Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3830

Hasto Sebut Jauh Sebelum Pemilu Jokowi Mengincar Kursi Ketua Umum PDIP

0
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Foto: Ridwan/JawaPos.com)

batampos – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan upaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang ingin mempertahankan kepemimpinannya. Bahkan, Jokowi mengincar kursi ketua umum PDIP yang kini diduduki Megawati Soekarnoputri.

Menurut Hasto, Jokowi ingin mempertahankan kekuatan politik dengan menguasai parpol, yakni Golkar dan PDIP.

“Rencana pengambilalihan Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Jadi, jauh sebelum pemilu, beberapa bulan, antara lima-enam bulan. Ada seorang menteri power full,” kata Hasto dalam kegiatan Bedah Buku “NU, PNI, dan Kekerasan Pemilu 1971” karya Ken Ward (1972) di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4).

Hasto mengatakan, dalam kabinet Jokowi ada menteri power full dan menteri yang superpower full. Ia menyebut, yang mendapat tugas untuk menjembatani pengambilalihan kursi ketum PDIP ialah menteri power full.

“Supaya enggak salah, ini ditugaskan untuk bertemu Ryaas Rasyid oleh Presiden Jokowi. Pak Ryaas Rasyid ditugaskan untuk membujuk Bu Mega, agar kepemimpinan PDI Perjuangan diserahkan kepada Pak Jokowi. Jadi, dalam rangka kendaraan politik. Untuk 21 tahun ke depan,” ucap Hasto.

Upaya pengambilalihan parpol yang dipimpin Megawati ini pun pernah terjadi para era Soeharto yang ingin mempertahankan kekuasaan lewat Pemilu 1971.

‘Nah, ini harus kita lihat, mewaspadai bahwa ketika berbagai saripati kecurangan Pemilu 71, yang menurut saya 71 saja enggak cukup, ditambah 2009, menghasilkan 2024, kendaraan politiknya sama,” papar Hasto.

Hasto juga menyampaikan ad upaya dari kubu Jokowi untuk membentuk koalisi partai politik yang besar.

“Sekarang ada gagasan tentang soal koalisi besar permanen seperti ada barisan nasional,” pungkas Hasto. (*)

Dugaan Aborsi Karyawati Pabrik Bergulir di PN Batam, Mantan Kekasih Hadir sebagai Saksi

0
IMG 20240402 154554 scaled e1712092425988
Terdakwa Ernawati usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Batam , Selasa (2/4). F.Yashinta

batampos – Kasus dugaan aborsi yang dilakukan Ernawati, karyawati di salah satu pabrik Mukakuning bergulir di Pengadilan Negeri Batam , Selasa (2/4). Wanita berusia 22 tahun itu duduk sebagai terdakwa di depan majelis hakim.

Agenda persidangan mendengar keterangan saksi, salah satu saksi merupakan mantan kekasih terdakwa. Namun proses persidangan keterangan dari mantan kekasih terdakwa berlangsung tertutup untuk umum.

Usai sidang, penasehat hukum terdakwa menilai keterangan saksi banyak bohong. Apalagi yang mengatakan bahwa saksi tidak tahu sama sekali kalau korban hamil.

Baca Juga: Nekat Selundupkan Sabu 20 Kilogram dari Malaysia, Residivis Narkoba Terancam Hukuman Mati

“Pengakuannya, putus empat bulan sebelum kejadian. Padahal saat kejadian usia kehamilan terdakwa sudah 8 bulan. Artinya saat terdakwa hamil 4 bulan saksi pasti tahu,” jelas penasehat hukum terdakwa.

Tak hanya itu, penasehat hukum terdakwa juga menyayangkan kenapa majelis hakim tidak mengkonfirmasi keterangan saksi kepada terdakwa. Padahal itu salah satu cara untuk mengetahui keterangan terdakwa.

“Banyak keterangan saksi janggal, namun sayang tidak dikonfrontir oleh hakim ke terdakwa,” sebutnya.

Baca Juga: Tekong WN Bangladesh Ditangkap, Tekong PMI Ilegal Kabur

Sedangkan keterangan saksi polisi mengatakan pihaknya mendapat laporan dari perusahaan di Mukakuning adanya penemuan bayi. Kondisi bayi saat itu sudah tidak bergerak.

Usai mendengar keterangan para saksi, sidang ditunda hingga minggu depan dengan agenda keterangan terdakwa..

Diketahui Erna ditangkap usai ketahuan melahirkan bayi di toilet pabrik pada bulan Desember 2023 lalu. Bayi itu merupakan hubungan gelap antara terdakwa dan sang kekasih. (*)

 

Reporter: Yashinta

Sri Mulyani Sebut Penyaluran THR untuk ASN/TNI/Polri Hampir 100 Persen, Ini Rinciannya

0
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Setpres)

batampos – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penyaluran tunjangan hari raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, dan pensiunan sudah hampir 100 persen.

“Secara umum, realisasi THR untuk ASN/TNI/Polri maupun pensiunan sudah hampir 100 persen tersalurkan,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (2/4).

Realisasi penyaluran THR untuk ASN pusat dan TNI/Polri tercatat sebesar Rp 15,15 triliun untuk 2,08 juta pegawai telah dibayarkan oleh 13.205 satuan kerja dari 13.210 satuan kerja (99,96 persen).

Secara rinci, penyaluran THR pegawai negeri sipil (PNS) sebesar Rp 8,40 triliun untuk 1,03 juta pegawai, THR PPPK Rp347,63 miliar untuk 79.455 pegawai, THR anggota Polri Rp3,42 triliun untuk 474.141 personel, dan THR prajurit TNI Rp 3 triliun untuk 492.701 personel.

Sementara realisasi penyaluran THR untuk pensiunan tercatat sebesar Rp 11,33 triliun untuk 3,54 juta pensiunan dari 3,55 juta pensiunan (99,76 persen). Penyaluran melalui PT Taspen mencapai Rp 9,98 triliun untuk 3,07 juta pensiunan (99,97 persen) dan PT Asabri sebesar Rp 1,34 triliun untuk 476.067 pensiunan (98,32 persen).

Adapun realisasi THR untuk ASN daerah yang sudah disalurkan pemerintah daerah mencapai Rp 8,55 triliun untuk 1,59 juta pegawai. Jumlah pemda yang telah menyalurkan THR sebanyak 290 pemda dari 542 pemda (53,51 persen).

“THR dan gaji ke-13 diharapkan mampu menambah daya beli masyarakat dan mendorong kegiatan ekonomi,” kata Menkeu.

Diketahui, komponen THR dan gaji ke-13 untuk ASN/pejabat/TNI/Polri terdiri dari gaji pokok sesuai nilai penghasilan per Maret 2024 untuk THR dan Mei 2024 untuk gaji ke-13; tunjangan jabatan/umum; tunjangan yang melekat pada gaji pokok (tunjangan keluarga dan tunjangan pangan); serta 100 persen tunjangan kinerja bagi ASN pusat dan setinggi-tingginya 100 persen untuk ASN daerah.

Pemberian tunjangan kinerja bagi ASN daerah mempertimbangkan kemampuan kapasitas fiskal daerah dan sesuai peraturan perundang-undangan. Sementara komponen THR dan gaji ke-13 untuk pensiun dan penerima pensiun diantaranya pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan.

Adapun bagi profesi guru dan dosen, komponen yang diterima 100 persen tunjangan profesi, tunjangan kehormatan profesor, atau tambahan penghasilan guru. (*)

Terseret Kasus yang Menjerat Suaminya, Sandra Dewi Diminta Dicegah Bepergian ke Luar Negeri

0
Sandra Dewi bersama sang suami, Harvey Moeis. (INSTAGRAM)

batampos – Sejumlah advokat yang menamakan diri mereka Pendekar Hukum Pemberantasan Korupsi resmi membuat aduan masyarakat terhadap aktris Sandra Dewi terkait kasus dugaan korupsi dilakukan suaminya, pengusaha Harvey Moeis.

Selain mengadukan Sandra Dewi, kelompok advokat tersebut juga meminta Kejaksaan Agung untuk melakukan pencekalan terhadap perempuan berusia 40 tahun itu supaya tidak dapat bepergian ke luar negeri.

“Kami meminta penyidik Kejaksaan Agung untuk mengeluarkan surat larangan Sandra Dewi ke luar negeri mengingat dia aktif sekali ke luar negeri selama ini,” kata Subdaria Nuka di Kejaksaan Agung usai membuat pengaduan, Selasa (2/4).

Selain dikhawatirkan akan melarikan diri, Sandra Dewi diminta dicegah ke luar negeri karena takut yang bersangkutan mengamankan harta diduga bersumber dari bisnis illegal suaminya.

“Jangan sampai Sandra Dewi mengamankan aset atau hartanya makanya kita minta dicegah ke luar negeri,” lanjutnya.

Lebih lanjut dinyatakan bahwa kasus korupsi merupakan tindak kejahatan luar biasa. Oleh sebab itu, diharapkan Kejaksaan Agung dapat menangani kasus ini secara tuntas dan tidak ada tebang pilih.

“Tindak pidana korupsi ini salah satu kejahatan luar biasa dimana kejahatan ini melibatkan hak dari banyak orang,” tandasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung telah menetapkan Harvey Moeis, Helena Lim, dan belasan orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan kosupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015–2022.

Setelah mengumumkan Helena Lim dan Harvey Moeis sebagai tersangka tersakhir yang diumumkan, mereka langsung dikenakan penahanan selama 20 hari ke depan. (*)

Operasi Ketupat Seligi 2024 Berlangsung 13 Hari, Sasaran Distribusi Sembako dan Penyakit Masyarakat

0
Apel Gelar Pasukan Seligi 2 F Cecep mUlyana scaled e1681735812686
Ilustrasi: Pasukan dari berbagai satuan Polda Kepri dan Polresta Barelang mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seligi 2023 di Dataran Engku Putri, Senin (17/4). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Polresta Barelang menggelar Latihan Pra Ops Ketupat Seligi 2024, Senin (1/4). Latihan ini dipimpin Kabagops Polresta Barelang, Kompol Z.A.C Tamba.

Latihan ini dengan tema Tingkatkan Kemampuan Profesionalisme Polri dalam Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dan sinergitas antar fungsi dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2024,” ujarnya.

Baca Juga: Nekat Selundupkan Sabu 20 Kilogram dari Malaysia, Residivis Narkoba Terancam Hukuman Mati

Kegiatan Operasi Ketupat Seligi 2024 ini berlangsung selama 13 hari, yakni dari 4-16 April. Operasi ini digelar serentak diseluruh Indonesia.

“Operasi yang akan dilaksanakan ini tentunya dengan mengedepankan upaya preemtif dan preventif disamping penegakan hukum,” katanya.

Tamba menjelaskan dalam operasi ini dengan sasaran distribusi sembako, penyakit masyarakat, miras, judi, prostitusi, narkoba hingga hal lain yang dapat menganggu situasi Kamtibmas pada pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga: Satu Unit Rumah Ludes Terbakar di Belakang Padang

“Harapannya dengan operasi ini situasi Kamtibmas serta Kamseltibcarlantas yang kondusif. Sehingga Masyarakat dapat menyambut Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman dan lancar,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Diduga Terlibat Kasus Suaminya, Sandra Dewi Resmi Diadukan ke Kejaksaan Agung

0
Sandra Dewi. (F.Instagram @sandradewi88)

batampos – Aktris Sandra Dewi ikut terseret dalam kasus dugaan korupsi dilakukan suaminya, Harvey Moeis, terkait tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022.

Sejumlah advokat secara resmi membuat aduan masyarakat terhadap Sandra Dewi ke Kejaksaan Agung pada hari Selasa (2/3). Dalam aduannya tersebut, perempuan kelahiran Pangkal Pinang itu diminta untuk juga ditelusuri keterlibatannya dalam kasus korupsi yang menjerat Harvey Moeis.

“Jadi kami membuat pengaduan masyarakat agar Kejaksaan Agung bisa mencari adanya dugaan keterlibatan Sandra Dewi,” kata Subdaria Nuka di Kejaksaan Agung usai membuat pengaduan.

Dia pun menduga kuat adanya keterlibatan Sandra Dewi atas kasus yang menjerat Harvey Moeis. Sebagai suami-istri, diduga perempuan berusia 40 tahun tersebut pasti tahu harta yang dimiliki suaminya.

“Kalau pendapatannya tidak wajar seharusnya dipertanyakan apalagi banyak uang cash disita Kejaksaan Agung ada di rumah yang bersangkutan,” tuturnya.

Selain itu, kelompok advokat yang mengatasnamakan Pendekar Hukum Pemberantasan Korupsi itu juga meminta Kejaksaan Agung untuk menerapkan Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang terhadap Harvey Moeis dan para tersangka lainya.

Dengan menerapkan pasal TPPU, diyakini akan lebih mudah dalam menjerat pihak yang ikut menikmati uang haram dari tindak pidana korupsi. Termasuk, katanya, juga akan lebih mudah dalam menjerat artis Sandra Dewi.

“Menerima aliran dana diduga dari hasil tindak pidana terancam hukuman pidana 5 tahun dan denda Rp 1 miliar. Dengan demikian, sudah selayaknya Kejaksaan Agung sesegera mungkin menerapkan pasal TTPU,” paparnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Harvey Moeis, Helena Lim, dan belasan orang lainnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan kosupsi tata niaga timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015-2022.

Setelah mengumumkan Helena Lim dan Harvey Moeis sebagai tersangka terakhir yang diumumkan beberapa hari lalu, mereka langsung dikenakan penahanan selama 20 hari ke depan. (*)

Permintaan Telur Meningkat Hampir 40 Persen di Batam, Harga Ikut Naik

0
Pasar Murah 1 F Cecep Mulyana scaled e1686657459948
Sejumlah ibu-ibu memilih telur yang dijual di pasar murah yang digelar Pemko Batam di halaman Kantor Kecamatan Bengkon., Selasa (13/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Selama bulan suci Ramadan permintaan telur ayam buras di pasaran Batam meningkat hingga 40 persen dibanding hari biasa. Tak hanya meningkat, harga telur ayam buras pun mengalami kenaikan hingga Rp 5 ribu per papan.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto membenarkan adanya kenaikan harga telur ayam buras di Batam. Hal itu dikarenakan permintaan telur yang cukup tinggi selama bulan puasa.

“Benar, adanya kenaikan. Karena permintaan telur tinggi selama Ramadan. Naiknya sekitar 30-40 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Relaksasi Pajak Dorong Peningkatan Penerimaan Daerah

Harga telur per papan naik hingga Rp 5 ribuan. Sebelumnya, harga telur Rp 52 ribu per papan dan saat ini menjadi Rp 57 ribu.

“Di operasi pasar, telur per papan kami jual Rp 55 ribu. Karena itu saya imbau ibu-ibu agar belanja di operasi pasar karena lebih murah,” sebutnya.

Masih kata Aryanto, kenaikan telur karena permintaan tinggi sudah dari para peternak. Distributor, salah satunya yang ada di Batam hanya melakukan penyesuaian harga dari yang diberikan peternak.

“Kalau yang menaikan harga telur itu peternak, bukan distributor di Batam. Jadi kalau naik harga, otomatis kami juga menaikan harga, kecuali stok lama,” kata Aryanto.

Baca Juga: Pelunasan Haji Tahap 2 Diperpanjang Hingga 5 April 2024

Disinggung stok telur di Batam, menurut Aryanto nyaris kekurangan stok. Apalagi adanya kejadian kapal tenggelam dari Medan ke Batam, yang ternyata mengangkut beberapa kontainer telur.

“Kapal tenggelam ini juga jadi kendala stok di Batam,” ujar Aryanto.

Meski begitu, pihaknya bersama Disperindag telah rapat bersama untuk mencari jalan keluar. Sehingga stok telur di Batam tak kurang.

“Ya kami melakukan berbagai strategi agar stok telur di Batam aman. Dan sampai saat ini, telur di Batam masih aman,” pungkasnya. (*)

 

Reporter: Yashinta

5 Koruptor akan Dapat Remisi Idul Fitri

0
Rutan kelas IIB Tanjung Balai Karimun_f,TRI

batampos– Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun telah mengusulkan 365 warga binaan untuk dapat remisi khusus hari raya Idul Fitri 1445 H/2024 M. Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Novi Irwan ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa usulan 365 WBP tersebut telah disetujui 100 persen.

” Alhamdulillah, disetujui semuanya yang berdasarkan besaran remisi tersebut mulai 2 bulan, 45 hari, 30 hari dan 15 hari,” terangnya mewakili kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Arjiunna, Selasa (2/4).

Untuk jumlah WBP yang beragama Islam di Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun ada 534 orang. Namun, hanya bisa diusulkan 365 orang dengan telah memenuhi persyaratan. Dengan jenis kelamin pria 356 orang, wanita 9 orang dan Warga Negara Asing (WNA) 1 orang.

” Penerima remisi khusus hari raya Idul Fitri semua orang dewasa dan tidak ada anak-anak,” ujarnya.

BACA JUGA: Yasonna Laoly Resmikan Second Home Visa di Bintan

Sedangkan, berdasarkan tindak pidana yang telah dijalani oleh para WBP yang mendapatkan remisi diantaranya kasus narkotika ada 259 orang, kemudian perlindungan anak 41 orang, pencurian 35 orang, korupsi 5 orang, perlindungan TKI 5 orang. Kesehatan 2 orang, penganiayaan 4 orang, pengeroyokan 2 orang, perkosaan 3 orang, lakalantas 2 orang dan masing-masing 1 orang untuk kasus penipuan, sejata tajam, pembakaran, kepabeanan, cukai, penggelapan.

” Paling banyak kasus narkotika, perlindungan anak, pencurian. Ada juga 5 orang kasus korupsi yang sudah dijalani cukup lama,” ungkapnya.

Ditanya, selama bulan suci ramadan ini, untuk pelayanan besuk tetap berjalan seperti biasa. Dimulai pukul 08.30 WIB hingga 11.30 WIB, kemudian pukul 15.00 WIB sampai 17.00 WIB dengan jam kerja. Sedangkan, untuk pengantaran berbuka puasa pihaknya tetap melayani dengan persyaratan melampirkan KTP dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

” Penting telp yang bisa dihubungi. Sebab, pesanan yang dititipkan kepada petugas setelah diberikan kepada WBP maka langsung kita foto dan dikirim kepada keluarganya. Untuk memastikan barang titipannya sudah sampai,” kata pria berkaca mata ini.(*)

Reporter: Tri Haryono

Cuti Melahirkan bagi Suami Idealnya Selama Tiga Minggu, Ini Penjelasan Kepala BKKBN

0
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo ketika memberikan arahannya di Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) turut menanggapi soal cuti melahirkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan suami.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyampaikan keterangan itu saat ditemui di Kantor BKKBN pada hari Selasa (2/4) di Jakarta.

Ia menyebutkan bahwa cuti melahirkan bagi suami yang ideal adalah selama tiga minggu. Hal itu dilakukan agar nantinya suami bisa fokus mendampingi istri selama masa sebelum dan setelah melahirkan.

“Tiga minggu atau paling tidak 17 hari untuk cuti suami. Itu harus ada dasar ilmiahnya, tidak boleh sekadar berdebat dan jangan sekadar voting,” ujar Kepala BKKBN itu seperti dilansir dari Antara.

Hasto Wardoyo yang juga merupakan dokter spesialis kandungan itu menjelaskan alasannya bahwa istri melahirkan saat memasuki masa bukaan satu sudah mulai rentan mengalami stress.

Sehingga keberadaan suami dirasa sangat penting untuk mendampingi istrinya sejak satu minggu sebelum Hari Perkiraan Lahir (HPL).

“Perempuan kalau melahirkan, apalagi anak pertama, baru bukaan satu sentimeter saja sudah mulai gelisah. Padahal bukaan satu sentimeter itu masih 14 jam lagi hingga melahirkan. Maka masukan saya agar suami bisa diberikan cuti satu minggu sebelum istri HPL,” kata Hasto.

Menurutnya, setelah istri melahirkan, sebaiknya suami mendampingi sampai sepuluh hari. Sebab, ada dasar ilmiah yang menyebutkan bahwa perempuan rentan mengalami stress pascamelahirkan atau postpartum blues, depresi, hingga cemas.

“Postpartum blues, depresi, neurosis (gangguan jiwa), psikosis (gangguan psikis) setelah melahirkan itu puncaknya pada hari ketiga hingga sepuluh. Jadi itu agak cemas atau galau, kalau dia stress berat bisa senyum sendiri, ngomong, dan nangis sendiri,” imbuhnya.

Sehingga ia menyarankan agar pada saat masa sulit itu, para suami bisa mendampingi istrinya. Sebab, istri berpotensi mengalami stress pada hari ketiga hingga sepuluh.

Terlebih saat menyusuinya belum sukses, payudaranya bengkak, dan nyeri harus ada suami yang mendampingi.

Sebelumnya, Abdullah Azwar Anas selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyampaikan bahwa pemerintah memberikan cuti suami bagi pendampingan ASN pria yang istrinya melahirkan.

Hal itu adalah salah satu poin dari Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai aturan pelaksana dari UU No 20 Tahun 2023 tentang ASN. RPP itu ditargetkan selesai pada bulan April tahun 2024 ini.

“Pemerintah akan memberikan hak cuti kepada suami yang istrinya melahirkan atau keguguran. Cuti mendampingi istri yang melahirkan itu merupakan hak ASN pria yang diatur dan dijamin oleh negara,” tutur Anas. (*)

 

Suplai Pupuk Subsidi Masih Minim di Batam, Petani Keluhkan Harga

0
ILUSTRASI PUPUK subsidi 640x358 1
Ilustrasi.

batampos – Tingginya harga sayuran dan hasil pertanian lainnya belakangan ini juga disebabkan tingginya biaya perawatan tanaman. Salah satunya harga pupuk yang cukup tinggi saat ini. Pupuk subsidi yang diharapkan untuk menekan biaya perawatan tanaman belum bisa dinikmati oleh petani secara menyeluruh.

Kuota pupuk subsidi yang didapat tiap tahun tidak begitu banyak sehingga tidak semua petani mendapatkan. Petani pun harus membeli pupuk yang dijual dengan harga normal di pasar dan ini menyebabkan bengkaknya biaya perawatan tanaman.

“Mahal pupuk sekarang pak. Sekarung sudah diatas Rp 800 ribu. Berat kalau harap beli pupuk sendiri di luar. Bengkak biaya perawatan,” ujar Heru, petani sayur di Barelang.

Baca Juga: Pemko Batam Kembali Gelar Pawai Takbir Jelang Idulfitri

Ketua Asosiasi Petani Cabe Kota Batam, Abdul Waras juga menjelaskan hal yang sama. Tingginya harga sayuran dan cabai selama Ramadhan ini juga karena faktor bengkaknya biaya perawatan. Petani tentu tak mau rugi total sehingga mengimbangi biaya perawatan dengan harga jual ke pasar.

“Kuota pupuk subsidi sangat sedikit untuk petani di Batam ini. MPK hanya 13 ton dan Urea hanya tiga ton. Mana cukup itu. Separuh petani saja tak cukup kalau kuota segitu,” ujarnya.

Baca Juga: Dinkes Pastikan Pelayanan Kesehatan Saat Libur Lebaran dan Cuti Bersama Tetap Terlayani

Abdul dan petani berharap agar kuota tahunan pupuk subsidi ini diperbanyak lagi sebab sangat membantu petani. “Pupuk subdisi ini harganya hanya Rp 1.200 perkilogram. Kalau di toko harganya Rp 16 ribu. Jauh sekali perbedaannya. Kita berharap pemerintah menambah kuota pupuk subsidi ini,” kata Abdul. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara