Kamis, 23 April 2026
Beranda blog Halaman 3861

Lapor Pak, Harga-harga di Pasar Naik

0
Sayuran Dalil Harahap 2 scaled e1699341877492
Warga membeli sayuran di pasar SP Plaza, Sagulung. F Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Sepekan menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar tradisional terpantau meroket. Terutama, untuk komoditas lauk pauk seperti telur ayam, ayam potong, maupun bahan pangan secara umum seperti cabai, kentang, hingga beras.

Di Pasar Sungai Harapan, Sekupang, harga telur ayam dijual Rp 23 ribu untuk 10 butir atau Rp 2.300 per butir. Padahal, sepekan yang lalu harganya masih Rp 19 ribu per 10 butir ukuran besar. Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Victoria, Sekupang. Bahkan, di warung-warung telur ayam ras ini dijual Rp 2.500 per butir.

”Hampir semua naik, telur per butir kami jual Rp 2.500,” ujar Nopriansyah, salah satu pedagang di Sekupang, Minggu (3/3).

Selain telur ayam ras, harga ayam potong juga cukup tinggi, yakni di kisaran Rp 40 ribu per kilogram (kg).

Kenaikan harga yang signifikan juga terjadi pada cabai merah keriting dan cabai hijau.

Untuk cabai merah, dijual bervariasi mulai dari Rp 23 ribu untuk seperempat kg sampai Rp 25 ribu seperempat kg.

”Kalau jual per kg kami tawarkan Rp 90 ribu untuk cabai merah dan Rp 80 ribu untuk cabai hijau,” sebut Yanto, pedagang cabai di Pasar Sungai Harapan.

Diakuinya, tingginya harga komoditas saat ini sangat memengaruhi jumlah pembeli. Bahkan, untuk cabai dia tak berani menyimpan stok banyak lantaran takut tidak laku.

”Biasanya beli setengah kg, sekarang seperempat kg atau bahkan satu ons. Kita sesuaikanlah, stok di produsen pun juga enggak sebanyak akhir tahun lalu,” tuturnya.

Selain cabai, kentang juga mengalami kenaikan harga jelang Ramadan ini. Kentang yang biasanya dijual Rp 17 ribu-Rp 18 ribu per kg, saat ini dijual Rp 21 ribu per kg. Begitu juga dengan beras jenis medium saat ini dijual Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kg. Sementara untuk beras premium, dijual diharga Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu per kg.

”Belum juga puasa sudah naik semua, gimana sudah puasa nanti ya. Bisa lebih mahal lagi,” keluh Dewi, warga Sekupang.

Ia berharap, pemerintah bisa segera mengontrol harga sembako ini. Khususnya, selama bulan Ramadan sehingga tidak memberatkan masyarakat. ”Kalau perlu ada sidak di pasar juga, sehingga tak seenaknya saja naikkan harga,” tuturnya.

Sementara di Pasar Botania I, Batam Kota, tingginya komoditas lauk terjadi pada harga ayam potong. Penyebab kenaikan, karena harga pakan ternak ayam yang juga tinggi.

”Untuk harga ayam potong berkisar Rp 40 ribuan per kg, kadang naik seribu dan kadang
turun seribu rupiah,” ujar Edo, salah satu pedagang.

Meski tinggi, menurutnya pelanggannya masih sama.

Apalagi, kebanyakan pelanggannya usaha rumah makan, yang membeli puluhan ekor
atau belasan kg.

”Ya untuk beli banyak harganya lebih murah. Untuk kemungkinan naik lagi tak ada, paling tinggi sekitar Rp 42 ribu,” ujar Edo.

Masih kata Edo, untuk harga ayam potong beku lebih murah yakni Rp 32 ribu per kg. Namun, untuk ayam potong beku peminatnya tak sebanyak ayam potong segar. ”Kalau ayam potong beku lebih murah,” sebutnya.

Ira, salah satu warga yang berbelanja mengaku sudah tahu harga ayam potong segardi atas Rp 40 ribuan. Meski berat, ia pun terpaksa membeli, karena memang jualan lauk pauk di rumah.

”Ya pastinya berat, karena tak hanya ayam yang naik, tapi juga semuanya,” terang Ira.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, naiknya harga sudah dari daerah asal ternak ayam. Kenaikan harga ayam potong dikarenakan pakan ternak yang sedang tinggi.

”Memang pakan ternak tinggi, karena itu harga ayam juga menyesuaikan. Namun ini ter-
jadi dari daerah asal ayam,” tegas Gustian. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra / Yashinta

Warga Antusias Datangi Operasi Pasar Murah TPID

0
050b0632 c1bd 4d05 ae27 5fb303323954
Warga saat belanja di Operasi Pasar Murah TPID . Foto. Eusebius Sara

batampos – Operasi pasar murah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) diminati masyarakat khususnya kaum ibu-Ibu di Batuaji. Ibu-ibu merasa sedikit terbantu sebab, harga sembako yang dijual di lokasi operasi pasar sedikit lebih murah dari harga di pasar pada umumnya.

Operasi pasar murah ini digelar di ruko Grya Prima, kelurahan Guling, Batuaji dan hingga pukul 12.00 WIB masih ramai dengan hilir mudik kaum ibu-Ibu.

Pantauan di lapangan, barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan telur ayam yang paling banyak diserbu kaum ibu-ibu. Beras 5 kilogram umumnya dijual kisaran Rp 65 hingga Rp 72 ribu. Yang ukuran 10 kilogram kisaran Rp 143 ribu. Ini sudah lebih murah dari harga normal di pasar yang mulai menginjak angka Rp 80 ribu untuk ukuran lima kilogram.

Begitu juga dengan telur ayam yang mana di pasar sudah meroket hingga Rp 60 ribu per papan, di lokasi operasi pasar dijual Rp 54 ribu. “Minyak goreng juga lumayan murah, kemasan dua liter saya beli Rp 26 ribu,” kata Rina, seorang warga.

Operasi pasar murah ini tidak saja kebutuhan pokok yang dijual, minuman dan sirup, buah-buahan hingga makanan ringan juga di pajang. Sayuran dan daging juga dijual dengan harga yang murah.

Masyarakat apresiasi dengan operasi pasar murah ditengah lonjakan harga kebutuhan pokok dan berharap agar operasi murah terus ada untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok. (*)

Reporter: Eusebius Sara

TK-SD-SMP Libur Puasa Dimulai 9 Maret

0
Pelajar SMPS Muhammadiyah saat melaksanakan pesantren kilat. f,TRI

batampos– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karimun, telah mengeluarkan surat edaran terhadap libur puasa bagi pelajar tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan nomor surat 442/DISDIKBUD-SEKR/I/321/2024 yang ditujukan kepada kepala/pengelola PAUD, kepala sekolah SD, SMP Negeri/Swasta dan ketua/pimpinan pendidikannon formal se kabupaten Karimun.

” Maka kita sampaikan untuk libur awal Ramadan atau puasa dimulai tanggal 9 Maret hingga 13 Maret mendatang,” terang Kadisdikbud Karimun Sugianto, Minggu (3/3).

Berdasarkan peraturan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi nomor 21 tahun 2022 tentang standar penilaian pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah serta kalender pendidikan tahun 2023/2024 dan dalam rangka menyambut bulan suci ramadan dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H.

BACA JUGA: Buka Puasa Bersama, PT. BIIE Bagikan Bingkisan Lebaran untuk Anak Panti Asuhan dan 500 Paket Sembako untuk Masyarakat

Sedangkan, libur total ramadan tersebut, berlaku untuk siswa PAUD dan kelas 1 hingga kelas 2 SD untuk belajar dirumah. Sedangkan, untuk pelajar kelas III SD dan SMP akan dilaksanakan pesantren ramadan mulai 14 Maret hingga 16 Maret mendatang.

” Nah,untuk kegiatan pelajar selama ramadan masuk mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB. Selama ramadan para pelajar menggunakan busana muslim,” ungkapnya.

Dengan demikian, lanjut Sugianto lagi kegiatan belajar mengajar selama ramadan tidak ada bedanya seperti tahun sebelumnya. Sehingga, para guru tetap masuk seperti biasanya yang hanya jam disekolah yang berbeda dari hari-hari biasanya.

” Insyallah, pemantapan agama akan kita fokuskan nanti selama pesantren ramadan. Seperti, praktek fadhu kifayah, membaca al quran dan sebagainya sebagai benteng imam bagi para pelajar. Sedangkan, untuk non muslim menyesuaikan agamanya masing-masing,” ucapnya.

Terpisah, Kepala sekolah SMPS Muhammadiyah Yuli Elviza mengatakan, pelaksanaan pesantren kilat sudah menjadi agenda tahun dibulan suci ramadan. Pelaksanaan pesantren kilat tersebut, dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.

Adapun kegiatan pesantren kilat nantinya akan melibatkan para guru-guru dan pelajar.
Dengan diawal, shalat dhuha, kemudian membaca tadarus, tajwid al quran dan istirahat sebentar. Selanjutnya, para pelajar diberikan kesempatan untuk latihan pidato, tentang literasi kisah nabi dan rasul dan sahabatnya secara kelompok.

