Jumat, 26 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3865

3 Calon Jemaah Haji Asal Batam Tunda Keberangkatan

0
haji batam
CJH asal Batam akan mendapat uang saku dari Pemko Batam sebesar Rp1 Juta. (istimewa)

batampos – Calon jemaah haji (CJH) asal Kota Batam yang akan berangkat ke tanah suci Mekah tahun ini berjumlah 731 orang. Jumlah tersebut berkurang dari kuota sebelumnya yakni sebanyak 734 orang.

Kepala seksi penyelenggaraan haji dan umroh (PHU) Kemenag Kota Batam Syahbudi mengatakan ada tiga CJH yang memilih menunda berangkat haji tahun ini. Pertama, pasangan suami istri yang yang tidak satu kuota keberangkatan. Selain itu ada juga CJH yang menunda karena ingin fokus pengobatannya.

Menurutnya, dua calon jemaah yang menunda berangkat tahun ini adalah pasangan suami istri yang tidak satu kuota keberangkatan, ada juga yang ingin fokus pengobatannya.

“Benar, ada tiga jemaah kita yang menjelang keberangkatan minta penundaan,” ujar Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan umroh (PHU) Kemenag kota Batam Syahbudi, Kamis (9/5).

Baca Juga: DBMSDA Targetkan 8 Titik Banjir Berkurang Tahun Ini

Ia menjelaskan 731 calon haji tersebut terbagi dalam tiga kloter keberangkatan, yaitu kloter 1, kloter 2, dan kloter 15. CJH yang tergabung dalam kloter 1 ini berjumlah dijadwalkan berangkat pada 12 Mei 2024. Selain dari Batam, kloter 1 ini bergabung dengan jamaah Kota Tanjungpinang, Bintan, dan Natuna.

“Ada 93 calon haji dari Batam yang tergabung di kloter 1 ini. Untuk keberangkatan 12 Mei ini, ” tambahnya.

Selanjutnya 225 CJH Batam juga tergabung di kloter 2 yang akan diberangkatkan ke tanah suci pada 13 Mei 2024. Kloter 2 ini nantinya juga akan bergabung dengan calon jemaah haji yang berasal Kabupaten Karimun dan Kabupaten Anambas.

Terakhir Kloter 15 dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Batam pada 26 Mei 2024 dan diberangkatkan sehari setelahnya atau pada 27 Mei 2024. Kloter 15 ini juga mengangkut 445 calon haji yang hampir seluruhnya atau 416 jemaah asal Kota Batam.

“Untuk calon jemaah haji tertua kita tahun ini berusia 93 tahun dan termuda 18 tahun, ” terangnya.

Baca Juga: ASDP Siapkan Tambahan Trip Kapal ke Tanjung Uban

Ia memastikan seluruh calon haji telah memiliki paspor dan saat ini sedang dalam proses pengajuan visa. Sementara itu untuk pelaksanaan vaksinasi meningitis, Budi menyebut hal itu sudah dilakukan oleh tim dari Dinas kesehatan Kota Batam.

Dalam pelaksaan ibadah haji tahun 2024 ini Embarkasi Batam akan memberangkatkan 12.437 orang calon jemaah haji. Jemaah haji tersebut terdiri dari 1.343 jemaah haji asal Provinsi Kepri, 5.273 jemaah asal Provinsi Riau, 2.611 jemaah haji asal Kalimantan Barat dan sebanyak 3.071 jemaah haji asal Jambi.

Selain itu ada juga 28 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPIH), 28 Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dan 83 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI). (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

 

DBMSDA Targetkan 8 Titik Banjir Berkurang Tahun Ini

0
Banjir Dalil Harahap scaled
Banjir di perumahan Barelang Central Raya RW 08, Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (7/5). Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Banjir masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kota Batam yang harus diselesaikan. Di musim hujan ini, puluhan titik di kota Batam menjadi langganan banjir. Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam Wan Taufik menyebutkan, berdasarkan data dan peninjauan di lapangan, saat ini terdapat sekitar 20 titik-titik banjir yang tersebar di Kota Batam

“Datanya masih sama dengan yang disampaikan sebelumnya (20 titik banjir), ” kata Wan, Kamis (9/5).

Adapun 21 titik banjir saat ini adalah, Simpang Kepri Mall-Dutamas-Legenda Bali-Legenda Malaka, Simpang Helm -Kawasan Tunas, Jalan depan kantor PDIP–kawasan Samsat, Jalan Depan Villa Panbill, Jalan Trans Barelang (Depan Perumahan Cipta Asri), Jalan Depan SP Plaza, Jalan Depan Villa Muka Kuning, Kawasan Kantor BPJN (Mangsang), dan Kawasan Bengkong Indah/Bengkong Swadebi, Bengkong.

Lalu Rosedale–Citra Indah, Kawasan Marina City Sekupang, Perumahan Green Nongsa City, Kawasan Sei Tering, Kawasan SMPN 28, Kawasan Industri Volex, Kawasan Greenland, Puri Sasmaya Nongsa, Tiban Center, dan Pondok Pelangi Tiban.

Jumlah titik banjir saat ini diklaim berkurang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun 2022 lalu. Dimana, berdasarkan data DBMSDA Batam ada 48 titik banjir, secara bertahap berkurang menjadi 20 titik banjir setelah adanya program peningkatan drainase.

Selain itu, DBMSDA menargetkan enam sampai delapan titik banjir bisa berkurang di tahun ini. Salah satu upaya yang dilakukan ialah dengan pembangunan fisik drainase dan normalisasi saluran. Adapun titik banjir yang direncanakan dilakukan pembangunan fisik dan normalisasi itu adalah di Jalan Villa Depan Panbil, Jalan Trans Barelang, Jalan Depan SP Plaza, Jalan Depan Villa Muka Kuning, Jalan Depan Kantor Camat Nongsa, Marina City, Greenland, dan Tiban Center.

“Enam sampai delapan titik diproyeksikan, ” ujarnya.

Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air Batam Suhar mengatakan, berdasarkan fakta dilapangan ada beberapa penyebab banjir diantaranya, perubahan tata guna lahan dari awalnya daerah resapan air jadi daerah terbangun termasuk juga aktivitas cut and fill. Selain itu ada juga karena kurangnya kesadaran masyarakat dengan membuang sampah, membangun di atas drainase dan menutup drainase.

“Ada juga karena pengaruh pasang surut, adanya jaringan utilitas yang berada di drainase seperti pipa ATB, PLN dan PGN, curah hujan tinggi, ” terangnya

Banjir di Batam lanjutnya, juga disebabkan oleh sinkronisasi pemanfaatan lahan dengan sistem drainase atau lahan sudah dialokasikan kepada pengembang, space saluran tidak ada serta kapasitas saluran yang sudah tidak mampu menampung debit air.

“Jadi ada banyak penyebab yang menyebabkan banjir di Batam ini, ” tuturnya.

Sementara itu data DBMSDA berdasarkan hasil inventarisasi jumlah drainase eksisting yang ada di Batam saat ini adalah drainase primer sebanyak 121 ruas, dengan panjang 108.525 meter lalu ada juga drainase sekunder sebanyak 1065 ruas, dengan panjang 478.890 meter. Dari jumlah drainase eksisting yang ada, seluruhnya masih berfungsi. Namun demikian ada sebagian drainase yang tidak dapat berfungsi maksimal akibat sampah, sedimentasi, dan dimensi saluran yang tak memadai.

“Untuk penanganannya maka dilakukan pembersihan atau pengerukan saluran dengan menggunakan tenaga manusia maupun alat berat. Sedangkan untuk saluran yang tidak memadai dimensinya maka dilakukan pelebaran saluran baik secara permanen (pembangunan fisik) maupun non permanen (normalisasi),” terang Suhar. (*)

Dukungan Berdatangan untuk Publikasi MTQH X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2024 di Batam

0
rapat
Rapat persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) X tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2024. (istimewa)

batampos – Pemerintah Kota Batam mempersiapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) X tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2024, dengan menggelar rapat koordinasi publikasi yang dihelat oleh Panitia bidang publikasi yang dikoordinir oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dan strategis untuk menyusun strategi publikasi yang efektif demi kesuksesan acara besar tersebut.

Rapat yang berlangsung pada hari Rabu (8/5 2024), tersebut digelar secara daring dan luring di ruang rapat Hang Nadim lantai 4 Kantor Wali Kota Batam – Batam Center. Turut hadir dalam rapat ini adalah berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Batam, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, serta perwakilan dari berbagai satuan pendidikan dan industri di Kota Batam.

Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, yang mewakili Sekdako Batam dalam pemaparan awal menggarisbawahi pentingnya gerakan kolosal dan simultan dalam publikasi untuk acara yang dijadwalkan akan dihadiri oleh sekitar 10.000 sampai dengan 12.000 orang, yang terdiri dari kafilah Kabupaten/Kota se Kepri, dewan hakim, dan rombongan pendukung lainnya. Dia juga menginformasikan bahwa semua informasi terkait publikasi pelaksanaan MTQH X tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam tahun 2024, seperti logo dan format desain baliho, spanduk, standing banner, dan lainnya, dapat diakses melalui alamat situs resmi dalam tautan https://mtqh10kepri.batam.go.id/web/

Baca Juga: ASDP Siapkan Tambahan Trip Kapal ke Tanjung Uban

Peserta rapat yang terdiri dari pengelola hotel dan pusat-pusat perbelanjaan serta penyelenggara pendidikan di Kota Batam menyatakan kesiapan untuk mendukung even religi besar tersebut. Di akhir pertemuan, Rudi Panjaitan juga mengajak pengelola hotel, restoran, mall, dan pengusaha lainnya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada rombongan yang datang, sehingga acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Persiapan publikasi ini menandai langkah awal yang penting dalam memastikan bahwa MTQH X tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2024 di Kota Batam akan menjadi sukses besar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat serta melakukan syiar agama Islam di Batam dan Kepri. (*)

DPW Partai NasDem Buka Penjaringan

0
nasdem
Rapat internal DPW Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau terkait proses penjaringan bakal calon kepala daerah (Bacalon). (F. Istimewa)

batampos – DPW Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau membuka tahapan pemilu penjaringan bakal calon (Bacalon) kepala daerah hingga tanggal 11 Mei mendatang. Ketua Tim Penjaringan DPW Partai NasDem Teuku Afrizal Dachlan menyampaikan persiapan tahapan sudah mulai dan berjalan di DPD yang ada di Provinsi Kepri.

DPP Partai NasDem sudah mengeluarkan aturan bahwa setiap provinsi membentuk tim penjaringan. Secara serentak di nasional, tim penjaringan ini sudah bekerja, dan membuka pendaftaran bacalon di Pilkada mendatang.

“Termasuk di Provinsi Kepulauan Riau. Saya diberikan kepercayaan untuk menjadi ketua penjaringan,” kata dia, Kamis (9/5).

Ia menjelaskan untuk tingkat daerah, dibentuk tim penjaringan, tim verifikasi, dan tim penetapan bakal calon.

Baca Juga: Soroti PAD Retribusi Parkir, DPRD Minta Evaluasi Kinerja Dishub Kota Batam

Dari tanggal 1-7 Mei sudah membuka penjaringan. Khusus untuk Batam diberikan perpanjangan pendaftaran hingga 11 Mei mendatang. Sementara enam kabupaten/kota lainnya sudah selesai.

Setelah penjaringan dan verifikasi dilakukan, kemudian masing-masing DPD melakukan rapat pleno, kecuali Batam.

“Alhamdulillah untuk Kota Batam sudah mendaftar beberapa kandidat bakal calon. Sudah ambil formulir pendaftaran, mungkin besok atau lusa sudah mengembalikan formulir,” ujarnya.

Afrizal menambahkan untuk tingkat provinsi juga dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran hingga tanggal 11 Mei atau sama dengan pendaftaran di DPD Partai NasDem Batam.

“Sudah mendaftar beberapa figur, dan mengambil formulir. Termasuk juga Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kepri Muhammad Rudi. Begitu juga kabupaten dan kota lain. Sudah terjaring bacalon,” ungkapnya.

Ia menambahkan untuk hasil semua proses penjaringan di tingkat DPD dan DPW akan diumumkan, dan dilanjutkan ke DPP untuk ditindaklanjuti tanggal 15 Mei mendatang.

“Untuk DPP Partai NasDem para bakal calon akan diplenokan, dan mengikuti beberapa tes, termasuk sekolah calon kepala daerah. Ini dilaksanakan setelah bacalon diberikan surat rekomendasi calon kepala daerah,” terang Afrizal.

Untuk nama- nama yang sudah mendaftar melalui sudah ada, namun ia belum menerima dari masing-masing DPD Partai NasDem.

Sumber untuk figur berasal dari internal maupun eksternal. Tentu pihaknya akan objektif dengan berbagai pertimbangan dari bacalon.

Untuk koalisi masih terus dijalin antar partai politik. Ia berharap Partai NasDem bisa mengusung kader internal dan menang dalam Pilkada mendatang.

“Untuk Pak Amsakar belum ada. Kami juga menunggu untuk yang Batam ini. Makanya diperpanjang untuk waktu pendaftarannya,” tutup Afrizal.

Ia mengatakan menyongsong Pilkada 2024 ini, jika tidak ada perubahan rencananya akan diselenggarakan 27 November mendatang. Ia berharap Partai NasDem mampu mempertahankan dominasi di Provinsi Kepri ini, salah satunya melalui Pilkada mendatang. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

 

ASDP Siapkan Tambahan Trip Kapal ke Tanjung Uban

0
roro asdp
Pelabuhabn Roro, ASDP di Telag Punggur, Pulau Batam. (F. Azis Maulana)

batampos – Menghadapi libur panjang akhir pekan PT ASDP Telaga Punggur Batam tengah mempersiapkan penambahan trip kapal tujuan Tanjunguban, Bintan, Kepri, untuk mengantisipasi peningkatan penumpamg yang akan berlibur ke Bintan.

General Manager PT ASDP Batam, Nana Sutisna menyebut pihaknya melihat perkembangan situasi di pelabuhan roro apabila hari ini ataupun besok memasuki libur panjang akhir pekan pihaknya sudah memyiapkan beberapa kapal untuk dioperasikan.

“Iya pastinya kami lihat perkembangan situasi kedepan apabila penumpang tujuan Tanjung Uban ada peningkatan pastinya kami menambah trip kapal,” kata Nana , Kamis (9/5).

Nana menyebut situasi terkini di pelabuhan masih lancar dan kondusif untuk rute-rute yang di lalui oleh kapal roro seperti Tanjunguban, Dabosingkep, Sei Selari (Riau) dan Kualatungkal (Jambi).

“Kalau rute ke Tanjunguban normalnya sehari ada empat kapal disetiap satu jam sekali pulang pergi. Namun bila mana ada peningkatan kami tambah satu kapal,”katadia.

Nana menambahkan, kapal Roro juga maksimalkan untuk jarak tempuhnya biasanya satu jam kini menjadi 45 menit agar bisa optimal dan tidak terjadi keterlambatan.

“Jadi sistemnya kalau sudah penuh kapasitas kapal langsung jalan , dan ini akan terus berlanjut hingga trip terakhir pada malam hari,” sebutnya.

Selain itu, ia menginformasikan trip terakhir di hari Senin sampai Jumat pada 18.00 WIB. Sementara pada hari Sabtu – Minggu pukul 20.00 WIB.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang ingin berangkat dapat menyesuaikan agenda keberangkatan kapal.

“Sebelum berangkat, masyarakat dapat terlebih dahulu membeli tiket, terlebih bagi mereka penumpang kendaraan,”pungkasnya. (*)

 

Reporter:  AZIS MAULANA

Polisi Tangkap Pelaku Cabul 3 Anak di Bawah Umur di Sekupang

0
tersangka
Tersangka Z, 40. (istimewa)

batampos – Unit reskrim Polsek Sekupang membekuk Z, 40, pelaku pencabulan terhadap tiga orang anak di bawah umur Komplek Kartini Sungai Harapan Sekupang, Rabu (8/5). Kapolsek Sekupang Kompol Benhur Gultom mengatakan jajarannya menangkap Z usai mendapat laporan dari orang tua korban. Berdasarkan dari keterangan korban FMK, 15, kepada Ibunya mengakui telah dipaksa oleh pelaku untuk melakukan perbuatan cabul pada Jumat tanggal 3 bulan Mei 2024 lalu.

Setelah mendapatkan keterangan dari anaknya maka Ibu korban melaporkan kejadian tersebut di Polsek Sekupang. “Ya, pelaku kita tangkap di rumahnya,” ucap Kompol Benhur.

Setelah dilakukan penyelidikan pada hari Sabtu (4/5) Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin Kanit Reskrim Andi Pakpahan didapatlah informasi terbaru, jika korban pencabulan pelaku lebih dari satu anak melainkan juga kepada dua teman korban.

Baca Juga: Banyak TPS liar di Pinggir Jalan, Masyarakat Diminta Tertib Membuang Sampah

“Dari pengakuan pelaku ia juga melakukan perbuatan cabul terhadap 2 teman korban lainnya yakni FM, 14, dan MRB, 14,” jelas Kompol Benhur.

Adapun Barang bukti satu unit handphone Merk Iphone dan satu unit motor Honda Beat hitam kombinasi merah yang di dapat dari pelaku.

“Saat ini pelaku telah ditahan di sel Mapolsek Sekupang dan selanjutnya proses akan dianjutkan dengan melengkapi administrasi penyidikkan, penyidikkan, dan melakukan gelar perkara.l, ” terang Kompol Benhur.

Kapolsek juga menghimbau kepada para orangtua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya yang sedang bermain maupun belajar lepas diluar jam sekolah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. “saya imbau kepada orangtua untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap anaknya agar tidak jadi korban pelecehan seksual,” tutupnya. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Soroti PAD Retribusi Parkir, DPRD Minta Evaluasi Kinerja Dishub Kota Batam

0
Parkir 3 F Cecep Mulyana scaled e1705453924548
Ilustrasi. Juru parkir menarik retribusi parkir di kawasan Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Kinerja Dinas Perhubungan Kota Batam belum juga memberikan tren positif pada penerimaan retribusi daerah melalui, retribusi parkir tepi jalan. Berdasarkan siependa.batam.go.id capaian penerimaan retribusi parkir baru mencapai Rp3,1 miliar atau 21,29 persen.

Ketua Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Batam, Aman menyampaikan hingga kini persoalan parkir masih menjadi masalah. Tidak tersedianya karcis, hingga belum terlihatnya dampak kenaikan tarif terhadap penerimaan daerah dari retribusi parkir.

Berdasarkan target yang sudah disepakati Dishub Batam diminta untuk bisa mengumpulkan Rp15 miliar dari retribusi parkir tahun ini. Catatan merah masih membayangi Dishub. Hal ini karena evaluasi yang disampaikan DPRD belum ada yang optimal dijalankan.

“Masalah karcis masih jadi polemik yang belum tuntas, termasuk hasil penerimaan pasca kenaikan tarif parkir,” sebutnya dalam sidang paripurna, Rabu (8/5).

Untuk itu, ia meminta kepada Dishub untuk mengevaluasi apa yang menjadi usulan dan catatan yang disampaikan oleh DPRD Kota Batam. Inovasi yang diharapkan mendongkrak penerimaan anggaran daerah (PAD) belum sepenuhnya terwujud.

“Kami memberikan waktu untuk mereka evaluasi, dan kembali melaporkan kepada kami atas apa yang kami sampaikan. Rapor merah ini harus menjadi perhatian dari Pemerintah Kota Batam, agar penerimaan daerah bisa sejalan dengan kebijakan kenaikan tarif yang sudah ditetapkan,” beber Aman.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam mengakui pengelolaan parkir tepi jalan belum mencapai hasil yang maksimal. Pihaknya sudah berulang kali meminta dinas terkait untuk mengevaluasi kinerja, agar penerimaan daerah bisa maksimal.

“Masih terus dipantau. Sejauh ini memang belum terlihat hasil yang signifikan. Namun ini akan menjadi bahan evaluasi di realisasi penerimaan daerah ke depannya,” ujar Jefridin.

Sementara Kepala Dishub Batam, Salim menyampaikan inovasi parkir berlangganan sudah mulai diterapkan. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan penerimaan dari retribusi daerah. Pihaknya sudah membuka konter pelayanan bagi pemilik kendaraan yang ingi berlangganan.

“Sudah kami buka pelayanan, kami juga mengajak masyarakat memanfaatkan program parkir berlangganan ini. Sehingga optimalisasi penerimaan parkir tepi jalan bisa meningkat,” ungkapnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Banyak TPS liar di Pinggir Jalan, Masyarakat Diminta Tertib Membuang Sampah

0
sampah
Sampah menumpuk di pinggir jalan menuju Pelabuhan Sagulung. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Pihak Kecamatan di Batuaji dan Sagulung kembali mengingatkan masyarakat untuk tertib dengan sampah rumah tangga. Sampah yang dibuang begitu saja ke pinggir jalan masih banyak yang belum diangkut. Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mengatasi persoalan penumpukan sampah ini.

Inilah yang disampaikan Camat Sagulung M Hafiz Rozie mengingat hingga saat ini petugas pengangkut sampah masih berjibaku membereskan permasalahan sampah di pinggir jalan yang bukan merupakan lokasi penampungan sampah sementara (TPS). Muncul sampah di PTS liar ini karena ulah masyarakat juga, yang mana tidak tertib dengan sampah rumah tangga masing-masing.

“Armada yang angkut dari depan rumah bekerja maksimal, jadi taruh saja sampahnya depan rumah akan diangkut itu. Memang agak menumpuk karena memang bergiliran angkutnya. Kalau terus dibawa dan buang ke pinggir jalan ya akan muncul terus sampah ini di pinggir jalan. Perlu kesadaran kita bersama untuk membereskan masalah sampah ini. Ya kami minta masyarakat untuk tertib membuang sampah, ” ujar Hafiz.

Sampah yang menumpuk di TPS liar tentunya tidak mudah untuk dibereskan sebab banyak yang tidak terkontrol oleh armada pengangkut sampah. Armada biasanya fokus ke lokasi TPS resmi. Sejumlah TPS liar memang sudah pernah dibersihkan oleh petugas, namun karena masyarakat sudah terbiasa membuang ke pinggir jalan maka sampah akan terus menumpuk.

TPS liar pinggir jalan Kaveling Baru, Jalan menuju pelabuhan Sagulung dan sejumlah jalan pemukiman di kawasan Marina misalkan, masih banyak dengan tumpukan sampah rumah tangga. Padahal beberapa TPS liar ini telah dipasang garis pembatasan namun sampah terus menumpuk.

“Gimana tak menumpuk terus, tiap malam kalau lewat orang di sini selalu buang sampah nya. Pemotor atau pun yang pakai mobil sama saja kelakuan nya, ” ujar Agus, warga perumahan Marina Raya yang resah dengan tumpukan sampah di jalan depan perumahannya.

Pantauan di lapangan, hingga saat ini masih banyak ditemui TPS liar yang ada di pinggir jalan utama. Jalan Ahmad Dahlan, Tanjungriau Kecamatan Sekupang misalkan, masih banyak sampah yang bertebaran ataupun menumpuk. Tidak saja sampah rumah tangga, tapi sampah bekas material bangunan dan sampah pasar kaget juga menumpuk hingga saat ini. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Atas Gugatan Pihak Pengembang, Juru Sita PN Batam Eksekusi Rumah di Tanjunguncang

0
juru sita scaled
Juru Sita Pengadilan Negeri Batam saat eksekusi satu rumah di perumahan Barelang, Rabu (8/5). Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

batampos – Juru Sita Pengadilan Negeri Batam eksekusi satu rumah di perumahan Barelang, Rabu (8/5). Rumah yang disita ini berada di blok T nomor 9 , kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji.

Pantauan di lapangan proses eksekusi rumah ini berjalan lancar meskipun sempat ada perdebatan dari penghuni rumah. Aparat kepolisian dari Polresta Barelang dan Polsek Batuaji berhasil mengamankan situasi sehingga ada kesepahaman antara juru sita dan pemilik rumah.

Informasi yang didapat di lapangan, eksekusi rumah karena tunggakan ini sudah dilakukan sesuai prosedur dan memiliki kekuatan hukum tetap. Sebelum eksekusi, Juru sita PN Batam terlebih dahulu membacakan putusan No. 29/Pdt.G.S/2023/PN. Btm tgl 21 September 2023 jo No. 29/Pdt.G.S-Keb/2023/PN. Btm Penetapan No. 42/Pdt.Eks/2023/PN Btm.

Kuasa Hukum PT Barelang Mega Jaya Sejati (developer perumahan yang dieksekusi) Triwansaki, menyebut eksekusi tersebut merupakan kewenangan dari Pengadilan Negeri Batam yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inchrach).

Ia mengatakan, pihaknya menghadiri eksekusi pengosongan rumah tersebut berdasarkan putusan Pengadilan dan penetapan Ketua Pengadilan Negeri Batam berkekuatan hukum tetap.

“Kehadiran saya di sini dalam rangka ingin menyaksikan eksekusi pengosongan yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Batam oleh karena kami mendapatkan surat pemberitahuan pelaksanaan eksekusi pengosongan dari Pengadilan Negeri Batam,” ujarnya.

Pria yang disapa Zacky itu sebut bahwa pihaknya telah memenangkan perkara hingga akhirnya keluar putusan pengadilan eksekusi pengosongan rumah. “Inilah wujud dari Negara Hukum memberikan kepastian hukum. Kami telah memenangkan perkara dan kemudian keluar putusan untuk pelaksanaan eksekusi pengosongan,” sebut dia.

Saat juru sita melakukan eksekusi, Hendrik sang pemilik rumah terlihat pasrah. Namun demikian dia akan melakukan upaya hukum lainnya. “Kita akan lakukan upaya hukum selanjutnya dan sudah diterima PN Batam melalui nomor perkara 164/PDT.G/2024 PN btm,” tutup dia.

Pantauan di lapangan, proses eksekusi rumah juga ramai-ramai ditonton masyarakat sekitar. Masyarakat penasaran sehingga lokasi eksekusi ramai dengan kerumunan warga. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Diduga Masuk Jalur Lawan, Motor Tabrakan dengan Pikap di Jalan Lintas Barat

0
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan yang melibatkan mobil pikap Suzuki BP 8419 TD dan sepeda motor Honda Scoopy BP 3941 PI di jalan Lintas Barat, tepatnya di Kecamatan Toapaya, Selasa (7/5/2024) sekira pukul 14.30 WIB. F.Kiriman Monang untuk Batam Pos.

batampos– Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Lintas Barat, tepatnya di Kecamatan Toapaya, Selasa (7/5/2024) sekira pukul 14.30 WIB.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Khapandi mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan mobil pikap Suzuki BP 8419 TD dan sepeda motor Honda Scoopy BP 3941 PI.

Kejadian berawal saat pikap yang dikemudikan oleh pria berinisial MI melaju dari arah Tanjungpinang menuju ke arah Tanjunguban.

BACA JUGA: Tabrakan dengan Pikap di Bintan, Warga Tanjungpinang Dilarikan ke Rumah Sakit 

Sementara dari arah berlawanan, melaju sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai pria berinisial AN.

Setibanya di lokasi kejadian,  pengendara motor diduga memasuki jalur lawan saat melaju di jalan menikung.

Karena itu, kedua kendaraan terlibat kecelakaan jalan raya.

“Motor tabrakan dengan bagian depan samping sebelah kanan pikap,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor terjatuh ke aspal.

Dia mengatakan, pengendara motor telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis, sedangkan pengemudi pikap dalam keadaan sehat.

Dia juga mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian.

“Penyebabnya masih dalam penyelidikan,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Slamet N