Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 412

Gentengnisasi akan Diterapkan di Batam, Pemko Segera Susun Aturan Teknis PBG

0
Amsakar Achmad. f Istimewa

batampos – Program gentengisasi yang digaungkan Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, dipastikan akan ditindaklanjuti di daerah, termasuk Kota Batam.

‎Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah menyiapkan langkah konkret berupa penyusunan aturan teknis terkait Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

‎Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan pihaknya segera membuat regulasi untuk mendukung implementasi program tersebut di tingkat daerah.

‎“Dalam waktu dekat nanti kita buat aturan untuk keluar PBG,” ujar Amsakar.

‎Menurutnya, kebijakan ini akan diintegrasikan dalam mekanisme penerbitan Persetujuan Bangunan Gedung agar sejalan dengan arahan pemerintah pusat. Salah satu poin yang akan dibahas adalah ketentuan penggunaan material atap bangunan.

‎Amsakar menyebut, Pemko Batam juga akan berkoordinasi dengan tim Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) guna membahas aspek teknis dan tata ruang sebelum aturan diberlakukan.

‎“Salah satunya kan tim PKKPR, kami akan membahas,” katanya.

‎Ia menegaskan, rencana tersebut akan mengarah pada penggantian atap rumah warga yang masih menggunakan seng menjadi genteng.

‎Kebijakan ini dimaksudkan untuk penataan kawasan permukiman agar lebih tertata dan sesuai dengan arah pembangunan yang diinginkan pemerintah pusat.

‎“Kalau ada nanti direncananya itu ada seng, ya kita minta diubah,” tegasnya.

‎Saat ditanya apakah kebijakan ini akan berlaku untuk seluruh rumah atau hanya bangunan baru, Amsakar menyatakan hal tersebut masih akan dibahas lebih lanjut bersama tim terkait.

‎“Nanti dibahas pada saat pembahasan PKKPR sebelum bangunan gedungnya dikeluarkan,” ujarnya.

‎Dengan adanya rencana ini, Pemko Batam memastikan setiap penerbitan PBG ke depan akan mempertimbangkan ketentuan baru tersebut. Namun, detail teknis pelaksanaannya masih menunggu hasil pembahasan internal pemerintah daerah.(*)

Artikel Gentengnisasi akan Diterapkan di Batam, Pemko Segera Susun Aturan Teknis PBG pertama kali tampil pada Metropolis.

Pedagang Ancam Naikkan Harga Daging Sapi Jadi Rp170 Ribu per Kg Jelang Idul Fitri 2026

0
Warga membeli daging sapi di salah satu kios Pasar Bintan Center, Tanjungpinang. Pedagang berencana menaikkan harga menjadi Rp170 ribu per kilogram jelang Idul Fitri 2026. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Asosiasi Peternak dan Pedagang Sapi Kota Tanjungpinang menyatakan akan menaikkan harga daging sapi segar menjadi Rp170 ribu per kilogram menjelang Idul Fitri 2026.

Kebijakan tersebut direncanakan menyusul ketentuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menetapkan harga acuan penjualan daging sapi sebesar Rp140 ribu per kilogram.

Ketua Asosiasi Peternak dan Pedagang Sapi Tanjungpinang-Bintan, Thamrin, mengatakan harga Rp140 ribu per kilogram dinilai tidak memberikan keuntungan bagi pedagang di daerah.

“Ketersediaan aman. Tapi kalau Bapanas tetap berkeras harus Rp140 ribu, saya mundur memenuhi kebutuhan. Tidak mau meneruskan risiko,” ujar Thamrin, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, dengan harga jual Rp150 ribu per kilogram saja, pedagang masih belum memperoleh keuntungan yang layak. Apalagi sebagian besar pasokan sapi untuk Pulau Bintan didatangkan dari Lampung dengan biaya distribusi yang cukup tinggi.

“Kalau Rp150 ribu tidak ada untung. Kalau Rp170 ribu pun untungnya tipis, karena ongkosnya tidak main-main. Itu yang tidak dihitung,” katanya.

