara serius oleh instansi pemerintah terkait. Panti pijat dan kafe remang-remang ini terus menjamur di sana dengan jadwal operasional yang tak dibatasi.

Beberapa waktu lalu sempat heboh dengan meninggalnya seorang pria pengunjung panti pijat di Ruko Waheng Center karena obat kuat. Kematian pria paruh baya ini tidak lain karena layanan prostitusi terselubung tadi dan ini jadi kekhawatiran serius masyarakat di sana. Semakin hari praktek prostitusi ini semakin terang terangan ditawarkan kepada siapa saja yang melintas.

Masyarakat sangat khawatir karena bisa merusak pergaulan anak remaja di sekitarnya. Anak-anak termasuk anak perempuan bisa saja terjerumus dengan praktek prostitusi terselubung tersebut.

“Sudah terang-terangan tawaran untuk plus-plusnya. Orang lewat ditawarin, di aplikasi media sosial itu bahkan lebih gila lagi. Langsung ke prostitusinya, pijat itu hanya kedok saja, ” kata Sasana, warga sekitar pasar Melayu, kelurahan Bukit Tempayan, Batuaji.

Lokasi hiburan dan panti pijat yang kental dengan pelayanan plus plus ini paling menjamur di wilayah Simpang Basecamp, Ruko Batavia Sagulung, Pasar Sagulung, Ruko Waheng center Batuaji dan Mitra Mall. Ada puluhan titik lokasi panti pijat yang menjamur di sana dan semua panti pijat itu melayani pelayanan plus atau layanan lebih kepada tamu. Di kawasan Mitra Mall ada sekitar tiga titik panti pijat.

Begitu juga dengan kafe remang-remang yang subur menjamur di kawasan Mitra Mall, pertokoan Tunas Regency dan Ciptakan Grand City serta pinggir jalan menuju Pelabuhan Sagulung.

“Semakin menjadi keberadaan cafe, tempat karaoke dan panti pijat di wilayah Batuaji dan Sagulung ini. Aparat yang berkaitan sepertinya tutup mata dengan kondisi ini,” ujar Arnold salah satu toko masyarakat di kawasan Mitra Mall.

Laporan demi laporan dan keluhan sering disampaikan masyarakat melalui ormas, tokoh masyarakat, namun keberadaan lokasi hiburan yang berbaur mesum itu tetap ada bahkan tertambah banyak.

Warga resah lantaran keberadaan kafe remang-remang, panti pijat plus, memberikan efek negatif bagi warga khususnya orangtua yang mempunyai anak usia sekolah. Bagaimana tidak, operasional kafe remang-remang dan panti pijat plus-plus ini tak ada batasan, sehingga orangtua kuatir anak-anak mereka terjerumus ke lokasi hiburan dan panti pijat itu.

“Apalagi lokasi-lokasi dekat dengan sekolah-sekolah dan pemukiman warga. Harus ada tindak tegas dari pihak berwajib,” tutur Ariyani salah warga di Simpang Basecamp. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Nasib 21 ABK Kapal MT Arman 114 Terombang-ambing, Kuasa Hukum: Penahanan Paspor Oleh KLHK Adalah Pelanggaran HAM Berat

0
5162a529 8c59 47e3 9f33 9f0c077a2fa8
Doktor Rolas Budiman Sitinjak, Kuasa hukum Kapten Kapal MT Arman 114 Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba. Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Tindakan atau upaya paksa yang dilakukan oleh penyidik Direktorat Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk menaikkan 21 ABK MT Arman 114 ke kapal pada Rabu, 22 Mei 2024 lalu adalah pelanggaran HAM berat.

Demikian kata, Doktor Rolas Budiman Sitinjak selaku Kuasa hukum Kapten Kapal MT Arman 114 Mahmoud Mohamed Abdelaziz Mohamed Hatiba. Atas tindakan KLHK tersebut, Doktor Rolas Budiman Sitinjak dan rekan akan melaporkan para penyidik Pos Gakkum KLHK Kepri ke Komisi HAM Internasional karena tindakannya yang telah menyandera kemerdekaan 20 warga negara Suriah dan 1 warga negara Mesir dengan cara menahan paspor milik 21 ABK MT Arman 114.

“Tindakan penyidik KLHK adalah pelanggaran HAM berat. Apa dasar KLHK menahan paspor para ABK MT Arman 114? Kami minta agar KLHK bisa mengembalikan paspor ke 21 kru kapal yang disita. Sebab proses penyidikan sudah selesai. Proses hukum sudah masuk ke penuntutan dan KLHK tak memiliki hak lagi untuk menyimpan paspor para kru kapal. Apa kewenangan KLHK menahan paspor itu? Ada apa dengan KLHK?,” ujar Rolas.

