Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 3942

Pengambangan Karya Lomba TTG Harus Berkelanjutan

0
Peserta lomba TTG memperlihatkan kinerja karya teknologi yang dibuatnya, Kamis (7/3). f.peri

batampos– Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan meminta karya lomba inovasi teknologi tepat guna (TTG) yang digelar di Tanjungpinang agar berkelanjutan setelah kompetisi selesai.

Lomba TTG diharapkan tidak hanya sekedar kegiatan tahunan yang dilaksanakan secara seremonial, setelah didapatkan pemenang dan
hilang begitu saja setelah pemberian hadiah

”Lebih dari itu kita harapkan bisa dikembangkan agar bisa memberikan manfaat untuk masyarakat,” kata Hasan, saat membuka perlombaan TTG di Kantor Camat Tanjungpinang Barat, Kamis (7/3).

Hasan meyakini, dari perlombaan tahun-tahun sebelumnya sudah ada karya yang dihasilkan dalam bentuk sederhana yang seharusnya bisa dikembangkan agar memberikan manfaat.

“Kita tidak mau karya yang dibuat itu dilupakan begitu saja tampa adanya kelanjutan,” sebut Hasan.

Pemko Tanjungpinang akan mencoba merancang rencana setelah lomba TTG itu selesai agar dapat berkontribusi untuk masyarakat.

BACA JUGA: Bupati Tanggung SPP 3 Siswa Berprestasi SMKN Kundur Selama Satu Tahun

“Jangan sampai tidak ada pembinaan setelah ini. Harus ada kelanjutan. Kita bisa mencarikan dana melalui badan riset,” ungkapnya.

Menurutnya pemanfaatan teknologi saat ini sangan membantu masyarakat dalam meringankan pekerjaan.

Pengembang teknokogi oleh peserta lomba TTG adalah salah satu keterampilan yang memiliki peluang besar untuk ke depannya.

“Ini kebanggaan bagi Kota Tanjungpinang karena memiliki generasi yang mampu memanfaatkan teknologi untuk dikreasikan menghasilkan karya baru,” katanya.

Ia menegaskan lomba TTG itu jangan hanya sekedar pelaksanaan program kerja dinas terkait, akan tetapi harus mampu dikembangkan setelah perlombaan itu selesai. (*)

 

Reporter: Peri Irawan

Digelar 1-2 Juni 2024, Deputi Kemenpar Sebut Bintan Triathlon Kelasnya Triathlon Premium

0
Kadispar Kepri, Guntur Sakti. F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos

batampos– Event olahraga spektakuler dan bergengsi, Bintan Triathlon kembali digelar 1-2 Juni mendatang.

Tahun ini menjadi tahun Ke-20 pelaksanaan Bintan Triahlon di kawasan wisata Bintan Resorts, Lagoi, Kabupaten Bintan.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf RI, Vinsensius Jemadu mengapresiasi, Pemkab Bintan dan Bintan Resorts atas komitmennya dalam penyelenggaraan Bintan Triathlon yang tahun ini memasuki pelaksanaan tahun ke-20.

Menurutnya, Bintan Triathlon kelasnya triahlon premium.

“Kalau ditanya peringkatnya dari Barat ke Timur, Bintan Triathlon kelasnya premium,” ujarnya saat peluncuran Bintan Triathlon 2024 di Balairung Soesilo Soedarman kantor Kemenparekraf RI di Jakarta, Kamis (7/3/2024).

Hal ini dikarenakan kualitas penyelengharaan Bintan Triathlon kelas dunia, lalu Bintan Triahlon selalu sukses mendatangkan wisman dan kesiapan infrastrukturnya.

Masih menurutnya, Bintan Triathlon merupakan event sports tourism yang menjadi paling efektif mendatangkan wisatawan mancanegara dan mengerakkan wisatawan nusantara.

BACA JUGA: Peserta Bintan Triathlon by Trifactor 2023 di Lagoi, Lebihi Target, Gubernur Berharap Tak Ada Duplikasi Event

Foto bersama Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf RI, Vinsensius Jemadu bersama Chief Operating Officer Bintan Resorts, Abdul Wahab dan Kadispar Kepri, Guntur Sakti dan Kadisbudpar Bintan, Arief Sumarsono saat peluncuran Bintan Triathlon 2024 di Balairung Soesilo Soedarman kantor Kemenparekraf RI di Jakarta, Kamis (7/3/2024). F.Bintan Resorts untuk Batam Pos.

Dia berharap, event ini mendatangkan wisman lebih banyak lagi dan target kunjungan wisman 3 juta ke Kepri pada tahun 2024 tercapai.

Kadispar Kepri, Guntur Sakti mengatakan, Bintan Triathlon 2024 merupakan event spektakuler dan bergengsi yang memasuki edisi Ke-20.

Di pelaksanaan yang ke-20, menurutnya, Bintan Triathlon semakin mengukuhkan posisi kawasan wisata Bintan Resorts, Lagoi sebagai destinasi pariwisata olahraga di Indonesia dan khususnya di Provinsi Kepri.

Chairman Bintan Resorts Council, Agi Arisetyawan menyampaikan, pelaksanaan Bintan Triathlon sempat terhenti karena pandemi covid dan dihidupkan kembali pada tahun 2023.

“Mudah-mudahan pelaksanaan Bintan Triathon mencapai target dan memberikan keuntungan untuk daerah dan Indonesia,” harapnya.

Chief Operating Officer Bintan Resorts, Abdul Wahab menyampaikan, Bintan Triathlon 2024 digelar untuk Ke-20 kalinya dengan mengandeng mitra dari Singapura, TriFactor.

Dia mengatakan, pelaksanaan ke-20 Bintan Triathlon 2024, ditargetkan 1.500 peserta dari 40 negara.

Dikatakannya, Bintan Triathlon terus memperkuat statusnya sebagai destinasi unggulan bagi para penggemar triathlon di seluruh dunia.

Tahun ini, suasana karnaval akan menyertai event sport tourism ini, mempererat ikatan keluarga yang ikut berkompetisi dan mendorong lebih banyak partisipasi.

Para peserta akan berkumpul di Bintan Resorts untuk menghadapi tantangan ketahanan fisik dengan berbagai kategori, mulai dari Enduro yang mencakup renang sejauh 1.5 km, sepeda 80 km, lari 20km, hingga kategori Olimpic dan Sprint yang tentunya lebih ringan dari pada Enduro.

Ajang kompetisi ini dirancang untuk mengakomodasi atlet di berbagai tingkat kemampuan, dari profesional hingga pemula.

Selain kompetisi, acara ini juga memperhatikan peserta dengan kategori khusus usia remaja dan usia anak-anak seperti Kids Splash and Dash.

Kadibudpar Bintan, Arief Sumarsono mengatakan, tahun lalu, 90 persen peserta Bintan Triathlon dimeriahkan peserta mancanegara. Tahun ini diharapkan, jumlah peserta mancanegara lebih banyak lagi.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Managing Director Orange Room, Pte Ltd, Elvin Ting dan atlet Triathlon, Chaidir Akbar. (*)

Reporter: Slamet N

Operasi Keselamatan Seligi 2024 Sasar 11 Pelanggaran

0
Razia Kendaraan 3 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Razia kendaraan di Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang menggelar Operasi Keselamatan Seligi 2024. Operasi ini berlangsung hingga 17 Maret mendatang.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Cut Putri Amelia Sari melalui KBO Satlantas Polresta Barelang, Ipda Yudi Patra mengatakan dalam operasi ini tidak ada dilakukan razia.

“Untuk razia tidak ada. Hanya meningkatkan teguran terhadap kendaraan bermotor yang tidak lengkap dan masyarakat yang kurang tertib,” ujar Yudi, Kamis (7/3) siang.

Baca Juga: Operasi Keselamatan Seligi 2024: Tertib Lalu Lintas Bisa Mengurangi Angka Kecelakaan

Adapun prioritas polisi dalam operasi ini sebanyak 11 point. Yakni menggunakan ponsel dalam berkendara, berkendara di bawah umur, pengendara berboncengan lebih dari 1 orang, tidak menggunakan helm SNI dan safety belt, berkendara dalam pengaruh alkohol.

Kemudian melawan arus, melebihi batas kecepatan, over dimension dan overload, knalpot brong, penggunaan lampu isyarat, serta penggunaan plat nomor khusus.

“Bagi yang melanggar kita lebih mengedepankan teguran. Kita juga lakukan sosialisasi ke bengkel-bengkel dan perusahaan,” katanya.

Baca Juga: Pengakuan Pelaku Pembunuhan Marketing Ruko Oryza Hill di Tiban

Yudi menambahkan operasi ini bertujuan untuk mengedukasi pengendara dan menekan angka kecelakaan di Batam. Ia berharap dengan adanya operasi ini seluruh pengendara terus mematuhi aturan berlalu-lintas.

“Kesadaran keselamatan berkendara itu sangat penting. Jadi bukan hanya saat operasi ini saja, tapi untuk seterusnya pengendara mematuhi aturan,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Yofi Yuhendri

Pengakuan Mengejutkan Radja Nainggolan, Pernah Ditampar Pemain PSS Sleman

0
Radja Nainggolan mengaku pernah ditampar tanpa alasan jelas oleh Wahyudi Hamisi dalam sebuah pertandingan. (TIM MEDIA BHAYANGKARA FC)

batampos – Insiden kontroversial yang melibatkan Wahyudi Hamisi saat laga Persebaya Surabaya dan PSS Sleman, Minggu (3/3) telah menarik perhatian luas. Namun, bukan hanya pemain asing seperti Bruno Moreira yang menjadi korban aksi brutal Wahyudi Hamisi, melainkan juga Radja Nainggolan yang mengungkap pengalaman mengejutkan saat bertanding dengan pemain kontroversial tersebut.

Wahyudi Hamisi, yang sebelumnya telah memaksa penggawa asing Persebaya, Robertino Pugliara, untuk pensiun karena patah kaki pada 2018, kembali menjadi sorotan setelah aksi berbahayanya terhadap Bruno Moreira. Dengan tekanan yang begitu besar dari publik, Wahyudi Hamisi akhirnya meminta maaf melalui video yang dirilis oleh PSS Sleman.

Namun, kejadian ini juga membuka cerita baru tentang pengalaman lain dari pemain-pemain yang pernah bertanding dengan Wahyudi Hamisi. Salah satunya adalah Radja Nainggolan, pemain Bhayangkara FC, yang pernah memperkuat AS Roma dan Inter Milan, dan sempat menjadi andalan Timnas Belgia. Dia mengungkap bahwa dirinya pernah menjadi korban tindakan brutal Wahyudi Hamisi.

Dalam komentar di akun Instagram yang memuat permohonan maaf Wahyudi Hamisi, Radja Nainggolan mengaku pernah ditampar tanpa alasan jelas oleh Wahyudi Hamisi dalam sebuah pertandingan. Radja Nainggolan merasa heran dengan sikap Wahyudi Hamisi yang kemudian meminta maaf seolah-olah tidak ada yang terjadi.

Dia juga menyoroti fakta bahwa pemain lain, bahkan pernah memberikan peringatan agar berhati-hati saat bertemu dengan Wahyudi Hamisi.

“Orang ini bahkan menampar saya tanpa alasan. Pertama dia beraksi dan kemudian mengatakan maaf seolah tidak ada yang terjadi?” tulis Radja Nainggolan.

“Masalahnya adalah pemain-pemain lain bahkan mengatakan untuk berhati-hati pada dia. Siapa tahu berapa kali dia meminta maaf karena beberapa episode seperti ini,” imbuhnya.

Insiden antara Radja Nainggolan dan Wahyudi Hamisi kemungkinan terjadi pada 22 Februari saat PSS Sleman bertandang ke markas Bhayangkara FC. Dalam laga itu, Bhayangkara FC kalah dari PSS. Kejadian mengejutkan tersebut menunjukkan bahwa tindakan kontroversial Wahyudi Hamisi tidak hanya mempengaruhi pemain asing, tetapi juga pemain lokal.

Berdasar itu, butuh penegakan aturan yang tegas dalam sepak bola Indonesia. Tindakan brutal di lapangan tidak hanya merugikan kesejahteraan pemain, tetapi juga mengancam integritas dan fair play dalam kompetisi. Dengan pengungkapan pengalaman Radja Nainggolan, semakin jelas bahwa tindakan Wahyudi Hamisi tidak boleh dibiarkan tanpa sanksi yang tegas dari otoritas yang berwenang.

Kejadian ini juga menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengawasan dan penegakan aturan dalam sepak bola Indonesia, sehingga insiden serupa dapat dicegah di masa mendatang. Dengan tindakan yang tepat dan adil, diharapkan sepak bola Indonesia dapat menjadi lingkungan yang lebih aman dan berintegritas bagi semua pemain.(*)

 

Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan PMI Non Prosedural, 2 Pelaku Diamankan

0
image0 10 1 e1709868542726
Polisi mengamankan dua pelaku penyelundupan dua orang PMI non prosedural yang akan diberangkatkan ke Malaysia.

batampos – Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menggagalkan upaya penyelundupan dua orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural yang akan diberangkatkan ke Malaysia melalui perairan Karimun, Kepri.

“Modus yang digunakan para penyelundup terbilang nekat, yaitu dengan menggunakan kapal pompong jaring nelayan,” ujar Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol Trisno Eko Santoso, Kamis (7/3).

Terungkapnya modus ini berawal dari informasi masyarakat bahwa akan ada pengiriman PMI non prosedural atau melalui belakang dengan jalur tidak resmi di wilayah Karimun.

“Usai informasi tersebut tim melaksanakan pendalaman dan mapping di jalur pengiriman yang ada di perairan tersebut,” sebutnya.

Baca Juga: Dua Bulan, 446 PMI Dideportasi Lewat Batam

Pada Selasa (5/3) lalu didapatkan ciri-ciri kapal yang membawa PMI itu yang berada di depan perairan Karimun.

Kemudian tim dengan menggunakan speedboat melakukan pengejaran ke kapal tersebut dan berhasil menghentikan dan mengamankan kapal jaring nelayan beserta tekong dan Anak Buah Kapal (ABK), disamping itu tim juga berhasil menyelamatkan dua orang korban PMI non prosedural.

“Dua orang kami amankan yakni tekong dan ABK kapal, kami juga menyelamatkan dua orang korban PMI non prosedural,” ujarnya.

Baca Juga: Pengakuan Pelaku Pembunuhan Marketing Ruko Oryza Hill di Tiban

Trisno melanjutkan dua orang pelaku dan dua orang PMI beserta barang bukti di bawa ke Mako Ditpolairud Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari pemeriksaan awal oleh pelaku didapati keterangan bahwa para korban ini akan di pindahkan ke sebuah speed boat dengan mesin 40 PK dan langsung berangkat ke Malaysia,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan bakal mendalami terhadap jaringan para pelaku pengiriman PMI non prosedural ini. (*)

 

Reporter: Azis Maulana

2024, Tanjungpinang Raih Adipura

0
Petugas Kebersihan Tanjungpinang menunjukkan Piala Adipura. F. Diskominfo Tanjungpinang

batampos– Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memberikan penghargaan piala Adipura kepada Kota Tanjungpinang. Para petugas kebersihan yang turut berperan penting dalam menjaga kebersihan, merasa bangga dan terharu atas raihan tersebut.

Salah seorang petugas kebersihan yakni Ipah mengatakan ia dan rekan-rekannya turut bangga dan terharu atas keberhasilan Tanjungpinang meraih penghargaan Adipura.

Rasa bangga ini karena selain ia bekerja sebagai petugas kebersihan, ia bersama rekan-rekannya memang berniat ingin mewujudkan Tanjugngpinang sebagai kota yang sehat dan asri.

“Walaupun saya digaji sebagai oetugas kebersihan tapi niat saya dan kawan-kawan memang ingin kota kita ini menjadi lebih bersih, sehat dan enak agar dapat dinikmati oleh anak cucu kita,” katanya.

BACA JUGA: Tahun 2024 Karimun Dapat Sertifikat Adipura

Kebanggaan semakin terasa saat mengetahui bahwa Kota Tanjungpinang merupakan satu-satunya Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepri yang sukses meraih penghargaan Adipura.

“Kami bangga karena Tanjungpinang dapat piala Adipura,” jelasnya.

Sebelumnya, Kota Tanjungpinang kembali diumumkan memperoleh Piala Anugerah Adipura Tahun 2023 kategori Kota Sedang.

Piala Anugerah Adipura itu diterima langsung oleh Pj Walikota Tanjungpinang, Hasan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta, Senin (4/3).

Hasan mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan Kota Tanjungpinang meraih Penghargaan Adipura bersama 106 Kabupaten dan Kota lainnya di Indonesia.

“Anugerah adipura ini sebagai penghargaan dari Presiden melalui KLHK sebagai kota yang dianggap mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan hidup perkotaan yang baik,” kata Hasan. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Mahfud MD Tak Puas dengan Hasil Pilpres 2024, Sebut Pemilu Paling Curang

0
Mahfud MD selaku Cawapres dari nomor urut tiga (antaranews.com)

batampos – Calon wakil presiden (Cawapres) Mahfud MD menegaskan, perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 merupakan yang terburuk dan paling curang. Ia secara tegas mengungkapkan, telah terjadi kecurangan pada Pemilu 2024.

Mahfud mengaku sudah 12 kali mengikuti pemilu, namun Pemilu 2024 adalah yang terburuk. Mahfud menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat Pemilu 2024 sebagai pemilu terburuk, di antaranya adalah praktik politik gentong babi dan politik kerah.

Ia menyebut, politik gentong babi terkait bantuan sosial (bansos) yang digulirkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang pemungutan suara, pada 14 Februari 2024.
Ia membandingkan jumlah bansos yang dialokasikan pada pemilu di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan era Jokowi. Pada era Jokowi, untuk tahun 2024 anggaran bansos senilai Rp 496 triliun. Jumlah ini bertambah Rp 20 triliun dibanding tahun 2023.

Mahfud mengungkapkan, nilai bansos mengalami penambahan di tengah jalan. Sementara itu, pada Pemilu 2019 saat SBY sebagai petahana, dana bansos yang digelontorkan Rp 17 triliun. Dana bansos itu sudah dianggarkan atau tidak ada penambahan menjelang Pilpres.

“Saya ikut pemilu era SBY. Anggaran bansos Rp 17 triliun dan sudah ada sebelumnya, tidak ditambah jelang pemilu sekarang Rp 496 triliun dan ditambah di tengah jalan,” kata Mahfud dikutip dari kanal Youtube Bachtiar Nasir, Jumat (8/3).

Ia tak memungkiri, politik gentong babi ramai dibicarakan sejak pakar hukum tata negara Bivitri Susanti menyampaikan hal itu dalam film dokumenter Dirty Vote yang mengungkap kecurangan terstruktur, sistematis, dan massif (TSM) pada penyelenggaraan Pemilu 2024.

Adapun, politik kerah yang dimaksud Mahfud merupakan para pejabat pemerintah hingga aparat desa, termasuk tokoh masyarakat dipegang untuk mendukung salah satu paslon. Jika tidak, maka mereka terancam dipecat atau bahkan masuk penjara atas kasus hukum yang membelitnya.

Mahfud juga menyinggung MK yang tidak independen atau bisa diintervensi kekuasaan. Hal ini tercermin pada Putusan MK Nomor Nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang Ketentuan Tambahan Pengalaman Menjabat dari Keterpilihan Pemilu dalam Syarat Usia Minimal Capres/Cawapres.

Putusan itu menjadi pintu masuk bagi putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk maju sebagai Cawapres dari Prabowo Subianto, meski usianya belum memenuhi syarat untuk menjadi Capres/Cawapres, yakni 40 tahun.

“MK sudah terbukti sah dan meyakinkan meloloskan Gibran dengan melanggar etik dan tak masuk akal,” ujarnya.

Ia menuturkan, pengalamannya saat menjadi Ketua MK pada era SBY. Menurut dia, kala dirinya menjabat sebagai Ketua MK, SBY tidak pernah intervensi.

Ia juga tidak pernah bertemu empat mata dengan SBY. Jika bertemu, pasti akan bersama hakim konstitusi yang lain.

Terkait hasil Pilpres 2024, Mahfud secara tegas mengatakan, tidak puas dengan perolehan suara dirinya dan capres Ganjar Pranowo.

“Tidak puas, tidak terprediksi sama sekali karena fakta di lapangan kami turun sambutan masyarakat besar. Hasil survei internal besar, tapi memang tidak mungkin satu putaran, dua putaran, dan kami masuk,” ujar Mahfud.

Ia menduga terjadi berbagai kecurangan. Bahkan, kecurangan itu terjadi di daerah asalnya di Madura, Jawa Timur. Kecurangan itu, antara lain surat suara sudah dicoblos sebelum pemungutan suara, pemilih mencoblos di TPS tempatnya tidak terdaftar, dan ada pemilih yang mencoblos surat suara lebih dari sekali.

“Kalau ini terbukti, hasil pemilu bisa dibatalkan,” pungkas Mahfud. (*)

Babak 16 Besar Liga Europa, AS Roma Hancurkan Brighton 4-0

0
Gelandang AS Roma Bryan Cristante (kedua dari kiri) berlutut untuk merayakan gol keempat Roma dalam pertandingan leg pertama 16 besar Liga Europa melawan Brighton.

batampos – Pelatih AS Roma Danielle De Rossi mengaku sangat puas dengan penampilan timnya ketika menghancurkan Brighton 4-0 pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Stadion Olimpico, Roma, Jumat (8/3) dini hari WIB.

Dalam laman resmi klub itu, dikutip Antara, Jumat, De Rossi mengaku melihat banyak hal yang dia sukai pada pertandingan ini dan masih ada hal yang harus ditingkatkan.

“Saya senang dengan cara kami bermain dan tetap fokus. Saya memberi mereka sedikit waktu yang sulit kemarin. Kami menghabiskan waktu lebih lama untuk mempersiapkan pertandingan ini dibandingkan pertandingan lainnya,” kata De Rossi.

“Kami bermain melawan tim yang berbeda dari banyak tim lainnya, dan pelatih yang berbeda dari hampir semua orang. Saya menyukainya, meski tak semua orang menyukainya,” sambungnya.

De Rossi mengaku tak pernah meragukan kualitas para pemainnya dan hal itu telah dia katakan sejak pertama kali melatih AS Roma.

Dia mengungkapkan telah mengatakan kepada para pemainnya bahwa mereka memiliki kemampuan yang luar biasa dan mampu memenangkan setiap pertandingan.

“Kami memiliki tim yang hebat dan kami memenangkan pertandingan. Tidak ada yang istimewa dari apa yang saya lakukan,” kata De Rossi.

“Saya mencoba melatih mereka dan mendorong keras mereka dalam latihan karena saya yakin Anda memerlukan tingkat kebugaran yang sangat baik untuk memainkan jenis sepak bola apa pun di zaman ini,” sambung dia.

AS Roma mengalahkan Brighton berkat gol-gol Paulo Dybala, Romelu Lukaku, Gianluca Mancini dan Bryan Cristante.

Kemenangan ini akan menjadi modal penting Giallorossi untuk menghadapi leg kedua babak 16 besar Liga Europa di Stadion Amex, Brighton, Jumat pekan depan. (*)

 

Disperindag dan DKP Provinsi Kepri Gelar Pasar Murah

0
Kepala UPT Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Faisal meninjau pembongkaran ikan yang akan dijual ke pasar

batampos– Menindaklanjuti permintaan dari Pemerintah Kabupaten Karimun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama UPT Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri akan mengadakan pasar murah. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Sabtu (9/3) di Bukit Tembak, Kecamatan Meral.

”Berbagai kebutuhan akan dijual pada saat pelaksanaan pasar murah di Bukit Tembak , Kecamatan Meral. Diantaranya, berws, gula pasir,minyak goreng, telur dan cabai. Termasuk ikan segar juga akan dijual di pasar murah tersebut,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri, Aries Fhariandi, Kamis (7/3).

Barang-barang kebutuhan yang dijual murah nanti, katanya, berasal dari distributor. Termasuk juga dengan Perum Bulog. Karena, untuk beras yang dijual di pasar murah disediakan oleh Bulog dengan jenis beras SPHP.

BACA JUGA: Warga Keluhkan Tak Kebagian Telur dan Beras SPHP di Pasar Murah

”Untuk harga sudah tentu lebih murah dibandingkan dengan harga jual pasar. Karena, kebutuhan yang dijual berdasarkan harga distributor. Apalagi, tujuan diadakannya pasar murah sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Pasar akan dimulai pukul 07.00 WIB sampai selesai,” ungkap Ujeng sapaan Kadis Perindustrian dan Perdagangan ini.

Kepala Cabang UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Faisal yang dikonfirmasi secara terpisah menyebutkan, sesuai hasil koordinasi, maka dari pihaknya akaj menyiapkan beberapa jenis ikan segar yang akan dijual di pasar murah.

”Insya Allah kita siapkan 1 sampai 1,2 ton ikan segar. Penyedia ikan ini tentunya dari beberapa gudang ikan yang ada di Tanjungbalai Karimun. Jadi penyedia ikan juga akan menjual ikannya sendiri,” jelasnya.

Ikan-ikan yang akan dijual di pasar murah, tambahnya, seperti ikan mata besar dengan harga Rp25 ribu per kg, ikan sardin dijual Rp15 ribu per kg, ikan selikur harganya Rp20 ribu per kg dan ikan kembung harganya Rp22 ribu per kg. Tentunya harga-harga ikan ini lebih murah dibandingkan dengan harga jual biasa. (*)

Reporter: Sandi P

Pengakuan Pelaku Pembunuhan Marketing Ruko Oryza Hill di Tiban

0
Tersangka Pembunuhan 1 F Cecep Mulyana scaled e1709864613696
Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto, didampingi Kasihumas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba , Kaurbin Ops Sat Reskrim Ipda Nickson. Simbolon menginterogasi tersangka pembunuhan saat ekspos di Mapolresta Barelang, Kamis (7/3). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Rahman Padak, pembunuh Almiron Sihombing alias Jimmy, marketing Ruko Oryza Hill mengaku tidak mengenal korban. Saat itu, ia berencana menghabisi siapapun yang ditemuinya.

“Saya tidak kenal. Ke sana nyari siapa yang ketemu saja,” ujarnya di Mapolresta Barelang, Kamis (7/3).

Ia mengatakan aksi kejamnya tersebut disebabkan rasa sakit hatinya kepada manajemen Ruko Oryza Hill atau PT Mega Trijaya. Sebab, pembayaran gajinya sebagai sekuriti di lokasi tersebut selalu ditunda.

“Gaji saya ditunda terus. Itu gaji sebulan, Rp 3 juta,” kata pria 63 tahun ini.

Baca Juga: Minta Pesangon Rp 50 Juta Ditolak, Eks Satpam Kalap

Sebelum menghabisi nyawa korban, Rahman sempat mendatangi kantor pemasaran tersebut untuk mencari petinggi perusahaan dan menagih gajinya. Namun, kedatangannya tersebut lagi-lagi tak mendapatkan jawaban.

“Saya pulang dan ambil parang. Balik lagi ketemu korban, dibacok dari belakang,” ungkapnya.

Rahman mengaku saat itu tengah membutuhkan uang untuk kehidupan anak dan istrinya.

“Saya tak punya uang lagi. Sudah 8 tahun kerja disana,” terangnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol R. Moch Dwi Ramadhanto pelaku ditangkap setelah menyerahkan diri ke Polresta Barelang.

Baca Juga: Ahmad Yuda Jalani Sidang Pembunuhan, Istri Siri Jadi Saksi

“Pelaku datang ke rumah anggota Polri, dan mengakui perbuatannya. Lalu diserahkan ke kita,” katanya.

Selain pelaku, polisi turut mengamankan parang yang digunakan untuk menghabisi korban, motor pelaku, serta pakaian yang digunakan pelaku.

“Untuk pihak perusahaan ada kita lakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan. Tapi gaji itu permasalahannya dengan Disnaker, bukan kita,” ungkapnya

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup. (*)

Reporter: Yofi Yuhendri