” Kita berikan hafalan ayat al quan masing-masing pelajar. Dan, terakhir shalat dhuhur berjemaat selanjutnya zikir dan doa sesudah shalat fardu,” ungkapnya.(*)

Reporter: Tri Haryono

Ukur Kemampuan Para Atlet, Taekwondo Kharisma Bangsa Gelar UKT

0
a0413be7 1888 4c29 8077 7a0cc94fc0a1
Pelatih Taekwondo Kharisma Bangsa Master Soewito Trikusuman (kiri) bersama para atlet. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Sebanyak 115 atlet Taekwondo Kharisma Bangsa mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Mall Botania 2 Batamcentre, Minggu (4/3). Ujian yang mengambil tema “Disiplin Berlatih, Raih Prestasi” itu diikuti oleh pemegang sabuk putih hingga sabuk merah strip hitam dua.

Pelatih Taekwondo Kharisma Bangsa Master Soewito Trikusuman mengatakan, UKT tersebut sengaja digelar untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik ke tingkat sabuk selanjutnya.

“Agar materi atau ilmu yang telah ditempuh selama masa berlatih dapat diukur dari para taekwondoin. Pada kegiatan UKT ini, hal – hal yang diuji itu berupa pukulan, tangkisan, tendangan, poomsae yaitu rangkaian gerakan dalam taekwondo, dan kyorugi yaitu fighting atau pertarungan,” ujar Dan IV Kukkiwon ini.

Soewito juga mengatakan, dengan diselenggarakannya UKT, pembinaan usia dini hingga senior akan terus berjalan. “Tak hanya kualitas dan kuantitas para taekwondoin saja tetapi juga mencetak pelatih-pelatih baru dengan memberikan sarana ujian hingga sabuk hitam,” ujarnya.

Soewito juga berharap semoga dengan ujian tersebut, anak didiknya lebih dapat meningkatkan pengalaman dan kemampuannya agar bisa bersaing dan meraih prestasi di kejuaraan-kejuaraan taekwondo. “Semoga dengan UKT ini anak didik kami lebih semangat dalam berlatih, bisa menjadi pribadi yang baik, rajin, disiplin dan tangguh, sebagai bekal mereka dalam meraih prestasi dan cita-cita,” kata Soewito.

Soewito mengaku saat ini Pengurus Taekwondo Kharisma Bangsa Batam sudah banyak melatih anak-anak usia dini mulai dari usia 4 tahun, adapun prestasi yang diraih anak didiknya mulai dari kejuaraan tingkat daerah, nasional maupun internasional.

“Semoga dengan pembinaan-pembinaan yang selama ini kami lakukan akan lahir atlet-atlet potensial andalan yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional,” tutupnya.

Sementara itu Penguji Nasional UTI Pro Master Siauw Lung Wu mengatakan, pada UKT bukan hanya sekadar ujian. Dari ujian itu diharapkan lahir bibit-bibit atlet potensial yang kelak bisa dibina untuk menjadi atlet andalan. Sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

“Jadi kita ingin melihat perkembangan dan mengukur kemampuan para atlet setelah mereka mengikuti latihan. Semoga para atlet bisa terus meraih dan meningkatkan prestasinya di tahun-tahun mendatang. Kami tak pernah lelah mendukung atlet kami untuk terus meraih prestasi,” ujar juara Olimpiade 1992 Barcelona ini. (*)

Repoter: Iman Wachyudi

Pemko Batam Gelar Wonder Food Ramadan di 3 Lokasi

0
wonderfood3
Wali Kota Batam, HM Rudi ditemani Kepala Dinas Pariwisata, Ardiwinata berkeliling stand bazar di Wonderfood & Art Ramadan.

batampos – Wonder Food Ramadan tahun 2024 ini digelar di tiga titik. Pelaksanaan bazar tidak saja dipusatkan di Taman Dang Anom, melainkan juga ada di Pelataran atau parkir Pasific Hotel, dan Pollux Habibie.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengatakan persiapan sudah mulai penataan lokasi, di setiap titik pelaksanaan dibuka stand hingga 100, namun itu tergantung dari pedagang yang mau ikut dalam bazar Ramadan yang dikemas dalam Wonder Food Ramadan tahun ini.

“Target ada 100 stand yang akan mengisi bazar Ramadan. Pelaksanaan juga lebih luas menjadi tiga titik lokasi. Kalau tahun lalu hanya satu saja di Dang Anom,” kata dia, Senin (4/3).