Lebih lanjut Rolas mengatakan, bahwasanya saat rapat koordinasi antara Imigrasi, BAKAMLA, KLHK, Kejaksaan, Kepolisian dan instansi terkait yang terlibat dalam perkara MT Arman 114 ini dengan kesepakatan bersama bahwasanya secepatnya melakukan deportasi kepada para ABK kapal.

“Dunia internasional melihat ini. 21 ABK MT Arman 114 ini adalah manusia merdeka, kenapa mereka diperlakukan seperti itu dan sudah ada keputusan berdasarkan rapat bersama dengan kesepakatan secepatnya melakukan deportasi. Hampir 11 bulan mereka hidup di dalam Kapal MT Arman dan terpisah jauh dari keluarga. Kami minta Imigrasi bisa mendeportasi, karena urusan mereka sebagai saksi sudah selesai, dan mereka sudah sangat rindu dengan keluarga,” ujar Doktor Rolas.

Lebih lanjut Rolas mengatakan, atas tindakan KLHK tersebut, pihaknya akan melaporkan penyidik KLHK ke Menteri KLHK, Komisi IV, Korwas Mabes Polri sebagai Pengawas Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) RI dan Menkopolhukam bahkan ke Presiden RI karena tindakannya yang sudah melampaui kewenangannya, mengingat perkara tersebut sudah pada tahap tuntutan dimana kapten MT Arman 114 duduk sebagai terdakwa dan bertanggung jawab atas perbuatannya sesuai dengan dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejari Batam yaitu, didakwa dengan pasal pencemaran lingkungan.

“Kita menganut asas hukum pra duga tidak bersalah, Kapten MT Arman 114 sudah duduk sebagai pesakitan dan didakwa sesuai dengan perbuatannya, sedangkan 21 ABK ini sudah dimintai keterangannya. Tapi Kenapa paspornya masih ditahan-tahan KLHK? Mereka mau pulang ke negaranya untuk bertemu dengan keluarga, kenapa ditahan-tahan,” kata Rolas.

Sementara itu Kepala Pos Penegakan Hukum KLHK Kepri Sunardi saat dimintai keterangan ataupun tanggapan terkait pihaknya yang menaikkan paksa ABK MT Arman 114 ke kapal belum memberikan penjelasan. Sedangkan terkait paspor para ABK kapal yang sampai saat ini masih ditahan oleh KLHK pun juga belum diberikan penjelasan. (*)

Reporter: Iman Wachyudi

Pemkab Bintan Usulkan Kuota 46 Formasi CPNS dan 1.427 Formasi PPPK

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengusulkan kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 sebanyak 46 formasi CPNS ke pemerintah pusat.

Pemkab Bintan juga mengusulkan 1.427 formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Bupati Bintan, Roby Kurniawan sudah meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bintan mengusulkan kuota CPNS sebanyak 46 formasi CPNS dan 1.427 formasi PPPK ke pemerintah pusat. Sehingga, jumlah usulan sebanyak 1.473 formasi ASN.

BACA JUGA: Pemerintah Pusat Setuju 116 Formasi Usulan CPNS

“Sudah kita usulkan, selanjutnya menunggu pengumuman dan Juknis dari BKN dan Kemenpan RB,” ujarnya.

Dia menyebutkan, 46 formasi CPNS yang diusulkan terdiri atas 31 orang tenaga kesehatan dan 15 orang tenaga teknis, sementara 1.427 orang formasi PPPK terdiri atas 73 tenaga guru, 213 tenaga kesehatan dan 1.141 tenaga tekhnis.

Dia berharap, usulan kuota baik CPNS dan PPPK untuk Pemkab Bintan dapat diterima dengan baik.

“Kita harapkan juga untuk formasi tenaga teknis dapat menampung khususnya honorer yang sudah lama bekerja di Pemkab Bintan,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

KMP Selat Gelam akan Disewakan ke Pihak Ketiga

0
Staf Dishub Kabupaten Karimun bersama Tim KPKNL turun ke kapal Roro KMP Selat Gelam untuk melakukan penilaian

batampos– Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun memiliki satu kapal roll on roll off (Roro) dengan nama KMP Selat Gelam. Kapal yang diproduksi pada tahun lalu menggunakan pemerintah pusat sampai saat ini belum bisa dioperasikan.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, SUhaimi yang dikonfirmasi, Kamis (23/5) mengatakan, belum beroperasinya kapal Roro KMP Selat Gelam disebabkan harus melalui prosedur berdasarkan aturan mengingat kapal ini akan dikontrakkan ke pihak ketiga, sehingga segala sesuatu harus mengikuti aturan.

”Sesuai dengan rencana awal bahwa yang akan mengoperasikan KMP Selat Gelam bukan dari Dinas Perhubungan. Melainkan, oleh pihak ketiga. Sehingga, sebelum disewa untuk dioperasikan oleh pihak ketiga, maka harus dihitung dulu berapa harga sewa yang layak,” ujarnya.

BACA JUGA: Penumpang RoRo dari Batam Tujuan Tanjunguban Kesal Tertahan 2 Jam di Kapal

Untuk mengetahui harga sewa yang layak, katanya, maka harus dilakukan penilaian. Dan, penilaian tersebut dilakukan oleh pihak KPKNL batam sebagai salah satu instansi pemerintah yang berwenang untuk menilai. Alhamdulillah, setelah dilakukan beberapa kali meeting, akhirnya, Rabu (22/5) tim dari KPKNL ke Karimun untuk melakukan penilaian terhadap KMP Selat Gelam.

”Penilaian oleh tim KPKNL sudah selesai. Namun, sampai saat ini kita saya belum menerima hasil penilaian tersebut. Sehingga, belum bisa disebutkan berapa harga sewa untuk KMP Selat Gelam disewakan ke pihak ketiga hasil itu harus ada dulu. Jika nanti sudah ada, maka saya akan sampaikan ke Bupati Karimun,” paparnya.

Sesuai dengan rencana almarhum Afrian yang merupakan Kepala Dinas Perhubungan KMP Selat Gelam akan beroperasi dari Tanjungbalai Karimun menuju ke Pulau Parit, Kecamatan Selat Gelam. Hanya saja, disebabkan pelabuhan di sana baru akan siap tahun ini, maka kemungkinan pelayaran KMP Selat Gelam untuk sementara waktu dialihkan ke kecamatan lain.

”Jika nanjti akan disewa oleh pihak ketiga, untuk sementara yang memungkinkan itu rute pelayarannya dari Tanjungbalai Karimun menuju ke Selat Beliah, Kecamatan Kundur Barat. Di sana sudah ada pelabuhan untuk kapal Roro dan kapal Roro yang kesana juga hanya sekali seminggu. Yang jelas, kita masih menunggu hasil penilaian dulu. Kemudian, menunggu arahan dari Pak Bupati,” jelasnya. (*)

Reporter: Sandi P

Pemko Tanjungpinang Teken Kerjasama Fuel Card dengan Bank Bukopin

0
Penandatanganan kerjasama fuel card antara Pemko Tanjungpinang dan Bank Bukopin, Rabu (22/5).

batampos-Pemko Tanjngpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) serta PT. Bank Bukopin TBK Cabang Tanjungpinang teken kerjasama penerapan fuel card solar subsidi.

Asisten II Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, mengatkan saat ini masalah antrian solar subsidi masih terjadi di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kondisi tersebut membutuhkan solusi agar tercipta kenyamanan bagi pengendara dan masyarakat.

“Kita harap melalui fuel card ini antrian solar di setiap SPBU di Tanjungpinang bisa menjadi lebih tertib,” kata Elfiani, Rabu (22/5) kemarin.

Elfiani menyebut akan ada pengawasan yang akan diterapkan. Terlebih setelah peralihan dari bank BRI ke bank Bukopin tentunya akan ada persoalan yang akan muncul.

BACA JUGA: Fuel Card Solar di Tanjungpinang akan Kerjasama dengan Bukopin

“Persoalan ini harus kita sikapi dengan humanis dengan tetap memberikan pelayanan yang terbaik ,” ujarnya.

Sementara Kadisdagin Kota Tanjungpinang Riany, mengatakan setelah penandatanganan kerjasama akan segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Termasuk sosialisasi kepada petugas-petugas SPBU dan pertamina,” ujarnya.

Pendaftaran akan dimulai setelah sosialisasi dan kartu fuel card selesai dipersiapkan oleh Bank Bukopin. Untuk pendaftranya juga tidak sulit karena pemerintah senantiasa beri kemudahan.

“Syaratnya ber KTP Tanjungpinang, memiliki kendaraan. Kendaraan pribadi dan angkutan untuk usaha akan dibedakan,”ujar Riany.

Menurutnya masyarakat Tanjungpinang sudah memahami penggunaan fuel card. Sebab, di Kepri sudah ada dua daerah yang menggunakan yaitu Batam dan Bintan. (*)

Reporter: Peri Irawan