Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 4112

Christian Oliver dan Dua Putrinya Meninggal, Kecelakaan Pesawat Jatuh di Laut

0
Christian Oliver Bersama Dua putrinya. (ISTIMEWA )

batampos – Aktor Film Speed Racer dan serial Cobra 11, Christian Oliver dikabarkan meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat pribadi di Karibia pada Kamis (4/1) lalu.

Kecelakaan tersebut melibatkan kedua putrinya yang juga dikabarkan tewas.

Dilansir dari Antara dari Entertainment Weekly, Sabtu (6/1), Christian Oliver dan dua putrinya yakni Madita (10), dan Annik (12), terbang menggunakan pesawat kecil yang dikemudikan oleh pilot bernama Robert Sachs.

Baca Juga:Ditangkap Polisi di Jalanan, Saipul Jamil Mengira Begal

Pesawat tersebut dikabarkan jatuh di laut Bequia sekitar tengah hari waktu setempat.

Menurut laporan Royal St. Vincent dan Kepolisian Grenadines, keempatnya berhasil dievakuasi oleh para nelayan dan penyelam Bequia dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Mereka dibawa ke Kamar Mayat Kingstown, sementara penyelidikan terkait penyebab kecelakaan pesawat tersebut masih dijalankan oleh kepolisian setempat.

Perwakilan dari pihak Christian Oliver belum memberikan informasi lebih lanjut tentang kabar duka ini.

Namun, bintang ‘Speed Racer’ itu sempat meninggalkan tanda tanya bagi publik sebelum kematiannya.

Beberapa hari sebelum insiden, Christian Oliver diketahui sempat mengunggah sebuah foto sedang berada di pantai dan ucapan tahun baru. Dalam keterangannya, ia menyebutkan kata ‘surga’.

“Salam dari suatu tempat di surga! Untuk komunitas dan cinta… Tahun 2024 kami datang!” tulis Christian di akun instagramnya @christianoliverofficial.

Kini, unggahan tersebut dibanjiri dengan komentar duka dari para pengikut dan penggemar. Mereka menyampaikan ungkapan belasungkawa dan simpati atas meninggalnya sang aktor beserta putrinya. (*)

Reporter: JP Group

Ditangkap Polisi di Jalanan, Saipul Jamil Mengira Begal

0
Penangkapan Saipul Jamil oleh petugas kepolisian tidak mengenakan seragam di jalur busway di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Jumat (5/1). (Istimewa)

batampos – Saipul Jamil ditangkap sejumlah petugas kepolisian tanpa mengenakan seragam di bilangan Jakarta Barat, Jumat (6/1). Dia sempat mengira polisi yang menangkapnya adalah begal. Syaiful bahkan teriak-teriak begal dan minta pertolongan saat ditangkap.

Selain itu, dia memilih kabur, alasan mantan suami Dewi Perssik kabur karena merasa tidak ada kesalahan sama sekali dilakukannya.

“Terus terang saya merasa tidak punya salah, saya merasa tidak punya dosa. Tiba-tiba ada motor sebelah kiri saya menyuruh saya berhenti, tapi dengan cara yang tidak baik,” kata Saipul Jamil di Polsek Tambora Jakarta Barat, Sabtu (6/1).

Pria yang kerap disapa Bang Ipul memilih kabur sebagai reaksi spontan mengkhawatirkan keselamatan dirinya. Saipul Jamil awalnya mengira ada orang yang sengaja akan berbuat jahat padanya.

Baca Juga:Ibra Azhari Ditangkap Kelima Kalinya, Lukman Azhari Syok!

“Walaupun memang sempat yang memberhentikan saya itu sudah menjelaskan polisi, tapi saya tidak begitu saja percaya,” tuturnya.

Saipul Jamil tidak percaya karena merasa tidak ada urusan apa pun dengan pihak kepolisian. Mobil yang ditumpangi Bang Ipul semuanya lengkap atau tidak ada masalah apa pun.

“Saya juga nggak ada narkoba, nggak ada apa-apa. Jadi saya takut, saya di situ justru cari perlindungan mau cari kantor polisi, karena yang gedor saya mengaku polisi,” jelasnya.

