Selasa, 14 April 2026
Beranda blog Halaman 425

Pesisir Tarempa Barat Dipenuhi Sampah Kiriman, Warga Jual ke Bank Sampah

0
Sejumlah anak-anak antusias mengutip sampah yang berada di pesisir Desa Tarempa Barat. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Dampak angin musim utara kembali dirasakan warga Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Sekitar 800 kilogram sampah kiriman berhasil dibersihkan dari kawasan pesisir laut melalui aksi gotong royong masyarakat, Minggu (18/1).

Sampah yang menumpuk di perairan dangkal dan sepanjang garis pantai tersebut berada sangat dekat dengan permukiman warga. Kondisi ini telah lama dikeluhkan karena mengganggu aktivitas harian serta berpotensi mencemari lingkungan.

Mayoritas sampah yang dikumpulkan merupakan sampah plastik, seperti botol minuman, kantong plastik, dan kemasan makanan. Warga meyakini sampah tersebut bukan berasal dari lingkungan sekitar, melainkan kiriman dari daerah lain yang terbawa arus laut akibat angin musim utara.

Baca Juga: Iptu Dodi Setiawan Resmi Jabat Kapolsek Siantan, Ini Pesan Kapolres Anambas

Angin kencang disertai gelombang tinggi mendorong sampah dari laut lepas ke kawasan pesisir Anambas. Akibatnya, sampah mudah tersangkut dan menumpuk di sekitar rumah warga.

Pemuda Desa Tarempa Barat, Arpandi, mengatakan volume sampah yang terkumpul cukup mengejutkan. Dalam waktu singkat, ratusan kilogram sampah berhasil diangkat dari laut.

“Jumlahnya sangat banyak. Kalau dibiarkan, sampah bisa menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang lalat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan bersih-bersih tersebut merupakan inisiatif dan hasil kesepakatan bersama warga. Koordinasi dilakukan secara sederhana, namun efektif berkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Ini murni kesadaran warga. Laut dan pesisir adalah ruang hidup kita bersama, jadi harus dijaga,” katanya.

Baca Juga: Musim Utara Datang, Sampah Laut dan Ancaman Narkoba Kembali Hantui Pesisir Anambas

Menariknya, sampah yang telah dikumpulkan tidak langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir. Warga terlebih dahulu memilah sampah, khususnya plastik, untuk kemudian dijual ke bank sampah setempat.

“Sampah plastik kita pilah dan dijual ke bank sampah. Jadi selain bersih, ada juga nilai ekonominya bagi warga yang ikut gotong royong,” jelas Arpandi.

Sementara itu, sampah non-plastik yang tidak memiliki nilai jual ditangani secara terpisah sesuai jenisnya agar lebih ramah lingkungan.

Warga berharap kegiatan gotong royong ini dapat dilakukan secara rutin, terutama saat musim utara, guna menjaga kebersihan pesisir sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat Desa Tarempa Barat. (*)

Artikel Pesisir Tarempa Barat Dipenuhi Sampah Kiriman, Warga Jual ke Bank Sampah pertama kali tampil pada Kepri.

ABK Tamark 02 yang Jatuh ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia

0
Evakuasi ABK Kapal Tamark 02 yang ditemukan meninggal di Perairan Tanjung Pinggir Batam oleh tim SAR gabungan.
Anggota Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad ABK Tamark 02 yang jatuh ke laut di Perairan Tanjung Pinggir, Batam, Minggu (18/1/2026) sore. F. Dok. Basarnas untuk Batam Pos

batampos – Setelah dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan anak buah kapal (ABK) Kapal Tamark 02 yang dilaporkan jatuh ke laut di Perairan Tanjung Pinggir, Batam. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (18/1/2026) sore.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, melalui Danpos Basarnas Batam, Dedius Sembiring, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 16.50 WIB, berjarak kurang lebih satu mil laut dari titik awal korban terjatuh.

“Korban ditemukan sekitar satu mil dari lokasi awal kejadian. Saat ditemukan, korban masih dapat dikenali dan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Dedius, Minggu (18/1).

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menggunakan alutsista laut menuju Dermaga Basarnas Batam. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: Sampah Liar Marak di Batam Kota, Warga Keluhkan Bau dan Minta TPS

Korban diketahui bernama Sakaria Jerianto (23). Ia dilaporkan jatuh ke laut dari Kapal Tamark 02 pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di Perairan Tanjung Pinggir, Batam.

Sebelumnya, operasi pencarian pada hari kedua diperluas hingga radius empat mil laut dari lokasi kejadian. Tim SAR mengerahkan sejumlah alutsista, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Pos SAR Batam, kapal Aqua Ace, serta drone thermal untuk pemantauan dari udara.

“Kondisi cuaca cukup menantang, dengan angin kencang dan tinggi gelombang sekitar 0,5 hingga 1 meter. Namun berkat kerja sama seluruh unsur SAR, korban akhirnya berhasil ditemukan,” jelas Dedius.

Baca Juga: Dekatkan Layanan, Kemenhaj Batam Gelar Manasik Haji di Belakang Padang

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR atas insiden man overboard (MOB) Kapal Tamark 02 resmi dihentikan. Basarnas menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama operasi SAR berlangsung,” pungkas Dedius. (*)

Artikel ABK Tamark 02 yang Jatuh ke Laut Ditemukan Meninggal Dunia pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Tanjungpinang Targetkan Lima Investor Baru Masuk pada 2026

0
Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya, bersama Anggota II, Effendi, saat menerima kunjungan organisasi pers di kantornya. F. BP Tanjungpinang untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Tanjungpinang menargetkan masuknya lima investor baru pada 2026 untuk memperkuat pengembangan kawasan Free Trade Zone (FTZ) Dompak–Senggarang sekaligus mendorong pertumbuhan investasi yang berkelanjutan di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya, menegaskan komitmennya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan membuka ruang informasi seluas-luasnya kepada publik dan calon investor.

“Kami akan terus berkomitmen membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi investor untuk mengelola dan mengembangkan kawasan FTZ di Dompak dan Senggarang,” ujar Cokky, Minggu (18/1).

Baca Juga: Pertanyakan Izin Bangunan, Ketua RT di Tanjungpinang Mengaku Dipukul Sekuriti SPPG

Ia menjelaskan, BP Tanjungpinang saat ini menjadi satu-satunya badan pengusahaan yang dapat bekerja sama secara langsung dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang maupun Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Peran tersebut dinilai strategis dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik di tingkat kota maupun provinsi.

“Keberadaan BP Tanjungpinang diharapkan mampu memberi kontribusi nyata dalam mendongkrak PAD Pemko maupun Pemprov Kepri melalui pengelolaan kawasan FTZ,” jelasnya.

Pengembangan FTZ Tanjungpinang sendiri dirancang secara terintegrasi. Kawasan Dompak diproyeksikan sebagai pusat pengembangan, sementara Senggarang difokuskan sebagai kawasan industri. Selain itu, pengembangan juga mencakup sentra bisnis, distrik perhotelan, rumah sakit, kawasan pendidikan, hingga perumahan.

Cokky menyebutkan, sepanjang 2025 realisasi investasi di kawasan FTZ Tanjungpinang tercatat sebanyak lima perusahaan. Jumlah tersebut diharapkan kembali bertambah pada 2026.

“Pada 2026 kami menargetkan lima perusahaan baru masuk sebagai bagian dari penguatan investasi berkelanjutan di Tanjungpinang,” tambahnya.

Baca Juga: Empat Kamar Kos di Tanjungpinang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan 6 Armada

Selain penguatan internal, BP Tanjungpinang juga aktif melakukan promosi investasi hingga ke luar negeri, sejalan dengan agenda Kementerian Perdagangan, guna menarik minat investor asing menanamkan modal di kawasan FTZ.

Sementara itu, Anggota II Bidang Pelayanan Terpadu BP Kawasan Tanjungpinang, M. Effendi, mengatakan pihaknya terus memperkuat sistem pelayanan terpadu serta mempercepat proses perizinan agar realisasi investasi berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kami berkomitmen memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas pelayanan terpadu bagi para investor,” pungkasnya. (*)

Artikel BP Tanjungpinang Targetkan Lima Investor Baru Masuk pada 2026 pertama kali tampil pada Kepri.

Banjir Berulang, Inkindo: Tanjungpinang Mendesak Miliki Masterplan Drainase

0
Genangan air di Perumahan Taman Harapan Indah Tanjungpinang akibat drainase belum optimal.
Jalan Nusantara Tanjungpinang terendam banjir saat hujan deras pada beberapa waktu lalu. F. Mohamad Ismail/Batam Pos

batampos – Persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah titik di Kota Tanjungpinang dinilai tidak bisa lagi ditangani secara parsial. Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Kepulauan Riau menilai ibu kota provinsi tersebut mendesak memiliki masterplan drainase sebagai dasar penanganan banjir yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Ketua DPP Inkindo Kepri, Sulbi, mengungkapkan hingga saat ini Pemerintah Kota Tanjungpinang belum memiliki peta atau masterplan drainase yang memetakan arah aliran air dan kapasitas saluran secara menyeluruh.

“Beberapa tahun lalu sempat ada rencana pengadaan masterplan drainase, tapi tidak terealisasi. Sampai sekarang Tanjungpinang memang belum memilikinya,” ujar Sulbi, Minggu (18/1).

Baca Juga: Polisi Tangkap Kakek Cabul di Bintan, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Menurutnya, masterplan drainase merupakan instrumen penting dalam pengelolaan sistem drainase perkotaan. Dokumen tersebut berfungsi untuk mengendalikan banjir, genangan air, serta berbagai persoalan tata kelola air hujan di kawasan perkotaan.

Ia mencontohkan, sejumlah kawasan di Tanjungpinang masih rentan dilanda banjir saat hujan deras, salah satunya di Perumahan Taman Harapan Indah (THI), Jalan D.I. Panjaitan, Batu 9.

“Di THI itu, sebagian besar air berasal dari kawasan pertokoan di seberang perumahan. Seharusnya pemerintah sudah tahu berapa volume air yang mengalir dari kawasan tersebut,” jelasnya.

Sulbi menilai ketiadaan masterplan drainase membuat penanganan banjir tidak berbasis data. Pemerintah, kata dia, tidak memiliki gambaran jelas terkait arah larian air maupun kapasitas maksimal drainase saat curah hujan tinggi.

Baca Juga: Kebakaran di Sebong Pereh Bintan, Tiga Rumah dan Lima Motor Hangus

“Memang hujan menjadi faktor utama. Tapi kalau volume air besar, dimensi drainase juga harus disesuaikan. Kalau tidak, air pasti meluap ke jalan dan menyebabkan banjir,” tegasnya.

Dengan adanya masterplan drainase, pemerintah daerah dapat memetakan arah aliran air, menentukan kebutuhan dimensi saluran, serta meminimalkan titik-titik genangan di berbagai wilayah Kota Tanjungpinang.

“Penanganan banjir harus berbasis perencanaan. Harapannya, Tanjungpinang benar-benar memiliki jaringan drainase yang lebih baik dan terintegrasi,” pungkasnya. (*)

Artikel Banjir Berulang, Inkindo: Tanjungpinang Mendesak Miliki Masterplan Drainase pertama kali tampil pada Kepri.

Pegawai Kelurahan dan Desa di Lingga Mengeluh Belum Terima Gaji dan TPP

0
ASN Pemkab Lingga saat mengikuti apel di halaman Kantor Bupati Lingga, belum lama ini. F. Istimewa

batampos – Keterlambatan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga aparatur desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga kembali menuai keluhan. Hingga pertengahan Januari 2026, pembayaran gaji ASN bulan Januari belum diterima secara menyeluruh, sementara Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sejak Desember 2025 juga belum dibayarkan.

Sejumlah ASN yang bertugas di kelurahan dan kecamatan mengaku kecewa karena belum menerima haknya, meski ASN di sejumlah dinas lain disebut sudah menerima gaji Januari 2026.

“ASN di dinas-dinas banyak yang sudah terima gaji Januari. Tapi kami yang di kelurahan dan kecamatan sampai hari ini belum menerima, padahal itu hak kami,” ujar salah seorang ASN kelurahan yang enggan disebutkan namanya, Minggu (18/1).

Baca Juga: Tradisi Unik Isra Mi’raj di Lingga, Warga Kampung Suak Rasau Doa dan Makan Bersama

Ia menegaskan, seluruh kewajiban sebagai ASN telah dijalankan, mulai dari kehadiran hingga pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat. Namun, hak berupa gaji justru belum dibayarkan.

“Kami tetap masuk kerja dan melaksanakan tugas. Tapi kenapa hak kami sebagai sumber penghidupan keluarga belum dibayarkan? Kami juga punya tanggungan keluarga,” katanya dengan nada kecewa.

Selain gaji Januari, ASN tersebut juga mengungkapkan bahwa TPP bulan Desember 2025 hingga kini belum diterima.

“Seharusnya Pemkab Lingga menjelaskan apa kendala yang dihadapi. Kalau dibiarkan tanpa penjelasan, ini menimbulkan spekulasi dan pertanyaan negatif di kalangan ASN,” tambahnya.

Keluhan serupa juga disampaikan aparatur desa di Kabupaten Lingga. Mereka mengaku sudah dua bulan belum menerima gaji dan tunjangan yang menjadi hak mereka.

Baca Juga: Program MBG di Lingga: 10 Dapur SPPG Rampung, Operasional Tunggu Juknis BGN

“Kami sudah dua bulan gaji dan tunjangan belum dibayarkan,” ujar salah seorang aparatur desa.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lingga, Sutarman, beberapa kali dikonfirmasi terkait keterlambatan pembayaran gaji dan TPP, belum memberikan tanggapan. Hal serupa juga terjadi saat Sekretaris Daerah (Sekda) Lingga, Armia, dikonfirmasi terkait persoalan tunda bayar hingga isu wacana pinjaman ke bank daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Lingga belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab keterlambatan pembayaran gaji ASN, PPPK, aparatur desa, maupun TPP. (*)

Artikel Pegawai Kelurahan dan Desa di Lingga Mengeluh Belum Terima Gaji dan TPP pertama kali tampil pada Kepri.

Jalan Pesisir Desa Lanjut Tergerus Ombak, Warga Pasang Karung Pasir

0
Kondisi jalan di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, rusak akibat dihantaman ombak, Minggu (18/1). F. Vatawari/Batam Pos

batampos – Akses jalan penghubung masyarakat Dabo menuju Pelabuhan Jagoh di Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, semakin memprihatinkan. Ruas jalan yang berada persis di tepi pantai itu terus tergerus ombak laut hingga amblas, memaksa warga memasang karung berisi pasir sebagai penahan sementara.

Kerusakan jalan tersebut diketahui sudah terjadi sejak akhir 2022 dan terus bertambah parah. Kondisi kian diperburuk oleh banjir rob yang melanda wilayah pesisir Lingga pada Desember 2025, ditambah gelombang tinggi akibat musim angin utara.

Pantauan di lapangan, warga secara swadaya mengisi pasir ke dalam karung bekas dan menyusunnya di sisi jalan yang amblas. Langkah darurat ini dilakukan untuk menahan hantaman ombak agar kerusakan tidak meluas.

Baca Juga: Tradisi Unik Isra Mi’raj di Lingga, Warga Kampung Suak Rasau Doa dan Makan Bersama

Kepala Desa Lanjut, Abu Samah, mengatakan hampir setiap musim angin utara, ruas jalan tersebut kembali mengalami kerusakan akibat gelombang laut yang besar.

“Kerusakan sudah terjadi sejak akhir 2022. Setiap musim angin utara, jalan ini terus tergerus ombak. Hingga akhir 2025 kemarin, kondisinya semakin parah dan belum ada perbaikan,” ujar Abu Samah, Minggu (18/1).

Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat. Namun, proses pengusulan perbaikan tetap harus melalui Pemerintah Kabupaten Lingga.

“Kalau tidak diusulkan oleh Pemkab Lingga, meskipun itu kewenangan pusat, jalan ini tidak akan diperbaiki,” jelasnya.

Menurut Abu Samah, pihak desa sudah berulang kali mengusulkan pembangunan penahan ombak melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang). Ia menilai pembangunan penahan ombak harus menjadi prioritas sebelum perbaikan badan jalan dilakukan.

Baca Juga: Program MBG di Lingga: 10 Dapur SPPG Rampung, Operasional Tunggu Juknis BGN

“Seharusnya dibangun dulu penahan ombak, baru jalannya diperbaiki. Karena kerusakan utama berasal dari hantaman ombak, apalagi posisi jalan ini sangat dekat dengan bibir pantai,” ungkapnya.

Karena belum ada tindak lanjut dari pemerintah, warga bersama pemerintah desa akhirnya bergotong royong membuat penahan ombak darurat menggunakan karung pasir.

“Kalau tidak dilakukan langkah sementara ini, lama-lama jalan bisa terputus dan aktivitas masyarakat akan sangat terganggu,” pungkas Abu Samah. (*)

Artikel Jalan Pesisir Desa Lanjut Tergerus Ombak, Warga Pasang Karung Pasir pertama kali tampil pada Kepri.

Lahan Kosong Terbakar di Kijang, Warga Jalan Pasar Berdikari Panik

0
Kebakaran lahan di Jalan Pasar Berdikari Kijang Bintan Timur membuat warga panik.
Pemadam melakukan proses pendinginan di lokasi lahan yang terbakar di jalan Pasar Berdikari, Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Sabtu (17/1/2026) malam. F. Kiriman BPBD Bintan untuk Batam Pos

batampos – Kebakaran melanda lahan kosong di Jalan Pasar Berdikari, Kelurahan Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Sabtu (17/1/2026) malam. Api sempat membesar dan membuat warga sekitar panik karena mengancam bangunan rumah di sekitarnya.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Agus Ariyadi, mengatakan lahan kosong yang terbakar tersebut selama ini kerap digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, khususnya material bangunan.

“Di lokasi itu banyak puing-puing rumah. Dugaan sementara ada yang membakar sampah, tapi apinya membesar sehingga membuat warga di sekitar panik,” ujar Agus, Minggu (18/1/2026).

Menurut Agus, sebelum petugas tiba di lokasi, warga setempat sudah lebih dulu berupaya memadamkan api secara swadaya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke bangunan rumah di sekitar lokasi.

Baca Juga: Polisi Tangkap Kakek Cabul di Bintan, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

Ia menambahkan, warga di sekitar lokasi cukup trauma karena kebakaran serupa sudah pernah terjadi sebanyak dua kali di tempat yang sama. Kondisi tersebut membuat warga cepat bereaksi saat melihat api mulai membesar.

“Dugaannya memang berasal dari orang yang tidak bertanggung jawab yang membakar sampah di sana. Kami sempat menanyakan ke warga sekitar, tapi tidak ada yang mengaku,” katanya.

Agus mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di lahan kosong yang mudah terbakar. Apalagi saat ini kondisi cuaca disertai angin kencang yang dapat mempercepat penyebaran api.

“Jangan membakar sampah di sembarang tempat. Dengan angin yang cukup kencang, api bisa cepat menyebar dan membahayakan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (*)

Artikel Lahan Kosong Terbakar di Kijang, Warga Jalan Pasar Berdikari Panik pertama kali tampil pada Kepri.

Isu Lama Kembali Viral, Kak Seto Dituding Bukan Pencipta Asli Boneka Si Kemo

0
Kak Seto. (Instagram: kaksetosahabatanak)

batampos – Isu lama terkait dugaan pelanggaran hak cipta karakter boneka Si Kemo kembali mencuat dan viral di media sosial X. Tuduhan tersebut menyeret nama Kak Seto, yang disebut-sebut bukan pencipta asli karakter yang sempat populer di layar televisi anak-anak Indonesia itu.

Sejumlah unggahan di media sosial X, salah satunya dari akun Spill The Tea, menyebut bahwa karakter Si Kemo berasal dari konsep seorang seniman Indonesia yang lebih dulu mengembangkan proyek boneka atau muppet dengan karakter dan lagu serupa.

Dalam narasi yang beredar, karakter tersebut diklaim bermula dari proyek kreatif yang dikembangkan oleh Tommy Soemarni, yang disebut-sebut sebagai salah satu perintis muppet di Indonesia. Tommy diklaim pernah menggarap konsep boneka dan lagu dengan karakter yang kemudian dikenal publik sebagai Si Kemo.

Masih menurut klaim tersebut, konsep itu disebut pernah dipresentasikan dalam sebuah workshop kreatif yang kala itu turut dihadiri oleh Kak Seto. Dalam pertemuan itu, Kak Seto disebut mengagumi konsep yang dipaparkan Tommy Soemarni.

Baca Juga: Hari Keseimbangan Naga Air, 6 Shio Ini Diprediksi Dapat Hoki Tak Terduga

Narasi di media sosial juga menyebut adanya rencana kerja sama antara Kak Seto dan Tommy Soemarni untuk membentuk perusahaan bersama. Dalam rencana tersebut, Tommy diklaim mengusulkan agar karya-karyanya, seperti Sekarung Dongeng dan Bual, dijadikan proyek awal. Namun, kerja sama itu disebut tidak berlanjut lantaran adanya permintaan perubahan pencantuman nama pencipta.

“Tiba-tiba si kakak ghosting tidak bisa dihubungi. Tahu-tahu dia muncul di publik dengan Si Kemo, diakui sebagai karyanya,” tulis salah satu unggahan yang kini kembali viral.

Unggahan tersebut juga mengungkap bahwa Tommy Soemarni disebut pernah menerima undangan resmi untuk menghadiri acara peluncuran Si Kemo. Undangan itu diklaim mengejutkan, lantaran karakter yang diluncurkan dinilai identik dengan konsep yang sebelumnya pernah ia kembangkan.

Isu ini juga disebut-sebut sempat bergulir ke ranah hukum dan diberitakan oleh sejumlah media nasional pada masanya. Beberapa jurnalis, musisi, hingga pelaku industri kreatif diklaim pernah memberikan kesaksian yang mendukung versi Tommy Soemarni, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam proses pembuatan boneka dan set produksi.

Meski demikian, hingga saat ini tidak ditemukan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap yang secara resmi menetapkan siapa pencipta sah karakter Si Kemo. Tuduhan yang kembali beredar di media sosial masih bersifat klaim sepihak dan belum didukung dokumen hukum yang mengikat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kak Seto belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang kembali mencuat tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan JawaPos.com (grup Batam Pos) juga belum mendapatkan respons. (*)

Artikel Isu Lama Kembali Viral, Kak Seto Dituding Bukan Pencipta Asli Boneka Si Kemo pertama kali tampil pada Lifestyle.

Rupiah Tertekan, Harga Emas Antam Berpeluang Tembus Rp2,8 Juta

0
Logam mulia dari UBS Gold. (Dok. UBS Gold)

batampos – Ketidakpastian geopolitik global yang masih memanas, ditambah tekanan terhadap nilai tukar rupiah, diperkirakan akan terus mendorong pergerakan harga emas pada pekan depan. Kondisi tersebut membuka peluang harga logam mulia, khususnya emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam), menembus level Rp2,8 juta per gram.

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai harga emas dunia saat ini masih bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Peningkatan risiko global serta pelemahan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, menjadi faktor utama pendorongnya.

Meski demikian, Ibrahim mengingatkan potensi koreksi harga tetap terbuka. Support pertama emas dunia berada di level USD4.553 per troy ounce, yang berpotensi menekan harga emas domestik ke kisaran Rp2.638.000 per gram.

Baca Juga: OJK Kepri Pastikan Tak Ada BPR/BPRS di Batam Dicabut Izinnya karena Fraud

“Jika turun ke support kedua di USD4.488 per troy ounce, ada kemungkinan harga logam mulia turun ke sekitar Rp2.560.000 per gram. Itu jika harga emas dunia mengalami koreksi,” ujar Ibrahim dalam analisisnya, Minggu (18/1).

Di sisi lain, peluang penguatan dinilai masih lebih besar apabila sentimen global kembali memanas. Resistance pertama emas dunia berada di level USD 4.655 per troy ounce, dengan estimasi harga emas Antam sekitar Rp2.700.000 per gram.

“Kemudian pada resistance kedua, harga emas dunia berpotensi menguat ke USD4.706 per troy ounce, dengan harga logam mulia domestik di kisaran Rp 2.820.000 per gram. Ingat, peluang emas menembus Rp2,8 juta itu sangat besar,” jelasnya.

Dari sisi domestik, tekanan terhadap nilai tukar rupiah juga menjadi faktor pendukung kenaikan harga emas. Berdasarkan analisis teknikal, Ibrahim memproyeksikan rupiah masih berisiko melemah pada pekan depan.

“Target pelemahan pertama di Rp16.920 per dolar AS, bahkan tidak menutup kemungkinan melemah hingga Rp17.100 pada pekan depan,” ungkapnya.

Menurut Ibrahim, kondisi tersebut menunjukkan intervensi Bank Indonesia dan kebijakan pemerintah sejauh ini belum mampu mendorong penguatan rupiah secara signifikan.

Baca Juga: Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bulusaraung

Ia juga memaparkan sejumlah faktor global yang memicu fluktuasi harga emas dunia. Pertama, eskalasi perang dagang, termasuk kebijakan Uni Eropa yang menerapkan bea dumping terhadap produk alumina leburan asal Tiongkok sebesar 88,7 persen hingga 110,6 persen, yang berpotensi dibalas oleh Tiongkok.

Kedua, rencana Amerika Serikat mengenakan tarif impor hingga 20 persen terhadap produk Eropa, yang dipicu isu geopolitik terkait Greenland. Ketiga, dinamika politik internal AS, termasuk pemanggilan Ketua The Fed Jerome Powell oleh Jaksa Agung terkait pembangunan Bank Sentral AS.

Faktor keempat adalah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang belum mereda, sementara faktor kelima berasal dari ketidakpastian kebijakan moneter global yang mendorong investor kembali memburu aset aman.

“Dengan kondisi global seperti ini, emas masih menjadi instrumen lindung nilai utama. Selama ketidakpastian global dan tekanan terhadap rupiah berlanjut, peluang emas Antam menembus Rp 2,8 juta per gram masih sangat terbuka,” pungkas Ibrahim. (*)

Artikel Rupiah Tertekan, Harga Emas Antam Berpeluang Tembus Rp2,8 Juta pertama kali tampil pada News.

Capcom Hadirkan Resident Evil Survival Unit untuk iOS dan Android, Siap Rilis di Indonesia

0
Resident Evil Survival Unit siap hadir di Indonesia. F. x.com/kathyanhy.

batampos – Capcom resmi merilis gim mobile terbaru bertajuk Resident Evil Survival Unit sebagai bagian dari pengembangan waralaba Resident Evil.

Gim bergenre strategi real-time (RTS) ini dikembangkan bersama Aniplex Inc dan JoyCity Corporation, dan menghadirkan pendekatan berbeda dari seri utama Resident Evil.

Berbeda dengan Resident Evil versi konsol yang identik dengan aksi survival horor, Resident Evil Survival Unit mengusung gameplay strategi berbasis taktik dan manajemen sumber daya.

Pemain ditantang untuk mengatur basis, mengelola sumber daya, serta menyusun unit pertahanan guna menghadapi ancaman infeksi dan makhluk terinfeksi.

Gim ini telah dirilis secara global untuk perangkat iOS dan Android pada 18 November 2025, mencakup wilayah Amerika Utara, Eropa, Jepang, dan sejumlah negara lainnya.

Sementara itu, peluncuran di beberapa negara Asia, termasuk Indonesia, Taiwan, Vietnam, Hong Kong, dan Korea Selatan, dijadwalkan berlangsung pada awal 2026.

Sebelum peluncuran global, Resident Evil Survival Unit sempat menjalani tahap soft launch atau pra-rilis pada 3 September 2025 di sejumlah negara terpilih. Tahap ini dimanfaatkan pengembang untuk menguji gameplay serta respons awal pemain.

Dalam gim ini, pemain mengikuti kisah baru yang berpusat pada wabah infeksi misterius di tengah kekacauan dunia. Elemen bertahan hidup dikemas melalui pengelolaan markas dan strategi unit, sehingga pemain dituntut berpikir taktis untuk mempertahankan wilayah dari serangan musuh.

Resident Evil Survival Unit juga menghadirkan karakter-karakter ikonik dari seri sebelumnya, seperti Leon S. Kennedy, Jill Valentine, dan Claire Redfield. Kehadiran tokoh legendaris ini menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar lama.

Capcom menyebut gim ini dirancang untuk menjangkau penggemar setia Resident Evil sekaligus pemain baru, dengan pengalaman yang tetap familiar namun menawarkan inovasi melalui platform mobile.

Sejak dirilis, Resident Evil Survival Unit telah mencatat lebih dari dua juta unduhan secara global dan mendapat respons positif dari komunitas pemain. (*)

Artikel Capcom Hadirkan Resident Evil Survival Unit untuk iOS dan Android, Siap Rilis di Indonesia pertama kali tampil pada Lifestyle.