batampos– Keributan terjadi di lokasi wisata pantai Vio-Vio, Kecamatan Galang, Minggu (3/3) pagi. Sekelompok pemuda dan remaja yang menggelar pesta di lokasi wisata tersebut keroyok dua pengunjung lain yang juga kebetulan sedang berkemah di lokasi wisata yang sama. Hendrio Yudistira salah satu korban pengeroyokan alami luka serius di kepala dan dahi.
Informasi yang didapat, aksi pengeroyokan terjadi karena pemutaran musik yang berlebihan. Hendrio, salah satu korban yang dihubungi menjelaskan, malam sebelum kejadian, di lokasi wisata ini memang ada pertunjukan live musik yang berakhir pada pukul 02.00 WIB. Kelompok yang melakukan pengeroyokan tadi sepertinya belum puas dengan suguhan live musik tadi sehingga melanjutkan dengan pemutaran musik sendiri di lokasi wisata tersebut.
“Mereka sepertinya sewa gasebo (tenda) juga dan bawa alat musik sendiri. Habis orang DJ, mereka lanjut musik sampai jam 5 pagi. Kami pengunjung lain tentunya merasa terganggu juga. Kami ke sena memang untuk nginap semalam bersama keluarga besar kami. Saya dan abang saya, niatnya cuman mau kasih tahu baik-baik agar mereka mematikan musik karena sudah mau pagi, ” ujar Hendrio.
Teguran Hendrio dan abangnya rupanya membuat kelompok pemuda tadi tersulut emosi sehingga melakukan pengeroyokan yang cukup brutal. “Kepala dan dahi saya terluka. Abang saya juga banyak luka memar. Mau 20 an orang mereka, ” kata Hendrio.
Tidak Terima dengan kejadian itu, Hendrio dan keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Galang. Laporan tersebut langsung ditindak lanjutin dan belasan pelaku sudah diamankan di Polsek Galang. (*)
Industri galangan kapal di Batam. (F. Dalil Harahap / Batam Pos)
batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ada 3 sektor industri atau lapangan usaha yang mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Batam pada tahun 2023. Ketiga sektor tersebut adalah
lapangan usaha industri pengolahan
lapangan usaha kontruksi
lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor.
3 sektor itu mampu memberikan kontribusi sekitar 83,83 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batam tahun 2023. Dimana, lapangan usaha industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai kontribusi sebesar 56,38 persen.
Hal ini sejalan dengan perkembangan Kota Batam sebagai wilayah dengan kegiatan utama sektor industri pengolahan seperti pengolahan makanan, industri manufaktur, pengolahan limbah, dan sejenisnya.
Pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang tahun 2023 sendiri melaju pesat dengan capaian 7,04 persen.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi kinerja seluruh pihak. Baik pemerintah, swasta dan elemen masyarakat yang ikut berkontribusi penuh dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Batam.
Muhammad Rudi menargetkan, ekonomi Batam dapat kembali tumbuh baik sepanjang tahun 2024. Mengingat, pemerintah dan BP Batam telah menyiapkan sejumlah rencana strategis dalam meningkatkan nilai investasi Batam ke depan.
“Pelebaran jalan-jalan utama masih akan terus dilakukan. Termasuk jalan dari Simpang Kepri Mall menuju Bundaran Tembesi. Pembangunan Fly Over Sei Ladi juga akan dikerjakan tahun ini, dengan harapan tidak ada lagi kendala yang mengganggu aktivitas produksi di Batam. Sehingga, investasi dapat tumbuh maksimal,” ujar Muhammad Rudi, Jumat (1/3/2024).
Selain itu, lanjut Rudi, pembangunan infrastruktur pendukung lain seperti pengembangan bandara serta pelabuhan juga masih akan diteruskan.
Tujuannya adalah menjaga iklim investasi Kota batam agar terus kondusif dan memberikan kenyamanan bagi investor.