Ardi menjelaskan Wonder Food Ramadan masih mengusung konsep jajanan kampong seperti tahun lalu. Diharapkan kehadiran bazar ini bisa memperkaya wisata kuliner selama bulan Ramadan.

“Untuk jadwalnya buka di hari pertama puasa. Jadi yang mau cari menu takjil boleh berkunjung ke Taman Dang Anom. Disediakan juga musala dan tempat yang instagramable bagi pengunjung,” tambahnya.

Mengenai buka tutup tempat hiburan selama bulan Ramadan, Ardi menyebutkan pembahasan akan diselenggarakan Selasa (5/3) di Kantor Wali Kota Batam.

Rapat akan membahas mekanisme tempat hiburan, rumah makan dan hal teknis lainnya selama bulan suci Ramadan.

“Tahun lalu pola 3 hari di awal tutup, tiga di pertengahan, dan tiga di akhir. Jadi total adalah 9 hari tempat hiburan tutup beroperasi selama bulan puasa. Untuk tahun ini akan diputuskan besok (hari ini, red),” jelasnya.

Ia berharap penutupan tempat hiburan ini tidak berpengaruh besar terhadap industri hiburan di Batam. menurutnya hal ini sudah menjadi suatu keharusan, dan ada di setiap tahunnya.

“Dalam rapat akan hadir juga pelaku usaha jasa hiburan. Jadi nanti akan ada juga masukan dari mereka. Nanti akan diputuskan bersama soal buka tutup ini,” terang Ardi. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

 

Jelang Ramadan dan Lebaran , Bandara Hang Nadim Batam Siap Tambah Penerbangan

0
garuda di hang nadim
Maskapai Garuda Indonesia Saat Landing di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (F. Azis Maulana)

batampos – PT Bandara Internasional Batam bersiap untuk menambah penerbangan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi permintaan penumpang yang diperkirakan akan meningkat.

“Kemarin kami baru saja meeting dengan Kementerian Perhubungan mengenai persiapan angkutan mudik di momen jelang Lebaran,

saat ini sedang persiapan dan lihat permintaan penumpang kedepannya,” ujar Direktur Utama PT BIB , Pikri Ilham Kurniansyah, Senin (4/3),

Pikri menyebut , artinya dalam hal ini pihaknya masih melihat situasi pergerakkan penumpang jika memang permintaan ke beberapa rute seperti Jakarta dan kota-kota lain meningkat , pihaknya akan berkoorodinasi dengan maskapai penerbangan.

“Kami lihat perkembangan dulu, saat ini sudah ada maskapai Garuda Indonesia yang melayani tiga kali sehari untuk rute Batam- Jakarta,” ujarnya.

Disisi lain, PT BIB juga telah membuka rute terbaru penerbangan domestik tujuan Balikpapan, Pangkal Pinang, dan Jambi.

“Rute terbaru ini masih kami optimalkan terus dengan permintaan penumpang yang meningkat,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memgatakan, terus mendorong mendorong partisipasi maskapai yang beroperasi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, untuk membuka atau menambah penerbangan langsung ke dalam negeri maupun luar negeri.

“Dorongan kepada maskapai itu menjadi penting. Sebab, hampir sebagian besar wisatawan asing maupun wisatawan dalam negeri memanfaatkan moda transportasi udara,” ujarnya.

Saat ini, Garuda Indonesia telah menambah penerbangan langsung dari Kota Batam ke Jakarta.

Penambahan penerbangan ini, menurut Muhammad Rudi tak terlepas dari keinginan masyarakat dalam negeri maupun dari luar negeri yang ingin mengetahui percepatan pembangunan di kota Batam yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun belakangan ini. (*)

Reporter: Azis Maulana

Pembuka Formula 1 Musim 2024, Ini 7 Fakta Menarik Sirkuit Grand Prix Bahrain

0
Pemandangan sirkuit Bahrain musim 2024 di malam hari (Sumber: X @F1)

batampos – Setiap sirkuit memiliki fakta dan kisah-kisah yang unik. Begitupun dengan sirkuit yang menjadi tuan rumah Formula 1 (F1).

Salah satunya adalah Grand Prix Bahrain, trek pembuka F1 musim 2024 yang digelar pada hari Sabtu (2/3) malam WIB.

Sirkuit Internasional Bahrain atau biasa disebut ‘Sakhir’, yang merupakan nama tempat tersebut berlokasi adalah sirkuit timur tengah pertama yang menjadi tuan rumah F1.

Didesain oleh Hermann Tilke, dan diresmikan pada tahun 2004, Bahrain menjadi salah satu sirkuit termahal dengan biaya lebih dari 2,3 triliun rupiah atau setara dengan 150 juta USD.

