Rabu, 24 Juni 2026
Beranda blog Halaman 40

Anindya Bakrie Kukuhkan Ketua dan Pengurus Kadin Kepri 2026-2031, Ini Pesannya

0
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengukuhkan Ketua dan pengurus Kadin Kepulauan Riau periode 2026-2031 di Tanjungpinang. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Ketua dan jajaran pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026-2031 resmi dikukuhkan, Selasa (16/6). Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie.

Dalam prosesi tersebut, Mustava resmi menjabat sebagai Ketua Umum Kadin Kepri untuk masa bakti 2026-2031. Usai pengukuhan, Anindya meminta kepengurusan baru mampu memperkuat peran Kadin sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, arahan pemerintah pusat menekankan agar Kadin dapat membantu pelaku usaha besar berkembang lebih luas sekaligus mendorong usaha kecil naik kelas.

“Karena arahan Presiden, Kadin harus membuat yang besar menjadi lebih besar dan yang kecil menjadi besar. Apalagi kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Kepri sudah berjalan baik dan masih bisa dioptimalkan lebih jauh lagi,” kata Anindya.

Ia menilai Kadin Kepri memiliki peran strategis dalam memasarkan potensi kawasan FTZ kepada investor nasional maupun internasional. Upaya tersebut, kata dia, dapat dilakukan melalui penguatan strategi pemasaran dan kampanye ekonomi yang lebih agresif.

“Saya mendukung Kadin Kepri agar mampu menjadikan kawasan FTZ memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain sektor industri pengolahan, Anindya juga melihat peluang besar Kepri dalam pengembangan investasi berbasis teknologi. Salah satunya melalui pembangunan pusat data atau data center berbasis kecerdasan buatan (AI) yang direncanakan hadir di Batam.

Sementara itu, Ketua Kadin Kepri, Mustava, mengatakan Kepri saat ini menjadi salah satu daerah tujuan utama investasi data center di Indonesia. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi daerah untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menurutnya, struktur kepengurusan Kadin Kepri periode ini juga telah disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha melalui 33 bidang yang fokus mendukung berbagai sektor industri.

“Kepri memiliki peluang yang sangat besar. Dengan dukungan seluruh bidang yang ada di Kadin, kami optimistis organisasi ini akan terus berkembang dan mampu mendukung pertumbuhan investasi,” kata Mustava.

Ia menambahkan, situasi geopolitik global justru menjadi peluang bagi Kepri untuk menarik lebih banyak investasi, khususnya di kawasan FTZ yang menawarkan berbagai kemudahan perizinan dan insentif usaha.

“Kami optimistis ekonomi Kepri akan terus tumbuh. Apalagi kunjungan wisatawan dari negara tetangga seperti Singapura juga terus meningkat setiap pekan,” ujarnya.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Kadin Kepri yang baru dilantik.

Ansar berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Kadin dapat terus diperkuat untuk mengembangkan kawasan ekonomi baru serta meningkatkan daya saing investasi Kepri di tingkat nasional maupun internasional.

“Semoga kita terus bersama-sama membuktikan bahwa Kepri merupakan kawasan ekonomi yang strategis dan memiliki masa depan yang sangat menjanjikan,” pungkasnya. (*)

Artikel Anindya Bakrie Kukuhkan Ketua dan Pengurus Kadin Kepri 2026-2031, Ini Pesannya pertama kali tampil pada Kepri.

Sekitar 500 Mahasiswa akan Gelar Unjuk Rasa pada Kamis, Ini Tuntutannya

0
Sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: M. Sya’ban/Batam Pos

batampos – Sedikitnya 500 mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan di Kota Batam akan menggelar aksi unjuk rasa pada Kamis (18/6). Dua aliansi mahasiswa dijadwalkan turun pada waktu berbeda dengan membawa sederet tuntutan, mulai dari isu nasional seperti harga BBM melambung tinggi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), RUU Perampasan Aset, hingga persoalan lingkungan, sampah, banjir, krisis air bersih, dan ketenagakerjaan di Kota Batam.

‎Jika tidak ada perubahan, aksi mahasiswa akan dipusatkan di Gedung DPRD Kota Batam dan Kantor Wali Kota Batam. Kedua lokasi tersebut diperkirakan menjadi titik konsentrasi massa sejak pagi hingga siang hari.

‎‎Gelombang demonstrasi mula-mula akan dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Kota Batam yang terdiri dari sejumlah organisasi kemahasiswaan, di antaranya GMNI Batam, GMKI Batam, HMI MPO Batam Madani, BEM Universitas Ibnu Sina (UIS), Dewan Mahasiswa Hidayatullah, serta elemen mahasiswa Universitas Riau Kepulauan (Unrik)

‎Koordinator Umum aksi, Muryadi Aguspriawan, mengatakan massa akan berkumpul di kawasan Welcome To Batam (WTB) sekitar pukul 11.00 WIB sebelum bergerak menuju titik aksi.

