Minggu, 26 April 2026
Beranda blog Halaman 3975

Ini Otak Pungli di Rutan KPK, Kemenkumham Angkat Bicara

0
Rutan KPK. (Rian Alfianto/JPC)

batampos – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membantah jika Hengki yang menjadi otak pelaku pungli di rutan KPK adalah pegawainya. Setelah ditelusuri, Hengki sudah dipindahtugaskan ke lembaga lain.

“Terhitung tahun 2022, H telah beralih tugas menjadi pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada bagian Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor : 785 Tahun 2022. Jadi yang bersangkutan bukanlah pegawai Kemenkumham lagi,” kata Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kemenkumham, Hantor Situmorang dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/2).

Hantor menyatakan, Hengki memang sebelumnya pernah bertugas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta dan kemudian ditugaskan di KPK RI berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor: SEK.2-44.KP.04.04 Tahun 2018 tanggal 22 Februari 2018. Namun pada 2022 lalu, H sudah beralih status menjadi Pegawai Pemprov DKI.

“Kemenkumham mendukung penuh proses penegakan disiplin terhadap pegawai tersebut jika memang terbukti melakukan pungli di Rutan KPK. Prinsipnya, Kemenkumham menyerahkan sepenuhnya tindakan penegakan disiplin di bawah pembinaan KPK,” ujarnya.

Hantor menegaskan, Kemenkumham berkomitmen terus memerangi pungli baik di rutan maupun lapas yang berada di bawah naungannya dan jika ada indikasi pegawai yang terlibat dalam melakukan pungli, pasti akan ada sanksi tegas kepada petugas yang melanggar.

“Yang jelas jika ada pungli di lingkungan rutan maupun lapas, kami akan memberikan sanksi tegas Hal ini sesuai dengan motto Ditjenpas menciptakan pelayanan yang berintergritas,” katanya.

Sebelumnya, Dewan Pengawas KPK menjatuhkan sanksi etik kepada 12 petugas Rutan KPK, dalam sidang etik pertama. Ke-12 orang itu dinilai terbukti melanggar etik karena menerima uang pungli dari para tahanan.

“Telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan menyalahgunakan jabatan dan/atau kewenangan yang dimiliki, termasuk menyalahgunakan pengaruh sebagai insan Komisi, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kepentingan pribadi dan/atau golongan,” kata Ketua Dewas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean membacakan vonis di Gedung ACLC KPK, Kamis (15/2).

Adapun modus pungli ke-12 petugas tersebut untuk menyelundupkan handphone ke dalam rutan dan membiarkan para tahanan menggunakan handphone. (*)

KPU Batam Jadwalkan Rekapitulasi PPK Hari Ini

0
Rekapitulasi di Batam masih 9,8 persen.
Ilustrasi: Penghitungan surat suara di TPS Batuaji. F Rengga Yuliandra/Batam Pos.

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mulai melanjutkan tahapan Pemilu, usai pencoblosan, Rabu (14/2) lalu.

Ketua KPU Batam, Mawardi mengatakan saat ini logistik sudah berada di gudang penyimpangan tingkat kecamatan. Selanjutnya panitia pemilihan kecamatan (PPK) akan melakukan rekapitulasi dan pleno.

“Besok (hari ini, red) mulai diselenggarakan rekapitulasi. Sesuai jadwal 17 Februari hingga 2 Maret 2024 ini. Kurang lebih dua pekan ke depan prosesnya,” kata dia, Jumat (16/2).

Hasil rekapitulasi akan ditetapkan 3 Maret atau sehari usai proses rekapitulasi selesaikan dilaksanakan. Mawardi mengungkapkan juga akan turun memantau serta mengawasi jalannya rekapitulasi suara Pemilu ini.

“Nanti semua diawasi mulai dari polisi, Panwascam, dan anggota KPU Batam. Kami berharap proses rekapitulasi ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Mawardi menambahkan, masyarakat juga bisa memantau langsung, hasil rekapitulasi sementara melalui website https://pemilu2024.kpu.go.id/pilpres/hitung-suara.

“Di situs bisa dilihat sendiri. Namun saya tegaskan ini baru hasil sementara, perolehan suara masih akan terus bergerak, karena belum semua masuk atau diunggah pada sistem,” jelasnya.

Ia berharap, masyarakat Batam bisa turut serta mengawal jalannya proses pemilihan ini, termasuk rekapitulasi, hingga penetapan nantinya.

“Sama-sama kita kawal semua proses ini. Karena pemilu ini tidak saja soal pencoblosan. Masih ada pekerjaan lanjutan yang harus segera dijalankan,” imbuhnya.

Adapun rencana Jadwal Pleno Rekap Tiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) :

Batam Kota 17 feb-27 feb (Pasar Taras Gudang PPK)

Lubuk Baja 17 feb-28 feb (Kantor Camat)

Bengkong 17 feb-2 Mar (Kantor Camat)

Batu Ampar 17 feb-25 Feb (Kantor Camat)

Nongsa 17 feb-28 feb (Gudang PPK Summerland)

Sei beduk 17 Feb-2 Mar (Kantor Camat)

Bulang 17 Feb-20 Feb (Sekretariat PPK)

Galang 17 Feb-23 Feb (Aula Kantor Camat)

Sagulung 17 Feb-2 Mar (Gudang PPK CGC Tunas)

Batu Aji 17 Feb-28 Feb (Kantor Camat)

Sekupang 17 Feb-28 Feb (Gudang PPK GOR Raja Jakfar)

Belakang Padang 16 Feb-27 Feb (Gudang PPK Gedung Nasional)

 

Reporter: Yulitavia

Update Real Count KPU Pilpres 2024 Pagi Ini: Prabowo-Gibran Masih Unggul

0
Prabowo-Gibran unggul jauh dari dua rivalnya dengan perolehan suara sebesar 43.723.839 atau 57,44 persen. (pemilu2024.kpu.go.id)

batampos – Hasil rekapitulasi suara (real count) Pilpres 2024 kembali diperbarui oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hingga saat ini, real count KPU Pilpres 2024, diketahui pasangan calon (paslon) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul jauh dari dua paslon lainnya.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com dari Website resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU), hingga Sabtu (17/2) pukul 06.00 WIB, perolehan real count sementara Prabowo-Gibran mencapai 43.723.839 atau 57,44 persen.

Lalu di posisi kedua, ada paslon nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, dengan hasil real count sementara mencapai angka 18.802.396 suara atau 24,7 persen.

Sementara itu, paslon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada di urutan terakhir, dengan perolehan suara mencapai 13.600.700 atau setara 17,87 persen.

Untuk diketahui, angka tersebut diambil berdasarkan hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU di 523.098 tempat pemungutan suara (TPS) atau 63,54 persen dari total 832.236 TPS.

Namun perlu diingat bahwa, jumlah perolehan suara real count ini bisa terus berubah seiring dengan update rekapitulasi yang dilakukan KPU maupun perbaikan input data yang keliru.

Sebagai informasi, setelah pemungutan suara Pemilu 2024 dilakukan pada Rabu (14/2) secara serentak di seluruh Indonesia, penghitungan suara segera dilakukan secara berjenjang oleh KPU.

Penghitungan suara di Pemilu 2024 ini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat TPS, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi lalu puncaknya di tingkat pusat.

Data yang di input tersebut merupakan hasil penghitungan suara real yang dapat dibuktikan dengan sah melalui rekaman dan dokumentasi oleh KPPS melalui aplikasi Sirekap.

Data inilah yang kemudian dikenal dengan istilah real count. Penghitungan suara dilakukan di tingkat TPS, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi lalu tingkat pusat.

Untuk menyelesaikan dan memfiksasikan rekapitulasi suara secara berjenjang tersebut, KPU memiliki waktu maksimal hingga 20 Maret mendatang. (*)

BP Batam Minta BIB Gunakan Material Eksklusif untuk Pembangunan Bandara Hang Nadim,

0
bandara
Rapat bersama dengan jajaran PT BIB di Marketing Center BP Batam, Jumat (16/2/2024) dipimpin oleh Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam Fesly Abadi Paranoan.

batampos – Badan pengusahaan Batam (BP Batam) meminta kepada PT Bandara Internasional Batam (BIB) untuk menggunakan material eksklusif. Khususnya penggunaan material eksklusif yang akan digunakan di Terminal 2 Bandara Hang Nadim.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam Fesly Abadi Paranoan, usai rapat bersama dengan jajaran PT BIB di Marketing Center BP Batam, Jumat (16/2/2024).

Fesly menjelaskan, dalam rapat tersebut PT BIB menyampaikan progres terkini mengenai progres terbaru revitalisasi terminal satu serta desain pembangunan terminal dua yang ditargetkan mulai dibangun pada Juni 2024 mendatang. Dimana, BP Batam telah menyerahkan pengelolaan dan pengoperasian Bandara Hang Nadim kepada PT BIB selama 25 tahun ke depan.

Dalam perjanjian perjanjian kerjasama tersebut, melibatkan revitalisasi terminal satu dna pembangunan terminal dua , serta seluruh pengelolaan dan pemeliharaan infrastruktur sisi darat bandara.

“Jadi saat ini masuk dalam pembahasan desain terminal dua di Bandara Hang Nadim,” ujarnya.

Untuk selanjutnya, pihaknya akan membahas secara internal mengenai usulan desain terminal dua yang telah diajukan oleh PT BIB. Menurutnya, dari usulan desain yang telah disampaikan oleh PT BIB itu, ada beberapa catatan yang diberikan kepada PT BIB.

“Salah satu catatan itu, kita ingin semua material yang akan digunakan di terminal dua itu, kualitasnya adalah kualitas yang eksklusif. Material itu harus lebih bagus dari bandara kita yang sekarang,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembahasan mengenai desain terminal dua ini akan dilakukan secara marathon. Sebab, Kepala BP Batam Muhammad Rudi telah menginstruksikan agar pembangunan terminal dua ini bisa segera dimulai.

“Kita akan terus mendorong agar lebih cepat lagi pembangunannya. Targetnya minggu depan sudah ada pembahasan lanjutan,” imbuhnya. (*/rilis)

Polwan Diterjunkan Amankan Situasi Paskapemungutan Suara Pemilu

0
Polwan Polresta Tanjungpinang melakukan patroli pasca pemungutan suara Pemilu di Tanjungpinang. F. Humas Polresta Tanjungpinang

batampos– Polresta Tanjungpinang menerjunkan personel Polwan guna mengamankan situasi paskapemungutan suara Pemilu 2024 di Tanjungpinang.

Patroli Engku Putri Polwan Polresta Tanjungpinang yang tergabung dalam Power On Hand Kapolresta Tanjungpinang melakukan patroli untuk menetralisir gangguan keamanan paska Pemilu.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Heribertus Ompusunggu, mengatakan patroli ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban yang sejuk dan kondusif.

Selain itu, patroli Polwan Engku Putri, dapat mencegah terjadinya gangguan keamanan selama masa rekapitulasi suara berlangsung pasca pemungutan suara.

BACA JUGA: Paskapemilu, Aktivitas Pelabuhan STG sudah Normal

“Selama masa rekapitulasi, Polwan Polresta Tanjungpinang melakukan Patroli yang humanis,” kata Heribertus, Jumat (16/2).

Kapolresta menjelaskan, Polwan Polresta Tanjungpinang yang terlibat pengamanan pasca Pemilu berjumlah 18 personel dan akan bergabung pada patroli gabungan skala besar yang melibatkan unsur TNI dan Satpol PP.

Patroli Polwan ini, lanjut Heribertus, menyasar tempat-tempat strategis seperti kantor KPU, Bawaslu, PPK, lokasi rekapitulasi suara kawasan pemukiman penduduk hingga tempat keramaian.

“Dalam patroli ini, petugas Polwan secara humanis akan melakukan dialog dan komunikasi dengan masyarakat,” jelasnya.

Patroli Polwan juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tetap menjaga persatuan dan kesatuan sesama masyarakat.

“Adanya patroli ini situasi di Tanjungpinang tetap aman dan kondusif selama masa rekapitulasi suara, hingga semua tahapan Pemilu selesai,” sebut Kapolresta. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar

Siap-Siap! Tahun 2024 Ada Program Jargas Untuk Batam

0
PGN Berupaya Wujudkan Perekonomian Nasional 2 F Cecep Mulyana
Petugas PGN saat memasang jaringan gas di rumah salah satu warga Batam.

batampos – Tahun 2024 Kota Batam akan kembali mendapat jatah program untuk pemasangan jaringan gas ke perumahaan. Saat ini total jargas di Kota Batam yang telah terpasang 5.738 pelanggan melalui PGN Tbk.

Area Head PGN Batam Wendi Purwanto membenarkan Batam kembali mendapat jatah pemasangan jargas. Namun untuk detail berapa banyak pelanggan yang dapat belum bisa ia rinci.

“Untuk program 2024 detailnya kami masih menunggu arahan karena belum diresmikan,” kata Wendi.

Baca Juga: Kejari Batam akan Melelang 3 Mobil Mewah Selundupan, Minat?!

Namun untuk lokasi, menurut Wendi jalurnya hampir sama dengan lokasi sebelumnya, yakni Batamkota, Sagulung dan Batuaji.

“Tapi untuk resminya masih nenunggu arahan,” tegas Wendi.

Dikatakan Wendi, di Batam Jargaskita memiliki total 5739 pelanggan, yang terdiri dari Jargas program sayang ibu di tahun 2028 sebanyak 739 pelanggan. Kemudian di tahun 2016 sebanyak 3814 pelanggan, dan pemasangan tahun 2021 ada 1.185 pelanggan.

“Untuk pemasangan masih di Batamkota, Batuaji dan Sagulung,” tegas Wendi.

Baca Juga: Tenaris Berikan Beasiswa Senilai $29,000 untuk 164 Siswa di Batam

Syarat pemasangan jargas menurut Wendi berdasarkan rekomendasi dari RT/RW. Yang memang telah mendaftar jauh-jauh sebelum pemasangan dilakukan.

“Untuk pemasangan jargas biasanya kami kolektif melalui perangkat RT, syaratnya KTP dan mengisi form,” pungkasnya.

Salah satu keuntungan jargas oleh masyarakat selain lebih murah dari LPG, juga lebih irit dan lebih aman. (*)

 

Reporter: Yashinta

Empat Warga Batam Meninggal Karena DBD, Ada Balita dan Anak-anak

0
ilustrasi demam berdarah
Ilustrasi.

batampos – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi perhatian serius di sejumlah wilayah Indonesia, tidak terkecuali kota Batam. Seperti diketahui, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi menjelaskan untuk di wilayah Kota Batam, berdasarkan laporan yang masuk ke Dinkes Batam, terdapat 45 kasus DBD di sepanjang tahun ini. Dimana empat pasien diantaranya meninggal dunia.

“Ya, ini kasus yang tercatat sampai 15 Februari ini empat diantaranya meninggal karena DBD, ” ujar Didi, Jumat (16/2).

Menurutnya, kasus kematian akibat DBD angkanya meningkat signifikan dibanding tahun lalu. Dimana sepanjang tahun 2023 hanya ada tiga kasus kematian akibat DBD. Sementara di dua bulan pertama ini saja sudah ada empat kasus meninggal.

Baca Juga: Polisi Dalami Kasus Kematian Buruh Pabrik Olahan Plastik Yang Tertimpa Mesin Produksi

Adapun keempat pasien yang meninggal tersebut adalah TJ, 59, warga Sungai Lekop. Pasien meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Graha Hermin pada 9 Januari 2024 kemarin. Selanjutnya DP, 25, warga Baloi Permai Baloi, meninggal di RS Camata Sahidya pada 24 Januari lalu.

Pasien lain adalah AE, 11, warga Belakang Padang meninggal di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam 24 Januari 2024 lalu. Terakhir, WR, 5 , warga Sungai Beduk yang sebelumnya sempat dibawa ke RSUD dan meninggal pada 30 Januari 2024

“Ke empat kasus ini dua diantaranya sudah dewasa, satu anak-anak dan satu lagi masih balita,” tuturnya.

Baca Juga: Banjir Kerap Merepotkan Pekerja Galangan Kapal di Sagulung

Kasus DBD seringkali muncul di musim pancaroba, khususnya bulan Januari seperti sekarang ini. Tingginya curah hujan mempengaruhi peningkatan kasus DBD. Genangan air timbul setelah hujan berpotensi jadi sarang nyamuk berkembangbiak.

“Peran masyarakat dalam mewaspadai penularan kasus DBD sangat besar. Jika terkena gejala DBD segera ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama,” ungkapnya. (*)

 

Reporter: Rengga Yuliandra

Bersaing dengan Selebriti Lainnya, Perolehan Suara Ahmad Dhani Masih Unggul Sementara

0
Ahmad Dhani (Shafa Nadia/Jawa Pos)

batampos – Ssejumlah selebriti mewarnai pemilu serentak yang berlangsung pada Rabu, 14 Februari 2024 lalu. Di daerah pemilihan Jawa Timur I misalnya, terdapat sejumlah nama selebriti bersaing memperebutkan hati masyarakat. Mereka adalah Ahmad Dhani, Arzeti Bilbina, Andre Hehanusa, dan Krisna Mukti.

Sejumlah artis tersebut bersaing berusaha adu trik dalam memperebutkan hati masyarakat selama masa kampanye. Dan kini hasil dari keseriusan mereka sudah ditentukan oleh masyarakat dengan memutuskan memilih atau tidak memilih mereka.

Dilansir dari laman website KPU, Ahmad Dhani yang nyaleg lewat Partai Gerindra mendapatkan jumlah suara sebanyak 19.032 suara, berdasarkan hasil penghitungan sementara. Di internal Partai Gerindra, Ahmad Dhani menjadi nomor dua perolehan suara terbanyak setelah Ir. Bambang Haryo Soekartono yang mendapatkan jumlah suara sebanyak 32.313.

Artis Arzeti Bilbina berhasil mendapatkan suara sebanyak 15.451 sampai dengan hari ini. Arzeti berhasil menyalip perolehan suara dari caleg Syaikhul Islam yang sebelumnya unggul atas dirinya. Kini, Arzeti berada di urutan pertama perolehan suara terbanyak dari sejumlah caleg PKB. Syaikhul Islam yang awalnya meraih suara terbanyak kini berada di urutan kedua dengan mendapatkan jumlah suara sebanyak 14.489.

Artis Andre Hehanusa yang nyaleg dari PDI Perjuangan di Dapil Jatim I berhasil mendapatkan suara sebanyak 6.381. Jumlah suaranya disalip oleh sejumlah caleg lainnya dari PDIP.

Andre Hehanusa kalah atas perolehan suara dari caleg Puti Guntur Soekarno yang mendapatkan suara sebanyak 16.453. Dia juga kalah atas Indah Kurnia yang berhasil mendapatkan suara sebanyak 14.280. Selain itu, masih ada sejumlah caleg PDI Perjuangan lainnya yang perolehan suaranya lebih banyak dari Andre Hehanusa.

Sementara itu, artis Krisna Mukti hanya mendapatkan suara sebanyak 5.459. Di internal Partai Nasdem, suaranya dikalahkan oleh sejumlah caleg lain. Misalnya dia dikalahkan oleh Drs. Ipong Muchlissoni yang mendapatkan jumlah suara sebanyak 11.047.

Perolehan suara tersebut di atas masih memungkinkan berubah dalam beberapa hari ke depan mengingat jumlah suara yang masuk baru sekitar 39,45 persen atau baru sekitar 5.417 dari total 13.733 TPS. (*)

DPRD Batam Nilai Potensi Kebocoran Pendapatan dari Parkir Semakin Besar

0
Parkir 2 F Cecep Mulyana e1707749461663
Seorang juru parkir mengatur kendaraan yang akan keluar dari area parkir dikawasan Greenland Batamcenter, Senin (11/2). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Anggota DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho menilai Dinas Perhubungan gagal memenuhi kesepakatan bersama soal kenaikan tarif parkir, yang sudah berjalan satu bulan ini.

Ketidaknyamanan soal kenaikan tarif parkir dan pelayanan juru parkir masih jauh dari harapan. Sesuai dengan kesepakatan bersama saat rapat bersama, Dishub diberikan waktu dua pekan untuk menyediakan stiker berlangganan, dan itu gagal karena stiker belum kunjung ada.

“Alasannya masih dalam percetakan. Padahal mereka janji Februari ini bisa memenuhi arahan dari DPRD Batam. Karena banyaknya keluhan soal kenaikan tarif dan ketersediaan karcis parkir,” kata Udin, Jumat (16/2).

Selanjutnya, mengenai penundaan kenaikan tarif yang sudah disampaikan. Saat rapat pihaknya meminta pelayanan parkir dibenahi terlebih dahulu. Meskipun parkir hanya Rp2 ribu kalau karcis tidak ada, itu akan menimbulkan keresahan, dan potensi kebocoran makin besar.

Baca Juga: Jumlah Kendaraan di Batam Tembus 1,5 Juta Unit, Tertinggi di Kepri

“Kalau mobil Rp4 ribu, dan itu lebih besar lagi potensi lost penerimaan daerah. Dari soal karcis saja mereka sudah menunjukkan ketidakmampuan. Jukir juga kalau gak diminta gak dikasihnya karcis. Padahal itu wajib,” tegas Udin.

Selanjutnya adalah penerapan digitalisasi pada penarikan parkir. Dishub sebelumnya juga berjanji akan berupaya menekan kebocoran dengan digitalisasi atau non tunai. Hingga kini, Udin menyebutkan belum ada tampak realisasi dari janji-janji tersebut.

“Sangat mengecewakan. Saya sebagai anggota badan anggaran (Banggar) DPRD nilai ini sudah kegagalan, dan kebijakan yang tergesa-gesa. Mau nambah penerimaan, malah potensi lost yang semakin menganga,” jelasnya.

Jika melihat target Rp15 miliar tahun ini, ia tetap pesimis Dishub bisa memenuhi target tersebut, dengan sistem yang sama seperti tahun 2023 lalu. Parkir tepi jalan ini, menurut Udin berpotensi lebih besar dari pada pajak parkir.

Baca Juga: Ada Pasar di Tengah Hutan Batam, Pakai APBN Senilai Rp 2,5 Miliar

“Titik parkir banyak, tarif retribusinya naik. Tapi pelayanan tak berubah. Dari tahun ke tahun soal karcis saja tidak selesai. Yang jadi catatan adalah selama ini tak pernah capai target. Itu saja,” tegas Udin.

Ia meminta Dishub Batam membenahi sistem parkir di Batam. Sebelum menerapkan kenaikan tarif diterapkan. Hingga kini, pihaknya masih tidak setuju kenaikan tarif. Hal yang terlihat saat ini adalah potensi kebocoran yang semakin besar.

“Mereka ambil setoran itu berdasarkan karcis. Kalau karcisnya yg sobek hanya 10 lembar, sedangkan potensi ada 50 lembar karcis, artinya kebocoran itu makin bertambah,” ungkap Fraksi PDIP ini.(*)

 

Reporter : Yulitavia

Politikus PDIP Geram, Sebut Tak Perlu Lagi Ada Pemilu dan Pilkada

0
Ketua Umum TPN Arsjad Rasjid (kiri-kanan), Gitaris Band SLANK Abdee Negara dan Ketua Tim Penjadwalan Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud Aria Bima saat memberikan keterangan di Jakarta, Rabu (31/01/2024). (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

batampos – Politikus senior PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan, ke depan tidak perlu lagi ada pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) jika rezim bebas menggunakan kekuasaan, sehingga prosesnya sarat manipulasi.

Menurut dia, berbagai kecurangan dan pelanggaran Pemilu 2024 yang tidak ditangani dengan serius oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hingga mencapai puncaknya pada kerancuan sistem rekapitulasi suara yang terindikasi menguntungkan paslon tertentu, akan menjadi preseden bagi penyelenggaraan pemilu bahkan pilkada selanjutnya.

Aria Bima menilai, penguasa baik di pusat maupun di daerah akan memanfaatkan kekuasaan untuk menggiring atau memanipulasi proses pemilu, sebagaimana yang terjadi pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

“Tidak ada yang bisa melawan rezim kalau melihat betapa proses pemilu sekarang yang manipulatif sejak awal ini seolah dibiarkan terjadi. Kalau masih kejadian seperti ini, percuma tahapan pemilu dilakukan, mending oligarki ditunjuk saja biar selesai. Ini mau pakai cara apapun tidak akan bisa dilawan, manuvernya memang untuk memenangkan paslon tertentu,” kata Aria Bima, dalam jumpa pers Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, di Jakarta, Jumat (16/2).

Dia menilai, tidak perlu ada pemilu maupun Pilkada, jika sistemnya seperti saat ini. Sebab, penguasa tidak netral dan menggunakan kekuasaannya untuk memanipulasi sistem pemilu melalui program pemerintah dan pengerahan aparat.

“Kalau pemilu dilakukan dengan sistem seperti sekarang ini, ada politisasi bansos, subsidi pupuk, intimidasi kepada aparat desa melalui dana desa, belum lagi money politic, terus untuk apa kampanye, debat, tim narasi, tim subtansi, tim intelektual dikumpulkan. Tidak ada artinya semua, apalagi dengan closing yang amburadul seperti ini,” ungkap dia.

Dia pun mengatakan, KPU dan Bawaslu seharusnya meminta maaf atas penyelenggaraan Pemilu yang buruk, dan hanya menjadi ajang yang membuang uang negara, namun demokrasi tercoreng.

“Saya merasa tidak perlu lagi ada pemilu, bahkan pilkada juga tidak perlu. Buat apa buang-buang uang untuk penyelenggaraan pemilu, sampai rekap suara aja keliru. Kalau kondisi seperti ini, manipulatif dan tidak ada netralitas dari pemerintah, saya tanya kita masih perlu ada pemilu enggak? Karena sederhana, pakai saja dana desa, ancam kepala desa, tidak perlu paslon berdebat visi-misi, buat kampanye terbuka, dan lain-lain. Toh, hasilnya sudah ketahuan,” serunya. (*)