Lantas, apa saja hal unik lain dari GP Bahrain? Berikut ulasan lengkap yang telaha dirangkum JawaPos.Com dari F1 Destinations.

1. Punya Enam Layout Sirkuit

Sirkuit Internasional Bahrain memiliki enam layout, dengan versi Grand Prix sepanjang 5.412 km serta 15 tikungan di Bahrain, semua layout bahrain telah digunakan. Pada tahun 2010, Bahrain pernah menjadi layout “endurance” dengan total panjang 6.299km dan 24 tikungan.

2. Dua Layout Pernah Digunakan Tahun 2020

Di tahun 2020, Sirkuit Internasional Bahrain menjadi tuan rumah dua balapan untuk menambah jumlah kalender balapan di musim tersebut, dimana saat itu Formula 1 terdampak pandemi virus corona. Balapan pertama disebut Grand Prix Bahrain, sedangkan balapan kedua disebut Sakhir.

GP Bahrain dan Sakhir saat itu diadakan secara tertutup. Meski begitu, beberapa petugas kesehatan setempat diundang untuk menonton ajang jet darat di tribun sebagai penghargaan atas usaha mereka menangani pandemi dan virus corona.

3. Opsi Sirkuit Pembuka Sejak Tahun 2006

Bagi orang-orang yang pernah melihat berita Formula 1, pasti anda akan melihat nama Bahrain menjadi tempat yang pertama dijadikan destinasi tuan rumah Formula 1.

Memang, dalam 3 tahun terakhir, Bahrain selalu dipilih menjadi opsi pertama dalam pembukaan F1.

Namun sebetulnya, Bahrain mendapatkan kesempatan menjadi sirkuit pertama dalam kalender pada 2006, menggantikan posisi sirkuit pertama saat itu, yakni Australia. Ini juga terjadi pada tahun 2010.

Australia tetap menjadi langganan sampai tahun 2019. Baru pada tahun 2021, Bahrain kembali dipilih menggantikan posisi Australia yang saat itu harus ditunda sampai sekarang.

4. Aspal dan Pasir yang Lengket

Permukaan trek di Sirkuit Internasional Bahrain terbuat dari agregat khusus yang dikirim dari tambang Inggris dengan biaya besar, sehingga memberikan daya lengket dan grip yang sangat tinggi.

Bahrain juga berupaya menjaga aspal yang lengket tersebut agar tidak tertutup oleh pasir gurun, karena daerah tersebut sering terjadi badai pasir.

Untuk meminimalisir hal tersebut, pihak penyelenggara menyemprotkan bahan perekat yang lengket ke gurun sekitar sebelum balapan akhir pekan. Trek juga selalu disapu setiap kali pergantian sesi.

5. Selalu Memakai Penerangan Lampu

Sebagai perayaan 10 tahun berdirinya sirkuit, Grand Prix Bahrain menggelar event dibawah terangan lampu untuk pertama kali pada tahun 2014.

Dengan investasi sebesar 260 miliar rupiah, atau setara dengan 17 juta USD, telah dipasang 495 tiang lampu dan 4.500 fitting lampu.

Usaha itu membuahkan hasil saat balapan pertama diadakan yang menampilkan duel sengit antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg.

Di akhir balapan, Hamilton keluar menjadi yang terdepan dan mencatatkan namanya menjadi pembalap pertama dengan raihan tiga kemenangan di Bahrain.

6. Pelarangan Alkohol

Penjualan alkohol di Bahrain tidak dilarang, berbeda dengan negara tetangga, Arab Saudi. Namun, masih tetap ada aturan pembatasan.

Tim Formula 1 tidak diizinkan untuk menampilkan logo sponsor alkohol pada mobil mereka di Grand Prix Bahrain.

Tiga pembalap teratas akan menyemprotkan rosewater, minuman non-alkohol yang disebut Waard selama perayaan podium. Bukan sampanye tradisional sepertihalnya perayaan di sirkuit lain.

7. Tuan Rumah F1 Sampai Tahun 2036

Sirkuit Bahrain yang pindah menjadi sirkuit pembuka dari tahun 2021 telah memperpanjang kontraknya sebagai tuan rumah kalender Formula 1 setidaknya sampai tahun 2036.

Di tahun 2022, GP Bahrain menjadi sirkuit dengan rekor race day paling ramai dalam kalender F1, dengan total 98.000 penonton yang datang saat akhir pekan.

Rekor ini kembali dipecahkan saat 36.000 tiket untuk race day GP Bahrain 2023 habis terjual.