Jeritan Saipul Jamil yang cukup lantang sebagai ekspresi ketakutannya akan dijahati oleh orang yang mengaku-ngaku sebagai polisi. Saipul Jamil baru tahu persis orang yang mengamankannya benar-benar polisi pada saat berada di Polsek Tambora Jakarta Barat.

“Mohon maaf banget kepada tim dari Polsek Tambora yang saya tiba-tiba sudah berpikir negatif. Saya pikir begal, makanya saya teriak-teriak ‘begal, begal, tolong! Ini Saipul Jamil’,” katanya.

Saipul Jamil diamankan pada Jumat (5/1) kemarin berawal dari transaksi narkoba dilakukan asisten pribadinya dan masuk dalam pantauan polisi. Asisten berinisial S itu pun diburu polisi.

Kebetulan asisten pribadinya berada satu mobil dengan Saipul Jamil. Alhasil,mantan juri salah satu ajang pencarian bakat di televisi ikut diamankan.

Hasil tes urine asisten pribadinya positif. Sedangkan Saipul Jamil dinyatakan negatif, Saipul juga tidak tahu apa pun terkait transaksi narkoba dilakukan asisten pribadinya. Dengan demikian, Saipul Jamil pun dibebaskan. (*)

Reporter: JP Group

BP Batam dan PT ABHi Sentor Jaringan Pipa Air

0

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir (ABHi) menyentor / flush jaringan pipa air di 15 titik wilayah Kota Batam, pada Sabtu, (6/1/2024). Hal itu dilakukan sebagai wujud komitmen BP Batam meningkatkan pelayanan dan kualitas air bersih kepada masyarakat Batam, sebagaimana arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

spam“Jadi flushing hari ini adalah program rutin yang ditambah intensitasnya, mengingat adanya sejumlah keluhan pelanggan,” kata GM SPAM Hilir BP Batam, Djohan Effendy usai meninjau kegiatan.

Disebutkan, menyentor / menggelontor merupakan pekerjaan yang dilakukan untuk membersihkan kotoran berupa kerak dan endapan yang ada dalam saluran perpipaan dengan tekanan tertentu melalui katup pengurasan.

Menyentor / menggelontor juga salah satu cara guna menjaga kualitas dan kontinuitas air yang didistribusikan oleh SPAM Batam.

Flushing ini juga dilakukan usai perbaikan jaringan perpipaan yang bisa menyebabkan air keruh ke pelanggan,” ujarnya.

“Kegiatan hari ini juga ada penambahan beberapa titik ujung pipa pembuangan atau wash out untuk memaksimalkan kualitas air,” ujarnya lagi.

Ditambahkan, proses flushing, sudah dimulai pada Jumat (5/1) kemarin, dan akan dilaksanakan beberapa tahap kegiatan.

“Disaat yang sama, SPAM Batam juga melakukan chemical treatment agar kualitas air yang diterima semakin baik,” pungkasnya.

Adapun titik dilakukan menyentor / menggelontor kali ini di wilayah Botania Garden, SMA 3, Taman Raya tahap 5, Batu Besar, Citra Lautan Teduh, dan kawasan Tiban seperti Taman Sari dan Tiban Global.

BP Batam dan PT ABHi Sentor Jaringan Pipa Air

0

Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir (ABHi) menyentor / flush jaringan pipa air di 15 titik wilayah Kota Batam, pada Sabtu, (6/1/2024). Hal itu dilakukan sebagai wujud komitmen BP Batam meningkatkan pelayanan dan kualitas air bersih kepada masyarakat Batam, sebagaimana arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

spam“Jadi flushing hari ini adalah program rutin yang ditambah intensitasnya, mengingat adanya sejumlah keluhan pelanggan,” kata GM SPAM Hilir BP Batam, Djohan Effendy usai meninjau kegiatan.

Disebutkan, menyentor / menggelontor merupakan pekerjaan yang dilakukan untuk membersihkan kotoran berupa kerak dan endapan yang ada dalam saluran perpipaan dengan tekanan tertentu melalui katup pengurasan.

Menyentor / menggelontor juga salah satu cara guna menjaga kualitas dan kontinuitas air yang didistribusikan oleh SPAM Batam.

Flushing ini juga dilakukan usai perbaikan jaringan perpipaan yang bisa menyebabkan air keruh ke pelanggan,” ujarnya.

“Kegiatan hari ini juga ada penambahan beberapa titik ujung pipa pembuangan atau wash out untuk memaksimalkan kualitas air,” ujarnya lagi.

Ditambahkan, proses flushing, sudah dimulai pada Jumat (5/1) kemarin, dan akan dilaksanakan beberapa tahap kegiatan.

“Disaat yang sama, SPAM Batam juga melakukan chemical treatment agar kualitas air yang diterima semakin baik,” pungkasnya.

Adapun titik dilakukan menyentor / menggelontor kali ini di wilayah Botania Garden, SMA 3, Taman Raya tahap 5, Batu Besar, Citra Lautan Teduh, dan kawasan Tiban seperti Taman Sari dan Tiban Global.

PLN Batam Berhasil Aktifkan MPP 2 x 25 Mega Watt di Suppa di Sulawesi Selatan

0

Dalam rangka mendukung pasokan kelistrikan pada wilayah Sulawesi bagian Selatan (Sulbagsel) PT PLN Batam berhasil melakukan first firing relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) 2 x 25 Mega Watt (MW) dari Paya Pasir Medan ke Suppa di Sulawesi Selatan pada Jumat, 5 Januari 2024. Musim kering berkepanjangan akibat pengaruh El Nino, telah berdampak terhadap keterbatasan kemampuan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menjadi sumber utama pasokan listrik sistem Sulbagsel.

pln suppaDirektur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero), Adi Lumakso, dalam sambutannya mengatakan bahwa keberhasilan first firing ini merupakan wujud kerjasama dan sinergi seluruh PLN Group.

“Kolaborasi dan sinergi kita bersama sukses melakukan relokasi tahap pertama PLTG MPP 2×25 MW dari Sumatera Utara ke Sulawesi Selatan. Nama boleh PLN Batam tapi bekerjanya sampai ke Sulawesi. Ini membuktikan bahwa kolaborasi PLN Group tidak pilih-pilih untuk memulihkan pasokan kelistrikan di Indonesia yang lancar, aman dan efisien,” ujar Adi.

Kemudian Adi menambahkan akan ada relokasi tahap dua di Tello dengan 2×25 MW, sehingga akan ada tambahan daya 100 MW untuk memperkuat sistem kelistrikan Sulbagsel. Namun Adi menekankan bahwa setiap pihak tidak boleh cepat berpuas diri, sebab perkiraan El Nino akan berakhir pada Maret tahun 2024.

“Alhamdulillah kita bersyukur atas tambahan pasokan ini. Semoga dengan kolaborasi PLN Nusantara Power, PLN Indonesia Power, PLN Batam dan PLN Nusa Daya secara optimal dan transparan dapat meningkatkan keandalan. Semoga kedepannya juga Listrik yang disediakan berbasis energi hijau sebagai bentuk komitmen PLN terhadap transisi energi,” harap Adi.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama PT PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra berterima kasih atas mandatory penugasan dari PT PLN (Pesero) kepada PT PLN Batam, sehingga dengan cara yang tidak terbayangkan sebelumnya, PT PLN Batam turut memberi kontribusi sebagai bagian PLN Group untuk bisa menerangi seluruh negeri.

Sebelumya pada Oktober tahun 2023, secara bersama-sama kolaborasi PLN Group telah mengoperasikan pembangkit dengan total daya sebesar 10 MW di Kecamatan Tallo Lama. Melalui kesempatan ini Irwansyah juga berharap musim hujan segera tiba, sehingga pembangkit-pembangkit penunjang utama seperti PLTA dan PLTU dapat kembali beroperasi secara optimal dan dan andal.

“Semoga dengan first firing PLTG MPP 2 x 25 MW ini dapat menghadirkan dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Sulbagsel. Kita bersama-sama juga berdoa kepada Yang Maha Kuasa hujan turun secara kontinyu sehingga debit air dapat terus bertambah dan suplai listrik bisa kembali normal,” pungkas Irwansyah. (*)

Ganja 2,1 Kg Dikirim Lewat Jasa Pengiriman dari Medan ke Batam

0
image0 1 1 e1704476631517
barang bukti ganja saat akan dimusnahkan

batampos– Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri menahan dua tersangka MI, dan R, serta menyita ganja seberat 2,1 kilogram. Keduanya ditahan bersama barang bukti ganja di dua lokasi berbeda.

Pengungkapan ini bermula dari dua laporan pertama 24 Desember 2023 sebanyak 1.945 gram ganja dari tersangka MI, dan dan di hari yang sama dari tersangka R, sebanyak 228 gram ganja, total polisi menyita 2,1 kilogram

“Kami menahan dua tersangka MI, dan ,R, berdasarkan surat hasil pengujian lab BPOM Batam, surat Kejari Batam maka pada hari ini kami laksanakan pemusnahan barang bukti yang disaksikan dua tersangka,kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Muhamad Komarudin, Jumat (5/1).

Komarudin menerangkan pengungkapan perkara ini pada 24 Desember 2023, anggota Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri menerima informasi dari masyarakat mengenai paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika.

“Kami melakukan penyelidikan di salah satu galangan kapal di Sekupang, dan paket tersebut diterima oleh tersangka MI. Usai memeriksa paket ditemukan dua bungkus plastik yang berisikan daun kering ganja,” terangnya.

Terduga tersangka mengakui membeli ganja dari , A , di kota Medan, yang kemudian dikirim melalui jasa pengiriman dengan alamat penerima tersangka, MI, di Batam.

BACA JUGA: Tangkap Lima Tersangka, BNNP Kepri Amankan 2,7 Kg Sabu dan 919 Gram Ganja

“Dari pemeriksaan tersangka mengaku bahwa ada rekannya yang turut terlibat dalam transaksi ganja itu yaitu R,” terangnya.

Tak berselang lama anggota mendeteksi keberadaan terduga tersangka ,R ,di perumahan di Batuaji dan ditemukan satu bungkus plastik berisi batang ganja.

“Kedua tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan surat dari hasil pengujian Balai POM di Batam bahwa daun kering diduga ganja yang disita dari tersangka benar positif ganja dan mengandung Cannabis (Ganja).

“Barang bukti tersebut sesuai dengan dilakukan pemusnahan,”jelasnya.

Kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 111 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan paling singkat lima tahun,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis

Masyarakat yang Terlibat Sortir dan Pelipatan Surat Suara di Kantor KPU Bintan Dapat Honor Rp 200 hingga Rp 250 per Lembar

0
Masyarakat yang terlibat dalam proses sortir dan pelipatan surat suara di kantor KPU Bintan, Kamis (4/1/2024). F.KPU Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Masyarakat yang terlibat dalam proses sortir dan pelipatan surat suara menerima honor dari KPU Bintan mulai Rp 200 hingga Rp 250 per lembar.

Ketua KPU Bintan, Haris Daulay mengatakan, proses sortir dan pelipatan surat suara di kantor KPU Bintan berlangsung selama 7 hari dimulai Kamis (3/1/2024).

Dia mengatakan, masyarakat yang terlibat dan menjadi petugas sortir dan pelipatan surat suara akan menerima besaran honor berdasarkan petunjuk teknis KPU RI.

Untuk sortir dan pelipatan surat suara presiden/wakil presiden, dia menyebut, petugas sortir dan pelipatan surat suara akan menerima honor sekira Rp 200 per lembar.

BACA JUGA: Upah Lipat Surat Suara Per Lembarnya Rp200

Sedangkan untuk sortir dan pelipatan surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, kata dia, petugas sortir dan pelipatan surat suara akan menerima honor sekira Rp 250 per lembar.

Dia menyebut, total surat suara yang disortir dan dilipat sekira 630 ribu lembar untuk lima jenis surat suara meliputi presiden/wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten.

Dalam proses sortir dan pelipatan surat suara, dia mengatakan, diawasi langsung oleh aparat Kepolisian dan Bawaslu Bintan. (*)

Reporter: Slamet N

Di Batam masih Ada 1.022 Anak Penderita Stunting

0
stunting
Ilustrasi stunting. Foto: JawaPos.com

batampos– Angka stunting di Kota Batam pada 2023 mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Terhitung sejak Januari 2023 hingga Desember 2023 angka stunting di Batam turun di angka 1.022 anak atau sebesar 1,71 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengaku, berdasarkan data sepanjang empat tahun terakhir angka stunting di Batam terus mengalami penurunan. Dimana, pada tahun 2020 jumlah anak penderita stunting sebanyak 3.876 atau 7,21 persen. Menurun pada tahun 2021 sebanyak 6,02 persen atau berjumlah 3.367. Kemudian, di tahun 2022 turun jadi 1.441 atau 2,42 persen angka penderita stunting.

“Angkanya terus turun dan di tahun 2023 ini tercatat di angka 1.022 anak atau 1,71 persen, ” kata Didi, Jumat (5/1).

Dikatakan Didi, penurunan angka stunting ini merupakan hasil kerja keras yang selama ini dilakukan Pemko Batam bersama kader dan semua pihak percepatan penanganan stunting.

BACA JUGA: Cegah Stunting, Kader Posyandu Beri Balita Makanan Tambahan

“Pencegahan kasus stunting dari tahun ke tahun semakin membaik , ” tambah Didi.

Sebagaimana diketahui, Pemko Batam juga telah membentuk kader pendamping keluarga yang berjumlah 1.632 orang yang terbagi dalam 544 tim. Kinerja pencegahan stunting juga didukung oleh kader posyandu yang berjumlah 3.640 orang.

Selain itu, Pemkot Batam mengerahkan OPD terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas pemberdayaan Perempuan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah dan Dinas Perikanan untuk bersama-sama mencegah stunting.

“Bila melihat data tahun 2023 ini seluruh puskesmas di Batam melaporkan kasus stunting, ” bebernya.

Kasus tertinggi berada di puskesmas Batuaji dengan 219 kasus stunting. Lalu puskesmas Botania 154 kasus, puskesmas Sekupang 79 kasus stunting dan puskesmas Sungai Pancur dengan 63 kasus. Sementara kasus stunting terendah berada di puskesmas Galang 2 kasus. Puskesmas Tanjung Buntung 9 kasus dan puskesmas Rempang Rempang Care 7 kasus.

“Untuk secara keseluruhan totalnya 1.022 kasus, ” pungkas Didi. (*)

Reporter: Rengga

Pemilik Kayu Belum Tertangkap,  Supir Pikap pun Menangis di Pengadilan

0
unnamed 7 e1704475601359
dua terdakwa saat mengikuti persidangan

batampos– Ranto Parlindungan dan Patar M, yang sehari-hari bekerja sebagai supir minibus pikap hanya bisa menangis saat dituntut 2 tahun dan 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri Batam, Jumat (5/1). Mereka dinilai jaksa bersalah karena membawa kayu hasil hutan tanpa dokumen.

Dalam amar tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) kedua terdakwa dalam dakwaan terpisah dinyatakan terbukti bersalah, sebagaiman dakwaan jaksa, melanggar pasal 83 Ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan “Dengan sengaja mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH).

“Menuntut terdakwa Ranto dan terdakwa Patar dengan masing-masing 2 tahun dan 6 bulan penjara. Menuntut denda terhadap terdakwa dengan Rp 500 juta, yang apabila tak dibayar diganti 6 bulan penjara,” ujar JPU dalam sidang yang dipimpin Sapri Tarigan di Pengadilan Negeri Batam.

Atas tuntutan itu, majelis hakim Sapri Tarigan menanyakan tanggapan kedua terdakwa atas tuntutan.

Patar, pria berjabang ini pun langsung menangis. Ia memohon keadilan hukuman kepada majelis hakim. Sebab, ia yang bekerja sebagai supir tak tahu jika kayu yang diangkut itu adalah terlarang.

“Sehari-hari saya bawa sembako. Hari itu saya disuruh bawa kayu. Saya tak tahu jika itu terlarang, karena saya bekerja atas perintah atasan,” ujar Patar.

Menurut dia, sejak ditangkap, kehidupan anak istrinya Luntang Lantung. Sebab ia lah tulang punggung keluarga, namun saat ini berada di dalam penjara dan tak bisa memberi nafkah

“Anak saya masih kecil-kecil pak hakim. Saya tulang punggung keluarga. Selama ini bekerja untuk menghidupi mereka, sekarang saya dalam penjara, kehidupan mereka jadi menderita,” ungkap Patar.

BACA JUGA: Bawa Kayu Ilegal Masuk Batam, Dua Sopir Jadi Tersangka

Hal senada diungkapkan Ranto, yang baru bekerja empat bulan sebagai supir pengangkut sembako . Ia juga berdalih tidak tahu jika kayu yang diangkut adalah barang terlarang.

“Kami tak mungkin menolak, bisa-bisa dipecat,” ujar Ranto.

Dikatakan Ranto, saat mengangkut kayu itu, atasaanya hanya memberi ia tambahan uang makan. Sehingga ia tak merasa jika kayu yang dibawa adalah salah.

“Kami mana tau kalau bawa kayu harus pakai dokumen. Kami ini hanya supir yang tak mengerti hal seperti itu,” tegasnya.

Usai mendengar pembelaan terdakwa, hakim Tarigan kembali mempertanyakan apakah kedua terdakwa menyesal. Dan disambut oleh kedua terdakwa kalau mereka menyesal. Sidang pun akhirnya ditunda dengan agenda putusan pada Minggu depan.

Diketahui, keduanya ditangkap tim Polda Kepri saat membawa puluhan kayu hasil hutan tanpa dokumen. Kayu itu dibawa dari Tanjunguban menuju Batam. Dalam kasus ini, pemilik kayu dinyatakan DPO, begitu juga yang memesan kayu. (*)

Reporter: Yashinta

Hanya Petani Cabai dan Jagung dapat Pupuk Subsidi

0
Sukrianto Jaya Putra

batampos– Petani cabai dan jagung yang ada di Karimun bisa mendapatkan pupuk murah pada tahun. Karena, usulan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk pupuk subsidi telah disetujui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Hanya saja, jumlahnya tidak banyak.

”Proses untuk mendapatkan pupuk subsidi tidak mudah. Karena semuanya harus masuk dalam sistim yang datanya sudah terpusat. Artinya, data petani kita sudah ada di pusat dan disesuaikan dengan nomor induk kependudukan (NIK) yang memang berstatus sebagai petani,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, Jumat (5/1).

Untuk itu, lanjutnya, jumlah pupuk subsidi yang didapatkan untuk petani di Karimun totalnya sebanyak 94,79 ton. Terdiri dari 6,75 ton untuk pupuk subsidi jenis urea dan 88,4 ton untuk jenis pupuk subsidi NPK.

BACA JUGA: Bupati Karimun Ikut Demo Pembuatan Pupuk Biosaka

”Perlu kita sampaikan bahwa peruntukan penggunaan pupuk subsidi juga sudah ditentukan. Yakni, hanya untuk 9 jenis tanaman saja. Seperti tanaman padi, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai, kedelai, kopi, kakao (koko) dan tebu. Selain dari jenis tanaman tersebut tidak bisa menggunakan pupuk subsidi,” ungkapnya.

Untuk Kabupaten Karimun, tambah Sukrianto, pertanian yang bisa mendapatkan pupuk subsidi hanya ada tanaman cabai dan jagung saja. Makanya, yang akan menerima pupuk subsidi nanti hanya petani cabai dan jagung saja. Dan nama-nama penerima sudah terdata.

”Jumlah petani penerima pupuk subsidi di Karimun tahun ini sebanyak 318 NIK. Hal ini sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang sudah ada di Kementerian Pertanian,” jelasnya .

Dikatakannya, memang untuk saat ini di Karimun tidak ada distributor pupuk bersubsidi. Termasuk juga gudangnya tidak ada. Sehingga, penebusan pupuk nanti oleh kelompok petani yang sudah terdata di dalam sistim harus ke Tanjungpinang. Dan untuk menghemat biaya transportasi kapal laut saat penebusan pupuk subsidi tersebut, tentu saja akan dilakukan secara bersama-sama. (*)

Reporter: Sandi P