“Saya ingin, kemajuan Batam dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Investasi meningkat, maka ekonomi daerah pun akan terus bangkit,” pungkasnya (*)
Industri galangan kapal di Batam. (F. Dalil Harahap / Batam Pos)
batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ada 3 sektor industri atau lapangan usaha yang mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi Batam pada tahun 2023. Ketiga sektor tersebut adalah
lapangan usaha industri pengolahan
lapangan usaha kontruksi
lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor.
3 sektor itu mampu memberikan kontribusi sekitar 83,83 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Batam tahun 2023. Dimana, lapangan usaha industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar dengan nilai kontribusi sebesar 56,38 persen.
Hal ini sejalan dengan perkembangan Kota Batam sebagai wilayah dengan kegiatan utama sektor industri pengolahan seperti pengolahan makanan, industri manufaktur, pengolahan limbah, dan sejenisnya.
Pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang tahun 2023 sendiri melaju pesat dengan capaian 7,04 persen.
Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi kinerja seluruh pihak. Baik pemerintah, swasta dan elemen masyarakat yang ikut berkontribusi penuh dalam mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Batam.
Muhammad Rudi menargetkan, ekonomi Batam dapat kembali tumbuh baik sepanjang tahun 2024. Mengingat, pemerintah dan BP Batam telah menyiapkan sejumlah rencana strategis dalam meningkatkan nilai investasi Batam ke depan.
“Pelebaran jalan-jalan utama masih akan terus dilakukan. Termasuk jalan dari Simpang Kepri Mall menuju Bundaran Tembesi. Pembangunan Fly Over Sei Ladi juga akan dikerjakan tahun ini, dengan harapan tidak ada lagi kendala yang mengganggu aktivitas produksi di Batam. Sehingga, investasi dapat tumbuh maksimal,” ujar Muhammad Rudi, Jumat (1/3/2024).
Selain itu, lanjut Rudi, pembangunan infrastruktur pendukung lain seperti pengembangan bandara serta pelabuhan juga masih akan diteruskan.
Tujuannya adalah menjaga iklim investasi Kota batam agar terus kondusif dan memberikan kenyamanan bagi investor.
“Saya ingin, kemajuan Batam dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Investasi meningkat, maka ekonomi daerah pun akan terus bangkit,” pungkasnya (*)
Warga menyerbu stand pasar murah yang menjual minyak goreng dengan harga Rp 25 ribu untuk kemasan 2 Kg, Sabtu (2/3). f. peri
batampos-Beras SPHP, cabai, dan minyak goreng menjadi komoditas pangan yang paling banyak dibeli masyarakat Tanjungpinang pada pasar murah yang digelar di Jalan Bandara.
Pantauan Batam Pos, pasar murah yang digelar selama dua hari yaitu Sabtu (2/3) dan Minggu (3/3) itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok untuk persiapan menyambut ramadan yang akan segera tiba.
Kepala Bulog Tanjungpinang, Arief Alhadihaq, mengatakan antusias masyarakat untuk membeli beras bulog sangat tinggi, bahkan dalam waktu sekitar 1 jam sebanyak 2 ton beras SPHP yang dibawanya sudah terjual.
“Hari ini kita bawa 4 ton, tahap pertama tadi 2 ton sudah habis dalam waktu satu jam,” kata Arief, Sabtu (2/3).
Arief mengatakan dalam momen pasar murah itu pihaknya membatasi masyarakat untuk membeli, setiap warga hanya bisa membeli dua kantong dengan kapasitas 5 Kilogram (Kg).
“Sengaja kita batasi agar yang lain kebagian juga. Tapi tenang selama dua hari ini kita bawa 8 ton beras SPHP,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Pedagangan Provinsi Kepri, Aries Fhariandi, mengatakan cabai merah keriting yang dijual seharga Rp 70 ribu per Kg itu didatangkan dari Sulawesi.
Pemerintah bisa menjual dengan harga murah karena mendapat subsidi ongkos pegiriman dari badan pangan nasional.
“Alhamdulillah mudah-mudahan intervensi yang kita lakukan ini dapat membantu masyarakat serta menjaga psikologis harga pasar,” kata Aries.
Disampaikan Aries, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali mendatangkan cabai dari Sulawesi. Total cabai yang akan didatangkan itu cukup banyak yaitu 5 ton cabai merah keriting.
“Bertahan kita datangkan, hari ini 1 ton kita bawa ke pasar murah, nanti adalagi untuk pasar murah berikutnya yang akan diadakan dinas lain di Tanjungpinang,” bebernya.
Sementara Asisten II Pemko Tanjungpinang, Bambang Hartanto, mengatakan melalui pasar murah itu masyarakat akan sangat terbantu, apalagi menjelang ramadan saat ini dan sedang terjadi kenaikan harga bahan pokok di pasar tradisional.
“Seperti beras, cabai bawang dan kebutuhan pokok lainya itu dijual dengan harga miring di sini,” kata Bambang.
Bambang menyebut menjelang puasa nanti Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) juga akan menggelar pasar murah kembali.
“Tujuannya memang membantu masyarakat untuk mencukupi kebutuhan pangan dan pengendalian inflasi,” ujarnya.
Salah seorang warga, Maryam, mengaku sangat menantikan pasar murah itu karena sekarang harga komoditas pangan sedang terjadi kenaikan.
“Sekarang semua naik. Beras, cabai, ayam semuanya naik. Makanya sekarang alhamdulillah ada pasar murah, saya beli dua kantong beras,” tutur Maryam senang. (*)
batampos – Keributan terjadi di lokasi wisata pantai Vio-Vio, Kecamatan Galang, Minggu (3/3) pagi. Sekelompok pemuda dan remaja yang gelar pesta di lokasi wisata tersebut keroyok dua pengunjung lain yang juga kebetulan sedang berkemah di lokasi wisata yang sama. Hendrio Yudistira salah satu korban pengeroyokan alami luka serius di kepala dan dahi.
Informasi yang didapat, aksi pengeroyokan terjadi karena pemutaran musik yang berlebihan. Hendrio, salah satu korban yang dihubungi Batam Pos menjelaskan, malam sebelum kejadian, di lokasi wisata ini memang ada pertunjukan life musik yang berakhir pada pukul 02.00 WIB. Kelompok yang melakukan pengeroyokan tadi sepertinya belum puas dengan suguhan life musik tadi sehingga melanjutkan dengan pemutaran musik sendiri di lokasi wisata tersebut.
“Mereka sepertinya sewa gasebo (tenda) juga dan bawa alat musik sendiri. Habis orang DJ, mereka lanjut musik sampai jam 5 pagi. Kami pengunjung lain tentunya merasa terganggu juga. Kami ke sana memang untuk nginap semalam bersama keluarga besar kami. Saya dan abang saya, niatnya cuma mau kasih tahu baik-baik agar mereka mematikan musik karena sudah mau pagi, ” ujar Hendrio.
Teguran Hendrio dan abangnya rupanya membuat kelompok pemuda tadi tersulut emosi sehingga melakukan pengeroyokan yang cukup brutal. “Kepala dan dahi saya terluka. Abang saya juga banyak luka memar. Mau 20 an orang mereka,” kata Hendrio.
Tidak Terima dengan kejadian itu, Hendrio dan keluarga membuat laporan resmi ke Polsek Galang. Laporan tersebut langsung ditindak lanjutin dan belasan pelaku sudah diamankan di Polsek Galang. (*)
batampos– Kejaksaan Negeri Banding menyatakan banding atas vonis satu tahun penjara terhadap 3 terdakwa tindak pidana perdagangan orang (TPPO) oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Batam. Dimana vonis itu juga lebih ringan 6 tahun dari tuntutan jaksa.
Kasi Intel Kejari Batam, Andreas Tarigan mengatakan vonis hakim tidak sependapat dengan jaksa. Dimana majelis hakim Sapri Tarigan menyatakan ketiga terdakwa yakni
Hendra alias Acai, Irnicen alias Mami dan Jhony alias Ate hanya sebagai tempat penyedia cabul untuk orang lain.
Sedangkan oleh jaksa, ketiganya terbukti melakukan TPPO, karena merekrut orang dari daerah lain dan dipekerjakan sebagai PSK.
“Kami tidak terima vonis hakim, kami banding atas vonis 1 tahun ketiga terdakwa,” ujar Andreas.
Menurut dia, untuk memori banding nantinya akan diserahkan melalui Pengadilan Negeri Batam. Yang nantinya akan diserahkan ke Pengadilan Tinggi.
“Untuk memori banding sedang kami susun, dalam waktu dekat kami limpah,” tegas Andreas.
Diketahui Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam membebaskan Direktur Orchid Massage 81 di kawasan Nagoya, Hendra alias Acai dari dakwaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Majelis hakim yang diketuai Sapri Tarigan menilai, terdakwa Acai lebih terbukti mempermudah perbuatan cabul oleh orang lain sebagai mata pencarian.
Atas perbuatannya, Acai beserta dua rekannya, yakni Irnicen alias Mami dan Jhony alias Ate divonis 1 tahun penjara. Vonis itu juga jauh lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yakni 7 tahun penjara.
Dalam amar tuntutan, hakim Sapri Tarigan menyatakan tak sependapat dengan jaksa penuntut umum. Dimana jaksa penuntut umum menilai ketiganya terbukti sebagai perbuataan TPPO. Sedangkan oleh hakim Sapri Tarigan, ketiganya hanya sebagai pihak penyedia jasa portitusi.“Turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dan menjadikannya sebagai pencarian;” sebagaimana dalam dakwaan Alternatif Kedua;
Sedangkan dalam tuntutan jaksa sebelumnya, ketiga terdakwa terbukti sah dan menyakinkan telah melakukan tinda. pidana perdagangan orang. Karena itu dituntut dengan 7 tahun penjara dan denda Rp 600 juta. Jika denda tak dibayar, maka diganti dengan subsider hukuman 8 bulan penjara.
Dalam dakwaan, dijelaskan terungkapnya dugaan tindak pidana berawal dari informasi kepolisian. Bahwa adanya kegiatan portitusi atau perdagangan orang berkedok tempat massage.
Setelah melakukan penyamaran, polisi langsung mendatangi lokasi massage yang berada di kawasan Nagoya tersebut. Dan benar saja, saat memasuki tempat massage, terdapat beberapa perempuan duduk santai di kursi. Mami sebagai kasir atau admin massage tersebut menawarkan jasa pijit dengan memilih para wanita yang ada di kursi. Para wanita yang ada disana juga bisa dipesan untuk dibawa ke hotel.Tarif yang ditawarkan untuk satu perempuan berkisar Rp 1,3 juta hingga 1,8 juta.
Tarif untuk wanita itu nantinya juga akan dipotong Rp 350 ribu untuk biaya taksi, kemudian sisanya akan dibagi dua, untuk wanita pekerja seks dan pemilik usaha massage tersebut. Berdasarkan hasil penyidikan,6 wanita yang berkerja disana juga tidak memiliki keahlian untuk pijit dan tak memiliki sertifikat pelatihan untuk pijit. (*)
Warga membeli sayuran di pasar SP Plaza, Sagulung. F Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Sepekan menjelang Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di beberapa pasar tradisional terpantau meroket. Terutama, untuk komoditas lauk pauk seperti telur ayam, ayam potong, maupun bahan pangan secara umum seperti cabai, kentang, hingga beras.
Di Pasar Sungai Harapan, Sekupang, harga telur ayam dijual Rp 23 ribu untuk 10 butir atau Rp 2.300 per butir. Padahal, sepekan yang lalu harganya masih Rp 19 ribu per 10 butir ukuran besar. Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Victoria, Sekupang. Bahkan, di warung-warung telur ayam ras ini dijual Rp 2.500 per butir.
”Hampir semua naik, telur per butir kami jual Rp 2.500,” ujar Nopriansyah, salah satu pedagang di Sekupang, Minggu (3/3).
Selain telur ayam ras, harga ayam potong juga cukup tinggi, yakni di kisaran Rp 40 ribu per kilogram (kg).
Kenaikan harga yang signifikan juga terjadi pada cabai merah keriting dan cabai hijau.
Untuk cabai merah, dijual bervariasi mulai dari Rp 23 ribu untuk seperempat kg sampai Rp 25 ribu seperempat kg.
”Kalau jual per kg kami tawarkan Rp 90 ribu untuk cabai merah dan Rp 80 ribu untuk cabai hijau,” sebut Yanto, pedagang cabai di Pasar Sungai Harapan.
Diakuinya, tingginya harga komoditas saat ini sangat memengaruhi jumlah pembeli. Bahkan, untuk cabai dia tak berani menyimpan stok banyak lantaran takut tidak laku.
”Biasanya beli setengah kg, sekarang seperempat kg atau bahkan satu ons. Kita sesuaikanlah, stok di produsen pun juga enggak sebanyak akhir tahun lalu,” tuturnya.
Selain cabai, kentang juga mengalami kenaikan harga jelang Ramadan ini. Kentang yang biasanya dijual Rp 17 ribu-Rp 18 ribu per kg, saat ini dijual Rp 21 ribu per kg. Begitu juga dengan beras jenis medium saat ini dijual Rp 14 ribu hingga Rp 15 ribu per kg. Sementara untuk beras premium, dijual diharga Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu per kg.
”Belum juga puasa sudah naik semua, gimana sudah puasa nanti ya. Bisa lebih mahal lagi,” keluh Dewi, warga Sekupang.
Ia berharap, pemerintah bisa segera mengontrol harga sembako ini. Khususnya, selama bulan Ramadan sehingga tidak memberatkan masyarakat. ”Kalau perlu ada sidak di pasar juga, sehingga tak seenaknya saja naikkan harga,” tuturnya.
Sementara di Pasar Botania I, Batam Kota, tingginya komoditas lauk terjadi pada harga ayam potong. Penyebab kenaikan, karena harga pakan ternak ayam yang juga tinggi.
”Untuk harga ayam potong berkisar Rp 40 ribuan per kg, kadang naik seribu dan kadang
turun seribu rupiah,” ujar Edo, salah satu pedagang.
Meski tinggi, menurutnya pelanggannya masih sama.
Apalagi, kebanyakan pelanggannya usaha rumah makan, yang membeli puluhan ekor
atau belasan kg.
”Ya untuk beli banyak harganya lebih murah. Untuk kemungkinan naik lagi tak ada, paling tinggi sekitar Rp 42 ribu,” ujar Edo.
Masih kata Edo, untuk harga ayam potong beku lebih murah yakni Rp 32 ribu per kg. Namun, untuk ayam potong beku peminatnya tak sebanyak ayam potong segar. ”Kalau ayam potong beku lebih murah,” sebutnya.
Ira, salah satu warga yang berbelanja mengaku sudah tahu harga ayam potong segardi atas Rp 40 ribuan. Meski berat, ia pun terpaksa membeli, karena memang jualan lauk pauk di rumah.
”Ya pastinya berat, karena tak hanya ayam yang naik, tapi juga semuanya,” terang Ira.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, naiknya harga sudah dari daerah asal ternak ayam. Kenaikan harga ayam potong dikarenakan pakan ternak yang sedang tinggi.
”Memang pakan ternak tinggi, karena itu harga ayam juga menyesuaikan. Namun ini ter-
jadi dari daerah asal ayam,” tegas Gustian. (*)
Warga saat belanja di Operasi Pasar Murah TPID . Foto. Eusebius Sara
batampos – Operasi pasar murah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) diminati masyarakat khususnya kaum ibu-Ibu di Batuaji. Ibu-ibu merasa sedikit terbantu sebab, harga sembako yang dijual di lokasi operasi pasar sedikit lebih murah dari harga di pasar pada umumnya.
Operasi pasar murah ini digelar di ruko Grya Prima, kelurahan Guling, Batuaji dan hingga pukul 12.00 WIB masih ramai dengan hilir mudik kaum ibu-Ibu.
Pantauan di lapangan, barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng dan telur ayam yang paling banyak diserbu kaum ibu-ibu. Beras 5 kilogram umumnya dijual kisaran Rp 65 hingga Rp 72 ribu. Yang ukuran 10 kilogram kisaran Rp 143 ribu. Ini sudah lebih murah dari harga normal di pasar yang mulai menginjak angka Rp 80 ribu untuk ukuran lima kilogram.
Begitu juga dengan telur ayam yang mana di pasar sudah meroket hingga Rp 60 ribu per papan, di lokasi operasi pasar dijual Rp 54 ribu. “Minyak goreng juga lumayan murah, kemasan dua liter saya beli Rp 26 ribu,” kata Rina, seorang warga.
Operasi pasar murah ini tidak saja kebutuhan pokok yang dijual, minuman dan sirup, buah-buahan hingga makanan ringan juga di pajang. Sayuran dan daging juga dijual dengan harga yang murah.
Masyarakat apresiasi dengan operasi pasar murah ditengah lonjakan harga kebutuhan pokok dan berharap agar operasi murah terus ada untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok. (*)
Pelajar SMPS Muhammadiyah saat melaksanakan pesantren kilat. f,TRI
batampos– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karimun, telah mengeluarkan surat edaran terhadap libur puasa bagi pelajar tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan nomor surat 442/DISDIKBUD-SEKR/I/321/2024 yang ditujukan kepada kepala/pengelola PAUD, kepala sekolah SD, SMP Negeri/Swasta dan ketua/pimpinan pendidikannon formal se kabupaten Karimun.
” Maka kita sampaikan untuk libur awal Ramadan atau puasa dimulai tanggal 9 Maret hingga 13 Maret mendatang,” terang Kadisdikbud Karimun Sugianto, Minggu (3/3).
Berdasarkan peraturan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi nomor 21 tahun 2022 tentang standar penilaian pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar dan jenjang pendidikan menengah serta kalender pendidikan tahun 2023/2024 dan dalam rangka menyambut bulan suci ramadan dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H.
Sedangkan, libur total ramadan tersebut, berlaku untuk siswa PAUD dan kelas 1 hingga kelas 2 SD untuk belajar dirumah. Sedangkan, untuk pelajar kelas III SD dan SMP akan dilaksanakan pesantren ramadan mulai 14 Maret hingga 16 Maret mendatang.
” Nah,untuk kegiatan pelajar selama ramadan masuk mulai pukul 08.00 WIB hingga 11.30 WIB. Selama ramadan para pelajar menggunakan busana muslim,” ungkapnya.
Dengan demikian, lanjut Sugianto lagi kegiatan belajar mengajar selama ramadan tidak ada bedanya seperti tahun sebelumnya. Sehingga, para guru tetap masuk seperti biasanya yang hanya jam disekolah yang berbeda dari hari-hari biasanya.
” Insyallah, pemantapan agama akan kita fokuskan nanti selama pesantren ramadan. Seperti, praktek fadhu kifayah, membaca al quran dan sebagainya sebagai benteng imam bagi para pelajar. Sedangkan, untuk non muslim menyesuaikan agamanya masing-masing,” ucapnya.
Terpisah, Kepala sekolah SMPS Muhammadiyah Yuli Elviza mengatakan, pelaksanaan pesantren kilat sudah menjadi agenda tahun dibulan suci ramadan. Pelaksanaan pesantren kilat tersebut, dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
Adapun kegiatan pesantren kilat nantinya akan melibatkan para guru-guru dan pelajar.
Dengan diawal, shalat dhuha, kemudian membaca tadarus, tajwid al quran dan istirahat sebentar. Selanjutnya, para pelajar diberikan kesempatan untuk latihan pidato, tentang literasi kisah nabi dan rasul dan sahabatnya secara kelompok.
” Kita berikan hafalan ayat al quan masing-masing pelajar. Dan, terakhir shalat dhuhur berjemaat selanjutnya zikir dan doa sesudah shalat fardu,” ungkapnya.(*)
Pelatih Taekwondo Kharisma Bangsa Master Soewito Trikusuman (kiri) bersama para atlet. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos
batampos – Sebanyak 115 atlet Taekwondo Kharisma Bangsa mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Mall Botania 2 Batamcentre, Minggu (4/3). Ujian yang mengambil tema “Disiplin Berlatih, Raih Prestasi” itu diikuti oleh pemegang sabuk putih hingga sabuk merah strip hitam dua.
Pelatih Taekwondo Kharisma Bangsa Master Soewito Trikusuman mengatakan, UKT tersebut sengaja digelar untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan para taekwondoin untuk naik ke tingkat sabuk selanjutnya.
“Agar materi atau ilmu yang telah ditempuh selama masa berlatih dapat diukur dari para taekwondoin. Pada kegiatan UKT ini, hal – hal yang diuji itu berupa pukulan, tangkisan, tendangan, poomsae yaitu rangkaian gerakan dalam taekwondo, dan kyorugi yaitu fighting atau pertarungan,” ujar Dan IV Kukkiwon ini.
Soewito juga mengatakan, dengan diselenggarakannya UKT, pembinaan usia dini hingga senior akan terus berjalan. “Tak hanya kualitas dan kuantitas para taekwondoin saja tetapi juga mencetak pelatih-pelatih baru dengan memberikan sarana ujian hingga sabuk hitam,” ujarnya.
Soewito juga berharap semoga dengan ujian tersebut, anak didiknya lebih dapat meningkatkan pengalaman dan kemampuannya agar bisa bersaing dan meraih prestasi di kejuaraan-kejuaraan taekwondo. “Semoga dengan UKT ini anak didik kami lebih semangat dalam berlatih, bisa menjadi pribadi yang baik, rajin, disiplin dan tangguh, sebagai bekal mereka dalam meraih prestasi dan cita-cita,” kata Soewito.
Soewito mengaku saat ini Pengurus Taekwondo Kharisma Bangsa Batam sudah banyak melatih anak-anak usia dini mulai dari usia 4 tahun, adapun prestasi yang diraih anak didiknya mulai dari kejuaraan tingkat daerah, nasional maupun internasional.
“Semoga dengan pembinaan-pembinaan yang selama ini kami lakukan akan lahir atlet-atlet potensial andalan yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional,” tutupnya.
Sementara itu Penguji Nasional UTI Pro Master Siauw Lung Wu mengatakan, pada UKT bukan hanya sekadar ujian. Dari ujian itu diharapkan lahir bibit-bibit atlet potensial yang kelak bisa dibina untuk menjadi atlet andalan. Sehingga mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.
“Jadi kita ingin melihat perkembangan dan mengukur kemampuan para atlet setelah mereka mengikuti latihan. Semoga para atlet bisa terus meraih dan meningkatkan prestasinya di tahun-tahun mendatang. Kami tak pernah lelah mendukung atlet kami untuk terus meraih prestasi,” ujar juara Olimpiade 1992 Barcelona ini. (*)