Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 4160

Ganja 2,1 Kg Dikirim Lewat Jasa Pengiriman dari Medan ke Batam

0
image0 1 1 e1704476631517
barang bukti ganja saat akan dimusnahkan

batampos– Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri menahan dua tersangka MI, dan R, serta menyita ganja seberat 2,1 kilogram. Keduanya ditahan bersama barang bukti ganja di dua lokasi berbeda.

Pengungkapan ini bermula dari dua laporan pertama 24 Desember 2023 sebanyak 1.945 gram ganja dari tersangka MI, dan dan di hari yang sama dari tersangka R, sebanyak 228 gram ganja, total polisi menyita 2,1 kilogram

“Kami menahan dua tersangka MI, dan ,R, berdasarkan surat hasil pengujian lab BPOM Batam, surat Kejari Batam maka pada hari ini kami laksanakan pemusnahan barang bukti yang disaksikan dua tersangka,kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri Kompol Muhamad Komarudin, Jumat (5/1).

Komarudin menerangkan pengungkapan perkara ini pada 24 Desember 2023, anggota Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri menerima informasi dari masyarakat mengenai paket mencurigakan yang diduga berisi narkotika.

“Kami melakukan penyelidikan di salah satu galangan kapal di Sekupang, dan paket tersebut diterima oleh tersangka MI. Usai memeriksa paket ditemukan dua bungkus plastik yang berisikan daun kering ganja,” terangnya.

Terduga tersangka mengakui membeli ganja dari , A , di kota Medan, yang kemudian dikirim melalui jasa pengiriman dengan alamat penerima tersangka, MI, di Batam.

BACA JUGA: Tangkap Lima Tersangka, BNNP Kepri Amankan 2,7 Kg Sabu dan 919 Gram Ganja

“Dari pemeriksaan tersangka mengaku bahwa ada rekannya yang turut terlibat dalam transaksi ganja itu yaitu R,” terangnya.

Tak berselang lama anggota mendeteksi keberadaan terduga tersangka ,R ,di perumahan di Batuaji dan ditemukan satu bungkus plastik berisi batang ganja.

“Kedua tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polda Kepri untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Berdasarkan surat dari hasil pengujian Balai POM di Batam bahwa daun kering diduga ganja yang disita dari tersangka benar positif ganja dan mengandung Cannabis (Ganja).

“Barang bukti tersebut sesuai dengan dilakukan pemusnahan,”jelasnya.

Kedua tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) Subsider pasal 111 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun dan paling singkat lima tahun,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis

Masyarakat yang Terlibat Sortir dan Pelipatan Surat Suara di Kantor KPU Bintan Dapat Honor Rp 200 hingga Rp 250 per Lembar

0
Masyarakat yang terlibat dalam proses sortir dan pelipatan surat suara di kantor KPU Bintan, Kamis (4/1/2024). F.KPU Bintan untuk Batam Pos.

batampos– Masyarakat yang terlibat dalam proses sortir dan pelipatan surat suara menerima honor dari KPU Bintan mulai Rp 200 hingga Rp 250 per lembar.

Ketua KPU Bintan, Haris Daulay mengatakan, proses sortir dan pelipatan surat suara di kantor KPU Bintan berlangsung selama 7 hari dimulai Kamis (3/1/2024).

Dia mengatakan, masyarakat yang terlibat dan menjadi petugas sortir dan pelipatan surat suara akan menerima besaran honor berdasarkan petunjuk teknis KPU RI.

Untuk sortir dan pelipatan surat suara presiden/wakil presiden, dia menyebut, petugas sortir dan pelipatan surat suara akan menerima honor sekira Rp 200 per lembar.

BACA JUGA: Upah Lipat Surat Suara Per Lembarnya Rp200

Sedangkan untuk sortir dan pelipatan surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, kata dia, petugas sortir dan pelipatan surat suara akan menerima honor sekira Rp 250 per lembar.

Dia menyebut, total surat suara yang disortir dan dilipat sekira 630 ribu lembar untuk lima jenis surat suara meliputi presiden/wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten.

Dalam proses sortir dan pelipatan surat suara, dia mengatakan, diawasi langsung oleh aparat Kepolisian dan Bawaslu Bintan. (*)

Reporter: Slamet N

Di Batam masih Ada 1.022 Anak Penderita Stunting

0
stunting
Ilustrasi stunting. Foto: JawaPos.com

batampos– Angka stunting di Kota Batam pada 2023 mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Terhitung sejak Januari 2023 hingga Desember 2023 angka stunting di Batam turun di angka 1.022 anak atau sebesar 1,71 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengaku, berdasarkan data sepanjang empat tahun terakhir angka stunting di Batam terus mengalami penurunan. Dimana, pada tahun 2020 jumlah anak penderita stunting sebanyak 3.876 atau 7,21 persen. Menurun pada tahun 2021 sebanyak 6,02 persen atau berjumlah 3.367. Kemudian, di tahun 2022 turun jadi 1.441 atau 2,42 persen angka penderita stunting.

“Angkanya terus turun dan di tahun 2023 ini tercatat di angka 1.022 anak atau 1,71 persen, ” kata Didi, Jumat (5/1).

Dikatakan Didi, penurunan angka stunting ini merupakan hasil kerja keras yang selama ini dilakukan Pemko Batam bersama kader dan semua pihak percepatan penanganan stunting.

BACA JUGA: Cegah Stunting, Kader Posyandu Beri Balita Makanan Tambahan

“Pencegahan kasus stunting dari tahun ke tahun semakin membaik , ” tambah Didi.

Sebagaimana diketahui, Pemko Batam juga telah membentuk kader pendamping keluarga yang berjumlah 1.632 orang yang terbagi dalam 544 tim. Kinerja pencegahan stunting juga didukung oleh kader posyandu yang berjumlah 3.640 orang.

Selain itu, Pemkot Batam mengerahkan OPD terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, Dinas pemberdayaan Perempuan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Perencanaan Penelitian Pengembangan Daerah dan Dinas Perikanan untuk bersama-sama mencegah stunting.

“Bila melihat data tahun 2023 ini seluruh puskesmas di Batam melaporkan kasus stunting, ” bebernya.

Kasus tertinggi berada di puskesmas Batuaji dengan 219 kasus stunting. Lalu puskesmas Botania 154 kasus, puskesmas Sekupang 79 kasus stunting dan puskesmas Sungai Pancur dengan 63 kasus. Sementara kasus stunting terendah berada di puskesmas Galang 2 kasus. Puskesmas Tanjung Buntung 9 kasus dan puskesmas Rempang Rempang Care 7 kasus.

“Untuk secara keseluruhan totalnya 1.022 kasus, ” pungkas Didi. (*)

Reporter: Rengga

Pemilik Kayu Belum Tertangkap,  Supir Pikap pun Menangis di Pengadilan

0
unnamed 7 e1704475601359
dua terdakwa saat mengikuti persidangan

batampos– Ranto Parlindungan dan Patar M, yang sehari-hari bekerja sebagai supir minibus pikap hanya bisa menangis saat dituntut 2 tahun dan 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri Batam, Jumat (5/1). Mereka dinilai jaksa bersalah karena membawa kayu hasil hutan tanpa dokumen.

Dalam amar tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) kedua terdakwa dalam dakwaan terpisah dinyatakan terbukti bersalah, sebagaiman dakwaan jaksa, melanggar pasal 83 Ayat (1) huruf b Jo Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan “Dengan sengaja mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH).

“Menuntut terdakwa Ranto dan terdakwa Patar dengan masing-masing 2 tahun dan 6 bulan penjara. Menuntut denda terhadap terdakwa dengan Rp 500 juta, yang apabila tak dibayar diganti 6 bulan penjara,” ujar JPU dalam sidang yang dipimpin Sapri Tarigan di Pengadilan Negeri Batam.

Atas tuntutan itu, majelis hakim Sapri Tarigan menanyakan tanggapan kedua terdakwa atas tuntutan.

Patar, pria berjabang ini pun langsung menangis. Ia memohon keadilan hukuman kepada majelis hakim. Sebab, ia yang bekerja sebagai supir tak tahu jika kayu yang diangkut itu adalah terlarang.

“Sehari-hari saya bawa sembako. Hari itu saya disuruh bawa kayu. Saya tak tahu jika itu terlarang, karena saya bekerja atas perintah atasan,” ujar Patar.

Menurut dia, sejak ditangkap, kehidupan anak istrinya Luntang Lantung. Sebab ia lah tulang punggung keluarga, namun saat ini berada di dalam penjara dan tak bisa memberi nafkah

“Anak saya masih kecil-kecil pak hakim. Saya tulang punggung keluarga. Selama ini bekerja untuk menghidupi mereka, sekarang saya dalam penjara, kehidupan mereka jadi menderita,” ungkap Patar.