Thamrin menilai kebijakan harga acuan seharusnya mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah, terutama wilayah kepulauan seperti Tanjungpinang dan Bintan yang memiliki biaya logistik lebih besar.

Saat ini, ia mengaku memiliki 17 ekor sapi di kandang dan dalam waktu dekat akan mendatangkan tambahan 11 ekor dari Lampung untuk memenuhi kebutuhan menjelang Lebaran.

Meski demikian, pihaknya masih menunggu kebijakan lanjutan dari Bapanas terkait fleksibilitas harga jual di daerah.

Selain itu, ia juga menyoroti minimnya penjualan jeroan yang berdampak pada perputaran modal pedagang.

“Kami juga minta ada jaminan soal harga. Sekarang jeroan kurang laku, otomatis modal yang harus dikeluarkan juga tinggi,” pungkasnya. (*)

Artikel Pedagang Ancam Naikkan Harga Daging Sapi Jadi Rp170 Ribu per Kg Jelang Idul Fitri 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

Garuda dan Citilink Pangkas Harga Tiket Ekonomi Hingga 18 Persen, Ini Tanggal Pembelian

0
Pesawat Garuda Indonesia tengah diparkir di bandara Soekarno-Hatta. (f.bloomberg)

batampos – Kabar baik bagi masyarakat yang bersiap mudik Lebaran 2026. Garuda Indonesia bersama anak usahanya, melakukan penyesuaian harga tiket penerbangan kelas ekonomi guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik.

Dalam hal ini, Garuda Indonesia telah menyesuaikan harga tiket untuk pembelian melalui seluruh kanal penjualan mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026.

Adapun periode penerbangan yang mendapatkan insentif berlaku pada 14–29 Maret 2026. Kebijakan ini mengacu pada PMK Nomor 4 Tahun 2026, KP-DJPU 27 Tahun 2026, dan KM 43 Tahun 2026. Sementara itu, Citilink memberlakukan penyesuaian harga tiket kelas ekonomi efektif sejak 11 Februari 2026.

Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Untoro menyampaikan kebijakan ini diharapkan memperluas aksesibilitas layanan transportasi udara dengan segmentasi pasar yang saling melengkapi dalam Garuda Indonesia Group.

“Kami mendukung langkah Pemerintah dalam menghadirkan kebijakan stimulus yang terkoordinasi dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kebijakan ini menegaskan pentingnya konsolidasi kebijakan secara strategis untuk memperkuat peran maskapai nasional sebagai penyedia layanan publik, khususnya pada periode peak season Lebaran,” ujar Thomas dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).

Dia membeberkan, penyesuaian harga tiket Lebaran 2026 diproyeksikan berada pada kisaran 17–18 persen. Penurunan ini didukung kombinasi insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100 persen, serta penyesuaian Passenger Service Charge (PSC) dan fuel surcharge.

Thomas menambahkan, proyeksi pertumbuhan volume penumpang pada Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. Hal ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi kapasitas dan jaringan penerbangan Garuda Group, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan serta kualitas layanan.

Pihaknya berharap kebijakan ini dapat menjadi fondasi berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem aviasi nasional. “Sinergi antara Pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar sektor penerbangan memperkuat peran sentralnya sebagai penggerak konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.(*)

Artikel Garuda dan Citilink Pangkas Harga Tiket Ekonomi Hingga 18 Persen, Ini Tanggal Pembelian pertama kali tampil pada News.

PELNI Batam Tambah KM Ngapulu Perkuat Angkutan Lebaran 2026

0
Kapal Pelni sedang berlayar. f. istimewa

batampos

– PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyiapkan penguatan armada untuk Angkutan Lebaran 2026 dengan menambah operasional KM Ngapulu guna mendukung layanan rutin KM Kelud pada rute dari dan menuju Batam.

Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan penambahan kapal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Selain KM Kelud, pada masa Angkutan Lebaran 2026 direncanakan ada tambahan KM Ngapulu yang akan membantu layanan di Batam,” ujar Edwin, Jumat (13/2).

Menurut dia, langkah ini juga mempertimbangkan tingginya mobilitas penumpang pada momen hari besar keagamaan, sebagaimana terjadi pada periode sebelumnya.

Berdasarkan Sertifikat Keselamatan Kapal Penumpang (SKKP) yang berlaku, KM Kelud memiliki kapasitas normal 2.607 penumpang dan kapasitas dispensasi 3.457 penumpang.

Sementara itu, KM Ngapulu memiliki kapasitas normal sekitar 2.000 penumpang lebih dan kapasitas dispensasi yang dapat menampung hingga mendekati 3.000 penumpang, sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara nasional, kuota diskon tarif untuk Angkutan Lebaran 2026 mengikuti anggaran yang diberikan pemerintah sebesar Rp42,3 miliar atau potongan 30 persen dari tarif dasar kelas ekonomi.

Program diskon tersebut berlaku untuk seluruh ruas kapal penumpang Pelni dengan periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.

Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran, sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta kelancaran transportasi laut di berbagai wilayah Indonesia.

Edwin menambahkan, pada Angkutan Lebaran 2025 lalu, rute Batam–Belawan (Sumatra Utara) tercatat sebagai lintasan terpadat dengan jumlah penumpang mencapai 25.692 orang.

“Sementara rute sebaliknya, Medan–Batam, mencatatkan 21.592 penumpang dan menjadi rute terpadat kedua. Karena itu, penguatan armada ini penting untuk mendukung kelancaran arus mudik,” katanya.

Dengan tambahan KM Ngapulu pada Lebaran 2026, Pelni Batam berharap kapasitas angkut penumpang semakin optimal, khususnya untuk rute-rute padat dari dan menuju Batam. (*)

Artikel PELNI Batam Tambah KM Dorolonda Perkuat Angkutan Lebaran 2026 pertama kali tampil pada Metropolis.

Keluarga Korban Apresiasi Gerak Cepat Kepoliain Ungkap dan Tangkap Pelaku Curas Lansia di Lubukbaja

0
Penangkapan pelaku curas. f. Humas polsek Lubukbaja untuk Batam pos

batampos – Pengungkapan cepat kasus pencurian dengan kekerasan terhadap lansia di Lubuk Baja mendapat apresiasi dari pihak keluarga korban. Anton Hasanudin, anak dari Etty Suhanti (75), menyampaikan rasa terima kasih atas kesigapan aparat kepolisian yang berhasil menangkap pelaku hanya dalam hitungan jam setelah laporan dibuat.
“Kami sekeluarga berterima kasih kepada Polsek Lubuk Baja yang bergerak cepat. Harapan kami, pelaku mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” ujar Anton, Jumat (13/2/2026).

Seperti diketahui, Etty menjadi korban pencurian dengan kekerasan di rumahnya di Kampung Dalam, Kelurahan Baloi Indah, Rabu (11/2) pagi. Korban mengalami lebam dan pembengkakan di bagian mata kanan setelah dipukul dari belakang hingga sempat tak sadarkan diri.

Pelaku berinisial DD diketahui merupakan teman anak korban yang kerap datang bertamu. Dengan modus berpura-pura meminta dibuatkan kopi dan menyuruh korban membeli rokok, pelaku memanfaatkan kelengahan korban sebelum akhirnya memukul dan merampas gelang emas seberat 60 gram yang dikenakan korban.

Kapolsek Lubuk Baja, Deni Langie, menjelaskan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. “Tim melakukan olah TKP dan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman CCTV. Kurang dari enam jam, pelaku berhasil kami amankan di kawasan Aviari, Batu Aji,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, gelang emas korban telah dijual kepada seseorang berinisial IB yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Uang hasil penjualan sebesar Rp22.550.000 turut diamankan sebagai barang bukti.

Meski pelaku telah ditangkap, Kapolsek menegaskan penyelidikan tidak berhenti sampai di situ. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta menelusuri rekam jejak dan sepak terjang pelaku, termasuk dugaan apakah pernah melakukan aksi serupa di lokasi lain.
“Kami akan terus mengembangkan kasus ini. Termasuk memburu penadah dan menelusuri apakah ada korban lain,” tegasnya.

Saat ini pelaku ditahan dan dijerat Pasal 479 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. Polisi juga kembali mengimbau masyarakat, khususnya warga lanjut usia, agar lebih waspada terhadap tamu yang datang dengan berbagai modus, meski sudah dikenal sekalipun.(*)

Artikel Keluarga Korban Apresiasi Gerak Cepat Kepoliain Ungkap dan Tangkap Pelaku Curas Lansia di Lubukbaja pertama kali tampil pada Metropolis.

49.000 Peserta JKN di Batam Dinonaktifkan, Dinkes Jamin Pelayanan Kesehatan Tetap Jalan

0
Kepala Dinkes Batam dr. Didi Kusmarjadi, SpOG. F. Istimewa

batampos – Kebijakan penonaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat per 1 Februari 2026 memunculkan keresahan di sejumlah daerah, termasuk Kota Batam. Secara nasional, sekitar 11 juta peserta dinonaktifkan dalam proses pemutakhiran data berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Di Batam, dampaknya cukup signifikan. Tercatat sekitar 49 ribu peserta PBI pusat ikut dinonaktifkan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, memastikan layanan kesehatan masyarakat tetap berjalan dan tidak sampai memutus terapi, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis dan katastropik.

“Secara nasional memang ada sekitar 11 juta yang dinonaktifkan. Di Batam kurang lebih 49 ribu. Tapi kami pastikan akses layanan kesehatan tetap ada,” ujar Didi, Jumat (13/2).

Kebijakan ini merujuk pada Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026 dan merupakan bagian dari pemutakhiran data penerima bantuan agar lebih tepat sasaran. Pemerintah pusat menyebut total kuota PBI tetap, namun dilakukan realokasi berdasarkan pembaruan data DTSEN.

Namun di lapangan, sejumlah warga baru mengetahui kepesertaannya nonaktif saat hendak berobat. Kondisi ini paling berisiko bagi pasien yang membutuhkan terapi rutin seperti hemodialisa, kemoterapi, atau pengobatan jantung.

Berobat Jalan Cukup KTP

Didi menjelaskan, bagi peserta yang dinonaktifkan dan membutuhkan pelayanan berobat jalan, masyarakat cukup datang ke puskesmas dengan membawa KTP Batam.

“Untuk berobat jalan di puskesmas cukup dengan KTP. Tidak perlu BPJS aktif. Itu tetap kita layani,” tegasnya.

Sementara untuk layanan yang memerlukan rujukan ke rumah sakit, Dinkes Batam menerapkan mekanisme selektif.
“Kalau memang perlu rujukan ke rumah sakit, baru kita aktifkan melalui dinas kesehatan. Sekarang kita selektif, orang yang benar-benar butuh rujukan saja yang kita aktifkan,” jelasnya.

Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan tetap berjalan sekaligus menjaga pengelolaan anggaran daerah tetap terkontrol, mengingat adanya potensi pergeseran beban pembiayaan dari pusat ke daerah.

Khusus bagi warga dengan penyakit kronis dan katastropik seperti gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah, kanker, penyakit jantung, talasemia, maupun kasus berat lainnya, Didi meminta agar segera mengurus kembali kepesertaan melalui Dinas Sosial.

“Bagi yang punya penyakit kronis dan katastropik seperti cuci darah dan lainnya, segera urus kembali ke Dinsos supaya bisa dimasukkan kembali ke DTSEN dan diaktifkan lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah memberikan masa tenggang waktu tiga bulan untuk proses pembenahan dan reaktivasi data tersebut.“Jangan sampai terapinya terhenti karena urusan administrasi. Masih ada waktu tiga bulan untuk mengurusnya,” kata Didi.

Didi mengakui pemutakhiran data merupakan upaya pemerintah pusat untuk memastikan subsidi tepat sasaran. Namun di daerah, prioritas utama tetap menjaga akses layanan kesehatan masyarakat.

“Pemutakhiran data boleh jalan, tapi pelayanan tidak boleh putus. Itu prinsip kami. Warga tetap harus mendapatkan pelayanan, terutama yang sakit berat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk secara berkala mengecek status kepesertaan JKN agar tidak terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan.

Dengan mekanisme pelayanan berbasis KTP di puskesmas dan aktivasi selektif untuk rujukan rumah sakit, Pemko Batam berharap dampak penonaktifan PBI pusat dapat dikendalikan tanpa mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat.(*)

Artikel 49.000 Peserta JKN di Batam Dinonaktifkan, Dinkes Jamin Pelayanan Kesehatan Tetap Jalan pertama kali tampil pada Metropolis.

28.000 Penerima MBG Keracunan dari 4,5 Miliar Porsi yang Disalurkan, atau Hanya 0,0006 Persen

0
Siswa saat menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 1 Jakarta beberapa waktu lalu. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini telah menyalurkan sebanyak 4,5 miliar porsi makanan kepada masyarakat. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam peresmian SPPG Polri dan Gudang Ketahanan Pangan di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2). “Rakyat harus tahu, kita sudah menghasilkan sampai hari ini 4,5 miliar porsi makanan,” kata Prabowo.

Namun, ia juga mengungkapkan adanya laporan mengenai sejumlah penerima manfaat yang mengalami gangguan kesehatan setelah menerima MBG. “Saya dapat laporan sampai hari ini sudah kurang lebih 28.000 penerima manfaat yang mengalami gangguan, dikatakan keracunan, sakit perut, dan sebagainya 28.000 dari 4,5 miliar,” ucapnya.

Menurut Prabowo, jumlah tersebut sangat kecil dibandingkan total porsi yang telah disalurkan. Ia menyebut angka kasus yang bermasalah hanya sekitar 0,0006 persen.

“Kalau tidak salah itu adalah 0,0006. Artinya 99,9994 persen berhasil. Kalau statistik dibulatkan ke atas, berarti 99,999 persen itu berhasil,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan tidak ada upaya manusia yang dapat berjalan sempurna tanpa kesalahan. “Di mana ada usaha manusia yang 100 persen? Ada, tapi tidak gampang dicapai. Saya dapat laporan kemarin, ini tolong diverifikasi, tapi apa pun statistik kita sampai hari ini, insyaallah kita pertahankan,” pungkasnya.(*)

 

Artikel 28.000 Penerima MBG Keracunan dari 4,5 Miliar Porsi yang Disalurkan, atau Hanya 0,0006 Persen pertama kali tampil pada News.

Polresta Barelang Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Lewat Polisi Sahabat Anak

0
Satlantas Polresta Barelang edukasi tertib berlalulintas kepada murid TK. F. Humas Polresta

batampos – Upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas terus digencarkan Polresta Barelang melalui berbagai pendekatan humanis. Salah satunya dengan menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) kepada siswa TK Muslem Binus International School dalam rangka Operasi Keselamatan Seligi 2026, Kamis (12/02).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut diikuti para siswa taman kanak-kanak dengan penuh semangat. Dalam suasana edukatif dan menyenangkan, personel Satuan Lalu Lintas memperkenalkan dasar-dasar keselamatan di jalan raya, mulai dari pengenalan rambu hingga praktik sederhana yang mudah dipahami anak-anak.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan metode pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan generasi muda. Materi disampaikan melalui metode interaktif, simulasi, dan dialog ringan yang disesuaikan dengan usia anak-anak agar lebih efektif dan membekas.