‎Menurut Muryadi, mahasiswa akan membawa tujuh tuntutan yang terdiri dari lima isu nasional dan dua isu daerah.

‎Untuk isu nasional, mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meminta TNI dikembalikan pada fungsi pertahanan negara, mendesak peninjauan ulang sejumlah undang-undang kepolisian, mengevaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta meminta pemerintah mengkaji ulang pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai berpotensi membebani fiskal negara.

‎Selain isu nasional, mahasiswa juga membawaiau lokal, menyoroti arah pembangunan Batam yang dianggap semakin menjauh dari prinsip keberlanjutan lingkungan.

‎Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan persoalan banjir dan sampah yang hingga kini masih menjadi keluhan masyarakat di berbagai wilayah.

‎Lingkungan Jadi Fokus Utama

‎Koordinator Lapangan aksi, Alwi Djaelani, mengatakan surat pemberitahuan demonstrasi telah disampaikan kepada Polresta Barelang sejak Senin 15 Juni lalu. Ia memperkirakan jumlah peserta aksi mencapai sekitar 150 orang.

‎Menurut Alwi, aksi mahasiswa di daerah tidak boleh dipandang sebelah mata hanya karena pusat pemerintahan berada di Jakarta.

‎”Pandangan bahwa demonstrasi di daerah tidak signifikan adalah kekeliruan besar. Pusat kekuasaan memang berada di Jakarta, tetapi fondasi politik nasional bersandar pada stabilitas daerah,” kata Alwi.

‎Ia menilai persoalan terbesar yang sedang dihadapi Batam saat ini adalah ketimpangan antara laju pembangunan ekonomi dan kemampuan lingkungan dalam menanggung dampaknya.

‎Menurutnya, investasi dan pembangunan fisik berkembang sangat cepat, namun upaya menjaga daya dukung lingkungan justru tertinggal.

‎”Akar masalah Batam adalah paradoks pertumbuhan ekonomi. Pemerintah sibuk mengejar investasi, tetapi persoalan dasar seperti lingkungan hidup dan pengelolaan sampah justru terabaikan,” ujarnya.

‎Mahasiswa menyoroti semakin seringnya banjir yang terjadi di sejumlah wilayah, penyusutan kawasan resapan air, reklamasi pesisir yang mengancam hutan mangrove, pemotongan bukit, hingga alih fungsi kawasan tangkapan air di sekitar waduk.

‎Menurut mereka, kondisi tersebut dapat memicu krisis lingkungan yang lebih besar pada masa mendatang apabila tidak segera dikendalikan.

‎Selain itu, persoalan sampah juga dinilai belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

‎Aliansi mahasiswa mengutip data yang menyebut produksi sampah di Batam mencapai sekitar 1.185 hingga 1.300 ton per hari. Mereka menilai persoalan utama bukan hanya volume sampah yang terus meningkat, tetapi juga lemahnya sistem pengelolaan dari hulu hingga hilir.

‎Mahasiswa bahkan mengancam akan melakukan aksi simbolik berupa pembakaran ban apabila tidak ada perwakilan pemerintah maupun DPRD yang menemui massa aksi.

‎”Semua itu akan kami suarakan. Ketika tidak ada pemangku kepentingan yang datang menemui kami, kami akan membakar ban di depan gedung DPRD sebagai bentuk protes,” tegas Alwi.

‎Aliansi Lain Turun Sejak Pagi, Bawa “Tuntutan 45”

‎Pada hari yang sama, gelombang demonstrasi kedua akan dilakukan oleh kelompok mahasiswa lainnya yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Batam.

‎Berbeda dengan aksi pertama yang dimulai menjelang siang, kelompok ini berencana turun lebih awal sekitar pukul 08.00 WIB.

‎Titik kumpul massa berada di kawasan Lampu Merah Pollux Habibie, Batam Centre. Selanjutnya massa akan melakukan long march menuju Kantor DPRD Kota Batam dan Kantor Wali Kota Batam.

‎Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa Batam, Kevin Manurung, mengatakan aksi tersebut membawa sembilan tuntutan yang mereka namakan sebagai “Tuntutan 45″.

‎”Empat isu nasional dan lima isu lokal. Kami menyebutnya Tuntutan 45,” kata Kevin, Selasa (16/6).

‎Kevin menjelaskan aksi semula direncanakan berlangsung pada awal pekan ini, namun jadwal berubah setelah menyesuaikan mekanisme penyampaian pemberitahuan kepada kepolisian.

‎Awalnya mereka memperkirakan sekitar 100 peserta akan bergabung dalam aksi tersebut. Namun setelah melakukan konsolidasi dengan berbagai kelompok mahasiswa, jumlah massa diperkirakan meningkat hingga mencapai 300 orang.

‎Desak RUU Perampasan Aset hingga Audit Krisis Air Batam

‎Dalam tuntutan nasional, mahasiswa mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset.

‎Bahkan mereka menegaskan akan terus turun ke jalan apabila regulasi tersebut tidak kunjung disahkan.

‎Selain itu mahasiswa juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Sementara untuk isu lokal, mahasiswa menyoroti lima persoalan yang dinilai mendesak di Batam.

‎Pertama, menghentikan berbagai aktivitas yang dianggap merusak lingkungan dan merampas ruang hidup masyarakat.

‎Kedua, mendesak aparat menindak tegas pelaku perusakan lingkungan.

‎Ketiga, meminta audit menyeluruh terhadap persoalan krisis air bersih yang masih dikeluhkan masyarakat.

‎Keempat, menjamin hak tenaga kerja lokal untuk memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas.

‎Kelima, mendesak pemerintah segera menyelesaikan persoalan sampah dan banjir yang terus berulang.

‎Koordinator Lapangan aksi, Pipin Riyansyah, mengatakan demonstrasi tersebut merupakan bentuk respons mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.

‎”Aksi ini merupakan manifestasi gerakan dari jeritan dan tekanan hidup akibat dampak kebijakan pemerintah,” katanya.

‎Menurut Pipin, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.

‎”Sebagai agent of change, kami hadir menjadi mulut masyarakat yang menyuarakan aspirasi agar terwujudnya keadilan dan kesejahteraan rakyat Indonesia, khususnya di Kota Batam,” ujarnya.(*)

Artikel Sekitar 500 Mahasiswa akan Gelar Unjuk Rasa pada Kamis, Ini Tuntutannya pertama kali tampil pada Metropolis.

Pawai Semarakkan Kemilau Muharram 1448 H di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

0
Ratusan jamaah mengikuti pawai Kemilau Muharram 1448 Hijriah yang digelar Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batam, pada Selasa (16/6). Selain pawai, kegiatan juga diisi tausiah, hadrah, nasyid, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Foto: M. Sya’ban / Batam Pos

batampos – Suasana Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batam, tampak semarak pada Selasa (16/6) pagi. Ratusan jamaah yang terdiri dari pengurus masjid, majelis taklim, Badan Bina Qur’an (BBQ), wali santri, hingga remaja masjid mengikuti rangkaian kegiatan Kemilau Muharram 1448 Hijriah yang digelar untuk menyambut Tahun Baru Islam.

‎Kegiatan diawali dengan pawai yang mengelilingi kawasan masjid. Para peserta tampak antusias mengikuti pawai yang berlangsung penuh nuansa kebersamaan dan kekeluargaan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustaz Ridlun Arthol serta ramah tamah antarjamaah.

‎Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan berbagai penampilan bernuansa Islami, seperti hadrah, nasyid, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga penampilan I’rab Ayat Al-Qur’an dari para santri dan remaja masjid.

‎Ketua Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam, Yumasnur, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mengingat kembali makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari.

‎”Alhamdulillah hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diawali dengan pawai dan ditutup dengan ceramah agama. Ini merupakan bagian dari syiar Islam yang terus kita hidupkan di tengah masyarakat,” kata Yumasnur.

‎Menurut dia, terdapat tiga pesan utama yang ingin disampaikan melalui kegiatan tersebut. Pertama, menjadikan peringatan Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat syiar dan ukhuwah Islamiyah.

Kedua, menjadikan momentum hijrah sebagai inspirasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, baik secara pribadi, keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

‎Ketiga, mendorong umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

‎Kegiatan Kemilau Muharram 1448 Hijriah tersebut berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari jamaah.

‎Panitia berharap peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keislaman, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

‎”Melalui momentum Muharram ini, mari kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.(*)

Artikel Pawai Semarakkan Kemilau Muharram 1448 H di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah pertama kali tampil pada Metropolis.

Pengamat Prediksi Harga Laptop Terus Naik: Beli Sekarang Sebelum Makin Mahal

0
Harga laptop semakin tinggi di pasaran. Calon pembeli wajib menentukan kapan waktu yang tepat untuk membeli, sebelum harga semakin naik. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

batampos – Masyarakat yang berencana membeli laptop untuk kebutuhan sekolah, kuliah, maupun pekerjaan disarankan tidak menunda pembelian terlalu lama. Pasalnya, harga laptop diperkirakan masih berpotensi mengalami kenaikan hingga akhir tahun, bahkan berlanjut pada 2027.

Pengulas gadget dari Jagat Review, Dedy Irvan, mengatakan tren pasar perangkat komputasi saat ini berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Jika sebelumnya harga laptop cenderung turun ketika generasi baru dirilis, kini tekanan pada rantai pasok komponen justru membuat harga perangkat berpotensi terus meningkat.

“Kalau memang ada kebutuhan dan ada dana, mending beli sekarang sebelum harganya naik lagi,” kata Dedy.

Menurutnya, periode terbaik untuk membeli laptop sebenarnya terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026. Namun, harga saat ini masih tergolong masuk akal dibandingkan potensi kenaikan yang diperkirakan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.

“Sebetulnya sudah telat ya. Harusnya ambil di akhir 2025 atau awal 2026. Tapi sekarang pun masih lumayan karena harga masih akan naik terus sampai akhir tahun dan kemungkinan berlanjut sampai tahun depan,” ujarnya.

Dedy menjelaskan, salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga laptop adalah meningkatnya harga memori, baik RAM maupun media penyimpanan. Komponen tersebut merupakan bagian penting dalam hampir seluruh perangkat komputasi modern.

Ketika harga komponen memori naik, produsen laptop pada akhirnya akan menyesuaikan harga jual produk mereka di pasar.

“Harga RAM itu tidak akan turun, dia hanya akan naik,” katanya.

Selain faktor memori, perkembangan pesat industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga menjadi pemicu meningkatnya permintaan komponen komputer secara global.

Menurut Dedy, teknologi AI membutuhkan infrastruktur pusat data dan server dalam jumlah besar, terutama memori berkapasitas tinggi untuk melatih dan menjalankan model-model AI terbaru.

Akibatnya, produsen komponen lebih banyak mengalokasikan produksi untuk memenuhi kebutuhan sektor AI dibanding pasar konsumen biasa.

“Pengguna internet di dunia hampir 6 miliar orang. Pengguna AI baru sekitar 1 miliar. Artinya masih ada potensi miliaran pengguna baru yang akan memakai layanan AI,” ujarnya.

Ia menilai kondisi tersebut membuat kebutuhan terhadap memori dan komponen komputasi akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, sehingga berpotensi menjaga tren kenaikan harga perangkat.

Laptop gaming disebut menjadi salah satu kategori yang paling rentan mengalami kenaikan harga. Sebab, perangkat tersebut menggunakan kombinasi prosesor, kartu grafis, RAM, dan penyimpanan dengan spesifikasi tinggi yang sangat bergantung pada ketersediaan komponen premium.

“Apalagi laptop gaming. Memang lagi tidak turun-turun harganya,” kata Dedy.

Karena itu, pengguna yang membutuhkan laptop untuk pekerjaan berat seperti desain grafis, video editing, rendering, computer aided design (CAD), hingga pengembangan AI disarankan mempertimbangkan pembelian lebih cepat.

Selain menghindari kenaikan harga, langkah tersebut juga dapat mengurangi potensi pengeluaran yang lebih besar di masa mendatang.

Menurut Dedy, calon pembeli sebaiknya berfokus pada kebutuhan aktual daripada terus menunggu harga turun yang belum tentu terjadi dalam waktu dekat.

“Kalau memang kebutuhannya sudah ada dan dananya tersedia, lebih baik segera ambil. Karena tren yang terlihat sekarang bukan turun, melainkan naik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasar perangkat keras global saat ini masih berada dalam fase penyesuaian harga akibat tingginya permintaan komponen untuk kebutuhan AI. Kondisi tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga harga baru dianggap normal oleh pasar.

“Sampai harga tinggi itu menjadi normal, kenaikannya masih akan terus terjadi,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, membeli laptop saat ini dinilai menjadi pilihan yang lebih rasional bagi masyarakat yang sudah memiliki kebutuhan jelas untuk pendidikan, pekerjaan, maupun produktivitas jangka panjang. (*)

Artikel Pengamat Prediksi Harga Laptop Terus Naik: Beli Sekarang Sebelum Makin Mahal pertama kali tampil pada Lifestyle.

Polda Kepri Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Judol Libatkan yang Melibatkan 24 WNA

0
Polisi mengamankan barang bukti dari hasil penindakan live judi online di Batam. F. Yashinta/ Batam pos

batampos – Penyidikan kasus dugaan judi online yang melibatkan 24 warga negara asing (WNA) hasil pengungkapan Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri terus bergulir. Meski hingga kini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, penyidik memastikan proses hukum telah mengarah pada tahap yang lebih maju.

Kasubdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Arif Mahari mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman secara menyeluruh sebelum menetapkan status hukum para pihak yang diamankan.

“Untuk 24 orang itu, kami belum menetapkan tersangka. Namun proses penyidikan tetap berjalan dan saat ini masih terus didalami,” ujar Arif, Selasa (16/6).

Menurut dia, puluhan WNA tersebut masih berada di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang karena masih dibutuhkan dalam proses penyidikan. Penyidik harus berhati-hati dalam mengusut perkara tersebut mengingat melibatkan warga negara asing dari berbagai negara.

Arif menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi penyidik adalah persoalan bahasa dan koordinasi dengan kedutaan besar negara asal para WNA. Setiap proses pemeriksaan maupun pendalaman membutuhkan penerjemah serta komunikasi resmi melalui jalur diplomatik.

“Kami harus bersurat ke kedutaan besar masing-masing negara. Prosesnya tentu membutuhkan waktu karena mereka juga memiliki mekanisme sendiri dalam memberikan balasan dan dukungan terhadap proses penyidikan,” katanya.

Selain itu, penyidik juga berencana memeriksa para korban yang diduga menjadi sasaran aktivitas perjudian online tersebut. Para korban diketahui berada di luar negeri dan berasal dari beberapa negara di kawasan Asia.

“Korbannya ada dan seluruhnya berada di luar negeri. Kemungkinan besar penyidik yang akan berangkat untuk meminta keterangan mereka,” ungkap Arif.

Ia menyebutkan, keterangan para korban menjadi salah satu unsur penting yang dibutuhkan untuk melengkapi alat bukti sebelum dilakukan penetapan tersangka.

“Kalau seluruh keterangan dan alat bukti sudah lengkap, termasuk dari korban, tentu akan ada langkah lanjutan untuk menetapkan tersangka,” jelasnya.

Selain memeriksa para WNA, penyidik juga telah meminta keterangan sejumlah warga negara Indonesia (WNI). Salah satunya merupakan pemilik ruko yang digunakan sebagai lokasi operasional aktivitas tersebut.

“Kami sudah memeriksa warga negara Indonesia yang berkaitan dengan tempat yang digunakan. Pendalaman masih terus berjalan,” katanya.

Sebelumnya, Subdit V Cyber Ditreskrimsus Polda Kepri mengungkap aktivitas dugaan judi online yang beroperasi di kawasan Ruko Taman Niaga Sukajadi dan Orchard Park Business Center Batamcenter.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 24 WNA yang berasal dari berbagai negara, di antaranya Vietnam, Filipina, Kamboja, Tiongkok, Suriah, dan beberapa negara lainnya.

Mereka diduga menjalankan aktivitas perjudian online menggunakan kartu permainan bergambar naga yang disiarkan secara langsung melalui platform media sosial. Siaran tersebut diduga menyasar pemain dari negara asal masing-masing dengan menggunakan berbagai bahasa asing.

Empat pekan setelah pengungkapan, penyidik masih fokus melakukan pemeriksaan digital forensik terhadap perangkat elektronik yang disita. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap pola operasional, aliran transaksi, hingga jaringan yang diduga berada di balik aktivitas perjudian online lintas negara tersebut.(*)

 

Artikel Polda Kepri Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Judol Libatkan yang Melibatkan 24 WNA pertama kali tampil pada Metropolis.

1.495 Data Pendaftar SPMB Batam Diduga Bocor, Pemko Gandeng BSSN Telusuri Dugaan Serangan Siber

0
Orang tua mendatangi sekolah karena kesulitan membuat akun di SPMB SMP. f.eusebius sara

batampos – Pemerintah Kota Batam menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menyelidiki dugaan kebocoran 1.495 data pendaftar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belakangan ramai diperbincangkan.

‎Langkah tersebut dilakukan setelah ditemukan indikasi aktivitas mencurigakan pada sistem yang digunakan dalam proses pendaftaran SPMB Kota Batam.

‎Meski demikian, Pemko Batam menegaskan hingga kini belum ada kepastian bahwa data pribadi siswa benar-benar berhasil dikuasai pelaku.

‎Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudy Panjaitan, menjelaskan bahwa dugaan kebocoran tidak berasal dari sistem inti SPMB milik Pemerintah Kota Batam, melainkan diduga berkaitan dengan sistem pihak ketiga yang digunakan untuk mempermudah proses pendaftaran masyarakat.

‎”Makanya sekarang dilakukan mitigasi. Kita sedang merekonstruksi kembali data mana yang diduga bocor dan bagaimana prosesnya. Untuk itu kami langsung bekerja sama dengan BSSN,” kata Rudy saat dihubungi Batam Pos, Senin (16/6).

‎Menurut Rudy, hingga saat ini tim masih melakukan pendalaman untuk memastikan jenis data apa saja yang diduga terekspos. Pemerintah belum dapat memastikan apakah data yang beredar hanya berupa identitas dasar peserta didik atau mencakup informasi yang lebih sensitif.

‎Ia mengatakan investigasi dilakukan secara bersama antara Tim Insiden Siber Kota Batam, BSSN, serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

‎Dari hasil pemantauan awal, ditemukan sedikitnya 14 kali percobaan pembobolan terhadap sistem. Namun seluruh percobaan tersebut disebut gagal menembus sistem keamanan yang ada.

‎”Kami menemukan sekitar 14 kali percobaan akses ilegal. Tetapi sampai sekarang belum bisa dipastikan apakah data benar-benar berhasil dikuasai oleh pihak yang mencoba masuk tersebut. Itu yang sedang kami telusuri melalui proses digital forensik dan mitigasi,” ujarnya.

‎Diduga Memanfaatkan Lonjakan Trafik Pendaftaran

‎Rudy menjelaskan, salah satu dugaan sementara mengarah pada upaya serangan siber yang memanfaatkan tingginya lalu lintas data selama masa pendaftaran siswa baru.

‎Menurut dia, ribuan orang tua siswa mengakses sistem secara bersamaan untuk mencari informasi maupun melakukan pendaftaran sekolah. Kondisi tersebut diduga dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencoba menembus sistem.

‎”Ketika trafik pendaftaran sangat tinggi, ada kemungkinan kondisi itu dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu kami sedang memastikan sumber aksesnya berasal dari mana, apakah dari dalam negeri atau luar negeri,” katanya.

‎Diskominfo juga berupaya menelusuri motif di balik dugaan serangan tersebut.

‎Jika pelaku berasal dari luar negeri, pemerintah akan menelusuri identitas dan tujuan serangan. Sementara apabila berasal dari dalam negeri, ada kemungkinan data tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu, termasuk potensi penyalahgunaan identitas dalam aktivitas perbankan atau layanan digital lainnya.

‎”Kami ingin memastikan tujuan pelaku apa. Setelah itu baru bisa dilakukan langkah antisipasi yang lebih tepat,” ujarnya.

‎Koordinasi dengan Perbankan dan Instansi Terkait

‎Sebagai langkah pencegahan, Diskominfo telah menyiapkan koordinasi dengan sejumlah instansi apabila nantinya ditemukan data warga yang benar-benar terekspos.

‎Instansi yang akan dilibatkan antara lain sektor perbankan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), hingga sejumlah lembaga pelayanan publik lainnya.

‎Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pihak yang mencoba menggunakan identitas korban untuk mengajukan perubahan data, membuka rekening, atau melakukan transaksi yang tidak sah.

‎”Nanti jika ditemukan data yang berpotensi disalahgunakan, kami akan melakukan pemberitahuan kepada pihak terkait dan kepada warga yang bersangkutan agar dapat dilakukan verifikasi ulang,” kata Rudy.

‎SPMB Tetap Berjalan Normal

‎Meski tengah menghadapi dugaan insiden keamanan siber, Rudy memastikan proses SPMB Kota Batam tetap berjalan normal.

‎Menurut dia, sistem pendaftaran telah kembali diamankan dan tidak ada gangguan terhadap layanan yang sedang berlangsung.

‎”SPMB tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada penghentian layanan. Proses pendaftaran masih berlangsung normal,” katanya.

‎Ia meminta masyarakat, khususnya orang tua siswa, untuk tidak panik menghadapi situasi tersebut.

‎Menurut Rudy, salah satu tujuan serangan siber sering kali adalah menciptakan kepanikan publik sehingga kepercayaan terhadap layanan terganggu.

‎”Kami berharap masyarakat tidak perlu panik dan tidak saling menyalahkan. Kasus ini sedang ditangani oleh tim yang berkompeten bersama BSSN dan Komdigi,” ujarnya.

‎Keamanan Siber Akan Diperkuat

‎Sebagai tindak lanjut, Pemko Batam berencana memperkuat sistem keamanan siber melalui penerapan perlindungan berlapis pada seluruh layanan digital pemerintah.

‎Penguatan dilakukan mulai dari lapisan aplikasi, sistem utama hingga pengamanan jaringan secara menyeluruh.

‎Rudy juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga keamanan akun digital masing-masing dengan tidak membagikan kata sandi kepada pihak lain dan rutin mengganti password.

‎”Ke depan sistem keamanan akan diperkuat dengan beberapa lapisan pengamanan tambahan. Di sisi lain masyarakat juga harus ikut menjaga keamanan akun pribadinya,” katanya.

‎Diskominfo menargetkan proses investigasi awal bersama BSSN dan Komdigi segera selesai sehingga hasilnya dapat disampaikan secara terbuka kepada publik.

‎”Hari Rabu kami mulai tahapan mitigasi lebih lanjut bersama BSSN dan Komdigi. Nanti hasilnya akan kami sampaikan secara transparan kepada masyarakat,” ujar Rudy.(*)

Artikel 1.495 Data Pendaftar SPMB Batam Diduga Bocor, Pemko Gandeng BSSN Telusuri Dugaan Serangan Siber pertama kali tampil pada Metropolis.

Tersangka Curanmor Kabur dari Tahanan Polsek Tanjungpinang Kota

0
Tampang tersangka J, tahanan kasus curanmor yang kabur dari Polsek Tanjungpinang Kota. F. Polsek Tanjungpinang Kota untuk Batam Pos.

batampos – Seorang tersangka kasus pencurian sepeda motor (curanmor) berinisial J dilaporkan kabur dari ruang tahanan Mapolsek Tanjungpinang Kota. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Peristiwa kaburnya tersangka tersebut terjadi pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 18.45 WIB. Informasi mengenai kaburnya J kemudian beredar luas di berbagai grup WhatsApp warga di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Dalam pesan yang tersebar, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian atau menghubungi layanan darurat 110 apabila mengetahui keberadaan tersangka.

Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Monang Silalahi, membenarkan kaburnya salah satu tahanan yang merupakan tersangka kasus curanmor tersebut.

Menurutnya, saat ini tim gabungan masih fokus melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri dari tahanan.

“Tim sedang melakukan pengejaran terhadap satu orang tersebut. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” kata Monang, Selasa (16/6).

Meski membenarkan kejadian tersebut, Monang belum bersedia menjelaskan secara rinci terkait kronologi maupun modus yang digunakan tersangka hingga berhasil melarikan diri dari ruang tahanan.

Ia menyebutkan, penyelidikan internal masih dilakukan bersamaan dengan upaya pencarian terhadap pelaku.

“Dia ini memang pelaku curanmor. Untuk sementara itu yang bisa kami informasikan,” ujarnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat atau mengetahui keberadaan tersangka. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu mempercepat proses penangkapan kembali pelaku.

Hingga berita ini diturunkan, tersangka berinisial J masih dalam pencarian aparat kepolisian. (*)

Artikel Tersangka Curanmor Kabur dari Tahanan Polsek Tanjungpinang Kota pertama kali tampil pada Kepri.

Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H Meriahkan Malam Tahun Baru Islam di Teluk Sasah

0
Anak-anak dan warga mengikuti pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Jemaah Musala Al Falah di Desa Teluk Sasah. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Suasana malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam, berlangsung meriah. Jemaah Musala Al Falah menggelar pawai obor yang diikuti puluhan warga, Senin (15/6) malam.

Pantauan di lapangan, peserta pawai didominasi anak-anak yang berjalan membawa obor bambu menyala. Mereka berbaris rapi di tengah rombongan, sementara orang dewasa mengawal di bagian depan dan belakang untuk memastikan kegiatan berlangsung aman.

Rombongan memulai perjalanan dari halaman Musala Al Falah dan menyusuri jalan lingkungan di wilayah RT 003 hingga RT 004. Cahaya obor yang menerangi jalan malam hari menambah semarak perayaan tahun baru Islam di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, pawai juga dimeriahkan oleh kelompok ibu-ibu yang memainkan alat musik tradisional kompang sepanjang rute perjalanan. Alunan musik bernuansa islami membuat suasana semakin khidmat sekaligus meriah.

Ketua Musala Al Falah, Edi Wiyoko, mengatakan pawai obor merupakan agenda rutin jemaah dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Menurutnya, sebelum pawai dilaksanakan, seluruh jemaah terlebih dahulu mengikuti zikir dan doa awal tahun usai Salat Magrib. Setelah menunaikan Salat Isya berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan pawai obor mengelilingi lingkungan sekitar.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Selain menyambut Tahun Baru Islam, pawai obor juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Edi.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari syiar Islam yang mengandung makna penerang bagi kehidupan umat.

Edi berharap tradisi pawai obor yang rutin digelar setiap tahun dapat terus dipertahankan dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga, Yani, mengaku senang dengan pelaksanaan pawai obor yang melibatkan anak-anak dan masyarakat sekitar.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi tradisi positif yang patut dilestarikan sebagai bentuk syukur sekaligus pengingat untuk memperbaiki diri di tahun yang baru.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut setiap Tahun Baru Islam karena sangat baik untuk mempererat kebersamaan warga,” katanya.

Usai berkeliling kampung, seluruh peserta kembali ke Musala Al Falah. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bubur durian bersama yang menambah kehangatan suasana kebersamaan warga. (*)

Artikel Pawai Obor Sambut 1 Muharram 1448 H Meriahkan Malam Tahun Baru Islam di Teluk Sasah pertama kali tampil pada Kepri.

Debu Cepat Menumpuk? Ini 6 Cara Ampuh Menjaga Rumah Tetap Bersih

0
Ilustrasi membersihkan rumah dari debu agar udara lebih sehat (Dok. Freepik)

batampos – Debu yang menumpuk di dalam rumah tidak hanya mengganggu kebersihan, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan penghuni. Partikel debu yang terus terhirup berpotensi memicu alergi, gangguan pernapasan, hingga memperburuk kondisi asma.

Meski rumah rutin dibersihkan, debu tetap bisa muncul setiap hari dan menempel di berbagai sudut ruangan. Karena itu, diperlukan langkah pencegahan yang tepat agar jumlah debu di dalam rumah dapat diminimalkan.

Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut enam cara efektif yang bisa dilakukan untuk mengurangi penumpukan debu di rumah.

1. Gunakan Pembersih Udara

Salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan debu adalah menggunakan alat pembersih udara atau air purifier.

Perangkat ini mampu menyaring partikel debu, rambut, bulu hewan, hingga kotoran kecil yang beredar di udara. Debu sendiri dapat masuk ke dalam rumah melalui pintu, jendela, ventilasi, pakaian, sepatu, maupun hewan peliharaan.

2. Rutin Merawat Sistem Ventilasi

Perawatan sistem ventilasi, pendingin udara, maupun pemanas sangat penting untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah.

Filter yang kotor dapat menjadi sumber penyebaran debu. Karena itu, pemilik rumah disarankan mengganti filter secara berkala sesuai petunjuk pabrikan agar sirkulasi udara tetap optimal dan partikel debu dapat tersaring dengan baik.

3. Kurangi Barang yang Menumpuk

Terlalu banyak barang yang dibiarkan terbuka dapat menjadi tempat menempelnya debu.

Menata rumah dengan rapi serta menyimpan barang dalam wadah tertutup dapat membantu mengurangi area penumpukan debu. Selain itu, pintu lemari sebaiknya selalu ditutup agar pakaian, handuk, seprai, dan perlengkapan lainnya tidak mudah terkena debu.

4. Rawat Hewan Peliharaan Secara Teratur

Hewan peliharaan juga dapat menjadi sumber debu di dalam rumah.

Debu dari hewan biasanya mengandung bulu, sel kulit mati, serbuk sari, bakteri, hingga partikel kotoran dari luar rumah. Oleh karena itu, memandikan dan menyisir hewan peliharaan secara rutin dapat membantu mengurangi penyebaran debu.

5. Bersihkan Rumah Secara Rutin

Membersihkan rumah secara teratur tetap menjadi langkah utama dalam mengendalikan debu.

Gunakan kain mikrofiber saat mengelap permukaan karena lebih efektif menangkap debu dibandingkan kain biasa. Selain itu, ganti seprai setidaknya seminggu sekali dan jangan lupa membersihkan area yang sering terlewat seperti bawah furnitur dan sudut ruangan.

6. Tutup Celah pada Pintu dan Jendela

Celah kecil pada pintu maupun jendela dapat menjadi jalan masuk debu dari luar rumah.

Menutup rapat bagian tersebut tidak hanya membantu mengurangi debu, tetapi juga menjaga kelembapan ruangan serta mencegah kerusakan kusen akibat rembesan air. Dengan demikian, kualitas udara di dalam rumah dapat lebih terjaga.

Menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut secara konsisten dapat membantu menciptakan lingkungan rumah yang lebih bersih, nyaman, dan sehat bagi seluruh anggota keluarga. (*)

Artikel Debu Cepat Menumpuk? Ini 6 Cara Ampuh Menjaga Rumah Tetap Bersih pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Kendaraan Roda Tiga yang Parkir di Dabo Singkep

0
Ilustrasi. F. Istimewa

batampos – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda tiga terjadi di wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Senin (15/6) malam. Seorang pengendara motor bernama Joni (49) meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di RSUD Dabo Singkep.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.54 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi BP 3303 LE saat melintas di lokasi kejadian.

Saat itu, sebuah kendaraan roda tiga jenis Kaisar bernomor polisi BP 6381 WE milik Amiron (46) sedang terparkir di bahu jalan. Kendaraan tersebut berhenti karena pemiliknya tengah menurunkan barang pindahan di sebuah konter milik anaknya.

Ketika proses pemindahan barang berlangsung, korban yang datang dari arah Jalan Kartini diduga tidak melihat kendaraan yang terparkir dan menabrak bagian sudut kanan belakang kendaraan roda tiga tersebut.

Benturan keras menyebabkan korban terpental ke depan, sementara kendaraan roda tiga terdorong beberapa meter dari posisi semula.

Akibat kecelakaan itu, korban mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek pada pipi kiri, luka lecet di tangan kiri dan selangkangan kiri, serta memar pada bagian dada sebelah kiri.

Melihat kejadian tersebut, pemilik kendaraan bersama warga sekitar segera memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans untuk mengevakuasi korban ke RSUD Dabo Singkep.

Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Lingga, Iptu Moch. Fahmi Prakasa, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu korban jiwa tersebut.

“Iya, untuk laka lantas ada,” ujar Fahmi saat dikonfirmasi, Selasa (16/6).

Ia mengatakan, petugas Satlantas Polres Lingga masih melakukan penyusunan laporan serta pendalaman kronologi melalui olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Nanti kalau sudah ada informasi lengkapnya akan segera kami sampaikan,” katanya. (*)

Artikel Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Kendaraan Roda Tiga yang Parkir di Dabo Singkep pertama kali tampil pada Kepri.