Rabu, 8 April 2026
Beranda blog Halaman 40

5 Street Coffee Hits di Batam, Tempat Nongkrong Murah dan Estetik Anak Muda

0
Sumber gambar: unsplash.com/@hrypra.

batampos – BATAM – Tren street coffee Batam kian menjamur dan menjadi pilihan favorit anak muda untuk nongkrong santai dengan harga terjangkau.

Konsep kopi pinggir jalan ini menawarkan suasana sederhana namun tetap nyaman dan estetik. Tak heran, banyak spot baru bermunculan dan selalu ramai pengunjung, terutama pada malam hari.

Berikut 5 street coffee hits di Batam yang wajib kamu coba:

1. Van Wagon Coffee & Snack

Tempat nongkrong malam dengan harga ramah di kantong. Cocok untuk santai sambil menikmati suasana malam di kawasan Batam Centre, tepatnya di depan Hotel Green Rose, Edukits.

2. Halley Coffee

Salah satu street coffee populer yang banyak digemari anak muda. Pemesanan juga bisa dilakukan secara online melalui Instagram @_halleycoffee.id.

3. Gow Street

Menawarkan pengalaman minum kopi di ruang terbuka sambil menikmati suasana kota. Berlokasi di Dataran Engku Hamidah, kawasan Batam Kota.

4. B’side Coffee Street

Pilihan tepat bagi yang ingin menikmati variasi menu kopi dengan suasana santai khas pinggir jalan. Lokasinya berada di depan Mitra 10 dan Corner Mart Lubuk Baja.

5. Sana Coffee

Tempat nongkrong yang luas dan nyaman, cocok dikunjungi saat hari biasa maupun akhir pekan. Berlokasi di Sungai Langkai, Batu Aji.

Fenomena street coffee Batam menunjukkan perubahan gaya hidup masyarakat, khususnya anak muda yang kini lebih memilih tempat nongkrong santai, fleksibel, dan tidak menguras kantong.

Selain itu, konsep ini juga menjadi alternatif menarik dibandingkan kafe mahal, tanpa mengurangi kenyamanan dan pengalaman bersantai.

Pengunjung disarankan untuk memastikan lokasi dan jam operasional sebelum datang, mengingat beberapa tempat memiliki jam buka yang berbeda.(*)

Artikel 5 Street Coffee Hits di Batam, Tempat Nongkrong Murah dan Estetik Anak Muda pertama kali tampil pada Metropolis.

Dua Orang Wanita Asal Jawa Barat Hendak Dikirim Pekerja Ilegal di Malaysia via Batam

0
Praktik penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal kembali terungkap di ruang sidang Pengadilan Negeri Batam. F azis Maulana/Batam Pos

batampos – Praktik penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) secara ilegal kembali terungkap di ruang sidang Pengadilan Negeri Batam. Dua perempuan asal Jawa Barat nyaris diberangkatkan ke Malaysia tanpa prosedur resmi. Dalam perkara ini, terdakwa Zul Amri disebut berperan sebagai penghubung di lapangan.

Sidang yang dipimpin hakim Muhammad Eri Justiansyah bersama anggota majelis Tri dan Verdian Martin menghadirkan saksi penangkap dari kepolisian. Jaksa penuntut umum Muhammad Arfian menilai kesaksian itu membuka pola perekrutan yang tersusun rapi, namun melanggar hukum.

“Korban ada dua orang dari Jawa Barat. Mereka rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia,” ujar saksi di hadapan majelis hakim, Selasa (31/3).

Menurut saksi, Zul Amri bertugas menjemput kedua korban setibanya di Batam, lalu menempatkan mereka di sebuah penginapan di kawasan Batu Ampar.

Dari titik itu, proses pemberangkatan disiapkan. Keduanya dijanjikan bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan upah sekitar Rp 6 juta per bulan. Namun, tawaran tersebut tidak melalui mekanisme resmi.

Jaksa menguraikan, skema perekrutan bermula dari unggahan lowongan kerja melalui status WhatsApp milik seorang perempuan bernama Yulia, yang kini masuk dalam daftar pencarian orang. Salah satu korban, Ai Siti Rodiah, merespons tawaran tersebut dan mengajak rekannya, Sri Handayani Lestari.

Keduanya berangkat ke Batam pada 10 Desember 2025. Setibanya di kota itu, mereka diarahkan menghubungi Zul Amri, yang kemudian menjemput dan membawa mereka ke penginapan di kawasan Sei Jodoh.

Sehari berselang, proses pemberangkatan mulai dijalankan. Zul Amri sempat membawa salah satu korban ke kantor imigrasi untuk pengurusan paspor. Namun, sebelum rencana itu berlanjut, aparat kepolisian mencurigai aktivitas tersebut.

Dua anggota Polsek Batu Ampar, David Jonathan Piri dan Chery Alpresco, kemudian mengamankan kedua korban. Dari hasil pemeriksaan, terungkap rencana pengiriman dilakukan secara nonprosedural tanpa dokumen dan mekanisme resmi sebagaimana diatur undang-undang.

Polisi selanjutnya menangkap Zul Amri di kediamannya di kawasan Batam Kota, sehari setelah pengamanan korban.

Dalam surat dakwaannya, jaksa menegaskan terdakwa tidak memiliki kewenangan menempatkan pekerja migran ke luar negeri. Ia juga tidak melengkapi para calon pekerja dengan dokumen wajib, pelatihan, maupun uji kompetensi.

“Perbuatan terdakwa merupakan penempatan pekerja migran secara ilegal,” kata jaksa.

Atas perbuatannya, Zul Amri didakwa melanggar Pasal 81 juncto Pasal 69 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, junto Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Meski rangkaian peristiwa terungkap di persidangan, pihak terdakwa belum mengajukan bantahan. Melalui penasihat hukumnya, Agus Cik, mereka memilih menunda tanggapan.

“Kami tidak membantah keterangan dari kedua saksi. Bantahan akan kami sampaikan dalam pembelaan nantinya,” ujar Agus.

Majelis hakim menunda sidang selama sepekan untuk memberi kesempatan kepada jaksa menghadirkan saksi lanjutan.

Sementara itu, Yulia—yang disebut sebagai pengendali awal perekrutan—masih dalam pencarian aparat.(*)

Artikel Dua Orang Wanita Asal Jawa Barat Hendak Dikirim Pekerja Ilegal di Malaysia via Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Polisi Amankan Truk Angkut 5,2 Ton Kayu Ilegal di Pelabuhan Roro Jagoh Lingga

0
Truk bermuatan 5,2 ton kayu diduga ilegal diamankan Unit Tipidter Satreskrim Polres Lingga di Pelabuhan Roro Jagoh. F. Istimewa untuk Batam Pos.

batampos – Unit Tipidter Satreskrim Polres Lingga mengamankan satu unit truk yang diduga mengangkut kayu ilegal seberat 5,2 ton di Pelabuhan Roro Jagoh, Kabupaten Lingga.

Penindakan dilakukan pada Kamis (26/3) malam saat kendaraan tersebut tengah mengantre untuk menyeberang ke Tanjungpinang.

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan membenarkan pengamanan tersebut. Ia menyebut truk itu diduga membawa kayu ilegal untuk diperjualbelikan di luar daerah.

“Benar, anggota kami dari Unit Tipidter telah mengamankan kendaraan yang membawa kayu tersebut,” ujar Pahala, Selasa (31/3).

Dari hasil pemeriksaan awal, kayu tersebut rencananya akan dikirim ke Tanjungpinang menggunakan kapal Roro. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan setelah petugas melakukan penindakan di lokasi.

Polisi juga mengungkap bahwa kayu tersebut diduga milik seorang warga berinisial S, sementara kendaraan dikemudikan sopir berinisial T dengan truk bernomor polisi BM 8673 GB.

“Saat ini kendaraan beserta barang bukti kayu sudah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Adapun jenis kayu yang diamankan terdiri dari ukuran 3×8×16 dan 2×8×16 dengan panjang masing-masing sekitar 5 meter.

Nilai ekonomis kayu tersebut diperkirakan mencapai Rp4,7 juta per ton, dengan harga beli sekitar Rp2,65 juta per ton.

Polisi masih mendalami asal-usul kayu serta kemungkinan adanya jaringan distribusi ilegal dalam kasus ini. (*)

Artikel Polisi Amankan Truk Angkut 5,2 Ton Kayu Ilegal di Pelabuhan Roro Jagoh Lingga pertama kali tampil pada Kepri.

BMKG Prediksi di Batam akan Terjadi Hujan Lokal Dalam Beberapa Hari

0
Ilustrasi, pengendara roda dua dan empat saat melintasi di tengah guyuran hujan di Kawasan Tiban, beberapa waktu lalu.Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Ancaman kemarau yang mulai terasa di wilayah Kepulauan Riau belum sepenuhnya menutup peluang turunnya hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Forecaster BMKG Hang Nadim, Rayi Anggraeni, mengatakan hujan yang turun bersifat lokal dan tidak merata di seluruh wilayah.

“Hampir seluruh Kota Batam berpotensi hujan, namun tidak merata. Waktunya diperkirakan terjadi pada pagi hingga sore hari,” ujarnya, Selasa, (31/3).

Menurut dia, kondisi serupa juga berpeluang terjadi di sejumlah wilayah lain di Kepulauan Riau, seperti Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Lingga.

Meski demikian, secara umum cuaca di kawasan ini masih didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan.

BMKG mencatat, suhu udara di wilayah tersebut berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius. Sementara itu, kecepatan angin terpantau bervariasi, terutama di kawasan pesisir.

Rayi menjelaskan, terbatasnya pertumbuhan awan hujan dipengaruhi oleh rendahnya kelembapan udara di lapisan atas atmosfer serta relatif kuatnya kecepatan angin di wilayah Kepulauan Riau.

Kondisi ini membuat potensi hujan tidak berkembang secara luas dan cenderung terjadi secara sporadis.

“Potensi hujan yang muncul lebih dipicu oleh aktivitas konvektif lokal,” kata dia.

BMKG mengimbau masyarakat tetap mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun di wilayah perairan.(*)

Artikel BMKG Prediksi di Batam akan Terjadi Hujan Lokal Dalam Beberapa Hari pertama kali tampil pada Metropolis.

Evakuasi Dramatis! Warga Tanjungpinang Lemas Terjebak di Sumur 20 Meter Saat Kuras Air

0
Petugas DPKP Tanjungpinang mengevakuasi warga yang terjebak di dalam sumur sedalam 20 meter di Jalan Tugu Pahlawan. F. DPKP Tanjungpinang untuk Batam Pos.

batampos – Seorang pria berinisial JA ditemukan dalam kondisi lemas setelah terjebak di dalam sumur sedalam sekitar 20 meter di Jalan Tugu Pahlawan, Tanjungpinang.

Korban berhasil diselamatkan oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang dalam proses evakuasi dramatis.

Kasi Pemadam Kebakaran DPKP Tanjungpinang, Derry Ambary mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Senin sore (30/3).

“Kami menerima laporan korban terjebak di dalam sumur dalam kondisi sudah lemas,” ujarnya, Selasa (31/3).

Peristiwa bermula saat JA hendak menguras air sumur menggunakan mesin pompa. Namun, setelah beberapa menit beroperasi, asap dari mesin memenuhi ruang sumur.

Pria itu diduga mengalami kekurangan oksigen setelah menghirup asap knalpot mesin pompa yang terperangkap di dalam sumur.

“Korban lemas akibat menghirup asap dari mesin pompa di dalam sumur,” jelasnya.

Dalam proses penyelamatan, petugas menggunakan teknik vertical rescue untuk mengangkat korban dari dasar sumur dengan aman.

Upaya evakuasi dilakukan secara hati-hati guna menghindari risiko fatal mengingat kondisi sumur yang dalam dan minim oksigen.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Tanjungpinang untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Meski sempat kritis, JA berhasil diselamatkan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (*)

Artikel Evakuasi Dramatis! Warga Tanjungpinang Lemas Terjebak di Sumur 20 Meter Saat Kuras Air pertama kali tampil pada Kepri.

Epson Resmikan Solution Center di Surabaya, Perkuat Akses Solusi Teknologi bagi Pelanggan di Jawa Timur

0
Ruangan Epson Sulution Center di Surabaya. f Istimewa

batampos – Indonesia secara resmi membuka Epson Solution Center Surabaya, sebuah pusat solusi terintegrasi yang menghadirkan berbagai inovasi teknologi terkini untuk mendukung kebutuhan bisnis dan industri di wilayah Jawa Timur.

Berlokasi di Jl. Raya Gubeng No. 62 Surabaya, kehadiran Epson Solution Center ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam mendekatkan teknologi kepada pelanggan, sekaligus memberikan pengalaman langsung melalui demonstrasi produk dan konsultasi bersama tim ahli Epson.

Dalam acara Grand Opening yang berlangsung pada Selasa, 31 Maret 2026, para tamu undangan mendapatkan kesempatan untuk mengeksplorasi beragam solusi Epson, mulai dari teknologi printing, visual display, hingga solusi industri yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas bisnis.

“Pembukaan Epson Solution Center Surabaya merupakan langkah nyata kami untuk semakin mendekatkan inovasi kepada pelanggan, khususnya di wilayah Jawa Timur yang memiliki potensi bisnis yang sangat dinamis. Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar teknologi—kami ingin menciptakan ruang di mana pelanggan dapat merasakan langsung bagaimana solusi Epson dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, sekaligus mendukung praktik bisnis yang lebih berkelanjutan,” ujar Ng Ngee Khiang selaku Managing Director Epson Indonesia.

Epson Solution Center Surabaya menjadi bukti komitmen Epson Indonesia untuk:
1.Mendekatkan Solusi Teknologi – menyediakan akses langsung ke produk dan konsultasi profesional.
2.Memberikan Pengalaman Interaktif – memungkinkan pelanggan mengeksplorasi inovasi secara langsung sebelum mengambil keputusan bisnis.
3.Mendukung Pertumbuhan Bisnis dan Pendidikan – solusi yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan.

“Dengan pusat solusi ini, pelanggan tidak hanya melihat teknologi, tetapi dapat merasakan dampaknya bagi bisnis mereka. Kami percaya teknologi terbaik adalah yang mampu memberikan manfaat nyata, baik secara bisnis maupun lingkungan,” tutup Ng Ngee Khiang.

Acara Grand Opening ini akan diisi dengan berbagai agenda, termasuk demo produk terbaru, sesi diskusi interaktif, serta networking session bersama para pelaku industri dan mitra bisnis.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Epson Solution Center Surabaya, silakan menghubungi tim Epson Indonesia.(*)

Artikel Epson Resmikan Solution Center di Surabaya, Perkuat Akses Solusi Teknologi bagi Pelanggan di Jawa Timur pertama kali tampil pada News.

Januari-Maret 2026 Ada 64 Titik Kebakaran Hutan dan Lahan di Batam

0
Kebakaran di kawasan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) Tanjung Riau, Selasa (24/3) siang. F.Rengga Yuliandra

batampos – Maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Batam selama musim kemarau menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang dinilai mempercepat penyebaran api, sehingga meningkatkan risiko kebakaran di berbagai wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batam, Agus Bendri, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 64 titik kebakaran hutan dan lahan. Sebaran titik api tersebut mayoritas berada di wilayah Sekupang, Nongsa, dan Galang.

Menurut Agus, sebagian besar kebakaran dipicu oleh aktivitas manusia yang kurang memperhatikan faktor keselamatan. Ia menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta menghindari praktik pembakaran sampah sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas.
“Penanganan dan sosialisasi terus kami maksimalkan. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan atau sampah sembarangan demi mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, M. Hafiz, menyampaikan bahwa banyak kasus kebakaran berawal dari hal-hal kecil yang kerap dianggap sepele oleh masyarakat.
Ia menjelaskan, kebiasaan membakar sampah, membuang puntung rokok di area kering, hingga penggunaan api tanpa pengawasan menjadi faktor dominan penyebab kebakaran. Risiko tersebut semakin tinggi saat musim kemarau, ketika kondisi lingkungan lebih kering dan mudah terbakar.
“Masyarakat kami imbau agar tidak membakar sampah, lahan, maupun hutan sembarangan. Selain itu, hindari membuang puntung rokok di area kering dan mudah terbakar,” kata Hafiz.

Selain faktor api terbuka, penggunaan listrik yang tidak sesuai standar juga menjadi perhatian. Instalasi listrik yang tidak layak atau penggunaan peralatan elektronik secara berlebihan berpotensi menimbulkan korsleting yang dapat memicu kebakaran, baik di permukiman maupun area usaha.
Hafiz juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan api terbuka seperti kompor atau lilin tanpa pengawasan. Ia menyarankan setiap rumah dan tempat usaha untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kebakaran.

Dalam upaya mempercepat penanganan, masyarakat diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran. Pelaporan cepat dinilai sangat penting agar petugas dapat segera bertindak sebelum api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Untuk layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Centre 112 yang siaga 24 jam, atau melaporkan kejadian ke pos pemadam kebakaran terdekat. Pemerintah Kota Batam juga memastikan seluruh pos damkar di berbagai wilayah tetap siaga untuk merespons laporan masyarakat.
“Pencegahan dan pelaporan dini adalah kunci keselamatan bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran,” tegas Hafiz.

Pemerintah daerah berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat serta pengawasan bersama, kasus kebakaran hutan dan lahan di Batam dapat ditekan, khususnya selama musim kemarau yang rawan memicu bencana tersebut.(*)

Artikel Januari-Maret 2026 Ada 64 Titik Kebakaran Hutan dan Lahan di Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Kapolda Kepri : Rekrutmen Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

0
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin.

batampos – Komitmen mewujudkan rekrutmen anggota Polri yang bersih dan transparan ditegaskan dalam kegiatan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Wicaksana Laghawa Lantai 2 Polresta Barelang, Selasa (31/3). Kegiatan berlangsung khidmat dan sarat makna sebagai bagian dari penguatan integritas proses seleksi.

Kegiatan tersebut digelar oleh panitia penerimaan terpadu sebagai bentuk komitmen bersama, baik dari unsur internal maupun eksternal, untuk menjaga proses seleksi tetap profesional dan bebas dari praktik kecurangan. Penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah menjadi simbol tanggung jawab moral seluruh pihak yang terlibat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, serta Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono. Kehadiran pimpinan ini sekaligus memastikan proses seleksi berada dalam pengawasan langsung jajaran Polda Kepri.
Selain itu, sejumlah unsur pengawas eksternal juga dilibatkan, di antaranya Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Dispora Kepri, KONI Provinsi Kepri, Kanwil Kemenag Kepri, Disdukcapil Kota Batam, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Batam, hingga unsur psikologi dan masyarakat.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung. “Penerimaan anggota Polri harus dilaksanakan secara bersih dan berlandaskan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh panitia dan peserta harus menjunjung tinggi kejujuran demi menghasilkan anggota Polri yang berkualitas. “Jangan ada praktik penyimpangan dalam proses seleksi. Kita ingin melahirkan personel Polri yang benar-benar siap dan berintegritas,” lanjutnya.(*)

Artikel Kapolda Kepri : Rekrutmen Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan pertama kali tampil pada Metropolis.

Kedutaan Australia Tinjau Kesiapan SAR Batam, Perkuat Jaminan Keamanan Wisatawan di Kepri

0
Kunjungan tim konsuler Kedutaan Australia ke Pos SAR Batam pada Selasa (31/3). Eusebius/Batam Pos

batampos – Kunjungan tim konsuler Kedutaan Australia ke Pos SAR Batam pada Selasa (31/3) pagi menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama keselamatan bagi warga negara asing, khususnya wisatawan asal Australia yang berkunjung ke wilayah Kepulauan Riau.

Kunjungan tersebut dihadiri perwakilan Kedutaan Australia di Jakarta, yakni Consular Manager Mr. Pandu Suryadiputra dan Consul Ms. Sienna McBroom. Mereka disambut langsung oleh jajaran Basarnas, termasuk Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Basarnas Didi Hamzar serta Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli.

Dalam pertemuan tersebut, Basarnas memaparkan kesiapan operasional serta standar prosedur penanganan keadaan darurat, khususnya yang melibatkan warga negara asing di wilayah perairan dan destinasi wisata Kepulauan Riau, termasuk Batam sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan kami dalam menghadapi situasi darurat, terutama jika melibatkan warga negara Australia yang berkunjung untuk bisnis maupun wisata,” ujar Didi Hamzar dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa seluruh prosedur operasi standar (SOP) telah diterapkan secara optimal, termasuk sinergi lintas instansi seperti kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya. Basarnas juga memastikan tidak ada perlakuan diskriminatif dalam penanganan korban, baik warga negara Indonesia maupun asing.

“Semua penanganan dilakukan sesuai standar internasional dengan memaksimalkan sumber daya yang ada di Batam. Tidak perlu ada kekhawatiran, karena kami siap memberikan bantuan secara profesional,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Kedutaan Australia menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan profesionalisme Basarnas dalam menjalankan tugas pencarian dan pertolongan. Mereka berharap kunjungan ini dapat semakin mempererat kerja sama dalam menjamin keselamatan warga Australia di Indonesia.

Kepulauan Riau sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara, termasuk Australia. Tingginya kunjungan wisatawan mendorong perlunya peningkatan standar keselamatan di berbagai lokasi wisata, termasuk resort dan kawasan perairan.

Basarnas juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dari pihak pengelola destinasi wisata. Melalui program edukasi dan sosialisasi, pengelola dan petugas di lapangan didorong untuk memiliki kemampuan penanganan awal saat terjadi kondisi darurat sebelum tim SAR tiba di lokasi.

“Kami terus melakukan edukasi kepada pengelola resort dan tempat wisata agar memiliki sistem rescue sendiri. Harapannya, jika terjadi sesuatu, mereka dapat melakukan penanganan awal dengan cepat,” jelas Fazzli.

Selain sektor pariwisata, Basarnas juga menyoroti masih rendahnya kesadaran keselamatan di kalangan masyarakat, khususnya nelayan. Kebiasaan mengabaikan perlengkapan keselamatan karena merasa sudah berpengalaman menjadi salah satu faktor risiko yang sering ditemui di lapangan.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara Indonesia dan Australia dalam meningkatkan standar keselamatan serta respons tanggap darurat, demi memberikan rasa aman bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Riau.(*)

Artikel Kedutaan Australia Tinjau Kesiapan SAR Batam, Perkuat Jaminan Keamanan Wisatawan di Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Arus Balik di Pelabuhan Sekupang Masih Padat, Penumpang Mencapai 5 Ribu Orang

0
Pelabuhan Domestik Sekupang.

batampos – Arus balik di Pelabuhan Sekupang pada Senin (30/3) masih tercatat padat. Jumlah penumpang tercatat sama dengan hari sebelumnya mencapai 5 ribu penumpang.

Humas Dumai Line, Asmadi, mengatakan kepadatan arus balik pada hari Senin sudah terjadi pada pagi hari hingga sore dengan total puluhan pelayaran.

“Dari pagi sudah ada kapal masuk ke Batam. Perkiraan jumlah penumpang sama dengan hari sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga: WFA dan Sekolah Daring Segera Diterapkan di Batam

Diketahui, penumpang yang balik ke Batam dalam 4 hari belakangan mencapai 25.236. Yakni pada 25 Maret sebanyak 6.038 orang, 26 Maret 6.027 orang, 27 Maret 2026: 5.993 orang, serta 28 Maret 7.172 orang.

“Untuk beberapa hari ke depan jumlah penumpang paling tidak akan sama, atau terjadi penurunan. Yang pasti tidak ada lagi lonjakan,” katanya.

Sementara Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam (KKP), AKP Zharfan Edmond mengatakan pihaknya masih memperketat pengamanan di seluruh pelabuhan.

“Pengamanan masih kiga lakukan dengan menempatkan personel di seluruh pelabuhan, baik domestik maupun internasional, termasuk Pelabuhan Sekupang,” katanya.

Baca Juga: Pembobolan Dana Rp3,4 Miliar, Korban Desak Bank dan Polisi Percepat Penyelidikan

Zharfan menjelaskan selama kegiatan pihaknya melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di area pelabuhan. Kemudian patroli rutin dan patroli gabungan bersama instansi terkait, pengaturan arus penumpang dan kendaraan untuk mencegah penumpukan, dan monitoring dan pengawasan intensif di titik-titik rawan, termasuk area antrean tiket dan ruang tunggu.

“Kita juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tertib, tidak menggunakan jasa calo, serta mengikuti prosedur resmi,” tutupnya.(*)

Artikel Arus Balik di Pelabuhan Sekupang Masih Padat, Penumpang Mencapai 5 Ribu Orang pertama kali tampil pada Metropolis.