Itulah deretan fakta unik seputar Grand Prix Internasional Bahrain atau Sakhir yang bisa anda ketahui. Menarik dinantikan kemunculan informasi menarik seputar sirkuit di timur tengah ini di masa mendatang. (*)

September 2024, Warga Rempang Ditargetkan Sudah Menempati Hunian Baru

0
WhatsApp Image 2024 01 07 at 11.32.47 e1704704358150
Gambar rumah contoh untuk warga Rempang di Tanjung Banon Jalur Enam.

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus berkomitmen untuk merealisasikan hunian baru kepada masyarakat yang terdampak Pengembangan Rempang Eco-City. Saat ini, proses pembangunan 4 rumah contoh untuk masyarakat sudah mencapai 70 persen. Selanjutnya, akan dibangun 961 unit rumah lainnya yang ditargetkan mulai dibangun pada awal bulan April tahun 2024 ini.

Sebab, rumah tersebut ditargetkan bulan September 2024 sudah bisa ditempati oleh masyarakat.

Begitu juga dengan Kementerian PUPR yang akan mulai melaksanakan pematangan lahan dan pembangunan fasilitas sosial fasilitas umum pada pertengahan Maret ini.

“BP Batam saat ini telah mengumumkan lelang pembangunan 961 rumah yang ditargetkan akan mulai ditempati oleh warga pada September 2024,” Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait.

Namun pembangunan 961 rumah di Tanjung Banon tersebut belum bisa dimulai, karena lahan untuk pembangunan rumah itu masih dikuasai oleh masyarakat.

Tim Terpadu Kota Batam pun mengeluarkan surat peringatan (SP) pertama kepada warga pemilik lahan di Tanjung Banon, Selasa (27/2/2024) lalu.

Tim Terpadu Kota Batam ini, dibentuk dengan dasar Keputusan Walikota Batam Nomor 561 Tahun 2022, tentang Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Rumah Liar, Kios Liar dan Pelanggaran Peraturan Daerah Kota Batam.

Tim Terpadu Kota Batam mempunyai tugas menegakkan Peraturan Daerah hingga melaksanakan penertiban dan penindakan terhadap pelanggaran peraturan di Kota Batam. Adapun Tim Terpadu Kota Batam ini, terdiri dari unsur Pemko Batam, BP Batam, TNI, Polri dan Kejaksaan.

“Untuk SP Pertama, sudah diterbitkan Selasa kemarin. Itu isinya pemberitahuan untuk membongkar sendiri rumahnya. Lahan tersebut, harus segera dikosongkan agar pembangunan 961 rumah warga bisa segera kita laksanakan,” katanya.

Ariastuty menjelaskan, sebelum diterbitkannya SP pertama, pihaknya telah beberapa kali melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap masyarakat yang menguasai lahan 93 hektar tersebut. Dari total keseluruhan lahan di Tanjunh Banon seluas 145 hektar.

Sosialisasi dan pendataan pertama, dilaksanakan pada 29 Desember 2023 lalu di Kantor Camat Galang. Saat itu, sosialiasasi dan pendataan dipimpin oleh Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam Ilham Eka Hartawan.

Selanjutnya, dilakukan sosialisasi dan pendataan kembali pada 15 Januari 2024 di Kantor Camat Galang yang dipimpin oleh Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Harlas Buana.

Kemudian, sosialisasi dan pendataan terakhir yang dilaksanakan pada 26 Februari 2024 lalu di Ruang Presentasi Marketing Center BP Batam. Dimana sosialisasi tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad.

Pemberian surat peringatan pertama ini juga merupakan bentuk sosialisasi awal sebelum masuk kedalam tahapan pembongkaran bangunan. Langkah tersebut juga dilakukan sesuai dengan prosedur untuk menangani proses pelaksanaan pembangunan rumah yang sudah di programkan oleh BP Batam.

Setelah SP1 tersebut dikirim, akan ada waktu selama tujuh hari untuk pemilik lahan menyatakan sikap. Begitu juga dengan SP2 yang mempunyai waktu selama 7 hari. Sementara untuk SP3, ada waktu selama tiga hari.

Ia mengungkapkan, bahwa SP itu dilayangkan agar warga yang tinggal di kawasan Tanjung Banon mau membongkar rumahnya secara sukarela.

Namun jika sampai SP3 itu tak digubris, maka Tim Terpadu akan melayangkan Surat Perintah Bongkar (SPB) dan penertiban pun akan dilakukan.

“Sebelum menerbitkan SP Bongkar dan dilaksanakan eksekusi pembongkaran oleh Tim Terpadu Kota Batam, masih diberikan ruang atau kesempatan kepada warga untuk diskusi dan menyatakan sikap,” katanya.

