Jumat, 17 April 2026
Beranda blog Halaman 3853

Panglima TNI Bentuk Komando Operasi Habema Untuk Hadapi Kelompok Sparatis Papua

0
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi sejumlah para Perwira Tinggi TNI meninjau pasukan pada apel gelar kekuatan TNI untuk pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Taxy Way Echo Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (1/2/2024). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

batampos – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto membentuk Komando Operasi (Koops) Habema. Satuan ini dibuat guna menyatukan pola operasi TNI dan Polri dalam menangani konflik di Papua.

Agus menjelaskan, Habema merupakan singkatan dari ‘harus berhasil maksimal’. Satuan ini diharapkan bisa lebih maksimal menghadapi ancaman dari kelompok sparatis Papua.

“Strategi yang saya berlakukan adalah smart power, yang merupakan kombinasi dari soft power dan hard power, dan diplomasi militer. Implementasi strategi itu adalah pembentukan Komando Operasi Habema, harus berhasil maksimal,” kata Agus dalam Rapim TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (28/2).

“Koops ini diharapkan bisa mengintegrasikan pola operasi TNI dan Polri; sehingga penanganan konflik di Papua dapat lebih efektif,” ujar Panglima.

Habema juga diambil dari nama salah satu danau di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Letak danau ini berada di 3.300 meter di atas permukaan, menjadikannya salah satu danau tertinggi di dunia.

Sebelumnya diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua membakar satu rumah milik anggota DPRD Intan Jaya, Papua Tengah, di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Sabtu (20/1) siang. KKB Papua kembali berulah di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. KKB membakar rumah dinas anggota DPRD Intan Jaya hingga meneror warga sipil di sana.
Komandan Satgas 330/TD, Mayor Inf Dedy Pungky Irawanto, mengatakan, selain membakar bangunan, KKB juga meneror warga dengan melepaskan tembakan ke arah rumah warga.

“Mereka merusak fasilitas yang dibangun pemerintah, dan melakukan teror yang menyebabkan situasi keamanan menjadi tidak kondusif,” ujar dalam siaran pers yang diterima pada Sabtu malam seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Grup), Minggu (21/1).

“Satu bangunan yang dibakar adalah rumah dinas anggota DPRD Intan Jaya yang ada di kampung Mamba,” katanya lagi.

Untuk menghentikan aksi teror tersebut, Satgas 330/Tri Dharma dikerahkan ke Kampung Mamba untuk menghalau KST dan mengamankan warga sipil. (*)

Sumber: JP Group

Polibatam Luncurkan Program Renjani

0
F Polibatam Pajak F Polibatam
Mahasiswa Polibatam sebagai agent of change memberikan informasi tentang pajak kepada masyarakat Batam. F Polibatam

batampos – Kantor DJP Kanwil Kepulauan Riau kembali bekerjasama dengan Tax Center Politeknik Negeri Batam (Polibatam) dengan meluncurkan Program Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani) di Aula Kantor Wilayah DJP Kepulauan Riau Renjani Kamis (1/2/2024).

BACA JUGA: Mahasiswa Polibatam Produksi Film Animasi Ficusia

Program ini membantu wajib pajak  orang dan badan yang berada di  Batam dalam melakukan pelaporan pajak. Renjani merupakan perpanjangan tangan dari Direktorat Jendral Pajak dalam rangka edukasi perpajakan melalui pihak ketiga kerjasama dengan organisasi mitra/ Tax Centre pada perguruan tinggi.

BACA JUGA: Uuf Brajawidagda ST MT PhD, Direktur Politeknik Negeri Batam (Polibatam)

DJP Kanwil Kepulauan Riau dan Tax Center Polibatam tahun ini  melibatkan 139 mahasiswa sebagai relawan dan sebagai agent of change dalam meningkatkan kepatuhan pajak masyarakat di Indonesia. Relawan pajak ini akan ditugaskan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di Batam. Relawan pajak kali ini akan bertugas sejak Februari sampai Juni 2024.

BACA JUGA: Tim Robot Polibatam Juara 3, Kalahkan Cina

Menurut Ketua Jurusan Manajemen Bisnis Arniati SE MSi PhD Ak.CA CPA aksi relawan pajak ini merupakan salah satu aktualisasi dan bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dan dosen  Polibatam.

Sementara itu, Anjelina selaku dosen serta manajer proyek relawan pajak Polibatam tahun 2024 mengatakan kegiatan akan dilayani relawan pajak adalah asistensi pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan pajak penghasilan (PPh) pada Wajib Pajak Orang Pribadi (WP OP) melalui e-filing.

Saat ini relawan pajak Polibatam telah melakukan asistensi pelaporan SPT Tahunan pegawai internal Polibatam dan karyawan beberapa perusahaan di Batam sejak 15 Februari 2024. Masyarakat Batam dan UMKM yang membutuhkan bantuan dan asistensi dapat langsung datang ke Tax Center Polibatam di Gedung Perkuliahan Prof. Moh. Nasir Lantai 1 dengan waktu pelayanan mulai hari Senin hingga Jum’at pukul 09.00-17.00 WIB. (*)

Reporter: SUPRIZAL TANJUNG

Tuntut Turunkan Harga Sembako, Ratusan Mahasiswa, Dosen, hingga Guru Besar UNJ Gelar Aksi Demo

0
Civitas Academika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan aksi unjuk rasa di depan Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (28/2). Ratusan massa sudah mulai bergerak dari arah UNJ (Royyan/JawaPos.com)

batampos – Civitas Academika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melakukan aksi unjuk rasa di depan Halte Transjakarta Pemuda Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (28/2). Ratusan massa sudah mulai bergerak dari arah UNJ menuju titik lokasi.

Pantauan JawaPos.com di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB, tampak ratusan mahasiswa dengan menggunakan almamater kuning ataupun yang didominasi hijau bergerak bersama di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Jalannya ratusan orang itu membuat lalu lintas di sekitar kawasan yang dilalui menjadi cukup tersendat.

Hal ini diperkirakan akan membuat jalanan di depan Halte Pemuda Rawamangun juga nantinya akan terdampak macet. Belum lagi dengan sejumlah proyek yang tengah dibangun di sepanjang jalan tersebut.

“Kawan-kawan, tertib, beri jalan untuk pengguna jalan,” ujar salah satu orang dari atas mobil bak, Rabu (28/2).

Dari selebaran yang diterima wartawan, aksi civitas academica UNJ itu tediri dari aliansi dosen, guru besar, dan mahasiswa Jabodebek.

Dengan aksi bertajuk Rawamangun Memanggil, Rawamangun Melawan, Rawamangun Bergerak, aliansi Civitas Academica itu menyoroti praktek bernegara yang dilakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo belakangan ini.

Baca Juga: Mentalitas Juara Paul Munster Diuji Saat PSM Makassar vs Persebaya Surabaya: Live Streaming Liga 1 2023/2024

“Seruan Rawamangun! Atas rusaknya moral dan etika bernegara, serta demokrasi,” tulis selebaran tersebut.

Setidaknya ada tiga hal yang menjadi tuntutan atau sorotan dalam aksi Civitas Academica UNJ Jabodebek ini, yaitu menuntut turunnya harga beras, harga sembako, dan menolak kenaikan tarif BBM, listrik, dan tol. (*)

Sumber: JP Group

Harga Beras Masih Stabil, Disdagin Imbau Warga Tak Perlu Panik

0
ilustrasi beras

batampos– Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang mengingatkan masyarakat untuk tidak perlu panik atas kenaikan sejumlah komdoitas pangan menjelang ramadan.

Masyarakat juga diminta tidak perlu membeli barang dalam jumlah besar untuk mengantisipasi kelangkaan, sebab kenaikan yang terjadi saat ini hanya karena faktor alam.

Kadisdagin Kota Tanjungpinang, Riany mengatakan kenaikan beberapa merek beras premium di Kota Tanjungpinang disebabkan oleh kenaikan harga beras di daerah penghasil.

“Berdasarkan informasi yang diperoleh, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca yang menyebabkan kekurangan panen,” kata Riany, Selasa (27/2).

Riany mengungkapkan, yang terjadi kenaikan saat ini hanya beras premium dan naiknya tidak begitu signifikan. Seperti beras merek gajah merah naik sekitar 2,36 persen, dan beras merek padang raya naik sekitar 2,96 persen.

“Tidak semua beras premium mengalami kenaikan. Beras premium lain seperti merak, dan merek kalajengking tidak mengalami kenaikan,” sebutnya.

BACA JUGA: Stok Beras Menipis, Harga Naik

Ia menjelaskan sekarang beras bulog kualitas medium masih dijual dengan harga Rp 11.500 per kilogram (Kg). Dan dari pantauan di lapangan, persediaan beras masih stabil dan mencukupi untuk menghadapi bulan puasa 2024.

“Masyarakat tidak perlu melakukan panic buying, karena kenaikan harga beras premium tidak disebabkan oleh keterbatasan persediaan. Namun lebih kepada faktor cuaca yang menyebabkan panen tidak optimal. kondisi ini terjadi hampir di seluruh daerah,” terangnya.

Tidak hanya beras, lanjut Riany, komoditi gula pasir tidak mengalami kenaikan dan masih stabil pada harga Rp 15.000 sampai dengan Rp 16.000 per Kg. Komoditi lainnya seperti bawang merah Jawa, bawang merah India, dan bawang merah Birma berdasarkan pantauan harga minggu lalu justru mengalami penurunan antara 3,57 persen sampai 4,90 persen. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Polisi Periksa Pemberi Kerja, Kasus Laka Kerja di PT BBS Kabil

0
kecelakaan kerja2 1
Ilustrasi. Laka Kerja.

batampos– Polisi telah memeriksa tiga orang saksi yakni pemilik ,subcont dan pengawasan lapangan, usai terjadinya kecelakaan kerja yang terjadi Senin lalu di sebuah galangan kapal PT. Bahtera Bahari Shipyard (BBS) Kabil, Kecamatan Nongsa.

Kanitreskrim Polsek Nongsa Iptu Ardiansyah mengatakan hingga saat ini sudah memanggil dan memeriksa tiga orang saksi terkait kecelakaan kerja di PT BBS yang menewaskan satu orang pekerja.

“Yang sudah kami periksa pemilik subcont yang mempekerjakan korban, pengawas lapangan dan rekan kerja korban,”katadia, Rabu (28/2).

Dia juga menjelaskan saat ini kasus tersebut masih berproses dan bergulir. Sementara dari pihak keluarga juga masih berduka setelah jasad korban dipulangkan ke kampung halaman di Natuna .

BACA JUGA: Satu Pekerja Tewas Saat Mengecat Kapal di PT BBS, Kabil

“Korban sudah dipulangkan ke kampung halamannya,” kata Ardiansyah.

Sebelumnya diketahui seorang orang pekerja, A, di PT Bahtera Bahari Shipyard (BBS) Kabil, Nongsa meninggal dini di tempat setelah terjatuh dari tangga saat melakukan pengecatan kapal tongkang, Senin (26/2) siang.

Kapolsek Nongsa, Kompol Restia Octane Guchy membenarkan mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13:30 WIB, saat korban tengah melakukan pengecatan di kapal tongkang dengan menaiki tangga.

Tangga yang dinaiki korban miring kesamping dan membuat korban terjatuh, lalu rantai pengikat tangga terputus dan menimpa bagian dada korban.

Guchy menjelaskan kondisi korban saat itu mengalami luka yang cukup serius, yakni robek didada dan punggung yang mengakibatkan korban meninggal di tempat.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawa korban tidak tertolong, dan dinyatakan meninggal dunia. (*)

Reporter: Azis M

2.668 Warga Bintan Belum Rekam e-KTP, Disdukcapil Bintan Jemput Bola ke Sekolah

0
Petugas melayani masyarakat yang sedang mengurus administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil Bintan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bintan Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu. F.Disdukcapil Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bintan mencatat masih ada sekira 2.668 warga Kabupaten Bintan belum melakukan rekam elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Bintan, Rusli mengatakan, pihaknya menargetkan hingga 29 Januari 2024, sekira 126.751 warga Kabupaten Bintan telah memiliki e-KTP.

“Terealisasi sekira 124.083 warga Kabupaten Bintan yang memiliki e-KTP,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, katanya, warga Kabupaten Bintan yang sudah melakukan pencetakan e-KTP sebanyak 122.905 warga, sementara yang belum rekam e-KTP sebanyak 2.668 orang dan warga yang belum cetak e-KTP sebanyak 1178 orang,” jelasnya.

BACA JUGA: Cukup Bawa KK dan KTP, Warga Bintan Gratis Berobat di 4 Rumah Sakit Ini

Dia mengatakan, data jumlah warga Kabupaten Bintan yang  belum melakukan perekaman e-KTP terus bergerak dinamis.

Salah satunya dikarenakan bertambahnya lulusan sekolah menengah atas atau kejuruan di Kabupaten Bintan yang memasuki usia wajib memiliki e-KTP.

Karena itu, dia mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya jemput bola ke sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman e-KTP terhadap pelajar yang akan memasuki usia wajib e-KTP.

Dia mengimbau ke warga Kabupaten Bintan yang belum agar dapat mengurus e-KTP dengan mendatangi kantor kecamatan di wilayahnya masing-masing.

“Datang ke kantor kecamatan cukup bawa kartu keluarga, jadi tidak perlu membawa surat pengantar dari RT/RW. Begitu melakukan perekaman, datanya langsung terkirim ke pusat,” katanya.

Dia mengatakan, proses pembuatan e-KTP dalam kondisi normal bisa memakan 2 sampai 3 hari.

“Berapa lamanya, tergantung peralatan dan kondisi sinyal dan jaringan di lapangan. Tapi kalau kondisinya normal maksimal 3 hari atau 2 hari bisa selesai,” ujarnya. (*)

 

Reporter: Slamet N

Batas Waktu Pendaftaran Anak Berkewarganegaraan Ganda Sampai 31 Maret 2024

0
Masyarakat dilayani petugas di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang.

batampos– Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang mengingatkan bagi masyarakat yang memiliki anak berkewarganegaraan ganda untuk segera mendaftarkan menjadi WNI sebelum 31 Mei 2024.

Hal itu untuk menghindari pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebenar Rp 50 juta jika melewati waktu yang telah ditentukan tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Teknologi Informasi Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Ryawantri Nurfatimah, mengatakan jika ada orang tua yang segera mengurus kewarganegaraan anaknya sebelum batas waktu tersebut hanya membayar Rp 5 juta.

“Makanya kami imbau segera urus dan pilih salah satu negara yang diinginkan, untuk menghindari pembayaran Rp 50 juta,” kata Rya, Selasa (27/2).

BACA JUGA: Kantor Bahasa Kepri Gelar Bimtek BIPA, Buanakan BIPA dari Negeri Gurindam

Rya mengatakan penyebab adanya anak yang berkewarganegaraan ganda itu karena salah satu dari kedua orang tua menikah dengan Warga Negara Asing (WNA) atau Warga Negara Indonesia (WNI).

“Yang sering kami jumpai itu salah satu orang tuanya melakukan perkawinan campuran. Di Kepri sering jumpai dari Singapura,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kepri, Hot Silitonga, mengatakan hasil diskusi dengan kantor imigrasi pihaknya menemukan sekitar 16 anak yang memiliki kewarganegaraan ganda.

“Ternyata ada 16 anak berkewarganegaraan ganda yang terdata. Mungkin jumlahnya bisa lebih karena tidak tercatat di kantor imigrasi,”kata Silitonga.

Silitonga menjelaskan, pemerintah melihat ada persoalan bahwa hingga anak berusia 18 tahun banyak anak yang belum memilih kewarganegaraannya.

Sehingga untuk mengakomodir anak yang kehilangan atau berkewarganegaraan ganda, makan dikeluarkan peraturan pemerintah nomor 21 tahun 2022 tentang tata cara memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia.

“Jika nanti lewat dari 31 Mei 2024, anak tersebut harus melewati naturalisasi karena dianggap orang asing, dan harus bayar PNBP sebesar Rp 50 juta,” tambahnya. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Warga Perumahan Gesya Enternal Marina Alami Krisis Air Bersih

0
hal yang menjadi penyebab krisis air bersih
Ilustrasi.

batampos – Ratusan kepala keluarga yang berdiam di perumahan Gesya Enternal Marina, kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, kesulitan dengan pasokan air bersih. Aliran air ngadat sudah cukup lama.

Sebagian warga bahkan mulai bergantung dengan air yang diambil dari kawasan hutan mata kucing. Untuk kepentingan memasak, masyarakat di sana bahkan harus merogok kocek lebih dalam untuk beli air galon isi ulang.

Disebutkan warga di sana, sudah cukup lama krisis air bersih ini terjadi. Penyebabnya tekanan air dari pipa induk sangat rendah ke pemukiman itu. Terindikasi pipa induk air gabung dengan pemukiman lain di bagian depan ataupun kawasan perhotelan sehingga perumahan Gesya Enternal yang berada di bagian ujung tidak kebagian aliran air.

“Ngalir kalau kita pompa pakai mesin sanyo. Kalau buka normal tak keluar air. Sudah berbulan-bulan ini terjadi, ” ujar Rita, seorang warga.

Krisis air bersih ini jadi persoalan serius masyarakat di sana sebab pemukiman ini jauh dari pemukiman lainnya. Untuk beli galon isi ulang warga harus keluar jauh ke arah Marina dekat simpang Basecamp. Padahal permukiman mereka di dekat kawasan perhotelan Marina.

“Semalam ribut kami dengan developer. Kami minta supaya air ini dilancarkan seperti perumahan lain. Mau pipa induk nebeng kek atau pasang baru intinya kami masyarakat mau aliran air lancar. Kami bayar tagihan air,” ujar Dewi, warga lainnya.

Pihak developer sesuai dengan permintaan masyarakat juga sudah menindak lanjuti persoalan ini ke pihak pengelolah air bersih di kota Batam. Mereka berharap agar persoalan ini segera ditangani. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Sudah Berbulan Bulan Masyarakat Perumahan Gesya Enternal Marina Kesulitan air Bersih

0

5110c9b4 5d01 4a0e 8316 daae1d9781c3batampos– Ratusan kepala keluarga yang berdiam di perumahan Gesya Enternal Marina, kelurahan Tanjungriau, Kecamatan Sekupang, kesulitan dengan pasokan air bersih. Aliran air ngadat sudah cukup lama. Sebagian warga bahkan mulai bergantung dengan air yang diambil dari kawasan hutan mata kucing. Untuk kepentingan memasak, masyarakat di dana bahkan harus merogok kocek lebih dalam untuk beli air galon isi ulang.

Disebutkan warga di sana, sudah cukup lama krisis air bersih ini terjadi. Penyebabnya tekanan air dari pipa induk sangat rendah ke pemukiman itu. Terindikasi pipa induk air gabung dengan pemukiman lain di bagian depan ataupun kawasan perhotelan sehingga perumahan Gesya Enternal yang berada di bagian ujung tidak kebagian aliran air.

“Ngalir kalau kita pompa pakai mesin sanyo. Kalau buka normal tak keluar air. Sudah berbulan-bulan ini terjadi, ” ujar Rita, seorang warga.

BACA JUGA: PT Air Batam Hilir akan Mengganti Meter terhadap 78.000 Pelanggan

Krisis air bersih ini jadi persoalan serius masyarakat di sana sebab pemukiman ini jauh dari pemukiman lainnya. Untuk beli galon isi ulang warga harus keluar jauh ke arah Marina dekat simpang Basecamp. Padahal permukiman mereka di dekat kawasan perhotelan Marina.

“Semalam ribut kami dengan developer. Kami minta supaya air ini dilancarkan seperti perumahan lain. Mau pipa induk nebeng kek atau pasang baru intinya kami masyarakat mau aliran air lancar. Kami bayar tagihan air,” ujar Dewi, warga lainnya.

Pihak developer sesuai dengan permintaan masyarakat juga sudah menindak lanjuti persoalan ini ke pihak pengelolah air bersih di kota Batam. Mereka berharap agar persoalan ini segera ditangani. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Pasien dengan Keluhan Penyakit Jantung Meningkat, Masyarakat Diminta Untuk Kenali Gejala Awal

0
rsudef
Ilustrasi. Suasana di RSUD Embung Fatimah Kota Batam. Foto: Dokumentasi Batam Pos

batampos – Pasien dengan keluhan penyakit jantung cukup banyak yang berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji. Sehari bisa diatas 50 an pasien.

Ada yang masuk melalui emergency chase (IGD), ada juga yang terjadwal atau kontrol poli rawat jalan. Kebanyakan adalah pasien dengan gejala penyakit jantung koroner sehingga, satu hingga dua orang dalam sehari harus menjalani operasi pemasangan ring jantung.

Nah untuk menekan angka penderita penyakit jantung ini dr Nanang Rudy Utantyo, spesialis dokter jantung RSUD meminta masyarakat untuk perhatikan pola hidup sehat.

Penyakit jantung terutama jantung koroner yang trend menyasar masyarakat saat ini karena minimnya perhatian dengan pola hidup sehat. Pola makan dan istrahat yang tidak teratur jadi pemicu gangguan pada jantung. Perokok aktif juga paling banyak yang menderita penyakit jantung ini.

“Penyakit jantung koroner ini akibat dari tersumbatnya pembuluh darah. Bisa akibat pola makan yang tidak dijaga. Makan berlemak, kolesterol ditambah lagi merokok itu itu menyumbat pembuluh darah. Ibarat pipa air semakin lama akan semakin banyak penumpukan kotoran yang lama-lam menyumbat pembuluh darah tadi, sehingga asupan oksigen ke otot jantung berkurang, ” terang dr Nanang.

Nah hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah penyakit ini adalah pola hidup sehat. Makan teratur dengan tipe makanan yang sesuai tanpa lemak dan gula yang tinggi yang bisa menyebabkan kolesterol.

“Terutama perokok aktif. Itu betul harus dijaga. Kalau bisa dikurangi atau berhenti lah merokok. Sudah pola makan tak teratur. Semua masuk, rokok kuat ya pasti bermasalah dengan saluran darah ataupun pernapasan,” ujar nya.

Terkait gejala awal yang perlu diketahui tentang penyakit jantung ini jelas dr Nanang beberapa diantaranya, nyeri dada yang menjalar ke lengan, dagu atau punggung, keringat dingin, mudah lemas dan sering sesak napas. Jika sudah memiliki gejala awal segera menjalani pengobatan yang rutin.

“Nah untuk penanganan pasien dengan gangguan jantung ini, RSUD sudah mempunyai alat yang mumpuni dan canggih. Penanganan superior untuk jantung koroner hingga pemasangan ring jantung sudah tersedia sejak setahun yang lalu dan tercover BPJS. Saat ini layanan sudah optimal bisa tangani dua pasien dalam sehari (layanan superior pemasangan ring jantung). Kalau emergency chase dan rawat jalan atau rawat inap itu sudah pasti harus berjalan dengan baik selama ini, ” kata Nanang. (*)

Reporter: Eusebius Sara