Dalam sesi praktik, anak-anak diajarkan tahapan menyeberang jalan dengan prinsip “lihat kanan, lihat kiri, dan lihat kanan kembali”. Mereka juga dikenalkan pentingnya menggunakan fasilitas penyeberangan seperti zebra cross sebagai bentuk disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Selain itu, personel Satlantas mengenalkan fungsi helm dan sabuk pengaman. Anak-anak diberikan pemahaman bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas, serta peran orang tua sangat penting dalam memastikan keamanan anak saat berada di jalan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Seligi 2026 yang sedang berlangsung di wilayah hukum Polresta Barelang. Operasi tersebut mengedepankan langkah preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, mengimbau seluruh masyarakat Kota Batam untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban saat ada razia. Ia menegaskan bahwa budaya tertib berlalu lintas harus dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kami mengajak para orang tua untuk menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Gunakan helm, patuhi rambu, lengkapi surat-surat kendaraan, dan utamakan keselamatan. Edukasi sejak dini seperti ini akan lebih kuat jika didukung perilaku orang tua di rumah,” tegasnya.

Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak, diharapkan tertanam budaya disiplin berlalu lintas sejak usia dini sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sadar hukum dan berkontribusi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di Kota Batam. Polresta Barelang pun berkomitmen terus menghadirkan program edukatif serupa sebagai wujud pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. (*)

Artikel Polresta Barelang Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Lewat Polisi Sahabat Anak pertama kali tampil pada Metropolis.

Menapaki Tahun Kuda Api 2026: Harmoni Energi, Keberanian, dan Keseimbangan Hidup

0
Ilustrasi Tahun Kuda Api

batampos – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 menandai hadirnya Tahun Kuda Api, sebuah simbol yang sarat makna tentang energi, keberanian, dan semangat untuk terus bergerak maju. Dalam filosofi Tionghoa, kuda melambangkan kebebasan, ketangguhan, serta daya juang yang tinggi, sementara elemen api merepresentasikan vitalitas, transformasi, dan cahaya kehidupan.

Perpaduan keduanya menghadirkan harapan akan pertumbuhan yang dinamis, berani melangkah ke depan, namun tetap dijalani dengan kesadaran dan kebijaksanaan.

Di tengah dinamika kehidupan modern yang bergerak cepat, semangat Kuda Api mengajak manusia untuk tidak sekadar berlari, melainkan melangkah dengan tujuan yang jelas. Tahun ini menjadi pengingat bahwa kemajuan sejati tidak hanya diukur dari kecepatan dan pencapaian, tetapi juga dari kemampuan menjaga keseimbangan antara ambisi dan ketenangan batin, serta keharmonisan dengan lingkungan sekitar.

Filosofi Kuda Api juga membawa pesan inspiratif tentang keberanian untuk membuka ruang bagi pertumbuhan baru. Kuda dikenal sebagai simbol daya hidup yang kuat, terus bergerak maju dengan ketangguhan, namun tetap peka terhadap arah dan medan yang dilalui.

Dalam konteks kehidupan masa kini, semangat ini mendorong setiap individu untuk berani bermimpi lebih besar, mengambil langkah dengan keyakinan, serta menyalakan kembali energi positif dalam menjalani perubahan. Api yang menyertainya bukanlah api yang membakar tanpa kendali, melainkan nyala semangat yang memberi terang, menghangatkan, dan menuntun transformasi menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Lebih dari sekadar simbol keberanian, Tahun Kuda Api dimaknai sebagai momentum untuk mengambil keputusan besar yang menentukan arah kehidupan ke depan. Energi yang hadir perlu diarahkan dengan kebijaksanaan, agar setiap langkah menjadi investasi yang lebih seimbang, berkelanjutan, dan bernilai bagi diri sendiri maupun keluarga.

Nilai ini tercermin dalam upaya menjalani kehidupan yang lebih tertata, dengan ruang untuk beristirahat, berefleksi, dan kembali pada ketenangan sebagai bagian dari kualitas hidup.

“Spirit Tahun Kuda Api mengajarkan kita untuk bergerak maju dengan keberanian, namun tetap berpijak pada kesadaran dan arah yang jelas. Ini adalah momentum untuk mengambil keputusan dengan keyakinan, sekaligus menata kehidupan agar lebih seimbang dan bermakna dalam jangka panjang,” ujar Paramitha, Marketing Communication Villa Panbil.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat yang dihadirkan Villa Panbil, kawasan hunian yang memaknai Imlek 2026 sebagai momentum refleksi dan pembaruan hidup.
Dikelilingi lanskap hijau yang asri dan suasana yang menenangkan, Villa Panbil merefleksikan filosofi Kuda Api sebagai langkah berani yang diambil dengan keyakinan, menghadirkan ruang hidup yang selaras dengan alam, seimbang, dan berkelanjutan. Memaknai rumah sebagai tempat kembali, bertumbuh, dan memulai babak kehidupan yang baru.

Tentang Villa Panbil

Villa Panbil merupakan salah satu unit bisnis dari Panbil Group yang menghadirkan kawasan hunian premium dengan konsep hidup sehat, tenang, dan menyatu dengan alam.
Berlokasi di jantung kota Batam, Villa Panbil menawarkan pengalaman tinggal yang berbeda melalui desain rumah yang modern, ruang hijau yang luas, serta fasilitas lingkungan yang mendukung gaya hidup nyaman dan berkelanjutan.

Dirancang sebagai oasis kawasan hunian ekslusif di tengah kota, Villa Panbil menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang mendambakan hunian berkualitas yang menghadirkan kenyamanan dan keharmonisan alam. (*/adv)

Artikel Menapaki Tahun Kuda Api 2026: Harmoni Energi, Keberanian, dan Keseimbangan Hidup pertama kali tampil pada Metropolis.

Valentine Dilarang? Ini Daftar Negara yang Membatasi Perayaannya

0
Ilustrasi Valentine. (Freepik)

batampos – Tanggal 14 Februari selalu diperingati sebagai Hari Valentine di banyak negara. Hari tersebut sebagai momen kasih sayang.

Berbagai acara dilakukan untuk membuat Hari Valentine tampak spesial dan berarti bagi pasangan. Namun, ada beberapa negara yang menerapkan larangan atau pembatasan.

Berikut daftar negara yang membatasi perayaan Hari Valentine dilansir dari libertynewsbd.com;

1. Iran
Pemerintah Iran secara resmi melarang produksi, distribusi, dan promosi barang yang berkaitan dengan Hari Valentine.

Alasan utamanya adalah pandangan bahwa perayaan tersebut merupakan pengaruh budaya Barat yang tidak sesuai dengan nilai budaya Islam di Iran.

2. Pakistan
Keputusan Pengadilan Tinggi Islamabad melarang perayaan Valentine di tempat umum. Bahkan melarang media mempromosikan acara terkait Hari Valentine.

3. Uzbekistan
Negara ini secara resmi mendorong warganya untuk tidak merayakan Hari Valentine. Sejak 2012, otoritas pendidikan mengeluarkan arahan yang melarang perayaan ini di lingkungan sekolah.

4. Malaysia
Tidak ada undang-undang yang melarang Valentine, tetapi otoritas Islam mengeluarkan fatwa yang melarang umat Muslim merayakannya.

Pemerintah dan badan keagamaan melakukan kampanye anti Valentine untuk menekan hari tersebut membawa dampak negatif terhadap moral masyarakat muda.

Beberapa negara lain juga tidak merayakan Hari Valentine secara umum:

– Afghanistan (Perayaan tidak umum karena norma konservatif masyarakat)

– Brunei (Perayaan publik dianggap bertentangan dengan hukum syariah)

– Qatar (Perayaan publik jarang terlihat karena norma budaya atau agama)

– Somalia & Mauritania (Hari Valentine tidak menjadi tradisi umum masyarakat)

Menurut laporan legalclarity.org, alasan utama pelarangan umumnya berkaitan dengan faktor agama, nilai budaya lokal, serta penolakan terhadap pengaruh budaya Barat yang dianggap tidak sejalan dengan norma masyarakat setempat.

Perayaan Hari Valentine bersifat relatif dan sangat bergantung pada kebijakan pemerintah, otoritas agama, serta konteks sosial budaya di masing-masing negara. (*)

 

Artikel Valentine Dilarang? Ini Daftar Negara yang Membatasi Perayaannya pertama kali tampil pada News.