BACA JUGA: Bawa Kayu Ilegal Masuk Batam, Dua Sopir Jadi Tersangka

Hal senada diungkapkan Ranto, yang baru bekerja empat bulan sebagai supir pengangkut sembako . Ia juga berdalih tidak tahu jika kayu yang diangkut adalah barang terlarang.

“Kami tak mungkin menolak, bisa-bisa dipecat,” ujar Ranto.

Dikatakan Ranto, saat mengangkut kayu itu, atasaanya hanya memberi ia tambahan uang makan. Sehingga ia tak merasa jika kayu yang dibawa adalah salah.

“Kami mana tau kalau bawa kayu harus pakai dokumen. Kami ini hanya supir yang tak mengerti hal seperti itu,” tegasnya.

Usai mendengar pembelaan terdakwa, hakim Tarigan kembali mempertanyakan apakah kedua terdakwa menyesal. Dan disambut oleh kedua terdakwa kalau mereka menyesal. Sidang pun akhirnya ditunda dengan agenda putusan pada Minggu depan.

Diketahui, keduanya ditangkap tim Polda Kepri saat membawa puluhan kayu hasil hutan tanpa dokumen. Kayu itu dibawa dari Tanjunguban menuju Batam. Dalam kasus ini, pemilik kayu dinyatakan DPO, begitu juga yang memesan kayu. (*)

Reporter: Yashinta

Hanya Petani Cabai dan Jagung dapat Pupuk Subsidi

0
Sukrianto Jaya Putra

batampos– Petani cabai dan jagung yang ada di Karimun bisa mendapatkan pupuk murah pada tahun. Karena, usulan Pemerintah Kabupaten Karimun untuk pupuk subsidi telah disetujui Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Hanya saja, jumlahnya tidak banyak.

”Proses untuk mendapatkan pupuk subsidi tidak mudah. Karena semuanya harus masuk dalam sistim yang datanya sudah terpusat. Artinya, data petani kita sudah ada di pusat dan disesuaikan dengan nomor induk kependudukan (NIK) yang memang berstatus sebagai petani,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, Jumat (5/1).

Untuk itu, lanjutnya, jumlah pupuk subsidi yang didapatkan untuk petani di Karimun totalnya sebanyak 94,79 ton. Terdiri dari 6,75 ton untuk pupuk subsidi jenis urea dan 88,4 ton untuk jenis pupuk subsidi NPK.

BACA JUGA: Bupati Karimun Ikut Demo Pembuatan Pupuk Biosaka

”Perlu kita sampaikan bahwa peruntukan penggunaan pupuk subsidi juga sudah ditentukan. Yakni, hanya untuk 9 jenis tanaman saja. Seperti tanaman padi, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai, kedelai, kopi, kakao (koko) dan tebu. Selain dari jenis tanaman tersebut tidak bisa menggunakan pupuk subsidi,” ungkapnya.

Untuk Kabupaten Karimun, tambah Sukrianto, pertanian yang bisa mendapatkan pupuk subsidi hanya ada tanaman cabai dan jagung saja. Makanya, yang akan menerima pupuk subsidi nanti hanya petani cabai dan jagung saja. Dan nama-nama penerima sudah terdata.

”Jumlah petani penerima pupuk subsidi di Karimun tahun ini sebanyak 318 NIK. Hal ini sesuai dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang sudah ada di Kementerian Pertanian,” jelasnya .

Dikatakannya, memang untuk saat ini di Karimun tidak ada distributor pupuk bersubsidi. Termasuk juga gudangnya tidak ada. Sehingga, penebusan pupuk nanti oleh kelompok petani yang sudah terdata di dalam sistim harus ke Tanjungpinang. Dan untuk menghemat biaya transportasi kapal laut saat penebusan pupuk subsidi tersebut, tentu saja akan dilakukan secara bersama-sama. (*)

Reporter: Sandi P

Jalan Rusak dan Berlubang Semakin Banyak

0
Jalan Rusak 2 F Cecep Mulyana scaled e1704475167911
Hujan yang kerap mengguyur kota Batam mengakibatkan sejumlah jalan rusak dan berlubang saeperti jalan Cemp Simpang Sinkom Batamcenter, rusak dan berlubang Jumat (5//1). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos– Curah hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan jumlah titik jalan rusak meluas. Beberapa titik ruas jalan di wilayah Batamcenter mulai menganga akibat hujan sejak Desember lalu.

Seperti yang terlihat di ruas jalan menuju Simpang Lampu Merah Kaliban atau dekat pabrik coklat Batamcenter, jumlah titik jalan rusak semakin menganga.

Kondisi aspal jalan semakin melebar cukup membahayakan pengendara yang melintas. Lobang menganga dipenuhi air membuat pengendara kesulitan melihat kerusakan jalan.

BACA JUGA: Pemotor Sering Jatuh, Warga Tanam Pohon Pisang dan Pepaya di Lokasi Jalan Rusak

“Lumayan juga, kalau pas hujan dan malam pulang kerja cukup membahayakan,” kata Dimas warga Botania, Jumat (5/1).

Kerusakan jalan ini mengharuskan pengendara berhati-hati, guna menghindari terjadinya kecelakaan. Kerusakan jalan semakin parah, saat intensitas hujan yang terjadi akhir-akhir ini.

Pengendara lainnya, Aldy menuturkan kerusakan jalan terlihat lebih parah, ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang menganga tersebut.

“Hampir jatuh, karena kondisinya dipenuhi air. Lubangnya lumayan juga 5 centimeter dengan lebar lebih dari 30 centimeter,” ujarnya.

Kerusakan jalan juga terjadi di dekat Kantor BKKBN Batamcenter, menuju Dutamas kerusakan terlihat makin parah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam, Suhar mengatakan kondisi ruas jalan akan diperbaiki pekan depan.

“Ya nanti semua secara berangsur kita patching (tambal,red),” ujarnya.

Kondisi ruas jalan tersebut memang cukup parah mengalami kerusakan. Hal ini karena ruas jalan tersebut termasuk yang terpadat. Kendaraan berat juga melintas di area jalan tersebut.

“Memang sudah parah kerusakannya. Akan segera kami tindaklanjuti. Begitu juga dengan ruas jalan lainnya. Nanti bertahan dan menyebar petugas akan dikerahkan untuk menuntaskan persoalan jalan rusak ini,” tutupnya. (*)

Reporter: Yulitavia

Sosok Sri Soedarsono, Di Balik Suksesnya YKB Kelola Pendidikan Kartini yang Genap 45 Tahun

0
Pendiri Yayasan Keluarga Batam Sri Soedarsono (baju putih kacamata hitam) foto bersama usai jadi pembina apel pagi Gebyar HUT-45 YKB. (istimewa)

Keluarga besar Yayasan Keluarga Batam (YKB) menggelar gebyar HUT ke-45 yang dipusatkan di dataran Engku Putri Batam Centre, Sabtu (6/1/2024).  Gebyar ini digelar dari pagi hingga malam hari.

Laporan: JAMIL

ADA ribuan orang dari keluarga besar YKB yang menghadiri gebyar tersebut, mulai anak-anak usai TK, SD, SMP, SMA/SMK, mahasiswa dan majelis guru dan dosen. Ada banyak kegiatan di acara gebyar tersebut, di antaranya penampilan drumbad SD, SMA/SMK Kartini dan grup luar sekolah Kartini, bazaar UKM, penyerahan serfikat siswa berprestasi tingkat nasional dan internasional, atraksi kuda lumping dan kegiatan lainnya.

Gebyar HUT YKB ke-45 ini diawali dengan apel pagi yang bertindak sebagai pembina upacara Pendiri YKB Sri Soerdarsono, yang juga sebagai sosok tokoh sentral di YKB.

Di usianya yang kini menginjak 84 tahun, Sri Soerdarsono yang bernama lengkap Sri Rejeki Chasanah Soedarsono semangatnya luar biasa dan masih terus menyemangati peserta apel pagi.

Di hadapan peserta apel, Sri Soerdasono yang bisa disapa Eyang juga mengajak seluruh keluarga besar YKB untuk terus bersama-sama berkontribusi dalam peningkatan sumberdaya manusia melalui pendidikan yang dikelola YKB.

Kepada siswa dan mahasiswa di lingkungan YKB, Eyang juga mengajak untuk bersama-sama meningkatkan pendidikan dan terus memerangi dan menghindari narkoba dan perbuatan tercela lain.

Sri Soedarsono juga bersyukur karena hingga saat ini sudah banyak alumni dari sekolah YKB yang sudah berhasil dan sukses di bidangnya masing-masing baik yang berkiprah di Batam maupun di luar Batam. Ia juga minta didoakan agar bisa terus sehat dan panjang umur hingga masih terus bersama membesarkan YKB ke depan.

Penerima tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Nararya dari Presiden SBY tahun 2014 aktivis bidang kesejahteraan sosial, pendidikan dan kesehatan ini, mengurai awal mula berdirinya YKB.

Sri yang bisa dipanggil Bu Dar merupakan anak keenam dari delapan bersaudara. Ketujuh saudaranya yakni Titi Sri Sulaksmi Mathofani, Sutoto Moh Duhri, Alwini Karsum, Baharuddin Jusuf, Junus Efendi, Sri Rahayu, dan Suyatin Abdul Rahman.

Yayasan Keluarga Batam merupakan lembaga yang penyelenggara pendidikan Kartini mulai dari TK, SD, SMP, SMA/SMK hingga Akademi Kesehatan Kartini, yang didirikan sejak 28 Desember 1978.

“Awalnya kita buka hanya ada 4 ruang kelas, namun saat sudah ada 2 ribu siswa mulai dari TK hingga perguruan tinggi,” ungkap wanita kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan ini.

Diceritakannya, di tahun 1979, ia bersama sejumlah istri pejabat di lingkungan Otorita Batam mendirikan TK Kartini 1 dan SD Kartini 1 di wilayah Sekupang, dan di tahun yang sama juga didirikan TK Kartini 2 dan SD Kartini 2 di wilayah Jodoh.

Penampilan drumband SMA/SMK Kartini.

Kemudian di tahun 1980 YKB kembali mendirikan sekolah SMP Kartini. SMP Kartini ini merupakan SMP tertua yang ada di Batam. SMP ini dari tahun ke tahun mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik secara kuantitas maupun kualitas. Bahkan, pada akhir tahun pelajaran 1999/2000, SMP Kartini Batam menduduki peringkat pertama dari 468 SMP se-Provinsi Riau.

Karena kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan makin berkembang dan meningkat, maka di tahun 1983 YKB kembali mendirikan sekolah SMA Kartini. Dua tahun kemudian, YKB kembali mendirikan SLB Kartini Batam dan SMKTA Kartini Batam.

SMKTA Kartini Batam merupakan SMK pertama yang ada di Indonesia. “Dari di Batam lah SMK pertama di Indonesia,” jelas adik kandung Prof. Dr. İng. H. B.J. Habibie ini.

Sesuai dengan visi dan misinya yang mewujudkan seluruh Sekolah Kartini sebagai sekolah unggul, SMK Kartini Batam telah menoreh sejarah sebagai sekolah yang menggunakan Konsep Sekolah Kejuruan (SMK) pertama di Indonesia dengan Sistem LINK & MATCH, dimana seluruh siswanya memiliki kompetensi siap kerja yang didasari atas kewajiban mengikuti praktek kerja selama 6 bulan atau praktek 70 % dan teori 30 % di mana lulusannya memiliki Sertifikat Kompetensi yang diuji oleh Perusahaan mitra, antara lain PT Agung Automall untuk Otomotif dan PT. Citratubindo untuk Permesinan.

Bahkan angkatan petama lulusan SMK Kartini Batam, Sertifikat Kompetensinya ditanda tangani oleh Pelindung YKB, Prof. DR. İng. H. B.J. Habibie. Dan saat ini untuk uji kompetensi siswa SMK dilakukan oleh LSP P1 SMK Kartini Batam, di bawah naungan BNSP Nasional sejak tahun 2016.

Untuk diketahui, sekolah Kartini juga meningkatkan potensi dan kemampuan siswanya untuk mengikuti tuntutan perkembangan zaman. Mengingat kota Batam bertetangga dengan Singapore dan dicanangkan sebagai bagian dari kota dunia yang madani, selain mempelajari Bahasa Inggris, Sekolah Kartini menjadi sekolah pertama di Indonesia yang diizinkan melaksanakan pembelajaran Bahasa Mandarin (China) yang merupakan bagian dari Bahasa Dunia kedua.

Di perguruan tinggi, YKB tahun 2019 mendirikan Akademi Kesehatan Kartini Batam dengan Program Studi D3 Administrasi Rumah sakit (ARŞ), Teknologi Bank Darah (TBD), dan Teknologi Laboratorium Medis/Analis Kesehatan. Saat ini Akademi Kesehatan Kartini Batam akan menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Kartini Batam dengan penambahan Program Studi S1 Administrasi Rumah sakit (ARŞ), S1 Fisioterapi, dan S1 Teknologi Informasi. “Saat ini masih dalam proses pengurusan izin perubahan,” jelas Ketua PMI Kota Batam ini.*

Dapat Tambah Uang Belanja, Yanti Rela Berhenti Jualan di Sekolah Demi Ikut Melipat Surat Suara Pemilu

0
IMG 20240104 113900 scaled e1704474854269
Warga yang ikut terlibat dalam pelipatan kerta suara pemilu di gudang KPU Batam

batampos– Kegiatan sortir dan lipat surat suara Pemilu 2024 di Gudang KPU Kota Batam memasuki hari kedua, Jumat (5/1). Kegiatan pelipatan surat suara ini melibatkan lebih 400 orang pelipat. Salah satunya ialah Yanti, 42, warga Sekupang.

Ibu dua anak itu mengaku sengaja meninggalkan pekerjaannya sehari-hari sebagai pedagang makanan ringan di sekolah demi bisa melipat kertas surat suara Pemilu 2024.

Yanti mengaku, pemilu tahun ini merupakan kali kedua dirinya mengambil pekerjaan petugas sortir dan lipat suara untuk menambah penghasilan keluarganya. “Pemilu Tahun 2019 lalu juga ikut. Bisa tambah-tambah cari uang belanja,” ujarnya.

Bagi Yanti melipat surat suara ini memiliki tingkah kesulitan sendiri. Semisalnya, melipat surat suara anggota legislatif lebih lama dibanding dengan pemilihan presiden. “Kalau presiden kan cuma tiga kali lipat selesai. Tapi kalau legislatif bisa enam sampai tujuh kali lipat. Jadi dengan durasi waktu yang sama hasil yang dilipat pun berbeda, ” ungkap Yanti.

BACA JUGA: Antusias Masyarakat Menjadi Pelipat Surat Suara Tinggi, KPU Batam Tutup Pendaftaran

Namun begitu ia optimis bisa menyelesaikan sesuai target untuk mendapatkan upah maksimal.

“Kalau surat suara legislatif ini bisalah 600 sampai 700 surat sehari. Kalau surat suara presiden seperti tahun 2019 lalu bisa maksimal 900 surat suara, ” ungkap wanita berkerudung itu.

Hal senada dikatakan tenaga pelipat lain Desi. Ia mengaku sehari bisa menyelesaikan ratusan lipat surat suara. Bagi Desi, pekerjaan ini ia lakukan hampir setiap kali pemilihan presiden dan legislatif. Sehingga ia sudah memiliki pemahaman tentang bagaimana melipat surat suara dengan benar dan cepat.

“Sudah biasa kita pak. Sehari itu kita harus memiliki target yang harus diselesaikan, ” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam Muwardi menerangkan, pihaknya menerjunkan 411 orang petugas lipat surat suara. Pada hari kedua ini surat suara yang dilipat adalah DPD dan DPR RI. Jumlahnya sekitar 1,7 juta.

Menurutnya, proses pelipatan surat suara dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Sortir dan pelipatan surat suara dibagi dalam dua sesi. Tujuannya, agar menghindari jangan sampai logistik surat suara tercecer ataupun tertukar.

“Selama 14 hari ke depan kita rencanakan proses pelipatan surat suara ini selesai. Untuk tenaga pelipat kita ada sekitar 411 orang, ” ujar Mawardi.

Komisioner KPU Batam Bosar Hasibuan mengatakan, upah bagi tenaga lipat surat suara tergantung tingkat kesulitannya. Surat suara presiden diupah Rp 150 per lembar, surat suara DPD RI dan DPR RI diupah Rp 200 per lembar dan surat suara DPRD Provinsi dan DPRD Kota diupah Rp 250 per lembar.

“Tergantung tingkat kerumitannya. Kalau presiden kan cuma tiga kali lipat selesai. Sementara DPR dan DPR RI itu bisa lima kali lipat, DPRD bisa sampai enam kali lipat. Tingkat kesulitan ini juga menjadi bahan pertimbangan kami, ” kata Bosar.

Ditambahnya, upah melipat surat suara ini juga menyesuaikan upah minimum kota saat ini. Bila sehari petugas lipat mampu menyelesaikan 1.000 surat suara presiden misalnya, maka ia sehari akan bergaji Rp 150 ribu. Begitu pun dengan surat suara legislatif yang upahnya sebesar Rp 250 per lembarnya.

“Makanya kita sesuaikan dengan UMK, ” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga

BNNK Karimun Rehab 23 Pecandu Narkotika

0
Eryan Noviandi

batampos– Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karimun telah menangani 23 pencandu narkotika untuk menjalani rehabilitasi selama 2023.

Masing-masing, 18 orang merupakan pencandu laki-laki, dan lima pencandu perempuan. Sedangkan tiga pecandu menjalani rawat inap di panti rehabilitas Kota Batam.

“Tim asesment terpadu merawat jalan klien pecandu narkoba sebanyak 23 orang. Sebanyak 20 orang menjalani rehabilitasi di Karimun, dan tiga orang klien pecandu narkoba menjalankan rawat inap di panti rehabilitasi Kota Batam,” tutur Ketua BNNK Karimun Eryan Noviandi, Jumat (5/1).

Menurut Eryan, para pecandu yang direhabilitas ada yang datang dengan kesadaran sendiri untuk melakukan rehabilitas. Ada yang dari volentir, dan ada yang merupakan usulan dari kepolisian.

BACA JUGA: 2023, BNN Tanjungpinang Rehabilitasi 40 Pecandu Narkoba

BNNK Karimun juga mengaku telah melaksanakan berbagai tindakan preventif guna mencegah peredaran narkoba di Kabupaten Karimun.

Hal tersebut terbukti dengan sudah 10 desa di Kabupaten Karimun yang ditetapkan sebagai Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar).

Adapun 10 Desa Bersinar yakni Desa Gemuruh, Sungai Ungar, Penarah (2020). Kemudian, Desa Pangke, dan Pongkar (2021). Desa Pangke Barat, Teluk Radang, dan Lubuk (2022). Serta Desa Prayun, dan Kundur (2023).

“Kita berharap semoga di tahun 2024, Kabupaten Karimun semakin tanggap dengan bahaya narkoba, peningkatan ketahanan masyarakat sehingga tidak menggunakan narkoba, serta upaya hukum,” tutupnya. (*)

Reporter: Ichwanul Fahmi

Tekan Harga Tiket, Sandiaga Minta Feri Batam-Singapura Ditambah

0
IMG 20240102 WA0018
Sandiaga Uno

batampos– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyarankan agar kapal Ferry Batam-Singapura ditambah. Tujuannya agar harga tiket yang saat ini mahal bisa ditekan lebih murah.

General Manager Operasional PT Sinergy Tharada sebagai pengelola Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Nika Astaga mengatakan pihaknya siap saja jika memang ada kebijakan penambahan kapal Feri. Sebab sebagai pengelola, pihaknya hanya sebagai penyedia tempat, bukan yang membatasi jumlah kapal yang beroperasi.

“Kami siap-siap saja kalau ada kebijakan itu. Karena memang kami hanya untuk menyediakan tempat,” ujar Nika, Jumat (5/1).

BACA JUGA: Persingkat Waktu Periksa, Pekan Depan Imigrasi Uji Coba Autogate di Pelabuhan Batamcenter

Menurut Nika, saat ini di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, ada 8 agen kapal yang beroperasi. Tiga diantaranya adalah agen kapal tujuan Batam -Singapura, dan 5 agen untuk Batam-malaysia.

“Untuk agen paling banyak itu Malaysia, tapi sedangkan Batam-Singapura itu hanya 3,” jelas Nika.

Disinggung jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Nika tak tahu pasti. Sebab pihaknya hanya mengetahui jumlah trip kapal yang digunakan agen saat mengangkut penumpang.

“Untuk jumlah kapal yang tahu itu agen. Kami hanya tahu trip saja. Saat ini total trip di hari biasa ada 77 trip. Kalau saat ramai bisa ada extra trip dan itu dilapor ke kami,” tegas Nika.

Masih kata Nika, pihaknya tetap akan siap jika memang ada kebijakan penambahan jumlah kapal Feri.

“Ya kalau memang ada penambahan, kami akan menyiapkan tempat,” ungkap Nika.

Diketahui, saat ini harga tiket Feri Batam -Singapura atau sebaliknya berkisar Rp 750-780 ribu untuk pulang pergi. Harga itu juga sudah termasuk seapotex. (*)

Reporter: Yashinta