Dari sosialisasi dan pendataan yang dilakukan itu, sebagian dari warga yang menguasai lahan tersebut telah sepakat untuk menerima santunan sesuai dengan aturan yang berlaku. Warga akan menerima santunan atas penggantian lahan, bangunan hingga tanaman yang tumbuh diatas lahan mereka.

Seluruh bagunan hingga tanaman yang tumbuh akan dihitung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sesuai dengan NJOP yang telah disepakati oleh seluruh FKPD Kepri dan Batam. Sehingga setiap masyarakat, akan menerima santunan yang berbeda-beda. Sesuai dengan luasan lahan yang dimilkinya.

Bagi pemilik lahan yang sudah menerima dan menerima santunan yang diberikan, akan difasilitasi dalam pembukaan rekening tabungan. Sementara yang masih menolak, akan dilanjutkan untuk pemberian SP2 dan seterusnya.

Ia menambahkan, saat ini Tim Terpadu terus mengimbau kepada warga yang menduduki lahan tersebut, untuk menyelesaikannya melalui cara-cara yang baik.

“Komitmennya, kita ingin realisasi pembangunannya bisa selesai tepat waktu, hal ini pun membutuhkan dukungan dari seluruh pihak,” imbuhnya. (*/rilis)

September 2024, Warga Rempang Ditargetkan Sudah Menempati Hunian Baru

0
WhatsApp Image 2024 01 07 at 11.32.47 e1704704358150
Gambar rumah contoh untuk warga Rempang di Tanjung Banon Jalur Enam.

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus berkomitmen untuk merealisasikan hunian baru kepada masyarakat yang terdampak Pengembangan Rempang Eco-City. Saat ini, proses pembangunan 4 rumah contoh untuk masyarakat sudah mencapai 70 persen. Selanjutnya, akan dibangun 961 unit rumah lainnya yang ditargetkan mulai dibangun pada awal bulan April tahun 2024 ini.

Sebab, rumah tersebut ditargetkan bulan September 2024 sudah bisa ditempati oleh masyarakat.

Begitu juga dengan Kementerian PUPR yang akan mulai melaksanakan pematangan lahan dan pembangunan fasilitas sosial fasilitas umum pada pertengahan Maret ini.

“BP Batam saat ini telah mengumumkan lelang pembangunan 961 rumah yang ditargetkan akan mulai ditempati oleh warga pada September 2024,” Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam Ariastuty Sirait.

Namun pembangunan 961 rumah di Tanjung Banon tersebut belum bisa dimulai, karena lahan untuk pembangunan rumah itu masih dikuasai oleh masyarakat.

Tim Terpadu Kota Batam pun mengeluarkan surat peringatan (SP) pertama kepada warga pemilik lahan di Tanjung Banon, Selasa (27/2/2024) lalu.

Tim Terpadu Kota Batam ini, dibentuk dengan dasar Keputusan Walikota Batam Nomor 561 Tahun 2022, tentang Tim Terpadu Pengawasan dan Penertiban Rumah Liar, Kios Liar dan Pelanggaran Peraturan Daerah Kota Batam.

Tim Terpadu Kota Batam mempunyai tugas menegakkan Peraturan Daerah hingga melaksanakan penertiban dan penindakan terhadap pelanggaran peraturan di Kota Batam. Adapun Tim Terpadu Kota Batam ini, terdiri dari unsur Pemko Batam, BP Batam, TNI, Polri dan Kejaksaan.

“Untuk SP Pertama, sudah diterbitkan Selasa kemarin. Itu isinya pemberitahuan untuk membongkar sendiri rumahnya. Lahan tersebut, harus segera dikosongkan agar pembangunan 961 rumah warga bisa segera kita laksanakan,” katanya.

Ariastuty menjelaskan, sebelum diterbitkannya SP pertama, pihaknya telah beberapa kali melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap masyarakat yang menguasai lahan 93 hektar tersebut. Dari total keseluruhan lahan di Tanjunh Banon seluas 145 hektar.

Sosialisasi dan pendataan pertama, dilaksanakan pada 29 Desember 2023 lalu di Kantor Camat Galang. Saat itu, sosialiasasi dan pendataan dipimpin oleh Direktur Pengelolaan Pertanahan BP Batam Ilham Eka Hartawan.

Selanjutnya, dilakukan sosialisasi dan pendataan kembali pada 15 Januari 2024 di Kantor Camat Galang yang dipimpin oleh Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Harlas Buana.

Kemudian, sosialisasi dan pendataan terakhir yang dilaksanakan pada 26 Februari 2024 lalu di Ruang Presentasi Marketing Center BP Batam. Dimana sosialisasi tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad.

Pemberian surat peringatan pertama ini juga merupakan bentuk sosialisasi awal sebelum masuk kedalam tahapan pembongkaran bangunan. Langkah tersebut juga dilakukan sesuai dengan prosedur untuk menangani proses pelaksanaan pembangunan rumah yang sudah di programkan oleh BP Batam.

Setelah SP1 tersebut dikirim, akan ada waktu selama tujuh hari untuk pemilik lahan menyatakan sikap. Begitu juga dengan SP2 yang mempunyai waktu selama 7 hari. Sementara untuk SP3, ada waktu selama tiga hari.

Ia mengungkapkan, bahwa SP itu dilayangkan agar warga yang tinggal di kawasan Tanjung Banon mau membongkar rumahnya secara sukarela.

Namun jika sampai SP3 itu tak digubris, maka Tim Terpadu akan melayangkan Surat Perintah Bongkar (SPB) dan penertiban pun akan dilakukan.

“Sebelum menerbitkan SP Bongkar dan dilaksanakan eksekusi pembongkaran oleh Tim Terpadu Kota Batam, masih diberikan ruang atau kesempatan kepada warga untuk diskusi dan menyatakan sikap,” katanya.

Dari sosialisasi dan pendataan yang dilakukan itu, sebagian dari warga yang menguasai lahan tersebut telah sepakat untuk menerima santunan sesuai dengan aturan yang berlaku. Warga akan menerima santunan atas penggantian lahan, bangunan hingga tanaman yang tumbuh diatas lahan mereka.

Seluruh bagunan hingga tanaman yang tumbuh akan dihitung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sesuai dengan NJOP yang telah disepakati oleh seluruh FKPD Kepri dan Batam. Sehingga setiap masyarakat, akan menerima santunan yang berbeda-beda. Sesuai dengan luasan lahan yang dimilkinya.

Bagi pemilik lahan yang sudah menerima dan menerima santunan yang diberikan, akan difasilitasi dalam pembukaan rekening tabungan. Sementara yang masih menolak, akan dilanjutkan untuk pemberian SP2 dan seterusnya.

Ia menambahkan, saat ini Tim Terpadu terus mengimbau kepada warga yang menduduki lahan tersebut, untuk menyelesaikannya melalui cara-cara yang baik.

“Komitmennya, kita ingin realisasi pembangunannya bisa selesai tepat waktu, hal ini pun membutuhkan dukungan dari seluruh pihak,” imbuhnya. (*/rilis)

BC Batam Telusuri Pemilik Ballpres di Perairan Nipah

0
barang bekas
Bea Cukai Batam menangkap Kapal KM Arsyi II yang membawa baju dan sepatu seken dari luar negeri, Jumat (1/3). ( F Bea Cukai Batam untuk Batam Pos)

batampos – Bea Cukai Batam masih menyelidiki kasus penyelundupan ballpres dari kapal motor Arsyi II di Perairan Nipah, Belakangpadang. Selain mengamankan nakhoda, petugas juga menyelidiki pemiliknya.

”Masih dilakukan pendalaman (terhadap pemilik barang),” ujar Kepala Bidang Bimbingan Ke-
patuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, Minggu (3/3).

Ia menjelaskan, pihaknya juga tengah melakukan penghitungan jumlah ballpres yang ada dalam kapal tersebut. Temasuk, penghitungan nilai barang dan kerugian negara.

”Sedang dihitung. Setelah ada info akan di­share (sebarkan)  lagi,” katanya.

Sebelumnya, Bea Cukai Batam  menggagalkan penyelundupan baju dan sepatu bekas dari luar negeri. Barang bekas tersebut diamankan dari kapal motor Arsyi II di Perairan Nipah,
Jumat (1/3) pukul 16.30 WIB.

Penegahan ini berdasarkan informasi yang didapat patroli Bea Cukai saat kapal mema-
suki perairan Nipah. Saat diperiksa, muatan kapal tersebut tidak ditemukan dokumen ke-
pabeanan.

”Saat ini, muatan dan kapal tersebut disandarkan di dermaga Bea Cukai Tanjunguncang,” ungkap Evi.

Evi mengatakan, penindakan ini adalah komitmen dan keseriusan Bea Cukai Batam dalam menyetop peredaran barang ilegal.

”Penyelundupan baju bekas dan sepatu bekas ini, sangat mengganggu industri dalam negeri. Sehingga, sesuai instruksi presiden, merupakan hal yang menjadi perhatian kami. Kegiatan ini diharapkan juga dapat memberikan efek jera dan menekan terjadinya pelanggaran yang serupa,” tutupnya. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri