Jumat, 24 April 2026
Beranda blog Halaman 3827

KPK Butuh Waktu 30 Hari Telaah Laporan Dugaan Gratifikasi Ganjar Pranowo

0
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/1/2023). ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww/pr

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui pihaknya sampai saat ini masih menelaah laporan Indonesia Police Watch (IPW) terhadap Ganjar Pranowo yang dituding menerima gratifikasi senilai Rp 100 miliar. KPK memiliki waktu 30 hari ini mendalami setiap laporan masyarakat, untuk mengetahui apakah terdapat bukti dugaan korupsi atau tidak.

“Jadi di sini butuh waktu, kalau peraturan pemerintahnya itu maksimal 30 hari kerja. Sehingga ketika ada laporan kemarin kami mengonfirmasi betul ada laporan masyarakat, dan kami juga tidak akan pernah menyebut siapa pelapornya meskipun teman-teman tahu, termasuk subtansinya, karena justru pelapor itu kan harus dilindungi dan ya ketika sudah membuka diri ya tentu di luar kewenangan dari KPK,” kata kepala bagian pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (11/3).

Ali menjelaskan, proses penelaahan KPK dilakukan untuk menetukan secara administratif, apakah laporan itu sudah memenuhi unsur atau tidak.

“Kan ada peraturan pemerintah soal peran serta masyarakat, apa saja syarat-syarat sebuah pelaporan,” ucap Ali.

Menurut Ali, pihaknya memastikan akan berkoordinasi dengan pihak pelapor apakah laporan tersebut memenuhi kriteria untuk ditindaklanjuti ke tahap proses penyelidikan atau tidak.

“Nanti koordinasi dengan pihak pelapor untuk memastikan apakah kemudian syarat-syaratnya terpenuhi, ada data awal yang bisa dikembangkan karena KPK juga pasti setelah lengkap proses di situ pasti akan mengembangkan juga melakukan pelayanan informasi untuk dikembangkan. Sehingga dapat dinilai apakah ada peristiwa pidana atau tidak,” ujar Ali.

Dalam laporannya, Sugeng menjelaskan melaporkan dugaan korupsi berupa penerimaan gratifikasi atau suap berupa penerimaan cashback beberapa perusahaan asuransi kepada Dirut Bank Jateng (inisial S) dan juga pemegang saham kendali Bank Jateng Ganjar Pranowo (GP) diperkirakan terjadi sejak 2014 sampai dengan 2023.

“Jumlahnya lebih dari 100 miliar,” ucap Sugeng di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (5/3).

Sugeng memgutarakan, Bank Jateng mengendalikan cashback dari perusahaan asuransi sebesar 16 persen dari nilai premi. Nilai 16 persen tersebut kemudian diduga dialokasikan ke sejumlah pihak.

“Cashback 16 persen itu dialokasikan 3 pihak. Lima persen untuk operasional Bank Jateng baik pusat maupun daerah, 5,5 persen untuk pemegang saham Bank Jateng yang terdiri dari pemerintah daerah atau kepala-kepala daerah, yang 5,5 persen diberikan kepada pemegang saham pengendali Bank Jateng yang diduga adalah Kepala Daerah Jawa Tengah dengan inisial GP,” tegas Sugeng.

Sementara itu, Ganjar Pranowo membantah tudingan penerimaan gratifikasi berupa cashback dari perusahaan asuransi. Ganjar menegaskan, tidak pernah menerima apapun seperti yang dituduhkan IPW.

“Saya tidak pernah menerima pemberian atau gratifikasi yang dia tuduhkan,” pungkas Ganjar, Selasa (5/3). (*)

Jaga Kekhusukan Ramadan, Orangtua Diminta Awasi Anak-Anak

0
Cipkon dan Patroli Hingga Sahur
Ilustrasi: Polisi patroli hingga waktu sahur saat Ramadan.

batampos – Jajaran Polsek Batuaji kembali menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat di wilayah hukum Polsek Batuaji agar ibadah puasa umat Muslim selama Ramadan ini berjalan dengan aman dan bermakna.

Himbauan ini lebih dikhususkan kepada orangtua yang memiliki anak usia remaja agar benar-benar memperhatikan aktifitasnya anak di rumah saat liburan sekolah. Saat sahur orangtua harus mengingatkan anak-anaknya masing-masing agar tidak keluyuran usai sahur yang bisa mengganggu kenyamanan orang lain ataupun mengganggu ibadah puasa sang anak sendiri.

“Itu biasa kalau habis sahur anak-anak pada keluyuran sampai jam delapan jam sembilan pagi. Ini tidak boleh dibiarkan karena bisa saja terpengaruh dengan pergaulan yang tak baik yang bisa mengganggu ketertiban umum dan membatalkan puasa sang anak sendiri. Orangtua harus tertib dengan anaknya masing-masing,” tegas Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal.

Baca Juga: Lapor Pak, Urus Akta Lahir Bisa hingga Seminggu

Begitu juga aktivitas ngabuburit jelang buka puasa dan setelah berbuka harus pastikan anak di rumah atau sekitar lingkungan rumah saja. Jangan bekali anak dengan kendaraan yang mungkin saja bisa berakibat tidak baik pada sesama, lingkungan bahkan sang anak sendiri.

“Ini akan kami pantau. Kalau memang mengganggu Kamtibmas ya tetap kami tindak. Jadi kami himbau sekali lagi agar perhatikan betul anak- anak kita di rumah. Apalagi selama bulan suci Ramadan ini. Mari kita jaga bulan suci ini dengan situasi yang aman dan tertib,” kata Benny. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Mengenal Petang Megang, Tradisi Mandi Menyambut Puasa Ramadan di Riau

0
Warga memadati pusat pelaksanaan tradisi mandi menyambut puasa, yang di daerah setempat dikenal sebagai “Petang Megang”.

batampos – Ribuan warga memadati Rumah Singgah Tuan Kadi di Senapelan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pusat pelaksanaan tradisi mandi menyambut puasa, yang di daerah setempat dikenal sebagai “Petang Megang”, Senin, (11/3)

Budayawan Pekanbaru, Anas Aismana, mengatakan “Petang Megang” tradisi budaya Melayu yang identik dengan kehidupan di tepi sungai.

Tradisi tersebut muncul di Pekanbaru sejak abad 18 yang bersamaan dengan perpindahan pusat Kesultanan Siak Sri Indrapura dari Sungai Menpura ke Bukit Senapelan, daerah yang saat ini bernama Kota Pekanbaru.

“Dahulu orang dalam Kerajaan Siak juga sudah akrab dengan tradisi ‘Petang Megang’,” kata dia.

Ia menjelaskan “Petang Megang” kebiasaan warga Melayu membersihkan diri pada sore hari, menjelang bulan suci Ramadan.

Ia menjelaskan warga percaya pembersihan diri sebagai hal penting sebelum menjalani ibadah pada bulan puasa

Dalam tradisi itu, tampak para pemuda terjun bebas ke sungai setelah melompat dari Jembatan Siak III.

Tampak pula, tim Basarnas setempat berjaga untuk mengantisipasi hal buruk terjadi menimpa para pemuda tersebut.

Beberapa pemuda sempat dievakuasi tim berseragam oranye itu, lantaran lemas saat berenang. Dalam tradisi ini, ditampilkan pula berbagai kesenian Melayu, seperti tarian dan permainan rakyat.

Salah satu warga Pekanbaru, Ita, mengaku antusias ikut meramaikan acara yang diadakan sehari sebelum Ramadan ini.

“Acara ini kan setahun sekali. Jadi kami memanfaatkan momen untuk membawa anak dan keluarga menikmati keriuhan masyarakat menyambut bulan puasa,” katanya.

Para pedagang memanfaatkan keramaian untuk berjualan di sekitar lokasi. Salah satu pedagang, Rita, mengaku setiap tahun bertepatan dengan tradisi “Petang Megang” memanfaatkan peluang untuk berjualan makanan.

Ia mengaku memperoleh pendapatan cukup baik dari berjualan makanan karena banyak pengunjung mendatangi tempat itu saat tradisi “Petang Megang”.

“Dari jam 12 siang sudah jualan karena sudah mulai ada orang yang datang. Biasanya mulai bubar saat sudah Maghrib,” katanya. (*)

Alltrue Hotel Tanjungpinang-Bintan Sediakan Menu Buka Puasa Seharga Rp128 Ribu, Suguhkan Pemandangan Laut

0
Alltrue Hoten Bintan-Tanjungpinang membuka promo menarik untuk buka puasa di bulan Ramadan ini

batampos– Menyambut ramadan 1445 hijriah, Alltrue Hoten Bintan-Tanjungpinang menyediakan paket berbuka puasa all you can eat dengan harga Rp 128 ribu per pax.

Sales Marketing Alltrue Hoten Bintan-Tanjungpinang, Yanti Rusmaulina, menyampaikan menu spesial untuk ramadan iftar tahun 2024 ini adalah masakan khas melayu serta menu pilihan masakan nusantara, seperti takjil dan makanan khas ramadan lainnya.

“Para tamu nanti bisa ambil makanan secara langsung dan mungkin juga ada chef yang live cooking saat berbuka,” kata Yanti, Senin (11/3).

BACA JUGA: Tarik Wisatawan, Grand Lagoi Hotel Bintan di Lagoi Bay Gaet Agen Travel

Saat berbuka puasa, Yanti menyebut para tamu Alltrue Hoten Bintan-Tanjungpinang akan dimanjakan denga pemandangan laut dari lantai 7 hotel berbintang 4 tersebut.

“Ball room kita ini menyediakan pemandangan langsung ke arah laut Senggarang,” terangnya.

Kemudian yang tidak kalah menarik adalah entertaiment yang akan menghibur para tamu .
Seperti akustik ,stand up comedi ,dan Penceramah singkat pada hari sabtu dan minggu agar pengunjung yang sedang menyantap menu berbuka .

“Kita belum bisa sebutkan
mistery guestnya, nanti untuk menghibur tamu yang berbuka puasa,” ungkap Yanti.

Untuk ramadan iftar ini, Yanti menargetkan pengunjung tidak hanya dari Tanjungpinang, pihaknya juga menargetkat masyarakat dari Batam atau daerah lain di Kepri untuk bisa mencoba menu khas melayu yang disediakan.

“Masyarakat Batam yang berkunjung ke Tanjungpinang bisa stay di Alltrue Hotel Bintan-Tanjungpinang dan mencoba menu buka puasanya yang telah disediakan,” ujarnya.

Yanti menjelaskan juga, bahwa letak Alltrue Hotel Bintan-Tanjungpinang sangat strategis. Berada di Jalan Gudang Minyak nomor 133, sekitar 15 menit dari Pelabuhan Sri Bintan Pura
Tanjungpinang dekat dari Tanjungpinang City Center (TCC) sekitar 20 menit.

“Termasuk ke Bandara RHF Tanjungpinang juga dekat, sekitar 20 menit saja,” demikian Yanti. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Sehari Jelang Ramadan, Harga Sejumlah Komoditas Mendadak Naik

0
Daging Ayam 1 F Cecep Mulyana scaled e1710174072824
Sejumlah warga sedang memilih daging ayam di Pasar Botania 2 Batamkota, Senin (11/3). F Cecep Mulyana/Batam Poss

batampos – Sehari jelang Ramadan 1445 H, situasi beberapa pasar di Batam ramai, Senin (12/3). Bahkan harga-harga komoditas di pasar mendadak naik cukup tinggi.

Seperti harga ayam potong segar yang naik Rp 3 ribu perkilogram. Dari harga Rp 40 ribu naik menjadi Rp 43 ribu per kg. Begitu juga dengan harga cabai merah keriting dari Rp 70 ribu, naik menjadi Rp 90 ribu per kg.

Di pasar Botania Batamcenter misalnya, situasi pasar pada pagi hari cukup padat oleh masyarakat yang berbelanja. Apalagi kemarin adalah tanggal merah, perayaan Hari Besar Umat Hindu, yakni Nyepi, yang mana dimanfaatkan banyak warga untuk berbelanja kebutuhan jelang puasa.

Baca Juga: Harga Sembako Masih Tinggi, Ibu-Ibu dan Penjual Takjil Menjerit

Rino, pedagang ayam potong mengatakan harga ayam potong segar naik menjadi Rp 43 ribu per kg. Meski begitu antusias masyarakat berbelanja cukup tinggi.

“Hari ini ayam potong naik, karena memang permintaan yang tinggi juga . Pembeli ramai juga,” ujar Rino.

Menurut dia, menghadapi bulan Suci Ramadan, pihaknya juga menyetok daging ayam segar dengan jumlah banyak. Biasanya hanya terjual 150 kg per hari, namun jelang puasa hingga siang sudah terjual 200 kg.

“Stok juga lebih banyak,” sebut Rino.

Tak hanya ayam potong segar yang naik, harga santan cair juga naik. Dari yang sebelumnya Rp 10 ribu per kg, naik menjadi Rp 15 ribu per kg.

“Santan juga naik dari biasanya. Lumayan juga,” sebut Anis warga Batamcenter usai berbelanja di Botania.

Baca Juga: Masuk Ramadan, Permintaan Tinggi, Harga Sejumlah Komoditi Ikut Naik

Menurut Anis, hampir semua harga komoditas naik. Meski beberapa diantaranya naik tidak terlalu tinggi.

“Untuk sayuran itu naik Rp 2000 per kg. Seperti bayam biasa Rp 10 ribu per kg, tadi saya beli Rp 12 ribu per kg. Cabai juga naik semua, apalagi cabai merah dan cabai lombok,” sebut Anis.

Situasi pasar yang ramai juga terlihat di Pasar Summerland Nongsa. Puluhan orang tampak memadati kawasan itu dalam waktu bersamaan.

“Hari ini hampir semua pasar ramai. Saya pikir pasar Nongsa bakal sepi, ternyata ramai juga,” kata Ida, warga Nongsa.

Ia juga mengeluhkan beberapa harga komoditas yang rata-rata naik. Hal itu diduga dimanfaatkan sebagian pedagang dalam momentum menyambut bulan suci Ramadan.

“Ya memang sudah biasa kalau harga-harga pada naik sehari jelang puasa. Esoknya, kemungkinan berangsur turun lagi. Jadi hari ini (kemarin) saya berbelanja alakadarnya saja untuk sahur nanti,” sebut Ida. (*)

 

Reporter: Yashinta

Ini Golongan yang Diperbolehkan Tidak Berpuasa selama Ramadan, Siapa Saja?

0
Ilustrasi sahur sebelum puasa siang hari. (Freepik)

batampos – Berpuasa selama Ramadan adalah ibadah wajib yang harus dilaksanakan oleh setiap muslim dan muslimah yang memang memenuhi syarat. Meninggalkan puasa Ramadhan yang hanya ada dalam satu kali dalam satu tahun tanpa ada alasan yang dapat dibenarkan, merupakan dosa yang sangat besar.

Saking besarnya dosa orang yang meninggalkan puasa Ramadan untuk satu hari saja tanpa sebab, tidak akan pernah tercukupi seandainya dia berpuasa satu tahun penuh tanpa ada yang putus untuk mengganti satu hari puasa yang ditinggalkan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

مَنْ أَفْطَرَ يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ فِى غَيْرِ رُخْصَةٍ رَخَّصَهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ لَمْ يَقْضِ عَنْهُ وَإِنْ صَامَ الدَّهْرَ كُلَّهُ

Artinya, “Barangsiapa tidak puasa satu hari di bulan Ramadan tanpa adanya keringanan yang Allah ‘azza wa jalla berikan kepadanya, maka tidak akan bisa menjadi ganti darinya, sekalipun ia berpuasa selama satu tahun.” (HR Abu Hurairah).

Kendati demikian, agama memberikan kemudahan bagi sejumlah orang atau golongan untuk tidak melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. Seperti dijelaskan oleh Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Kasyifatus Saja, sebagaimana dilansir dari NU Online, ada sejumlah orang atau golongan dibolehkan untuk tidak melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Mereka adalah musafir yang melakukan perjalanan jarak jauh sekitar 82 kilometer, orang sakit, orang jompo, wanita hamil, ibu menyusui, dan orang yang tercekik haus yang tingkat lapar dan hausnya sudah tak tertahankan lagi.

Berikut redaksi kalimatnya dalam kitab Kasyifatus Saja:

يباح الفطر في رمضان لستة للمسافر والمريض والشيخ الهرم أي الكبير الضعيف والحامل ولو من زنا أو شبهة ولو بغير آدمي حيث كان معصوما والعطشان أي حيث لحقه مشقة شديدة لا تحتمل عادة عند الزيادي أو تبيح التيمم عند الرملي ومثله الجائع وللمرضعة ولو مستأجرة أو متبرعة ولو لغير آدمي

Artinya: Enam orang berikut ini diperbolehkan berbuka puasa di siang hari bulan Ramadhan. Mereka adalah pertama musafir, kedua orang sakit, ketiga orang jompo (tua yang tak berdaya), keempat wanita hamil (sekalipun hamil karena zina atau jimak syubhat). Kelima orang yang tercekik haus (sekira kesulitan besar menimpanya dengan catatan yang tak tertanggungkan pada lazimnya menurut Az-Zayadi, sebuah kesulitan yang membolehkan orang bertayamum menurut Ar-Romli) serupa dengan orang yang tercekik haus ialah orang yang tingkat laparnya tidak terperikan, dan keenam wanita menyusui baik diberikan upah atau suka rela.

Ada konsekuensi berbeda bagi setiap orang yang meninggalkan puasa Ramadhan. Ada yang wajib mengganti puasa sekaligus membayar fidyah, ada yang hanya mengganti puasa, dan ada yang cukup dengan membayar fidyah saja.

Orang yang wajib mengganti puasa sekaligus membayar fidyah adalah orang yang tidak berpuasa tidak hanya mengkhawatirkan dirinya sendiri, tapi juga mengkhawatirkan orang lain. Misalnya wanita hamil yang khawatir akan tumbuh kembang bayi atau janin di dalam kandungan, dan ibu yang sedang menyusui khawatir akan kesehatan bayinya apabila berpuasa.

Selain itu, orang yang meninggalkan puasa Ramadhan tahun lalu dan belum juga mengganti puasa tersebut hingga masuk bulan Ramadhan berikutnya, dia juga dikenakan kewajiban mengganti puasa sekaligus bayar fidyah.

Ada juga yang hanya mengganti puasa saja yang ditinggalkan tanpa harus membayar fidyah. Seperti orang yang tidak berpuasa karena sakit, musafir yang melakukan perjalanan lebih dari 82 kilometer, lupa niat puasa, atau orang yang gila sehingga tidak dikenakan kewajiban melakukan puasa pada bulan Ramadhan.

Selain itu, ada juga yang hanya membayar fidyah saja tanpa harus mengganti puasa Ramadhan yang ditinggalkan. Seperti orang tua lanjut usia yang sudah tidak mampu melaksanakan ibadah puasa. (*)

Harga Ayam Potong Tembus Rp 45 Ribu Sekilo

0
Harga ayam potong di Pasar Bintan Center tembus Rp 45 ribu per kg. f,peri

batampos– Mendekati ramadan 1445 Hijriah, harga sejumlah komiditas pangan di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang terus merangkak naik.

Pantauan Batam Pos, Senin (11/3) kenaikan tidak hanya pada cabai, harga ayam potong juga ikut melambung tinggi menyentuh Rp 45 ribu per Kilogram (Kg).

Sementara, harga cabai merah sekarang masih di kisaran Rp 86-90 ribu per Kg, cabai nano mulai turun di harga Rp 70 ribu, cabai rawit hijau masih tinggi di harga Rp 54 ribu.

Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Bintan Center, Likan, mengatakan harga ayam potong sudah mengalami kenaikan beberpa hari belakang, sekarang rata-rata pedagang menjual Rp 44-45 ribu per Kg.

“Naiknya sejak Sabtu (9/3), sekarang Rp 45 ribu,” kata Likan, Senin (11/3).

BACA JUGA: Sayur Bayam Per Kilo Capai Rp 25 Ribu 

Ia menyebut tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan itu, yang jelas harga yang didapatnya dari pemasok sudah mengalami kenaikan sehingga pihaknya juga harus menyesuaikan harga. “Kami menyesuaikan harga saja, harga dari sananya sudah naik,” tururnya.

Salah seorang pembeli, Nisa, mengeluhkan sejumlah kebutuhan pokok menjelang ramadan terus naik, mulai dari cabai, ayam potong, daging segar juga mahal.

“Ayam potong mahal sekali sampai Rp 45 ribu sekilo, biasanya cuma Rp 40-41 ribu. Pusing semua pada naik sekarang,” keluhnya.

Sementra itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany, menyebut saat ini memang terjadi kenaikan sejumlah komoditas pangan.

Seperti ayam potong beberapa hari sebelumnya masih Rp 41 ribu per Kg, tapi sekarang sudah mencapai Rp 45 ribu per Kg.

“Info dari pedagang bahwa ayam potong itu produksinya tidak maksimal, sehingga stoknya terbatas,” ujar Riany.

Kemudian harga cabai merah yang menyentuh harga Rp 90 ribu per Kg disebabkan tingginya harga yang didapatkan pedagang dari produsen. Kemudian biaya transportasi yang menggunakan pesawat membuat pedagang sulit menekan harga.

“Pedagang juga menjaga kualitas cabai, kalau pakai kapal sampai di sini sudah tidak bagus lagi,”ujarnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Rutan Batam Semakin Mantap dengan SDP, Permudah Layanan Kepada Warga Binaan dan Masyarakat

0
Rutan Batam Dalil Harahap11
Layanan Penerapan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam. Foto. Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Penerapan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) sudah berjalan dengan baik di Rumah Tahanan Negara (Rutan) kelas II A Batam.

Sistem untuk memaksimalkan pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat ini sudah lama ada, dan dipastikan berjalan dengan baik oleh Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Jumadi bersama rombongan yang melakukan kunjungan resmi ke Rumah Tahanan Negara kelas IIA Batam, pertengahan pekan lalu.

SDP adalah sebuah sistem database yang diluncurkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sekitar tahun 2014 lalu dan hingga saat ini beberapa kali mengalami pengembangan dan penyempurnaan.

Dalam SDP terdapat berbagai fitur yang memudahkan dalam pemberian layanan bagi narapidana maupun bagi petugas dalam pelaksanaan tugas pemasyasarakatan di tiap-tiap satuan kerja. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan asas Profesionalisme dalam pemberian layanan bagi narapidana.

SDP merupakan sebuah sistem terintegrasi yang mencakup proses Pemasyarakatan yang meliputi perekaman data WBP dan tahanan sejak masuk ke dalam Lapas/Rutan/LPKA, Pembinaan hingga pembimbingan.

Terdapat beberapa fitur layanan bagi narapidana antara lain seperti fitur pengusulan untuk program Integrasi yang meliputi Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK), Pembebasan Bersyarat (PB), Remisi (Pengurangan masa tahanan). Selain itu, terdapat juga aplikasi SDP untuk Self Service yang berfungsi sebagai layanan informasi mandiri bagi narapidana dan keluarganya.

“Jadi ini sudah lama ada dan terus kita sempurnakan demi kualitas layanan yang lebih baik ke depannya, ” ujar Karutan Batam Faizal G Putra.

Dalam kunjungan tersebut, Jumadi yang didampingi Kadiv Pas Kepri dan Karutan Batam melihat cukup baik SDP yang sudah diterapkan dan dia berharap agar terus dimaksimalkan kedepannya demi meningkatkan pelayanan prima bagi semua pihak yang terlibat dalam sistem pemasyarakatan.

Dia juga menegaskan perlunya menjaga kerapian dan kebersihan Rutan Batam sebagai upaya memelihara integritas dan citra lembaga pemasyarakatan. “Sudah baik dan terus ditingkatkan. Kebersihan lingkungan juga harus diperhatikan dengan betul,” ujarnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperbaiki sistem pemasyarakatan serta memberikan perhatian yang lebih besar terhadap kondisi fasilitas dan kesejahteraan warga binaan.

Diharapkan, langkah-langkah yang diambil dalam kunjungan ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi efektivitas dan efisiensi pelayanan pemasyarakatan di Batam khususnya Rutan Batam. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Dua Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Pekat di Kijang

0
Tim gabungan melaksanakan razia pekat di salah satu penginapan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (9/3/2024) malam. F.Kiriman Alson untuk Batam Pos.

batampos– Tim gabungan melaksanakan razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah penginapan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (9/3/2024) malam.

Dari razia tersebut didapati dua pasangan bukan suami istri di kamar penginapan.

Kasi Humas Polres Bintan, Iptu Missyamsu Alson membenarkan, tim gabungan menemukan dua pasangan bukan suami istri di dua penginapan berbeda di Kijang.

BACA JUGA: Jadi Pilihan untuk Transit, Onyx Hotel & Villa Tawarkan Konsep Penginapan Tersembunyi yang Nyaman bagi Wisatawan

Dua pasangan tersebut, katanya, diserahkan ke Satpol PP untuk diberikan pembinaan.

“Tidak ada tindak pidana, jadi diserahkan ke Satpol PP,” katanya.

Dia juga mengatakan, razia ini menyasar potensi kejahatan lainnya seperti narkoba, pencurian, atau kejahatan jalanan lainnya.

Dia mengatakan, razia ini untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang dan selama bulan suci Ramadan. (*)

 

Reporter: Slamet N

2  Anak Tenggelam dan Hilang di Perairan Dekat Galangan PT ASL Tanjunguncang

0
ae1fd192 2a37 49ab be4e 19f62eddffca e1710173315907
Tim gabungan berusaha mencari dua anak yang tenggelam dan hilang di perairan dekat PT ASL Tanjunguncang. f.dalil

batampos– Daffa murid sekolah Dasar dan Rizky pelajar  SMP dilaporkan tenggelam dan hilang di perairan Tanjunguncang dekat kawasan galangan kapal PT ASL, Senin (11/3) malam. Dua anak tersebut tenggelam saat hendak mancing bersama dua rekan mereka yang lain yakni Ayubi dan Saiful.

Informasi yang didapat Ayubi dan Saiful yang selamat bersama Wahidin, pengemudi kapal yang mereka sewa karena bisa berenang ke tepi dan ditolong oleh pemancing lain. Dua bocah yang hilang terseret arus ke sekitar lokasi tugboat yang sedang lego jangkar di sekitar perairan PT ASL.

BACA JUGA: Diduga Tenggelam, Bocah Lelaki Ditemukan Mengambang di Kolam Galian 

“Ada empat anak. Mereka sewa perahu yang dikemudi oleh saksi  atas nama Wahidin. Saksi dan dua korban lain selamat sementara dua bocah yang masih SD dan SMP tadi terseret arus dan masih dalam pencarian hingga saat ini. Tim gabungan sudah turun ke lokasi, ” ujar Kapolsek Batuaji AKP Benny Syahrizal.

Hingga berita ini diupdate, tim gabungan masih terus mencari kedua korban yang dilaporkan hilang tersebut. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara