Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 4234

Jembatan di Tanjunguncang Nyaris Ambruk, Sudah Diajukan Dimusrembang Tapi Belum Juga Diperbaiki Pemerintah

0
WhatsApp Image 2023 12 10 at 21.53.07 1 e1702220348910
Penampakan jembatan yang nyaris ambruk

batampos-Warga Tanjunguncang, Batuaji khususnya di RW 12 perumahan Marina Garden, RW 18 Marina Gren dan RW 08 Perumahan Barelang Central Raya melakukan gotong royong bersama memperbaiki jembatan yang ambruk, Minggu (10/12)2023).

Ketua RT 04 Marina Garden, Jainal Abidin mengatakan, jembatan ini longsor terkikis air dan retak gorong-gorongnya, ujarnya.

Masih kata Jainal yang ketua Forum RT/RW wilayah Yundai, jembatan ini sudah pernah diajukan di murembang tahun 2021 tetapi tak kunjung terealisasi pembangunannya.

“Ini jembatan udah mau ambruk termakan longsor. Lama-lama jembatan ini ambruk. Pernah disini pengendara jatuh masuk ke Drainase karena jembatan terlalu sempit,” katanya.

Jembatan juga sering macet dan harus bergantian lewat bila dilalui mobil. Apalagi jam kerja warga pada sibuk antar anak sekolah dan masyarakat mau berangkat kerja di pagi hari disitulah sering macet.

BACA JUGA: Dua Pekan Sampah Tak Diangkut, Warga Tanjunguncang: Padahal Bayar Retribusi Lancar

Ditambah lagi bila ada pasar kaget selalu macet. Salah satu di sini Centra ekonomi warga jualan di pasar kaget dan warga sekitar sini belanja.

Dan di Barelang Central Raya ini juga Centranya ekonomi warga berjualan. Mulai dari jualan sembako, grosir, jualan makanan, rumah makan, Poto Copi, konter pulsa, pangkas rambut, air galon, Indomaret dan masih banyak lainnya.

Ketua RW 12, Amir Mahmud mengatakan, pihaknya sebagai perangkat berharap pemerintah segeralah membangun jembatan ini. ”Sebelum makan korban jiwa,” katanya.

Masih Kata Amir, jembatan yang menghubungkan Barelang Central Raya, Marina Garden, Marina Gren, Sumberindo, Central Park, Bagaman dan Glori ini sangat padat penduduknya.

”Jadi jembatan inilah nyawa utama warga sini. Dengan adanya jembatan ini ekonomi warga terbantu dan lancar,” bebernya.

Bila sempat nanti ambruk sangat merugikan masyarakat. Kita berharap jembatan ini nantinya bisa dua jalur bisa mobil berpapasan, sebut Amir lagi.

Boyke, tokoh Masyarakat Tanjunguncang juga mengatakan yang sama, semoga pemerintah bisa segera membangun jembatan baru bisa dilalui kendaraan roda 4 dengan dua jalur.

”Karena disini Central ekonomi warga sekitar Hyundai dengan 24 jam masih buka toko-toko di sini. Paling padat penduduk dan Ramai perumahan disini. Karena dilokasi jembatan ini yaitu row 30. Dan jalan juga infomasinya mau dibangun. Tapi kita tidak tahu,” tuturnya.

Nasrul Koto, ketua RW 18 Marina Gren mengatakan, karena tidak kunjung dibangun pemerintah terpaksa pihaknya bersama warga bergotong royong dengan swadaya sendiri.

”Kalau nunggu- nunggu pemerintah entah kapan akan dibangun keburu jembatan longsor dah rubuh, katanya.

Ketua RW 08 Barelang Central Raya, Said mengatakan semoga pemerintah segera membangun jembatan.

Lurah Tanjunguncang, Tengku Akbar mengatakan, gagalnya dibangun tahun ini karena anggaran dari dinas tidak ada. Karena anggaran ini harus melalui non PSKP yaitu Dinas Bina Marga dan Sumberdaya Air.

Nanti kita ajukan lagi di Musrembang dan kalau bisa nanti ini kita prioritaskan bila RT dan RW se Tanjuguncang setuju,” sebutnya.

“Tadi kami juga turun dan cek bersama Lurah Baru dan ada juga anggota dewan turun yaitu pak Safari Ramadhan. Semoga tahun berikutnya terlaksanakan untuk kemajuan Tanjunguncang sendiri, harapnya. (*)

Reporter : Dalil Harahap

Setara Institute Menduga Kriminalisasi Menggunakan UU ITE Meningkat pada Periode Pemilu 2024

0
Ketua Panja RUU perubahan kedua UU ITE Abdul Kharis memberikan salinan RUU ITE kepada Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi (ANTARA/Livia Kristianti)

batampos – Setara Institute menduga, Undang-Undang Informasi dan Transaksi (UU ITE) masih menjadi alat untuk mengkriminalisasi seseorang. Sejak UU ITE disahkan di tahun 2008, kriminalisasi berdasar UU ITE paling banyak ditemukan di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu sebanyak 97 kasus pada 2022.

Bahkan, berdasarkan data SAFEnet, sejak Januari hingga Oktober 2023, ada 89 kasus kriminalisasi dengan menggunakan pasal-pasal bermasalah dalam UU ITESetara Institute memprediksi, angka kriminalisasi menggunakan UU ITE akan meningkat mendekati pelaksanaan Pemilu 2024.
“Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat menjelang momentum politik Pemilu 2024,” kata peneliti hukum dan konstitusi Setara Institute, Sayyidatul Insiyah dalam peluncuran Indeks HAM 2023, Minggu (10/12).
Insiyah menjelaskan, kebebasan berekspresi dan berpendapat menjadi penyumbang skor terendah dalam indeks HAM 2023, yakni 1,3 di antara seluruh indikator lainnya. Indeks HAM menggunakan skala Likert dengan rentang 1 sampai dengan 7, yang menggambarkan nilai 1 sebagai perlindungan, penghormatan, dan pemenuhan HAM yang paling buruk, dan angka 7 menunjukkan upaya komitmen pemajuan HAM yang paling baik.
“Penilaian ini menggunakan triangulasi sumber dan expert judgement sebagai instrumen justifikasi temuan studi,” ucap Insiyah.
Selain kriminalisasi menggunakan UU ITE, lanjut Insiyah, pembungkaman terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat juga tercermin dengan terus terjadinya kekerasan terhadap jurnalis. Terdapat 81 kasus pada 2016 dan 84 kasus pada 2020 merupakan puncak kekerasan terhadap jurnalis pada periode pertama dan kedua pemerintahan Jokowi.
Tak hanya itu, represifitas terhadap massa yang berekspresi melalui demonstrasi juga masih sangat masif ditemukan. Beberapa di antaranya kriminalisasi terhadap masyarakat adat Poco Leok di Manggarai, represi terhadap masyarakat Rempang, hingga kriminalisasi petani di Air Bangis.
“Peristiwa-peristiwa itu menjadi potret pemberangusan kebebasan berekspresi di balik beragam eksekusi proyek strategis nasional (PSN) yang digencarkan pemerintah,” ucapnya. (*)
Reporter: JP Group

Kopi Kosek, Hadirkan Cara Unik Menikmati Kopi dengan Gelas Terbalik

0
17cf4742 9df5 4a3c a440 56d171de7579 e1702218304917
Sky karyawan Kopi Kosek saat menyajikan kopi kosek. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos– Ingin menikmati secangkir kopi, berkumpul bersama teman ataupun keluarga. Santai membicarakan berbagai hal. Kopi Kosek By The Ayam Kosek jelas bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menghabiskan waktu bersantai bersama keluarga ataupun teman.

Di sini, pengunjung bisa menikmati berbagai macam kopi, salah satunya kopi kosek. Untuk kopi yang satu ini punya cara penyajian yang sangat mencolok dan unik, sebab gelas kopi yang digunakan dibuat terbalik dengan diletakkan di atas tatakan.

Owner The Ayam Kosek, Aris Slamet mengatakan, Bagi warga Batam kalau memang sudah bosan dengan kopi yang begitu-gitu saja bisa datang untuk mencoba kopi kosek yang terletak di Laguna Hill Blok B2 Nomor 3 Tembesi, Batuaji.

“Kopi kosek itu murah cuma Rp 7 ribu aja. Cara untuk menikmatinya yaitu dengan menggunakan sedotan kecil, yang mana sedotan ini berguna untuk meniup bagian bibir gelas yang terbalik. Setelah ditiup, maka cairan kopi akan keluar perlahan memenuhi piring tatakan. Lalu, kopi bisa diseruput dengan sedotan atau lewat piring. unik kan?,” ujar Aris

Aris mengatakan, kopi yang digunakan adalah yang berjenis robusta dan digiling secara kasar. Hal ini agar ampasnya tidak dengan mudah keluar bersama minuman kopinya. Selain Kopi, ujar Aris, Kopi Kosek juga menyediakan berbagai macam minuman mulai dari aneka jus, es campur, es mega mendung, es asam boy, teh tarik, dan lainnya.

BACA JUGA: Kedai Kopi Ameng Belakang Padang Buka di Tiban

Sedangkan untuk makanannya, Aris mengatakan, Kopi Kosek mengadirkan berbagai menu yang sangat menggugah selera. Namun untuk menu andalan, ujar Aris, Kopi Kosek tetap pada 3 menu andalannya yaitu bebek kosek, ayam kosek, dan ayam kremes.

“Tiga menu andalan ini yang telah banyak mendapatkan hati para pelanggannya, saya yakin di cabang ini nantinya selalu ramai oleh pelanggan yang ingin mengenal dan kembali menikmati aneka sajian dari Kopi Kosek By The Ayam Kosek,” jelasnya.

Menu ini boleh dibilang spesial, katanya, karena menggunakan bahan utama daging ayam dan bebek yang sebelum digoreng diungkap terlebih dahulu dengan berbagai macam rempah sehingga racikan bumbunya pun benar-benar meresap, selain itu tekstur dagingnya juga terasa lembut, lunak dan empuk saat dimakan.

Aris menambahkan, rasa bebek kosek, ayam kosek dan ayam ayam kremes sangat khas karena memakai racikan bumbu turun-temurun dari keluarganya. “Rasanya rame dan tidak berminyak. Dimasak dengan waktu yang cukup agar bumbunya meresap sempurna ke dalam daging bahkan hingga ke tulangnya,” katanya.

Selain menghadirkan menu bebek kosek, ayam kosek dan ayam kremes yang cukup dikenal sejak 2011 ini. Kopi Kosek By The Ayam Kosek juga menghadirkan bandeng presto, bakso kuah, kupat tahu, gado-gado, bakso penyet, bakso kuah, ikan bilis sambal kosek, dan lainnya.

Untuk harganya, Anda tak perlu khawatir karena semua menu di Kopi Kosek By The Ayam Kosek tidak membuat kantong anda jebol. Ayo warga Batam, jangan berlama-lama segera ajak keluarga, rekan bisnis, teman kantor untuk mencicipi menu andalan dari Kopi Kosek By The Ayam Kosek. Kopi Kosek By The Ayam Kosek buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 23.00 WIB. (*)

 

Truk Terperosok di Simpang Baloi, Tabrak Pipa Air

0
WhatsApp Image 2023 12 10 at 18.37.54 e1702208554103
Truk terperosok dan menabrak pipa air di Simpang Bali, Minggu (10/12).

batampos – Kecelakaan tunggal terjadi di Simpang Baloi, Lubukbaja, Minggu (10/12). Kecelakaan ini menimpa truk lori yang terperosok ke tepian jalan dan menabrak pipa air yang baru saja diperbaiki.

Pipa pun pecah dan air menyembur keluar. Padahal pipa dijalur tersebut sebelumnya juga tertimpa alat berat sehingga air menyembur dan terdampak pada sejumlah area di Batam.

Mengetahui kejadian ini, warganet pun langsung berkomentar. “Excavator sudah, lorry sudah, jangan sampai besok gajah yang terperosok di sana,” ujar pemilik akun @roniokriadi di akun IG Batampos.

“Harusnya bahu jalan tersebut selama masa pengerjaan jalan wajib diberi tanda atau pembatas/papan peringatan,” timpal pemilik akun @andretjoeng. (*)

Liverpool ‘Kedinginan’ di Puncak Klasemen Liga Inggris usai Bungkam Crystal Palace

0
Selebrasi Mohamed Salah setelah mencetak gol untuk Liverpool ke gawang Manchester City dalam pertandingan Liga Premier Inggris di Anfield, Liverpool pada Minggu (16/10). (Phil Noble/Reuters/Antara)

batampos – Liverpool terus menunjukkan tren positif mereka di Liga Inggris 2023/2024 dengan berhasil menduduki pucuk klasemen sementara usai bangkit dari ketinggalan dan memetik kemenangan 2-1 di markas Crystal Palace, Sabtu (9/12).

Dikutip dari Antara, mengoleksi 37 poin, tim asuhan Jurgen Klopp tersebut untuk sementara waktu bisa menikmati momen ‘kedinginan’ di puncak klasemen setelah pesaing terdekat mereka, Arsenal dijegal oleh Aston Villa pada laga yang berlangsung Minggu (10/12) dini hari.

The Gunners harus rela turun ke peringkat 2 dengan 36 poin setelah dipecundangi oleh Aston Villa yang kini merangsek ke peringka 3 dengan 35 poin.

Crystal Palace membuka keunggulan terlebih dahulu berkat eksekusi penalti Jean-Philippe Mateta pada menit ke-57. Mohamed Salah kemudian menyamakan kedudukan untuk Liverpool berkat golnya pada menit ke-76, sebelum gol Harvey Elliot pada menit ke-91 memastikan raihan tiga poin untuk Liverpool.

Gol yang dicetak Salah merupakan gol ke-14-nya musim ini serta gol ke-200-nya sepanjang berseragam Liverpool. Ia pun menjadi pemain kelima dengan koleksi 200 gol untuk Liverpool di semua kompetisi setelah Ian Rush (346), Roger Hunt (285), Gordon Hodgson (241), dan Billy Liddell (228).

Sebelum pertandingan ini dimainkan, pelatih Liverpool Jurgen Klopp telah menyatakan keberatannya dengan situasi pertandingan tim asuhannya dimainkan paling dini. Ia bahkan sempat menyebut seorang pembawa acara sebagai bebal saat disebut bahwa bermain pada siang hari merupakan jadwal favoritnya.

Keluhan Klopp itu hampir dapat divalidasi saat Jefferson Lerma memaksa kiper Alisson Becker melakukan penyelamatan apik pada fase awal laga melawan Palace. Bola kemudian memantul mengenai tiang gawang sebelum dihentikan di garis gawang oleh Trent Alexander-Arnold.

Wasit Andy Madley sempat memberi hadiah penalti kepada Palace setelah Odsonne Edouard dijatuhkan oleh Virgil van Dijk di kotak terlarang. Namun tinjauan VAR memperliharkan Will Hughes lebih dahulu melanggar Wataru Endo sebelum pelanggaran oleh Van Dijk, dan wasit pun membatalkan keputusannya.

Tuan rumah Palace baru mampu membuka keunggulan setelah turun minum. Pelanggaran Jarell Quansah terhadap Mateta dinilai wasit Madley layak diganjar penalti. Mateta sendiri yang menjadi eksekutor, dan ia berhasil menaklukkan kiper Alisson.

Kekuatan Palace kemudian berkurang akibat penyerangnya Jordan Ayew mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-75. Semenit berselang Liverpool pun menyamakan kedudukan.

Diawali umpan silang Cody Gakpo yang gagal disapu dengan sempurna oleh pemain Palace, bola justru mengarah kepada Salah. Pemain internasional Mesir itu kemudian menyambarnya dengan sepakan yang sempat terdefleksi sebelum mengecoh kiper Sam Johnstone.

Liverpool seolah mendapatkan kembali semangat juangnya, dan pada fase akhir laga, Elliot menerima bola di luar kotak penalti sebelum melewati seorang pemain bertahan lawan dan melepaskan sepakan yang tidak mampu diantisipasi kiper Remi Matthews untuk masuk ke gawang tuan rumah.

Palace memiliki peluang bagus untuk menyamakan kedudukan pada detik-detik akhir pertandingan. Namun kiper Alisson dapat menggagalkan sepakan Joachim Andersen untuk memastikan kemenangan ketiga beruntun Liverpool di Liga Inggris. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Berkendara Lawan Arus Marak Karena Minim U Turn

0
Jalan Tanjunguncang
Ilustrasi. Para pengendara melawan arus saat melintas di Jalan Brigjen Katamso, Tanjunguncang. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seroang ibu dengan tiga anaknya di Jalan R Suprapto Batuaji, persisnya di turunan Bukit Daeng, Sabtu (9/12) lalu, jadi perhatian warga.

Berkendara melawan arus yang marak terjadi selama ini disebabkan karena U Turn yang tidak memadai. Penempatan U Turn terlalu berjauhan sehingga warga yang akan dan masuk ke jalan lingkungan nekad melawan arus.

Hal ini kerap terlihat di Jalan R Suprapto, Brigjen Katamso dan Pangeran Diponegoro Seitemiang. Penempatan U Turn masih minim sehingga jalan ini selalu ramai dengan pemotor yang melawan arus.

Baca Juga: Polisi Segera Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mantan Direktur RSUD

Kondisi yang membahayakan ini terjadi setiap waktu di depan Perumahan Puskopkar, Batuaji. Median jalan yang cukup terjal dan berbahaya sudah jadi jalur alternatif pengendara sepeda motor yang hendak putar arah.

Pengendara yang hendak ataupun datang dari Dapur 12 misalkan enggan menggunakan U Turn di simpang Basecamp karena terlampau jauh. Begitu juga dengan kendaraan yang keluar dari Kaveling Lama hendak ke Dapur 12 nekat lawan arus di sepanjang jalan depan Pasar Melayu. Itu karena U Turn ada di simpang Basecamp dan di depan Perumahan Puskopkar yang jaraknya cukup jauh.

Ini juga terjadi di sepanjang Jalan Diponegoro, Seitemiang. Lawan arus dan terobos median jalan juga jadi kebiasaan pengendara di sana. Pagi dan sore hari sangat rawan, sebab arus lalulintas cukup padat. Kecelakaan lalulintas pun sering terjadi.

Baca Juga: ASDP Punggur Siapkan 22 Trip per Hari saat Momen Nataru, Paling Banyak Rute Batam-Tanjunguban

“Sudah sering terjadi kecelakaan bahkan ada yang meninggal. Kekurangan U Turn makanya orang nekad lawan arus dari pada mutarnya jauh lagi,” kata Andika, warga Bukit Tempayan Batuaji.

Kecelakaan yang disebabkan berkendaraan melawan arus ini hendaknya jadi perhatian instansi pemerintah terkait agar menyediakan U turn sesuai dengan kebutuhan pengguna jalan. Persimpangan jalan masuk pemukiman hendaknya disediakan U Turn agar pemotor tidak melawan arus untuk mengambil jalur lainnya. (*)

 

Reporter: Eusebius Sara

Revitalisasi Pelantar Kuning Menunggu Review Bappenas

0

batampos – Pemko Tanjungpinang masih menunggu hasil review Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk usulan perbaikan pelantar kuning. Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan mengatakan hingga sekarang pihaknya masih menunggu hasil review usulan perbaikan pelantar kuning dari Bappenas.

Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Terlihat kondisi atap dan tiang pelantar kuning yang rusak, Minggu (10/12/2023)

“Kita lagi nunggu review Bappenas, mudah-mudahan setetujui,” kata Hasan, Minggu (10/12).

Menurut Hasan, peluang disetujui usulan perbaikan pelantr kuning ini cukup tinggi karena akan disejalankan dengan millenium challenge corporation (MCC).

“Insha Allah, kita berusaha saja dulu. Dan semua persyaratan sudah kita lengkapi,” sebutnya.

Hasan menyebut yang diusulkan ke Bappenas adalah untuk revitalisasi dengan kebutuhan anggaran Rp 6 miliar, sementara untuk normalisasi membutuhkan anggaran yang sangat besar mencapai Rp 25 miliar.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi usulan kita ini,” harapnya.

Hasan mengakui kondisi pelantr kuning saat ini memang cukup memperhatikan, kondisi tiang yang sudah rusak parah dan atap banyak yang bocor.

“Kita sedih juga, atap-atapnya banyak yang sudah rusak,” ungkap Hasan. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Gonggong Mendorong Ekonomi Perbatasan Indonesia Tumbuh

0
Gonggony yang lezat, ikon kuliner Provinsi Kepri. F.Jailani

batampos – Banyak yang bertanya hasil laut apa yang istimewa di daerah Kepulauan Riau (Kepri), sehingga bisa menjadi pendorong tumbuhnya ekonomi di daerah perbatasan Indonesia ini?

Satu diantaranya adalah gonggong atau yang dikenal dengan nama latin strombus canurium (ganus). Boga bahari ini, menjadi menu andalan bagi setiap rumah makan laut atau restauran seafood di wilayah ini.

“Seperti sayur tanpa garam, akan terasa hambar. Begitu juga rumah makan seafood tanpa gonggong, terasa tidak istimewa,” ujar Adelia, pemilik Rumah Makan Mama Adel yang berlokasi di Jembatan III Dompak, Tanjungpinang, Sabtu (9/12/2023).

Sembari melayani tamu yang datang, perempuan yang akrab disapa Mama Adel ini mengatakan, kebanyakan pelanggan yang datang ke rumah makannya ini, selalu konfirmasi lewat sambungan telpon.

“Sebelum mereka datang, selalu bertanya apakah gonggong tersedia. Ini menunjukan bahwa makan laut ini menjadi ikon kuliner di Provinsi Kepri,” jelasnya.

Diceritakannya, rumah makannya ini memang tidak melakukan budidaya gonggong. Namun makan laut lezat yang biasanya disantap dengan campuran cabai, terasi, dan asam jawa ini bisa didapat dari nelayan yang mencari gonggong.

“Untuk satu kilo gram gonggong dari nelayan dibeli seharga Rp15 ribu. Daya tahan gonggong ini juga cukup lama, asalkan selalu berada di dasar sungai atau laut,” ungkapnya.

Rumah makan yang berada di pesisir pantai Jembatan III Dompak, Tanjungpinang ini menyimpan gonggong dalam satu keramba yang selalu terendam air laut.

“Selain direbus dan dijamah bersama sambal belacan (terasi,red) , gonggong bisa juga ditumis dengan bumbu pedas,” ucapnya.

Hal senada juga diutarakan Umi Laila, pemilik Rumah Makan Seafood Umi yang berlokasi di Jembatan II Dompak, Tanjungpinang atau di depan Pelabuhan Roro Dompak.

“Alam di Pulau Bintan telah memberikan makanan lezat berupa siput gonggong. Makan laut ini, tentunya satu keistimewaan bagi kami bergerak di bidang rumah makan,” ujar Umi.

Rumah makan ini, menawarkan satu porsi gonggong dengan harga Rp60 ribu. Adapun gonggong yang djual di sini selain direbus juga bisa dimasak sambal cabai ijo,dan goreng tepung.

“Alhamdulillah, banyak tamu-tamu yang datang ke Tanjungpinang menyinggahi Rumah Makan Seafood Umi. Tentu ini akan memberikan dapak positif bagi usaha kami. Dalam satu hari terkadang bisa diatas 10 kg gonggong,” jelasnya.

Tingginya peminat gonggong, secara tidak langsung telah memberikan dorongan tumbuhnya ekonomi Provinsi Kepri. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, Darwis Sitorus mengakui sektor rumah makan ada kontribusinya.

“Ekonomi Provinsi Kepri pada triwulan III-2023 (y-on-y) tumbuh sebesar 4,88 persen.  Kondisi ini didorong oleh beberapa sektor,” ujar Darwis Sitorus.

Meskipun tidak secara rinci menjelaskan, menurut Darwis rumah makan masuk dalam kategori yang turut andil dalam mendorong pertemuan ekonomi Provinsi Kepri.

“Rumah makan masuk pada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Andil pertumbuhannya adalah 0,25 persen,” jelasnya.

Gonggong Berikan Efek Ganda Bagi UMKM

Penjabat Walikota Tanjungpinang, Hasan mengatakan, siput gonggong telah menjadi ikonnya Provinsi Kepri. Apalagi juga sudah berdiri Gedung Gonggong di Kota Tanjungpinang.

“Semakin berkembangnya rumah makan seafood atau makan laut, tentu akan memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi daerah,” ujar Hasan, Jumat (8/12/2023) lalu.

Pria yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepri ini menegaskan, rumah makan seafood telah memberikan banyak kontribusi bagi kepentingan daerah.

“Mereka juga turut menekan angka pengangguran terbuka di daerah. Kontribusi lainnya adalah dari penerimaan pajak,” jelasnya.

Baginya, keberadaan gonggong di alam Provinsi Kepri ini adalah satu keberkahan. Meskipun terus dikonsumsi, namun populasinya tetap terus terjaga.

“Gonggong bukan saja dijadikan sebagai santapan makan besar. Namun juga telah dikemas menjadi keripik gonggong dan lainnya. Gonggong juga sudah menjadi brand batiknya Tanjungpinang, yakni Batik Gonggong,” tutup Hasan.

Bukan hanya isi siput gonggong ini yang bisa dinikmati kelezatannya. Namun cangkangnya yang unik juga bisa disulap menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual.

Hal tersebut dilakukan Irwansyah, 35, yang membuka galeri Gonggong Emas Handycraft di Jalan Bhayangkara, Gang Rokan, Tanjungpinang.

Dengan ketekunan dan keuletannya, limbah buangan diubah menjadi produk kerajinan seperti tepak sirih, tempat tisu, jam dinding, asbak, miniatur plakat, gantungan kunci dan hiasan dinding dan masih banyak lagi.

Hanya bermodal kulit gonggong, kerang, pasir pantai, lem, triplek bekas, bahan pewarna, cat pernis dan alat pemotong seperti gerinda potong dan gergaji ukir, semua limbah diolah menjadi kerajinan yang mampu bersaing dan menjadi karya seni bernilai jual tinggi.

Proses pembuatan kerajinan tangan berbahan dasar limbah ini tidaklah sulit, tapi membutuhkan ketekunan dan kreatifitas untuk menciptakan suatu produk kerajinan.

“Membuatnya tidak sulit, tapi butuh ide kreatif dan pemikiran yang matang,” katanya.

Untuk harganya, Irwan mengatakan kerajinan tangan buatannya sangat terjangkau. Mulai dari harga Rp4.000 hingga Rp500 ribu untuk setiap produk kerajinan.

“Tidak begitu mahal, sesuailah dengan bentuk dan motifnya,” ucapnya.

Irwan mengatakan banyak potensi yang dapat digali di Tanjungpinang untuk berkarya dan menjadi suatu keharusan untuk membangun Tanjungpinang dari sektor ekonomi.

“Gonggong telah memberikan efek ganda pastinya. Bukan hanya dagingnya bisa kita nikmati, tetapi cangkangnya juga bisa kita olah,” tutupnya.

Tantangannya, Belum Ada Budidaya Secara Masif

Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang memberikan atensi terkait keberadaan gonggong di Provinsi Kepri ini. Lantaran belum adanya upaya budidaya secara masif.

“Sampai sejauh ini, kita masih bergantung dengan kebaikan alam yang selalu menyediakan gonggong yang lezat dan penuh gizi,” ujar Akademisi Umrah dari Fakultas Kelautan dan Perikanan, Adiyta Hikmat Nugraha, Minggu (10/12/2023) di Tanjungpinang.

Diakuinya, dari sekian banyak makanan laut atau boga bahari yang ada di wilayah ini, gonggong menjadi satu nama yang diklaim sebagai magnet wisata kuliner di Provinsi Kepri.

“Setidaknya ada empat jenis gonggong, yaitu gonggong ayam berukuran kecil dan berwarna hitam, gonggong cangkang tipis berwarna putih,” jelasnya.

Jenis lainnya adalah gonggong bercangkang tebal warna putih, dan gonggong merah bercangkang tebal. Semuanya dapat dimakan. Disebutkan, gonggong ini mengandung gizi tinggi, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak.

“Daerah-daerah penghasil gonggong di Provinsi Kepri diantaranya adalah Bintan, Tanjungpinang, Lingga dan Anambas,” paparnya.

Ditambahkannya, tantangan saat ini adalah bagaimana gonggong ini bisa dilakukan budidaya secara masif. Baginya, ini perlu campur tangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Persoalan kita saat ini adalah, gonggong belum berhasil dibudidaya secara masif. Sementara makan ini sudah menjadi brandnya wisata kuliner di Provinsi Kepri,” tutup Wakil Dekan I Fakultas Kelautan dan Perikanan Umrah ini. (*)

 

 

Reporter: JAILANI

Rahmat Erwin Raih Medali Perak di IWF Grand Prix II 2023

0
Lifter putra Indonesia Rahmat Erwin Abdullah melakukan angkatan clean and jerk pada final 73 kilogram Grup A Asian Games 2022 di Xiaoshan Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, Selasa (3/10/2023). (ANTARA/M Risyal Hidayat)

batampos – Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah memenangi medali perak pada nomor 81kg putra Grup A IWF Grand Prix II 2023 di Doha, Qatar, Sabtu (9/12) malam waktu setempat.

Dikutip dari data statistik resmi IWF, Rahmat memiliki catatan angkatan snatch terbaik 161 kilogram, kemudian catatan angka clean and jerk terbaik 201 kilogram. Dia konsisten berada di peringkat kedua untuk mencatatkan angkatan total Angkatan 362 kilogram.

Medali emas dimenangi lifter Korea Utara Ri Chong Song dengan total angkatan seberat 374 kilogram, dengan rincian angkatan snatch 165 kilogram dan angkatan clean and jerk 209 kilogram.

Sedangkan medali perunggu direbut oleh lifter Turkmenistan Gaygysyz Torayev, dengan total angkatan 338 kilogram, dengan rincian angkatan snatch 150 kilogram dan angkatan clean and jerk 188 kilogram.

Sejauh ini para lifter putra Korea Utara sangat digdaya pada ajang IWF Grand Prix II 2023. Total terdapat empat lifter putra Korut yang memenangi medali emas di ajang ini dari lima nomor yang dipertandingkan.

Mereka adalah Pang Un Chol di kelas 55 kilogram, Pak Myong Jin di kelas 61 kilogram, Ri Won Ju di kelas 67kg, dan Ri di kelas 87kg. Satu-satunya medali emas yang lepas dari genggaman lifter putra Korea Utara di IWF Grand Prix II 2023 adalah di kelas 73kg, yang dimenangi Ritvars Suharevs asal Latvia.

Sehari sebelumnya, para lifter putri Indonesia sudah tampil di IWF Grand Prix II 2023, namun dengan hasil yang belum memuaskan.

Natasha Beteyob yang turun di kelas 59kg putri Grup C menduduki peringkat ke-14 dengan total angkatan 210 kilogram, dengan rincian angkatan snatch 95 kilogram dan clean and jerk 115 kilogram.

Sarah, yang turun di kelas yang sama dengan Natasha, yakni 59kg putri Grup C, berada di peringkat ke-13 dengan total angkatan 211 kilogram, dengan rincian angkatan snatch 95 kilogram dan clean and jerk 116 kilogram.

IWF Grand Prix II 2023 merupakan salah satu ajang pengumpulan poin agar dapat berlaga di Olimpiade Paris 2024.

Hanya sepuluh lifter yang berada di sepuluh besar masing-masing kelas pada pertengahan 2024, yang berhak tampil di Olimpiade. Komite Olimpiade Nasional masing-masing negara juga hanya boleh menempatkan satu lifter pada setiap kelasnya. (*)

 

 

Reporter: Antara

ASDP Punggur Siapkan 22 Trip per Hari saat Momen Nataru, Paling Banyak Rute Batam-Tanjunguban

0
Kapal Roro Dalil Harahap45
Ilustrasi. Kapal Roro di Pelabuhan Telaga Punggur, Nongsa, Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – PT ASDP Telaga Punggur Batam memperkirakan akan terjadi kenaikan penumpang dan jumlah kendaraan pada momen libur Natal dan tahun Baru (Nataru) sebesar 5 persen dari tahun sebelumnya. ASDP memprediksi, kepadatan penumpang akan terjadi pada H-3 hingga H-1 Natal.

Oleh karena itu pihak ASDP telah menyiapkan puluhan trip per hari. Selama Nataru ini akan ada 22 trip dalam sehari, 20 trip untuk rute Punggur ke Tanjung Uban, dan masing-masing satu trip untuk tujuan Sei Pakning dan Kuala Tungkal.

“Untuk rute tujuan Sei Selari dan Kuala Tungkal kapal selalu ada setiap harinya,” ujar General Manager ASDP Telaga Punggur, Nana Sutisna, Sabtu (9/12).

Baca Juga: Buruan Daftar, Pendaftaran Kendaraan Untuk Naik Roro ASDP Punggur Ditutup 13 Desember

Tahun ini total ada 412 trip dan diprediksi penumpang naik menjadi 28.226 orang. “Kendaraan roda dua 13.615, kendaraan roda empat 10.765, bus 42 dan truk 1.038,” kata dia.

Tahun 2022 lalu, terdapat sebanyak 394 trip dengan jumlah penumpang 26.638 orang, kendaraan roda dua 12.877, kendaraan roda empat 10.254, bus 40 dan truk 994.

Nana mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya untuk memberikan rasa nyaman kepada pengguna jasa ASDP Punggur.

“Tentunya kami ingin memberikan rasa nyaman dan aman bagi pengguna jasa dari segi pelayanan baik selama perjalanan,” tutupnya (*)

Reporter: Azis Maulana