Rabu, 10 Juni 2026
Beranda blog Halaman 3939

Pemohon Keberatan Empat Ahli Paslon 02

0
Kuasa hukum paslon Anies-Muhaimin, Bambang Didjojanto (BW) berjalan keluar dari sidang (walk out) saat Eddy Hiariej memberikan keterangan sebagai ahli pasangan capres nomor urut 2 dalam sidang lanjutan sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (4/4). F. Fedrik Tarigan/Jawa Pos

batampos – Sidang lanjutan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Kamis (4/4), mengagendakan keterangan ahli dan saksi pihak terkait. Sejumlah ahli yang didatangkan tim Prabowo-Gibran itu banyak mendapatkan keberatan.

Anggota Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud Maqdir Ismail memprotes keberadaan Andi Muhammad Asrun. Sebab, Guru Besar Ilmu Konstitusi Universitas Pakuan itu pernah menjadi bagian dari tim hukum 03.

”Nah, saudara ahli ini sebelum kita mulai untuk mempersiapkan segala hal terkait dengan permohonan ke MK ini, beliau masih sebagai direktur sengketa pilpres untuk 03,” kata Maqdir.
Dia menilai, keberadaan Asrun dalam persidangan bisa memicu konflik kepentingan. Disebut oleh Maqdir, Asrun belum lama ini mengundurkan diri dari TPN. Merespon hal itu, Ketua MK Suhartoyo mengatakan bahwa keberatan Maqdir akan dicatat dalam persidangan.

Kuasa hukum Anies-Muhaimin Refly Harun juga meminta MK memberi catatan terhadap ahli atas nama Hasan Hasbi dan Margarito Kamis. Sebab, keduanya diyakini sebagai pendukung 02. Independensinya sebagai ahli harus dipertanyakan.

Baca Juga: Empat Menteri Hadir di MK untuk Memberikan Keterangan, Risma Datang Paling Awal

Kuasa hukum 01 lainnya, Bambang Widjojanto (BW) memprotes posisi eks Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej sebagai ahli. BW mengatakan, meski Eddy memenangkan pra peradilan, namun KPK telah mengeluarkan penyidikan baru.

BW menilai, seseorang yang berpotensi tersangka tidak layak didatangkan sebagai ahli untuk menghormati integritas forum MK. ”Apalagi dalam tindak pidana korupsi kalau untuk menghormati Mahkamah ini sebaiknya dibebaskan untuk tidak menjadi ahli,” ujar BW.

Ketua MK Suhartoyo meminta BW menghormati ahli. Apalagi, statusnya bukan tersangka melainkan ada surat penyidikan baru. Kalaupun tersangka, Suhartoyo menegaskan punya hak bicara. BW tetap keberatan dan menjadi catatan persidangan.

Keberatan BW, kemudian berlanjut saat Eddy akan memberikan keterangannya. BW meninggalkan sidang. ”Nanti saya akan masuk lagi di saksi ahli yang lainnya, sebagai konsistensi dari sikap saya,” tuturnya.

Baca Juga: Legislatif Paling Banyak Belum Laporkan Harta Kekayaan

Eddy mengkritik BW yang dinilai merugikan karakternya. Dia merasa pernyataan BW soal KPK menerbitkan surat penyidikan baru tidak tepat. ”Ali Fikri juru bicara (KPK, red) mengatakan akan menerbitkan sprindik umum dengan melihat perkembangan kasus,” kata Eddy.

Dalam keterangannya, sejumlah ahli 02 membantah berbagai keterangan ahli paslon 01 dan 03. Asrun misalnya, menilai sikap KPU menerima pendaftaran Gibran sebagai bentuk ketaatan terhadap norma hukum. Sebab KPU mengacu pada putusan MK. ”Saya kira KPU telah menerapkan taat asas konstitusi,” ujarnya.

Asrun juga menyoroti petitum pemohon yang meminta pencoretan Gibran. Baginya, pencoretan dan permintaan pemilu ulang punya risiko hukum. ”Bayangkan kalau semua ini tiba-tiba diubah, diulang secara total. Mulai dari mana?” tuturnya. (*)

 

Sumber: JP group

BNNP Kepri Buru Pengendali Sabu 21 Kilogram di Batam

0
Kombes bubung Pramiadi ok
Kombes Bubung Pramiadi (BNNP Kepri)

batampos – BNNP Kepri saat ini terus berupaya memutus mata rantai peredaran gelap narkotika yang ada di wilayah Kepri. Petugas kini tengah mendalami dan memburu pihak pengendali dari barang bukti sabu yang berhasil disita dari satu orang tersangka di Kota Batam.

“Sabu yang disita tersebut rencananya bakal di kirim ke Palembang dan Jakarta. Jaringan narkotika ini sedang kami dalami termasuk pengendalinya masih diburu,” kata Kabid Berantas BNNP Kepri, Kombes Pol Bubung Pramiadi, Kamis (4/4).

Bubung mengatakan proses pendalaman dengan menelusuri jaringan yang telah diungkap sebelumya. Beberapa pengungkapan dari BNNP maupun Polda Kepri bahwa Kota Batam ini dijadikan tempat transit narkotika.

“Memang Kepri dijadikan tempat transit narkotik dari negara tetangga yang juga dijadikan tempat transit pengiriman karena jalur perairan untuk daerah Sumatera ini prioritas dikirim ke Palembang dan Jambi dari beberapa jaringan yang telah kami ungkap,” terangnya.

Baca Juga: 25 Ribu Pendatang Disetujui Menjadi Warga Batam, Paling Banyak di Batamkota

Pihaknya tengah menyelidiki apakah pengendalinya sama dengan jaringan sebelumnya dan BNNP Kepri terus berkoorodinasi dengan Ditresnarkoba Polda Kepri. Kemudian dari 6 tersangka yang diamankan ada yang residivis kasus serupa.

“Dari keenam tersangka yang kami amankan kemarin ada yang residivis kasus serupa. Barang bukti yang disita ini berasal dari Karimun yang kami ketahui dan usai diselidiki tersangka langsung kami amankan di Batam,” kata dia.

Bubung menerangkan memang sabu dan ekstasi tersebut berasal dari Karimun.

“Namun bukan berarti ada pabriknya di daerah tersebut dan dikirim dari negara tetangga,” terangnya.

Baca Juga: Tahanan Kejaksaan Kabur di Traffick Light Panbil

Untuk pengiriman, tersangka menggunakan modus ada pengendali untuk segera dikirimkan sabu dan ekstasi itu ke Palembang.

“Kami langsung kontrol pengiriman di Palembang dan terbukti kami langsung mengamankan tiga orang tersangka di sana dan satu tersangka di Jakarta,” sebutnya. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

Indonesia Bukan Lagi Negara Berpenduduk Islam Terbesar di Dunia

0
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut. (Instagram @gusyaqut)

batampos – Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menjadi negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia. Tapi tahun ini, posisi Indonesia disalip Pakistan. Negeri seribu cahaya itu mencatatkan jumlah penduduk Islam sebanyak 240 jutaan jiwa.

Perubahan posisi negara dengan jumlah penganut Islam itu, tertuang dalam laporan World Population Review. Tahun ini, Pakistan mencatatkan jumlah pemeluk agama Islam sebanyak 240,8 juta jiwa. Sementara jumlah umat Islam di Indonesia sebanyak 236 juta jiwa.

Kemudian di urutan ketiga ada India dengan 200 juta umat Islam. Lalu di urutan keempat ada Bangladesh dengan 150,8 juta jiwa. Berikutnya Nigeria dengan jumlah umat Islam sekitar 97 juta jiwa.

Perkembangan jumlah umat Islam tersebut juga disinggung Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin.

”Indonesia bukan lagi jadi negara muslim terbesar di dunia. Karena sudah disalip Pakistan,” kata Kamaruddin Amin dalam silaturahmi dengan Ormas Islam di Jakarta pada Kamis (4/4) malam.

Menurut dia, data tersebut menunjukkan bahwa Islam bakal menjadi agama yang paling diminati di dunia. Pada 2050, diprediksi bahwa agama Islam akan menjadi agama mayoritas di dunia. Kamaruddin menegaskan, keberadaan umat Islam cukup penting. Bahkan melebihi sekadar angka statistik.

”Ini menunjukkan Islam adalah agama yang memiliki signifikansi pada kehidupan umat manusia,” kata Kamaruddin Amin.

Mantan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag itu mengatakan, pertambahan populasi Islam tidak hanya di negara-negara Asia Selatan atau Timur Tengah. Tetapi juga di Eropa Timur, Skandinavia, Jepang, dan lainnya.

Sementara itu, Islam di Indonesia memiliki kekhasan tersendiri. Sebab, umat Islam di Indonesia tetap bisa hidup rukun dan berdampingan dengan umat beragama lain.

Kamaruddin mengatakan, Indonesia adalah negara yang sangat majemuk. Tetapi berhasil menjaga perdamaian dan stabilitas politik. Kondisi itu tidak lepas dari kolaborasi pemerintah dengan Ormas-Ormas Islam di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas juga merespons posisi Indonesia yang disalip Pakistan tersebut. Dia menegaskan bicara jumlah umat Islam, tidak sebatas kuantitas saja. Tetapi yang lebih utama adalah kualitas juga.

Yaqut lantas merespons kaitan populasi Islam tersebut, dengan kuota haji Indonesia. Dia mengakui bahwa kuota haji ditetapkan dari jumlah umat Islam di sebuah negara.

”Kuota haji kan ditetapkan per seribu orang, itu satu kuota haji,” terang Yaqut Cholil Qoumas.

Jadi meskipun disalip Pakistan, kuota haji Indonesia tidak akan terpengaruh. Sebab, rujukannya adalah jumlah populasi Islam di Indonesia. Bukan dari ranking atau peringkat.

”Dan Islam itu bukan banyak-banyakan. Islam itu soal kualitas, bukan kuantitas,” tandas Yaqut Cholil Qoumas. (*)

Pendaftaran Online Kendaraan di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur Meningkat, Perdana Siapkan Buffer Zone

0
image0 12 e1712284530213
Kendaraan mengantre di Pelabuhan ASP Telaga Punggur.

batampos – Pergerakan arus mudik mendekati hari raya Idul fitri 1445 Hijriah yang jatuh pada 10 April mendatang sudah mulai tampak di pelabuhan penyeberangan ASDP Telaga Punggur. Tercatat ratusan kendaraan roda empat telah mendaftar secara online untuk tujuan Sei Selari, Riau dan Kuala Tungkal, Jambi.

“Pendaftaran terus meningkat yang terverifikasi untuk berangkat tujuan Sei Selari dan Kuala Tungkal,” ujar General Manager PT ASDP cabang Batam, Nana Sutisna, Kamis (4/4).

Dari data yang tercatat pendaftar ada 532 kendaraan dan yang telah terverifikasi ada 433 kendaraan untuk tujuan Sei Selari.

Baca Juga: ASDP Batam Siapkan 11 Kapal Untuk Mudik, Durasi Perjalanan Lebih Singkat

Sementara untuk tujuan Kuala Tungkal ada pendaftar sebayak 425 kendaraan dan berhasil terverifikasi ada 343 kendaraaan.

“Artinya animo masyarakat untuk mudik di tahun ini sangat baik dan kami pasti sudah siap melayani dengan armada kapal terbaik,” kata dia.

Kepala BPTD Kelas II Kepri, Dini Kusumahati mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan ASDP Batam dan seluruh stakeholder terkait dengan menyiapkan kantong parkir sementara (buffer zone) yang terletak di seberang pintu masuk pelabuhan.

“Jadi kemarin kami sudah berkolaborasi bersama semua stakeholder terkait, kita perdana tahun ini di Pelabuhan Punggur melakukan Buffer Zone,” kata Dini.

Baca Juga: 125 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur

Buffer zone yang disiapkan ini, bertujuan untuk mengurangi penumpukan dari lonjakan penumpang yang akan terjadi.

Dalam langkah ini, semua kendaraan akan disaring di buffer zone sebelum turun ke dermaga sehingga memastikan kelancaran proses pelayanan.

“Nanti kami lihat semua kendaraan akan disaring di sebelah kanan atas punya kantong parkir. Semua disaring dulu disana, baru nanti akan turun ke sini (dermaga),” katanya.

“Buffer zone itu dalam rangka mengantisipasi penumpukan penumpang. Semoga itu cukup luas areanya,” tutupnya.(*)

 

Reporter: Azis Maulana

Gubernur Ansar Bersilaturahmi Bersama Pegawai dan Petugas Kebersihan dan Taman Biro Umum Kepri

0

batampos– Memasuki hari ke-24 Bulan Ramadhan 1445 H, Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad Bersilaturahmi dengan Pegawai ASN / Non ASN, Petugas Kebersihan dan Taman di Lingkungan Biro Umum Setda Provinsi Kepri bertempat di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (04/04).

Selain silturahmi, kegiatan ini juga dirangkai dengan Khataman Al-Qur’an ASN pada Biro Umum Setda Provinsi Kepri, pemberian santunan kepada 30 anak yatim, serta pemberian paket sembako kepada 273 orang THL ditambah 57 paket sembako juga kepada Petugas Kebersihan dan Taman dan ditutup dengan ceramah keagamaan oleh Ustaz Chandra.

Gubernur Ansar di kesempatan ini memberikan apresiasi kepada Kepala Biro Umum Setda Provinsi kepri Abdullah yang telah menginisiasi silaturahmi ini dalam rangka memperat tali persaudaraan antar sesama pegawai.

BACA JUGA: Buka Bersama di Masjid Darussalam Tanjungpinang, Ansar Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi

“Terimakasih atas kegiatan silaturahmi di bulan baik ini, semoga memberikan keberkahan kepada kita semua,” ucapnya.

Kepada Pegawai ASN / Non ASN, Petugas Kebersihan dan Taman Gubernur Ansar mengajak untuk terus meningkatkan ibadah hingga akhir sehingga di penghujung Ramadhan menjadi pribadi yang muttaqin.

“Doa kita, semoga puasa yang kita laksanakan dan amal ibadah yang telah kita kerjakan diterima oleh Allah dan terus diberikan kekuatan untuk istiqomah dan terus meningkatkan ibadah hingga akhir Ramdahan,” harapnya.

Kemudian kepada penerima bantuan, Gubernur Ansar berpesan untuk mensyukuri apa yang telah didapatkan hari ini, karena dengan rasa syukur akan Allah tambahkan rezeki lainnya dengan jalan yang tidak disangka-sangka.

“Walaupun bantuan ini tidak banyak namun patut kita syukuri karena dengan bersyukur Allah bukakan pintu rezeki yang lain karena rezeki adalah hak prerogatifnya Allah, Dia bisa berikan rezeki kepada siapa saja hambanya yang senantiasa berdoa dan berikhtiar,” tutupnya.

Turut hadir Sekda Provinsi Kepri Adi Prihantara, Tim percepatan Pembangunan Syarafuddin Aluan, Widyaiswara Ahli Utama Lamidi, Kepala BKAD Venny Meitaria, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Said Sudrajat, Kepala Biro Pemerintahan Zulhendri, dan Kepala Biro Umum Abdullah. (*)

Empat Menteri Hadir di MK untuk Memberikan Keterangan, Risma Datang Paling Awal

0
Menko PMK Muhadjir Effendy tiba di Gedung I MK, Jakarta, Jumat (5/4). ( Nadia Putri Rahmani/Antara)

batampos – Empat menteri Kabinet Indonesia Maju telah hadir di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, untuk memberikan keterangan pada sidang lanjutan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Jumat (5/4).

Empat menteri yang dijadwalkan pemanggilannya itu adalah Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Menteri Sosial Tri Rismaharani datang terlebih dahulu pada pukul 07.24 WIB. Menteri yang akrab disapa Risma itu datang dengan mengenakan baju batik dengan nuansa warna cokelat dan kuning.

Dia tidak menjawab pertanyaan awak media ketika keluar dari mobil dan langsung masuk ke dalam Gedung I MK.

Kedatangan selanjutnya adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang hadir pada pukul 07.28 WIB dengan mengenakan jas hitam, kemeja putih, dan dasi hitam.

Ketika awak media menanyakan apa persiapan yang telah dilakukan, dia hanya menjawab dengan singkat. ”Alhamdulillah,” ujar Menko Airlangga seperti dilansir dari Antara.

Pada pukul 07.30 WIB, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati datang di Gedung I MK dengan mengenakan blus hitam beraksen batik. Terkait persiapan dalam persidangan, dia menjawab untuk menantikan di dalam ruang sidang.

”Alhamdulillah, nanti lihat di dalam (ruang sidang), ya,” kata Sri Mulyani.

Menteri yang datang terakhir adalah Menko PMK Muhadjir Effendy yang tiba pada pukul 07.50 WIB. Dia mengenakan jas hitam, kemeja putih, dan peci hitam.

Dia hanya melambaikan tangan dan tidak menjawab pertanyaan awak media.

Sementara itu, pemohon satu tim hukum Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dan pemohon dua tim hukum Ganjar Pranowo-Mahfud Md telah tiba di MK sejak pukul 07.00 WIB.

Beberapa anggota tim hukum yang hadir antara lain Yusril Ihza Mahendra, Hotman Paris Hutapea, dan OC Kaligis. Selain itu, Todung Mulya Lubis, Henry Yosodiningrat, Maqdir Ismail, dan Ronny Talapessy.

MK menjadwalkan pemanggilan empat menteri Kabinet Indonesia Maju untuk dihadirkan sebagai pihak yang perlu didengar keterangannya dalam sidang lanjutan PHPU Pilpres 2024 pada Jumat (5/4). Selain keempat menteri tersebut, MK juga menjadwalkan pemanggilan untuk DKPP.

Ketua MK Suhartoyo menegaskan pemanggilan lima pihak yang dikategorikan penting untuk didengarkan keterangannya oleh MK ini bukan bentuk mengakomodasi permohonan dari kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, melainkan merupakan sikap mandiri yang diambil Hakim Konstitusi. (*)

Legislatif Paling Banyak Belum Laporkan Harta Kekayaan

0
ILUSTRASI: Rapat Paripuran DPR di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Sebanyak 14.072 penyelenggara negara/wajib lapor (PN/WL) belum menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK. Meski batas akhir pengumpulan sudah didealine oleh lembaga antirasuah itu sejak Minggu (31/3). Legislatif menjadi pejabat terbanyak yang belum melaporkan harta kekayaannya.

Tahun ini, tercatat ada 406.844 pejabat dan penyelanggara negara yang wajib menyetor LHKPN periodek 2023. Dari jumlah tersebut, KPK telah menerima 392.772 laporan atau sebesar 96.54 persen. ”Angka ini turun sebesar 0,46 persen dibandingkan laporan tahun 2022. Atau 97 persen,” terang Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan Ipi Maryati, kemarin.
KPK menjabarkan pejabat eksekutif yang belum menyetor LHKPN sampai 3 April mencapai 9.111 orang dari total 323.651 wajib lapor. Sementara di bidang legislatif tercatat ada 4.046 dari 20.002 wajib lapor yang belum menyetor LHKPN. Artinya ada sekitar 20 persen yang belum menyerahkan harta kekayaannya.

Sementara dibidang yudikatif tercatat paling tinggi melaporkan LHKPN. Tercatat hanya 175 pejabat yang belum melapor dari total 18.405 wajib lapor. ”Sebanyak 99,05 persen sudah melapor,” paparnya.

KPK mengimbau kepada para PN/WL yang belum menyampaikan LHKPN, agar tetap memenuhi kewajiban melapor. KPK tetap akan menerima LHKPN yang disampaikan setelah batas akhir, namun LHKPN tersebut akan tercatat dengan status pelaporan ‘Terlambat Lapor. Saat ini pengisian LHKPN sendiri sudah dipermudah dengan adanya e-LHKPN yang dapat diakses melalui laman www.elhkpn.kpk.go.id.

Ipi menjabarkan, saat ini KPK terus melakukan verifikasi kelengkapan terhadap setiap pelaporan. KPK melakukan verifikasi kelengkapan terhadap setiap pelaporan LHKPN. Jika sudah lengkap, LHKPN para PN/WL akan dipublikasikan melalui laman elhkpn.kpk.go.id. (*)

 

Sumber: JP group

125 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur

0
image0 11 e1712266216703
Apel persiapan Angkutan Lebaran 1445 H di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur, Kabil, Nongsa, Rabu (3/4)

batampos – Pelabuhan ASDP Telaga Punggur menghadirkan posko terpadu angkutan lebaran 1445 Hijriah atau tahun 2024 yang dibuka oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. Posko terpadu ini melibatkan 125 personel gabungan.

“Kemarin posko sudah dibuka oleh Gubernur untuk membantu pengguna jasa untuk persiapan angkutan mudik Lebaran di Pelabuhan ASDP Telaga Punggur,” kata General Manager ASDP Telaga Punggur, Nana Sutisna, Kamis (4/4).

Nana mengatakan, telah melakukan persiapan untuk menyambut lonjakan penumpang yang diprediksi mencapai 40 persen.

Baca Juga: Meski Dikawal Polisi, Tahanan Pencurian Berhasil Kabur

“Ada sebanyak 20 unit kapal penyeberangan yang telah memenuhi standar pelayaran telah disiapkan,“ kata dia.

Nana memperkirakan akan terjadi lonjakan penumpang mendekati momen Lebaran pada H-3 Idul Fitri. Jumlah penumpang diperkirakan akan meningkat sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kemungkinan lonjakan penumpang akan terjadi pada H-3 Idul Fitri, dengan jumlah penumpang diprediksi meningkat sekitar 40 persen dari tahun lalu,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan hadirnya posko terpadu dengan harapan bahwa langkah ini akan berjalan lancar dan efektif dalam mengatasi arus mudik dan melayani penumpang.

“Demi mewujudkan mobilitas penumpang yang aman dan nyaman, maka layanan posko terpadu angkutan penumpang kita selenggarakan,” kata Ansar, usai apel pembukaan posko terpadu.

Baca Juga: Tawarkan Libur Gratis dan Uang Saku, Joki IMEI di Batam Semakin Marak

Tak hanya itu, kontrol terhadap tarif angkutan juga menjadi perhatian. Ansar berharap selama periode mudik ini tarif angkutan tetap wajar.

“Kolaborasi dengan semua pihak diharapkan dapat dilakukan guna menetapkan tarif yang wajar dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Ansar juga mengimbau agar masyarakat melakukan mudik lebih awal guna menghindari penumpukan di hari-hari terakhir sebelum Lebaran. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

 

Balap Liar Ganggu Lalulintas hingga ke Kawasan Perumahan

0
kebut
Ilustrasi: Petugas kepolisian melakukan razia balap liar di Batam. (F Yofi Yuhendri/Batam Pos.)

batampos – Akhir-akhir ini aksi balap liar makin meresahkan. Tidak saja di jalan protokol, balap liar juga terjadi di lingkungan perumahan atau pertokoan seperti di kawasan Legenda Malaka, Batamkota.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batam, Imam Tohari mengatakan balap liar merupakan gangguan keamanan lalu lintas. Sehingga pihaknya tidak bisa turun tunggal untuk menertibkan pelaku balap liar.

“Harus ada polisi, misalnya Polsek. Karena ini gangguan lalin,” kata Imam saat dihubungi, Kamis (4/4).

Baca Juga: Lapor Pak Polisi, Tak Ada Efek Jera, Aksi Balapan Liar Semakin Merajalela di Batam

Ia menjelaskan, anggota Satpol PP tidak bisa turun sendiri, meskipun ada aduan yang masuk terkait tindakan balap liar tetap saja menunggu koordinasi dari pihak kepolisian setempat atau di lokasi terjadinya balap liar.

Lanjutnya, jika memang diperlukan untuk menertibkan aktivitas balap liar ini, tim terpadu seperti Dishub, hingga polisi sangat dibutuhkan, dalam menjaring anak-anak atau remaja yang terlibat balap liar ini.

Ia mengimbau kepada orangtua untuk mengawasi perilaku anak-anak agar, terutama terkait kendaraan bermotor ini.

Baca Juga: 3 Anak Pelaku Bully di Batam Divonis 7 Bulan Penjara

Menurutnya, sudah banyak kasus kecelakaan dari balap liar, bahkan merenggut nyawa. Untuk itu, agar bisa meminimalisir terjadinya balap liar perlu tugas bersama. Mulai dari rumah yaitu orangtua, dan yang paling penting lingkungan bergaul anak.

“Kalau dari kami hanya bisa mengimbau. Namun untuk penindakan tetap kami bisa bantu, asalkan ada dari pihak kepolisian,” ungkapnya. (*)

 

Reporter: Yulitavia

PSMTI Bersama Apindo Karimun Bagi Paket Sembako untuk Warga Kurang Mampu

0
PSMTI Karimun membagikan 300 paket sembako kepada pengurus masjid. f,PSMTI KARIMUN

batampos– Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Karimun bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Karimun melakukan bakti sosial dengan membagikan 300 paket sembako dengan tema peduli kasih untuk warga kurang mampu.

Ketua PSMTI Karimun Hendrick Ho mengungkapkan pembagian sembako ini merupakan kegiatan berbagi kasih di bulan suci Ramadan. Program ini diharapkan dapat membantu warga muslim dalam menjalankan ibadah puasa dan akan merayakan Idul Fitri.

Peduli Kasih dengan berbagi sembako ini bukan yang pertama kalinya dalam kepemimpinan saya selaku ketua PSMTI. Namun, sudah pernah dilakukan pada perayaan natal dan perayaan imlek dan akan tetap dilakukan pada tahun mendatang.

“Kami mewakili segenap warga Tionghoa Karimun ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dan menyambut hari raya Idul Fitri bagi saudara-saudara kita yang beragama islam,” terangnya, Kamis (4/4).

BACA JUGA: Meriahkan HPN 2023, PWI Karimun Gelar Bakti Sosial

Sementara itu, untuk proses pendistribusian sembako kali ini, ketua pelaksana yang dipercaya adalah Wandi yang juga menyampaikan bahwasannya pendistribusian sembako tersebut mengunjungi masjid-masjid untuk memberikan paket sembako secara langsung.

” Pembagian sembako di sini tidak ada unsur apa-apa, murni aksi sosial untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ungkapnya.

Lanjutnya, menjelang Idul Fitri, PSMTI Karimun tergerak hati untuk berbagi, kami ingin memberikan berkat-berkat yang kami terima selama ini agar mereka bisa merasakan.

” Dan pada hari ini lah kami lakukan untuk berbagi, sesuai dengan moto kami Peduli Kasih,” tutup Wandi (*)

Reporter: Tri Haryono