Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 406

Arctic Monkeys Comeback, Rilis Lagu Baru Lewat Proyek Amal War Child

0
Arctic Monkeys. F. x.com/PopCave.

batampos – Band indie rock asal Sheffield, Inggris, Arctic Monkeys, dipastikan akan kembali merilis lagu baru setelah vakum hampir empat tahun sejak album The Car yang dirilis pada 2022.

Lagu terbaru Arctic Monkeys dijadwalkan meluncur pada 22 Januari 2026 pukul 15.00 GMT. Kabar ini diumumkan sebagai bagian dari proyek khusus bersama organisasi amal internasional War Child Records.

Proyek tersebut bertujuan menggalang dana dan dukungan kemanusiaan bagi anak-anak yang terdampak perang dan konflik bersenjata di berbagai belahan dunia.

Informasi perilisan lagu baru ini dikonfirmasi langsung oleh War Child Records melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka. Dalam unggahan tersebut, War Child menyebutkan tengah menyiapkan sebuah album kompilasi amal yang akan melibatkan sejumlah musisi dari berbagai genre.

Ini akan menjadi rekaman terbaru pertama Arctic Monkeys sejak terakhir kali merilis materi baru hampir empat tahun lalu, sekaligus menandai kembalinya band yang dipimpin oleh Alex Turner tersebut ke dunia musik.

War Child Records juga telah merilis teaser berupa video singkat yang menampilkan visual simbolis disertai musik instrumental sebagai pengiring pengumuman perilisan lagu.

Meski belum mengungkap detail lengkap, karya terbaru Arctic Monkeys diperkirakan akan menjadi bagian dari kompilasi amal berskala internasional tersebut.

Arctic Monkeys dikenal sebagai salah satu band indie rock paling berpengaruh sejak awal 2000-an, dengan basis penggemar global yang kuat. Pengumuman ini pun disambut antusias oleh penggemar di berbagai platform media sosial.

Sejumlah penggemar berspekulasi apakah lagu tersebut merupakan materi baru sepenuhnya atau berasal dari sesi rekaman lama yang belum pernah dirilis sebelumnya. Hingga kini, pihak Arctic Monkeys belum memberikan keterangan resmi terkait detail musik yang akan diluncurkan. (*)

Artikel Arctic Monkeys Comeback, Rilis Lagu Baru Lewat Proyek Amal War Child pertama kali tampil pada Lifestyle.

Bupati Bintan Buka Peluang Kolaborasi Antardaerah hingga Pemerintah Pusat

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengikuti penutupan Rakernas XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia tahun 2026 di Ballrom Hotel Aston, Batam. F. Zoko untuk Batam Pos.

batampos – Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan terbuka untuk menjalin kolaborasi antardaerah, termasuk dengan Pemerintah Pusat, guna memperkuat pembangunan dan menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Hal tersebut disampaikan Roby usai menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Aston, Batam, Selasa (20/1).

Menurut Roby, Rakernas APKASI menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan dan program yang inovatif, adaptif, serta responsif terhadap dinamika dan isu global yang terus berkembang.

“Rakernas ini menjadi wadah strategis untuk membangun ruang diskusi dan memperkuat kolaborasi antardaerah, termasuk juga dengan Pemerintah Pusat,” kata Roby.

Ia menilai sinergi lintas daerah dan lintas pemerintahan sangat penting dalam mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan sejumlah arahan terkait isu-isu strategis nasional. Salah satu yang disoroti adalah optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tito menegaskan, BUMD seharusnya menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan kontributor PAD, bukan justru menjadi beban anggaran.

“Kita masih menemukan BUMD yang bukannya menjadi penyumbang pendapatan daerah, tetapi malah bergantung pada APBD,” ujar Tito.

Ia menekankan bahwa optimalisasi BUMD merupakan tantangan nyata yang harus segera diatasi agar BUMD mampu mandiri dan memberikan dampak signifikan bagi penguatan ekonomi daerah melalui kontribusi PAD.

Selain itu, Tito juga mendorong seluruh kepala daerah untuk melakukan pemetaan serta identifikasi berbagai tantangan yang ada di wilayah masing-masing.

“Langkah ini penting agar solusi kebijakan yang dirumuskan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung, baik bagi pembangunan daerah maupun pembangunan nasional,” pungkasnya. (*)

Artikel Bupati Bintan Buka Peluang Kolaborasi Antardaerah hingga Pemerintah Pusat pertama kali tampil pada Kepri.

Dishub Anambas Petakan Pelabuhan Rakyat Rusak di Sejumlah Desa

0
Pelabuhan Dusun Mubur, Desa Piasan nampak rusak. Tahun 2026, Dishub lakukan pendataan pelabuhan rakyat yang rusak, terbanyak ada di Siantan Timur. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos. 

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kepulauan Anambas mulai melakukan pendataan terhadap pelabuhan rakyat yang mengalami kerusakan di sejumlah desa.

Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya pelabuhan yang kondisinya dinilai tidak lagi layak dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Pelabuhan rakyat selama ini menjadi akses vital warga untuk mobilitas harian, mulai dari transportasi antar desa, pengangkutan barang, hingga menunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kepulauan Anambas, Nurullah, mengatakan pendataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan laporan dari masyarakat.

“Kita saat ini sudah melakukan pendataan, ditambah laporan dari masyarakat terkait pelabuhan yang membutuhkan perbaikan,” ujar Nurullah kepada Batam Pos, Rabu (21/1).

Menurutnya, laporan masyarakat menjadi dasar penting untuk memetakan tingkat kerusakan dan menentukan prioritas penanganan di lapangan.

Sejauh ini, Dishub mencatat sejumlah pelabuhan rakyat yang mengalami kerusakan berada di Desa Tiangau, Desa Rewak, Desa Piasan, serta hampir seluruh desa di Kecamatan Siantan Timur.

“Kalau di Kecamatan Siantan Timur hampir merata, mulai dari Desa Nyamuk, Mentalib, sampai Serat,” ungkap Nurullah.

Pelabuhan-pelabuhan tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius karena kerusakan yang cukup parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jasa transportasi laut.

Nurullah menjelaskan, kerusakan yang ditemukan di antaranya atap pelabuhan bocor bahkan sebagian roboh, sehingga tidak lagi melindungi penumpang dari panas dan hujan. Selain itu, banyak tiang penyangga yang sudah keropos akibat usia bangunan dan paparan air laut.

Tak hanya itu, lantai pelabuhan di beberapa titik dilaporkan berlubang dan berisiko membuat pengguna terperosok ke laut.

“Mayoritas pelabuhan yang rusak merupakan bangunan lama, sejak masih bergabung dengan Kabupaten Natuna. Saat ini asetnya sudah menjadi milik Kabupaten Kepulauan Anambas,” jelasnya.

Setelah pendataan rampung, Dishub Anambas akan mengupayakan perbaikan dan renovasi melalui penganggaran yang tersedia.

Namun, beberapa pelabuhan membutuhkan perencanaan teknis lebih lanjut atau penyusunan Detail Engineering Design (DED), seperti Pelabuhan Dusun Mubur di Desa Piasan.

Sambil menunggu realisasi perbaikan, Dishub mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan pelabuhan dengan kondisi rusak parah. Jika terpaksa digunakan, warga diminta meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama. (*)

Artikel Dishub Anambas Petakan Pelabuhan Rakyat Rusak di Sejumlah Desa pertama kali tampil pada Kepri.

Atap Tribun Stadion Megat Alang Perkasa Bintan Rusak 30 Persen, Dispora Siapkan Perbaikan

0
Tenaga ahli dari Dinas Perkim Bintan dan Dispora Bintan melakukan survei bersama terkait identifikasi kerusakan di Stadion Megat Alang Perkasa, Bintan. F. M Irzan untuk Batam Pos.

batampos – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bintan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bintan melakukan survei kondisi Stadion Megat Alang Perkasa di Jalan Raya Busung, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Hasil survei menemukan kerusakan cukup signifikan pada bagian penutup atap tribun stadion. Dari hasil pengecekan, kerusakan atap mencapai sekitar 30 persen.

Kepala Dinas Perkim Bintan, Mohammad Irzan, mengatakan penutup atap tribun yang menggunakan material spandek tersebut sudah mengalami korosi dan karat sehingga perlu segera dilakukan perbaikan.

“Kerusakan pada penutup atap stadion yang dari spandek hampir sekitar 30 persen,” ujar Irzan, Rabu (21/1).

Selain atap, tim survei juga menemukan sejumlah kerusakan ringan lainnya, seperti kebocoran di beberapa titik. Namun, Irzan menegaskan kerusakan tersebut masih tergolong minor dan memungkinkan untuk diperbaiki.

“Kerusakan lain masih dalam kategori ringan,” katanya.

Terkait kebutuhan anggaran perbaikan, Irzan menyebutkan pihaknya masih akan melakukan perhitungan secara menyeluruh. Estimasi biaya perbaikan diperkirakan baru bisa diketahui dalam waktu dekat.

“Minggu depan mungkin baru bisa diketahui setelah dihitung secara komprehensif,” ujarnya.

Irzan menambahkan, pelaksanaan pekerjaan perbaikan stadion nantinya akan berada di bawah kewenangan Dispora Bintan, mengingat aset Stadion Megat Alang Perkasa saat ini telah tercatat sebagai aset Dispora.

“Nanti kami bantu untuk penghitungan teknisnya, tapi anggaran dan pelaksanaannya di Dispora,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dispora Bintan, Alfeni Harmi, mengungkapkan kondisi Stadion Megat Alang Perkasa mengalami kerusakan pada bagian atap tribun yang lepas dan berkarat.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna stadion jika tetap digunakan secara normal. Sebagai langkah antisipasi, Dispora Bintan membatasi aktivitas di area stadion dan menyiagakan petugas pengawasan.

“Ada tiga orang petugas yang khusus menjaga kondisi stadion,” kata Alfeni.

Ia juga menyebutkan, perbaikan stadion sempat tertunda karena masih menunggu kejelasan administrasi aset. Namun kini, dengan adanya penegasan dari Dinas Perkim, pengelolaan dan penanganan Stadion Megat Alang Perkasa telah sepenuhnya berada di bawah kewenangan Dispora Bintan. (*)

Artikel Atap Tribun Stadion Megat Alang Perkasa Bintan Rusak 30 Persen, Dispora Siapkan Perbaikan pertama kali tampil pada Kepri.

Viral Video Kurir J&T di Anambas Diduga Lempar Paket, Ini Kata Perusahaan

0
Tampak karyawan J&T Anambas membanting paket konsumen saat hendak memasukkan ke dalam gudang. F. Tangkapan layar video.

batampos – Sebuah video berdurasi 1 menit 40 detik yang memperlihatkan aksi seorang kurir J&T Express diduga melempar paket beredar luas di media sosial dan memicu perhatian warga Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau (Kepri).

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria memindahkan karung berisi paket dari atas kendaraan bak terbuka ke area kantor J&T Express. Namun, paket tidak diturunkan secara perlahan, melainkan diduga dilempar ke bawah, sehingga menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan barang kiriman pelanggan.

Peristiwa dalam video itu diketahui terjadi di kantor J&T Express kawasan Tarempa, Kecamatan Siantan, pada Senin (19/1) malam. Video tersebut kemudian tersebar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan WhatsApp, salah satunya grup Info Anambas Kite (IAK).

Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan terhadap cara penanganan paket tersebut. Salah satu anggota grup WhatsApp menilai tindakan itu berpotensi merusak barang kiriman.

“Habis lah barang. Kena campak macam tu,” tulis seorang warga.

Warga lainnya mengungkapkan kekhawatiran jika paket yang dilempar berisi barang elektronik atau barang pecah belah.

“Gimana kalau barang elektronik atau pecah belah ye?” tulis warga lainnya.

Tak sedikit pula yang menilai aksi tersebut merugikan konsumen, baik yang menggunakan sistem pembayaran di tempat (COD) maupun yang telah melunasi pembayaran.

“Kan rugi si pembeli yang COD atau yang sudah bayar duluan,” tulis seorang warga.

Meski demikian, sebagian warganet mengingatkan agar persoalan ini disikapi secara bijak dan tidak berujung pada tindakan berlebihan.

“Harus ditegur baik-baik, jangan komplain kasar. Nanti yang kerja bisa diberhentikan, kasihan juga dia, ada kebutuhan keluarga,” tulis warga lainnya.

Menanggapi viralnya video tersebut, Koordinator J&T Express Kepulauan Anambas, Syawal, mengakui bahwa tindakan karyawannya tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan.

“Kita mengakui karyawan kita berlebihan dan agak kasar dalam memindahkan barang,” ujar Syawal saat ditemui, Rabu (21/1).

Ia menjelaskan, sesuai SOP, paket seharusnya dipindahkan dengan cara dipikul atau dibawa masuk secara hati-hati ke dalam gudang, bukan dengan cara dilempar.

Syawal menyatakan pihaknya telah memberikan teguran dan akan menjatuhkan sanksi internal kepada karyawan yang bersangkutan sebagai bentuk pembinaan sekaligus efek jera.

Ia juga mengimbau konsumen yang merasa paketnya rusak agar segera melapor ke kantor J&T Express setempat untuk diproses klaim ganti rugi atau pengembalian sesuai ketentuan yang berlaku. (*)

Artikel Viral Video Kurir J&T di Anambas Diduga Lempar Paket, Ini Kata Perusahaan pertama kali tampil pada Kepri.

Next on Netflix Indonesia 2026: Enam Film dan Serial Lokal Siap Tayang

0
F. x.com/PreviouslySerie

batampos – Netflix Indonesia resmi mengumumkan enam judul film dan serial original Indonesia yang akan tayang sepanjang 2026. Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Next on Netflix Indonesia 2026, seperti dikutip dari laman resmi Netflix.

Deretan judul yang diumumkan menampilkan beragam genre, mulai dari drama emosional, romansa, cerita remaja, hingga aksi thriller. Netflix menargetkan tayangan ini dapat menjangkau penonton dari berbagai segmen usia dan preferensi.

Berikut enam film dan serial Indonesia yang akan tayang di Netflix sepanjang 2026:

1. Surat untuk Masa Mudaku (29 Januari 2026)

Film drama yang mengisahkan hubungan tak terduga antara seorang remaja pemberontak dengan pengurus panti asuhan. Keduanya berusaha berdamai dengan masa lalu yang penuh luka.

2. Luka, Makan, Cinta

Serial romansa berlatar dunia kuliner. Cerita mengikuti perjuangan seorang koki ambisius mempertahankan bisnis keluarga di tengah konflik personal dan kisah cinta.

3. Night Shift for Cuties

Serial komedi ringan tentang dua sahabat yang bekerja di sebuah minimarket. Mereka rela melakukan berbagai cara demi mewujudkan impian bertemu idola K-pop.

4. Aku Sebelum Aku

Film drama remaja yang mengeksplorasi hubungan seorang anak dengan ayahnya melalui tugas sekolah tentang sejarah keluarga.

5. Secrets

Serial thriller psikologis yang mengisahkan seorang ibu tunggal yang berusaha membangun hidup baru, namun terus dibayangi masa lalu kelamnya.

6. Serangan Balik

Film aksi yang bercerita tentang mantan tentara yang kembali menghadapi ancaman di desa terpencil, demi melindungi cucu-cucunya.

Netflix menilai pendekatan lintas genre ini menjadi strategi untuk memperkuat konten lokal Indonesia di pasar global. Sepanjang 2025, lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia tercatat menonton tayangan lokal.

Selain itu, sebanyak 35 judul Indonesia berhasil masuk daftar Global Top 10 Netflix, menandakan cerita lokal mampu mendapat resonansi internasional. (*)

Artikel Next on Netflix Indonesia 2026: Enam Film dan Serial Lokal Siap Tayang pertama kali tampil pada Lifestyle.

Masih Kesulitan Air Bersih, Warga Tanjungsengkuang akan Gelar Unjuk Rasa

0
ilustrasi air bersih

batampos – Krisis air bersih yang tak kunjung tuntas membuat warga Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, bersiap turun ke jalan. Setelah hampir satu tahun mengalami gangguan distribusi air, ratusan warga berencana menggelar aksi demonstrasi ke BP Batam, DPRD Kota Batam, Pemerintah Kota Batam, hingga Kantor Air Batam Hilir (ABH).

Warga menuntut pertanggungjawaban atas pelayanan air bersih yang dinilai gagal memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Dalam hampir setahun terakhir, aliran air ke permukiman mereka kerap mengecil, hanya mengalir pada jam-jam tertentu, bahkan mati total dalam 20 hari terakhir.

Selama kondisi tersebut, warga terpaksa bergantung pada distribusi air tangki dari ABH yang jumlahnya terbatas dan tidak merata.

Aini Roslina, salah seorang ibu rumah tangga di Tanjung Sengkuang, mengatakan aksi demonstrasi akan digelar pada Kamis (22/1) pagi. Ia menyebut, aksi ini merupakan bentuk akumulasi kekecewaan warga terhadap lambannya penyelesaian persoalan air bersih.

“Kami ingin solusi konkret dari Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan ABH. Air ini kebutuhan dasar kami, tapi sudah hampir setahun tidak mengalir dengan normal,” ujar Aini saat dihubungi Batam Pos, Rabu (21/1) sore.

Hal senada disampaikan Haris, warga lainnya. Ia menyebutkan aksi akan dimulai pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di Simpang Empat Melcem.

Massa akan membawa tuntutan langsung ke Pemerintah Kota Batam agar wali kota bertanggung jawab atas buruknya pelayanan publik yang dirasakan masyarakat.

“Kami turun ke Pemko dulu. Ini soal tanggung jawab pemerintah terhadap pelayanan dasar masyarakat,” kata Haris.

Menurutnya, warga juga berencana mendatangi BP Batam. Namun, rencana tersebut masih menunggu situasi di lapangan karena pada waktu yang sama terdapat aksi dari warga Kecamatan Sagulung di lokasi yang sama.

“Titik aksinya tetap BP Batam, tapi karena bersamaan dengan aksi warga Sagulung, kami melihat situasi dulu agar tidak bentrok,” ujarnya.

Selain itu, massa juga akan mendatangi Kantor Air Batam Hilir (ABH) sebagai pihak pengelola air bersih. Warga menilai ABH harus bertanggung jawab sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

“ABH harus bertanggung jawab sebagai pengelola. Ini bukan sekadar gangguan teknis, tapi sudah berdampak sosial,” tegas Haris.

Sementara itu, tuntutan ke DPRD Kota Batam difokuskan pada fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah dan pengelola air.

Menanggapi rencana aksi tersebut, Humas Air Batam Hilir (ABH), Ginda Alamsyah, membenarkan pihaknya telah mengetahui rencana aksi warga Tanjung Sengkuang.

“Iya, ada rencana aksi damai besok dari warga Tanjung Sengkuang,” kata Ginda singkat kepada Batam Pos melalui pesan WhatsApp.

Artikel Masih Kesulitan Air Bersih, Warga Tanjungsengkuang akan Gelar Unjuk Rasa pertama kali tampil pada Metropolis.

DPRD Kepri Soroti Minim Buku Rujukan di Sekolah, Dorong Penguatan Literasi Pelajar

0
Anggota Komisi IV DPRD Kepri, Ismiyati. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Ismiyati, menyoroti masih minimnya ketersediaan buku rujukan di sekolah-sekolah, khususnya di Kota Tanjungpinang. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penghambat peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Ismiyati menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari pemenuhan sumber belajar yang memadai, tidak hanya terbatas pada buku pelajaran, tetapi juga buku rujukan yang dapat memperluas wawasan pelajar.

“Tidak hanya buku pelajaran saja, tetapi juga buku rujukan yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan para pelajar,” ujar Ismiyati, Rabu (21/1).

Berdasarkan hasil reses tahun 2025 yang dilakukannya di Tanjungpinang, Ismiyati menemukan bahwa sejumlah perpustakaan sekolah masih kekurangan buku rujukan. Akibatnya, siswa hingga mahasiswa kesulitan mendapatkan referensi tambahan untuk mendukung proses belajar.

Menurutnya, jika ketersediaan buku rujukan di sekolah memadai, pelajar tidak perlu lagi mencari referensi ke luar daerah atau sumber lain yang belum tentu terjamin kualitasnya.

“Kalau kita bicara mutu pendidikan, maka harus bicara tentang ketersediaan sumber belajar itu sendiri,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa pelajar berhak mendapatkan akses terhadap sumber literasi yang berkualitas dan tersertifikasi, termasuk buku pengetahuan umum, agar ilmu yang diperoleh lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kita harus menyediakan buku-buku yang tersertifikasi supaya pelajar mendapatkan ilmu yang benar-benar berkualitas,” pungkasnya.

Ismiyati berharap pemerintah daerah dapat lebih serius memperhatikan pemenuhan buku rujukan di sekolah-sekolah.

Selain itu, ia mendorong penguatan literasi tidak hanya melalui buku cetak, tetapi juga dengan pengembangan perpustakaan digital agar akses sumber belajar semakin luas dan merata bagi pelajar di seluruh wilayah Kepri. (*)

Artikel DPRD Kepri Soroti Minim Buku Rujukan di Sekolah, Dorong Penguatan Literasi Pelajar pertama kali tampil pada Kepri.

DAMRI di Lingga Kembali ke Rute Awal, Dishub: Sesuai Aspirasi Masyarakat

0
Kepala Dishub Lingga Hendry Efrizal. F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga resmi mengembalikan rute layanan Bus DAMRI di wilayah Dabo Singkep dan Daik Lingga ke rute awal pada tahun 2026.

Kebijakan ini diambil setelah menerima berbagai aspirasi dan penolakan masyarakat atas perubahan rute yang diberlakukan pada tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan Lingga, Hendry Efrizal mengatakan, pengembalian rute DAMRI merupakan tindak lanjut dari masukan masyarakat yang disampaikan melalui berbagai pihak, mulai dari warga, kepala desa hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM).

“Iya, untuk rute pelayanan DAMRI memang ada perubahan. Ini bukan kebijakan sepihak, tapi hasil dari aspirasi masyarakat yang sejak awal menolak pengalihan rute pada 2025,” kata Hendry, Rabu (21/1).

Pada tahun 2025, rute DAMRI di wilayah Dabo Singkep sempat dialihkan dari Dabo–Kuala Raya menjadi Dabo–Jagoh. Namun pada 2026, rute tersebut kembali ke jalur awal Dabo–Kuala Raya.

Sementara itu, rute DAMRI di wilayah Daik Lingga yang sebelumnya berubah dari Daik–Pancur–Tanjung Awak menjadi Daik–Penarik, kini juga dikembalikan ke rute semula. Adapun rute Daik–Kudung dipastikan tetap beroperasi tanpa perubahan.

Hendry menjelaskan, perubahan rute yang dilakukan pada 2025 lalu merupakan tindak lanjut dari ketentuan Kementerian Perhubungan RI yang mengatur agar rute Bus DAMRI tidak stagnan dalam kurun waktu tertentu.

“Dalam aturan Kementerian Perhubungan, rute DAMRI tidak boleh sama terus dalam jangka waktu lima tahun. Itu yang menjadi dasar perubahan sebelumnya,” jelasnya.

Meski demikian, Dishub Lingga tetap berupaya mengakomodasi kebutuhan masyarakat. Proses pengembalian rute, kata Hendry, membutuhkan tahapan administratif, termasuk perubahan nomenklatur rute.

“Untuk mengembalikan ke rute lama tidak bisa cepat, karena harus melalui perubahan nomenklatur dan persetujuan kementerian,” ujarnya.

Usulan tersebut akhirnya disetujui oleh pihak kementerian dan PT DAMRI pada awal 2026. Hendry menyebutkan, peluncuran resmi perubahan rute telah dilakukan pada Selasa (20/1/2026) bersama jajaran manajemen PT DAMRI.

“Alhamdulillah, kemarin sudah dilakukan launching bersama manajer keuangan dan manajer usaha PT DAMRI,” pungkasnya.

Dengan dikembalikannya rute DAMRI ke jalur awal, Dishub Lingga berharap akses transportasi masyarakat semakin mudah, sekaligus memberikan pilihan angkutan umum dengan tarif yang terjangkau. (*)

Artikel DAMRI di Lingga Kembali ke Rute Awal, Dishub: Sesuai Aspirasi Masyarakat pertama kali tampil pada Kepri.

Dua Pria Pengedar Sabu Diamankan, Sabu Berasal dari Malaysia

0
    Pria yang diamankan Polda Kepri atas kepemilikan sabu. F istimewa

batampos – Dua pria berinisial AR dan WP diamankan tim opsnal Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri saat berada di pintu masuk Perumahan Gardenia Residence, Sagulung, Kecamatan Batuaji, Senin (19/1) sore. Dari tangan salah satu tersangka, polisi menyita 16,03 gram sabu yang diduga berasal dari Malaysia.

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, mengatakan penangkapan kedua tersangka merupakan hasil tindak lanjut informasi masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di wilayah tersebut.

“Setelah menerima informasi, tim opsnal Unit 1 Subdit 2 langsung bergerak melakukan penyelidikan di wilayah Sagulung,” ujar Ruslaeni , Rabu (21/1).

Menurutnya, tim mulai melakukan pemantauan sejak sekitar pukul 15.30 WIB. Dua jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 17.30 WIB, petugas mengamankan AR dan WP di pintu masuk kawasan perumahan tersebut.

Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan narkotika jenis sabu yang disimpan salah satu tersangka.

“Barang bukti ditemukan di saku WP berupa satu kotak rokok merek Surya yang di dalamnya berisi tiga paket kristal bening diduga sabu,” jelas Ruslaeni.

Hasil penimbangan menunjukkan berat bruto sabu mencapai 16,03 gram. Kedua tersangka bersama barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Kepri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil penyidikan sementara, sabu tersebut diketahui berasal dari Malaysia dan masuk ke Batam menggunakan modus beli putus. Dengan cara ini, jaringan pemasok memutus kontak setelah transaksi dilakukan.

“Modusnya hampir sama. Setelah barang diserahkan, pihak pemberi langsung menghilang dan sulit dilacak,” kata Ruslaeni.

Ia menambahkan, peredaran sabu ini diduga menyasar kalangan remaja, sehingga pengungkapan tersebut dinilai penting untuk mencegah meluasnya penyalahgunaan narkotika di Kota Batam.

Saat ini, penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka serta menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika lintas negara tersebut.

Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara dan denda miliaran rupiah.(*)

Artikel Dua Pria Pengedar Sabu Diamankan, Sabu Berasal dari Malaysia pertama kali tampil pada Metropolis.